Rache [Part 9]

Happy Reading N Sorry For Typho ^^

@Miss_Hoon

***

Six Months Later

Dia benar-benar menghilang dari kehidupanku, Aku tidak pernah lagi melihat atau mendengar tentangnya, suamiku, Cho Kyuhyun. Yah aku masih menyandang status Istri Kyuhyun. Entah apa yang membuatku belum mengurus perceraian kami. Semuanya berjalan terlalu lancar yang justru membuatku takut. Kepulangan kami dari Shanghai juga penempatan Leeteuk Oppa di rumah sakit di Korea semuanya berjalan sesuai rencana. Kami tidak pindah kemanapun, aku dan Eomma tetap menempati rumah peninggalan ayahku. Kehidupanku kembali normal seperti dulu. Tapi aku tidak merasa bahagia sama sekali. Aneh.

“Sayang, kau masih disini?” aku berbalik dari kaca yang menghadap ke taman belakang rumah sakit di kamar inap Leeteuk Oppa─ke arah pintu masuk. Eomma menutup pintu di belakangnya sambil menggosok-gosokkan kedua telapak tangan. “Cuaca mulai dingin, jangan lupa pakai baju hangatmu” Eomma melepas mantelnya lalu duduk di kursi di samping  ranjang Leeteuk Oppa sembari Mengecek keadaannya hari ini.

Aku melirik ke arah kakakku. dia masih tertidur dengan damai. Seolah dia memiliki mimpi yang sangat indah hingga dia enggan membuka matanya. Meskipun begitu, aku dan ibuku tidak pernah merasa putus asa. Setiap hari kami menjenguk dan menemaninya, mengajaknya berbicara, menceritakan hal-hal yang menyenangkan.

“Hmm sepertinya sudah mulai memasuki musim gugur” aku mengambil jaketku di sandaran sofa lalu memakainya.

“Kau mau pergi?” Tanya Eomma

 “Eoh, Aku harus ke galeri, Jiwon tadi menelpon. Dia bilang membutuhkanku. Kita bertemu di rumah” aku menghampiri ibuku lalu mencium pipinya. Saat aku hendak berbalik dia menahanku. “Kau ingat dengan pembicaraan kita semalam?”

Aku mengangguk “Aku percaya pada Eomma. Jika memang itu yang terbaik, aku akan mendukungmu”

Eomma tersenyum sedih “Terima kasih nak, aku akan segera mengurusnya ke agen properti.

Aku menyentuh bahu ibuku lembut seolah mengatakan semuanya akan baik-baik saja. Eomma menyentuh tanganku yang ada di bahunya “pergilah, jangan membuat Jiwon menunggu terlalu lama”

Aku mengangguk

“Jangan pulang terlalu malam” perintahnya lembut.

“AKu tau” lalu beranjak dari sana.

Sambil berjalan aku memutar kembali percakapanku dengan ibuku semalam. Kami memutuskan menjual rumah peninggalan Appa. Setelah tidak ada lagi hal yang bisa kami jual untuk biaya perawatan Leeteuk Oppa yang menelan Jutaan won setiap bulannya. Uang tabungan Eomma hampir habis untuk membayar biaya perawatan Leeteuk Oppa selama di Shanghai. Kemudian di bulan kedua setelah Leeteuk Oppa di rawat disini, Eomma menjual menjual mobil milik Leeteuk Oppa. Dan dibulan ke empat kami saham Appa yang tersisa. Di saat itu pula Dokter menyarankan untuk menyerah. Tidak ada yang tau kapan Leeteuk Oppa akan membuka matanya dan kami hanya membuang-buang uang.

Tapi aku dan Eomma percaya suatu saat Leeteuk Oppa akan bangun, meskipun memakan waktu yang lama atau menghabiskan banyak biaya. Kami akan berusaha sekuat tenaga. Jika dihitung setidaknya hampir setahun Leeteuk Oppa dalam keadaan mati otak.

  Sekembalinya aku dari Shanghai, Kehidupanku benar-benar normal sekarang, bahkan terlalu biasa untuk gadis seusiaku. Aku kembali menempuh pendidikanku di bangku universitas, memiliki teman untuk sekedar mengobrol, bergosip atau bahkan berbelanja. Aku memiliki pekerjaan paruh waktu sebagai asistant interior designer. Donghae Oppa yang membantuku mendapatkan pekerjaan ini. Tentu saja kehidupan keluarga kami tidak pernah lepas darinya. Aku membutuhkan pekerjaan untuk membiayai kuliahku.

Aku menggunakan Bus yang langsung membawaku ke galeri. Membutuhkan lebih dari tiga puluh menit untuk sampai disana saat lalu lintas sedang menguntungkan.  Aku bergegas saat melihat Jiwon berdiri menungguku di depan pintu masuk.

“Apa yang terjadi?” tanyaku setelah aku didepannya

Dia mendesah “Maafkan aku, tapi wanita itu ingin kau yang membantunya”

“wanita itu?” aku mengernyit

“Song Sunyoung” sahut Jiwon dengan nada bersalah

Dia calon istri Donghae Oppa, dua bulan lalu mereka kehilangan calon bayinya namun Donghae Oppa tetap berjanji akan menikahinya. Kenapa dan apa penyebab mereka bisa mengalami hal itupun kau tidak tau Aku juga tidak pernah menanyakannya pada Donghae Oppa. Itu bukan urusanku.

Mungkin naluri seorang wanita untuk melindungi miliknya yang membuatnya bertindak seperti ini. Cepat atau lambat ini pasti terjadi. Aku tidak terlalu terkejut mendengarnya tiba-tiba datang kesini.

“Tidak apa-apa, bukan masalah bagiku. Aku bisa menghadapinya”

“aku benar-benar minta maaf Hyura-ya”

Aku menepuk ringan lengan Jiwon “Aku tidak apa-apa” aku meyakinkanya lalu beranjak ke dalam dikuti Jiwon.

Sunyoung duduk dengan salah satu kaki di tumpukan ke kaki yang lain. Tentu saja Dia masih  anggun dan elegan seperti biasanya. Dia menoleh saat mendengarku masuk

“Selamat sore, aku Park Hyura” aku menunduk memberi hormat “Ada bisa kubantu”

Dia berdiri lalu balas menunduk, matanya menelurusi penampilanku. Aku yakin ini bukan pertama kalinya dia melihatku tapi tatapan menilainya membuatku sedikit jengah.

“Nona Sunyoung” tegur Jiwon. Kurasa Jiwon sama jengahnya denganku.

“Maaf” gumamnya.

“silahkan duduk” Jiwon mempersilahkan dia duduk kembali. Aku mengambil tempat duduk di sebrangnya lalu saat Jiwon hendak duduk disebelahku Sunyoung membuka suaranya “Maaf, tapi bisakah aku berbicara berdua dengannya?”

Jiwon menatapku, aku mengangguk. Meskipun enggan akhirnya Jiwon menegakkan lagi tubuhnya  “Aku akan mengambilkan minuman” katanya padaku sesaat sebelum pergi. Aku mengguman terima kasih sebelum menatap Sunyoung.

“Jadi apa yang bisa kulakukan untukmu Nona” tanyaku lagi sesopan mungkin

“Aku akan segera menikah dan memiliki rumah, bisakah kau membantuku menatanya seunik mungkin. Aku ingin suamiku dan anak-anakku kelak akan betah di rumah kami” dia dengan sengaja menekankan kata suami dan anak.

“Sebenarnya kau tidak perlu meminta bantuanku, aku hanya mahasiswa yang sedang magang disini. Kau bisa memintanya langsung pada Jiwon”

“Tidak apa-apa aku ingin kau yang mengerjakannya”

“Kau tidak bisa mengharapkan hasil yang maksimal dariku”

“Tidak apa, aku percaya padamu”   sahutnya keras kepala.

“Kau yakin ingin aku yang mengerjakannya?”

“Sangat yakin”

“Kau tidak bisa berharap banyak dariku” desahku.

“Setidaknya kau bisa mencoba yang terbaik dan menunjukkan kemampuanmu Hyura-ssi”

Aku menghembuskan nafas berat “ Baiklah aku butuh detail bangunan fisiknya” sahutku akhirnya

Dia tersenyum “apa aku perlu mengajakmu kesana?”

“Ya tentu saja, aku perlu melihatnya secara langsung”

Senyumnya semakin lebar “Secepatnya aku akan membawamu kesana. Aku harus membicarakannya lagi dengan calon suamiku. Aku akan menghubungimu segera!”

Aku hanya mengangguk setuju.

Dia mengambil tasnya lalu berdiri, aku ikut berdiri “aku mohon bantuannya” dia mengulurkan tangannya

Aku membalasnya “senang bisa membantu” sahutku datar. Dia menunduk sedikit sebelum pergi. Aku menghempaskan diriku ke sofa setelah Sunyoung tidak terlihat lagi. Jiwon melangkah masuk menghampiriku. Dia duduk di tempat yang diduduki Sunyoung tadi. “Kau tidak harus menerimanya”

“Lalu membuat kabur klienmu?”

“Aku tidak menangani klien yang memberatkan pegawaiku”

Aku hanya mengangkat bahu“Anggap saja aku melakukannya untuk Donghae Oppa”

“Akan kupastikan kau dibayar pantas untuk pekerjaan ini”

“Thanks” sahutku asal “Oh ya Ngomong-ngomong bukankah kau tadi ingin membuatkanku minuman?”

Dia nyengir “aku terlalu sibuk menguping sampai lupa dengan minumanmu”

Aku memutar bola mataku tapi kemudian tersenyum kecil.

“Hyura-ya..” katanya memulai

“Hmm”

“Mau ku kenalkan pada seseorang?”

Aku tersenyum tipis menganggap tawarannya barusan hanya lelucon. Dia tidak tau aku pernah menikah, bukan maksudku masih berstatus istri orang. Dia hanya tau aku mantan kekasih Donghae Oppa. Mereka saling mengenal karena kakak laki-laki Jiwon berteman dengan Donghae Oppa. Mungkin dia kasihan melihatku ditinggal oleh mantan tunanganku menikah.

“Percayalah! Orang ini jauh lebih hebat daripada Lee Donghae” dia meyakinkanku seperti seorang penjual obat. Mau tidak mau aku tersenyum

“Jangan bilang kau ingin mengenalkan kakakmu sendiri”

Wajahnya terlihat terkejut “Bagaimana kau tau”

“Astaga Choi Jiwon. Kau mudah sekali dibaca”

“Tapi aku serius Park Hyura!” katanya tersinggung

“Baiklah, baiklah. Aku juga serius Choi Jiwon ssi, aku tidak membutuhkannya. Tapi terima kasih”

Jiwon menghela nafas “padahal kakakku benar-benar sempurna” gumamnya lesu. Karena itu dia membutuhkan wanita yang sempurna juga. Dan itu bukan aku. Mereka tidak tau masa laluku dan apa yang telah kulalui hingga saat ini. Aku memaksa tersenyum setulus mungkin “Aku benar-benar berterima kasih, tapi aku sedang tidak ingin memikirkan masalah seperti itu. Aku ingin menyelesaikan pendidikanku dan memfokuskan perhatian pada keluargaku”

Dia menatapku ragu sesaat tapi kemudian mengangguk saat melihat kejujuran di mataku. “tapi kenapa kau butuh waktu lama untuk selesai kuliah? Bukankah kita seumuran?” tanyanya penasaran.

Aku bangkit “masalah biaya” Aku tidak sepenuhnya berbohong, karena saat ini aku memang kesulitan biaya

“Aku tidak keberatan memberikan pinjaman pendidikan”

Aku tersenyum “Terima kasih, tapi kurasa aku belum membutuhkannya”

“Baiklah, katakanlah saat kau membutuhkannya. Aku bukan bos yang pelit”

 “. Aku harus pulang, tadi aku hanya pamit sebentar pada ibuku”

Dia ikut berdiri “eoh maaf, padahal ini bukan hari liburmu”

“Sudah kubilang tidak apa-apa” aku tersenyum meyakinkannya lalu berbalik menjauh.

“hati-hati di jalan” katanya setengah berteriak saat aku sampai dipintu, aku hanya mengangkat tanganku tanpa menoleh.

***

            “Aku pulang” Eomma sudah dirumah saat aku tiba. Aku melihat sepatunya di depan pintu. “Eomma…” panggilku.

            “Di dapur Hyura-ya” teriaknya. Aku kedapur saat Eomma sedang membersihkan bak cuci. Dia berbalik lalu mengeringkan tangannya. Aku mengambil gelas dan menuangkan air lalu meminumnya. “Kapan Eomma pulang?”

            “Belum lama. Apa ada masalah di galeri?”

            Aku menggeleng “semuanya baik-baik saja. Aku masuk dulu” aku berbalik tapi Eomma memanggilku lagi. Dia melepas sarung tangan dan aproannya kemudian mendekatiku.

            “Eomma berencana untuk tinggal di rumah Nenek. Bagaimana menurutmu?” tanyanya hati-hati.

            “Aku suka pindah ke rumah Nenek tapi─bagaimana dengan kuliah dan pekerjaanku?”

            Eomma mendesah berat “Itulah yang kupikirkan. Disana kita memiliki kesempatan lebih besar untuk kehidupan yang lebih baik. Eomma ingin membuka usaha dan merawat Leeteuk di rumah. Setidaknya perawatan di rumah lebih murah ketimbang di rumah sakit”

            “Eomma ingin aku berhenti kuliah?” tanyaku bingung

Eomma menggeleng “Kau tetap disini dan lanjutkan pendidikanmu. Kau juga bisa tetap bekerja?

“Eomma ingin pindah tanpaku?” aku semakin tidak mengerti

“Tidak ada cara lain Hyura-ya” Ujarnya sedih

“Kalau begitu tunggu satu tahun lagi. Setelah aku menyelesaikan kuliahku”

            “Itu terlalu lama nak, saat itu kita tidak memiliki apa-apa lagi”

            “Aku akan mengusahakannya. Kita bisa pindah ke rumah yang lebih kecil lalu Aku akan mengambil pinjaman atau bekerja dua pekerjaan sekaligus”

            Bukannya  menjawab, Eomma malah menatapku sendu

            “Eomma….”

             “Aku tidak yakin. Aku tidak suka melihatmu bekerja terlalu keras”

            “Aku tidak apa-apa. Aku baik-baik saja” kataku meyakinkan

            Dia mendesah dalam “Sebaiknya kita bicarakan ini nanti setelah rumah ini terjual”

            Aku mendekatinya lalu memeluk ibuku, “Aku tidak ingin menjauh dari Eomma ataupun Leeteuk Oppa. Tidak lagi” kataku lemah

            Eomma menepuk punggungku pelan “Aku juga tidak” dia melepaskan pelukannya memandangku sejenak sebelum bertanya lagi. “Boleh Eomma menanyakan sesuatu?”

Tatapan Eomma membuat perasaanku tidak enak tapi aku tetap mengangguk

 “Sampai kapan kau berencana ingin terus menjadi istri Kyuhyun?”

            Inilah yang kutakuti, bahkan Setelah kami kembali ibuku tidak pernah sedikitpun menyinggung topik ini. Dia tau itu hal terlarang, namun hari ini tiba-tiba dia membicarakannya.

            “Aku tidak tau. Tapi Akan kuurus” sahutku sedatar mungkin. Aku tidak ingin menunjukkan ekspresi terlukaku saat nama ‘itu’ disebut. Aku harus segera kembali ke kamar. Aku tidak ingin membicarakannya. Kukira setelah sekian lama rasanya akan memudar. Tapi ternyata tidak. Lubang di dadaku masih berdenyut nyeri seolah lukanya tidak pernah mengering.

            “Aku tidak tau apa yang membuatmu begitu lama menggantung status kalian. Tapi─mungkinkah kau menunggunya?” tanya Eomma hati-hati

            “Aku tidak menunggu apapun” sergahku cepat “Aku akan mengurusnya. Aku janji” kataku berusaha meyakinkannya, Tapi mataku mulai memanas. Sial.

            “Mengurusnya? Apa maksudmu dengan mengurusnya? Kau akan menceraikannya atau─ memperjuangkannya?”

            Memperjuangkannya?

Aku bahkan tidak pernah memikirkannya. Aku menunduk, menatap kosong lantai beberapa saat sebelum membuka suara  “Aku akan mengurus─perceraianku” nada suaraku terdengar menyedihkan bahkan di telingaku sendiri. Aku tidak mendengar apapun selain helaan nafasnya yang berat. Aku mendongak melihat ekspresinya. Tatapan Eomma sama seperti tatapan Jiwon tadi, matanya memandangku iba. Apa aku semenyedihkan itu?

            “Jangan menipu dirimu terus nak. Itu menyakitiku” katanya pelan.

            “Aku baik-baik saja”

            “Yah, kau selalu mengatakan itu sejak  berbulan-bulan lalu. Tapi aku tidak buta. Kau terlalu memaksakan dirimu. Awalnya kupikir itu hanya guncangan karena caramu berpisah dengan Kyuhyun. Tapi aku salah, hingga saat ini kau belum kembali menjadi Hyura yang dulu. Hyura anakku”

            “aku masih membutuhkan waktu” sahutku muram

            “Sayang, Aku tidak memaksamu. Aku hanya ingin kau bahagia. Ikuti kata hatimu. Jika kau memiliki perasaan pada Kyuhyun maka perjuangkanlah dia atau kau akan menyesal”

            “Aku tidak berhak memiliki perasaan apapun padanya setelah apa yang mereka lakukan pada keluarga kita. Aku bahkan merasa sangat bersalah saat melihat Leeteuk Oppa berbaring tidak berdaya karena ulah mereka”

            Eomma merangsek maju, dia memegang kedua bahuku. Aku medongak “jangan membohongi dirimu sendiri! Aku tau kau merindukannya, aku bahkan masih sering mendengarmu menangis di tengah malam” aku terbelalak mendengarnya, kupikir aku bisa menyembunyikannya. Aku bersikap baik-baik saja demi menjaga perasaan ibuku. Tapi ternyata tidak berhasil.

Aku mengalami insomnia parah setelah pulang kesini. Saat menjelang tidur, sendirian diranjang hal yang paling mengerikan yang harus kulalui. Aku terbiasa tidur di pelukan Kyuhyun, aku terbiasa mendengar suara buaiannya sebelum aku tidur. Hingga aku hanya bisa menangis karena merindukannya dan berakhir dengan jatuh tertidur setelah kelelahan menangis.

“Apa kau pikir Leeteuk akan senang melihatmu seperti ini?” suara eomma melembut. “Selain itu pikirkanlah posisi Cho Ahra. Dia hanya memikirkan yang terbaik untuk adiknya. Begitu juga dengan Leeteuk melakukan  yang terbaik untukmu”

“Meskipun begitu aku tidak bisa membenarkan tindakannya” geramku. Mereka bisa hidup bebas setalah perbuatannya pada kakakku. hal itu lah yang membuatku masih sangat marah pada Kyuhyun ataupun Ahra Eonni.

“Bohong jika Eomma tidak marah. Tapi kurasa kemarahan tidak menyelesaikan apapun. Aku memilih menjuhi mereka demi kedua anakku. Sampai aku menyadari bahwa kau telah terikat teralalu dalam. Menarikmu paksa hanya akan menyakitimu”

Aku mundur menjauh, melepaskan pegangan Ibuku “Aku akan mengatasinya, aku hanya butuh waktu lebih lama”

Eomma menggeleng prihatin “Kau sangat mirip ayahmu, begitu keras kepala”

“Aku tidak ingin membicarakan masalah ini lagi. Jika Eomma merasa risih dengan statusku sebagai istri Kyuhyun. Aku akan segera mengurus perceraianku”

“Ya! bukan itu….”

“Aku masuk dulu” potongku cepat dan segera pergi dari sana. Aku tidak sanggup lagi menghadapi pembicaraan ini.

***

 Pagi harinya aku menghindari Eomma dengan berangkat lebih pagi ke kampus. Aku menghabiskan sampai menjelang siang di kampus lalu aku mampir kerumah sakit sebentar sebelum pergi ke galeri. Donghae Oppa tiba-tiba datang dan meminta maaf padaku karena Sunyoung meminta hal yang tidak masuk akal baginya. Dia bilang aku tidak perlu melakukan permintaannya. Tapi aku meyakinkannya untuk percaya padaku. Toh aku melakukannya untuk Donghae Oppa.

Aku bersyukur Sampai sekarang hubungan kami berjalan dengan baik. Begitupun dengan keluargaku dan keluarga Donghae Oppa, aku atau bahkan Ibuku masih sering bertemu dengan Eomonim. Mungkin hal itu yang membuat Sunyoung agak sulit menerimaku.

Selama beberapa hari aku terus menghindari Eomma sampai aku merasa aku benar-benar harus bertindak. Akhirnya aku memutuskan mendatangi kantor pengacara yang Jiwon rekomendasikan. Pengacara Kim Jongwoon. Dia sangat baik menjelaskan secara mudah prosedur perceraian yang akan kuhadapi. Dia juga menjelaskan pembagian harta untukku dan Kyuhyun. Setidaknya aku akan menerima banyak uang darinya setelah kami resmi bercerai. Inilah salah satu kenapa akhirnya aku memutuskan bercerai. Aku bisa membantu keuangan keluarga ku setelah mendapat kompensasi dari Kyuhyun. Apa aku terdengar seperti wanita matrealistis? Aku tidak peduli, selama bisa membantu keluargaku dan tidak melanggar hukum. Aku akan melakukannya.

“Untuk sementara kau hanya perlu mengisi data dan menandatanganinya” Jongwoon memberikan beberapa lembar aplikasi padaku. aku membacanya sebentar sebelum mengisi dan menandatanganinya lalu kuserahkan padanya.

“Surat ini akan aku kirimkan ke suamimu” katanya sambil memasukkan dokumen yang baru saja ku tanda tangani ke amplop coklat. “ bisakah kau tuliskan alamatnya?”

Aku mengigit bibirku ragu “aku tidak yakin dia berada dimana. kami berhenti menghubungi sejak setengah tahun  lalu”

“Selama itu?” tanyanya keheranan

Aku mengangguk

“Baiklah, tulis saja alamat yang kau ketahui. Sisanya akan kuurus”

“ Bisakah, aku saja yang memberikannya?”

“Tidak masalah kalau kau mau” dia memberikan amplop tersebut padaku. “jangan lupa kembalikan padaku kalau suamimu sudah menandatanganinya”

Aku mengangguk mengerti “terima kasih atas bantuanmu”

“tidak perlu sungkan” sahutnya ramah.

Aku keluar kantor pengacara Kim dengan perasaan bimbang. Kemana aku harus memberikan surat ini. Aku bahkan tidak tau dimana Kyuhyun sekarang. Haruskah aku menelponnya? Lalu apa yang akan kukatakan? Hey ini aku Hyura. Apa kau masih mengingatku? Aku  ingin memberikan surat perceraian, bisakah kita bertemu. Tidak tidak, tentu saja aku tidak bisa mengatakan hal itu. bodoh.

Dengan banyak pertimbangan akhirnya aku mendatangi Cho’s Industries. Aku tidak berharap bertemu Kyuhyun atau semacamnya. Setidaknya disana aku bisa menitipkan dokumen ini pada asistan atau sekertarisnya. Tentu Aku lumayan hapal Rute ke Kantor Kyuhyun. Sesampainya di sana aku langsung menghampiri meja receptionist

 “Ada yang bisa kubantu, nona?” tanya seorang pegawai wanita dari balik meja receptionis di lobi kantor Kyuhyun.

“Bisakah kau memberikan ini pada Cho Kyuhyun?” aku menyodorkan amplop pada pegawai wanita itu.

“Cho Kyuhyun? Maksud anda Direktur Cho?”

Aku mengangguk

“Baiklah kalau begitu. Anda bisa menuliskan nama di sini” dia memberikan selembar kertas yang berisikan daftar nama.

“Apa ini?”

Dia tersenyum “Hanya prosedur untuk setiap dokumen yang masuk” jelasnya.

Aku mengangguk lalu menulis namaku disana. Tidak lupa aku juga menuliskan nama dan nomor ponsel di atas amplop yang akan kuberikan pada Kyuhyun.

“Pastikan kau harus memberikannya”

Wanita di depanku mengangguk ringan sambil tersenyum “Tentu saja Nona”

***

Entah apa yang membawaku kesini, aku mendatangi apartemen kami. Akhirnya, setelah sekian lama, aku kembali berdiri di sini, di ruang tamu apartemenku dan Kyuhyun. Tidak ada yang berubah selain semua barangnya dipenuhi oleh debu. Kelihatannya memang dia tidak pernah datang lagi kesini.

Aku melepas mantelku dan meletakkan tasku di sofa lalu menggulung lengan bajuku hingga siku sambil menuju ke dapur mengambil apron, lalu ke ruang penyimpanan mengeluarkan vacum cleaner. Kemudian mulai membersihkan dari mulai ruang tamu hingga kamar. Apartemen ini benar-benar tidak tersentuh, bahkan Semua barangpun masih pada di tempat yang sama.

Aku berdiri di salah satu sisi dinding dikamarku, dan baru menyadari bahwa dinding apartemen kami hanya dihiasi lukisan. Kami sama sekali tidak memiliki foto satupun. Tidak pernah terpikirkan olehku untuk mengabadikan satu momenpun dengan Kyuhyun. Bahkan aku tidak memiliki foto pernikahan.

Aku mengirup nafas panjang seolah hal itu bisa memenuhi kekosongan dalam dadaku. Kekosongan yang sudah ada sejak enam bulan lalu dan seharusnya aku sudah bisa mengatasinya sejak berbulan-bulan lalu. Namun rasa hampa ini sangat menyakitkan dan kenyataannya aku belum bisa mengatasinya.

Bagaimana keadaannya? Apa yang sedang dia lakukan? Apa dia baik-baik saja? Apa dia masih memiliki mimpi buruk? Apa dia makan dengan baik? Tidur dengan baik? Apa dia merindukanku, karena aku merindukannya. Semua pertanyaan itu meninggalkan rasa pahit dimulutku. Sulit sekali rasanya untuk tidak memikirkannya atau mungkin membuat pikiranku kosong sementara aku berada di tempat kami menghabiskan waktu bersama.

Aku tidak tahan lagi berada disini terlalu lama. Dengan cepat aku melepas aproan, melempar lap yang masih kupegang sembarang lalu berjalan ke ruang depan mengambil mantel dan tasku. Kupikir sebuah kesalahan aku datang kesini. Tidak ada lagi yang tersisa untukku di sini selain kehampaan yang lebih parah.

***

“Kau sakit?”

Aku mendongak dari kertas gambarku saat mendengar suara Jiwon. Hari ini aku mendapat shift sore hingga tutup galeri. Kulihat dia sudah bersiap untuk pulang.

“Tidak. aku tidak apa-apa. Kau mau pulang?”

 “Kau terlihat lebih pucat” gumamnya lalu meletakkan tasnya diatas meja dan mengambil duduk di depan mejaku “Kau mau aku menggantikanmu?”

Aku menggeleng “Aku tidak apa-apa, Sungguh. Aku tidak merasa sakit sedikitpun” aku tidak bohong sama sekali. Aku memang baik-baik saja.

“Belakangan ini kulihat kau lebih muram, apa ada yang mengganggumu?”

Entah bagaimana aku bisa melengkungkan bibirku keatas membentuk senyum “Tugas Kuliahku menumpuk dan aku belum mendapatkan ide terbaik untuk mendesain rumah Donghae Oppa. Maaf membuatmu tidak nyaman” aku sepenuhnya berbohong. Aku sudah mendesain beberapa bagian rumah Donghae Oppa setelah Sunyoung mengirimkan foto-foto rumahnya melalui Email beberapa hari lalu. Dan aku sama sekali tidak memikirkan tugas kuliahku.

Hampir lebih dari satu minggu setelah aku mengirimkan surat perceraianku ke kantor Kyuhyun tapi sampai sekarang aku belum mendapatkan balasan apapun. Aku tidak tau apa Kyuhyun menerimanya atau tidak dan aku belum mengeceknya kembali. Haruskah aku?

“Bodoh, tentu saja aku sangat tidak nyaman melihat temanku muram sepanjang hari. Bukankah sudah kubilang untuk tidak menerima pekerjaan itu” Omelnya. “ada yang bisa kubantu?” tanyanya lebih lembut

Aku menggeleng lagi sambil menahan bibirku tetap tersenyum “Aku akan mengerjakannya sendiri. Tapi terima kasih atas tawarannya”

Dia mengangguk mengerti “baiklah, telepon aku jika kau butuh bantuan” dia berdiri dan mengambil tasnya  “Aku harus pulang. Kurasa hari ini tidak terlalu ramai, kau bisa menutup galeri lebih cepat”

“Baiklah. hati-hati Jiwon-ah”

Dia mengangguk lalu berbalik menuju pintu. Aku kembali memfokuskan perhatianku pada gambarku, tapi tidak semudah seperti sebelum Jiwon menyinggung topik yang membuatku teringat lagi pada Kyuhyun. Sial. Aku menggeleng cepat berusaha mengabaikan pikiran-pikiran tentang Kyuhyun lalu kembali menggoreskan pinsilku di atas kertas sketsa. Jiwon memintaku menyumbangkan sebuah ide untuk desaign interior tempat penitipan anak di sebuah pusat perbelanjaan. Aku berdiri menuju rak di belakangku mengambil beberapa pewarna saat bel di pintu masuk berdenting. Aku berbalik cepat dan siap menyambut siapapun itu.

“Selamat dat….ang” suaraku tenggelam saat melihat Ahra Eonni masuk kedalam Galeri. Aku tidak pernah berharap untuk bertemu dengannya lagi, dalam kesempatan apapun.

“Hyura-ya” panggilnya lembut.

“Ada yang bisa ku bantu” tanyaku sedimgin es. Seberapa besar aku membencinya tapi dia datang ke sini, mungkin dia membutuh jasa Jiwon. Aku tidak mungkin membuat Klien Jiwon kabur hanya karena masalah pribadiku, Toh Jiwon tidak tau apa-apa.

“Aku ingin mengembalikan ini” dia menyodorkan sebuah amplop yang terlihat familiar. Itu surat perceraian yang kukirimkan untuk Kyuhyun minggu lalu. aku memang tidak berharap Kyuhyun yang mengembalikannya sendiri tapi aku tidak pernah membayangkan dia mengirim kakakknya untuk menemuiku. Apa dia tidak tau aku membenci Ahra Eonni setelah apa yang dilakukannya.

“Kau tidak perlu jauh-jauh mengantarnya sendiri. Kau bisa menggunakan jasa kurir” kataku sinis. Aku mendekat dan mengambil amplop tersebut tanpa memandangnya tapi dia menahan amplop tersebut. Aku mendongak menatapnya protes.

“Bisakah kita bicara dulu?” katanya dengan nada memohon

“Tidak ada yang perlu kubicarakan denganmu”

“Ada Park Hyura. Urusan kita belum selesai”

“Mungkin sekarang memang belum, tapi setelah aku mengirimkan surat ini ke pengadilan, urusan kita sepenuhnya selesai. Lepaskan!” aku menarik amplop lebih kuat namun dia tetap menahannya.

“Kau bisa merusaknya Park Hyura! Sebaiknya kita duduk dan membicarakannya”

Aku menatapnya sengit sebelum menjatuhkan tanganku kesal lalu menyingkir memberinya jalan. Dia masuk sambil mengamati sekitar saat mengambil sofa yang biasa aku dan Jiwon gunakan untuk melayani pelanggan.

“Kantor yang bagus” komentarnya.

Aku mengambil dua langkah untuk mendekat dan tetap berdiri sambil menyilangkan kedua tanganku didepan dada dan tetap dengan sikap tidak bersahabat. “Apa yang ingin kau bicarakan?”

Dia mendongak menatapku sebentar sebelum menghembuskan nafas panjang dan mendorong amplop yang di pegangnya ke sebrang meja. Aku milirik gerakannnya sekilas sebelum kembali melihatnya.

“Itu bukan surat perceraianmu. Tapi surat pengalihan saham ayahmu yang sudah kau jual”

“Apa maksudmu?”

“Aku membeli saham ayahmu, dan sekarang aku ingin mengembalikannya. Dan juga─kunci mobil kakakmu dan deposit tabungan ibumu”

Aku masih tidak mengerti

“Sebenarnya apa yang kau lakukan?”

“Aku minta maaf Hyura-ya. Aku yang salah, aku benar-benar minta maaf. Dan Hanya ini yang bisa kulakukan untuk menebus kesalahanku”

“Kesalahan?” dengusku “Aku bahkan tidak akan puas meskipun kau membusuk di penjara Cho Ahra ssi” kataku sinis

“Aku akan melakukannya”

“Apa?”

“Aku akan melakukannya” ulangnya mantap “Jika kau ingin aku menyerahkan diri, aku akan melakukannya. Bahkan jika kau ingin aku membusuk di penjara aku juga akan melakukannya?”

Alisku bertaut

“Tapi dengan satu syarat─ jangan tinggalkan Kyuhyun”

“Aku tidak berniat membuat kesepakatan apapun denganmu. Uang atau bahkan kau menyerahkan diri tidak akan ada artinya selama kakakku belum mendapatkan hidupnya kembali. Aku juga tidak berniat berurusan lagi dengan keluarga kalian…”

“Hyura-ya….”

“Jadi cepat kembalikan surat perceraianku yang sudah Kyuhyun tanda tangani!”

Dia mendesah panjang lalu mengangguk pelan “Baiklah, sepertinya aku tidak bisa membujukmu lagi” Dia mengambil jeda sebentar sebelum melihatku penasaran “Tapi Tidakkah kau ingin bertemu dengannya? Apa kau tidak ingin mengetahui keadaannya?”

Aku membeku. Ingin sekali, sangat ingin. Tapi aku tidak mengijinkkannya, atau perasaan ini akan terus berlarut-larut.

“Kau bisa memintanya secara langsung. Jangan datang lagi ke perusahaan atau bahkan menitipkannya pada orang lain. Karena dia sudah tidak pernah datang lagi kesana”

Apa?

 “Selama setengah tahun ini dia melakukan terapi dan menetap di rumah ibuku. Gunakanlah kesempatan ini untuk bertemu dengan Kyuhyun meskipun yang terakhir kalinya” Dia merogoh tasnya dan mengeluarkan amplop lain yang sama persis seprti amplop yang dia bawa sebelumnya, kemudian menumpuknya diatas amplop yang lain.

“Aku hanya membukanya sekali dan membaca isinya, selebihnya aku tidak melakukan apapun. Lebih baik  kau memberikannya langsung pada Kyuhyun jika kau ingin segera memproses perceraianmu” dia mengambil tasnya lalu berdiri “Hanya ini yang ingin kusampaikan. Aku permisi” dia berbalik berjalan menjauhiku.

“E..eonni..” panggilku ragu-ragu saat dia baru berjalan beberapa meter dariku. Ahra Eonni berhenti dan perlahan berbalik menghadapku.

“Bagaimana keadaannya?─Kyuhyun? Apa dia baik-baik saja?”

Dia tersenyum samar “Akhirnya kau menanyakannya” desahnya lega. “Yah, sejauh ini dia semakin membaik. Meskipun awalnya agak sulit, kurasa Terapinya cukup berhasil”

Aku mengigit bibir bawahku, sebenarnya masih banyak yang ingin kutanyakan padanya. Tapi lagi-lagi aku hanya menelannya kembali. “Bagus. Aku senang mendengarnya”

“Kau akan tau jika kau melihatnya sendiri. Aku akan mengirimkan alamat ibuku padamu” katanya sebelum berbalik lagi dan pergi. Kali ini aku tidak menghalanginya lagi. Selang beberapa menit setelah Ahra Eonni pergi, ponselku bergetar. Aku membaca pesan masuk yang berisi alamat, sesuai yang di janjikannya.

***

Setidaknya butuh waktu berhari-hari untuk memutuskan datang kesini. Butuh waktu tiga jam perjalanan menggunakan bus. Sebuah kota kecil di pinggiran utara Seoul.

Aku berdiri kaku di depan pintu rumah bergaya Hanok, berkali-kali mengangkat tanganku untuk mengetuknya tapi aku kembali menurunkannya hingga pintu didepanku terbuka sendiri. Otomatis aku mundur satu langkah. Dan kemudian muncul Seorang wanita cantik berpenampilan sederhana dari balik pintu. Dia tersenyum saat melihatku. “Aku mendengar mu dari dalam. Ada yang bisa kubantu? Atau kau mencari seseorang?” tanyanya sopan.

Ini diluar dugaanku, aku tidak pernah berpikir akan bertemu wanita lain di rumah Ibu Kyuhyun apalagi Kyuhyun juga sedang tinggal disini. Apa mereka tinggal bersama? Tidak mungkin. Atau mungkin aku salah alamat? Aku lebih menyukai kemungkinan kedua.

“Nona?” tegurnya sopan

Aku mengerjap dua kali sebelum memaksa tersenyum “Ma..maaf. sepertinya aku salah alamat”

“Oh sayang sekali”sahutnya

“Yah sayang sekali”

Dia melirik sekilas tas yang kubawa sebelum melihatku lagi “Sepertinya kau berasal dari luar kota. Kau mencari Siapa? Mungkin aku bisa membantumu”

“Namanya Kyuhyun. Apa kau pernah mendengarnya?”

 “Maksudmu Cho Kyuhyun?”

Apa? Dia tau Kyuhyun?

Aku mengangguk kaku

Dia menunjuk sebuah papan Kecil di sisi pintu, sebuah kaligrafi bertuliskan ‘Cho’ lalu tersenyum “Kau tidak salah alamat Nona. Ini memang rumah keluarga Cho. Tapi sayang sekali dia sedang tidak dirumah”

Aku membuka mulutku tapi kemudian menutupnya lagi. Aku tidak tau harus berkata apa. Lalu siapa wanita ini?

“Masuklah dulu, Kau bisa menunggunya di dalam” dia membuka pintu kedua, melebarkan jalan masuk untukku. Aku melangkah kaku lalu berhenti saat pintu dibelakangku tertutup.

Rumah ini terdiri dari tiga buah rumah yang mengelilingiku. Dua berukuran lebih kecil, masing-masing berada di sisi kanan dan kiriku. Lalu yang paling besar berada di depanku. Sepertinya itu rumah utama. Sedangkan aku masih berdiri kaku di halaman dekat pintu masuk.

“Masuklah Nona, jangan sungkan”

“Tidak. Tunggu dulu” aku menahannya saat dia hendak menghela ku masuk lebih jauh “boleh kutau siapa kau? Apa hubunganmu dengan Kyuhyun?”

Dia tersipu. Apa-apaan ini? Kenapa dia tersipu?

“Aku….” belum sempat dia menjawab pintu dibelakang kami berderit. Aku dan wanita didepanku sama-sama menoleh. Otomatis tubuhku langsung menegang saat melihatnya. Kyuhyun menutup pintu dibelakangnya lalu Dia melihat wanita itu terlebih dahulu baru setelah itu pandangannya bertemu denganku. Aku hampir berhenti bernafas saat matanya menatapku, Jantungku berdetak dua kali lipat. Suasana di sini berubah menjadi aneh. Bukan hanya aku, kurasa wanita itu juga menyadarinya.

Hening. Tidak ada satupun dari kami yang membuka suara selama beberap menit. Aku tidak tau apa yang dia pikirkan tentangku, yang tiba-tiba saja muncul. Dia hanya diam sambil melihatku dengan tatapannya yang sulit kuartikan. Aku pun tidak bisa berkata apapun, lidahku terasa kelu dan tenggorokanku seperti tercekat. Air mataku mulai menggenang, tapi sekuat tenaga aku menahannya. Kau tidak boleh menangis Park Hyura!

“Keluar” desisnya. Dia terus menatapku tajam saat mengatakannya, aku benar-benar ingin menangis saat itu juga. Aku mengeratkan peganganku pada tas yang kutenteng sambil memerintahkan agar kakiku untuk bergerak dan segera menghilang dari sana. Tapi seolah tubuhku mengkhianatiku, kakiku seperti terpaku di lantai.

“Kubilang KELUAR!! Sung Seobin!!”

“Ba…baik… Tuan Cho.” sahut wanita yang di sebut Sung Seobin itu. Aku meliriknya saat dia bergegas menjauhi kami lalu keluar melalui pintu yang barusan aku dan Kyuhyun lewati. Aku kembali melihat Kyuhyun, dia tidak bekedip sedikitpun. Tatapannya lurus menatapku. Bola mataku terus bergerak gelisah sampai  kuberanikan untuk membuka suaraku.

“Ku..kukira…” aku mengambil nafas dalam sebelum melanjutkannya “Kukira kau mengusirku” kataku pelan hampir seperti bisikan.

Dia tidak menjawab melainkan merangsek maju, aku hampir mengimbanginya dengan berjalan mundur namun gerakanku kalah cepat saat tangannya meraih tengkukku lalu menciumku kasar. Tangannya yang bebas meraih pinggangku menarik tubuhku hingga tubuh kami menempel.   Dia melumat bibirku tanpa ampun. Aku yang masih terkejut hanya bisa mematung sampai dia memaksakan lidahnya masuk ke dalam mulutku. Untuk Sesaat aku melupakan tujuanku disini.

 Dengan sukarela Aku membuka mulutku lalu memejamkan mata menikmati lidahnya yang bermain-main di dalam mulutku. Aku menjatuhkan tasku lalu melingkarkan tanganku di lehernya, mendekapnya lebih erat. Demi apapun aku sangat merindukannya. Setiap sentuhan, belaian dan kasih sayangnya yang kudamba setiap malam akhirnya aku merasakannya lagi. Tubuhku seperti menemukan oase di padang gurun, begitu kehausan dan sekarang ingin memuaskan dahaganya.

Kyuhyun melepas ciuman kami sesaat untuk mengambil nafas tapi sedetik kemudian menciumku lagi. Kami berciuman seolah-olah tidak ada lagi hari esok. Kyuhyun melepas Ciuman kami lalu menarikku kasar ke arah rumah yang lebih kecil. Kakiku terseret-serat saat mengimbangi langkahnya yang besar.

“Kyu…” aku hendak protes namun sepertinya dia lebih tidak sabar lalu secepat kilat dia mengangkat tubuhku. Aku hampir berteriak saat dia memanggulku di bahunya. Membuka dan menutup pintu geser dengan kasar, lalu menjatuhkan tubuhku tidak kalah kasar ke atas sofa─kurasa, sepertinya akupun tidak peduli dia membawaku kemana.

  Kyuhyun merunduk di atasku membungkam bibirku lagi dengan bibirnya bahkan sebelum aku sempat membuka mulutku. Aku merintih tidak jelas saat tangannya memijat payudaraku. Kemudian ciumannya turun ke leherku “Oh Kyuh…” desahku sambil menggeliat dibawahnya.

Dia menaikkan wajahnya menjilati telingaku, tangannya tidak pernah pergi dari payudaraku sampai suara paraunya menyadarkanku “Hyura-ya….”

Tidak, ini tidak benar. Bukan ini yang kuinginkan. Sekuat tenaga aku mendorongnya menjauh. Kyuhyun menatapku bingung. Aku terbangun buru-buru lalu merapikan pakaianku dan juga penampilanku. Aku sengaja berlama-lama bersikap seolah sibuk merapikan bajuku dengan tidak menatapnya. Aku terlalu malu untuk melihat wajahnya. Sebenarnya apa sih yang kau lakukan Park Hyura? Kau hampir saja melakukan hubungan intim.

Kyuhyun menyentuh daguku lembut kemudian mengangkatnya memaksaku melihatnya. Matanya masih dipenuhi gairah, dia begitu berapi-api melihatku.

“Jangan menyangkalnya honey, aku tau kau menginginkanku sebesar aku menginginkanmu. Tubuhmu tidak bisa berbohong, kau merindukanku, tubuhmu merindukan sentuhanku. Begitu pun juga denganku”

“Tt..tidak! Kau salah paham” kataku terdengar tidak meyakinkan bahkan untukku sendiri. Aku menjauhkan wajahku hingga lepas dari jangkauannnya

“Teruslah berbohong dan kau akan semakin menyiksa kita berdua” sahutnya kesal.

“Aku tidak bohong. Ada yang ingin kuberikan padamu makanya aku datang kesini” kepalaku menoleh kesana kemari mencari tasku. Lihatlah betapa bodohnya aku hingga melupakan tasku hanya karena ciuman Kyuhyun.

Aku bangkit dari sofa “Tunggu sebentar, aku akan mengambil tasku” kataku sebelum keluar, kembali ke tempat dimana aku menjatuhkan tasku lalu mengambilnya dan kembali ke tempat Kyuhyun.

Sekarang aku baru menyadari, meskipun rumah ini terlihat kuno tapi tidak dengan interiornya. Ruangan kami berada sekarang tidak jauh seperti Apartemen studio di Seoul, bahkan jauh lebih besar ukurannya. selain ranjang, sofa, meja kerja, bahkan disini ada dapur minimalis.

Kyuhyun masih duduk disana menungguku. Matanya tidak pernah lepas dariku hingga Aku mendekatinya namun kemudian berhenti, menimbang-nimbang apakah aku harus duduk di sampingnya atau mengambil sofa yang lain. Dia mendengus sambil menggapai tanganku dan menarikku duduk di sampingnya. “Sekarang Apa?” tanyanya tidak sabar.  Aku membuka tasku dan mengadukknya sampai aku menemukan benda yang kucari kemudian memberikan padanya.

“Ini” kataku sambil memberikan amplop yang berisi surat perceraian.

Dia menatapnya sebentar sebelum menerima dan membukanya. Alisnya berkerut saat membaca isinya. Kemudian dengan mudah di merobeknya hinga beberapa bagian lalu melempar serpihan kertas tersebut ke atas. Mulutku terbuka, Aku memandang tidak percaya surat perceraian yang sudah kutanda tangani berubah menjadi potongan tidak berbentuk yang sekarang berterbangan di sekitar kami.

“Apa kau pikir dengan selembar kertas itu kau bisa terus lari dariku?” Tanyanya marah.

“Tidak ada alasan bagiku untuk mempertahankan pernikahan ini. Kau dengar sendiri waktu itu, aku berada di sisimu hanya karna perjanjian! Pernikahan ini pun bagian dari perjanjian”

“Berhenti membicarakan perjanjian sialan itu” geramnya. “tidak bisakah kau jujur pada dirimu sendiri Park Hyura!! Dan berhenti menyiksa kita berdua!!”

“Yah tentu saja ini sangat menyiksa, bahkan untuk berbicara dengan baik dan benar sangat sulit bagimu Cho Kyuhyun ssi” sahutku tak kalah kesal “apa sesulit itu berbicara denganku dulu tanpa merobek surat perceraian kita? Apa kau pikir dengan merobeknya aku akan kembali padamu?”

Brakkk!!

Aku terlonjak saat dia memukul meja rendah di hadapan kami. Matanya menyalang menatapku marah. Tanpa sadar aku menggeser dudukku menjauh. Dia hampir meledak, aku tidak tau dia akan melakukan apa terhadapku.

Aku menelan ludah kasar “kekerasan tidak akan menyelesaikan apapun” gumamku rendah. Aku mengantisipasi jika dia akan berbuat kasar padaku atau berteriak padaku namun tidak satupun dari yang kuduga.

 Dia memejamkan matanya sesaat sambil menarik nafas dalam lalu menghembuskannya perlahan, dia menunduk sesaat sebelum menatapku lagi. Wajahnya berubah sendu, matanya menatapku sedih. Alisku bertaut, bingung dengan Perubahan emosinya yang tiba-tiba,

Apa dia baik-baik saja?

“Kyu…” aku hendak menyentuh tangannya saat dia membuka suaranya

“Apa semua yang kau berikan padaku bagian dari perjanjian?” tanyanya pelan.

Apa?

 “Jika iya, maka kau memberikan terlalu banyak Hyura-ya. Kau menghargai dirimu hanya dengan uang sebesar itu?” dia mengangkat tangannya lalu menyentuh pipiku lembut “Karena Bagiku, Saluruh harta milikku tidak akan pernah sebanding denganmu” lanjutnya.

Ucapan tulusnya begitu membuatku terharu, aku ingin menangis dan memeluknya lalu mengucapkan terima kasih karena tidak menganggapku wanita murahan yang menjual diri hanya demi uang.  Tapi aku hanya seperti seorang pengecut yang tidak sanggup mengatakan apapun.

“Pernahkah,─pernahkah sekali saja kau bersikap tulus padaku?” tanyanya penuh harap.

Sambil memejamkan mata aku berdoa agar diberikan keteguhan hati, membulatkan tekadku dan melurusakan niatku saat datang kesini.─ kemudian aku menggeleng lemah. Aku menggigit bibirku menahan bibirku yang bergetar menahan tangis. “Maaf”  tanpa bisa kukendalikan suaraku bergetar hebat, menahan laju air mata. Aku takut air mataku akan tumpah hingga hanya kata itu yang sanggup keluarkan,  Tenggorokanku terasa sakit seperti tercekik hingga rasanya sulit untuk berbicara.

Kyuhyun mengernyit seperti menahan sakit. Sama seperti yang kurasakan. Jelas sekali Aku menyakitinya lagi untuk kesekian kalinya. Begitupun dengannya yang memberikanku luka begitu dalam. Sampai tahap ini hubungan kami hanya saling menyakiti.

“Apakah berpisah denganku membuatmu bahagia?” tanyanya putus asa.

Tidak. setengah tahun ini seperti neraka bagiku. Tapi tentu saja bukan jawaban itu yang kuberikan, aku justru mengangguk lemah.

Kyuhyun tertunduk kemudian tersenyum, tersenyum sedih lebih tepatnya. “kalau begitu pergilah” katanya pelan hampir berbisik.

Dia terlihat─berbeda. Aku tidak tau dimana perbedaannya tapi dia sama sekali tidak meledak-ledak seperti dulu. Aku hampir tidak percaya dengan apa yang kudengar. Dia melepaskanku semudah ini. Mungkin dulu akan bersorak dengan kebebasan ini tapi berbeda dengan sekarang. Aku malah kecewa, dia tidak lebih berusaha mempertahankanku. Tapi apa yang bisa kuharapkan dari hubungan kami? Jujur saja aku masih marah padanya dan juga kakaknya mengenai kecelakaan Leeteuk Oppa. Tentu saja berpisah adalah hal terbaik untuk kami berdua.

“Masalah perceraian biar aku yang urus” Katanya lagi masih menunduk. Dia tidak seperti Kyuhyun yang kukenal. Kyuhyun tidak akan mengatakan hal seperti itu. Aku bahkan tidak bisa membayangkan Kyuhyun mengatakan kata ‘cerai’. Aku ingin sekali menyentuhnya dan memaksanya melihatku. Bertanya Apa saja yang terjadi padanya selama ini? Kenapa tidak mencariku, kenapa begitu mudahnya melepaskanku, apa dia tidak mencintaiku  lagi, apa karena wanita tadi? Begitu banyak pertanyaan yang bergumul di kepalaku namun tidak satupun yang ku lontarkan, aku hanya menelan lagi semuanya.

“Aku mengerti” kataku pelan lalu beringsut bangkit namun tiba-tiba tanganku ditarik kebelakang hingga aku terduduk lagi entah bagaimana caranya bibir Kyuhyun sudah berada di atas bibirku. Dia tidak melumatnya seperti biasa, dia hanya menempelkan bibirnya disana. Matanya terpejam, Tangannya membingkai wajahku mengupayakan agar aku tidak menjauh. Kurasakan pipiku basah, ini bukan air mataku, aku tidak menangis. Ini air mata Kyuhyun, tanpa sadar aku ikut menangis. “Aku mencintaimu” bisiknya di bibirku.

 Aku mengangkat tanganku mencengkram bagian depan kemejanya sesaaat sebelum mendorongnya menjauh kemudian aku berlari ke pintu sebelum air mataku tumpah lebih banyak.

Jangan menipu dirimu terus nak.  Ikuti kata hatimu. Jika kau memiliki perasaan pada Kyuhyun maka perjuangkanlah dia.

Diamlah!

Aku berhenti di pintu gerbang lalu mengusap air mataku. Aku meremas rambutku saat suara ibuku tidak mau berhenti seperti kaset yang diputar berulang-ulang.

Apa kau pikir Leeteuk akan senang melihatmu seperti ini, kemarahan tidak menyelesaikan apapun, Dia hanya memikirkan yang terbaik untuk adiknya.

“Kubilang DIAM!!”

mungkin kau akan menyesal

“Yah, mungkin aku akan menyesal. Tapi kurasa ini yang terbaik” gumamku rendah lalu menarik pegangan pintu, melangkah menjauh dari sana.  Dengan ini mungkin beginilah akhir takdir kami.

 ***

  TBC

 Hai.. hai…. saya nongol lagi 😀 😀 😀 *Nyengir aja padahal lagi dipelototin reader gegera kelamaan publish :p :p

Saya ga mau nyari alesan kenapa lama buangeett nge-postnya, itu murni penyakit males lagi kambuh hahahaha *ketawa setan

Dan saya tau pasti banyak yang kecewa sama part ini tapi ya mau gimana lagi, wong emang gtu jalan ceritanya hehee :p :p

tapi saya tetep mau minta maaf karena lama apdet dan sekali lagi terima kasih karena sudah berkunjung ^^

see ya :* :*

228 thoughts on “Rache [Part 9]”

    • setelah enam bulan kyuhyun gak nyari hyura sama sekali?? oh wow, suatu keajaiban.. kenapa gak dari pertama kali dulu aja, jadi gak ribet kayak gini.. kalo udah kayak gini pasti hyura yg gak rela ngelepasin kyuhyun.. mana donghae juga udah sama cewek lain.. yaelah..:3
      tapi.. tapi.. cewek itu keguguran woo.. bukannya seneng sih ya, tapi seperti ada peluang gitu buat donghae balikan sama hyura (kali aja).. tapi hyura pasti bimbang atau bahkan gak mau.. hey bisa gak sih getok palanya si sunyoung?!! sengaja banget itu dia kyak gtu ke hyura, atau jgn2 donghae hamilin dia dijebak kali..:/
      dan yeah, dapat dipastikan kalo hyura memang sudah jatuh cinta sama kyuhyun, galaunya dia berlebihan(?).. pasti udah cinta itu mah.. dan siyalannya kenapa aku mewek pas ahra datengin hyura trus ngomongin keadaan kyuhyun?..:(
      gaaahh.. kirain kyuhyun sekarat, tapi pas baru ketemu hyura main sosor aja..:p getokin pala hyura juga sih, duh jadi orang gengsian amat, klo cinta ya ngomong cinta aja.. bner apa kata kyuhyun, hyura cuma bisa nyiksa mereka berdua klo masih gk mau ngakuin perasaannya..:/
      kyuhyun-ie sayang.. astaga yg sabar sayang.. mungkin kepala hyura mesti dijedotin ke tembok dulu baru bisa jujur..
      uweeee… aku meweeekk.. TT__TT
      hyura bego bangett! sumpah!!!

      dan setelah ditunggu berabad-abad(?).. akhirnya posting juga eh? hhh.. malas itu memang penyakit, dan sialnya penyakit itu juga meyerangku..:p wkakakaka..XD
      buat part selanjutnya mesti nunggu lagi ya? yasalam..x_x
      oke dahh, aku mah pasrah, ikhlas, ridho.. tapi ujung2nya tetep aja, aku hanya readers yg menyebalkan..:p iya kan? hahaha..XD

      Reply
  1. Ouh eonni.. akhir nyaa posting jugaa..
    Aku udah lumutan hahahaa
    Ampe ngomongin trus berharap cepet posting sama komentator di atas *lirik Kyura8891* hahahaa
    Ok aku baca dlu ^^

    Reply
    • EONNI… boleh kah aku bilang Hyura itu BODOH!!
      Argh! Aku kesel sama dia. Kenapa jadi pengecut gtu sii???
      Jujur aja kenapa sama perasaan sendiri. Udah jelas jelas sadar klo nyesel, masih ajh mentingin ego nyaa.. ugh!
      Jujur pliss klo dia juga mencintai Kyuhyun.. gak lihat apa Kyuhyun udah berubah total!
      Dia bahkan gak marah ato pun meledak-ledak kayak dlu..
      Parah.. Kyuhyun malah ngelepasin Hyura gtu ajh.
      Dan Hyura nyesel YES!!
      Krna Kyuhyun udah mau ngelepas dia. Enak kan rasa nyaa. Rasain..

      Hah.. entah kenapa makin kesini aku makin gemes sama Hyura eonni. Dia berubah jadi begitu menyebalkan. Ck!
      Klo ada bom, aku pengen lemparin kemuka dia wkwkwkkww 😆

      Harapan aku pupuss…
      Aku kira Hyura bakal hamil pas dia pisah sama kyu, ternyata nggak TT.TT
      Nah kan klo udah gini gimana coba eonni? Mereka benran pisah?
      Idih, aku gak rela syekali
      Dan siapa itu tadi wanita yang diruma Kyu?
      Jangan bilang dia suka sama Kyu.
      Oh.. itu bakal jadi rumit dan semakin menyebalkan.

      Eonni pliss ya… jangan pisahain mereka hahahaa 😀
      Aku udah kasian tingkat paling atas sama Kyuhyun.
      Berubah krna Hyura. Dan dia lebih manusia dari pada sebelim nya. Salut daah.. hahahaha 😀

      Oke fix yaa eonni.. aku tunggu part selanjutnya.. klo bisa jangan terlalu lama yaa eonni hehhee 😀
      Tapi aku tetep setia menunggu ko..
      Yaa walau pun suka kasak kusuk ngomongin gak jelas sama eonni Kyura8891 itu hahahaa… piss eon
      Fighting!!

      Reply
  2. Rasanya Hyura kaya memaksa dirinya sekali utk ga sama” Kyuhyun lagi…
    Tp harapannya sih habis mutusin buat pisah,, ga pengen liat Hyura nyesel udah mengambil keputusan ini.. Toh mreka berdua jg berhak bahagia..
    Jangan bilang ketika Kyuhyun udah mw move on,, malah Hyura yg datang lagi…

    Reply
  3. Yah knp hyura gk jujur ajj sie sm perasaan’a sendiri, biar dy & kyuhyun jg gk tersiksa krn harus terpisah dgn org yg dicintai,,

    Reply
  4. emang lamaaaaa…..hahahhahaha….aku merasa kau meninggalkanku author……huhuhu…sedih….
    akhirnya publish juga…sedih habis ditinggal author,tiba2 update,perasaan seneng…eh..dapet cerita sedih..hati ikut terhanyut cerita…hahhahahhha….good job author….

    Reply
  5. Mereka cerai? Mereka pisah selama 6 bulan dan kyuhyun gak nyari2 hyura? Waaaa kyuhyun kenapa…..
    Siapa pula subin? Semoga bukan yg bkal misahin mereka :””
    Ayo dong hyura sadaar kamu kan gak bisa hidup tanpa kyuhyun :” cerai gakan bikin kmu bahagia kok yakin deh malah bikin kalian jadi menderita…..
    Yuk lebih jujur sama perasaannya dan gak jadi cerai :”

    Reply
  6. Yeh di post …. Juga.

    Aku kecewa sama kyu yg ngelepassin hyura, tadi mah kyu tidurin hyura aja, x aja hyura hamil ……

    Pengen mukul kepala nya hyura, biar hyura sadar kalo sebener nya dia cinta ama kyu.

    Penyakita males emank susah di ilangin nya onnie, tapi gk apa apa yg penting di publish, tapi jangan kelamaan juga.

    Reply
  7. jangan cerai dong astaga hyura sadar dong kalo kamu masih sangat2 mencintai kyu , kyu pertahanin hyura dengan cara yang lembut dong astaga jangan pakai kekerasan , eonn ditunggu kelanjutannya jan lama dong hehe , eonni fighting ^-^

    Reply
  8. Akhirnya muncul juga part 9 nya.
    plis deh eoniiiiii gemes banget ame part ini.
    itu hyura nya gengsian banget sih. orang jelas” punya rasa ama kyu, ini masi aja kekeh kaga mau.
    hadohhh
    ditunggu lanjutannya ya eonni
    hwaiting !!!

    Reply
  9. Stupid Park Hyura and Stupid Cho dari kemarin udh ngatain Kyuhyun stupid karena FF yang lain HAHAHA but Kenapa Kyuhyun nggak Ngejar Hyura? Dan Hyura juga keras kepala bangett.. Gak ada kebahagiaan kalau Hyura ngelepas kebahagiaannya seendirii

    Part selanjutnya cepet ya eonnnn udah jamuran nunggunyaaaa

    Reply
  10. yaampun bener2 ga nyangka sm jalan ceritanya, apa bner kyuhyun udah berubah ya makanya dia kaya gitu ke hyura? tapi aku berharap mereka bakal bersama walopun keluarga kyuhyun kaya gitu, ditunggu kelanjutannya 🙂

    Reply
  11. Lalu???cmn segitu perasaan hyuna ma kyu..
    Siapa sung seubin??cwe yang suka ma kyu..cwe yang ngerawat kyu??
    Trs ntr kyu ma siapa thor..hyunra ntr nyesel kl tau kyu ma cwe lain..
    Aduh hyunra..
    Kyuhyun berubah..
    Thor..semangat ya coz ff nya ditunggu bgt neh..
    Semoga publistnya lebih cepet lg. ..

    Reply
  12. Yaampun hyura knapa keras kepala banget cie????? Entar kyu ama cewe laen bru tau rasa donghae jga sdh punya calon….. Siapa tuh sung seobin???? Apa yg rawat kyuhyun trus suka ma kyuhyun???? ANDWAEEEE
    Kemajuan bgt si kyuhyun udah bsa nahan dan ngontrol emosi.
    Eonni jgn buat kyuhyun-hyura cerai, hyura jga please jgn menipu dirimu sendiri dan jangan sampe kau menyesal… Gomawo eon apdet’a famiglia jga ditunggu ㅋㅋㅋㅋ
    Semangat eon buat nulis’a….

    Reply
  13. Ah akhirx keluar jg nie part 9
    huuhh lega rasax hihihi

    yaampun baru jg keluar nie part udh bikin orng nangis n kesel…..,
    kyu… Knp km bisa berubah?? Ad ap denganmu????#ariel mood on
    pasti krna enam bulan terapi jdx kek gini hehehe
    nxk sendiri eh di jawabx jg sendiri ckckckc#ampun
    hyura gk mau jujur ma perasaanx sendiri, kand kasian kyuhyun
    thor buat mereka bersatu
    fighting thor 😀
    jgn pelihara penyakit malasx kkkk

    Reply
  14. Haaa, nyesekk bangettt, kenapa sihh hyura nggak mau jujur sama perasaannya sendiri, kan nanti dia juga yang nyesel, aku penasaran, kok kyuhyun bisa berubah ya ?? Dia kan dulu kayak terobsesi sama hyura, dan nggak mau ditinggalin hyura, sekarang dia ngikhlasin hyura pergi.. Ahh ditunggu nextnya thor,fighting^^

    Reply
  15. Jgn biarkn cho ma hyura cerai.. G rela.. Pkokx ntr happy ending.. Trus siapa seobin tu, ditanya kok trsipu gto.. Trus msh pnsrn kok cho g cri hyura ya?. Dtnggu klnjtn ya.. Aq hrp di saat seru n nyesek gni, author g kena penyakit mles lg.. Amin..

    Reply
  16. sedih banget 🙁 sejak kapan kyuhyun sembuh? dia jadi rela2 aja waktu ngelepas hyura. aku pikir awalnya kyuhyun ngusir hyura, eh ternyata bukan. apapun yang terjadi. saya akan tetap mendukung author untuk meneruskan cerita ini sampai tuntas. kalo bisa sama sequelnya yaaaa .. ;;)

    Reply
  17. Lalalalalalalalalalalalala…. (nyanyi gak jelas)… Akhirnya di post jga kelanjutannya….
    Senangnyaaa… 😀 terimakasih eonni udh mau post ff’a…
    Aku blm smpat baca,, tp aku luangin wktu dulu untuk kasih suara… 😀 mian eonni.. 😉
    semangat nulis eon,,, fighting… 😀

    Reply
  18. akhirnya publish jg,,, walaupun jleb bngt ini part….
    hyura bohongin dirinya sendiri tuuuhhhh…..
    jangan cerai dong plissssss,,,,, btw kenapa kyu ga cari hyura??? Why why why?????
    pasti tuh cewe yg dirmh nya suka sama kyu kannnn…..
    next lah thor,,, ga sabar niiihhhhhh

    Reply
  19. aduh..nyesek..nyesek…Kyuhyun kenapa ga maksa lagi..u…u.. Hyura kan pengen dipaksa, eo? btw aku tadinya mengira kyuhyun sakit apalah-apalah soalnya cho ahra bilangnya kaya kyuhyun sakit parah, apa itu siasat ahra lagi ya? trus song seunbi siapa ya?

    Reply
  20. hyaaaa…. akhirnya setelah sekian lama ditunggu….

    hyura keras kepala sama gengsinya keterlaluan padahal si kyu udah tulus bgt gitu…..
    author-nim jgn bikin mrk cerai dong, kan kasian kyuhyunnya….

    next partnya jgn lama2 ya eon…. 😛

    Reply
  21. Akhirnya di post juga T.T tapi kanapa jadi sad gni huwaaaaa T.T ga kuat bacanya nyesek banget iiiiihhh penasaran ending nya iihh tpi please bikin hyuranya balik lagi sma kyuhyun kasian banget liat kyuhyun nya ampe segitunya…
    Buat authornya semangat ya nulis nya hehe aku bantuin pake do’a hehehehe… ^^V

    Reply
  22. Yeaay, akhirnya di publish jg part ini 😊😊😊😊
    Tambah terharu sama ceritanya, bener” jleb bgt,. Sebenarnya sih ng rela kalo mereka berpisah, tp ak harap ng pisah deh,,
    Semangat eonn. Ffnya bener” keren 😃

    Reply
  23. Yeey part 9 nongol.. Akhirnye setelah musim brgnti musim jadi iklim. Hehe

    Hyura jangan bohongi diri sendiri deh. Ntar malah tambh sakit ujung2nye. Kyu-a tahan si Hyura. Jangan boleh prgi,

    Reply
  24. kenapa lama banget post nya eonni,aku tiap hari ngecek blog nya dan ternyata akhirnya hari ini rache part 9 udah ada ngga sia” setiap hari aku buka blog nya..
    eonni bikin hyura dan kyuhyun nya bahagia dong aku kasia sama mereka eonni..
    kaget baget pas tadi kyuhyun bilang “keluar” aku kira dia ngusir hyura,ternyata ngga..
    eonni next part di tunggu ya plissss jangan lama lama ya

    Reply
  25. astaga,,, aku sempat mengira mereka jadi buat little kyu, ternyata….. (ngarep) hahaha…. kan klu hyura hamil perceraian bisa terelakkan, yang ada malah kyuhyun yang pasrah, aish….

    Reply
  26. akhirnya keluar gini,,tunjukim emapt jempol buat kyuhyun,pasti gak gampang buat kyuhyun dia harus nerima kenyataan pelik dan dia juga harus rela ngelepasin si hyura tuhh,,jauh berbeda sam kyuhyun 6bln lalu pasti dia berjuanh tuk sembuh hah, hyura hyura dia keras kepala sekali kata ibunya itu benar tapi kenapa terus nyangkal terus sih?dia suka ya suka rundu ya rindu kenapa terus nyangkal maafkan lah kyuhyun dan ahra toh leeteuk sama ibumu gak suka juga iat kamu menderita gini,, pokoknya ditunggu kelanjutannya ne…

    Reply
  27. aiiissshhhh kirain yang pas ketemu kyuhyun, bakal ada sweet momen nya T.T kyura jangan pisaaaah dongg, thor kamu tega sama aku? *halaah lebay* dituung next part nya, fighting!!^^

    Reply
  28. Ikhhh.. di sini sebel sm sifatnya hyura… dasarrr klo suka bilang aja suka.. jgn munafik gitu.. sukses dh buat author nya berhasil bgtt bikin pembacanya dpt feel.. hihihi fighting eon

    Reply
  29. Haikaaaa .. yaelah hyura jangan bikin kesimpulan sendiri doongg.. yg dirumah kyu bukan siapa siapanya kan ? Apabanget tersipu ckck .. ayolah jangan nyiksa diri sendiri kalian kaliannn .. penyakit apaan ka ? wkwk mangatseu lanjutnya yaa♥

    Reply
  30. Ud nunggu lama tp koq kykna pndek y nie part, tp tak apelah… lumayan ngobatin kangen sma noe couple. Grimetan lama2 liat si hyura…
    Ladies, jgn ikut2an kyk huura y,, klo cinta bilang cinta. Biar g nyesel ntar belakangan… di tunggu nextna y… ojo suwi ora jamu. Fighting……..

    Reply
  31. Akhiirnya setelah skian lama mncul jg!!!!!!
    Tp kug bikin nangiiis gtoooo…. Hueeeeeeeeeeeeeeee:'(
    Masa gto az cinta mrk… Pke calob istri donghae kyk gto jg…. Ahhh hyura kasian bgt…..

    Klanjutannya g sabar bgt nihhh… Bakal kutungguuuu!!!! Sangaaat!!!!!

    Reply
  32. Kyaaa sedih sekali Authornimmm TT TT

    Ini jadi kenapa maksain yang seharusnya ga ada paksaan sama sekali sih, maksudku yang sudah sudahlahhh~~

    Toh kan yang paling penting apa yang terjadi sekarang dan dimasa depan ><

    Fighting ya dearrr nulisnyaa, semangattt! ^^

    Reply
  33. ya ampun nyeseg banget,,, u.u~
    kyu kmu udh sembuh… hyura ya jgan
    egoislah.. itu yg satunya siapa,knpa pas d
    tanya hubungannya ama kyu malah
    senyum…

    Reply
  34. Ampun mereka kok saling nyakitin sih….
    Padahal.mereka tu saling mencintai….
    Hyunra ngk kasianma kyuhyun….
    Kyuhyun tu tulus sama dia..
    Ahhhh pasti kyuhyun berusaha keras mengendalikan emosinya….dengn terapi…
    Ahhhh semoga hyunra memilh pilihan yg tepat….
    Keren aq suka…
    Ditunggu part selanjutnya ka kak…

    Reply
  35. Hyura dan kyu oppa msh slg mencintai, Hyura hny berkesimpulan bahwa slm 6 bln ini suaminya tdk mencarinya dan dia msh benci dgn apa yg Ahra oennie lakukan pd Leeteuk oppa kandungnya, membuatnya memutuskan u lbh baik tdk berurusan lg dgn keluarga cho, Kyu oppa berubah mjd sdkt lbh sabar dan ia benar2 msh mencintai Hyura, ia hny berpikir jika perceraian mjdkn hyura bahagia maka ia hrs rela demi cintanya pd Hyura. Smg Hyura berubah pikiran dan kembali bahagia bersama Kyu oppa dan memperbaiki kesalahan msg2 slm ini shg mrk bs mencapai kebahagiaan dlm pernikahan mrk

    Reply
  36. Ini sedih sekali….
    Kenapa kyuhyun jadi pasrah gini dooohh. Hyura, ikutin kata hatimu sama ucapan ibumu. Jangan jadi anak durhaka! Haha semoga mereka bisa bersama lagi 🙂

    Reply
  37. Kenapa mereka harus pisah sih sedih tau gak thour 🙁 Hyura juga kadang2 menyebalkan dia cuma berpikir kalo perceraian bakal buat dia bebas dan bahagia karna udh gak hidup sama kyuhun yg suka mengekang dia dulu. Tp toh akhirnya setelah kyuhun rela melepaskan dia, ujung2nya dia juga tuh sakit dia jga yg sedih. Kyuhunbudh bisa mengendalikan emosinya sekarang malah hyura lg yg merasa bingung dgn tingkah kyuhyun sekarang dia berasa gak rela kali ya. Dia masih berharap kalo dia pergi kyuhyun nahan dia kek dulu. Gak sbr nunggu next partnya 🙂 semangat thour

    Reply
  38. Huwa (╥_╥) , part ini sesuatu sekali. Hyura maksain diri bnget buat ngejauhin kyuhyun padahal jelas” dia ngebutuhin kyuhyun. Knapa ga jujur sma diri sndiri kalo rindu ama kyuhyun ? Tak bisakah ngelupain kemarahannya ama ahra ama kyu ? Eommanya aja bisa ngeikhlasin knapa dia engga ? Padahal itu juga nyiksa diri dia sendiri. Mungkin kyuhyun sngaja engga nyari hyura buat “memantaskan” diri dia, ngerubah pribadi dia buat hyura. (╥_╥) tpi knapa hyuranya begitu…..ga apa” menanti lama asal ada updatenya aja  , terima kasih buat update nya eoniiiiiii

    Reply
  39. akhirnya datang juga

    hyura bodoh knp egois sekali jdi org,, dgn keegoisannya dia malah akan menyakiti bnyak org,, gk ada slahnya mertahanin cintamu meskipun itu sakit toh ibunya jga udah ngrestuin

    kyu kok bisa brubah drastis kyak gtu,, seulbi itu siapa???
    knp dia harus tersipu saat ditanya tntang hbungannya dgn kyu

    aaahhh keeeppooo
    jangan lama” min

    Reply
  40. huik…huik…
    ya park.hyura jangan membohongin perasaanmu…
    huhu…
    nyyesek bangettt….
    seneng liat kyu bisa ngendaliin emosinya…,tapi mana kyu yg dluu yg mempertahankan cintanya sma hyuraa…huaahh

    Reply
  41. sebenernya apa yg terjadi sih dg kyuhyun? dia terapi apa? tp sepertinya baik2 sajaa..
    hyuraa kenapa terlalu egois, bner kata kyuhyun dia cuma bisa membuat mereja berdua sakit..hyura cepatlah sadar gimana perasaanmu yg sbnernya..kembalilah pd kyuhyun jgn smpe trlmbat..hikss jd sedih nii, ini kagak bakal sad ending kan kak?? kakak fagmilianya ditunggu yaa..keep writing

    Reply
  42. Wwaaah gak sia2 meskipun updatenya lam tapi tetep good,
    semangat kaka, biar semakin menghasilkan karya2 yg kuar biasa…
    Aku pengin lihat bagaiman hyura menyesla sudah melepaskan kyuhyun
    keep writting

    Reply
  43. Ini ff baru update lagi,, tpi ya bgitu.. Slalu sukses bikin aku nyesek sadnya bner” ngena… Haduhhh author~nim kau ddaebak.. Kerenn bngettt..
    Ini mereka maunya apa sih?? Complicated bnget.. Heraaannn hyura masih kekeuhh aja ih mau cerai sma kyuhyun.. Itu setengah tahun buat berobat kah kyuhyun?? Kereennn udh bsa ngendaliin emosi bgtu.. Ayo dong hyura jgn smpe cerai bneran sma kyuhyun..!!! Pleaseeee.. Rasanya engga mau ketemu TBC.. Ini bner” nih ff,, skali’nya publish udh kyak oase di tengah gurun pasir eoh..

    Reply
  44. sakit bgt buat bca nya,nyesek..kasian kyu nya,klo emang msh cinta knp g terus trang,buka lembaran baru tp tetep bersama..

    ada apa dgn kyu,slama 6 bln itu,knp kyu bsa berubah?ach..pengen tau dr sisi pemikiran kyu nya donk,yach saeng author..

    semangat buat part selanjut nya

    Reply
  45. sakit bgt buat bca nya,nyesek..kasian kyu nya,klo emang msh cinta knp g terus trang,buka lembaran baru tp tetep bersama..

    ada apa dgn kyu,slama 6 bln itu,knp kyu bsa berubah?ach..pengen tau dr sisi pemikiran kyu nya donk,yach saeng author..

    semangat buat part selanjut nya..semoga saeng g males lg buat lanjutin ff nya..hwaitiiinng

    Reply
  46. menyedihkan, part ini benar2 menyedihkan eonnie…
    aq sampe nangis, menyesakkan,.. kupikir sifat hyura mirip dengan ku 😀 , tp hyura bener2 keras kepala pdhl dia menderita trll egois,. aku juga mrasakan apa yg dirasakan hyura, sakit banget eonnie penderitaan kyuhyun jg…

    tapi eonnie kapan FF Famiglia dilanjut,..

    Reply
  47. sakit bgt buat bca nya,nyesek..kasian kyu nya,klo emang msh cinta knp g terus trang,buka lembaran baru tp tetep bersama..

    ada apa dgn kyu,slama 6 bln itu,knp kyu bsa berubah?ach..pengen tau dr sisi pemikiran kyu nya donk,yach saeng author..

    semangat buat part selanjut nya..semoga saeng g males lg buat lanjutin ff nya..hwaitiiinng…

    Reply
  48. author, ini nyesek banget. apalagi pas baca tulisan TBC, nyeseknya berkali lipat. Y.Y
    Meskipun rumit, semoga mereka berhenti saling menyakiti.

    Seneng banget ceritanya publish, ditunggu part berikunya, Kangen sama famiglia.

    Reply
  49. Hyura–aaa knp kamu egois sich,turuti kt hatimu dr pd nanti km menyesal,,
    Krn aku pikir ommamu jg setuju klo kkm ama kyu,,,,
    Km aja yg terlalu egois,,,,,,
    Semangat author,,,,
    Sayang scene kyu hyura sedikkit #ampun takut dah digeplak author,,,,,,
    Pisssssss,,,,,,,

    Reply
  50. ahhhh kenapa hyura masih bodoh sih. gx jujur sama perasaannya.
    yha ampunnnn kyuhyun sembuh udah gx meledak-ledak lagi.
    hyura kyuhyun udah sembuh enggak gila lagi loh jgn sakiti lagi yah?

    Reply
  51. Ya ampun eon..aku tiap hari sering mampir ke wp ini berharap eon post…dan akhirnya eon post juga…*berderai air mata karna happy*

    ya ampun kenapa egois itu selalu menyelimuti hati park hyura…apakah ia benaran akan melepaskan pria yang bener-bener mencintai dirinya ka?

    aduhh eon kenapa kau membuat aku semakin galau…. kenapa jadi sad begini…hisk hisk kenapa kyuhyun gak ngejar hyura selama setengah tahun ini? terus siapa wanita yang bersama kyuhyun itu?

    aduhhhh pusing kepala barbie T.T hahahaha

    semoga happy ending deh…kasian sad mulu dari awal….ayo dong eon bikin hyura dan kyuhyun gak kesiksa lagi…. gemes bacanya…

    semoga next part gak lama… eon hwagting ….

    Reply
  52. Knpa pas baca adegan yg kyu nangis aku jdi mewek yah 🙁 sdih sja nyebayanginnya
    Kyu udah mulai bnyk berubah, dia sdh bisa melawan emosinya, tpi aneh jga sih kenapa kyu cpat melunaknya??
    Apa aja yg terjadi sma hidupnya kyu slama ditinggali sma hyura?
    Kyu ngk berusaha nyari hyura atau ktmu sma hyuranya?
    Dan wanita yg dirmh eomma kyu itu spa yah?

    Aku harap mereka tdk jadi cerainya, soalnya pengen lihat moment bahagia mereka ktka bersama (^o^)

    Dan semoga part 10nya cpt publishnya 😀
    See u

    Reply
  53. itu hyura kenapa keras kepala banget sih
    udah tau cinta banget sama kyuhyun masih aja kekeh sama pendiriannya.. kyuhyun udah sembuhkah? siapa yang nyembuhin? apakah Sung Seobin?

    Reply
  54. kenapa malah jadi makin rumit gini ya?? posisinya g ada satupun yang enak…masing-masing masih bertahan dengan ego mereka sendiri…kalo kaya gini kapan dapet titik temunya ya? mungkin kalo ntar Leeteuk sadar, atau malah meninggal, mereka baru bisa sama-sama jujur…wah, tapi nunggunya itu deh yang kayaknya lumayan lama…

    Reply
  55. subhanallah….
    part ini sedih banget, sedih deh waktu lht hyura hrs melepaskan kyuhyun tp bkn dri htinya tp hny krna rasa sakit hatinya.

    siapa ya cwek yg dirumah kyuhyun itu. kok mencurigakan sekali tuh cwek wktu ditnya hyura apa hbngnnya sama kyu mlh senyum2 sendiri.

    kyknya kyu bnran gak mw psh sm hyura, bktinya smpe mngis. ya memamng sih apa yg sdh dilkkn ahra itu slt trmaafkn tp ya aq ykin klo sbnrnya hyura jg gak mw brjauhan dr kyuhyun.

    pokoknya dipikirkan lgi hyura jgn smpe mnyesal nantinya.

    Reply
  56. SYEDIIIIIHHHHHHHHH. MAU NANGIS, TAPI ………… ITU SEPERTINYA GA CUKUP. KENAPA HARUS ADA PERPISAHAAAAANNNNN????? AHHHH!! SAYA BENCI INI.

    DAN SIAPA SUNG SEOBIN???? OHMY~~~~ KYUHYUN SEMBUH? KYUHYUN SEMBUH???? TAPI KENAPA DIA RELA GITU AJA LEPASIN HYURA? JANGAN DONG, PLEASEEEEE.

    KYUHYUN JANGAN LEPASIN HYURA~~~~ HYURA PLISSS. JANGAN BUAT INI SEMAKIN SULIT DONG….

    DONGHAE, KYUHYUN, SEMUANYA MENJAUH DARI HYURA. LALU HYURA MENDAPATKAN KEKUATAN DIRI DR MANA? SIAPA YG MENCITAI DAN MENYAYANGI HYURA LAGI (SELAIN ORTU)

    AHHHHH
    ….. SUMPAH NYESEK BINGIT. DA AKUMAH APA ATUH 🙁 🙁 🙁

    AUTHOR-NIM JANGAN LAMA LAMA LAGI YA NEXT PART NYAAAA. LOVELOVE <3

    Reply
  57. Arrgghh!!
    Hyura! Wae?! Wae!
    Astagaa, hyura benar-benar keras kepala. Moment kyura ketemu lagi itu rasanya melegakan. Tapi ditengah-tengah dibuat tegang lagi sama keinginan hyura yang ingin bercerai dari kyuhyun. Part ini membuat dahi berkerut dan serius bacanya. Aigoo, uri kyura bakalan pisah? Siapa wanita bermarga song itu? Bagaimana hari-hari yang dilalui kyuhyun tanpa hyura? Aigoo, kyu-ra :'(
    hahaa, ngga apa-apa onn. Asal jangan berhenti nulis kkk~ Fighting onn.

    Reply
  58. Sesuatu banget waktu ngeliat tulisan 9. mata langsung seger!!
    buat part ini entah kenapa aku ngerasa deg2an banget yang pas Kyu-Hyun bilang keluar, kirain emang buat Hyu-Ra. dan pas Kyu-Hyun semudah itu ngelepasin Hyu-Ra entah kenapa sudut hati ini jadi kecewa @ini apa?
    Kukira Kyu-Hyun bakal mati2an nahan Hyu-Ra waktu mereka ketemu atau ngurung Hyu-Ra lagi…
    cukup gemes pas Hyu-Ra segitu gampangnya keluar ruangan terus pergi gitu aja. kenapa dia nggak jujur aja, sih??? bilang masih sayang sama Kyu-Hyun kan nggak akan kayak gini jadinya….
    Tapi it’s okay, lah…. aku ngikutin alur cerita author yang semakin sesuatu ini lah…
    post part selanjutnya jangan lama2 yak, thor??? bisa depresi aku nunggunya ^^

    see ya in next part:)

    Reply
  59. gk boleh cerai ya
    hyunra jangan keras kepala ngapa?!
    kalo cinta ya perjuangkan
    kyuhyun dah bisa berubah buat kamu masih kurang apa?
    bahkan ahra dah meminta maaf juga dia bakal bertanggung jawab sepenuhnya atas kesalahannya

    siapa itu song eunbi apa dia sodara atau therapis yang nanganin kyuhyun dan bikin hyunra cemburu

    pokoknya mereka gk boleh cerai

    aku tahu kalo kamu suka update lama tapi gk masalah toh aku tetep suka ma semua cerita kamu
    semangat

    Reply
  60. setelah sekian lama menunggu part 9, eh ujung ujungnyaa saya mewek…..
    huweee pengin mereka cepet bersatu, tapi ga pengen cepet ending. #bingung

    Reply
  61. Huaww inh kok jadi sedih bnget sih thor, sumpah aku juga ikutan nangis pas part terakhir wktu kyu nangis trus bilang saranghae. Akhirnya kyu udah berubah, tp kok malah mo ditinggalin hyura sih. Hukhukhuk. Hayo hyura, batalin cerainya deh, balik lagi ma kyu yaa. Author emang paling jago dah bkin hati readers nya jadi mewhek campur aduk. Salutt deh pokoknya.. Ditunggu next chapternya. Oh iya famiglia kapan rilis lagi thor? Udah kangen juga nih. Fightinggg!!!

    Reply
  62. sakit bgt kisah disini, Admin malem malem aku galau😭😭😭😭 Hyura knapa dia nyiksa hodup sendiri😭😭😭aku kasian sama Kyuhyun disini kyu udh berubah😭😭😭satu kata Min jangan sampe merwka berpisah🙏🙏🙏ditunggu kelajutannya Min😊😊😊Hyura❤Kyuhyun💏💑💑💏💏

    Reply
  63. Hah akhirnya publish jga,,,,,jmuran aq nunggu nya,,,,di part in nyesek aq bca nya,,,huufffttt,,,aq kngen am kbrsamaan mreka,,,

    Reply
  64. Apakah mereka harus benar2 berpisah, rasanya terlalu sakit untuk mereka jalani, Hyunra segera sadarlah dgn perasaanmu itu justru menyakiti kalian.Nyesek banget baca part ini. huhuhu :'(

    Reply
  65. Ahhirnya lanjutanya muncul juga..
    Eonni jangan d bikin sad ending dong,kasian bgt mereka berdua tuh sebenernya saling mencintai tp krna jeadaan yg bikin mereka ngk bisa bersama lg..
    Nyesek bgt.skarang aku jd kasian ma kyuhyun pasti berat bgt buat dia lepasin hyura.berharap yg terbaik ja buat mereka tp pengen bgt mereka balikan lagi..
    Kk author ayo smangat nulis ff nya demi readers mu yg slalu setia mnunggu lanjutan ff mu…fighting…

    Reply
  66. Perkiraanq meleset d part ini, q kira kyuhyun ttep perjuangin hyura tp ternyta…huwaa jgn cerai dong kalian!!!
    Ayo dong balikan lg,, smpai kpan kalian sling nyakitin hah kasian kasian kasian

    Reply
  67. Sedih baca part yg ini…semoga mreka gak berpisah. Trus bisa terus terang sama persaan masing” (terutama hyura)
    next semangat thor! Aku selalu nungguin part selanjutnya. Jangan lama”

    Reply
  68. huaaaaaa kenapa sedih banget eonni ? gak rela kalau kyuhyun sama hyura pisah gitu aja, dilihat dari perjuangan mereka yg sejauh itu gk patut utk pisah, nyesekkk euyy

    Reply
  69. ya ampun hyura egois kali ini mementingkan perasaan sendiri pikirin kyuhyun juga dong yg tersiksa gtu kn kasiiiiaaan smpe kyuhyun nangis :'(

    next next thor dan plissss happy ending yah

    Reply
  70. Saya juga mau minta maaf karna berkunjung cuma mampir liat apdetan doang terus pergi lagi hehe iyaa authornya lama buanget publish nyaa, yaa emang yaa penyakit satu itu emang yg paling susah disembuhin, bahkan belum ada obatnya hahaha
    Iyaa thor, kenapa jadi begini merekanya?? Kenapa hyura bohong? Apa sedendam itu kah hyura sama keluarga cho? Tapi kenapa harus lampiasin ke kyuhun jugaa? Dan siapa itu sung seobin? Kenapa dia tersipu2 begitu? Masih banyak sebenernya pertanyaan di kepala saya thor, tapi terpaksa harus saya pendam karna satu kata mujarab itu “TBC” kalau tu kata udah nongol, yg tadinya ribut2 jadi mendadak sepi, yg tadinya tegang2 jadi mendadak pasang muka datar, wkwkwk apasih
    Okelah, semangat terus yoo nulisnyaa hehee

    Reply
  71. sedih ending nya part ini, kenapa kyu berubah mereka berpisah??? alasan apa yg bikin kyu mau terapi??? leeteuk kapan sadar nya???

    Reply
  72. gatau ngerasa ada feel racge publist dan yeee akhirnya
    kenapa rasanya pendek banget ya? bener bener bener pendeeeek T.T
    momen sama kyuhyun nya jg cuma sedikit..banyakin dong kaaa
    btw pleeeeasejangan sampai mereka berpisah. kan masih sama sama cinta. gatega melihat nereka menyakiti diri msing2

    Reply
  73. Kenapa gk ada akhir yg bahagia coba sih sekali aja hyura itu jujur sama perasaaannya sendiri.

    Pengen bgt ini cerita happy ending soalnya dari awal kehidupan mereka menderiyta

    Reply
  74. Yeah,,,sdh bcnya!!!
    hyura ya bskah ini di jadikan mdh,,,jgn bhngi drmu sndri!!!
    kasian jg kyu,,,dy i2 tlus cm dl slh mengambil tindakan,,,dy g tau apa yg dy perbuat!!!
    hiks hiks kpn mereka happy end gtu,,,

    msh menunggu famiglia jg,,,
    Semangat authornim!!!!!

    Reply
  75. Eonni,udah lama nunggu trus kependekan sakitnya tu disini.tpi makasih udah update.
    sumpah sek nyesek part ini.q harap happy end ya.

    Reply
  76. kyu kumohon jangan mau bercerai dari hyura, berhenti menyakiti dirimu dan dirinya, itu akan membuat kalian semakin sakit, hyura-ya berhenti berbohong pada dirimu sendiri, jangan egois, kumohon…

    Reply
  77. Alhamdulillah akhirnya d publish jga eonni 🙂
    crtnya mkin seru + bkin pnsran-__-
    Next partnya dtnggu sgra dn please jngn lma” yah eonni 😀

    Reply
  78. Yaakkk Hyura neo pabboyaa
    Hiih pdahal kangen tp malah sok tegar gitu deh :/
    Unni jangan lama2 publish next part’nya
    Kesian ini readers bs mati penasaran :3
    Semangattt unni lanjutkan perjuanganmu buat nyelesein ff ini plisss 😀
    Jujur aku selalu gamau baca ff chapter yg belum end, soalnya sllu bkin penasaran tiap TBC,
    Tp jinja demi ff mu yang ini yang super2 daebak aku rela penasaran unni, jadi pliss jangan gantung kami terlalu lama ne 😀
    Hihihi
    Semangaaaaattt unni buat next part nyaaa :*

    Reply
  79. kyahhh hyura jgn bertindak bodoh
    apa kmu tidak melihat bgaimna kyu yg sekrg yang sudah berubah
    dengarkan lah kta hatimu jangan pikirkan ego mu
    mgkn aj kyu tidak mencari krna dia pikir kmu butuh waktu
    atau apa kyu memantau hyura secara diam2 selama ini??
    g sabar nunggu kelnjutannya
    semangat author 😉

    Reply
  80. Hikss hikss aku kecewa banget sama Hyuraa!!
    Jengkel aku unnie..
    Unnie jangan buat sad ending ne:(
    Happy ending dong unnie(:

    Reply
  81. Ini authornya mau nyiksa Kyuhyun sampai kapan sih???geregetan deh lihat sikapnya Hyura yg nggak mau ngakuin prasaannya.aku tahu Kyu bnyk bgt slhnya,tp apa nggak bs gt dia mikir bwt ngebuka lembaran baru dg Kyu?mncoba mngulang smuanya dari awal?Huft..aku nggak suka bgian nyesek2 gini..T_T *ikutan nangis bareng Kyu*

    Reply
  82. Ya ampun unni aku smpe baca ulang lagi part ini,
    Pdhal jg baru kemarin baca
    Hem masih lamakah part 10 nya? #Author : ngangguk2
    Hueee
    Unni semangat ya !!
    Part 10nya ditungguuuuuu banget nih 😀

    Reply
  83. TBC! Apa yg kau lakukan di st???Aduh Ganggu aja…eon Kok jd gn sih crita’x…AQ fkr Mereka aman Balkan lm…Kok Hyura Egois bgt..sdih bc part ini….

    Reply
  84. pas gw buka part 9 udah ad,, gila!gw senang bgt !!!
    ceritanya keren bingits menyentuh hati,, next partnya dong jng lama3 pleaseee (sambil nangis) hehe lebay bgt! tp serius keren,,
    S.E.M.A.N.G.A.T BUAT P.A.R.T..10!!

    Reply
  85. argghhhh, gemes sekaligus nyesek baca part ini sumpah 😀 bener2 menguras emosi. kesel bgt dgn sifat hyura. meskipun kyuhyun emag banyak salah, tp setidaknya beri kesempatan dong. kau malah menyakiti dirimu sendiri hyura-ah 😀 ditunggu kelanjutannya authornim 🙂

    Reply
  86. part ini bikin nyessek dan akhirnya air mataku jatuh 🙁
    hyura ikuti kata hatimu, takut menyesal..
    pary selanjutnya selalu ditunguuu ya..

    Reply
  87. nyesek baca part ini.. Hyura sebaiknya batalkan niatmu.. Bukankah eomma memberikan dukungan untukmu dan Kyuhyun secara tidak langsung?

    Reply
  88. WOW! FF yang kereennn…. tapi sedih bacanyaa… 😭 hiks hiks hiks…

    Hmm… kalau ada psikopat kaya Kyuhyun oppa, owe rela di sekap selamanya dah … ha ha ha ha..

    Oh iya owe readrs baru… #gaktanya..

    Reply
  89. Unni aku uda baca ke3 kalinya ini ,
    Ditunggu banget part 10 nyaa 😀
    Swear penasaran banget!
    Jan buat sad endings pliss 🙂
    Semangatt unni!!!!!

