Rache [part 3]

Happy Reading N Sorry For Typho ^^

***

Hyura terduduk lesu dikamar tidurnya. Pikirannya kusut memikirkan keadaan kakak dan tunangannya setelah insiden pemukulan yang dilakukan kyuhyun. Ditambahlagi dengan permintaan pria itu. Menikah. Hal yang tidak mungkin Hyura lakukan. Pertama, gadis itu memiliki tunangan dan tentu ia menyayanginya. Kedua, Hyura tidak menyukai Kyuhyun bahkan ia masih memendam sedikit kebencian pada pria itu dengan apa yang pernah Kyuhyun lakukan padanya dan yang ketiga, ia disini hanya karena untuk sebuah perjanjian. Tapi bagaimana Hyura menolak keinginana Kyuhyun yang sangat terobsesi dengan pernikahan?

“Kau melamun?” Hyura tersentak saat melihat Kyuhyun sedang berlutut didepannya, menatap gadis itu penasaran. Hyura masih bisa melihat luka lebam di pipi pria itu dan sudut bibirnya sedikit membengkak.

“Kau mengagetkanku”

“Maaf kalau begitu” Kyuhyun bangkit dan mengambil tempat disamping Hyura. Bersandar manja di bahu gadis itu sambil memeluk pingggangnya. Bersikap seperti biasanya seolah hari ini tidak terjadi apa-apa.

“Kau baik-baik saja?” Hyura sedikit melirik

“Tentu. Selama kau disampingku aku akan baik-baik saja”

Hyura melepaskan kaitan tangan Kyuhyun di pinggangya kemudian bangkit “obati dulu lukamu” Hyura mengambilkotak p3k di laci mejanya. Sejak dulu Kyuhyun meletakkan kotak peralatan obat-obatan cukup lengkap di kamar Hyura kalau-kalau gadis itu bertindak nekat lagi.

Kyuhyun hanya diam sambil memperhatikan Hyura yang sibuk mengobati lukanya. “Sakit?” Tanya Hyura saat mengolesi salep di sudut bibir Kyuhyun. Kyuhyun menggeleng pelan.

“Ini sama sekali bukan apa-apa” ujar pria itu pelan “aku pernah mengalami yang lebih parah” gerakan tangan Hyura terhenti lalu menatap Kyuhyun ingin tau. Semenjak mereka bersama Kyuhyun sama sekali tidak pernah menceritakan tentang dirinya. Segalanya hanya tentang Hyura dan gadis itu pun tidak ingin tau atau mencari tau. Tapi itu dulu, sekarang Hyura ingin mengorek lebih dalam luka yang pernah dialami Kyuhyun. Mungkin dengan begitu akan lebih mudah menyembuhkannya.

“Kapan?”

Kyuhyun mengangkat bahunya ” mungkin saat umur 12 tahun atau 13. Entahlah aku tidak benar-benar mengingatnya”

“Semuda itu” tanya Hyura sedikit terkejut sekaligus tertarik, bukan tertarik dalam arti sebenarnya tapi lebih penasaran dengan cerita dibaliknya. “Boleh kutau apa pemicunya?”

“Bukan sesuatu yang menyenangkan” wajah Kyuhyun berubah muram.

“Mau menceritakannya?” Hyura mengambil plester kemudian menempelkanya di sudut bibir Kyuhyun

“Mungkin lain kali” sahutnya enggan kemudian membuang muka. Pertanyaan Hyura membangkitkan kenangan yang tidak ingin ia ingat.

“Kenapa?” Tanya Hyura hati-hati

“hanya─tidak ingin membicarakannya”

            Hyura mendesah pelan kemudian mengagguk “oke” katanya pelan. Meskipun kecewa Hyura tetap menuruti permintaan Kyuhyun. Benar, mungkin lain kali. Batinnya, pelan tapi pasti gadis itu akan mengorek sedikit demi sedikit masa lalu Kyuhyun.

            “Kyu…”

            Kyuhyun menoleh “hmm”

            “mau mempekerjakanku?”

            “mempekerjakan?” Kyuhyun mengangkat sebelah alisnya

            “ya mempekerjakanku. Bukankah kau ingin aku selalu berada di sampingmu? Kau bisa mempekerjakanku sebagai sekertaris atau personal asistant mu misalnya”

            Dahi Kyuhyun berkerut tidak setuju “lalu membiarkanmu melayaniku? Mengerjakan sebagian pekerjaanku dan memerintahmu melakukan ini dan itu? Tidak akan!!”

            “Kenapa? Bukankah kau sering memerintahku? Memintaku untuk tidak melakukan ini dan itu? Lalu apa bedanya dengan bekerja denganmu. Lagipula aku juga membantumu”

            “mana bisa kau menyamakannya? Bekerja itu melelahkan, aku tidak mungkin membiarkanmu kelelahan”

            Hyura memutar bola matanya malas. Memangnya dia pikir hidup dengannya tidak melelahkan? Gerutu Hyura dalam hati “lalu aku harus bagaimana? Kau mengurungku dan aku tidak tau apa yang harus kulakukan disini”

            “tidak ada yang perlu kau lakukan selain berdiam diri di sisiku”

“tentu saja aku akan selalu berada disisimu selama bekerja untukmu Kyuhyun-ah”

“tapi tidak dengan bekerja Hyura-ya” sahut Kyuhyun tak mau kalah. Tentu ia tidak akan membuat Hyura bekerja meskipun hanya menjadi asistant yang diberi tugas memfotocopi selembar kertas.

“Kenapa? Kau tidak percaya pada intelektualitasku? Kau takut aku tidak mampu?”

“tentu saja bukan itu maksudku” sergah Kyuhyun cepat

“lalu apa?” tanya Hyura semakin mendesak, bukan tanpa alasan Hyura meminta bekerja. Ia hanya ingin memahami semua aspek kehidupan Kyuhyun termasuk memahami pekerjaannya. Tentu saja hal ini dilakukan hanya untuk kesembuhan Kyuhyun.

“kita akan menikah dan sebentar lagi kau akan menjadi istriku. Aku tidak akan membiarkan istriku bekerja”

“baru akan! Aku belum sah menjadi istrimu. Aku akan bekerja membantumu sampai kita menikah”

Kyuhyun mendengus kasar “sebenarnya apa yang membuatmu begitu ingin bekerja hah? Jangan membuatku menikahimu sekarang juga Park Hyura! Dan kau tau aku akan sangat bersyukur jika harus seperti itu”

Hyura menelan ludah kasar dan menutup mulutnya rapa-rapat kemudian tertunduk “aku hanya ingin lebih memahamimu, mungkin dengan membantumu di perusahaan aku bisa sedikit lebih mengerti tentang pekerjaanmu” gumam Hyura pelan dengan sedikit nada memelas. Tentu tidak ada kata tulus untuknya saat ini, atau mungkin belum. Berkata lemah lembut hanya taktik yang ia gunakan untuk meluluhkan Kyuhyun meskipun sebagian besar ia akan gagal.

Kyuhyun mendesah pelan lalu menyentuh dagu Hyura dan memaksa gadis itu menatapnya. “tapi tidak harus seperti itu honey” kata Kyuhyun melembut “kau selalu menemaniku saat bekerja pun akan sangat membantuku bahkan aku sangat bersyurkur” perlahan namun pasti Kyuhyun mendaratkan ciumannya di bibir Hyura, mulumat bibir gadis itu lembut. Sedangkan Hyura hanya bisa mematung, sedikit terkejut sebenarnya.

“istirahatlah. Kau pasti lelah” Kata Kyuhyun diiringi senyumnya setelah melepaskan tautan bibir mereka dan Hyura mengangguk menurut.

***

“kau baik-baik saja?” Hyura memelankan suaranya sebisanya. Ia mencuri-curi waktu saat Kyuhyun masih tidur terlelap untuk menghubungi keluarganya. Tentu ia khawatir dengan keadaan kakak dan tunangannya pasca berkelahi dengan Kyuhyun.

“hmm, bagaiamana denganmu? Apa dia melakukan sesuatu padamu?” tanya Leeteuk balik

“aku baik-baik saja, dia tidak melakukan apa-apa terhadapku. Dan─bagaimana keadaan Donghae Oppa”

“kau melihatnya sendiri, seharusnya kau bisa menebak apa yang terjadi padanya”

Hyura menggigiti kukunya merasa sangat bersalah membuat keadaan justru semakin runyam dengan membawa Kyuhyun kerumahnya “apa─keadaannya sangat parah?”

“dia di rumah sakit” sahut Leeteuk dingin.

“se..separah itu?”

“eoh…”

“Oppa… kau marah padaku?” Hyura bisa merasakan nada suara Leeteuk yang malas-malasan menjawabnya.

“Tidak”

“lalu? Kau tidak ingin berbicara padaku?”

“bukan itu. aku─ hanya…. aku begitu marah pada diriku sendiri” terdengar suara Leeteuk yang putus asa.

“Maafkan aku.”

“jangan meminta maaf, kau membuatku semakin buruk”

“bagaimana pun juga ini salahku, aku begitu merindukan kalian tanpa memperhitungkan apa yang akan terjadi”

“aku juga merindukanmu Hyura-ya. tapi seharusnya kau tidak membawanya pulang kerumah? Eomma tidak bisa berhenti menangis saat melihat keadaanku dan Donghae. Dan dia sangat takut terjadi sesuatu padamu. Pria gila itu sangat brutal, kau harus segera pergi dari sana atau aku sendiri yang akan menyeretmu pulang. Tidak peduli aku harus di cekiknya sampai mati yang terpenting kau bisa lepas dari pri gila itu”

“Kau tau itu tidak mungkin.  tidak akan terjadi apa-apa padaku, aku bisa menanganinya. Kau harus percaya padaku”

Leeteuk mendengus kasar “menanganinya? Kau pikir kau ahli jiwa hah? Aku lebih baik membusuk di penjara daripada harus membiarkanmu berada di dekat pria gila seperti dia”

“Oppa! Kyuhyun tidak gila, dan berhenti memanggilnya begitu!” Hyura sedikit tidak terima kakaknya terus saja mengutuk Kyuhyun. Karna pada kenyataannya Kyuhyun justru harus di kasihani bukan dijauhi.

