Roommates [New Roommate]

kajdkajdkajd

*Warning

Jangan terlalu berharap banyak sama tulisan ini, ini cuman cerita pendek buat sempilan gigi. saya bikin cerita ini buat ngobatin kangen sama Donghae N Eunhyuk yang lg berjuang di sono nyelesain tugas mereka 🙁 🙁 di tambah saya jatuh cinta sama sosok siwon di she was pretty ^^, he’s so cute :* :* terus jadi deh kaya begini, singkat dan ga jelas. hehehe^^

Oke deh, selamat membaca ke ga jelasan saya buat yang masih berminat.

Ps. buat yang nanya famiglia, sabar yah, masih saya kerjain 🙂 🙂

***

Happy reading N sorry for typho ^^

Miss_Hoon

          ***

  “Hey, tidak ada yang perlu ku ceritakan. Tidak ada yang istimewa. Dia hanya seorang pria dari tempat kerjaku. Okey?” Nammie membela diri. Dia, Eunhyuk dan Siwon sedang ada di coffee house yang ada di depan gedung apartemennya. Kegiatan mereka sore in sambil menikmati hujan. Nammie dan Eunhyuk adalah tetangga, unit apartemen mereka bersebrangan, hanya di pisahkan oleh lorong. Sementara Siwon yang lebih kaya memiliki apartemen yang lebih mewah ketimbang mereka berdua.

            “Oh, Ayolah. Kau pergi berkencan dengan seorang pria. Pasti ada yang salah dengan pria itu.” Ejek Eunhyuk. Membuat Siwon tertawa tidak berdosa.

            “Mungkin di punya punuk atau dia hanya memiliki sehelai rambut.” Tambah Siwon. Mereka berdua tertawa lalu ber-high five tanpa mempedulikan Nammie yang mulai terlihat jengkel.

            “Ya! Ini bahkan bukan sebuah kencan!” Bantah Nammie kesal. “Aku hanya pergi keluar dengannya, makan malam lalu dia mengantarku pulang. Kenapa sih dengan kalian?”

            Siwon menyesap kopinya sebelum berdehem. “Jangan salah paham, sayang. Kami hanya tidak ingin kau sakit hati lalu…” Siwon tidak melanjutkan ucapannya dan malah menggeliat kegelian. “Ugh, aku tidak bisa membayangkan melakukan hal itu.”

            Nammie mengernyit. “Ya! Choi Siwon apa yang kau pikirkan?”

            Eunhyuk menggerakkan telunjuknya ke kiri dan ke kanan. “Kau tidak ingin tau apa yang ada di kepalanya. Kau akan menyesal.”

            Nammie mengerang jengkel. Bersamaan dengan itu muncul pria dengan pakaian setengah basah dengan wajah kusut. Matanya memerah dan bengkak “Hai.” Sapanya lesu.

            Mereka bertiga menoleh. Lee Donghae sepupu Nammie mengambil tempat duduk di samping Eunhyuk. Di sebrang Nammie dan Siwon.

            Siwon menunjuk tangannya pada Donghae “Hey, apa dia baru saja bilang ‘hello, aku ingin bunuh diri’?”

            Nammie menatapnya simpati. “Kau baik-baik saja, Oppa?”

            “Aku merasa seseorang telah mengambil ususku dan aku kesulitan untuk makan.” Donghae mengusap wajahnya kasar, dia hampir menangis lagi. Mereka bertiga saling berpandangan, agak bingung dengan istilah yang di gunakannya. Lalu        Siwon dan Eunhyuk menatap Nammie bertanya-tanya. “Chaerin mengusirnya kemarin.” Sahutnya menjawab kebingungan dua temannya.

            “Oh, man.” Eunhyuk merangkul Donghae. Menepuk bahunya lumayan keras seolah menyemangati.

            “Hey, itu sakit!” Omel Donghae.

            Eunhyuk mengangkat tangan seolah menyerah.

            “Jadi kalian benar-benar berpisah?” Siwon terlihat lebih serius sekarang. Tidak tega melihat sahabatnya semasa kuliah terpuruk.

            “Dia sudah mengatakannya dengan jelas bahwa orientasinya berubah.” Donghae menggeleng tidak percaya. “Dia bilang dia tidak menyukai pria lagi. Apa-apaan!”

            Nammie menggapai tangan Donghae dan menggenggamnya. Menyemangati.

