
Happy reading And Sorry for typho ^^
***
Langkah Hyura terhenti saat melihat sosok pria yang ia yakini sebagai kakaknya berdiri beberapa meter darinya. Entah harus bahagia atau tidak melihat kakaknya di tempat ini. karna saat ini mereka berada di lorong rumah sakit. “O..Oppa” Hyura mencoba menyapa meskipun suaranya hanya berupa decitan.