“kau membelanya?” tanya Leeteuk terkejut dan tidak percaya

“aku tidak membelanya Oppa. Kyuhyun hanya sakit dan ia tidak gila, bukankah sudah kukatakan berulang kali! Dia……” ucapan Hyura terputus saat mendengar pintu kamar mandi di ketuk dua kali. Itu pasti Kyuhyun.

“Hyura-ya, kau di dalam?”

Hyura menjauhkan ponselnya dari telinganya “Sebentar lagi aku keluar” sahutnya kemudian menekan tombol flush untuk mengurangi kecurigaan Kyuhyun “Oppa nanti kuhubungi lagi”

“hey jangan lupa menjenguk Donghae” Hyura masih bisa mendengar kalimat terakhir Leeteuk sebelum ia menekan tombol merah yang berlambang gagang telepon. Dengan cepat gadis itu menyembunyikan kembali ponselnya dan keluar dari kamar mandi

“kau sudah bangun?” tanya Hyura begitu ia membuka pintu mendapati Kyuhyun berdiri didepan kamar mandi dengan tangan yang di masukkan ke dalam saku celana santainya. Meskipun tidak ingin mengakuinya tapi wajah pria ini begitu menggoda dengan rambutnya yang berantakan dan dengan muka bangun tidurnya.

“Hmmm” ujarnya manja dan menghampiri Hyura lalu meletakkan kepalanya di bahu gadis itu “kau menakutiku” Kyuhyun melingkarkan tangannya di sekeliling pinggang Hyura.

“Apa?”

“saat ku buka mata aku tidak menemukanmu di sampingku, ku kira kau meninggalkanku. Aku begitu takut”

Hyura tersenyum tipis “Pikiran mu bodoh sekali”

Kyuhyun mengangkat kepalanya cepat dan tersenyum seperti anak kecil“bukankah cinta bisa membuatmu bersikap bodoh?” ujarnya sambil menarik Hyura semakin menempel ke tubuhnya berusaha mencium Hyura namun gadis itu menahan dada Kyuhyun.

“Kenapa?”

“kau belum gosok gigi”

“lalu?”

“kau boleh bodoh tapi tidak boleh jorok”

“lalu bagaimana dengan morning kiss ku?”

“tidak ada morning kiss selama kau belum membersihkan dirimu” Hyura melepaskan tangan Kyuhyun yang melingkari pinggangnya dan sedikit mendorong tubuh Kyuhyun menjauh sedangkan Kyuhyun hanya memberengut “sekarang kau mandi dan akan ku siapkan sarapan” Hyura membalik tubuh Kyuhyun dan mendorongnya ke mulut kamar mandi.

“baiklah” sahut Kyuhyun sambil mencebik.

Hyura baru saja berniat berbalik saat Kyuhyun hendak menutup pintu kamar mandi namun tiba-tiba tangannya tertarik kebelakang dan tubuhnya berputar cepat hingga CUP

morning kiss” ujar Kyuhyun jail sambil mengedipkan matanya kemudian menutup pintu kamar mandi “tunggu aku di bawah honey” teriak Kyuhyun dari balik pintu, sedangkan Hyura masih terpaku di depan pintu kamar mandi hingga ia mengerjapkan matanya beberapa kali menyadarkan dirinya sendiri. Tanpa sadar ia tertawa kecil dan menggeleng pelan. Hyura berbalik menuju pintu kamarnya, seperti kata Kyuhyun ia akan menunggu pria itu di bawah tapi kemudian langkahnya terhenti begitu menyadari sesuatu.

Hyura mengangkat tangannya dan menyentuh pipinya sendiri. Untuk pertama kalinya selama tinggal di rumah Kyuhyun ia bisa tersenyum tulus. Bukan hanya akting atau topeng. Tapi benar-benar dari hatinya.

“tidak mungkin” gumam gadis itu sambil menggeleng pelan dan beranjak keluar

***

“kau akan ke China? Berapa lama?” tanya Nyonya Park cemas sambil membantu anaknya mengemas beberapa baju.

“Maafkan aku Eomma. Sebenarnya aku tidak ingin meninggalkan Eomma tapi aku harus mencari wanita itu. Yang bernama Cho Ahra” Leeteuk memasukan passport sebagai barang terakhir yang di jejalkan ke dalam tas punggungnya yang cukup besar.

“Eoh pergilah. Jangan Khawatirkan wanita tua ini, aku bisa menjaga diriku sendiri. Kau harus bisa membawa adikmu pulang” Nyonya Park mengusap lengan Leeteuk lembut.

“aku janji setelah urusanku dengan wanita itu selesai aku akan segera pulang”

Nyonya Park mengangguk

Leeteuk mengambil tasnya dan meletakkannya di punggung “ tidak perlu mengantarku, aku akan mampir melihat Donghae sebelum ke bandara”

“Eoh sampaikan salamku untuk Donghae dan untuk Hyangsuk meskipun pertunangan Donghae dan Hyura batal Kuharap keluarga kita masih bisa berhubungan dengan baik”

“tentu akan kusampaikan dan akan kujelaskan pada mereka. Aku pergi” Leeteuk memeluk ibunya singkat sebelum meninggalkan rumah.

Setelah Kabar Leeteuk masuk penjara karena kasus penggelapan uang keluarga Lee sebenarnya langsung memutuskan pertunangan Hyura dan Donghae namun pria itu masih memperjuangkan nasib hubungannya dengan Hyura namun ia tidak bisa lagi berbuat apa-apa saat Hyura meninggalkannya dan memilih tinggal bersama Kyuhyun. Selain itu keluarga Lee juga sangat marah mengetahui Donghae di pukuli oleh orang asing di rumah Hyura.

Dan itu semua menjadi tanggung jawab tambahan bagi Leeteuk sebagai kepala Keluarga untuk menjelaskan dan meminta maaf pada keluarga Donghae.

***

Selagi Kyuhyun tidak ada Hyura meminjam komputer milik pria itu untuk mengirim beberapa email pada beberapa penulis buku yang pernah ia baca di perpustakaan Kyuhyun. Kebanyakan para dosen atau profesor psikologi yang ia kirimi email dengan menjelaskan keadaan Kyuhyun saat ini.

Segala cara yang terpikirkan gadis itu pasti dilakukannya demi kesembuhan Kyuhyun dan dengan begitu pula ia bisa lepas dari pria itu, Namun jawaban yang Hyura terima sama sekali tidak membantu, kebanyakan dari mereka justru menyarankan agar Kyuhyun harus di bawa ke klinik mereka.

 “Kenapa mereka semua menjawab dengan jawaban yang sama? Apa mereka bersekolah di tempat yang sama?” Hyura menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan memerosotkan dirinya di kursi besar meja kerja Kyuhyun.

“permisi Nona”

Hyura tersentak lalu menegakkan tubuhnya melihat siapa yang datang

“oh, Kim Ahjumah. Ada apa?”

Salah satu pelayan kepercayaan Ahra tersebut mendekat dan memberikan telpon wireles pada Hyura “Nona Ahra ingin berbicara pada Anda”

“Eoh, terima kasih Ahjumah”

Kim Ahjumah menunduk lalu dan meninggalkan Hyura.

“Ya, Eonni, ini aku”

“bagaimana keadaan disana? Apa berjalan baik?”

“eoh, kau tidak perlu khawatir.” Hyura bangkit dari kursi kerja Kyuhyun dan merebahkan tubuhnya di sofa besar.

“benarkah?”

Hyura mengerutkan keningnya, nada bicara Ahra terdengar begitu tidak percaya “apa ada yang ingin Eonni bicarakan? Sengaja menghubungiku saat Kyuhyun tidak ada”

“kau sangat pintar” tanpa melihat pun Hyura bisa membayangkan seberapa menyebalkannya wajah Ahra sekarang

“katakan kalau begitu” Hyura mendudukan dirinya sekarang dan bersandar di punggung sofa

“kudengar beberapa hari lalu Kyuhyun terlibat sedikit insiden dirumah”

“lalu?”

“berani sekali kau membawanya kesana dan melibatkan Kyuhyun dalam pertengkaran keluargamu” Hyura memutar bola matanya muak. Astaga, memangnya siapa yang memulai perkelahian itu.

“aku yakin kau sudah mendengar semuanya. Tentu saja tidak akan ada yang terlewat olehmu. tapi kau tidak perlu khawatir karna aku tidak akan pernah membawa Kyuhyun lagi ke rumahku. Tidak akan pernah. Kau pasti sangat mengerti bagaimana prilaku adikmu itu”

“baguslah kalau kau mengerti. Dan kuharap kau juga memahamiku kenapa aku bersikap begini terhadapmu. Ini semua demi adikku”

“Ya Ya, tentu aku mengerti” sahut Hyura malas. Tanpa menunggu jawaban Ahra Hyura memutuskan sambungan telepn dan melemparnya sembarang.

 Entah benar atau tidak yang jelas Hyura tidak mempercayai Ahra menyayangi Kyuhyun. Terlalu aneh jika seorang kakak yang menyayangi adikknya tapi justru meninggalkannya dalam keadaan tidak sehat. Selain itu jika benar-benar Ahra menginginkan Kyuhyun sembuh seharusnya ia memberikan pengobatan terbaik untuk adikknya bukan justru memintanya yang tidak mengerti apa-apa untuk menyembuhkannya.

“cih, mana ada kakak yang seperti itu. kakak yang sebenarnya harus seperti Leeteuk Oppa” cibir Hyura. Gadis itu kembali merebahkan dirinya di sofa sambil memain-mainkan rambutnya. Begitu membosankan sendirian, tidak ada yang bisa dilakukannya. Segalanya terlihat monoton. Rasanya ingin menangis begitu membayangkan bagaimana harus melewati hari-hari selanjutnya di rumah besar itu.

Ingin sekali melarikan diri dari sana tapi itu tidak mungkin mengingat perjanjiannya dengan Ahra. Hyura datang kerumah itu dengan sukarela tanpa paksaan. Tapi untuk hari ini dia benar-benar bosan, sendirian dan tidak melakukan apapun.