            “Wow, tunanganmu sangat hebat.” Kata Eunhyuk spontan. Dan langsung mendapat pelototan dari Nammie dan Donghae.

            “Ups, sorry.” Dia mengangkat tangannya lagi.

            “Akan ku pesankan minuman hangat untukmu.” Nammie bangkit menuju konter.

            “Gomawo.” Donghae bergumam.

            “Lalu apa rencanamu sekarang?” Siwon bertanya lagi.

            “Aku akan pindah ke tempat Nammie sementara waktu.” Jawabnya.

            “Hey, kau bisa tinggal denganku. Aku punya kamar lebih.” Siwon menawarkan.

            “Tidak, kau tidak bisa.” Bantah Eunhyuk. “Pindah saja ke tempatku. Apartemenku juga memiliki dua kamar, selain itu lebih dekat dengan adikmu dan hitung-hitung membantuku membayar sewa bulanan.” Katanya sambil nyengir. Siwon memutar mata.

           Nammie kembali membawakan coklat hangat untuk Donghae. Donghae menyesapnya sedikit. “Sepertinya aku bisa mempertimbangkan usulmu.” Kata Donghae lebih kepada Eunhyuk.

            “Usul apa?” Nammie bertanya.

            “Eunhyuk menawarkan untuk tinggal dengannya.”

            “Wah, terdengar menyenangkan. Kau bisa lebih dekat denganku. Dengan begitu aku juga bisa lebih mengurusmu.”

            Donghae mengangguk setuju sambil menyesap minumannya lagi.

            “Baiklah, sudah di putuskan. Donghae akan menjadi roommate ku.” Ujar Eunhyuk senang. Mengingat untuk bulan depan dia bisa berbagi untuk membayar sewanya.

            Siwon mendesah lalu menyandarkan tubuhnya di punggung kursi. “Padahal kau bisa tinggal denganku tanpa membayar.” Gumamnya.

            “Lalu bagaimana dengan Chaerin? Bukankah apartemen yang kalian tinggali kau yang membayar uang jaminannya?” Tanya Nammie.

            Donghae mendesah berat. “Sebenarnya dia tidak mengusirku. Tapi aku yang pergi dari sana. Aku tidak akan membiarkannya pergi lalu tinggal bersama dengan pasangan barunya.”

            Nammie menggapai Donghae lagi lalu menekan lututnya. “Aku turut menyesal, Oppa.”

            “Tidak, tidak. Ini salahku karena tidak bisa menilai wanita lebih baik.”

            Eunhyuk merangkulnya. “Kau benar man, masih banyak wanita normal yang menginginkanmu.”

            “Aku setuju dengan Eunhyuk.” Kata Siwon. Eunhyuk tersenyum lalu mengacungkan tinjunya dan di balas oleh Siwon.

            Donghae mengangguk lemah. “Ya kalian benar. Aku seharusnya baik-baik saja. Dan aku berharap dia bahagia.”

            “Oh dude, kau tidak terlihat begitu.” Siwon mengernyit.

            “Memang tidak. Persetan dengan dia yang meninggalkanku dengan pasangan lesbiannya.” Donghae mengutuk keras. Membuat yang lain menekan mulut menahan tawa.

            Eunhyuk berdehem mengembalikan ekspresinya. “Kalian telah bersama selama dua tahun dan tinggal bersama beberapa bulan belakangan ini. Jadi bagaimana kau tidak tau tunanganmu tidak normal?”

            Donghae melirik Eunhyuk jengkel. “Aku tidak tahu! Okey! Kenapa semua orang mengungkit hal itu? Dia tidak tahu, bagaimana aku bisa tahu.”

            “Okey okey, relax dude. Kau sedang patah hati, aku mengerti. Tapi kenapa tidak kau manfaatkan hormon yang kau miliki sebegai seorang single? Kita bisa pergi ke club.” Eunhyuk melirik Siwon meminta dukungan. Siwon mengangguk. “Dia benar.”

            Donghae mengerang lagi. “Aku tidak ingin menjadi single. Aku ingin…” Bersamaan beberapa orang di sekitar mereka berbisik-bisik keras. Mereka berempat melarikan pemandangan ke sekitar coffee house. Lalu serentak mengernyit saat melihat wanita memakai gaun pengantin, basah kuyup, berjalan kesana kemari sambil mengangkat gaunnya yang panjang, kebingungan seperti mencari seseorang di sana.