    Reply
  90. sumpah nyesek banget T.T T.T
    unni jangan sampe kyu sama hyura cerai pleasee T.T

    di tunggu next capnya jangan lama” ne unni 🙂

    Reply
  91. fiuh..baca Part 9 ini..sediihh..
    ngeliat perjuangan hyura dan keegoisannya..
    semoga cepet sadar dan balik sama abang gembul lagi.. T.T

    Reply
  92. akhirnya setelah ngebut bca part sbelumnya..nyapek jg dpart 9.. n pe asara bgt knp tbc dsitu…eonni jngan lama ya… ini bkan hanya akan mnyiksa kyura klw lma updatenya..tp aku jauh lbh trsiksa…aaaaaa….hyura knp km keras kepala bgt…kyu jls2 udh berubah..smua orang punya salah x hyura….ayolah balikan lg sma kyu…

    Reply
  93. Kenapa dan kenapa. Hyura, benarkah itu yang terbaik untuk mu. Benarkah. Dan bagaimana dengan Kyuhyun. Tak bisakah semua tak sesulit ini.
    Semoga ada jalan untuk mereka kembali lagi. Aku menunggu hal itu

    Reply
  94. ooohhhh.. salut trnyata kyu skrg bsa mngndalikan dirinya dgn baik.. tpi yakin bgt rasanya tuh pasti sakit ,,

    smga ad jln yang trbaik bwt hubungan mrka ya.. n leeteuk oppa.. ayo cepet sadar,, ga mau kan nanti pada saat sadar trnyata kalian sudah pndah di kolong jmbatan..? xixixii..

    authornim.. semannggaaaaattt…

    Reply
  95. Kyaaaaaaaa miss bgt sama ff ini eonnn :”
    Mian baru komen lagih di part ini 🙁
    Makin seru daaan penasaran sama kelanjutannya eon..
    Hwaiting ne^^
    Aku selalu menanti 😉

    Reply
  96. entah author atau castnya yang ngeyel, haha
    wah, masalah mereka makin rumit ya? seneng waktu tau kyu bisa berubah.Jika sifatnya masih buruk, rasanya susah mau merestui mereka. Semoga mereka berdua bisa menemukan jalan untuk bersama.

    Reply
  97. terapinya kyuhyun udah berhasil ya buktinya dia udah bisa nahan emosinya….
    aku g tau mau komentar apa, tapi rasanya nyesek waktu baca…
    ditunggu lanjutannya 🙂
    semangat 😀

    Reply
  98. Masa cerai? Tapi keren lah
    Kyu emosi nya berubah jadi lebih stabil. Dan itu menyakitkan hehe
    Hyura nya juga ngga mau terbuka soal perasaan nya. padahal udah jelas banget klo dia cinta sama kyu. Oke lanjut ya thor.. Lama juga gapapa yang penting lanjut sampe END dan ngga macet ditengah jalan/? 😀 :v Fighting!

    Reply
  99. demen bgt sama ff ini.
    walau pun dikit lama nunggunya, tp gpp pengorbanan menunggu ku terbayar dgn cerita yg bagus..😊 fighting ya thor 😘

    Reply
  100. wahhh thor the best dahh. tumben bgt thor pendek ceritanya..

    hyura ya knp kau menyiksa dirimu sejauh itu,, ayo dong thor happy ending 😄

    jgn lama2 ngpost lagi ya thor..

    Reply
  101. Ya ammppuuunnnnnn nyesek banget bacanya…..
    Kenapa kyuhyun bisa berubah gitu ya? Aku kira dia ngalamin goncangan hebat sampe2 ga bisa hubungin hyura lagi… Hah….
    Alur ceritanya ga terduga banget, daebak thor… Makin tambah penasarn.. Tiap hari aku cek terus blog ini… Ayo thor… Semangat terus nulisnya… Fighting…!!!!!!!!

    Reply
  102. aduhh kakkk aku bisa gila nih lama2! ini lagi seru2nya kak, aku bacanya sampe nangis nangis ginii huhuuuu apalagi itu si hyuranya udah mulai mencinta tapi labil gitu dan si kyuhyunnya juga greget banget lagi arghhhh!! mana kakanya kalo update lama banget huhuuu padahal aku selalu nunggu tiap harinyaaa… ini bener2 cerita yg kerennn aku blm nemu dimana2 walaupun byk yg sejenis tapi ga serupa dan ga sebagus ini!! aku harap penyakit malasnya kaka hilang yah biar kakanya bisa ngelanjut update ff ini dengan cepat.. huhuu pokoknya ilovethisstory and i love you kak authorr!!!tetap semangat yaahh

    Reply
  103. eonnie, jangan lama lama eon lanjutannya udah penasaran apalagi Famiglia…
    jangan males nulis lg ya eon 🙂 please… 🙂 🙂

    Reply
  104. huuwwa knpa rasanya sesakit dan se nyesek ini,gak kuat bca nya
    gue juga gak rela klw mreka berpisah
    mau jdi apa mreka kdepa nya klw bner2 berpisah huuwwaaaaaaa😩😩😢😢😢

    Reply
  105. gregett banget tp ya gimana lagi, aku harap author nya gak kejam2 amat ya ngebuat kisah KyuRa sad ending~~~ di tunggu next nya~~ ayo dong kakak author yg semangat . Ff nya keren banget lo bisa ngaduk2 emosi reader^

    Reply
  106. Kenapa???? Kenapa Kyuhyun nyerah gitu saja :(?? Perjuang pernikahanmu dong Kyu! Kau percaya begitu saja dengan perkataan Hyura?
    Aku harap eonni enggak males buat nulis kelanjutan ff ini >_<

    Reply
  107. penasaran lanjutannya huwaaaaa bakal gimana diaaa hyura kenapa baru bgt sihhhh huhu keliatan bgt kan dia udah cinta jg sama kyuhyun huhuhu parah ih kesekian kalinya baca ini tetep aja mau nangis hahaha ditunggu selalu lanjutannyaaaa

    Reply
  108. Nyessek bnget T.T
    greget sma sikap hyura yg gk mau jujur am perasaan’a, itu kyu jg udh berubah dan cinta bnget am hyura. Jgn smpai KyuRa cerai.
    Next part jgn lama2 thor (y)

    Reply
  109. Kok part ini nyesekin y. Q jd mau nangis bc ny. Knp mrk sling nyiksa perasaan mrk sih. G pengen liat mrk cerai, kyu jg kok pasrah bgt. Ayo kyu pjuangin pnikahan kalian.. Buat hyura ngaku kalo dy jg cinta am kmu.
    Tp q jd pnsaran it cewek cp? Kok dy ad drumah kyu?…
    Ah q jd pnasaran,, dtgu lanjutany. N lanjutan familigia jg dtgu thor. Smgat y,,

    Reply
  110. Hyura gengsimu tinggi sekali,,,rasanya gak adil buat kyuhyun,,dia kan juga korban, ,mudah2an part selanjutnya gak lama he….
    Makasih

    Reply
  111. Kok ini bagus bangettt, aku jadi baca ulanggg

    Maap yaa komen nya ga bagus, soalnya niatku mau baca ulang karena rindu cerita ini T T

    Semangattt ya dear ^^

    FIghting! 🙂

    Reply
  112. ailahhhhhhhh,,, sedih amatt

    hyura egois ya,, heee tpi chokyu kya nya udah berubah dechh jdi lebih bisa mengendalikan peasaan sama emosi nya,,,

    wajar sie klo hyura sakit hati gitu sma ahra,,, tpi kasian perasaan chokyu sama hyura yg jdi korban,,,,

    Reply
  113. Author,huweee~ ige mwoya?? Kasian mereka berdua 😭😭😭
    Kyu mulai bs tahan emosinya tp malah makin bikin sedih. 😭😭😭
    Joha.

    Reply
  114. Huaah, kalian bodoh!! Sudh jelas2 kalian tersiksa tp knp smuanya pd mengalah? Knp smuanya merasa berpisah adlh jalan terbaik? Sy sedih bngt bc endingnyaa. T_T pdhl sharusnya stelah 6 bulan berpisah, hyura mngalah dngn perasaannya. Aplgi smua sudh jelas, hyura sudh tau perasaan yg sbnrnya dngn kyu.

    Reply
  115. Hallo Author ? ku blh tanya gak ? aku suka bgt sama tulisan auhor blh tau gak fb ? Ig? apa pengen bgt kenal sama author kece ini😍😍😍 suka bgt tulisannya😘😘😘😚😚😚😚

    Reply
  116. Lah leeteuk gimana nasibnya? Trus hyura gimana? Kenapa gak pertahanin aja? Kyu pan udah sembuh/?
    Thor cepet2 di publish ya part 10nya. Penasaran nih…

    Reply
  117. Aku nanggis..
    Dulu aku pernah baca ff ni..
    Untuk beberapa bulan yg lalu aku bener2 lupa ff dengan judul ff ni..maafkan aku..
    Aku masi ingat banget dengan alurnya..tapi untuk judul ama bloq nya aku beneran lupa..karna aku orang nya pelupa..untung ada author angel cho..yg merekomendasikan langsung menbuka nya dan ternyata..ff kesangan ku rachr udah chapter 9..ff mu best oen..sampai tengan malam beginian sukses buat aku nanggis…

    Reply
  118. lama nggak ngecek, ternyata belum dilanjut eon 🙁 cepetan dilanjut donk eonnie FF Rache sama Famiglia, udah berbulan2 nunggu FF Famiglia…

    Reply
  119. Akhr’a stlah seabad nunggu publis jg *lebay bgt guah. Gpp ko thor aku mlh brtrima kasih miss hoon msh mau ngelanjutin dan ga brhnti nulis.ttp semangat ya miss hoon

    kyu’a udh mulai bs meredakan emosi yah wah kabar baik untk kita semua*korban iklan.tp msh labil jg sih,,,udah agak mendingan sih,pasti krna terapi itu yah *sotoy.itu sunbyeon eh sape ye namanye lupa itu siapa’a kyu?pcar’a kah? Ah next dl ya miss namatin sekalian

    Reply
  120. jangan sampe mereka beneran pisah,hyura gengsi banget sih,,
    kayanya terapi yg di lakukan kyuhyun berhasil, dia udah bisa ngendaliin emosi nya,tpi knpa harus berpisah,padahal kyu udah sembuh…

    Reply
  121. kenapa selama ini kyu gak nyari hyura ? aku pikir dia sakit atau stress berat tapi melihan kondisi kyu aku jadi heran kenapa dia gak mengusahakan hyura. tapi dusaar hyura datang pun dia gak bisa mengusahakan hyura lebih hhh agak kecewa sih ama sikap kyu

    Reply
  122. nahhh aku baru tau kalau ini udah ada lanjutannya,kurang update banget aku -_-
    aduhh masa ia sihh mereka cerai,kan gak asik banget kan ya ? aku pikir tadi kyuhyun mau ngusir hyura ehh ternyata bukan,seneng nyaaa kkkkkkk.
    ahra mau nyerahin diri benarkah ? why ? aku harap leeteuk sembuh biar ahra setidaknya kalau ia mau nyerahin diri,hukumannya gak terlalu berat gtu kan.

    hyura keliatan banget maksain diri nya ya.
    aku harap mereka gak jadi cerailah sayang banget soalnya :'(

    Reply
  123. aisshhh,, entah memeng mnikmati ceritanya atau memang sedikit,, pendek banget,,, penhen panjang..
    ya ampun kyuhyun,,, ya ampun kyuhyun..!!!!
    dia… dia kembali, dia sembuh total, dia gak marah marah lagi, dia gak maksa milikny lagi, dia makin handsome… akkkhhhh kyuhyunn kyu..!!!
    semoga hyur dapat benar bnar sadar sama perasaannya.. biar tidk menyiksa dirinya sendiri..

    Reply
  124. wah Tbc nya gak pada tempatnya.
    kenapa hyura terus saja berkilah tentang perasaannya sendiri sie padahal sudah jelas ia mencintai kyu begitupun sebaliknya. apakah jalan perceraian yg terbaik unruk mereka. lalu bagilaimana dengan perasaan hyura, sangupkah ia menghabiskan waktunya tanpa kyu.

    Reply
  125. o.my mrka cerai?? jgn dong . stlah masa masa sulit hasilnya kek gini?? sia sia dong leeteuk koma jga. pdhal kan dy pengin hyura bahagia. emang sih awalnya biar kyu ra pisah tpikan skrang mrk saling mncintai. psti leeteuk jga mau nya mrka brsatu mknya kynya mnding mrka satuan aj deh.. hiks ya thor! please! sedih saya bacanya..wkwk.. next the end part.. hope sweet ending. kren thor ff nya

    Reply
  126. “Apa semua yang kau berikan
    padaku bagian dari perjanjian?”
    tanyanya pelan.
    Apa?
    “Jika iya, maka kau memberikan
    terlalu banyak Hyura-ya. Kau
    menghargai dirimu hanya
    dengan uang sebesar itu?” dia
    mengangkat tangannya lalu
    menyentuh pipiku lembut
    “Karena Bagiku, Saluruh harta
    milikku tidak akan pernah
    sebanding denganmu” lanjutnya.

    meleleh kakkkkk kyuuuuuuu makin sweettt

    Reply
  127. Aduuhhh sumpah part ini bener2 nyesek … Hiikkzzzzz 😭😭😭
    hyura egoisnya tinggi banged , kenapa coba gak mau ngikutin kata hati … Kasian kyuhyun 😭

    Reply

Leave a Reply to Laili Chan Cancel reply