Hey Jangan lupa menjenguk Donghae

Tiba-tiba saja Hyura teringat perkataan Leeteuk untuk melihat keadaan tunangannya. Yah Hingga saat ini ia masih menganggap Donghae tunangannya. Tapi bagaimana caranya agar ia bisa keluar dan kembali ke rumah itu tanpa sepengetahuan siapapun. Hyura menatap sekeliling langit-langit ruang kerja Kyuhyun. Hanya ruang kerja ini dan kamar Kyuhyun yang tidak di pasangi CCTV dan tentu saja kamar mandi. Sedangkan kamarnya sendiri terpantau CCTV yang langsung terhubung ke komputer milik Kyuhyun. Pria itu tidak akan membiarkan penjaga rumahnya melihat apa yang dilakukan Hyura dikamarnya tentu saja.

Hyura terbangun cepat saat memikirkan satu cara yang sepertinya bisa di coba. Ia mencari telepon wireles yang sempat ia lempar tadi dan menekan satu-satunya tombol yang ada disana dan langsung terhubung ke kepala pelayan.

“Ya nona. Ada yang bisa saya bantu” sahut suara di sebrang

“aku ingin menghubungi Kyuhyun”

“Baik Nona. Mohon ditunggu sebentar” terdengar nada tunggu berupa musik piano sebagai nada Hold, tidak sampai satu menit ia bisa mendengar suara berat Kyuhyun.

“Hyura-ya?” sahut Kyuhyun

“Kyu…. kapan kau pulang?”

“Ada apa? Apa ada masalah? Apa terjadi sesuatu?” tuntut Kyuhyun. Tidak biasanya Hyura menelponnya saat ia pergi ke kantor. Selama apapun ia meninggalkan Hyura, gadis itu tidak akan menghubunginya. Kyuhyun hanya mengetahui keadaan ataupun keberadaan Hyura melalui laporan pelayannya dan rekaman CCTV yang bisa ia lihat di komputernya.

“Tidak, bukan apa-apa, Aku hanya ingin tau kapan kau kembali”

“Maaf aku meinggalkanmu terlalu lama, akan ku…..”

“Tidak……….” potong Hyura keras

“apa?”

“maksudku, bisakah kau membawa beberapa buku baru untukku saat kau pulang nanti? Ada beberapa buku yang ingin kubaca”

“kau ingin membacanya sekarang? Kalau begitu kau bisa meminta salah satu pelayan dirumah untuk membelikannya untukmu”

“aku tidak mau orang lain membelikannya. Aku ingin kau”

Kyuhyun medesah pelan namun tersenyum “hanya itu?”

Hyura menggigit bibirnya sambil berpikir sebentar “Hmmm, tentu saja tidak. Apa yang sedang kau lakukan? Apa kau merindukanku?” tanya Hyura basa-basi. Tentu saja gadis itu tidak benar-benar penasaran apa yang sedang Kyuhyun lakukan sekarang.

“aku masih di sela-sela rapat, tentu saja aku merindukanmu. Huh seandainya aku bisa memindahkan perusahaan ini ke rumah” desahnya pelan

Hyura mengangkat sebelah alisnya, dasar pria aneh yang selalu terobsesi ingin memindahkan segalanya kerumahnya. “kenapa berpikir begitu? Letak perusahaanmu sangat strategis di pusat kota dan itu memudahkan karyawanmu”

“aku hanya bercanda, gedung ini dibangun sendiri oleh ayahku, tidak mungkin aku meninggalkannya.”

“baiklah lanjutkan pekerjaanmu. Aku tunggu dirumah”

“Baiklah, aku mencintaimu.”

“Ya aku tau,” Hyura menutup teleponnya dengan semangat kemudian beralih kekamar Kyuhyun yang langsung terhubung melalui satu pintu yang ada di ruang kerjanya. Gadis itu membuat kamar Kyuhyun seperti kapal pecah. Menumpahkan kopi keatas sprei dan gorden. Melemparkan baju-baju ke sembarang tempat dan juga buku-buku.

Hyura memijit tombol yang sama pada wireless yang masih di pegangnya dan meminta pelayan untuk membersihkan kamar Kyuhyun.

Hyura tau ini tidak benar, tapi hanya cara ini yang terpikir olehnya. Dengan menyekap salah satu pelayang rumah itu dan meminjam seragamnya hanya untuk keluar dari rumah Kyuhyun.

“maaf, aku tidak bermaksud menyakitimu” Hyura mengancingi seragam pinjamannya dan merapikannnya dengan menepuk-nepuk setiap bagiannya “aku janji tidak akan lama. Kau bisa bersantai disini” lanjutnya sambil mengambil Sprei Kotor, pakaian Kotor serta Gorden. Hyura mengikat pelayan wanita di salah satu Kursi yang ada di kamar Kyuhyun.

“Hmmmmm, Hmmmmmm….” Hyura menoleh ke pelayan tersebut kemudian membaca nametag yang menempel di dada kirinya. “Jung Hakyung. Itu namamu?” Hyura menyelimuti tubuh Hakyung dengan selimut tebal. “maaf, aku tidak sempat memakaikanmu baju. Kurasa selimut tebal ini bisa menghangatkanmu, aku juga akan menyalakan pemanasnya”

“Hmmmm….ehmmmmm” Hakyung menggeleng cepat dan berusaha mengeluarkan suaranya sekeras mungkin.

“sstttt jangan mengeluarkan suara. Aku janji tidak akan lama” apapun yang dikatakan Hyura Hakyung terus saja menggeleng “jika kau dan aku bisa melewati ini semua, aku akan mempromosikanmu sebagai pelayan terbaik. Okey? call?” Hyura mengedipkan matanya dan bergegas mengumpulkan kain kotor dan membawanya didepan dada. Menumpuknya menjadi satu hingga menutupi setengah bagian bawah wajahnya dan di bantu dengan rambutnya yang tergerai

Hyura keluar kamar Kyuhyun dengan tertunduk dan berjalan cepat menuju ruang laundry.

“Hey kau” langkah Hyura terhenti saat ada yang menegurnya. Habislah aku. Batinnya. Hyura tidak bisa melihat siapa orang tersebut, ia terus saja menunduk dan semakin merapatkan dekapan tumpukan kain yang di bawanya. Sedangkan jantungnya berdegup kencang hingga keningnya berkeringat saking gugupnya ia saat ini.

Ia melihat ujung sepatu lainnya berjalan semakin mendekat ke arahnya. Rasanya ingin berbalik dan berlari namun kakinya serasa kaku.

“kau menjatuhkan ini” sebuah tangan mengulurkan sebuah kaos kaki ke arahnya.

Gadis itu mendesah lega dan Secepat kilat Hyura mengambilnya kemudian sedikit menunduk sebelum pergi.

Beruntung di ruang Laundry sedang tidak ada siapapun. Ia mengambil beberapa pakaian tergantung yang sudah bersih kemudian menjejalkannya ke dalam sebuah plastik besar kemudian menjejalkan secara asal ke dalam nya. Membuat plastik tersebut seperti karung sampah. Sebelum keluar Hyura menggunakan masker yang tersedia di sana.

Hyura menyeret plastik besar tersebut saat keluar dari ruang Laundry. Karena ruang laundry berada terpisah dari rumah utama tepatnya berada di sisi kiri rumah utama membuat Hyura lebih mudah keluar. Ia hanya perlu melintasi halaman depan dan keluar pagar.

Dua orang penjaga di halaman terus memperhatikan Hyura yang yang sedkit bersikap aneh. Terus tertunduk dan menggunaka masker.

“Uhuuukkk…uhhuuukk” Hyura pura-pura terbatuk saat melewati mereka dan degupan jantungnya tidak berkurang sedikitpun sampai salah seorang penjaga membukakan pintu gerbang untuknya.

Seperti terlepas dari belenggu, tubuh Hyura terasa begitu ringan dan seperti menghirup udara bebas, sangat nyaman. Betapa sesaknya ia terus berada di rumah besar Kyuhyun.

 Hyura membuang maskernya dan meletakkan bungkusan plastik besar tadi tidak jauh dari rumah Kyuhyun. Ia mencari beberpa potong baju bersih yang sempat ia ambil dari ruang laundry. Hanya celana Jins berwanra kelabu yang kebesaran dan juga sweater tipis berwarna putih gading. Tapi ini lebih baik ketimbang pergi kerumah sakit dengan seragam pelayan.

Rencananya memang tidak selalu sempurna. Dan sekarang Hyura kebingungan harus kemana. Ia bahkan tidak tau Donghae di rumah sakit mana. Ia juga tidak membawa ponsel ataupun uang.

“Aisshhh sial. Aku benar-benar bodoh” Hyura memukul kepalanya sendiri. Merasa begitu ceroboh hingga melupakan hal terpenting. Gadis itu berjalan lesu ke arah jalan raya terduduk lesu di halte bus. Berharap ada yang menjatuhkan uang. Namun matanya terlihat berbinar saat melihat pasangan menyetop taxi. Tentu saja ia bisa menggunakan taxi dan membayarnya di rumah.

“Astaga, kenapa tidak terpikirkan olehku?”

 ~

Nyonya Park begitu terkejut melihat putrinya datang tiba-tiba dan meminta onkos taxi.

“Hyura-ya apa yang terjadi? Dan ada apa dengan baju kebesaran ini?”

Hyura tersenyum lebar, dan tanpa memperdulikan pertanyaan ibunya ia langsung memeluk wanita paruh baya tersebut “Eomma Aku merindukanmu”

“Hyura-ya. Bagaimana…. kau?”

Hyura melepas pelukannya dengan senyum yang masih mengembang “tentu aku bisa, jangan meremehkan anak Eomma” sahutnya penuh bangga

Nyonya Park ikut tersenyum lalu menyentuh pipi putrinya “apapun itu, Eomma lega kau baik-baik saja”

“Tentu saja, tidak akan terjadi apa-apa padaku. Tapi, dimana Oppa?”

“Oppa mu sedang ada urusan pekerjaan” Nyonya Park Menggandeng Hyura membawanya duduk di sofa ruang tamu.