            “…Menjadi pengantin mungkin.” Sambung Donghae.

            “Ada apa dengan wanita itu?” Siwon menggumamkan pikirannya.

            Nammie tiba-tiba berdiri, menajamkan pengihatannya bahwa dia mengenali wanita berbaju pengantin itu. “Park Hyura?” Panggilnya lumayan keras.

            Hyura menoleh, terlihat sangat lega saat menemukan Nammie. “Oh ya Tuhan. Terima kasih, aku menemukanmu. Han Nammie.” Hyura langsung menubruk Nammie. Memeluknya. Nammie yang awal mulanya agak bingung tapi membalas pelukannya. “Tadi aku bertanya pada pria yang memegang palu di apartemenmu, katanya mungkin kau berada di sini. Syukurlah aku menemukanmu.

            Tiga pria itu melongo melihat keduanya. Eunhyuk menyikut Donghae. “Apa mereka lesbian juga?” Donghae melirik Eunhyuk tajam.

            “Hey, aku kan hanya bertanya. Jangan melihatku seperti itu.” Mereka menonton kedua wanita itu lagi. Nammie melepas pelukannya. “Ya ampun apa yang terjadi padamu.” Nammie melarikan pandangannya ke seluruh tubuh Hyura yang basah. Di tambah dia mengenakan gaun pengantin yang memamerkan seluruh bahu dan punggungnya. Sementara dia juga masih memakai mahkota di kepalanya.

            “Kemarilah.” Nammie membawa Hyura ke mejanya. “Guys, kenalkan ini Park Hyura. temanku saat SMA. Hyura ini Lee Hyukjae, atau kau bisa memanggilnya Eunhyuk. Dia tetanggaku, lalu Kau kenal Donghae Oppa kan? Dia kakak sepupuku.” Hyura mengangguk. “Dan yang terakhir Choi Siwon, dia teman Donghae Oppa.”

            Hyura menunduk memberi salam. “Senang bertemu dengan kalian.”

            Mereka bertiga menunduk membalas.

            Siwon menarik kursi di ujung meja. Dia berpindah ke ujung meja agar Hyura bisa duduk di sebelah Nammie. “Duduklah.” Hyura menggumam terima kasih, dia mengangkat gaunnya yang berat sebelum duduk. Eunhyuk membuka jaket menutupi bahu Hyura. “Pakai ini, kau bisa sakit nanti.” Hyura menunduk lagi berterima kasih.

            Nammie membuka suara. “Jadi kau akan menceritakannya sekarang atau kita harus menunggu para bride’s maid?”

            “Atau kami tidak keberatan menjadi bride’s maid untuk pernikahan kalian.” Eunhyuk nyengir sambil menunjuk Hyura dan Nammie. Dia langsung mendapatkan pelototan dari Donghae dan Nammie, sementara Siwon memutar mata lalu Hyura menatapnya bingung.

            Eunhyuk menggaruk kepalanya. “Aku kan hanya bercanda.” Gumamnya. Lalu mereka kembali pada Hyura. Hyura menarik nafas sebelum bicara. “Well, ini bermula satu jam sebelum upacara pernikahan. Aku berada di ruangan dengan penuh hadiah. Semua orang datang untuk berfoto, padahal aku tidak mengenal mereka, mereka tertawa dan merasa gembira. Tapi entah kenapa aku kesal dengan mereka yang bergembira sementara aku merasa aneh dengan pernikahan ini. Aku jadi ketakutan setengah mati dan saat itulah aku sadar aku harus keluar dari sana, dan aku mulai bertanya-tanya; kenapa aku melakukan ini? dan untuk siapa aku melakukan ini? jadi aku memutuskan kabur dari upacara pernikahanku. Aku tidak tau harus pergi kemana dan aku mengingatmu sebagai satu-satunya temanku yang tinggal di kota ini.”

            “Jadi maksudmu satu-satunya teman yang kau kenal dan tidak kau undang ke pernikahan.” Nammie menyindir,

            Hyura menampilkan ekspresi menyesal. “Oh, aku harap itu tidak menyinggungmu.”

            Nammie mengangkat bahunya.

            “Apa kau tidak membuat orang tuamu cemas?” Tanya Donghae.

            Hyura menepuk jidatnya. “Oh ya Tuhan. Pinjamkan aku ponsel.” Siwon yang mengeluarkan lebih dulu dan memberikannya pada Hyura. Nammie berdiri dengan kakinya dari sana. “Ku pesankan minuman untukmu.”

            Hyura mengangguk sambil menunggu nada sambung. Siwon dan Dongahe menyesap minumannya sementara Eunhyuk menyendok cake milik Nammie. Mereka bertiga menoleh saat Hyura mulai berbicara dengan bahasa lain.

            “Daddy, I just…I can’t marry him. I’m sorry, so sorry.

            Eunhyuk menggeser tubuhnya mendekati Siwon, berbisik. “Dia bicara apa?” Donghae yang terjauh dari Siwon sampai harus mengangkat bokongnya agar bisa mendengar penjelasan Siwon. “Dia minta maaf pada ayahnya.” Siwon menjawab dengan berbisik. Donghae dan Eunhyuk mengangguk mengerti. Lalu mendengarkan lagi.

            “I’m sorry, I just don’t love him…..Well, it matters to me” kata Hyura setengah jengkel.

            Eunhyuk menyikut Siwon lagi. “Dia tidak mencintai calon suaminya.” Jawab Siwon. Eunhyuk dan Donghae mengangguk-angguk lagi.

            “…Come on, Daddy, listen to me! It’s like all my life, everyone told me ‘you’re a shoe! You’re a shoe! You’re a shoe. Then today I stopped and said ‘what if I don’t wanna be a shoe? What if I wanna be a bag or…or cloth?….No! I don’t want you buy me a cloth! I’m saying I’m a cloth!” Hyura meremas kepalanya kesal.

            Siwon mendekatkan mulutnya ke wajah Donghae dan Eunhyuk. “Dulu dia sepatu dan sekarang dia sepotong pakaian.”

            “Huh?” Eunhyuk dan Donghae saling bertatapan bingung lalu kembali pada Siwon. Dia hanya mengangkat bahunya. “Dia memang bilang begitu.”

            “Oh my God! Its methapor, Daddy!” Kata Hyura kesal.

            “Maksudnya itu hanya perumpamaann” Siwon menambahkan perkataan Hyura.

            “Ahh perumpamaan.” Kata Donghae dan Eunhyuk berbarengan. Nammie datang membawa segelas teh. Alisnya bertaut bingung, melihat Hyura yang frustasi di telepon sementara ketiga pria itu bergumul menguping dan berbicara berbisik-bisik.

            “Ya! Apa yang kalian lakukan?”

            Ketiganya menoleh dan kompak meletakkan telunjuknya di bibir mereka. “Ssttt.” Lalu kembali menguping. Nammie mengambil kursinya menggeleng tidak percaya.

            “Daddy, it’s my life…No, I won’t coming home. I’ll just stay here with my friend… yeah of course I have friend! Well, maybe that’s my decision… maybe I don’t need your money.. wait! Wait! Wait! I said maybe…Ugh…” Hyura melempar ponsel ke meja.

            Siwon mengerang mengangkat tangannya ke atas. “Well that’s my phone

            “Oh, Maaf. Aku hanya sedang kesal.” Tapi Hyura sama sekali terlihat tidak menyesal

            “Kau tadi bilang apa?” Donghae bertanya pada Siwon.

            Siwon mengambil ponselnya dan menunjukkan pada Donghae. “Ini ponselku!” Donghae mengernyit tidak mengerti lalu menegakkan tubuhnya kembali ke kursi begitu juga dengan Eunhyuk.

            Hyura beralih pada Nammie, “Ayahku sudah di bandara, dia akan kembali ke California dan dia marah sekali. Tapi aku bilang aku ingin tinggal di sini bersama temanku. Dan hanya kau satu-satunya temanku.” Hyura memijat keninganya. “Aku mungkin terlambat jika mengejar ayahku dan mengatakan aku menyesal. Aku tidak tau apa yang harus kulakukan di Negara ini.”

            “Lalu kenapa kau tadi berkata begitu.”

            “Aku hanya kesal, sulit sekali membuat ayahku mengerti.”

            “Kalau begitu pikirkanlah hal yang baik. Kau bisa mandiri dan mengontrol hidupmu. Kau bisa tinggal denganku kalau kau mau.”Nammie menepuk punggung Hyura.