“Oppa sudah mendapat pekerjaan?”

Nyonya Park Hanya mengangguk, entah untuk alasan apa ia tidak ingin memberitau perihal kepergian Leeteuk ke China.

“apa pekerjaan Oppa bagus? Dimana dia bekerja? Aneh, dia tidak mengatakan apapun saat aku menelponnya. Bukankah ini kabar baik?”

Nyonya Park Hanya tersenyum tipis tanpa menjawab pertanyaan putrinya “kau akan kembali ke rumah”

“Belum,” sahut Hyura lesu “aku harus kembali ke rumah Kyuhyun, aku keluar hanya untuk bertemu Eomma dan menjenguk Donghae Oppa.”

“mengenai Donghae, ada yang perlu kau ketahui nak”

“Apa?”

“keluarga Lee telah membatalkan pertunangan kalian”

Hyura tertunduk semakin lesu, cepat atau lambat hal ini pasti terjadi. Ia sudah menduganya namun masih ada perasaan tertusuk jarum di dadanya meskipun hanya jarum tapi sakitnya tetap terasa. gadis itu menghela nafas panjang lalu kembali menatap ibunya penuh harap “Eomma bisakah kau mengantarku menjenguknya? Waktuku tidak banyak”

Nyonya Park mengangguk “Baiklah, kita pergi bersama”

***

Hyura dan ibunya berjalan beririnagn di lorong rumah sakit tempat Dongahe di rawat kemudian terheti di pitu kamar Donghae. Setelah mengetuk dua kali Hyura menyembulkan kepalanya terlebih dahulu. Sepertinya Donghae tidak mendenagr ketukan pintu, Pria itu terlihat termenung sambil terduduk di ranjangnya melihat ke arah jendela. Wajahnya jauh dari kata baik-baik saja, masih terlihat lebam keunguan di pipinya dan sobek di sudut bibir pria itu juga perban di sekeliling pelipisnya hingga membuat Hyura semakin merasa bersalah.

“Oppa…” panggil Hyura pelan setelah pintu terbuka semua.

Donghae menoleh dan sangat terkejut melihat Hyura di sana. Dia pikir tidak akan bertemu lagi dengan Hyura dalam waktu yang sangat lama. “Hy..Hyura-ya? Eomonim?”

Nyonya Park masuk terlebih dahulu melewati Hyura dan langsung duduk di ranjang Donghae. “bagaimana keadaanmu nak?” tanyanya penuh sayang. Tentu saja ia sudah menganggap Donghae seperti putranya sendiri.

“keadaanku semakin membaik, tidak perlu khawatir” sahutnya ringan kemudian menoleh ke arah Hyura yang masih terdiam di ambang pintu. “apa yang kau lakukan disana? Kemarilah” pinta Donghae. Hyura menatapnya sebentar lalu berjalan mendekat dan berhenti di sisi ibunya.

“Oppa, Maafkan aku. Aku benar-benar minta maaf.” katanya pelan dan penuh penyesalan.

 Donghae memajukan tubuhnya lalu menarik tangan Hyura mendekat hingga membuat gadis itu hampir menubruk ranjang “Dasar bodoh, kau pikir aku mau mendengar kata maaf darimu setelah apa yang terjadi eoh?”

Nyonya Park tersenyum tipis lalu berdiri, ia merasa ini bukan lagi bagiannya. “kalian bicaralah dulu, Eomma akan keluar sebentar?”

“Eomma Kau mau kemana?”

“Aku lupa belum makan, aku akan mencari sesuatu untuk di makan di sekitar sini” Sahutnya beralasan “Eomma tidak akan lama” tanpa menunggu lagi Nyonya Park keluar kamar begitu saja meskipun putrinya terus memanggilnya.

“Eomma?” Keluh Hyura sambil menatap pintu setelah tertutup

“Ya! Eomonim sangat berbaik hati memberikan kita waktu berdua. Jangan sampai kita menyia-nyiakannya” Donghae kembali menarik Hyura dan membuat gadis itu terduduk di ranjang. Namun Hyura belum mau mengangkat dagunya.

“Kenapa? Kenapa tidak mau menatapku? Kau tidak merindukanku?”

“Kau tau bukan itu” sahutnya pelan

Donghae menghirup nafas dalam lalu menggenggam tangan Hyura. “jangan memasang wajah seperti, aku tidak suka melihatnya”

Hyura mengangkat wajahnya dan menatap Donghae tidak mengerti “apapun yang terjadi kau harus tersenyum saat bertemu denganku. Karena jika tidak… aku bisa saja nekat membawamu pergi tanpa memperdulikan apapun. Tapi, jika aku melakukan hal itu justru akan mempersulitmu dan keluargamu”

“Oppa…”

“Karena itu kau harus tetap tersenyum” Donghae menarik kedua sudut bibirnya, memaksa tersenyum meskipun matanya sedikit berkaca “Kau mengerti, Park Hyura?”

Hyura mengangguk kecil.

“anak pintar” Donghae mengusap puncak kepala Hyura lembut lalu memeluknya, menghirup aroma gadis yang dirindukannya dalam-dalam “aku sangat merindukanmu” ucapnya rendah di leher Hyura.

Hyura membalas pelukan Donghae lebih erat “Begitu Juga denganky”

 Donghae melepas pelukannya dan menatap Hyura serius “aku akan menunggumu. saat kau bersama pria lain, kau harus ingat ada aku yang sedang menunggumu.”

Hyura mengangguk mantap

“tapi Oppa, bukankah pertunangan kita sudah dibatalkan?”

“pertunangan hanya sebuah simbol, aku tidak pernah memperdulikan pertunangan itu. Bagiku bagaimana perasaan kita yang sebenarnya lah yang terpenting”

“orang tuamu pasti tidak akan setuju”

“mungkin awalnya agak sulit, tapi aku akan berusaha meyakinkan mereka. Bagaimanapun kau adalah wanita pilihanku. Mereka hanya perlu memberi restu”

Hyura mengangguk mengerti. Menit-menit selanjutnya diisi dengan obrolan ringan yang jauh dari permasalahan mereka. Meskipun terkesan lari dari masalah tapi Hyura bisa menemukan dirinya bisa tersenyum ringan atau pura-pura kesal bahkan merajuk dengan lelucon Donghae. Benar-benar seperti sepasang kekasih,  hingga ibunya kembali dan  menyadari ia terlalu lama meninggalkan rumah Kyuhyun.

Hyura pamit bersama ibunya dan ia berjanji akan mulai menghubungi Dongahe jika memungkinkan. Nyonya Park mengantar Hyura hingga beberapa Rumah sebelum rumah Kyuhyun. Mengingat ada CCTV di depan pintu gerbang rumah pria itu. Hyura memasuki rumah Kyuhyun dengan cara yang sama saat keluar dari rumah itu.

Betapa leganya ia melihat pelayan Hakyung sedang tidur terlelap masih ditempat yang sama saat ia meninggalkannya.

Hyura mengguncang pelan bahu Hakyung “Hakyung-ah bangunlah…. Hakyung-ah”

Hakyung mengerang sebentar lalu matanya terbuka sempurna saat melihat Hyura, gadis itu mulai berusaha lagi mengucapkan sesuatu dari balik plesternya.

“aku akan melepaskanmu jika kau diam” kata Hyura pura-pura mengancam. Hakyung seketika berhenti mengoceh. Dan Hyura mulai mmebuka ikatannya dan melepaskan yang menyumbat mulut gadis itu.

“Nona!” erang Hakyung “bagaimana kau bisa melakukan hal ini terhadapku? Bagaimana jika ketahuan?” Hyura melepas seragam pelayan dari tubuhnya lalu menyodorkannya pada Hakyung. Gadis itu berdiri dan sedikit melakukan peregangan setelah beberapa jam diikat tidak berdaya oleh majikannya baru kemudian memakai seragamnya lagi.

Hyura terkikik “tentu saja jika kita tertangkap kau dan aku akan habis” ia mengambil pakaian baru dari lemari Kyuhyun namun tidak menemukan pakaian wanita di sana. Hanya baju-baju santai milik Kyuhyun. Hyura memutuskan mengambil kaos oblong milik Kyuhyun dan celana Training pria itu kemudian memakainya dengan cepat

“Nona…”

“aku hanya bercanda. Tidak akan terjadi apa-apa selama aku berhati-hati, dan lain kali kau harus membantuku lagi”

Mendengarnya Hakyung menatap Hyura ngeri “lain kali?”

“hey, bukankah tadi aku membicarakan soal promosi? Apa kau mau naik gaji?”

“Huh?”

“ayolah…” bujuk Hyura

Hakyung berpikir sejenak kemudian akhirnya mengangguk “Ba….baiklah Akan kubantu sebisaku”

 Hyura tersenyum puas dan menepuk pelan pundak Hakyung “aku tau bisa mengandalkanmu. Sekarang pergilah, pasti kepala pelayan mencarimu”

Hakyung menunduk sebelum keluar, meninggalkan Hyura yang tersenyum puas. Begitu gembira bisa bertemu ibu dan tunangannya. Sekarang ia hanya perlu menunggu Kyuhyun dan berpura-pura kebosanan karena ditinggal seharian olehnya.

***

Hyura menggeliat pelan saat merasakan sesuatu menggelitik lehernya. Perlahan ia membuka mata dan melihat Kyuhyun tersenyum ke arahnya. “kau sudah pulang?” tanyanya serak. Gadis itu tertidur di sofa ruang kerja Kyuhyun dengan beberapa buku menumpuk di perutnya. Hyura bangkit lalu mengucek matanya sendiri. Tanpa ia sadari tindakannya membuat Kyuhyun semakin gemas terhadapnya. Apalagi saat ini ia menggunakan pakaian pria itu. kaos yang kebesaran hingga menampilkan bahu kirinya yang putih mulus dan celana training kepanjangan yang menenggelamkan kakinya.

“kau tau, penampilanmu sangat mempesona” Kyuhyun membelai pipi Hyura lembut lalu menyisir rambut berantakan gadis itu hingga menyelipkan di belakang telinga.

“mempesona apanya” Hyura mengacak rambutnya sendiri hingga berantakan lagi dengan muka mengantuk membuat Kyuhyun tertawa kecil lalu mengecup kening gadis itu sekilas. Kyuhyun menoleh kebelakang dan mengambil paper bag yang cukup besar lalu memerkannya. “pesananmu tuan putri”

Hyura memandangnya sedikit terkejut lalu tersenyum sekilas, bahkan ia tidak ingat memesan apa. “kau ingat?” Hyura menerimanya lalu meletakkanya begitu saja membuat kening Kyuhyun berkerut.

“tidak mau melihatnya dulu?” tanya Kyuhyun heran

“aku akan melihatnya nanti. Sekarang ceritakan apa yang terjadi hari ini? Semuanya lancar?”

“Tentu, hanya weekly meeting biasa dan teleconference dengan beberapa cabang” Kyuhyun membuka jasnya dan dasinya yang mencekik lehernya seharian ini lalu membuka 2 kancing dan menggulung lengan kemejanya hingga sebatas siku.

“lalu bagaimana denganmu? Seharian ini apa saja yang kau lakukan?”

“tidak ada yang menarik” sahut Hyura acuh kemudian bangkit berdiri dan menarik Kyuhyun ikut berdiri “temani aku makan malam. kau belum makan kan?” Kyuhyun mengangguk dan mengikuti Hyura yang membawanya ke dapur. Disana mereka bertemu dengan Ahjumah yang sedang membersihkan kitchen set

“ada yang anda perlukan?” tanyanya sopan

“tidak, kau kembalilah bekerja. Aku akan mengurusnya sendiri” sahut Kyuhyun lalu mendudukkan Hyura di meja bar yang langsung berhadapan dengan kitchen set “diam di sini, akan kubuatkan sesuatu”

Hyura duduk sambil memangku tangannya memperhatikan Kyuhyun yang mulai sibuk mengeluarkan beberapa bahan makanan dari kulkas dan menggunakan aproan.

“kau ingin buat apa?” tanya Hyura penasaran saat Kyuhyun mulai mengupas kentang. Gadis itu turun dari bangku tinggi dan menghampiri Kyuhyun. “ada yang bisa kubantu?”

“tidak perlu, kau duduk saja di sana” sahutnya tanpa mengalihkan perhatiannya.

“Kenapa? Aku juga bisa memasak. Berikan padaku” Hyura mengambil kentang dari tangan Kyuhyun lalu mengambil pisau dan mengupasnya. “lihat, aku juga pandai kalau hanya mengupas kentang”

Kyuhyun tersenyum tipis lalu mengambil aproan dan memasangkannya di tubuh Hyura “pakai ini, jika tidak bajumu bisa kotor”

“Oke”

Kyuhyun mengambil jagung dan jamur ke bak cuci lalu mencucinya dengan sabun Khusus sayuran. “oh ya besok kita akan bertemu desaigner mu”

“desaigner apa?” tanya Hyura masih terfokus pada kentang yang dikupasnya

“Gaun pernikahan untukmu tentu saja”

“per….akkhhhhh….” Hyura mengiris jarinya sendiri saat mendengar kata ‘pernikahan’

“YA! Apa yang kau lakukan?” Kyuhyun melempar sayurannya begitu saja lalu menghampiri Hyura meraih jari tengah gadis itu yang teriris pisau lalu memasukkannya ke dalam mulutnya.

“Sakit…” ringis gadis itu

“Ya ampun, kau harusnya hati-hati. Kemari” Kyuhyun mendudukkan Hyura di kursi tinggi lalu mengambil plester di kotak p3k yang tidak jauh dari mereka dan membalut luka Hyura.

“sebaiknya kau diam saja disini dan jangan lakukan apapun” Kyuhyun hedak berbalik ke konter dapur tapi Hyura menahan lengannya. Kyuhyun menoleh menatap Hyura bingung. “wae?”

Hyura menggeleng pelan “aku sudah tidak lapar” topik perikahan membuat nafsu makannya menguap entah kemana.

“Bukankah kau belum makan?”

“aku tidak lapar. Aku lelah, sebaiknya aku tidur” Hyura pergi begitu saja meninggalkan Kyuhyun yang kebingungan.

“Hyura-ya kau harus makan! Park Hyura!” Hyura hanya terus berjalan lalu menghilang di balik tembok meskipun Kyuhyun memanggilnya “YA!” Kyuhyun melepas aproannya kasar dan menyusul Hyura.

Belum sempat gadis itu mencapai pintu kamarnya ia merasa ada yang menarik lengannya hingga terpaksa berbalik.

“ada apa denganmu?” tuntut Kyuhyun

“tidak ada, aku hanya lelah”

Kyuhyun mendesah dalam “Baiklah, kita tidur saja tidak usah makan” Kyuhyun menggandeng Hyura untuk berbalik menuju kamarnya tapi Hyura menahan tangannya hingga membuat Kyuhyun menoleh lagi.

“aku mau tidur di kamarku”

Kyuhyun mendengus kasar lalu membuka pintu di depan mereka dan masuk ke kamar Hyura. Gadis itu langsung melepas tautan tangan mereka dan masuk kedalam kamar mandi dan membuat Kyuhyun semakin gusar. Ia baru saja berniat mengetuk pintunya saat mendengar suara gemericik air dari dalam.

Tidak terlalu lama sampai Hyura muncul dari balik pintu kamar mandi dan Kyuhyun masih setia menungunya di depan pintu. “kenapa berdiri disini?” tanya Hyura sambil membasuh mukanya dengan handuk.

“aku mau ke toilet”

Seakan mengerti Hyura menyingkir dan memberikan jalan untuk Kyuhyun. Tentu saja ia tidak berbohong, ia memang butuh akses ke kemar mandi. Kyuhyun baru saja ingin membuka penutup kloset namun ada sesuatu yang sedikit mengganggu pemandangannya. Tutup tempat penampungan air di belakang Kloset sedikit bergeser atau lebih tepatnya tidak pada tempatnya.

Kyuhyun menggesernya sedikit agar tertutup namun terlihat ujung plastik yang menyembul dari dalam saat ia melakukannya. Kyuhyun pun membuka penutupnya dan terlihat bungkusan plastik yang mengambang di penampungan air. Ia mengambil dan membukanya.

“ponsel?” alis Kyuhyun saling bertaut

Tanpa ragu Kyuhyun menghidupkannya dan langsung bergetar tanda pesan masuk.

1 message received    

From : Donghae Oppa

Kau sudah sampai rumah? Kabari aku jika sebisamu

Terima kasih sudah menjengukku

Aku sangat senang

Aku Mencintaimu, Baby.

Brakkkk

Kyuhyun melempar ponsel Hyura ke dinding hingga pecah berkeping-keping. Dadanya panas membaca pesan tersebut. Mata Kyuhyun berkilat marah lalu menoleh kasar ke arah pintu “Park Hyura! Kau……..”

TBC

Saya bener-bener minta maaf gegara telat peke banget publisnya hihihihi *di timpung Reader *ngumpet di belakang Hae :p :p :p

hampir 2 bulan saya ga apdet dan Cuma bisa ngasi ini *sigh

sekali lagi saya minta maaf N jgn lupa bwd RCL ^^

buat next part mudah-mudahan bisa secepetnya

See ya ^^

246 thoughts on “Rache [part 3]”

  1. Tbcnya kenapa harus disituuu 🙁 penasaran banget
    Oh ya, seneng banget waktuff ini update
    Semoga next update lebih cepet yaa
    Kalo boleh saran sedikit, tanda bacanya harus lebih dirapiin ya unnie supaya lebih bagus lagi ffnya
    Hwaitiiiing

    Reply
  2. Yyyeeaayyy…
    Finally di publish jg part 3 nya, aku tiap hari itu mampir mulu n b’hrp ada part 3.
    Aduh.. Aduh..
    Itu Kyu tau, gimana nih??
    Pasti tambah ngamuk bgt deh, ga berani bayangin ahh..
    Pokok’a part 4 GGGAAAA BBBOOOLLLEEEHHH kelamaan ya.. #maksamodeon..
    Hehehe.. XD
    Semangat ya Eonni..
    Jia Jung

    Reply
  3. omaigat omaigat apa yg akan dilakukan jyuhyun pada hyura dan donghae… iiissshhh jinjayo…. ntu ntu lagian sih hyura sembarangan banget gk hati2 aduuuuh jai makin penasaran ama next partnya…. huaaaa tolong thor lanjutannya cepetan dikit jangan ampe 2 bulan kek part ni tiap hari mantengin bloh terus dan gk ad ff yg di publish.. dan pas liat udah ada rache langsung jingjrak2…

    Reply
  4. Akhirnya rilis jg rache part 3 nya. Wah siaga 3 buat hyura, kyu mulai mengamuk. ., jadi serem bayangin. Hyura diapain ya? Ih ahra bkn kakak yg baik, org kyu yg salah malah nyalahin hyura, dasar org kaya kelakuan nya mcam gt. , ditunggu next part. .

    Reply
  5. Ohhh myyyy,,, matilah hyura!!!! Kau sdh membangunkan singa yg sdg tdur..
    Next part palliwa min..:)
    Gumawo udh blh bca ff u,,

    Reply
  6. kyuhyun serem banget si >.<
    tapi sebenernya suka liat kyuhyun posesif sama hyura tpi kalau lagi marah serem banget aduh gila , kalau jadi hyura si nggak kuat ,,,
    next part ditungg ^^

    Reply
  7. author sudah bekerja keras…bow
    Penasaran apa yang membuat Khuhyun seperti itu. Aku berharap, dia bisa sembuh. Jika keluarga Lee sudah tidak bisa menerima Hyura, semoga happy ending untuk Khuhyun. Dia berhak bahagia.
    TBcnya sangat tanggung thor, semoga next part cepat di post ..

    Reply
  8. Aish… ini ff di terusin….
    Aku suka banget sama ff ini.
    Beberapa hari yang lalu aku cerita tentang ff ini ke teman ku. Dan ternyata dia antusias mendengarkannay.
    Daebak

    Reply
  9. Konfliknya muncul, eh taunya TBC !!!
    Happy ending buat kyuhyun. Semoga hyuranya kecantol sama dia huehehehe
    Tuh keluarga donghae aja udah ga setuju, udah sih ga usah dipertahanin hahahahaha *smirk
    Semoga ga lama ya kelanjutannya 🙂

    Reply
  10. Kyaaaaa~~~ finally!!
    Makin bikin greget critanyaa, duh authornya pinter bgt sih pas bagian itu di tbc-in(?) makin bikin penasaran kann~
    Pokoknya ditunggu next partnya (:

    Reply
  11. Akhirnya part 3 nya publish jg
    OMG Kyu saking cintanya ama Hyura sampe2 semua keinginan Hyura diturutin
    Aduhhhhh Hyura kurang pinter sih nyimpen handphone, tuh buktinya masih bisa ketahuan sama kyuhyun
    Ayo Kyu percepat pernikahan kalian
    Ditunggu next chap thor
    Keep writing

    Reply
  12. yaampun chingu.. thanks banget yah akhirnya di publish.. nunggu sebulan lebih bulak balik check blog.. hihi.. terus berkarya yah.. keren bgt.. part selanjutnya jangan lama” y chingu hoho ^^

    Reply
  13. Nunggu ampe lumutan and jeongmal mianhae bru coment karna tak tahu sebab apa kalo nunggu loading memuat coment pasti jwabannya “periksa jaringan seluler dan wifi anda atau non aktifkan modus pesawat anda” #curcol pat ini bkin spot jantung thor 😆
    Gomawo
    Annyeong

    Reply
  14. Daebak…. Ffx neomu… Neomu daebakk
    author tega bnget sich msk ngesharx lama.. Bget
    aq kand tiap hari liat wp nie….
    Pokokx nnti share part 4x gk bleh lama low perlu harus ad NC titik. #otakyadongkumat* he3 piss thor…
    Aq gk mksa kok.. author jgn tersinggung ea…????? Aq kand cma ngsih solusi!!! 😉
    Thor keep writing n fighting ne 😉

    Reply
  15. Nah, karna author telat amit updatenya, sebagai tebusan, part 4nya buruan yah.. Kkk~ *kidding* akhirnya, Hyura udah mulai perhatian sama Kyuhyun. Tinggal nunggu jatuh cintanya nih kkk~ hyura ceroboh euy. Gak tau deh, nanti diapain ma Kyuhyun. Semoga Donghae masih selamat… Author, semangat nulisnya!

    Reply
  16. wow, dikira bakal adem ayem aja tapi ternyata konfliknya di akhir, tbc pula -_-
    sejujurnya menunggu itu membosankan jadi jangan lama2 ya part 4-nya :))

    Reply
  17. knp tbc nya hrs dstu?
    aissh, kyu mrh besar tuh pstinya
    hyura dlm mslh bsr -_-
    tp ngomong” ada yg aneh sama ahra ya
    sbnnya ksian sama kyu tp dy trlalu protective sama hyura
    ditunggu lanjutannya yaa

    Reply
  18. Aigoo Hyura ketahuan, sepintar2nya Hyura menyembunyikan semuanya dan merencanakan sesempurna mungkin akhirnya ketahuan juga.. Seram bgt Kyu oppa marahnya, smg ada yg membantu Hyura, kasihan kalau smp disiksa sama Kyu oppa.. ditunggu kelanjutannya ya chingu, ff nya seru banget

    Reply
  19. Kenapa harus ada tulisan tbc?!?!?!?!? itu ponselnya ketauan, terus si hyura gimanaa?!?!??! daebak thor bikin penasaran hehe gak sabar buat part selanjutnyaa, Fighting!!

    Reply
  20. Whoaaa!
    Akhirnya part 3 ada juga.. 😀
    aigoo.. Hae oppa romantis, rela nunggu demi cinta.. 😀
    bingung milih kyura atau haera.. -_-
    ah molla, yg penting tetep di lanjut ni ff..
    Fighting thor, cpt di publish lg ya? Part 4 nya.. 😀

    Reply
  21. Akhr ny update juga:)
    Huuuft konflik muncul lagi semoga happy ending kyu or donghea yg jadi sama hyura aku dukung tapi bkin kyu sembuh dnk serem liat kyu kaya org gila gtu hehee
    Thor jgn lama2 heheee

    Reply
  22. akhirnya publish jugaaa ^^
    hah, ketauan lagi deh hyura , emosi si kyu psti lgsg meledak lagi
    oke , ditunggu part selanjutnya dan semoga gak lama rilisnya

    Reply
  23. Yap chingu… Klamaan apdetnya.. Tpi tak apalah…. Yg pnting lanjut z…. Hehehh
    waduhh epil ngamuk… Perang ke 3 d.mulai…. -_-‘ moga2 hyura selamat dunia akhirat /?
    Next part’a cptn ne… Dtnggu slalu pokoknya.. 😉

    Reply
  24. akhirnya setlh sekian lama menunggu, publish jg!
    pelayan kyu bisa d ajak kerjasm jg ama hyura. lucu….
    aQ lebih seng kyu ama hyura drpd hyura ama donghae soalny kelgnya donghae kn udah ngga suka ama hyura, pasti klu udah gitu belakang2 ada ajah problem, klu sm kyukn, kyu nya udah cinta setgh mati ama hyura, posesif lg.
    yach…kok finallynya menggantung, bikin panasarn sist…d tunggu secptny yachnext part….soalny penasaran..

    Reply
  25. Meskipun hyura pergi diam2nya gak ketahuan hari yang sama kyuhyun malah tahu ponselnya dia.
    Huhh bakal murka ne si evil.
    next chap ditunggu.

    Reply
  26. padahal ya kyuhyun itu perhatian dan sayang bngt sama hyura, bahkan kyu bakal memberi apa aja yg di minta hyura, hanya saja caranya kyu memperlakukan hyura yg gk boleh deket sama org lain itu yg buat hyura gk suka. kyu terlalu mengekang hyura utk hal yg 1 ini. tp kyu jga gk salah. karena kyuhyun itu punya kelainan jiwa makanya dia berbuat gitu.
    tp kalau aja hyura ya punya rasa ke kyu kayak rasa cintanya ke hae, aku nyakin hyura gk bakal menolak di perlakukan kyk gitu.

    lagian hyura nekat bngt jenguk hae, pasti dia bakal makin di kurung kyuhyun la, kyu kan kalau marah suka hilang kendali 🙁

    Reply
  27. akirny kluar jga ffny
    udh lama nunggu klanjutanny
    gk kbyang dh gmn takutny jdi hyura yg nadepin sikap kyuhyun yg bgtu nakutin
    lanjut lanjut tp jgn lama2 u.u

    Reply
  28. Wahh Kyuhyun kalo lg marah serem bangett itu Hyura mau di apain?? Kyu jangan apa apain Hyura kasian 🙁
    ko donghae nya kasian bgt gak kuat liat nasib donghae apa lg wkt di pukulin Kyuhyun,,aku sampe nangis loh thor
    Next part,,Jangan lama lama ya 🙂

    Reply
  29. Eonni lama banget sih publisnya aku sampe bosen nungguin nya? Tapi gpp sekarang udah aku baca. Seru abiss tapi masih ngegantung di tunggu kelanjutannya.
    Apakah kyuhyunnya ngamuk2 atau tidak?
    Cepetan yah un aku udah kepo banget nih.
    Gomawo udah di possting:)
    saranghae^^

    Reply
  30. Wooooah akhir.a bisa baca lagi nie kelnjutan ff.a
    Kyuhyun tau semua.a?? Apa yg akan terjadi?? Dan apa yg membuat kyuhyun menjadi emosional dan tempramental begutu??? Lanjuuuut dan d.tunggu jg lanjutan My Brother’s Girl #keep writing

    Reply
  31. kyuhyun galak banget sih kasian kan hyura.a
    :'( sabar ya hyura nanti klo kyuhyun udah sembuh dia ga bakalan deh galak.galak lagi ke kmu hehehhe…

    eonni semangat ya buat nulis next chapter.a
    eonni luarrrr biasaaaaaaaaa

    Reply
  32. hampir ajh lupa sm jln ceritanya…. abis publisnya kecepetan (?)
    Kyu makin kesini makin ngeri ihh…. kasina nasib bang ikan… sbnrnya kyu sakit apa sih?? penasaran. smga ntr mah publisnya lebih cepet. amin.
    fighting! 🙂

    Reply
  33. Omona omona omona… Jantungan aq sampe tutup mata baca yg kalimat terakhir ntu… Aishhhh nape meati kyuhae.. Ga bisa milih…
    Kasian kyu tpi onge juga kasian…. Gimana tuhhh galau mampusss

    Reply
  34. Omo omo omo!!!
    Serem banget pas kyu manggil Hyura :&
    Kasian juga Donghae sampe masuk rumah sakit :’(
    Cepetan lanjutin eon..kalo bisa Hyura samaa Kyu aja 😀
    Fighting!!!

    Reply
  35. Sighhh……akhirnya, stlh bolak-balik nongol jg ni part3, kasihan kyuhyun…aku sependapat sm hyura, kayakny kk kyuhyun emang g bener2 sayang sm dia,endingnya ngeri…mudah2n hyura g biru2 di pukulin kyuhyun #jngn sampe….next part mulai bikin hyura simpati & ada rasa dikit2 sm siUpil dong thor……kesian Suami gw
    PS”next part jangan lama2 thor……MAKSA!!

    Reply
  36. aku sering bgt bolak balik blog chingu cuma pengen tau ini ff lanjut ga sih. Ternyata ga nyesel deh hari ini hehe. Aku kira hyura ga bakal ketauan klo abis jengukin donghae u.u kyu jgn galak yah sama hyura :3

    Reply
  37. Setelah bolakbalik akhirnya update juga part3nya haaffff entah mau komen apa yang jelas semua castnya sifatnya nyebelin saama kasian wkwkkwk next jangan lama-lama ya thor^^

    Reply
  38. annyong..
    saya baca ini disela2 pekerjaan yang menumpuk sambil dengerin bittersweet..jadi sedih bacanya..bayangin karakter kyuhyun yang aneh, pcycho, posessive, berlebihan, cool..hadeeeh..saya suka banget karakter kyu disini..
    cepet ya buat next partnya, udah nggak sabar..
    annyong..

    Reply
  39. author kampret, ff lu emang suka bikin naik turun/? tapi ko tumben pendek bgt .__. biasanya kan emg pendek juga /? /tabokin.
    hahaa.. keren kok kereen. tapi kalo bisa cepetan dong diseleseinnyaa…trus long very long very looooooong story ya wkwk xD
    selalu suka kok sama ff lu thor, neomu kyeopta sarangek (?) ah banyak cot ya guee bodo ah chorong apink pamit deh kasih lopek <3

    Reply
  40. Akhirnya publish juga rache…
    Sekian lama nungguuu:D
    Tapi aku kecewa sama hyura di part ini, seharusnya kan dia makin sayang sama kyuhyun..
    Ihh plin-plan bangettt-_-
    Aku berharap hyura sama kyuhyun aja.. Mianhae donghae oppa:D
    Next partnya jan kelamaan unn;)

    Reply
  41. Semakin bikin penasaran.
    Aku malah merasa kasihan sama Kyuhyun. Karena penyakitnya itu membuatnya bersikap seolah orang jahat. Kurasa dia sangat tersiksa akan keadaannya itu. Tidak tau mana yang benar dan yang salah, yang baik dan yang buruk.
    Aigoo!!!!! Eotteokhae?!

    Reply
  42. Waduh!!!
    sabar kyu…tenang..jgn emosi
    ngeriin ni si kyu klo ngamuk..
    kmrn ngamuk mukulin kk-nya hyura n hae..
    skrg ngamuk k hyura..waduhh..ngeri ak blm2..
    hedeeehhh….
    tp kyu kesian jg si ya,kykny masa kecilny beneran ga bahagia deh,.
    d tgg part selanjutny jeonghoon..

    Reply
  43. Damn. Kyupil marah cetar membahana Hahaha:D kak, save abang donghekku ya plisssss, kyu sama hyura jgn keburu nikah dulu ntar cepet ending soalnya hehe….publishnya cepet dapet titikduabintang luvyouuu:^)

    Reply
  44. duh ikut deg degan takut hyura ketahuan, udah ikut bersyukur karena ternyata ga ketahuan, eeeeh endingnya malah ketahuan juga, yaampon haha ini efek menunggu kelamaan thor :p rasanya excited banget bacanya, haha semoga next part cepet di publish 🙂 semangaaaat 🙂

    Reply
  45. akhirnya publish juga ini ff stlah nunggu berabad” *cielahh lebay xD
    dan knpa hrus Tbc disaat menegangkan kyak gni cba?heuh mkin kren thor tapi ada bbrpa typo nya dikit tpi gpp ktutupn ama jlan crtanya 🙂 tpi next partnya jngan lama” yah 🙂

    Reply
  46. Akhirnyaaaaa yaaa thor……
    Tiap hari ngecek blog ini berharap part 3 muncul dan tarappppppppppppppppp akhirnyaaaaa heheheeh
    Smngt thor,,ini ff keren bgt. Bkin penasaran,seru trusss luar biasaaa menarik. Dan omo omo gmn nasipnya hyuraaaa,ntah knp wlopun kyu nya serem dsini berharap kyu ttp sama hyuraaaaaaa.
    Author fighting yaaaaa buat nextpart^^

    Reply
  47. Ohmaigat author
    I miss u so much, aaahh lama tak jumpa
    Setiap minggu sselalu mampir ke sini, ngecek adakah rache, adakah update terbaru, ternyata ga ada 🙁
    Hr ini iseng ngecek dan ternyata ada, wah bahagia bgt rasanya, kamu kemana aja miss hoon ?? Sibuk yah ??
    Tetep yah rache akhirannya selalu menegangkan
    Semoga hyura ga ada di apa”in yaampun
    Tp udh lama jg ga deg”an, inget bgt wkt baca fou, deg”annya setengah mampus, feelnya dpt bgt, tp di rache mngkin krn hyura udh ngerti kyuhyun jd bsa ngendaliin gitu yah, tp yah biarpun kyu nya kejam, justru di situ titik deg”an nya, di situ feel nya yg dpt bgt klo kyu udh kambuh #plak
    Aku sebenernya kasian sm hae, tp gimana dong yah thor aku pngen bgt jg hyura sm kyuhyun
    Udh lah thor ga peduli bikin hyura sm kyuhyun lah #maksa
    Aduh di tunggu bgt deh lanjutannya, smoga ga lama”
    Aku sumpahin, km ga bnyk kerjaan, ga sibuk dan punya wkt luang hehehe

    Reply
  48. setannya ngamuk wuaaab bgeri. jarang2 baca ff si setan begini sadisnya.
    hih. ini akhirnya gmn coba.
    lagi seru2 malah tbc :/

    mau subscribe begimana caranya yak thorrrr. biar gk ktinggalan ini

    Reply
  49. Buuuset dah authornya bener2 sungguh teganya dirimu.. teganya, teganya, teganya, teganya sama para readermu. Ngebuat aku penasaran tingkat akut, nebak2 nggak jelas gimana lanjutannya. Dan sekarang, giliran udah dipost, kenapa si TBC nongol pada saat menegangkan thoorrr??? Seneng bgt nih authornya buat orang penasaran. Please thor publish FF nya kalo bisa jgn lama2 lagi ya.. next part nya ditunggu selalu ^^….

    Reply
  50. akk ia lama bgt baru muncul ni ff.. ak kyu pasti bakal ngamuk tu. ponsel’a hyura ketauan.. bgmn nasib hyura selanjut’a..??
    author bgmn nasib hyura ??

    Reply
  51. Akhirnya di publish juga 😀 aduh gawat itu Hyura dalam bahaya, makin penasaran sama kelanjutannya, kalo bisa next part cepet di publish ya 🙂

    Reply
  52. Akhiiirnyaaaaa
    muncul jg klanjtan ni ff!
    Tdk trlalu menegangkn d part ni, next buat yg menegangkn y chingu.. Dan hyura sgera mencintai kyuppa!!

    Reply
  53. yeyeyy akhirnya publish juga.
    ih donghaenya kasian. kyuhyun serem banget. semoga hyura gk kenapa”.. tapi klu aku pinginnya hyura ma donghae 🙂 kk~~
    ayo thor ditunggu next partnya ^_^

    Reply
  54. yeyey..
    wah hyura dalam bahaya. semoga gk kenapa”. aku sih berharap sama donghae tapi terserah author ajah ^_^..
    kyuhyun serem klu marah T.T
    ditunggu next part.a eon 😉

    Reply
  55. Aduhhhhhh knapa ketahuan??? :3 jadi dag diu dug….serem kl kyu lg marah2…mau diapain cba itu hyura… Huhh ksian kehyura ma dongeknya…

    Reply
  56. Huaaaa akhirnya hadir juga part inih hehe
    selalu daebak..
    Huaa hyura!! Gawat pake bgtt! Kau membangunkan singa yg sedang tertidur 😮
    next part jgn lama2 ya thor 🙂
    HWAITING

    Reply
  57. Benar2 jatuh cinta sm ff ini
    Baru kali ini kyuhyun over obsesion banget sama ceweknya
    Dan kapan nich nikahnya
    Ow ow hyura sdh ketahuan nyimpan ponsel.mmmmm author jangan lama2 y updatenya

    Reply
  58. Bolak balik ke blog ini dan akhirny ff ini di lanjut juga,, hyuranya cepetan dong suka ama kyuhyun
    Part selanjutnya jangan lama2 ya ^^

    Reply
  59. Totally .. cakep banget ff nya. tiap hari ngulang ngulang baca tetep aja gak bosen. oke, semangat ya 😀
    banyak yang nunggu tuh lanjutannya 😉

    Reply
  60. Akhirnya post jg..
    Aduh2 ktahuan deh bsa2 ngamuk ne kyu, bsa2 kyu brubah jd monster lgi..
    Next part juseyo postnya jgn lma2 y, hehehe..

    Reply
  61. akhirnya muncul jg nich lanjutannya setelah di tunggu sekian lama. hehehehe..gimn nasib hyura selanjut nya yh. di tunggu next update nya thor ^-^

    Reply
  62. Omonaaa…..dagdigdugdog…opps….super duper gwt kyu tau hyura pny ponsel,g kbyang mgauknya kyu bakal ky ap….hadeh#tepok jidat#
    .gmn klnjutannya ya?pnsaran bgt…figjting thor…¶(^_^)¶…ktggu next chapternya…
    Gomawoeo…for your daebak ff

    Reply
  63. akhirnya di publish juga!
    mian baru bisa coment.
    waduh ketauan juga kan.
    bener banget!,karakter kyu menyedihkan banget,dianggap gila sama keluarga hyura.
    kalo jadi hyura,dengan senang hati deh nikah sama kyuhyun biarpun ninggalin donghae.
    dia kan banyak duit ganteng lagi. #matre

    Reply
  64. Thor, FF ini bener2 bikin deg deg-an, Kasihan banget karakter Kyuhyun disini, tapi Hyura juga kasihan… Agghhh…Aku takut Hyura kenapa-napa deh,,

    Reply
  65. iyee, biarpun lma tp aq stia lho nungguin rache mu thor.. wlw kyk gmnapun, aq ttep suka sma sfat posesif nya kyu.. u_u
    lnjutannya jgn lma2 ya thor.. plissss…100x 😀

    Reply
  66. ya ampun !! ketahuan?! bakal ngamuk besar kyuhyun-nya.. astaga!! jgn lama-lama ya thor 🙂 MBG di lanjutin yaa.. FIGHTING!!! 🙂

    Reply
  67. OoHh ini kyu kumatnya minta ampun deh ihh, posesifnya udah stadium lanjut gitu. Cepat2 sembuh deh, kasian hyura disakiti trus. Eh tp bener jg thor, kelamaan nunggu part ini jadinya ampe mo berlumut kekeke. Tp ceritanya slalu daebak lah, g nyesel nunggu lama walaupun hrus penasaran gara2 kepotong tbc ckckck.. Lanjut thor, dtunggu next part nya..

    Reply
  68. Annyeong aku reader baru disini 🙂
    OMO kyuhyun oppa sifatnya serem+kejam banget disini 🙁
    ponselnya hyura? Kyuhyun tahu dan baca pesan dari donghae oppa untuk hyura. Enggak kebayang Kyuhyun marahnya kayak gimana. Kasian banget hyura 🙁
    Aku suka thor FFnya 🙂 ditunggu ya kelanjutan FFnya 🙂

    Reply
  69. aduwh baru bisa comment sekarang …
    omigod ini ff paling membingungkan. di satu sisi suka banget sama couple kyuhyun-hyura tapi ko sikap kyuhyun begitu. donghae juga kasian yaa…
    ah pokoknya galau lah….
    update cepet donk *kedipkedip

    Reply
  70. aduuuhhh hampir lumutan nunggu ff ini, tapi gag pa pa lah, aku selalu menunggu ff mu thor,,,,
    nah loh si mbak hyura ketahuan deh,,, kayaknya next mbak hyura langsung di geret ke altar deh,,, aku rada gag rela mbak hyura nikah paksa sama kyu, kasian mbak hyuranya,,,

    Reply
  71. ya ampunnn, ff ini bagusss BANGET !! Aigoooo sampe rasanya nunggu loadinggg ky’ setahunnnn…
    Ff ini nguras emosi bgt! Bkin deg deg an, apa yg d lakukan kyu suksessss bkin mataku melotot! Gak keduga bgt jln ceritanyaaaa…
    Pemakaian bahasanya juga nice! Point pertama yg aku suka setelah jln ceritanya hehehe
    saluttt bgt pokoknya ma authorr… Bingung mau ngucap apa lgi, ya udh ituu ajjah deh hehe keburu authornya bosan liat tulisan yg penting(?) kekeke
    salam kenalll thorrrr hehe
    oh yaaa di tunggu lanjutannyaaaaaaaa #muuuuaaachhhhh #ditamparauthor

    Reply
  72. Mian br komen skrg. ceritanya bagus thor, tp kalo mnrtku part 2 nya lebih bagus dr part 3 cz lebih deg2an jg. part 3 jg deg2an tp gak setegang part 2 nya. yg bwt part 4 panjangin lagi thor,hehe
    part 4 nya kalo bisa lebih cpt d share, jgn kyk nungguin part 3 nya cz lama bgt. keep writing thor! fighting 🙂

    Reply
  73. Ah akhirnya post juga:’) kyu makin makin aja deh overprotektif-nya hing semoga hyura gpp deh. Anw penasaran apa hyura bakal cinta sama kyu atau nggak-_- semoga iya deh lol ditunggu next chapter~

    Reply
  74. Annyeong author, sincha bogosippo^^
    Wahhh akhir’y ada yg bru jga, mmm… bneran tuh hyura ga suka sma kyuhyun ?! Ya udh kyuhyun nya buat aku ajja, hahaha :D. Trus ntar apa yg bakalan terjadi sma hyura ??? Wahh penasaran pke bnget >.< .so untuk part selanjut'y ditunggu, kalau bisa jngan lama² yah thor .gomawo^^

    Fighting \(^_^)/…

    Reply
  75. aaahhh akhirnya di publish!! kkkkkk setiap hari bukain wp di refresh tp gaada updatetan baru hiks ahh selalu tbcnya mah yaaaaaaaa bikin penasarann. ayo thorrr publish next partnyaaa di tunggu selaluu hihi keep writing and fighting!!

    Reply
  76. si evil mengamukkk hwaaaa…. thorr cepetan publishh ak bener bener nggak sabar nungguin rache part 4… Semangaattt thorrr Fighting

    Reply
  77. author.. yg pnter bgt bkin readernya pnsaran…#plakk,, jgn lma2 donk rache part 4 n part2 slanjutnyaa.. summfehh aq suka bgt thor sma ff mu ini.. #halaah lebay. dr segi pngunaan bhasanya dan krakter pmainnya pn kerenn. 😀
    ini uda koment aq yg k’sekian x nya loh #ga nannya keless. fighting ya thooorrr… 😀 😀

    Reply
  78. Waaah kyuhyuunn maraahh.
    Daebakk bgt. Author Kyu kpn sembuhnya sih ? Isss dia kok posesif bgt. Aigoooo. Ditunggu next partnya yaaa
    Hwaitting^^

    Reply
  79. Ohmygosh… Kyu pasti ngAmuk” nih.. Lagian ga ada tempat lain buat naruh hp…
    Jadi khawatir nasib Hyura bakal kaya gmana…

    Reply
  80. Aduh aku seneng banget, ketemu sama ff yg aku suka, alur cerita nya bagus bange, cast nya kyuhyun posesif, punya penyakit gk waras.

    Reply
  81. tuch ponsel kasian amat yach! trus gmna nasib hyura… hadeeww bner2 dah, kyu please jngan kasar lgy napa, nie orang di pke buat karakter apapun selalu cocok,, dan aq juga spechless bnget ama hae oppaa… hadeew sini aja ma aq bang biar hyura ama kyu… hehe
    🙂

    Reply
  82. knpa dönghae kmu baik bgt klo kya gtu truz kmu bkalan ngerasa skit trus ahhh ga tega ngebyangin klo nantinya hbungan mereka bklan bner2 brakhir krna prbuatan kyuhyun :'(
    Ahhh author buatlah nanti dnghae bhgia mskipun akhirnya tdk brsama hyura,mngkin dia bsa djodohin ma aq gtu trus hdup bhgia deh 😀 <3
    Hahhh msalah besar sedng mnanti mu hyura

    Reply
  83. Eoni knp feel di ff ini mengerikan? Aku takut bacanya 🙁 kyu dapet bgt karakternya tapi serem 🙁
    dan hyura knp ya? Kl kata bhs sunda mah ya ngahajakeun -.-
    Lanjut baca lg ya authornim ^^

    Reply
  84. sebenarnya lebih suka kalau kyuhyun yang disiksa dari pada cast ceweknya wkwkwk walaupun kyhhyun tetap cintaku *? tapi gimanaa gitu kalau kyuhyun kena siksa wkwkw evillaugh

    Reply
  85. Aku menunggu up date sambil ngulangi baca lagi. Aku suka kyuhyun yg mencuri ciuman hyunra di pagi hari. Nona hyunra benar2 wanita super, bisa kabur dari rumahnya Kyu segala

    Reply
  86. hooo baru aja berjalan baik baik.. Eh emosi lagi gara2 hape..
    Donghae masi ttp berjuang ya padahal dah babak belur gitu.
    Leeteuk uda ketemu ahra blm?
    Runyaaam tapi seru.
    Hag

    Reply
  87. What??
    Bagaimana nasibmu Nak, kasian kena marah Kyupil :v
    Wkwkwk
    Tambah seru aja,
    Kesian Hae , kesannya kayak digantung ama Hyura,

    Reply
  88. ow ow…kyu pst bakalan marah besar ini…hyura tamatlah kmu.. tntu tidak hyura kn pintar bwt ngelabuin kyu…
    pengen deh mreka it bisa romantis tnp ada kbohongan dr hyura…

    Reply
  89. persembuyian yang di sangka aman tenyata terbongkar juga sama kyuhyun…

    itulah, sepandai-pandainya tupai melompat, tupai itu hewan pelompat,,hehe

    hhaha jadi ngaur…

    Reply
  90. wah hyura ketahuan,,aduh hyura nasib mu jelek banget yh. jadi apa dia nanti…

    donghae cinta banget yh ma hyura,wlaupun pertunangan nya di batalkn

    Reply
  91. disini kyu ngeri banget dia cuma lulu hanya pada hyura. tapi walopun kek gitu tetep aja aku bgerasa disini tuh kyu hanya korban. berasa dibohongin semua org ternasuk kakanya sendiri. jadi siapa yg harus dia percaya ?

    Reply
  92. ya aumpun rasa2 ikatan diantara kyu ma hyura masih lom muncul, gimana yah cara hyura mengobati kyu, apakah ia rela mengorbankan hubungannya dengan donghae.

    Reply
  93. Hyura sbnrnya punya perasaan sama siapa sih? Kyuhyun atau donge? Kyuhyun kalo lagi manja imut bgt tp kalo udh kambuh gila seremnya minta apun ih takut😨😨😓

    Reply
  94. haduhhhh….mampus lah semuanya kyu udah menemukan ponsel hyura dan hancur berkrping-keping bisa jadi ini setan menggila dan.murka dan sama hal nya membuat donghae berkeping-keping karena kemukaaannya apalagi pesan donghae yang terakhir menyulut amarah setan gila satu ini.
    hyiraaa siap-saip bentar lahi ada singa mengamuk dan.aki ambil peluit jadi wasit penengah aza.

    Reply
  95. Nah loh ketahuan kan hyura jenguk donghae, bakalan ngamuk lgi tuh psikopat ganteng^^
    Bakalan diapain ya hyura? Apa dia bisa ngendaliin emosi kyuhyun lgi??
    Keep writing thor 😉

    Reply
  96. kyuhyun memperlakukan huyra emang berlebihan tapi aku suka 😀 aksi nekatnha hyura keluar hahaha… kenapa donghae masih baik aja sama hyura setelah apa yang hyura lakukan ke dia? itu kyuhyun nemu ponselnya hyura di kamar mandi kan… ternyata aksi nekatnya hyura ketauan juga 😀

    Reply
  97. Ya ampun cepet banget ketahuannya gk bisa bayangin gimana Kyuhyun marah nanti
    pasti bakalan lebih protective banget sama Hyura

    Reply
  98. Iyaaaaaaaa Kyuhyun ngamuk lagi kan. Aku agak nggak suka sama Hae, terlalu memaksakan huhuhu seharusnya lepaskan Hyura wkwkwkwj maunya gue gituuuuu

    Reply

Leave a Reply to nayounghan Cancel reply