            Hyura mendongak, ada secercah harapan.”Bolehkah?”

            “Tentu saja.”

            “Nammie benar.” Kata Eunhyuk. “Jika kau butuh sesuatu kau bisa selalu mendatangiku. Lee Hyukjue.”Eunhyuk mengambil tangan Hyura dan menggengamnya. Semua mata melihat gerakan tangan Eunhyuk risih. “Aku dan Donghae tinggal di sebrang koridor apartemen Nammie. Tapi Donghae baru saja akan pindah jadi dia tidak masuk hitungan.”

            Nammie menarik kasar tangan Hyura dari genggaman Eunhyuk. “Berhenti menggoda seorang wanita yang gagal menikah.” Omel Nammie.

            Eunhyuk menarik tanganya. “Kenapa? Memangnya ada peraturan atau semacamnya?”

           Nammie memutar mata, lalu beralih ke Hyura. “Ayo, kau harus mengganti gaunmu yang basah.” Nammie berdiri.

            Hyura meneguk tehnya sampai habis lalu ikut berdiri. “Ya, ini benar-benar hari yang panjang.”

            Nammie beralih pada para pria. “Apa rencana kalian setelah ini.”

            “Aku harus mengepak barang-barangku. Siwon-ah, Eunhyuk-ah kalian harus membantuku.”

            “Tidak masalah.” Sahut keduanya.

            “Baiklah, nanti makan malam di tempatku. Menyambut roommate ku yang baru.” Nammie tersenyum ke arah Hyura. Hyura melambaikan tangan pada yang lain sebelum mereka pergi dari sana.

***

FIN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tulisan ini dipublikasikan di Fanfiction dan tag , , , . Tandai permalink.

28 Balasan ke Roommates [New Roommate]

  1. kyu vs hyun berkata:

    Ga ada kyuhyun nih? Kangen unyuk sih… tapi sayang kyuhyun, gmana dong,?. hemmn update asap apaa aja boleh…keke keep wrting tulisan lu makin update makin bagus…fighting

  2. inet berkata:

    ceritanya ringan tp menghibur..^^ iya,suju pd berbondong2 pd wamil… 🙁 kgn suju formasi lengkap.. 🙁
    oh ya,kyu gk ikutan msuk cerita??!aq pkir bkal ikut nimbrung..hehe.. 😀 kgn kyuuu… >,< mdh2n ff yg lain cpt update ya… ^^ keep writing,authornim… ^^/ fightinggg..

  3. Lia puspita berkata:

    Ngga ada kyura couple ya,ih kangen banget sama eunhyuk sama donghae,ceritanya ngobatin kangen aku nih sama mereka,
    Ka di tunggu ya ya famiglia nya fighting

  4. inggarkichulsung berkata:

    Penasaran Hyura gagal nikah sama siapa, smp2 ia kabur dan tanpa sengaja bertemu Nammie, jd tambah seru nich di sekitar apartment nya Nammie, ada Hyukjae oppa Donghae oppa Siwon oppa dan skrg ada Hyura, Hyukjae oppa org nya benar2 konyol

  5. callista berkata:

    ga ada kyuhyun nya o_O atau jangan2 kyuhyun yg jd calon suami nya hyura o_O..

    tp tetep kece kok cerita nya hehe..
    famiglia nya di tunggu authornim ^_^semangat

  6. Hilda hidayah berkata:

    Lho..lho..lho..ini knp cma segini?
    Aduuh.. Gmn ini?
    Aku takut..jd arwah kepo.. Ini wajib ada lanjutannya.
    Like always,aku suka terbawa suasana kalau baca tulisan mu,Dek author!
    Famiglia cepat dipost ya?!
    Tiap hari nengokin blog ini.. Aku selalu menunggu.. Semangaaatt!

  7. Nur berkata:

    Ceritanya ringan dan menghibur. Keren ..

  8. Choi Rinna berkata:

    Hyura gagal nikah ama sapa ini? Kyuhyun kah?
    Ngomongin soal siwon, dia emang cocok berperan jd shin hyuk di she was pretty, dramanya konyol, sangat menghibur 😀
    Jackson…. 😀 😀

  9. Fanny_Park berkata:

    huweeeee so cuteee,,
    haee bakal jd tetangga nya hyuraa dan punya kesempatan lebih!!
    wkwk mengingat tak ada Kyu jd Hae tak akan jd pihak ketiga again :v
    *ige mwoya* wkwk

  10. kim vikyu_94 berkata:

    o_O *melongo* 😀
    setuju , siwon lawak banget *eh* rada geli sih liat brewoknya 😀
    aku juga kangen bang nemo 🙁 *nyanyi a million pieces* #halahhhahh

  11. Widya Choi berkata:

    Wehhh itu hyura knp kabur dr pnikhanny?..ap dy g cinta am calonny.. tp kira2 cp tu yg jd clon ny hyura..
    yahh ksian hae..tyta pcr ny pny klainan seksual..

  12. cupulah berkata:

    duhhh yg pada wamil 😀

    lucu bgt donghae, masa ga sadar pacarnya berubah tiba2 hhaha

    note : siwon di she was pretty acting nya mneghibur bgt , setuju sama kamu 🙂

  13. mrs choi berkata:

    Penasaran sama calonnya hyura apakah itu Kyuhyun?

  14. yayas Cho berkata:

    suka banget ceritanya,, ringan tapi menarik,, semoga aja nanti hyura kembali ke calon suaminya yg ternyata cho kyuhyun,, wakakak,, ngarep,,, namie nanti sama siwon,, donghae sama eunhyuk aja.. hwahaha,, di tunggu kelanjutan ceritanya,. thor… famligia juga!! i love u,,,

  15. Entik berkata:

    Wow hyura gk salah lari2 d tngah ujan pake wedding dress,
    Dasar duo aneh, masi aja ttp tebar pesona, dan siwon dia baik hati kasi tmpangan tinggal.

    Aku juga kangen mereka apa lagi bentar lagi siwon nyusul.

  16. prahezty berkata:

    kangen donghae huhuhuhuhu !!^

  17. MAYMACITA berkata:

    Dari awal baca yang aku harepin, kyuhyun kapan nongol ya kok gaada tanda2 secuil pun barang nama doang. Wkwk
    Ini temanya gagal nikah gitu ya kak. Ngenes amat si dongek :vvv
    Si bego eunhae bikin ngakak ajadeh haha.
    Ini ada sequel kan kak? Yakali gini doang masa u.u
    Next chap ditunggu kyuhyun nya ya kak :DDD

  18. erlanysaskia berkata:

    Well, pasangan lesbian atau homo emang beneran ada loh disekitar kita:”’)

  19. fee berkata:

    ahhh…akhirnya kangen aq terobati eon, makasih eonni qu yg caem… *kecup basah buat qmu eon…

  20. amoy berkata:

    Naaaah…..bisa tuh hyura dijodohin sama donghae.
    Donghae kasihan amat sih….bisa ketipu sma lesbian…kok bisa????

  21. Tanti berkata:

    Yak ini ketinggalan ff dari miss hoon nih
    Ngakak bacanya enhyuk2 jadi kangen ama dy

  22. nezarinda berkata:

    Biar pendek menghibur kok…apalagi klo da lnjutannya….kirain bakal ma donghae…tp lbh mymbung ma siwon kyknya…tp kelakuan nguping mereka lucu bgt..mhehehe

  23. Lovey denalisa berkata:

    sumpah keren….natural bgt gitu….
    bebas aja…ga ada beban…

    oohh dan lagi dimana kyuhyun??????

  24. Chohiro berkata:

    Jd kyu nya g nongol saeng, sya pikir yg brg namie itu kyu, atau g namja yg jd calon nya hyura itu kyu. Tp tetep ini seru, sya sempet tawa tawa sendiri, pas bagian perumpamaan itu.

    Semangat saeng tuk ff selanjut nya

  25. rara berkata:

    hyura knp kabur
    mw dnikahkn sm siapa?
    gntung kk
    need sequel

  26. Kikii Ryeo berkata:

    Weleh2 kirain ada cho kyuhyun.nya.. ternyta cuma eunsihae..

    waduh, hyura kabur dari pernikahan.nya? siapa si pengantin lelakinya kok sampek kabur segala..

    baca story ini udah satu minggu yg lalu, dan maaf kak, baru bisa komen sekarang 😀

  27. horeeeeeeeee eonny kmbl hihihi

  28. Mrs.shim berkata:

    Suka, lucu crtanyaa. Mnghibuf bgtt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *