Famiglia [part 3]

stb

Happy reading N Sorry For Typho ^^

@Miss_Hoon

***

Gila.Mungkin satu kata yang menggambarkan keadaan saat ini. Menikah? Astaga. Aku harus menikahi Lee Donghae? Ani, maksudku Cho Kyuhyun. Yang tidak lain kakak tiriku sendiri, meskipun aku tidak pernah menganggapnya begitu tapi ini tetap saja—gila.

“Katakan padaku kau hanya bercanda. Harabeoji. Ini sama sekali tidak lucu” desisku.

“Aku tidak bercanda Hyura-ya. Aku selalu menganggap Kyuhyun sebagai anak asuhku. Tidak ada yang pantas selain dia untuk mendampingimu”

“Dia kakakkku. Dan semua orang tau itu!”

“Tidak ada yang tau dia kakak tirimu Hyura-ya, Lagipula kau mencemaskan pandangan orang lain?” Kakek terlihat geli “itu sama sekali bukan dirimu”

“Jangan berpura-pura seolah-olah kau mengenalku”

Kakek terkekeh “aku lebih mengenal mu daripada siapapun Hyura-ya. Bahkan ibumu sendiri”

“Aku tidak akan menikahi kakak tiriku sendiri” ujarku tegas.

“Apa kau pernah menganggapnya sebagai saudara?” Tanya kakek skeptis.

“Apapun itu aku tidak akan pernah menikah dengannya. TIDAK AKAN PERNAH”

“Meskipun kau ku keluarkan dari daftar surat wasiat?” Ancamnya

Aku terkesiap. Kakek tidak pernah mengancamku keluar dari daftar keluarga semarah apapun dia padaku. Sial, Apa Dia serius?

Aku menarik nafas dalam menemukan keberanianku lagi lalu mengangkat salah satu sudut bibirku “Apa itu masuk akal? Mengeluarkanku dari daftar pewaris demi orang lain yang bahkan bukan siapa-siapa. Apa kau tidak tau darah lebih kental daripada air?”

“Dia anak asuhku. Bukan orang lain Hyura-ya. Dan kau benar, tidak ada yang bisa menyangkal kau adalah cucuku. Tapi aku bisa melakukan apa saja pada uangku termasuk memberikan padanya”

Aku mendengus tidak percaya “kau sangat kolot”

“Terserah, tapi aku melakukannya demi kebaikanmu. Percayalah, Kyuhyun anak yang baik. Dia akan menjadi pendamping sempurna untuk mu dan juga untuk PL grup”

Aku menatap kakek dengan sengit. Ini benar-benar sesuatu yang tidak mungkin.

“Mimpi saja” tukasku kesal dan berbalik cepat sebelum aku kehabisan kesabaran berdebat dengan kakek tua itu.

“Pikirkan lagi Hyura-ya” katanya setengah berteriak sesaat sebelum aku menutup pintu kamarnya. Melirik kebelakang sekilas lalu mendengus kasar. Bahkan memikirkannya saja aku tidak sudi.

Aku berjalan menuju tangga dan berpapasan dengan—Kyuhyun. Aku harus membiasakan bahwa dia bukan Donghae. Dia bukan kakak laki-lakiku, dia hanya orang lain yang hidup menumpang disini.

“Kenapa?” Tanyanya bingung saat aku meliriknya sinis.

“Bukan apa-apa” sahutku asal dan melengos meninggalkannya.

***

Hari ini Nammie Pulang. Dia berencana menjemputku untuk sarapan bersama sambil membicarakan proyek kami. Seperti yang dikatakannya, perencanaan berjalan sesuai rencana, tidak ada masalah yang berarti. Sisanya tinggal kami serahkan pada pihak Project dan kontraktor.

 “Kau belum membuka jahitanmu?” Nammie menatap plester di keningku. Kami baru masuk ke ruanganku. Dia meletakkan beberapa laporan di mejaku, lalu duduk bersandar di meja sedangkan Aku sudah duduk di balik meja.

 “Aku akan melepasnya nanti” aku menyalakan Komputer lalu membaca Email-email masuk.

“Apa masih sakit?”

Aku menggeleng “sudah hampir tidak berasa” jari ku terhenti saat melihat Email dari Siwon. dia mengirimkan foto brosur paket Liburan. Kami memang berencana untuk liburan bersama, tapi tidak dalam waktu dekat ini.

“Nammie-ah”

“Hmmm”

“Aku ingin mengenalkan Siwon pada keluargaku. Menurutmu bagaimana?”

Dia berbalik menatapku, Dahinya berkerut “kau yakin? Bukankah itu justru menghambatmu? Kau sendiri yang bilang, dengan mengakui hubungan kalian itu artinya kau siap menjadi ‘Nyonya Choi’ dan memuluskan jalan Lee Donghae menjadi pemimpin PL Grup”

Aku mendesah berat  “aku tau. tapi—tidak ada jalan lain lagi”

“Tidak ada jalan lagi? maksudmu?”

Sulit untuk tidak menceritakannya pada Nammie. Tapi ini belum saatnya. “ini sangat rumit” erangku

“Hey, bicaralah yang jelas?”

“Aku di jodohkan”

Nammie terbelalak dan mulutnya terbuka. Dia tidak mengeluarkan suaranya hingga beberapa detik lalu mengerjap cepat “A..apa kau bilang?”

“Aku di jodohkan Han Nammie ssi” ulangku dengan penekanan di setiap katanya

 “Serius?” sekarang di duduk di depankan sambil memajukan badannya. Sepertinya topic ini sangat menarik untuknya.

“Menurutmu apa aku perlu bercanda untuk masalah ini?”

Nammie terkekeh

“Apa ada yang lucu?” aku menyalak galak

“wow, santai Sist” Nammie mengangkat kedua tangannya keatas seolah menyerah “Aku tidak bermaksud tertawa tapi ini memang lucu. Tidak kusangka keluargamu sangat kolot”

“Bukan keluargaku tapi kakek tua tukang ikut campur itu”

“Jadi siapa kandidatnya?” tanyanya lebih tertarik

Aku mengangakat bahu “Aku bahkan tidak mau memikirkannya”

“Sejujurnya jika aku menjadi kakekmu, Siwonlah calon cucu menantu yang sempurna”

Aku mengangguk setuju “Seperti yang kubilang, sepertinya aku memang harus mengenalkan mereka”

“Tidak semudah itu, kau harus memikirkan posisimu di perusahaan ini”

Aku mengerang. Sial, itu mengingatkanku akan ancaman Kakek tentang mengeluarkanku dari daftar Ahli waris. Dia hanya memiliki aku sebagai pewarisnya lalu jika aku dikeluarkan apa dia mau menwariskan semua hartanya untuk penipu itu? Yang benar saja.

“Membuang segalanya hanya demi cinta kurasa itu sangat menarik untuk menjadi drama sungguhan” Ejeknya. Aku melempar Notes kecil ke wajahnya dan dengan tangkas dia menangkapnya.

“Apa Kau mau mati?” aku menatapnya garang

“Aku serius” Dia meletakan Notes yang tadi kulempar ke atas meja. “Kau hanya harus memikirkan apa yang akan kau pilih. Cinta atau keluarga. Hidup itu penuh pilihan Hyura-ya”

“Itu sangat kejam kau tau”

“Hey ini bukan cerita Gu JunPyo dan Geum Jandi. Kau tidak akan jatuh miskin setelah memilih Siwon. Menjadi Nyonya pewaris salah satu Department Store terbesar di korea kurasa tidak terlalu buruk”

“Ya! kenapa kau mengumpamakannya dengan tontonanmu”

“Atau mungkin kau harus melihat siapa calonmu. Siapa tau dia lebih hot dari Siwon”

“YA! Han Nammie!!”

“Jangan Munafik Hyura-ya. Kau menerima Siwon karena dia adalah zona amanmu, kau pikir aku buta? Aku bisa melihatnya lebih objektif ketimbang dirimu”

Kebersamaanku dengan Siwon memang belum lama, bahkan belum genap setahun. Saat aku menerimanya sebagai kekasihku aku tidak terlalu memikirkan banyak hal. Aku juga tidak mengerti soal cinta dan perasaan. Itu sama sekali bukan bidangku. Dia temanku, aku mengenalnya begitupun dia, Jadi kupikir apa salahnya menerimanya, Selama ini kami berdua hanya menjalaninya dan nyaman dengan hal itu.

“Pergilah, bicara denganmu membuatku semakin pusing” Aku mengibaskan tanganku mengusirnya.

Dia hanya mengangkat bahu lalu berdiri “Oh ya tadi trainer mu menelponku, katanya kau absen 3 kali” katanya lagi sebelum menutup pintu.

Aku memukul pelan kepalaku. Sial, gara-gara aku masuk rumah sakit aku lupa dengan kelas yogaku. Aku mengambil ponsel menghubungi trainerku, kuharap aku bisa menjadwal ulang kelasku.

***

Aku tidak tau angin apa yang membawaku kesini.  Setelah membuka jahitanku, Aku berjalan di lorong rumah sakit sambil membawa sebuket bunga kemudian berhenti di depan pintu. Aku menarik nafas panjang sebelum mengetuk dan membukanya sambil berharap ini tidak terlalu larut untuk kunjunganku yang tiba-tiba.

“Siapa?” Ahra langsung terduduk di ranjangnya saat aku membuka pintu.

“Apa aku mengganggu?”

“Hyura-ya” Dia tersenyum tulus “tentu saja tidak, masuklah”

Aku mendekatinya lalu meletakkan bunga yang kubawa di nakas meja dan menarik kursi ke sisi ranjang.

Dia sedikit mendengus lalu kembali tersenyum “kau bawa lili putih?”

“Yeah, itu yang disarankan penjual bunga saat aku bilang ingin menjenguk seseorang. Kuharap kau suka”

Dia tertawa kecil “Aku menyukainya. terima kasih”

“Aku senang kau menyukainya” kataku tulus

“Kau tidak tau betapa aku menyukainya” wajahnya lebih berseri dari sebelumnya

“Huh?”

“Maksudku kunjunganmu Hyura-ya. Aku sangat senang “

Aku mengangguk kaku meskipun dia tidak melihatku aku tetap mengangguk.

“Bagaimana dengan Kyuhyun? Apa dia melakukannya dengan baik?”

“Ne?” Aku berpikir sejenak sebelum menjawabnya “Y..Yah.. tentu saja dia melakukannya dengan baik” sahutku terbata. Aku tidak tau harus menjawab apa, aku juga tidak memahami maksud pertanyaanya ‘melakukan dengan baik’, Aku hanya menjawab sekenanya.

Ahra tersenyum “Syukurlah. Dia belum berkunjung lagi sejak di hari aku bertemu denganmu. Sepertinya dia sangat sibuk”

“Apa Kyuhyun suka menceritakan tentangku? Maksudku—yah tentang hubungan kami”

“Tentu saja” sahutnya cepat. Syukurlah dia memahami pertanyaanku, aku sendiri bingung bagaimana menanyakannya dengan kalimat yang tepat. Dia meraba-raba ranjangnya sampai menemukan tanganku yang yang sejak tadi bertumpu di pinggir ranjangnya. Dia mengambil salah satu tanganku lalu memegangnya. Tangannya hangat, mengejutkan aku menyukainya. seperti tangan ibuku dulu. Yah dulu sebelum Anak haram itu datang. Maksudku Kyuhyun.

“Kyuhyun selalu menceritakan apa yang dia lihat, dengar dan lakukan. Bertahun-tahun aku hanya tinggal disini, Jadi Kyuhyun berperan sebagai mata dan telingaku untuk diluar sana khususnya untuk keluargaku, misalnya sepertimu. Aku tidak bisa melihat tapi Kyuhyun bisa menggambarkannya dengan baik. Aku yakin kau gadis yang sangat cantik” tangannya terangkat maju meraba-raba hingga dia menemukan wajahku. Meraba setiap detail wajahku dengan tangan lembutnya.

Ahra tersenyum “Garis wajahmu sangat sempurna Hyura-ya, kau bukan hanya sekedar cantik, aku yakin kau luar biasa” Aku tersipu, meskipun bukan pertama kalinya kudengar tapi Ahra mengatakannya dengan ketulusan, bukan sebagai penjilat yang biasa kulihat. Dia melepas tangannya turun lalu menumpu dipangkuannya

“Aku tau Kyuhyun sangat tepat saat menggambarkannya untukku. Begitu juga dengan kakek dan Ibu”

Aku mengerutkan keningku. Kakek dan Ibu? Apa Kakek juga mengadopsinya? Kenapa semalam dia tidak bilang apa-apa? Dan aku yakin 100%, Ibuku tidak tau apa-apa soal ini.

“Kyuhyun selalu mengatakan Kakek orang yang tegas namun baik hati. Beliau terkadang berkunjung melihatku, dia bukan hanya baik hati tapi juga hangat. Dia seperti ayah bagiku”

“Kau sudah bertemu kakek?” Wah Kejutan lagi.

“Yah, saat tidak sibuk dia sering berkunjung. Tapi Aku bertanya-tanya, apa Eomma sanagt sibuk sampai tidak menjengukku? Kyuhyun dan kakek hanya terus menyampaikan salamnya”

Aku bahkan tidak tau harus menjawab apa. Bagaimana ibuku bisa menjenguknya jika bahkan ibuku sama sekali tidak tau keberadaannya. Satu anak haram sudah cukup buruk untuknya apalagi dua?

   “Yah, begitulah Eomma. bahkan aku sudah lebih dari sebulan tidak bertemu dengannya”

Ahra mengangguk mengerti “Tidak apa-apa, sampaikan salamku pada Eomma. aku tau dia sibuk”

“E…eoh”

Dia kembali menyentuh tanganku, senyumnya tidak pernah hilang dari wajah pucatnya “Aku akan giat melakukan terapi, saat aku bisa berjalan apa kau mau mengajakku berjalan-jalan?”

“Yah, tentu saja. Kenapa tidak” saat menjawabnya, pikiranku berlarian. Dimana dia akan tinggal saat keluar dari rumah sakit? Tidak mungkin dirumah kami kan? Seandainya aku tetap berpura-pura tidak tau mengenai identitas Kyuhyun. Apa yang akan dia katakan mengenai kakaknya saat membawanya pulang. Lalu bagaimana dengan ibuku? Aku tidak harus memikirkannya tapi aku iba melihat wanita didepanku ini jika dia menerima kemarahan ibuku. Dia tidak tau apa-apa tentang kamuflase yang diciptakan kakekku dan adiknya.

“Sebaiknya aku pergi, ini sudah larut. Kau juga harus beristirahat” aku berdiri, dia tersenyum kemudian mengangguk.

“Kau akan datang lagi kan?” Tanyanya penuh harap

“Yah, jika aku tidak sibuk akan kuusahakan”

“Terima kasih Hyura-ya, aku sangat menghargainya.” sahutnya tulus “dan sampaikan salamku untuk Kyuhyun” Tambahnya

***

Keesokan paginya kudapati nona Jung, sekertaris kakekku mendatangiku sambil membawa satu set peralatan Golf. Aku bertanya-tanya bagaimana dia membawa dari ruangan kakekku yang berjarak 3 lantai dari ruanganku tanpa menarik perhatian. Aku salut padanya begitu sabar menghadapi kakek tua itu.

“Huejang-nim ingin anda mencoba peralatan baru ini” katanya sambil terngengah-engah. Aku tidak ingin membayangkan seberapa berat tas yang dia bawa.

“Apa harus sekarang? Pada saat jam kerja?”

“Ne?” Dia seperti tidak yakin apa yang barusan ku tanyakan.

“Bukan itu, maksudku, aku tidak melakukan hal konyol seperti mencoba peralatan golf model terbaru pada saat jam kerja”

Dia meringis “ya, saya tau. Tapi ini kakek anda yang memintanya. Beliau juga memintaku untuk mengurus jadwal anda weekend ini”

“Apa? Kau bercanda? Aku punya asisten untuk mengurus jadwalku”

“Maaf, bukan itu maksudku. Huejang-nim hanya ingin memastikan anda akan datang bermain golf sabtu ini dan kumpul keluarga pada hari minggunya”

Aku tersenyum miring. Tidak menyangka kakek tua itu masih merencanakan acara seperti itu setelah dia membongkar kebohongannya dan juga rencana gilanya yang akan menikahkanku dengan Kyuhyun.

“Katakan padanya aku akan datang” sahutku penuh arti

Dia tersenyum lega “lalu bagaimana dengan ini” dia menunjuk tas golf disisinya

“Letakkan saja disana” tunjukku ke sudut ruangan. Dia mengangguk lalu menyeret tas besar itu kesana. Dia menunuduk sekilas sebelum meninggalkan kantorku.

Aku mengambil ponsel menghubungi kekasihku.

“Yeoboseyo” sahutnya

Aku tersenyum “bagaimana dengan ajakan kencan hari sabtu ini”

Jeda beberapa detik sebelum dia menjawabnya “wah, kukira tidak ada yang lebih mengejutkan lagi dari ini. Apa kau baru saja memintaku mengajakmu berkencan?” Katanya setengah meledek.

“Kenapa? Apa kau tidak mau?”

Dia tertawa “Aku tidak akan melewatkan kesempatan menghabiskan akhir pekan denganmu honey. Jadi, kemana kau mau aku mengajakmu?” Tanyanya antusias.

“Ini akan lebih dari sekedar kencan. Kuharap kau mempersiapkan dirimu. Kita akan bermain golf dan kakek ada disana”

“Mwo?” Dia tidak bisa menyembunyikan nada terkejutnya.

“Aku ingin mengenalkanmu dengan kakekku”

“Kau yakin?” Bisiknya

” kenapa? Kau tidak mau?”

“kau tau bukan itu maksudku. Hanya mencemaskanmu, kau bilang itu bisa membahayakan posisimu di kantor”

“Mau bagaimana lagi, tidak ada jalan lain”

“Huh?”

“Jadi bagaimana? Mau tidak?” Tanyaku lagi tanpa menghiraukan pertanyaannya.

“Apa kakekmu akan membenciku kalau aku mengalahkannya di lapangan nanti?”

Aku tersenyum, tentu saja dia pasti akan setuju “Kau sangat percaya diri tuan Choi”

“Kita lihat saja nanti” katanya semakin percaya diri

***

Aku meminta Nammie mengatur ulang jadwalku. Menggeser beberapa pertemuan di sore hari beberapa hari ini agar aku bisa mengikuti kelas yoga yang sudah dijadwalkan akhir pekan ini.

“Kau hanya punya waktu rabu malam dan kamis malam” Nammie menjelaskan sementara aku memilah-milah stik golf.

“Berarti hanya malam ini dan besok? lalu hari jumat?” Kira-kira ada 6 stik dan aku tidak menyukai semuanya. Aku mengambil salah satunya lalu mengayun-ayunkannya.

“Aku baru menghubungi trainermu, katanya dari jumat sampai senin pagi dia akan mengunjungi sepupunya di Hongkong. Apa sebegitu mendesaknya sampai kau harus menjadwal ulang kelas yoga?”

Aku berhenti mengayun-ayunkan stik lalu menoleh padanya “3 kali melewatkannya berarti tidak ada pembakaran kalori selama tiga minggu sedangkan aku terus makan setiap hari” apa aku terdengar seperti wanita penggila diet?

Sebenarnya aku bukan tipe gadis yang beruntung. Banyak orang yang iri padaku, mengira aku sempurna. Aku cantik, pintar dan kaya. Anggaplah kekayaan memang anugrahku sejak lahir karena aku terlahir di keluarga kaya. Tapi jika orang lain bisa melihatnya lebih dekat apa mereka mau mempunyai ayah yang memiliki anak lain dari wanita lain pula, lalu mendapat kakak tiri palsu yang berpotensi menjadi suamimu? Kurasa tidak.

Kecantikan dan kepintaranku juga bukan hal instan. Tentu saja semua itu membutuhkan usaha, Tapi bukan berarti aku melakukan operasi plastik. Itu hal yang menakutkan, membayangkan wajahmu dibelah dan ditanami benda-benda asing. Aku harus menjaga bentuk tubuhku dengan yoga dan pergi ke gym. Lalu rutin ke perawatan dermatologist untuk menjaga kesehatan kulitku. Dan yang terakhir aku harus belajar ekstra keras agar menjadi seperti sekarang. Aku hampir tidak menikmati masa mudaku, aku juga tidak memiliki teman selain Nammie. Karena waktuku habis untuk belajar, berusaha membuat kakekku dan tidak mengecewakan ibuku. Intinya hingga saat ini, aku hanya hidup untuk orang lain. Lalu apakah mereka perlu iri dengan kehidupanku?

“Apa kau tidak terlalu keras pada dirimu sendiri?”

aku meletakkan kembali stik golf dan kembali ke mejaku “aku tidak menerima komentarmu” Nammie hendak menyela saat aku mengangkat tanganku “cukup atur ulang jadwalku Han Nammie ssi”

Nammie mendesah pelan “yah memang hanya itu yang bisa kulakukan” gumamnya rendah lalu berbalik dan keluar.

Seperti yang sudah dijadwalkan, malam harinya aku pergi ke studio tempat aku biasa berlatih yoga. Hyo Eonni selaku trainerku melotot saat melihatku. Aku hanya bisa tersenyum tanpa dosa setelah mangkir dari jadwal tiga kali berturut-turut. Hyeo Eonni sangat tidak menyukai muridnya yang tidak disiplin. Tapi hey, bukan aku sengaja melakukannya bukan?

“Aku masuk rumah sakit. Jangan melihatku seperti itu”

“Kita lakukan dua sesi sekaligus” perintahnya tegas tanpa berkomentar apapun. Aku tidak membantah dan langsung ke ruang ganti. Aku pernah mengalami yang lebih buruk dari ini. Gym di pagi hari dan yoga sekaligus dua sesi yang membuatku kelelahan esok paginya saat bekerja di kantor. Aku tidak berharap akan mengulanginya lagi karena cukup berakibat buruk pada pekerjaanku. Aku sama sekali tidak berkonsentrasi pada apa yang kukerjakan.

3 jam untuk dua sesi latihan yoga cukup membuat kakiku bergetar saat berjalan. Tiga minggu absen ternyata lebih buruk dari perkiraanku. Dan besok malam aku harus melakukan dua sesi lagi hingga jumat malam aku bisa bersistirahat sekaligus mempersiapkan fisik dan mentalku untuk golf pada hari sabtunya.

Jumat siang aku bertemu Siwon untuk makan siang bersama dan dia kembali memastikan rencanaku besok untuk memperkenalkannya dengan kakekku.

“Kita bertemu ibuku dulu bagaimana?” tanyanya antusias

Dahiku berkerut “Kenapa tiba-tiba?”

“Bukan tiba-tiba, sebenarnya sudah lama aku ingin kau bertemu dengan orang tuaku tapi aku menunggu, karena sepertinya kau belum siap”

“Bisakah kita pelan-pelan saja? Setelah ini aku janji akan bertemu dengan orang tuamu”

Dia tersenyum lalu mengangguk. “Arraseo”

***

Hampir seminggu berlalu setelah kakek memberitau tentang kebohongannya sekaligus terakhir aku bertemu dengan cucu kesayangannya yang sama sekali tidak memiliki hubungan darah. Menggelikan.

Aku tidak mengeluarkan sepatah katapun saat mereka berdua masuk ke dalam mobil. Kakek akan selalu memaksa kami untuk tidak menggunakan mobil terpisah. Salah satu kontribusi menanggulangi kemacatan lalu lintas. Itu yang selalu dia katakan.

From :Choi Siwon

Ku tunggu di lobi club

♥♥♥

Sudut bibirku tertarik melihat pesan yang baru masuk ke ponselku. Tidak sabar menunggu hingga kami sampai di Club Golf.

Siwon terlihat berbeda dengan polo shirt dan celana pendeknya. Aku lebih sering melihatnya menggunakan jas atau kemeja. Sejujurnya apapun yang dia pakai tetep membuatnya tampan.

 Dia telah siap dengan peralatan Golfnya sambil berdiri bersandar si meja lobi receptionist menungguku.

Siwon membuka sunglassnya saat melihat aku berjalan cepat mendekatinya. Sambil menegakkan tubuhnya dia menghampiriku lalu melingkarkan satu tangannya dipinggangku dan mengecup pipiku.

“Tidak sabar bermain denganmu honey” bisiknya jail. Aku terkikik kemudian berhenti saat mendengar suara berdehem dari belakangku.

Siwon menegakkan badannnya menjauhiku. Aku berbalik, kakek menatapku tidak suka, lalu Kyuhyun masih berdiri setia di belakang kakek dengan wajah datarnya.

Aku berdeham “Harabeoji, ini Choi Siwon. Dia kekasihku”

Siwon menunduk dalam memberi hormat “annyeonghasseo. Choi Siwon imnida”

Kakek menatap Siwon menyelidik “Choi Siwon?” Alisnya terangkat satu “kau sepertinya tidak asing anak muda”

Aku tersenyum lalu berdiri di samping Siwon dan mengamit lengannya. “Dia putra pemilik Hyundai Department Store” jelasku penuh bangga. Yah setidaknya dengan mengenalkan Siwon yang memiliki latar belakang mendekati sempurna membuat kakekku berpikir dua kali untuk menjodohkanku.

Kakek menggumam tidak jelas lalu mengangguk “pantas kau terlihat familiar. Aku cukup kenal dengan ayahmu”

“Sebuah kehormatan anda mengenali saya” Kata Siwon penuh hormat

Kakekku tertawa kecil. Aku bernafas lega, ini jauh lebih baik dari perkiraan.

“Donghae-ah kemarilah” pinta kakek, kakak tiri pura-pura ku maju hingga berdiri sejajar dengan Kakek. “Ini kakak Hyura. Lee Donghae”

Aku memutar bola mataku malas. Jelas-jelas kami sama-sama tau siapa dia sebenarnya, haruskah pria tua itu terus memanggilnya ‘Donghae’?

“Kami sudah saling kenal” sahut Kyuhyun datar.

“Benarkah? Wah kejutan yang lain” kata kakek setengah terkejut “Jadi—kau memutuskan ikut bermain Siwon ssi?”

“Jika anda berkenan”

Kakek hanya tersenyum menanggapinya kemudian melewati kami menuju Golf Car yang sudah tersedia yang akan membawa kami kelapangan. Selanjutnya tidak ada yang perlu ku khawatirkan. Permainan mengalir begitu saja, kakekku sangat kagum dengan kemahiran Siwon bermain golf. Tentu saja olah raga itu sudah dia gemari sejak kecil. Sedangkan aku dan Kyuhyun hanya bisa seadanya.

Yang mengejutkan Kyuhyun bisa berinteraksi dengan Siwon seperti kawan lama. Seolah-olah insiden di restoran dulu tidak pernah terjadi. Aku bisa menangkap terkadang mereka tertawa saling melemparkan lelucon yang tidak kumengerti. Mungkin hanya para pria yang memahaminya saat ku sadari Kakek juga ikut tertawa.

Menjelang siang kulitku hampir terbakar karena panas begitu menyengat di lapangan. Kami memutuskan untuk makan siang di resto club. Sesekali kakek menanyakan masalah pekerjaan pada Siwon dan dia dengan lugas bisa menjawabnya. kekasihku tampak sempurna hari ini. Aku tidak perlu mencemaskan lagi masalah perjodohan sial itu.

“Jadi sudah berapa lama kalian mengenal” tanya Kakek saat menyantap hidangan penutupnya. Aku tau ini tidak dapat dihindari.

“sudah  cukup lama” sahutku cepat ketika Siwon baru membuka mulutnya.

“Aku tidak bertanya padamu Hyura-ya” Kakek bahkan tidak melihatku dan terus menatap Siwon mencoba mengintimidasinya.

Tapi sepertinya tidak berpengaruh sama sekali “Kami mengenal sejak semasa sekolah tinggi. Hyura adalah Hoobae ku dulu” Siwon mengatakannya sambil menatapku dan tersenyum. Aku membalas senyumnya.

“Jadi kalian berpacaran sudah cukup lama” Siwon kembali menoleh ke arah kakek.

“Tidak, sebenarnya kami baru memulai hubungan. Belum sampai setahun. Karena aku baru berani menyatakan perasaanku pada Hyura”

“Jadi sebenarnya sejak kapan kau memiliki perasaan pada cucuku ini?” Aku menghela nafas pelan sambil tersenyum minta maaf pada Siwon. Sesi intograsi ini pasti membuatnya tidak nyaman. Tapi dia malah tersenyum sambil mengedipkan matanya.

“Sejak kapan persisnya aku juga tidak tau. Yang jelas perasaan ini tumbuh begitu saja”

Kyuhyun tiba-tiba saja berdehem, membuat perhatian kami teralih “Aku sudah selesai” katanya singkat

“Aku juga” sahut cepat. Aku meliriknya sekilas. Syukurlah, Secara tidak langsung dia menyelamatkan kami. Ingatkan aku untuk berterima kasih padanya meskipun aku sebenarnya memilih untuk melupakannya.

“bisakah kita pergi dari sini? aku mulai lelah” ujarku manja.

Kakek mendesah “Kau selalu menang Hyura-ya”

Aku tersenyum lalu bangkit dari kursiku dan mengahmpiri kakek, mengamit lengannya, membantunya berdiri. Dia tersenyum. Kemudian diikuti Siwon dan Kyuhyun.

Matahari mulai bergeser ke barat, meskipun begitu aku masih tidak bisa mentolelir teriknya. Aku dan Siwon berpisah di lapangan parkir, walaupun aku lebih memilih pulang dengan Siwon, aku juga yakin dia tidak keberatan mengantarku pulang, tapi itu pasti akan menyinggung kakek dan membuat posisi kami menjadi sulit.

Perjalanan pulang lebih singkat dari yang aku bayangkan. Kakek meminta Kyuhyun untuk menemuia di ruang kerja setelah kami sampai rumah, ada hal yang ingin dia diskusikan katanya. Aku berniat bergabung tapi tubuhku lengket setelah berpanas-panas di lapangan Golf. Aku memutuskan kembali kekamarku dan mandi sebelum bergabung dengan mereka.

Aku bukan tipe orang yang suka berlama-lama di kamar mandi, setelah merasa segar, aku mengaringkan rambutkau lalu mengenakan terusan tanpa lengan yang nyaman.

Langkahku terhenti di pintu ruang kerja saat mendengar gelak tawa dari dalam. Apa yang mereka bicarakan? bukannya mengetuk atau masuk saja aku justru menempelkan telingaku ke pintu.

“Harabeoji harus melihatnya secara langsung” kata Kyuhyun di sela tawanya.

“Wah aku sangat tidak sabar”

Aku meghela rambutku ke belakang telinga dan semakin menempelkan telingaku ke pintu sampai ada sebuah suara dari belakang yang membuatku terlonjak.

“Ahjumah!!” seruku terkejut

“Apa yang Agashi lakukan?” tanya Kim Ahjumah bingung. dia membawa seteko minuman lengkap dengan dua cangkir.

“bukan apa-apa” sahutku ketus lalu mengambil nampan dari tangannya “biar aku saja”

Kakek dan Kyuhyun menoleh saat tiba-tiba aku masuk sambil membawa minuman mereka. Aku meletakkan nampan di meja rendah diantara keduanya. Mereka tetap diam sampai aku kembali berdiri tegak.

Kakek berdehem “kejutan. Aku tidak menyangka kau yang membawakan kami minuman.”

Aku mengangkat bahuku acuh lalu duduk di sisi kakekku sambil masih dengan memegang nampan. “Apa yang kalian bicarakan? Sepertinya seru sekali”

“Ini malam libur, kau tidak menghabiskannya dengan pacarmu?” Sengaja sekali kakek mengubah topic pembicaraan. Dari sudut mataku Kyuhyun terlihat sibuk dengan ponselnya. Sepertinya dia tidak tertarik mendengar percakapan kami. Lagipula untuk apa dia tertarik.

“Tadi kami main golf bersama, ingat? Tidak ada lagi alasan bagiku untuk menemuinya. Dia juga punya kehidupan sosial lainnya ketimbang harus terus-terusan bersama denganku”

Kakek mengangkat alisnya sebelah “jawaban yang aneh untuk sepasang kekasih yang sedang kasmaran”

Aku tertawa “Astaga. Kami bukanlah remaja tanggung yang sedang di mabuk cinta, Harabeoji. Kami sudah sama-sama dewasa”

“ya aku tau kalian sudah dewasa. Lalu apa kalian sudah membicarakan masalah pernikahan?”

Aku memutar mataku. Jangankan membicarakannnya, memikirkannya saja tidak sama sekali “Tidak. Kami belum memikirkan sejauh itu”

Dahi kakek berkerut tidak senang “wanita seusiamu sudah pantas menikah Hyura-ya”

“Kurasa itu pemikiran yang sudah ketinggalan jaman” dengusku.

“Aku sudah tua, begitu juga ibumu. Setidaknya berikan aku kesempatan  melihat cucuku menikah. Seandainya umurku lebih panjang, suatu keberuntungan aku bisa melihat cicitku”

“Harabeoji!!”

Kyuhyun mendongak lalu melihat aku dan kakek bergantian. Aku meliriknya sekilas “Seharusnya bukan aku yang kau paksa menikah. Bagaimana dengan Oppa?”

“Kenapa aku?” Sahutnya sedikit tidak terima merasa tiba-tiba dilibatkan.

Kakek mendesah pelan “baiklah-baiklah. Kita hentikan pembicaraan soal pernikahan. Aku tidak akan memaksa”

“Bagus, karena memang kita tidak harus membicarakan hal ini” aku berdiri cepat “dan seharusnya aku juga tidak mengganggu kalian”tambahku sinis dan berjalan menjauh.

“Hyura-ya…” panggil kakek tapi aku terus berjalan lalu menutup pintu dan menuju kamarku.

Malam harinya ibuku menelpon. Menanyakan perihal acara keluarga kami. Sesuatu yang jarang terjadi tanpa ada mata publik atau orang lain yang butuh dibuat terkesan. Pasalnya kami tidak akan melakukan kumpul keluarga, khususnya aku dan ibuku, jika tidak sedang mengekspose bagaimana harmonisnya keluarga kami. Well, menurutku Siwon bukan lah orang yang perlu di buat terkesan.

Aku juga mengatakan padanya bahwa aku telah mengenalkan pacarku. Terdengar dari suaranya dia terlihat cukup bangga saat kubilang kekasihku adalah Choi Siwon. Aku mendapatkan tangkapan bagus. Begitulah komentarnya. Aku mengernyit jijik saat membayangkan wajah ibuku mengatakan hal itu. Ayolah, apa aku ini seorang penggali emas?

Malam itu aku tertidur lebih cepat dan bangun lebih pagi. aku memutuskan untuk jogging daripada harus pergi ke Gym. aku berpapasan dengan kakek saat baru menuruni tangga. Dia baru keluar dari kamarnya, melihat dari apa yang dikenakannya aku tau dia juga hendak joging.

Kakek tersenyum “kita olahraga bersama!” dibanding ajakan itu lebih terdengar perintah. Aku tidak membantah dan mengikutinya keluar kemudian berlari di belakangnya, sesekali kami beriringan atau bahkan aku yang memimpin di depan.

Aku menepi saat melihat wajah kakek memerah dan nafas tersengal. menoleh padanya “Harabeoji,kau baik-baik saja?”

“Yah…:”sahutnya tidak jelas di selanafasnya yang memburu. Aku memimpinnya ke arah taman di ujung jalan masuk ke rumah ku. “tunggu disini, akan kucarikan minuman”

kakek mengangguk sambari mengusap keringatnya dengan handuk yang tergantung di lehernya, sepertinya dia tidak sanggup lagi berbicara. Aku kembali secepat yang kubisa setelah menemukan mesin penjual minuman lalu menyerahkannya pada kakekku. Dia sedang duduk beristirahat di bangku taman.

“Aku tidak menyangka staminamu sebagus ini Hyura-ya”

“Senang mendengarnya” sahutku datar sambil mengambil tempat di samping kakekku

“Sepertinya yoga berperan banyak”

Aku mengangkat bahu, sedikit tidak berminat dengan percakapan ini sebenarnya, yang kubutuhkan sarapan karena perutku mulai  keroncongan. Aku berdiri berniat untuk kembali kerumah saat kakek bicara lagi.

“Aku tau tujuanmu membawa pacarmu kemarin Hyura-ya”

Aku berhenti lalu berbalik“huh?”

“Apa kau serius dengannya? Kau mau menikahinya?

“Apa Kakek menyetujuinya?”

“Antara iya dan tidak?”

Alisku berkerut tidak mengerti.

“Aku tidak sekejam atau sekolot yang kau bayangkan Hyura-ya. Tentu aku harus mempertimbangkan keinginanmu apalagi ini menyangkut kehidupanmu, masa depanmu, masa depan keluarga kita. Aku tidak akan menyangkal kau memiliki calon suami yang luar biasa. Tentu Aku akan merestui kalian tapi dengan satu pengecualian—Kau tidak akan pernah menggantikan posisiku”

Aku mendengus “Apa itu cara halus untuk menendangku dari daftar hak waris?” Aku melipat kedua tanganku didepan dada, sedikit bersikap menantang.

“jangan buruk sangka dulu cucuku” Kakek berdiri menyentuh kedua bahuku lembut. “Kau adalah cucuku satu-satunya, aku ingin yang terbaik untukmu.” Katanya penuh sayang otomatis membuat bahuku rilex lalu dia melepaskan tangannya.

“Aku tidak tau harus berterima kasih atau tidak pada ibumu karena mendidikmu menjadi wanita keras, kuat dan mandiri seperti ini. Tapi setelah kau menikah apalagi dengan seseorang yang berasal dari keluarga chaebol rasanya tidak pantas jika kau menjalankan perusahaan lagi”

Aku hendak membantah tapi kakek memotongku cepat

“Hal itu akan mempermalukan keluarga suamimu Hyura-ya. Terkesan mereka tidak memberimu cukup materi atau yang lebih parah bahwa orang-orang akan beranggapan suamimu tidak bisa menjaga istrinya dengan baik. Hal ini bukan lagi hanya menyangkut tentang dirimu tapi juga keluarga calon suamimu kelak”

“Omong kosong. Kakek hanya mengada-ada, Eomma baik-baik saja dan terus menjalankan perusahaan meskipun setelah menikah bertahun-tahun. Kau hanya mencari alasan untuk menendangku keluar!” Sahutku emosi

“Tidak jika seandainya ayahmu tidak meninggal…”

Orang tua ini tidak salah, ibuku memang mulai bekerja setelah ayahku meninggal, sepertinya Salah satu usaha untuk melupakan kesedihannya karena kepergian dan pengkhianatan ayahku.

“Dan aku tidak pernah ingin menendangmu keluar Park Hyura!” Lanjutnya lagi

“Tapi kemarin kau bilang akan mencoretku dari daftar warisan jika tidak menikahi anak asuhmu!!”

“Itu sebelum Aku tau kau punya kekasih, aku hanya ingin yang terbaik untukmu. Dan Donghae lah yang menurutku terbaik”

“Cho Kyuhyun!! Berhenti memanggilnya Donghae!! dia bukan Oppa ku, Oppa ku sudah meninggal. Dan aku membencinya karena kau terlalu menyayanginya padahal dia hanya orang asing!!”

Kakek mendesah berat, begitupun denganku. Aku tidak menyangka olahraga pagi ini akan diisi oleh perdebatan seperti ini. “Dia sudah menjadi Lee Donghae sejak 16 tahun dan sejak saat itu juga dia menjadi cucuku. Dia bukan orang asing!! Dia kakakmu!” sahut kakek tidak kalah keras.

“Lalu kenapa kau memintaku menikahi kakakku sendiri?”

“Karena dia Yang terbaik. Percayalah Hyura-ya”

“Terbaik untukmu tapi tidak untukku” desisku lalu berbalik cepat hendak pergi sampai kakek bersuara lagi

“Aku punya penawaran”

Aku memejamkan mataku lalu menghembuskan nafas berat sebelum berbalik lagi “jangan coba-coba menipuku kakek tua!”

“Tunjukkan kinerja terbaikmu dan aku akan mempertimbangkannya”

“Maksud Harabeoji?”

“Donghae….” Aku melotot “baiklah maksudku Kyuhyun, dia lebih dari seorang atasan atau karyawan  biasa. Dia luar biasa cerdas, memiliki semangat tinggi, rajin dan juga jujur”

“Apa sekarang kakek sedang berpidato untuk karyawan teladan” kataku sinis

“Dengarkan sampai selesai”

Aku mengangguk menunggunya melanjutkan.

“Kyuhyun selalu datang lebih awal dan pulang paling akhir. Dia tidak membawa pekerjaan kerumah” aku memutar bola mataku saat kakek mengatakan kalimat terakhir. Itu sangat menyindirku. Aku selalu membawa pulang pekerjaanku atau sekedar membawanya untuk didiskusikan dengan Nammie. Meskipun tidak ingin mengakuinya tapi memang yang dikatakan kakek tentangnya tidak dilebih-lebihkan. Aku bisa bertemu dengannya sekali dalam seminggu padahal kami satu rumah dan satu kantor. Yah itulah alasannya karena dia selalu berangkat lebih pagi san pulang lebih malam.

“Jadi maksud kakek aku juga harus bekerja seperti itu?” Dengusku tidak percaya.

“Bukan itu maksudku, setiap ornag memiliki cara kerjanya masing-masing begitu pun denganmu dan Kyuhyun. Aku hanya ingin kau membuktikan bahwa kau tidak kalah darinya dalam menjalankan perusahan. Jika kau bisa membuatku terkesan aku akan merestui hubunganmu dengan kekasihmu dan tetap memberikanmu posisi di kantor. Tentu saja peluang menggantikanku sangat terbuka lebar untukmu”

Aku hampir-hampir tersenyum mendengarnya. Tetap dengan Siwon dan peluangku masih sangat besar. Tidak ada ruginya untukku.

“Baiklah bagaimana aku bisa membuktikannya?”

“Pembangunan pabrik baru di Gyongsang kudengar berjalan lancar. Tapi dari yang kutau itu bukan murni perencanaanmu, ada campur tangan Kyuhyun disana….”

“Tunggu. Itu karena dia mengotak atik perencanaanku tanpa sepengetahuanku” belaku

“Tapi tanpa kelancangannya perencanaanmu tidak akan sesempurna itu”

Aku memberengut “lanjutkan”

“Aku ingin kita memiliki global net tanpa mengeluarkan uang perusahaan. Sepeserpun?”

“MWO?”

“Ada masalah?”

“Global net perusahaan komunikasi yang hampir bangkrut. Untuk apa kita membelinya? Dan bagaimana kita bisa mendapatkannya tanpa uang perusahaan? Apa kakek menyuruhku membelinya dengan uangku? Kau ingin membuatku miskin?”

“Kita akan mengelolanya dan menjualnya lagi dengan harga tinggi. Dari mana kau mendapatkan suntikan dana itu urusanmu Hyura-ya”

Aku menatap kakekku sengit,  ini bukan tantangan tapi ini jalan buntu. Mengelola perusahaan yang hampir yang bangkrut bisa menghabiskan dana yang besar belum lagi masalah yang akan ditimbulkannya. Lagipula dari mana aku mendapatkan uang untuk membeli sebuah perusahaan? Aku butuh menabung paling tidak 3 tahun untuk bisa membelinya.

“Oh ya, untuk sekedar informasi. Aku juga memberikan tantangan yang sama pada Kyuhyun”

“Ini benar-benar…..” geramku. Aku menarik nafas panjang lalu menghembuskannya mencoba untuk lebih tenang “Apa imbalan untuknya?”

“Posisiku” sahut kakek enteng

“Jadi jika dia menang maka dia yang dipastikan akan memimpin perusahaan?”

Kakek mengangguk

“Lalu saat aku menang  aku hanya mendapat peluang sedangkan Kyuhyun mendapatkannya secara pasti. Sangat tidak adil”

“Kau juga akan mendapat posisiku Hyura-ya tapi setelah Aku pensiun”

“Kupegang kata-katamu”

“Pasti. Tidak ada keraguan sedikitpun”

Okee call

Kakek tersenyum puas “Sekedar bantuan. Minggu depan Mr. Ethan Mckenna dari singTell akan berkunjung ke korea” kata kakek penuh arti.

Aku menyeringai “aku akan mendapatkannya” kataku penuh keyakinan.

***

Saat ini aku dalam mode bertempur, mungkin sedikit berlebihan menyebutnya seperti itu. Tapi saat ini ada yang kuperjuangkan. Masa depanku bertumpu pada bagaimana aku bisa menyelesaikan misi yang kakek berikan.

Senin pagi aku mendatangi kantor Kyuhyun. Tidak ada keraguan sedikitpun saat melangkahkan kakiku di lantai 34, tidak seperti sebelum-sebelumnya.

“Bagaimana kabarmu?—nona Kwon?” Sapaku dengan menekankan ucapanku saat menyebut namanya. Dia sedikit terlonjak dan tergagap saat menjawabku. Bagus, sepertinya dia tidak melupakan kejadian saat aku menerobos kantor bosnya, Karena begitu juga denganku. Aku masih menyimpan apa yang pernah kujanjikan dalam saat itu. Sangat tidak sabar apa yang bisa kulakukan padanya saat menendang kakak gadunganku.

“A…agashi…”

Aku menyeringai “apa kakakku ada?”

Dia mengangguk kaku “a..a.kan kusampaikan kedatangan anda”

“Haruskah?” Aku tidak sedikitpun mengurangi tatapan tajamku padanya. Seolah mengatakan “kalau kau menyinggungku lagi, habislah kau

“Ma..maaf” dia menelan ludahnya kasar “itu prosedurnya nona Park”

Aku mengendikkan sebelah bahuku ringan “kalau begitu lakukan”

Dia menghembuskan nafas lega lalu mengangkat gagang telepon. Aku melihatnya dengan seksama, saat dia membuka mulutnya hendak berbicara tangan aku merebut telepon dengan paksa dari tangannya. Saking terkejutnya, Yuri bahkan tidak bisa membantah.

“Ini aku. Sulit sekali menemuimu—Oppa”

“Hyura?” Aku tau dia terkejut dengan kunjungan dadakan ini.

“Eoh. Apa kau sibuk? Sepertinya sekertarismu menjalankan tugasnya dengan sangat baik” kataku sambil meliriknya sinis. Sedangkan gadis itu hanya tertunduk.

“Tidak. Tentu saja tidak. Masuklah” aku tersenyum miring lalu menutup telepon agak keras.

“sepertinya aku sudah dapat ijin”

“Silahkan nona” ujarnya pelan dan masih tertunduk. Dia menganggukkan sedikit keplanya saat Aku melengos memasuki kantor Kyuhyun.

Kyuhyun langsung berdiri saat aku membuka pintu. Dia mempersilahkan aku duduk didepan mejanya lalu duduk kembali setelah aku sudah didepannya.

“Apa ada masalah?” Tanyanya khawatir. Aku tidak menyalahkan dugaannya, pasalnya aku tidak pernah berbicara lagi padanya setelah dia mendampratku di ruang makan karena kabur dari kewajibanku di Gyeongsang. Meskipun kami kerap kali bertemu saat rapat, dirumah atau saat sedang bersama kakek seperti sabtu kemarin, kenyataannya aku memang tidak pernah benar-benar bicara padanya.

“Tidak ada, hanya ingin memberimu sedikit informasi”

alisnya naik sebelah, tapi wajahnya menunjukkan sedikit ketertarikan.

“Minggu Depan Mr Mckenna dari SingTell akan datang Ke korea”

“Ethan Mckenna? benarkah?”

Aku menyeringai, melihat dari ekspresinya sepertinya kakek tua itu belum mengatakan apa-apa. Kau selangkah didepan Park Hyura. Aku bersorak dalam hati.

Aku mengangguk lalu melanjutkan “Mengingat perencaanmu yang sangat bagus untuk Pabrik Gyeongsang, kurasa tidak ada salahnya kau mencoba membuat proposal untuknya. Kebetulan sekali Kakek ingin melebarkan sayapnya ke bidang telekomunikasi. Menggaet Ethan Mckenna sepertinya langkah awal yang bagus” Apa menurut kalian aku licik? Aku tidak peduli, yang jelas aku harus menang. Setelah Kyuhyun mendapatkan Mckenna, Aku bisa menggunakannya untuk membeli Global Net.

Dahinya berkerut “Kau mau aku yang membuatnya?” Dia pasti kebingungan, mengingat bagaimana tingginya harga diriku, sampai matipun kau tidak akan pernah meminta bantuannya. Tapi tidak untuk kali ini, bagaimanapun aku harus menyingkirkannya. Lagipula kakek tidak memintaku bertanding secara adil bukan?

“Yah memang permintaanku sedikit aneh, tapi apa salahnya mencoba”

 Kyuhyun mundur menyadarkan tubuhnya lalu melipat kedua tanganya di depan dada sambil  mengangkat salah satu sudut bibinya yang entah kenapa membuatku tidak nyaman, Aku tidak menyukainya. “Kedengarannya sangat menarik Hyura-ya. Mengingat baru saja Harabeoji menyinggung soal ketertarikannya pada Global Net”

Ugh, Sialan

 “Kau memberikan informasi yang sangat menarik Hyura-ya. sangat-sangat menarik. Gomawo” Dia mengatakannya dengan nada terkejut yang dibuat-buat. Aku menggertakkan gigiku sambil menatapnya sinis. Ibarat bermain catur, aku ketinggalan dua langkah sekaligus mengorbankan panglimaku padanya.

“Kau ingin bermain kotor?” Dia memajukan tubuhnya lebih dekat denganku, menyanggah tubuhnya dengan kedua lengan diatas meja. Jarak kami tidak lebih dari 3 inchi dan kuyakin dia juga bisa mencium aroma parfumku. Aku menatap wajahnya lebih seksama. Apa kalian tau selama 16 tahun ini aku tidak pernah benar-benar memperhatikan wajahnya. Malah sebisa mungkin aku menghindari melihatnya. Entahlah, melihatnya terlalu lama membuatku muak. Tapi itu dulu, sebelum aku tau bahwa dia bukanlah Kakakku.

Ini pertama kalinya aku menyadari bahwa dia menguarkan aroma maskulin yang cukup menggoda. Ditambah wajahnya yang seperti sebuah kutukan. Matanya begitu dalam, seperti aku akan tersesat jika menatapnya terlalu lama. Rahangnya yang tegas dan bibirnya yang penuh. Tiba-tiba saja aku membayangkan bagaimana bibirnya berada didalam mulutku. Astaga!! apa yang aku pikirkan!! Aku menggelengkan kepalaku cepat, menyadarkan diriku sendiri. Fokus Hyura! Fokus.

Aku berdiri cepat lalu membungkuk di mejanya, menggunakan tanganku sebagai penyangga. Wajahnya mundur sedikit. Meskipun hanya sepersekian detik, aku bersumpah dia melihat ke lekukan dadaku. Haruskah aku menyolok matanya? meskipun aku senang membayangkannya tapi sepertinya sekarang bukanlah saat yang tepat. Aku akan menyimpannya untuk nanti.

“Kau terbiasa menjadi yang pertama di sini ataupun dirumah, terbiasa menjadi anak kesayangan Harabeoji. Apa kau tidak tau selama ini kau hanya bersembunyi di balik ketiak kakek tua itu?”

Mata Kyuhyun melotot tidak senang. dia berdiri cepat dan membentakku “Park Hyura!!”

Aku menegakkan tubuhku, sama sekali tidak terpengaruh olehnya “Well, sayang sekali. Kau harus berada disini, terjebak dalam permainan keluargaku. Tapi perlu ku ingatkan! Orang asing seharusnya tau batasan-batasannya. Karena aku tidak segan-segan untuk menginjakmu jika kau menghalangi jalanku. Cho Kyuhyun ssi” Matanya terbelalak saat aku menyebut nama aslinya. Aku mundur selangkah, puas dengan gertakanku lalu berbalik menuju pintu dan membukanya. Sebelum pergi aku menoleh padanya sekali lagi. Dia masih mematung di tempat, sepertinya benar-benar terkejut.

“Oh ya, Kakakmu titip salam. katanya dia merinduknamu” kataku sebelum benar-benar pergi. Aku yakin, Ucapanku pasti menggoncangnya.  Sangat Puas, aku melenggang dari kantornya dengan dagu terangkat. Jackpot Park Hyura, Kau sudah menyingkirkan Cho Kyuhyun. Mr Mckenna adalah milikmu.

***

Sepanjang hari aku bersama Nammie mengumpulkan semua informasi tentang Ethan Mckenna. Pengusaha berumur 43 tahun tapi masih terlihat muda dan bersemangat. Perusahaannya bergerak di bidang telekomunikasi. Aku harus bekerja keras untuk menarik minatnya agar mau berinvestasi di Global Net. Meskipun tidak mudah tapi bukannya tidak mungkin.

Aku baru keluar kantorku sekitar  pukul 8 malam. Perutku keroncongan, setelah seharian bekerja dan melupakan makan malamku. Aku mempercepat langkahku saat tiba di Basement, ingin segera sampai di rumah dan menikmati salad buatan Kim Ahjumah. tapi langkahku memelan kemudian berhenti saat melihat Kyuhyun berdiri di sisi Mobilku.

Dia menoleh begitu mendengar suara sepatuku yang menggema.

“Kau tidak membawa mobil” Tembakku langsung. Kami berjarak 3 meter sekarang.

“Sejak Kapan kau tau?” tanyanya tanpa menjawab pertanyaanku “Apa Harabeoji yang mengatakannya padamu?”

Aku melipat tanganku “Bagaimana kalau ku bilang, Bahwa Tuhan yang menginginkan aku tau”

Kyuhyun tertawa mengejek “Bahkan sepertinya Tuhan pun malas menanggapi manusia buruk sepertimu”

“Apa kau bilang?”

“Seperti yang kau katakan tadi siang, Orang asing seharusnya tau batas-batasnya. Aku berdiri di sini bukan sebagai Kakakmu. Tapi sebagai diriku yang sebenarnya. Sebelumnya aku ingin berterima kasih karena sudah mengingatkanku akan hal itu dan tentu saja aku sangat tersanjung kau mau menjenguk Kakakku. Dan Juga…..” Dia berhenti lalu berjalan mendekatiku hingga kami hanya berjarak beberapa langkah.

“….Aku sangat bersyukur bahwa Donghae tidak pernah masuk ke dalam keluargamu. Aku senang bisa menggantikannya. Bagus sekali dia sudah tiada, jadi dia tidak perlu melihatmu atau bahkan ibumu. Dan aku yakin dia akan sependapat denganku”

“Jaga bicaramu!” kataku dari sela-sela gigiku.

“Aku akan mendapatkan apa yang seharusnya Donghae dapatkan, Mengambil apa yang akan menjadi haknya. Jika kau menghalangi jalanku aku pun bisa menginjakmu. Ingat Itu baik-baik!!” dengan sengaja dia berjalan menyenggol bahuku saat melewatiku.

“Kita akan menikah” kataku cepat. Otomatis langkahnya terhenti, Aku berbalik, menatap pungunggnya.

“Jika kau tidak membiarkanku menang kali ini, Kita akan menikah. Itu Syarat yang kakek Ajukan”

Dia berbalik perlahan, Aku tidak bisa membaca ekspersinya, wajahnya begitu datar dan dingin. Inikah Cho Kyuhyun yang asli?

“Kalau begitu menikah saja” sahutnya enteng

“Apa kau sudah gila?”

“Lee Donghae dan Park Hyura, tidak ada yang aneh dengan itu. Semua orang tau nama keluarga kalian berbeda karena Donghae dianggap anak angkat. CIh, demi melindungi nama baik ayahmu yang berselingkuh kalian mengorbankan anak yang tidak tau apa-apa”

Aku mendesah berat “Aku tidak membicarakan nama keluarga! ini tentang rencana gila yang kakek tua itu inginkan. KAU dan AKU MENIKAH? itu tidak akan terjadi meskipun dunia kiamat. Aku membencimu begitu juga denganmu. Lalu kenapa kita harus menikah?”

Dia hanya mengedikkan bahunya peduli

“Apa kau menyukaiku?”

Dia tertawa hambar mendengar pertanyaanku “Aku tau siapa dirimu Park Hyura, aku melihatmu tumbuh dan aku tau betapa buruknya dirimu. Tidak ada alasan bagiku untuk menyukaimu”

Aku tau aku tidak memiliki hati seperti malaikat, tapi mendengar dari mulutnya membuatku merasa lebih buruk. seolah dirinya merasa lebih suci. “Bagus, itu menguatkan alasan bahwa kita tidak bisa menikah” kataku akhirnya

“Aku hanya mengatakan tidak menyukaimu, bukan tidak bisa menikah denganmu”

 “Mwo?”

“Dengar, aku tidak peduli dengan pernikahan. Pernikahan kita atau siapapun, kau membicarakan hal yang terlalu jauh sedangkan aku disini untuk mengingatkanmu agar kita bisa bermain secara adil”

Aku sampai lupa dengan kompetisi kami karena membicarakan pernikahan. Benar sampai dimana tadi? Oh ya dia juga mengancamku untuk tidak menghalanginya.

“Jadi kau tidak akan mengalah apapun konsekuensinya?”

“Tidak ada kata menagalah dalam kamusku” sahutnya tegas.

“Aku juga tidak butuh belas kasihanmu. Bersiaplah, karena Mckenna akan memilihku” kataku penuh percaya diri.

“Percayailah apa yang kau percayai” bersamaan dnegan itu kami berbalik bersama berjalan berlawanan arah dan menjauh.

***

Ingat perkataan Kakek soal Kyuhyun selalu menjadi orang pertama dan terkakhir di kantor? sejujurnya itu menggangguku lebih dari seharusnya, perkataannya menempel di pikiranku sepanjang malam. Untuk mendapatkan kontrak dengan Mr Mckenna bukan hanya tentang melakukan presentasi terbaik tapi juga ide-ide yang cemerlang. Selain itu, ini juga tentang penghargaan. Siapa yang lebih berdedikasi. Dan aku bertekad untuk menunjukkan pada Kakekku bahwa akulah ‘orangnya’

Jadi hari berikutnya aku berangkat satu jam lebih awal, dan mobil Kyuhyun masih terparkir di garasi. Begitu  juga denganjam pulang kantor, aku berusaha menahan bokongku untuk tetap duduk di ruang kerjaku sambil menyelesaikan semua pekerjaanku dan tidak membawanya ke rumah.

Hari rabu paginya saat aku memasuki garasi aku sudah tidak melihat mobil Kyuhyun. Aku kembali ke dalam dan bertanya pada Kim Ahjumah. Ternyata Kyuhyun sudah pergi sejak setengah jam yang lalu. Jelas di sini bukan hanya aku yang bertindak serius.

Hari berikutnya aku berangkat setengah jam lebih awal—dan seterusnya. Apa kalian bisa melihat polanya disini? Saat Jumat berikutnya aku mendapati diriku masuk ke garasi jam empat pagi.

Jam-empat-pagi!!

Bahkan langit masih sangat gelap. Dan saat aku baru membuka pintu garasi, tebak siapa yang kulihat di depanku, datang pada waktu yang bersamaan. Kyuhyun sudah berdiri di sisi mobilnya sedangkan aku masih di mulut garasi. Kami sama-sama menatap sinis selama beberapa detik, hingga saat bersamaan kami bergegas. Kyuhyun secara serampangan masuk ke dalam mobilnya dan aku berlari menuju mobilku.

Saat aku menyalakan mobilku, mobil Kyuhun sudah melesat. Tapi aku tidak khawatir, mengingat urusan mobil aku lebih unggul. Mobilnya hanya buatan KIA, sedangkan mobilku Aston Martin Vanquish keluaran terbaru. Tentu saja dia lebih bijak dalam menggunakan uangnya tapi aku yakin untuk saat ini dia akan menyesalinya.

Aku tersenyum saat melihat mobilnya berhenti di lampu merah pertama. Aku melihatnya menoleh saat aku di samping mobilnya. Aku menyeringai dan dia menekan gasnya lebih dalam membuat mobil buatan dalam negri itu menderum. Lucu sekali membandingkan mobil jeleknya dengan Aston Martinku.

Apa kalian pernah nonton fast and furious? yah begitu lah kami saat ini. Menungu lampu berubah hijau sambil menekan gas dalam-dalam, bersiap melesat membelah jalanan Seoul yang masih sepi, tentu saja ini masih jam empat pagi. Seolah mengisyaratkan bahwa kami memiliki lintasan sendiri.

Tidak perlu kemahiran menyetir tingkat tinggi saat mobilmu sudah memberikan yang terbaik. Tentu saja aku tiba duluan di parkiran kantor, meskipun begitu aku tetap bergegas masuk ke dalam gedung. Saat aku masuk lift, aku melihat Kyuhyun baru memasuki pintu lobi. Dia melambaikan tangannya kemudian berlari. tapi sayangnya aku tidak sebaik itu. Aku menekan cepat tombol lift agar segera menutup. Aku tertawa saat masih mendengar suara makiannya.

Peraturan Gedung ini hanya mengijinkan satu lift yang beroperasi saat bukan jam kerja. Aku menebak-nebak, Apa dia akan menunggu lift ini atau justru berlari manaiki tangga darurat. Minilik dari sifatnya yang sangat kompetitif kurasa dia akan berlari di tangga darurat. Lihat betapa jenius dirinya, Dengan tingginya yang lebih dari 180 cm—tentu saja kakinya panjang hingga dia bisa melangkah tiga undakan sekaligus. Tapi satu-satunya masalah, tentu saja kantornya ada di lantai tiga puluh empat. Idiot.

Aku berniat mengganggunya dengan tidak langsung menuju kantorku tapi terus naik sampai kantor Kyuhyun. Aku meletakkan tasku di meja Kwon Yuri,  menyalakan lampu lalu mengambil segelas air sambil bersandar santai di depan pintu ruangannya. Hingga beberapa menit aku mendengar pintu berdebum kencangdan Kyuhyun muncul dengan terengah-engah dan berkeringat.

Langkahnya terhenti saat melihatku, Aku tersenyum semanis mungkin lalu berjalan mendekatinya, mengambil tangannya yang tergantung untuk menerima segelas minuman yang sudah kusiapkan. “Kau Bisa gunakan ini, dan kuharap olahraga pagimu menyenangkan” kataku lalu mengambil tasku dan pergi dengan langkah yang dibuat-buat.

Aku mendapati diriku tertawa keras di dalam lift yang membawaku turun ke kantorku. Melihat ekspresi Kyuhyun yang seakan-akan ingin mencekikku, itu sangat menghibur.

Untuk melakukan pekerjaan terbaik aku perlu buku—banyak buku. Buku hukum, Pemasaran, Investasi, Bisnis maupun managemen. Segala rincian yang terkait dalam pekerjaanku yang akan membuat penyempurnaan presentasiku. Beruntung perusahaanku menyediakan fasiltas perpustakaan untuk menunjang kebutuhan karyawannya. Biasanya aku hanya akan menyuruh Nammie, tapi hari ini sudah lebih dari tiga kali dia bolak-balik ke perpustakaan tapi tidak menemukan apa yang kucari hingga kuputuskan untuk mencarinya sendiri.

 Aku mencari dari lorong ke lorong berharap beberapa buku yang kucari terselip di tempat yang tidak seharusnya, Tapi hasil nihil. Tidak mungkin sebegitu banyak buku yang kubutuhkan tapi semuanya tidak ada. Aneh.

Aku keluar pintu perpustakaan dan berpapasan dengan Kyuhyun, dia membawa buku tebal seperti ensiklopedia. Aku membaca judulnya Technical Analysis of  the Financial Markets, buku yang sejak tadi pagi Nammie cari untukku. Sial.

Kyuhyun tersenyum miring “Kau mau mencari buku?” tanyanya dengan keramahan palsu. Tangannya bermain-main pada buku yang sedang dipegangnya seolah itu piala yang sudah didapatkannya. “Kau tau mungkin bantuan? saran? arahan menuju ke perpustakaan umum?”

“Tidak. aku baik-baik saja” sahutku setenang mungkin

Dia tersenyum lagi, hampir-hampir membuatku mau muntah “senang mendengarnya, semoga beruntung” Dengan itu dia melangkah menjauhiku.

Setelah kejadian itu, keadaan semakin parah. Meskipun malu untuk mengakuinya tapi kami berdua jatuh pada titik terendah dalam sabotase professional. Keesokan paginya aku mendapati semua kabel hilang dari komputerku, meskipun tidak memberikan kerusakan jangka panjang tapi membutuhkan waktu lebih dari tiga jam sampai petugas IT muncul dan memperbaikinya lagi.

Di hari yang sama Kyuhyun mendapati “seseorang’ telah menukar semua disk dan file. Tidak ada yang terhapus tapi dia harus melihat satu demi satu jika dia ingin menemukan dokumen yang dia butuhkan.

Kemudian saat Staff Meeting berlangsung, Kyuhyun secara ‘tidak sengaja’ menumpahkan air pada laporan yang sudah kususun rapi untuk kakekku.

“Ups, mian” katanya sambil menyeringai, menjelaskan betapa tidak menyesalnya dia.

“Gwenchana, aku punya salinannya. Huejang-nim” Jelasku pada kakek. Beruntung aku sudah siap siaga kalau-kalau si brengsek iu mengacaukannya.

Kemudian—sekitar pertengahan rapat, aku menendang tulang keringnya sekuat yang kubisa. Setidaknya aku harus membalas perbuatannya.

“Hmph” Kyuhyun mengerang dan tangannya mengepal secara reflek.

“Donghae-ah, Kau baik-baik saja?” tanya Kakek.

Dia mengangguk “ada sesuatu di tenggorokanku” Kyuhyun terbatuk dengan dramatis. aku mengigit bibirku menahan tawa. Hanya Tuhan dan dia yang tau sebarapa sakitnya di tendang di tulang kering dengan hak sepatu runcing sepanjang sembilan senti.

Sepanjang minggu ini aku menyadari betapa tidak dewasanya kami, seperti anak Tk. Dengan itu aku sendiri menyadari bahwa Kyuhyun tidaklah sekaku dulu. Dia juga memiliki sikap kekanak-kanakkan. Atau memang seprti itulah dia yang sebenarnya? aku tidak tau. Meskipun terdengar aneh tapi aku lebih suka melihatnya seperti itu.

Tidak seperti Kyuhyun yang berpura-pura menjadi kakakku. Selalu tersenyum (dipaksa tersenyum)  saat melihatku, bersikap melindungi seolah dia benar-benar Oppa-ku, Bersikap sopan dan menjaga tingkah lakunya Khususnya di depanku, ibuku dan kolega kakekku.

***

 Hari penentuan tiba. Aku melakukan yang terbaik yang ku bisa saat menjelaskan presentasiku pada kakek. Proposalku solid dan Aman, Tidak ada resiko sedikitpun bahkan saat melibatkan perusahaan seperti Global Net. Lalu Kyuhyun, Bohong jika kukatakan aku tidak kagum padanya. Dia terarah, jelas dan sangat persuasif. Rencana investasi yang di paparkannya unik dan imajinatif, tentu saja akan menghasilkan banyak uang.

Setelah kami selesai, secara bersamaan aku dan Kyuhyun saling menyeringai, ekspresi sombong penuh kemenangan terpancar di wajah kami.

“Aku sudah tau hasilnya akan seperti ini” kata kakekku memulai “Naluriku sebagai pebisnis tidak akan pernah salah. Kurasa sudah jelas siapa yang akan maju bersama Mr Mckenna. Kalian berdua”

“Apa?” tanya kami berbarengan.

“Dengan bakat milikmu, Donghae-ah dan dan pengetahuan milikmu Hyura-ya, Kalian akan menjadi pasangan yang sempurna”

“Harabeoji!!” Protesku

“Harabeoji, seharusnya tidak seperti ini!” Kyuhyun juga terlihat tidak senang.

“Dengar, mendapatkan Mr Mckenna adalah langkah awal, dan aku akan menemui kalian di garis finish saat mendapatkan Global Net. Kalian bisa berbagi saat menghadapi Mckenna dan lakukan dengan cara kalian sendiri saat menghadapi Global net atau kalian juga bisa berbagi. Terserah”

Aku menatap kakekku tidak percaya. “Bagaimana dengan nasibku? dengan perjanjian kita? saat aku harus berbagi dengannya? Apa kami juga harus barbagi posisi?”

“Hyura-ya, Dengarkan dulu…..”

“Ani! kau yang harus dengar!” potongku keras. Aku tau saat ini aku sangat kurang ajar tapi aku begitu marah setelah satu minggu penuh mengorbankan semua perhatianku hanya untuk proyek perjanjian ini, tapi barusan dia bilang aku harus berbagi? yang benar saja. “Aku tidak akan berbagi apapun dengan orang asing, dia bahkan bukan kakak titriku. Dia bukan Lee Donghae!!”

“Park Hyura!!” bentak kakekku.

Aku berdiri cepat “aku tidak tau kau begitu putus asa menginginkan penerus sampai memaksaku untuk menyerahkan posisiku pada orang lain” Aku hendak pergi saat tangan Kyuhyun menahanku.

“Lepas!” desisku

“Minta maaf!” katanya tegas “Minta maaf pada kakek dan padaku”

“Ya! Cho Kyuhyun, berani sekali kau…..” Tubuhku terhempas kembali ke kursi, dia menarikku begitu kuat. aku melotot padanya dan dia memandangku tajam.

“Kalian berdua!….” aku dan Kyuhyun menoleh ke arah kakek bersamaan. “jika kalian tidak bisa diam, aku akan membatalkan proyek ini. Park Hyura, kau tidak akan mendapat restuku atau posisiku dan kau! Lee Donghae….”

“Namanya Cho Kyuhyun bukan Lee Donghae” potongku

Kakek mendesah berat “baiklah Cho Kyuhyun, kau akan menetap di posisimu sekarang sampai kau mati. jangan pernah memikirkan naik jabatan!”

Kami berdua bergidik mendengar ancaman kakek. Dia tidak main-main. Aku tau itu. Aku menarik tangaku kasar dari pegangan Kyuhyun lalu melipatnya di pangkuanku.

“Masih ingin melanjutkannya?”

Kami berdua mengangguk

“Bagus! sekarang kalian hanya punya waktu tiga puluh jam untuk mendapatkan Mr Mckenna. Dia menghubungiku akan tiba lebih cepat. Keputusnaku sudah bulat, kalian berdua yang menghadapinya! tidak ada protes! lakukan saja dan jika masih membantah, aku akan membatalkan proyek ini. Apa kalian mengerti?”

Aku dan Kyuhyun saling melirik lalu akhirnya kami mengangguk.

***

“Sekarang bagaimana?” tanyaku setelah kami keluar dari ruangan kakek. Kami berjalan beriringan menuju lift. Dia menekan tombol lift.

“Kau bisa melakukan tindakan mulia, seperti mengundurkan diri misalnya” sahutnya asal.

Aku mengeluarkan suara jijik “Bisakah kau lebih menyebalkan lagi?” Pintu lift terbuka dan kami masuk. Dia menekan dua tombol sekaligus yang akan mengantarkan kami ke kantor masing-masing. Aku berdiri di belakangnya dan dia berbalik menghadapku, melihat ku serius.

“Tiga puluh jam Hyura-ya, hanya itu waktu yang kita punya untuk mendapatkan MCkenna. Aku janji tidak akan bersikap menyebalkan dan kau juga harus berjanji untuk tidak mengacau”

Aku mengernyit, tidak suka dengan istilah yang dia gunakan. Apa aku terlihat seperti pengacau? Tapi membantahnya juga tidak akan memperbaiki apa-apadan justru memperburuk keadaan. Jadi aku hanya bisa mengangguk.

“Kantor mu atau kantorku?” tanya cepat saat lift berdenting lalu pintu terbuka. Sebelum aku sempat menjawab dia menarik tanganku keluar. “di kantorku saja” putusnya. Dan sekali lagi aku tidak  membantah.

“Ini ide paling bodoh yang pernah kudengar!” kata-kata itu meluncur keras dari mulut Kyuhyun.

“Aku sudah meneliti Mckenna. Dia tipe orang kolot, kau pikir dia mau menatap laptopmu sepanjang malam? Dia pasti ingin sesuatu yang nyata, berwujud. Sesuatu yang bisa di bawa pulang. Itulah yang akan kuberikan padanya” belaku

“Ini adalah pertemuan bisnis bernilai milyaran won, bukan pameran Sains anak kelas lima. Aku tidak akan pergi kesana dengan membawa-bawa poster!”

 Sekarang sudah lewat tengah malam. Kami sudah berada di kantor Kyuhyun lebih dari dua belas jam. Penampilan kami jauh dari kata baik-baik saja. Aku melepas sepatuku dan blazer ku tersampir di pungug sofa. Rambutku sudah ku gelung ke atas tidak beraturan. Begitu juga dengan Kyuhyun, dia telah menanggalkan jas dan dasinya, lalu dua kancing teratasnya di biarkan terbuka. Mangkuk kosong bekas masakan China yang tadi kemi pesan berserakan di lantai. sedangkan di atas meja penuh dengan kertas-kertas berserakan.

“Aku tidak peduli kau setuju  atau tidak, aku akan tetap membawa papan poster. Aku yakin benar tentang hal itu”

Kyuhyun memijat kepalanya lalu mendesah berat “baiklah, tapi kecilkan ukurannya. Dan Aku yang akanmelakukan presentasi”

“Tidak, kau tidak akan” bantahku

“Hyura-ya….”

“Ini ideku, aku yang akan mempresentasikannya”

“Ethan Mckenna adalah orang yang kolot, kau sendiri yang bilang. Dia pasti lebih suka berbicara dengan sesama pria”

“oh, Komentar paling diskriminatif yang pernah kudengar Cho Kyuhyun ssi” jawabku sinis

“Peluang mendapatkan kontraknya akan lebih besar jika Aku yang maju untuk  menjelaskan!”

“Aku bilang tidak! Aku tidak peduli apa yang kau pikirkan. Sama sekali tidak!”

“Demi Tuhan, kau sangat keras kepala Park Hyura!”dia mengacak rambutnya frustasi. “Begini saja. Aku sudah mengijinkanmu membawa poster-poster itu, dan giliranku untuk mempresentasikannya. Atau, jangan bawa apapun selain laptopku dan kau yang maju untuk mempresentasikannya”

Aku mengigit bibirku menimbang-nimbang, sebenarnya itu terdengar lebih adil. Tapi aku tidak akan menyia-nyiakan hasil kerja kerasku minggu ini berkutat dengan grafik dan papan poster. Hingga akhirmya aku mengangguk setuju. “Aku tetap membawa poster itu” kataku pelan.

Dia tersenyum senang.

***

Pertemuan makan malam kami bersama Ethan Mckenna berjalan lancar. Lebih mudah dari dugaanku. Pria ini tidak sekaku yang kubayangkan. Dia mudah bergaul dan orangnya sangat lucu. Aku bisa mendapati diriku benar-benar tertawa saat mendengarnya bercerita. Meskipun Kyuhyun yang lebih banyak berbicara tapi aku bisa merasakan Mr Mckenna lebih tertarik padaku.

Dia menawarkan Rushian Wine sesaat sebelum permisi pergi ke toilet. Aku mencicipinya sedikit saat dia baru beranjak.

Aku menoleh pada Kyuhyun, tersenyum gembira “jadi ini benar-benar berjalan dengan baik, bukan? Maksudku aku sangat yakin dia tertarik”

Kyuhyun mengangkat bahu “Tergantung apa yang akan kau tawarkan padanya?”

“Apa yang kau bicarakan? Aku menawarkan kita—proposal kita”

“Benarkah? Karena sepertinya kau menawarkan padanya sesuatu yang benar-benar lain”

Alisku bertaut, benar-benar tidak mengerti kemana arah pembicaraan ini “Apa sebenarnya maksudmu?”

“Ayolah Park Hyura, kau wanita cerdas. Kupikir kau bisa memahami persis apa yang kukatakan”

“Sungguh, aku tidak……”

“Kau bisa lebih cepat mendapatkannya jika kau merobek bajumu dan menyodorkan payudaramu ke wajahnya saat kau memutuskan mengenakan gaun ini” katanya cepat dan penuh penghinaan.

Tanganku reflek meraih gelas lalu menyiramnya. Bajingan sialan ini sangat, sangat menghinaku. Aku menyukai gaun ini karena memang berdada rendah dan aku suka memamerkannya. Tapi mendengar dari mulut kotornya membuatku kesal lebih dari seharusnya.

“apa kau gila?” Bisiknya kasar sambil melompat membersihkan kemeja dan wajahnya dengan serbet.

“Apa semua baik-baik saja disini?” Ethan kembali dan bingung melihat Kyuhyun.

Aku tersenyum “semuanya baik-baik saja” dustaku lalu aku permisi ke toilet untuk menenangkan emosiku.

Aku bersandar di dinding toilet menarik nafas lalu menghembuskannya secara teratur. Salah satu yang kupelajari di kelas yoga. Aku melakukannya selama beberapa menit, setelah merasa lebih baik aku keluar pintu toilet dan langsung di sambar oleh sebuah tangan yang menarikku ke luar restoran.

“Cho Kyuhyun apa yang kau lakukan?” Aku menarik tanganku paksaSaat di depan pintu masuk

Dia berbalik, matanya menyalang, Postur tubuhnya tegang dan rahangnya mengeras. Apa dia masih marah karena aku menyiramnya tadi? tapi seharusnya aku lah yang marah.

“Kita pergi!” perintahnya tegas

“Tidak, kita tidak akan kemana-mana. Apa yang kau lakukan? Kalau kau mau pergi, pergilah sendiri. Aku harus mendapatkan Mckenna” Aku hendak berbalik kedalam saat Kyuhyun membuka suaranya lagi.

“Apa menikah dengaku begitu buruk sampai kau harus mengemis pada orang asing?”

Aku berbalik perlahan “Mwo?”

“Menikah saja denganku, dengan begitu segalanya lebih mudah untuk kita berdua”

“Dasar gila” desisku tertahan

***

TBC

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tulisan ini dipublikasikan di Fanfiction dan tag , , , , . Tandai permalink.

196 Balasan ke Famiglia [part 3]

  1. Angel_Cho berkata:

    Publish jugaaaaaa…
    Yey..
    Absen dulu eon, baca nyaa nanti ehehehehe 😀

  2. Chintya_Shella berkata:

    Setelah lama menunggu, akhirnya di post juga.
    kalau gitu mau baca dulu deh..

  3. @tiyakyu9388 berkata:

    Wow Mereka akan menikah kah ?? Waaah di tunggu next ya

  4. Nur aisah berkata:

    Wah ….
    Setuju kalo kyu ama hyura.

    Onnie RACHE dong, ff yg paling aku tunggu tunggu

  5. adelcho berkata:

    Keren ceritanya… suka gaya penulisannya

  6. kyura8891 berkata:

    hoon-ie….^^ akhirnya posting juga..:D tinggalin jejak dulu yaaa..:*

    • kyura8891 berkata:

      aahh.. itu mah cuma alasan kyuhyun aja.. padahal (pasti) dia yg ngebet pengen nikah sama hyura… ngaku deh cho…:p wkakakakakak..:D dua part sebelumnya terasa agak ‘berat’.. tapi part ini bener bener keren dah.. disamping ringan (karna kyuhyun udah ngeluarin sifat aslinya yg childish) tapi ceritanya tetep enak dinikmati (emang makanan?? +abaikan)…:> ditunggu next part nya..;) dan well, aku masih setia nunggu Rache nya..:*

  7. retnonoerfi26 berkata:

    Kyaaa,,akhir’y publish jg,,,makin penasaran ni ma next part’y,,kira2 apa ya yg terjadi saat hyura meninggalkan kyu ma mckenna berdua??kenapa kyu keliatan marah??apa jangan2 mereka terlibat pembicaraan ttng hyura,,???,kya’y mckenna emang tertarik ma hyura,,dan,apa kyuhyun bener2 bakal nikah ma hyura???omo,,,makin seru aja,,,d tunggu ya next part’y,,,

  8. Agnes Ika berkata:

    Tidak author, jangan berhenti di sini! T.T
    satu bulan, aku menanti.

    Alurnya cepat, tapi pas. Author, daebbak!
    Semoga part berikutnya bisa publish lebih cepat. Rencananya Famiglia akan dibuat berapa part ya?

  9. dian novela berkata:

    Kyaa, akhrnya di post juga. Makin menegangkan hehe .my first comment ^^

  10. tiwiw berkata:

    setelah menjadi kyuhyun yg asli , sifat aslinya bener2 keluaaarrr
    mereka berdua bener2 childish , serruuu kompetisinya
    udah nikahin aja mereka ^^
    ditunggu kelanjutannya ^^

  11. Ayu berkata:

    aq bukan reader baru di sini tp aq cuman ganti id aj….
    jujur ff ini bener2 keren. g ketebak jalan ceritanya akan seperti apa nanti…
    paling suka sama part yang hyura sama kyuhyun berkompetisi buat menangin tantangan kakeknya…
    kerasa greget bget kayaknya…
    next part bakalan di tunggu…
    btw kyuhyun mulai suka kah sama hyura. bagaimn nasib siwon klo begitu…

  12. zahraKAMILAH berkata:

    salam…. Kenal, maaf baru coment hehe

    mereka akan menikah kan ????? Q setuju bgt

  13. zahraKAMILAH berkata:

    salam…. Kenal, maaf baru coment hehe

    mereka akan menikah kan ????? Q setuju bgt, mereka benci” gimana gitu hehe

  14. camet cline berkata:

    Menikah kah mereka
    Can’t wait for next chapter

  15. kyuhyunistielf berkata:

    Spechless……..g tau harus koment apa, sumpah keren banget thorrr……, kan si Kyuhyun emang suka sm Hyura & kayaknya si mr.mr itu orangnya mesum deh..kkkkk, nikahin mereka aja thor, lgn si Hyura jg dikit2 udah mulai tertarik sm KyuKyu……..perfect thor alur ceritanya, tersusun dngn sangat rapi, please thor next part jangan lama lama ya……..

  16. siska3424 berkata:

    Wow. Benar2 menegangkan kompetensi antara mereka. Udah nikah aja biar ngga ribet. Apalagi untuk hulyura

  17. ninepisces berkata:

    lahh kyu np kug jd gto??
    ehh mw blg ada typo dikit… kantor bwt donghae/kyuhyun itu sbnrnya 33 ato 34?? soalnya seingtq dipart2 sblmnya di lntai 33… maaph klo daku cerewet…
    kutunggu next part!!!! asap!!!

  18. iiz leekim berkata:

    Hyura keras kepala banget mending nikah aja sama kyuhyun

  19. Riffa berkata:

    yaaaah,,,Tbc,,, .gak sabar apakah mereka ak n menikah? semoga,,,

  20. nisa berkata:

    akhirnya d post juga. next min

  21. Dewi Ambar berkata:

    aku bener2 nunggu ff ini lama banget. akhirnya publis juga 🙂
    kyu kok sifatnya gitu amat yah, kalo aku jadi hyura aku pasti nangis waktu kyu bilang mending merobek bajunya, huaa nyesek banget :'(
    hm rache kapan publish??

  22. Rasty Resty berkata:

    Ao.. Aoo.. Aoo mreka so sweet klo kaya anak kecil berantem gtu,, wkwkwk ..
    Sudah saling menyadari mungkin akan pesona masing” yg ga bs ditolak lg,, tp kepentok sama gengsi yg selangit.. apalagi sekarang Kyu sudah ga perlu lg berpura” menjadi Lee Donghae di depan Hyura.. Mungkin dy bakal lebih bebas mengekspresikan dirinya di dpan Hyura..
    Part terakhir bikin penasaran, kenapa Kyuhyun sebegitu ngebetnya ngelarang mreka saingan lg buay proyek itu,, apa jangan” yg punya proyek si mac” itu bilang terus terang klo dy sbenernya tertarik sama Hyura,, makanya Kyuhyun marah bgt gtu

  23. niza berkata:

    Wowowo
    Kyuhyun klo ngmng blak2an bgt ya sma hyura
    Beteweh pembicaraan apa antara kyuhyun dan Mckenna, psti itu nyinggung kyu banget, makanya kyuhyun langsng narik tngn hyura
    Ihhh psti kyuhyun boong nih wktu blng gk mnyukai hyura
    Awas loh nanti kmkan omangan sendiri hehehe
    Jadi gk sbr lht kyuhyun dan hyura menikah
    Akankh semua ambisi mreka berdua trwujud, ntahlah
    Keep writing thor

  24. ShinHyeRim berkata:

    Akhirnya publish jugaaa

    pasti tuh bule ngomong yang nggak² ke Kyuhyun makanya Kyuhyun marah dan langsung mengajak Hyura pergi.

    aigooo
    aku merasa Kyuhyun udah lama mencintai Hyura.
    Hyuranya aja yg baru mulai tumbuh benih cinta sekarang.

    next part jangan lama² ya thor.

  25. nadia berkata:

    honestly gue gak begitu suka sama ff ini awalnya… but then sekarang gue sukaaaaaaa bangeeeet sama ini ff…
    damnly adorable fufufufufufu~
    kyuhyun yang so unyu itu udah mulai buka topeng perlahan hahaha
    show her his trueee identity..
    i wonder what will happen to them next. . .
    kali aja ada adegan kisseu di next chap ato adegan ala pahlawan kyuhyun ato berubahnya Mr. Choi jadi jahat…
    ala drama banget ye otak gue hahahaha

    anyway semangat ya darlaaaa nulisnya. . .
    waiting for the next chapter, apalagi rache…
    sumpah itu favorit gue…
    fightiiiing

  26. sparkyura berkata:

    aku rasa ada sesuatu tentang McKenna sampe ngebuat kyuhyun begitu…

  27. Phieea berkata:

    Pernyataan Kyu dibagian akhir itu lho, kaya emang dia yang mau banget nikah…

    G tau cuma perasaan aku aja apa gimana, tapi beberapa scene ada yg mirip sama salah satu fic di ffn dengan chara Kris sama Suho

  28. Nur aisah berkata:

    Onnie ini kan bulan oktober kalo bisa RACHE di bulan ini publis 😀 ( maksa )
    hehehe 😀 aku mah takut nya gk publish, hampir tiap hari ngecek blog onnie liap RACHE .

  29. biggom berkata:

    Aku curiga si McKenna pengen bobo bareng Hyunra makanya Kyuhyun jadi meledak.

    Sebelum mereka nikah, Hyunra mesti merasakan apa yang dia bayangkan di kantor Kyu tadi wkwkwkwkk

  30. tyafeya berkata:

    panjangggggg…tp keren…nah itu apa mksdnya kok tiba2 kyu jd gtu????mw nikah????menegangkan pokoke..dtunggu selanjutnya

  31. Ikykyuteuk berkata:

    nikahhhh…. cepet nikah terus malam pertama*doengg -_-
    Ahhh, kesel juga sama sifat kyu hyun kalo suka bilang aja suka.. wkwkwk… dia panas bgt disini*menurutku..

  32. hanaputrichokartikasari berkata:

    aaa… tambah keren ini cerita.. blm bisa kebayang kelanjutannya.. next ya thor

  33. chip13t berkata:

    woooowwww.,…….
    kerennn……. kyu ato donghae plsu di part ini semakin mirip kyuhyun banget…. dan ngomong2 apa Чa̲̅ήG terjadi ama mr. ethan dan kyu wktu hyera ninggalin mrka bdua y? [k̲̅σ̲̅k̲̅] kyu jd marah bgt gitu kyknya…..
    gak sabar nunggu part slnjutnya… srmangat muga bisa cpt publish

  34. meyameylan berkata:

    makasih buat author yg dengan geniusnya bikin ni ff mengobrak-abrik perasaan ku gilaaaaaaa feelnya dapet banget. Serius!!!! 4 jempol buat authornya. Tapi yaaaa kyknya mesti sabar deh buat nunggu lanjutan ff nya

  35. hyunjiwon berkata:

    Di sni ffna keren2. Aq suka cara penulisan na. Wlaupun mase ad typo.”menggaringkan rmbut”
    Tp suka bgt sm smua ff dsni.
    di tunggu next na. Ff Yg laen jg di publish donk…
    ampe lumutan nungguna.
    fighting….

  36. chochocho berkata:

    Yes part3 publish juga, sempet dag dig dug liat reaksi kakek waktu hyura ngenalin siwon dan keknya reaksinya positif tpi untung aja kakek tetep ykin dgn cho kyu. Ok jadi kyu blum tau kalo hyura sdh tau dya bkan donghae dan apa itu mreka kek anak kecil yg ngerebutin sesuatu ngakak sumpah pas mreka ‘bersaing’
    Aku rasa mc kenna mengatakan sesuatu ttg hyura pas waktu hyura ke toilet mgkn apa yg kyu blang ama hyura entu bener kalo mc kenna ‘menginginkan’ hyura. Kyu ayo yakinin hyura kalo kalian menikah segalanya akan lbh mdh mungkin. Senangat trus buat eonni dan rache part7 jga sangat d tunggu next’a hehehe

  37. NyKimRye berkata:

    Famiglia 1-3 aku memberikan komentar dgn I’d yang berbeda (maybe)..

    Author-nim, nikahin mereka aja.
    Pasti Kyuhyun itu cemburu saat si mc’kenna natap Hyura bukan tertarik sm ide tapi sma tubuhnya.

    Hwaiting thor. Ditunggu Rache-nya 😀

  38. zio09 berkata:

    ah akhirnya muncul juga~
    update.nya sebulan sekali gpp kok, asal bener” sebulan, gak lebih…hahaha

    walaupun lama tapi gpp, cz ceritanya baguus~ tapi jangan lupa ya, my brother girl n rache.nya 🙂

    . .hhhh~ “Apa menikah dengaku begitu buruk?” me: enggak kok, sama sekali tidak buruk, anugrah malah. .hahaha *sayangnya yg ditanya bukan aku* -_-

  39. Ayunie CLOUDsweetJEWEL berkata:

    Uwow, jangan-jangan si McKenna itu menawar Hyura ma Kyu Hyun dech *SokTahu

  40. mhrnmaya berkata:

    Nikah nikah wkwk. Lucu liat kyu sama hyura bersaing. Kyu frontal wkwk suka bgt sm jalan ceritanya. Penasaran kelanjutannya eon. Next chap ditunggu yaa

    Keep writing!

  41. lolly berkata:

    hwaaa hyura bener” nyebelin y,apa sebenar y kyu suka ma kyu gt?

  42. Hikari berkata:

    Nikah aja, pasti lebih seru berantem y hahhahaaa.

  43. Cloud_04 berkata:

    Yeay, akhirnya publish juga, stelah sekian lama ngilang min.
    Ak harap mereka brdua menikah.

  44. NagiKyu berkata:

    setuju bgt kalo mereka nikah,,,

    di tunggu next part nya.

  45. Azela berkata:

    bagus eon,
    tapi kayaknya sedikit mirip sama novel terjemahan yang pernah aku baca deh.
    tapi cuma sedikit kok, cuma pas bagian saingannya doang. dan secara keseluruhan beda kok

  46. hyunsoo28 berkata:

    akhirnya publish jugaaa
    iiihhh seneng
    di sini mereka msh kaya tom nd jerry yaaahhh
    sumpah itu akhirannya kyuhyun parah bgt
    lanjuuut please
    jgn lupa sm rache yah eoon
    gomawo

  47. Jjae berkata:

    Wadoo itu ya oppa kenapa kalimatmu kasar bangettt…
    Jadi penasaran sama ada apa antara kyuhyun oppa sama mckenna???

  48. Baharielfspark berkata:

    .wooahh >,<

  49. Aristyana berkata:

    Aaaa yoo ditunggu nikahannya kyuhyun sama hyura 😀

  50. Kyucha berkata:

    Daebakk critanya bikin geregetan. Bagus bgt!!
    Next ditunggu selanjutnya
    jangan lama-lama

  51. amber berkata:

    Wwaaahh jadi bersaing tapi childish bngt ya. . . Tapi ad apeptah yg bilang dalam.diri semua manusia selalu tersimpan sifat kekanakan.yg akan.muncul di hadapan.sesorang dng sendirinya ketika dia merasa aman. . So. . Secara tdk.langsung dn mereka sadari mereka dkt dng cara yg tdiak biasa. . Smoga dng ini bisa buat mereka menikah walaupun pd awalnya bkn karena.masalah hati. . . Tetapi selalu ada alsan yg terjadi di setiap kejadian.cerita yg di tulis oleh penulis. . Sooo sy setia menunggu kelanjutan ide cerita ini. . Untukpart ini agak sedikit membosankan kecuali bagian mereka bersaing itu sweet bngt dng sudut ondang yg berbeda

  52. komen dulu baru bacaaaa:p
    thankssss eaaakkk eonnie udah mau dilanjutkaan
    hehe semangat!!

  53. 123kalo berkata:

    baiklah baiklahh…
    sdh sgt dnanti inii n akhrnya mnculll^^
    ok dtnggu next partnyaa..

  54. kawaii berkata:

    akhirnyaaaa phublis jugaa
    aduh penasaran knp tiba” kyuhyun sprti itu apa ethan minta yg ngga ngga

    ah penasaran ditunggupart brikutnya

  55. hartini berkata:

    kyakkkkk ini ff tambah bagus ajja thor …
    keren, keren, dan keren . oh my god itu kyuhyun sama hyura tingkah nya kayak bocah ajja … ngga mau ngalah ?! hahahah bikn gemes, well emang yg aku harapin itu kyuhyun sama hyura menikah. seperti yg kyuhyun bilang menikah dengan kyuhyun bukan lah hal yg buruk, lagian hyura sama siwon jga blum tentu saling cinta karena hyura bilang merka hanya merasa nyaman dengan hubungan yg mereka jalani, nyaman bukan berarti cinta kan ?! tuan apa tuh yg nama’y susah mungkin pas hyura ke toilet dia ngajuin hal yg bikin kyuhyun marah dan pasti itu ada hubungan nya dengan hyura … maka nya kyuhyun udh ngga peduli lagi sama kerja sama nya dan memilih menikah dengan hyura . kyakkkkk sokh tau banget sihh gue . wahahahahahah 😀 … authornim terus lanjut ff nya . fighting (^_^)/
    mian, kalau komen nya panjang 🙂

  56. widya berkata:

    Wahhh daebbakk …
    Pertama baca ff ini tuh waktu kyuhyun jadi lee donghae aq berimajinasinya tuh dia lee donghae trus tau tau trnyata dia kyuhyun jadi dikit bingung …dan sbenere lebih dapet feelnya klo donghae maincastnya …hehehe

    Oh ya thor my brother girl nya masih dilanjutkan??? Aku tunggu dan rache juga… Fanfiction disini tuh bagus bagus banget tiap hari selalu nengokin blog ini terus udah ada postingan terbaru belum…dah kaya penguntit aja… Hehehe….

  57. unixs_nick berkata:

    Woah akhrnya update jg, makin seru thor ceritanya, aq bisa bayangin dg jelas jaln cerita d ff ni meski awalny bingung ttg donghae kyuhyun. Smg author cpt update lg

  58. charhayha berkata:

    Ini gilaaakkk!!!!!! *dramatis*

    Ntah apa yg author bayangkan pikirkan, berasa menonton sebuah drama yg dtransletkan ke susunan bahasa.

    Rapih, setiap barisan paragrafnya bikin semua alur maju

    Aku banyak belajar dari kamu author, thx atas tulisannya

    Eniwei ini mau berapa part???

    Eniwei ada NC *eeaaayyyaaa* otak yadong keluarr :p,,

    Happy writing author, semoga byk ide untuk menulis, bikin projectkan tulisan yg lebih bagus lagi ^^

  59. mira_MM berkata:

    Alhamdulillah ada fanfic yg d post jg ^o^/
    Kyu mulai menunjukkan sifat aslinya..ahahhaha
    kyk ank kecil cara berkompetisi mrka,saling dulu2an brkt pagi..jiahahhahaha
    Kyu marah bgt tu! curiga Mckenna ngomnya ga sopan kali ya soal hyura (pas hyura k toilet) makany si kyu marah bgt!
    iya si hyura..emang segt burukny nikah sm kyu? toh kalian bkn sodara kandung ini..udhlah nikah aj.di jamin bahagia..hehehhe

  60. pi berkata:

    makin penasaran nih thor. ditunggu next partnyaa

  61. shinmin berkata:

    Tambah good aja ffnya 🙂

  62. AnzelinaCha berkata:

    Ya sudah la ya Park Hyura, menikah sajalah dengan Cho Kyuhyun. 😀

  63. author dapet ide dari mana sihh? Kok bisa ga ketebak gituu;33 ffnya bagus banget, jalan cerita misterius, penokohan Hyura-Kyuhyun-Kakek-dll bagus, bahasanya mudah dipahami, dan alurnya juga ga cepet. Recommended banget!!!

  64. ayu berkata:

    akhirnya dilanjut jga efef yang iniii, makasih untuk author yang bersedia lanjutian efefnya lagi, hehehhe
    kenapa kyuhyunnya sampe semarah itu nekat ninggalin mckena?? teradi sesuatu kah??
    udah part 3, ko belum ada konflik2 mereka bakalan saling suka thor?? 😀 makin penasaran sama next chap nya

  65. indhrie cho berkata:

    satu kata untuk part ini …AMAZING ….sumpah keren bngt,cerita nya bikin pnasaran,pokoknya di tunggu next partnya…

  66. msallets berkata:

    Awalnya aku ga gitu paham sama ff ini tapi lama2 aku bisa enjoy 🙂

    Selamat ngelanjutin Authornim 🙂

  67. EkaShfly berkata:

    Waaaaah bener2 kok jadi kya tom jerry, emm aku rasa kyuhyun bohong jika bilng tidak menyukai hyura dan dia itu tidak mau berbagi dg oranglain, apa lg ketika hyura memakai pakaian yg mngkin sexy, dia benar2 memilih untuk tidak mendapatkan proyeknya dri pda hrus melihat hyura terlecehkan scra tidak langsung #keep writting
    aku tnggu kisah romanticnya

  68. kyuri8894 berkata:

    Daebak! udah ga tau lagi gmna hrs komen, ini bnr2 bagus. ceritanya seru, asik, dan penuh kejutan. soal gaya bahasa, kk author juaranya deh. ya ampun sumpah suka bgt sama Kyu-Ra couple.. next chapter nya ditunggu ya kk author 🙂 fighting!

  69. whaverilizer berkata:

    Sumpah aku bingung sebenernya siapa yg nyebelin, apa hyuranya, apa kyuhyunnya, apa kakeknya?? Semua sama2 keras kepala sama2 egois hahahaha
    Tp penasaran sm isi hatinya kyuhyun, ga ada pov kyuhyun thor??? Biar tau gmn sudut pandang kyuhyun.
    Okeoke lanjut lah pokoknyaa, smangaaat!!

  70. lovey denalisa berkata:

    Part 1 nd 2,bkin tegang.tapi sumpah part 3 ngakak ma tingkah k0nyol mereka.

    Q yakin pas d ahir kyuhyun narik hyura nd keliatan marah karna tu siapa namanya mr ngm0ng kurang aja or minta sesuatu tentang hyura.itu pemikiran qu..

    next part nd next ff d tunggu secepatnya.. 🙂

  71. lovey denalisa berkata:

    Part 1 nd 2,bkin tegang.tapi sumpah part 3 ngakak ma tingkah k0nyol mereka.

    Q yakin pas d ahir kyuhyun narik hyura nd keliatan marah karna tu siapa namanya mr ngm0ng kurang aja or minta sesuatu tentang hyura.itu pemikiran qu..
    Nd ga tau kenapa q ngrasa nd maunya kyu kok suka ma hyura dluan.entahlah..

    next part nd next ff d tunggu secepatnya.. 🙂

  72. Zoe berkata:

    Sisi lain dari Park Hyura dan Cho Kyuhyun. Bener bener kekanakan. Tapi itu lebih baik dibanding aura permusuhan yang sebelumnya. Kekekeke
    Hmm… Pasti ada hal yang terjadi selama Hyura di toilet. Makanya Kyuhyun kayak kebawa emosi.

  73. aayu berkata:

    Astaga, kyuhyun ama hyura sama” keras kepala banget ya. Tpi berasa lucu juga pas mereka sama” kompetisi buat ngedapetin proyek itu. Tpi knapa kyuhyun malah narik hyura buat pergi sih ? Apa kyuhyun emang dri awal pngen nikah ama hyura ya ? Gmna respon ommanya hyura kalo tau kyuhyun ma hyura mau dnikahin ya ? Tpi hyuranya juga uda mulai terpesona ama kyuhyun kan :d

  74. elzi kim berkata:

    seruu nextnya jgn lama2

  75. entik berkata:

    wow wow pertengkarannya sangat extrim, tidak ada yang di tutup – tutupin lagi, antara kake, kyu, dan hyura.
    apa kata hyura emang benar mereka seperti anak2 tidak dewasa.

    kakek nya baik tapi sedikit menyeramkan.
    the last,
    apa yang di katakan sama mckenna ke kyu, mpe kyu kaya orang emosi gitu, apa mckenna ngataik hyura yg enggak???? makin seru aja.

  76. dhara cho berkata:

    Gak tai harus komen apa lagi,, gemes liat hyura yg keras kepala …

  77. seokyunnie23 berkata:

    Si kyuhyun knp ya???
    hyura keras kepala pake banget.. hihihi..
    dtnggu klanjutannya…. 😀

  78. Widya Choi berkata:

    Akhrny ni ff dpublish jg, cz udh pnsaran bgt am lnjtny.
    Wahh hyura bnr2 kras kpala y hahaha,, kyu kykny hrus ekstra sabar ni ngadapin hyura :p .
    Udh dnikahin aj lah mrk ber 2 ini,, biar g bkin pusing kakekny. Toh kakekny pzt mrestui.
    Aduh hyura pzt pke bju sksi amat X y,, mk ny mr. Ethan mckenna trtarik am hyura, n bkin kyu emosi :p .
    Hmm jd g sabar ngu kelanjtny.. Dtgu next part ny thor

  79. catty catt catty berkata:

    waaaaah kyuhyun nekaaat nich….
    Kalo hyunra jatuh cinta sama kyuhyun bgaimana nasib siwon n apa ibu nya akan setuju ????
    Semakin berdebar…
    Entah mengapa aku gk bgtu suka karakter kyuhyun di sini…terbiasa baca ff kyuhyun yg arogan,sombong dan pemuda sukses yg kaya raya…tp tetap dapat feel nya kok di ff ini apalagi aku suka dng karakter hyura yg berambisi sekali…seakan akan aku ikut terbawa dng nya…hedeeeew…
    Lanjut in aza thor bagaimana hubungan mrk yg ky tom and jerry…di tunggu selalu karya karya terbaik mu…thanks ya.

  80. shsinot berkata:

    kyuhyun tiba tiba narik tangan hyura terus ngajak kawin, kyu kalo lu suka bilang kek

  81. kaaliyoo berkata:

    Omaigatttt!!!
    Interesting!!! Very very very

  82. sanikyuelf berkata:

    Bagus banget!!! Sumpah keren two thumbs up no i mean ten or a hundred? Suka bngt alur ceritanya karakter hyura sama cho kyuhyun bener2 dpt bngt ditunggu kelanjutannya!!!
    Fighting^^!!!!

  83. sanikyuelf berkata:

    Bagus banget!!!! Sumpah keren two thumbs up no i mean ten or maybe a hundred?! Ceritanya bagus bngt karakter hyura with cho kyuhyun dapet bngt feelnya dpt bngt bacanya sampe pengen gertakin gigi hahaha such a nice fanfiction
    Sangat ditunggu kelanjutannya Fighting^^…!!!

  84. Shella_Elf Angel berkata:

    Ayo cepet2 nikah. Aku mendukung kalian.

  85. hyochun berkata:

    sebelum tbc bener2 nyisain tanda tangan besar.. padahal mereka rela lembur sambil acak2an saat mau ketemu tu investor.. tp kenapa cho tiba2 ngajak pulang ? 😮 penasaran !!!
    yaampun.. mereka kekanak2an bgt.. cho n hyura manis bgt kalo gitu ^^
    kayanya hyura lebih cocok sama cho deh .. dia lebih bisa blak2an kan sm cho.. kalo sama siwon dia cuman merasa nyaman
    cho juga dia juga bisa berbah jadi namja normal kalo sm hyura..
    weh … nikah lah cepetan nikah.. aku tunggu undangannya 😀 😉 hahaha
    next ditunggu .. selalu ^^

  86. winda berkata:

    suka bgt,,akhirnya dilanjut,trmaksih author-nim

  87. Eka apriliyani berkata:

    Duhhh akhirnya dipart ini bener bener bisa ngebayangin kalo itu beneran kyuhyun setelah sebelumnya masih dibayang bayangi donghae.. Ditunggu kelanjutannya eon=)

  88. Helda-elf berkata:

    agak sebel sich liat karakternya hyura dsni.. :-D… pasti ada sesuatu neh, yang bikin kyu marah… sampai milih nikah aja… hoho… ditunggu lanjutannya Thor… fighting 😉

  89. syalala berkata:

    wah kayanya ada something nih setelah hyura ke toilet haha kok kyuhyun bisa semarah itu, mckenna bicara sesuatu kah?? howaaaaaaaaa gasabarrrr lanjutannyaaa, ditunggu selaluu, keep writing and fighting!!

  90. Yumiku9 berkata:

    Lg sensitip bget sama yg namanya menikah, keinget sungmin. Oke oke oke lupakan –______– kyuhyun ku juga mau nikah, di fanfic tapi. Haingg

  91. Tiyaz berkata:

    Aigoo thor, tiap hari ngintip kesini, udah kayak penguntit aja, hehe…
    Please thor publish ff nya jgn kyk gajian donk, satu bulan sekali.. Hehehe,, walaupun karya yg luar biasa tidak bisa dihasilkan dg instan… Semangat thor, ngelanjutin ff yg belum usai..
    Aq selalu nunggu ff nya..

  92. inet berkata:

    d part yang ini,liat mrk sling berkompetisi,yg ada malah pgn ktwa…hahahaha… 😀
    lucu bgt liat tingkah laku mrk,,n kyu kliatan lbh terbuka,cz d awal2 dy bnr2 misterius n jarang ngmong..hmm,pst ada yg terjadi wkt hyura k toilet,cz kyu tb2 brtingkah kyk gtu…well,mst ngmg apa lagi slaen “keren” ??cz ini emg bnr2 keren!!!kyaaaa,authornim,km emg bnr2 keren!!!^^
    mmm..blh minta spy bkin lanjutanny lbh cpt gk??hehe :p
    abs pnsaran bgt…series rache ma mbg jg dg,authornim… :p tp,aq pst setia nggu dh…^^

  93. nofi berkata:

    Oh My God gila ff nya eonn sumpah keren banget amazing astaga hah emosi gue bacanya kok bisa penokohannya itu lo keren banget eonn ngefeel banget nih ff nemu ide dimana sih kok bisa sekeren ini , udah deh nikah aja hyura kyuhyunnya hehe dan satu kata untuk ff ini AMAZING wow banget ditunggu banget kelanjutannya huaa fighting nulisnya eonn 😀

  94. karina berkata:

    kayanya ethan nya mibta yg nggangga …. soalnya kyu nya jd emosi gtuu …
    ff nya makin kece bgt 🙂

  95. Rhenol berkata:

    Cho Kyuhyun sepertinya sudah jatuh cinta pada Hyura. ceritanya semakin greget,,, ditunggu kelanjutannya.:-)

  96. Kyubee berkata:

    Ceritanya seru pake banget, kyu-ra saingannya kayak spongebob sequidward, sifat kyuhyunya juga kekanak2an (dua duanya) ditungunggu next partnya^^

  97. raysa han berkata:

    kya nya si bapak bapak ethan itu ngmong yg engga2 deh soal hyura ke kyu maka nya kyu jd emosi gtu udh si ya hyura nikah aja ama kyu drpda ribet2 bersaing demi dptin posisi kakek ckck
    baca ini serasa ntn drakor haha pas mreka bersaing brngkt pagi2 trus kebut2an djln menuju kantor trus nyabotase kantor masing2 itu bkin aku ketawa kya anak2 bgt mreka tp akhir nya kakek mutusin mereka berdua jg yg maju kkkk ntr lama2 mreka pasti jd jatuh cinta bneran ..klo aku boleh request authornim pengen nya hyura dluan yg jatuh cinta ama kyu tp kyu nya ga sadar klo dia jg jatuh cinta sm hyura krn ambisi nya utk ngalahin hyura dan dptin hak nya donghae kya itu lebih seru hehe
    okay lah dtunggu next part nya dan dtunggu ff lain nya..keep writing authornim saranghaeee ♥♥

  98. eMJe berkata:

    bener-bener gag bisa ketebak jalan ceritanya,, yah aku tebak kalo kyuhyun yang menang,, tapi aku nol besar! ternyata mereka berdua yang menang, aku kira juga kyuhyun sampai kapanpun akan tetep serius dingin dll tapi itu juga salah, ternyata dia juga bisa kekanakan bingit bingit,, numpahin air ke proposalnya hyura, untung hyuranya punya cadangan #hahahaha ,,
    wah,, wahh kayaknya tuh kyuhyun udah mulai protektif ke hyura sebagai kyuhyun sendiri bukan lee donghae tapi bahasanya yadong bingit >< #tapi gak papa ane juga demen yang kayak gini hehehehe
    maaf kalo kepanjangan komennya,,, makasih dah ngepost juga ff ini,, SEMANGAT!!!

  99. fairuuzaquila berkata:

    Seru bgt thor plis nextnya jangan lama2

  100. ami_ulfa15 berkata:

    Cho Kyuhuun…
    ngebayangin dia ngelepas jas n dasiny dngan dua kancing atas yang terbuka bkin aku jsjfngnclslais n gk lupa dngan rambut yg acak-acakan

    n critany mkin ksini mkin seru eon..
    smoga eon lbih cpat lg ngepublisin ff slnjutny n klnjutan ff ni..

  101. lindachoore berkata:

    Aahh speachless.. Aduh sumpah ini keren bangeettt!! Puas banget ngebacanya, apalagi super panjang kkk. Ini kyk ngebayangin drama2 korea gitu,. Udah deh hyura nikah aja ma kyu, g usah ma siwon kkk. Ahh makin greget ma kelanjutannya,. Wajib banget ditungguin next chapternya.. Author, jgn lama2 ya hehhe.. Fighting!!!

  102. Eni berkata:

    Ini keren banget thor.. Bahasany, alurny, caramu menggambarkan peran,, ak suka banget..
    Keep writing yaa.. Next partny jangan lama2.. Hehe

  103. BabyBoo berkata:

    Aduuuuhhhh udahlah married aja gapapa haha nextneexxtt^^

  104. dewiChaki_96 berkata:

    brasa kyk nnton spongbob pas squid n sponge brlomba jd pgwai tladan xD
    ini kerennn mkin seru tp gw sbel sma hyura yg sllu lmah pas diancem gk dpet warisan kkeknya

    ak tunggu klnjutnnya ya thor ^^

  105. nisi haryanti berkata:

    Apa yg terjd antara mr itu dan kyu sehngga kyu mengajk hyura pergi. Mngkn kh melech kn hyura ? Aigoo kyuhyun tetap aja kyuhyun kalo blng ya, ya hrs itu .. dan kakek seperti nya rencana mu akn berhasil ..

  106. lay lina berkata:

    Nikah.. nikah… setuju bgt mereka nikah kkk…
    Keren.. ditunggu next part ^^

  107. Falita Rahma berkata:

    Kyuhyun udah mulai nunjukin sikap protektif meskipun dengan kata-kata yang nyakitin hyura:D

    Ceritanya makin seru eon!:D
    Ditunggu kelanjutannya^^
    Gak sabar dengan alasan kyuhyun tiba-tiba ngajak pergi terus setuju menikah;)

  108. Kyunish berkata:

    Kerenn >,< lucu ngebayangin persaingan mereka wkwk, pensaran sama perasaan kyuhyun yg sebenar'a ke hyura, next part ditunggu 😀

  109. kareryeo berkata:

    makin menarik. ndak kbyng endingnya…

  110. chokyugyul berkata:

    alah chogyul munafikk ㅋㅋㅋ bilang aja ngebet kawin sama hyura, keren thor lanjutt ;;;;

  111. Hoam berkata:

    Haha kyaknya bklan tmbah sru crtnya eonni 😀
    next prt dtnggu sgra 😉

  112. MAYayaya~~ berkata:

    kyuhyun brengsek banget smpe bilang kek gtu ke hyura..
    tapi yg terakhir ntu aku setuju bangeeeeeet, udahlah nikah aja gak rugi kok lu hyura nikah sm si panas cho haha

  113. chriss berkata:

    duhh kenapa yaa cho kyuhyun malah ngajak hyura keluar ya ? jgn” ada sesuatu yg dibilang mr.mckenna itu. aigooo tp yaudahh kalo nikah yaa menikah aja lah. good job bwt eonni. bagusss bangett^^

  114. yooni berkata:

    ahhh akhirnya serelah lama d tunggu tunggu keluar juga ni ff,,, 🙂
    kereennn suka banget ma jalan ceritanya beda dari yng lain,,
    tuh kan kyuhyun tu mang udah lama suka ma hyura,, dia tu cemburu karna kayanya mc apa tadi lupa namanya hehe itu tertarik ke hyura jadi dia ngomong kasar gitu hihi panas ya,,?
    aduhh thor jeballl part 4 nya jangan terlalu lama dong jeball abis penasaran banget ini,, ne ne ne *kedip kedip 🙂

  115. empat *hyejin* berkata:

    hmmmmh pas scane yang berangkat pagi dan saingan terus ada investor asing yang pengen si hyura terus berambisi pengen jadi pengganti si kakek…. mirip banget sama novel tangled… tapi dari awal cerita ini beda alurnya kok… hmmmh pokonya semangat yah ditunggu next chaptnya fighting^^

    kemaren aku komen cuman nungguin moderasi pas aku liat komenan kok gak ada yah…

  116. sjkyu berkata:

    awww hyura sama kyuhyun kok keliatan nggemesin ya >< tp kayaknya kyuhyun udah seneng hyura lama, nikah ya please hyura ngga rugi tau apalagi sama kyuhyun ㅋㅋㅋ

    semoga cepat dilanjut part selanjutnya ^^ fighting!!!

  117. ranie_nie berkata:

    Ayolah nikah aja kalian berdua drpd ribut trus.. haha smngt lnjutinnya thor

  118. dewdew berkata:

    huuuaaa…daebak….
    gak sabar tunggu kelanjutannya….
    seneng deh…menarik banget ini cerita..makin gemesin….
    moga chapter selanjutnya cepet publishnya…hehehehe…
    ditunggu kelanjutannya author-nim….
    bye~

  119. eka_fitriani berkata:

    heyy aurhor aku readers baru di sini salam kenal… 🙂

    ff nya keren ps baca part 1 msih rada bingung ma jalan critanya,niat mau ga di lanjutin bcanya tpi pas nyoba baca selanjutnya malah ktagihan nunggu kelanjutanya 🙂 pokonya keren DAEBAK…

    di tunggu kelanjutannya thor

  120. rensreska berkata:

    oh si ethannya cabul ya? haha, seru, bagus banget..haha

  121. hyokwang berkata:

    keren banget……
    ditunggu lanjutannya 🙂
    semangat 😀

  122. erlany saskia berkata:

    pliiis hyura sama siwon ajaaa wkwk

  123. lee cho`s berkata:

    oh my god,keren banget fanficny,
    jujur kata2 di ff ini sedikit susah tuk aq mmhmi,tp it nilai plusnya 🙂
    penasaran banget,
    kayaknya mereka nikah lah,
    coz sprtny mereka it udah mulai saling mengaggumi dan kyu td t melindungi hyura dr orang asing td,
    benarkan,,??:)
    hmmm mga ajja mereka brsatu,goodjob author

  124. Lia puspita berkata:

    Sumpah min ff ini keren banget,
    Aku suka banget min,lanjut lagi dong ff nya min,penasaran banget
    Fighting………..

  125. mutia98^^ berkata:

    uhhh gregetan sm hyura,geregetan sm kyunhyun &geregetan jg sm ceritanya gila keren bgt,gak sabar nunggu kelanjutannya,,*hwaiting

  126. Ny. Kaka berkata:

    aku pnasaran gmn y kira2 ktika hyura mlai mnyukai kyu, dan aq rasa mckanne ngmong ssuatu yg mmbuat kyu marah, msal@ hyura hrs tdur dgn@ jka mreka mau mckanne mnaruh saham di global net,,,hehehe
    ditnggu klnjutan@ thor, jgn lma2 y thor…huhuy

  127. chieva_chiezchua berkata:

    lama gak berkunjung ternyata udh posting part 3 nya sama rache part 7 ,, hadewww!! seneng bnget,, belum baca eonni, masih aq simpan buat ntr pengantar tidur,, hehe sambil nunggu balesan pw dari eonni rache part 7, please eon respon ea,. hehe

  128. chieva_chiezchua berkata:

    ya ampuuun meskipun nie story udh pnjang tetep aja itu tbc nangkring masih menggNggu… penasaran dengan apa yg kyu bicarakan sama mckenna pas hyura di toilet, knapa ekspresi kyu sampai semarah itu dan lngsung ngajak hyura pulang trus ngomongin pernikahan lgi… apa jngan2 mckenna ngelecehin hyura… hadeeeww penasaran bngt eon gmna lanjutanx… aq do’ain eonni punya bnyak wktu dan feel biar postingx cpet… semangt eonni…. 🙂

  129. Hana Arum berkata:

    Waaa suka akhirnya ada lanjutannya.. Duhh kyu nya bikin gemes ewww hihi suka banget kak. Smoga lanjutannyacepet #plak…

  130. ChoKyuQ berkata:

    baguusss.. lanjut next part.. figting author

  131. sakiamortain88 berkata:

    halooooo unny aq reader baru,,,,suka bgt dgn ff unnyy..smoga karyanya lnjut terus yaaaaaaaahhhhhh

  132. dian012408 berkata:

    Makin kesini makin menarik. Benar2 kekanakan banget sikap mereka, salinh menyabotase. Kyuhyun udh mulai nujukkin sikap protektif nya ke hyura, kesan nya dia gak suka sama cara berpakaian hyura wktu ketemu sama mckenna. Suka sih wktu kyuhyun ngajakin hyura nikah. Tapi bingung knpa kyuhyun kayak marah gitu trus milih buat nikah aja. Apa terjadi sesuatu wktu hyura pergi ke toilet? Ditunggu kelanjutannya.

  133. Cho Rhinaia berkata:

    Ff mu keren banget Unnie…. Udh baca 2 ff, maaf baru ikut koment…. Hehhehe

    Menurut analisaku (ceilee) kyu udh suka sm Hyura udh lama, tp krna liat sikap Hyura yg benci dg Kyu, jd Kyu cm bs nyimpan,,, ( cinta dalam hati) wkwkwk…. Dr awal, ceritanya dh buat penasaran, makin baca makin penasaran,,,, pokoknya menghibur banget… Apa lg pas ngebayangin mereka kompetisi, n pd akhirnya harus kerjasama…. Kayaknya ni akal2an kakek tua itu la… Tp asli ide kakeknya bgus.,,,

    So, kalo Hyura sm Kyu, Siwon Oppa sm spa dong???? Hiks hiks….

    Lanjut ya thor

  134. akyuikha berkata:

    gk ada yg bisa di comment. aku suka karakter Kyuhyun dan di part ini mereka lebih manusiawi lah.
    tp msh ada yg ganjal , mungkinkah sedari awal Kyuhyun sudah jatuh hati sama Hyura ??

  135. Sukhwi berkata:

    aku mau komen apa coba thor..yang ada aku terbengong-bengong serasa nonton drama sumpah aku jatuh cinta dengan karakter mereka..ini FF aku julukin ff OMG thor hahaha..soalnya dari tadi aku baca pasti deh teriak OMG ..OMG hahaha..:D btw itu si mister itu kayanya yadong ya..dan kuhyun sepertinya marah karena ia mengatakan sesuatu saat Hyura di toilet….dan OMG AAAAAAA udah jam pulang kantor…..gila aku kebablasaaaaaannnn thor aku pulang dulu… jangan lupa lanjutannya yaaaaaa!!!!

  136. dessykim berkata:

    Uuuhhhh….ceritanya makin seru bgt…

  137. riri berkata:

    astaga !!!! pas dipart pertama aku kira lee donghae memang benar” ikut berperan dlm ff ini dan aku baru tau yg sebenar’a pas di part 2 ternyata ia hanya bayangan untuk kyuhyun . alias donghae adalah kyuhyun . dan donghae benar” tdk ada . dan demi apapun ini benar” mengagumkan . konflik’a keren , hanya karna tdk mau dianggap tdk diperhitungkan sebagai cucu yg berhak atas warisan hyura rela menghabiskan waktu’a bersama org yg dianggap sebagai parasit .

  138. niul berkata:

    Wow wow ini makin seru, disini penuh intrik kkk gimana kelanjutannya kl kyu nikah sama hyera? Siwon nasibnya? Ibunya hyera emang bakal setuju? Duh si kakek bikin bingung semua orang wkwk

  139. taemfallin berkata:

    kyuhyun kenapa marah banget ya????
    udah nikah aja napa sih

  140. SusiAnjarSparkyu berkata:

    Keren bgt….. mungkinnkah mereka bener2 menikah…..
    Tp knp tiba2 kyuhyun marah2 ms hyun ra…

  141. kyukyukyuniw berkata:

    Pasti kyuhyun juga tergoda sama tubuh hyura pas pake gaun ,,

    Mereka kekanakkanakan sampe jam 4 pagi pergi ke kantor, dan balapan nyampe kantor,
    Ini keren

  142. syahhuny3424 berkata:

    gak sabar baca part 4… dada eonji sampai ketemu di part 4..^^

  143. Niky Yuntari berkata:

    Sebenarnya agak sebel sih sama karakternya Hyura di sini. Keras kepalanya itu lho! Tapi over all, ceritanya menarik kak. Keep writing!!

  144. amidamaru berkata:

    Hahaha pas bagian mereka saingan hahaha ya ampuuuun lucu bgttt

  145. sakura berkata:

    Siwon ….love love gentle bgt sih suka deh 🙂 siwon memang perfect!
    di akhir crita sprtinya kyuhyun cmburu tuh, hmm rumit hbngan mrka

  146. mio berkata:

    Mereka sungguh kekanakan. Tapi sebenarnya pasangan yang klop juga. Saling melengkapi

  147. Nia_cho berkata:

    Udh ky bc sinopsis aja ini mah,detail ny yg aku suka.karakter kyu yg pemaksa udh muncul paling sk karakter dia yg ini.jadikan hyura’a luluh ya thor.nikahkan sja mreka

  148. zahra syifa berkata:

    waaaaa…ini cerita ff seru abis…penuh dg intrik..ow apa yg trjadi sampai kyu ngajak hyura pulang tiba2.. trus ngajak nikah gitu aja. wah kyaknya mc mc td g bner deh kyaknya.

  149. nia kurnianti berkata:

    ayo,, nikah aja,, nikah,, nikah,,,
    haahah

  150. Ajeng (KyuHyuk) berkata:

    Maaf eon,baru bisa komen,ff nya keren,gk ngebosenin ^_^
    semangat untuk lanjutanny, ^_-

  151. windy3288 berkata:

    yaaa ampun hyura keras kepala banget ya huhuhu
    segitu kyuhyu maaih sabar ngadepin tingkah hyura yang childish

  152. siti nss berkata:

    deg degan bgus kyu

  153. nisa11 berkata:

    omg!!

  154. nisa11 berkata:

    omg!!kyuhyun

  155. Krysdha berkata:

    Gak Bs,,Berhenti Ketawa,,Bc’x..Pas Scene2 lucu mrk Berdua..
    Btw yg trakhir itu,,apa yg terjadi..!?apa Kena Hyura,,Atau Krna mslah lain’x.

  156. Shinherin berkata:

    Baru ninggalin jejas dari part 1 ampe part 3, kemaren bacanya dilain hp yg ngga login ke wordpress. Selalu suka ama cerita ff disini, semua kerennm
    Ditunggu kelanjutannya sampe end 😉

  157. Sumartini berkata:

    Hihi mereka kekanakan sekali, loh itu kenapa kyuhyun tiba2 nawarin mereka menikah apa yg terjadi?

  158. oriiigamine berkata:

    pasti ada yg terjadi antara mr. mckenna dan kyu pas hyura pergi. mungkin mckenna menghina hyura jd kyu marah.

  159. rahmi berkata:

    daebak.
    kakek hyura mt2an menjodohkan mrka br2,
    apakah kyu oppa sgt mencintai huura??????

  160. Han Cemunung berkata:

    ya ampun hyura kasar n ketus banget ama kyu padahal maksudnya kyu itu baek untuk mengingatkan bukan menghina.kata hyura cerdas tapi membedakan antara mengingatkan dan menghina aja nggak tahu.Sepertinya kyu cinta sama kyu.
    sampai kyu rela kehilangan peotel kejarann mereka.
    izib baca next partnya.

  161. Latuf berkata:

    Ach…hyura keras kpla smt sih..udah z trima kyu kn..lbih mudh

  162. susi anty berkata:

    hahaa tingkh mereka kony
    rol bngt bikin ngakak.gila jam 4 pagi udah kekantor mau subuhan y..lucu lucuu

  163. teenaclouds berkata:

    Elahh hyura keras kepala bgt.. udah nikah aja kyu knpa keukeuh bgt!!

  164. myungie berkata:

    entah kenapa part ini rasanya kocak abiis…
    kyuhyun dan hyura bersaing abis2-an…udah kayak anak kecil ajaa….
    feelnya dapat banget…aku sukaaa 🙂 ;D

  165. Mrs.Donghae berkata:

    Part ini lucu. Sifat asli Kyuhyun mulai keliatan.
    Udahlah…ayo nikah aja…

  166. ricassie berkata:

    Apa yg terjadi dg kyu n mckenna pas hyura ktoilet? Smpe kyu hrus nyusul hyura k toilet n lngsung menawarkan pernikahan?

  167. LEA berkata:

    spertinya kyuhyun dan hyura memang cocok klo menikah hhh

  168. mitarashi8899 berkata:

    Sumpah… Ff nya makin seru n bikin penasaran.. Konfliknya juga ga berat2 banget… Aku sukaaaa 🙂

  169. nana berkata:

    sepertinya akan semakin seru

  170. minkijaeteuk berkata:

    penasaran kyuhuun gmn perasaan y ke hyunra pa bener kyk gini yg dia tunjukkin pa dibalik sikap y yg kyk gt sebener y dia suka ma hyunra….
    mereka dah kyk anak SMA hahahahah
    main dulu2an n main curang2an y….
    n knp kyuhyun bersikap gt pergi gitu aja dr perjanjian proyek dapetin Ethan n malah ngajak hyunra mending nikah sama dia????

  171. leevee berkata:

    aaa… makin kren ceritanya… >_<
    knpa kyuhyun tba2 ngjak hyura pergi?? gmna sma Mckenna??
    lanjut baca next part ^^

  172. Deborah sally berkata:

    Ada apa dgn Kyuhyun?

  173. rafahza berkata:

    Wah hyura pdhl kyu udah ngasih sinyal tuh kl dy suka ama kamu, kl gk suka mana mungkin mau nikah. Hyura terlalu keras kepala, pasti nanti kena batunya deh..hehehe

  174. Ping-balik: REKOMENDASI FANFICTION | evilkyu0203

  175. Dhewull berkata:

    Kyu klo hyura ga mau jngan di paksa .. Sma aku ajah Nikah nya :*

  176. nabilauma berkata:

    jadi heran sama kyuhyun. di part ini kok agak beda. entahlah 😀

  177. choi sena berkata:

    tanda tanda cinta ini si kyuhyun

  178. @R_ELFIna berkata:

    Mereka sama-sama keras kepala sebenarnya. Tapi Kyuhyun masih agak lunak, berbeda dengan Hyura yang begitu keras.
    Aku pikir Mr. Mckenna genit pada wanita. Dan Kyuhyun mencoba melindungi Hyera. Apa dengan begitu, Kyuhyun menyukai Hyera?

  179. nha_onk berkata:

    wuahhhh aa apa sbnernya sma mr mckenna itu??
    kyu marah bgt sihhh

  180. yoongdictasticgorjes berkata:

    Mreka berdua emang sama2 keras kepala…tpi aku pikir kaya si cho punya rasa lebih sama hyura.

  181. Goldilocks berkata:

    Uwaaah jiwa Kyuhyun yang sebenernya mulai muncul. Pemarah, gak mau ngalah, dan pemaksa. Apa Kyuhyun punya perasaan sama Hyura sampe dia ngomong begitu? Hahaha mudah-mudahan si iya
    Sayang aja dua-duanya keras kepala dan astagaa bisa kekanakan gitu yaa? Geli sendiri mereka udah kayak main fast and furious wkwk dan bener si kata Kyuhyun sejijik itukah Hyura nikah sama dia sampe harus ngebela-belain mau menang. Whoah.

  182. Rithaaa16 berkata:

    Nikah aja dong,biar ceritanya lebih seru hehe

  183. LeeHyun berkata:

    Kayanya Kyu punya firasat buruk sma pria asing itu ntah siapa namanya, mngkin instingnya yg jg seorang pria….
    Apa Kyu punya perasaan lbh sma Hyura ???

  184. Elvvvvv berkata:

    Wuahhh part ini lebih bisa dinikamtin. Krn kyu ud jd dirinya sndiri. Uda bisa dipanggil cho kyuhyun bukan lee donghae.
    Itu ttg belahan dada. Si kyu marahkan sbenernya. Dia gasuka gara2 liat hyura pake baju kaya gitu? Dia nyindir. Tp cara ngomongny salah. Kasar.
    Trs itu endingny begitu krn kyu ud gatahan kali gara2 si mckenna liatin dada hyura mulu ya? Makanya kyu batalin rencananya sepihak. Dia garelaa? Begitukah? Makanya si kyu lgsg ngebet ngajak nikah aj. Biar aman. Hahhaha.
    Manis.
    Keep writing yo^^

  185. esakodok berkata:

    ngepans berat sama sifat kyuhyun disini…cowok bangettrr

  186. Nurlaely D berkata:

    Udahlah Hyura nikah aja ama Kyu,,,tp kasian jg ya Siwon???

  187. Missluck berkata:

    Beneran deh, mereka kaya anak kecil yg lg pamer kehebatan’a.
    Sebener’a Kyuhyun cinta g sh sm Hyura.
    Kok dia ladenin tantangan Hyura.

  188. Widya Choi berkata:

    Bnr tu ap kt kyu.. knp hyura g mncoba mnerima pnikahanny dg kyu aj. Toh si kyu jg g kalah dr siwon eaaaaa . Bhkn mrk jg g prlu unk bsaing…y kannnnnnn.

  189. Park ni young berkata:

    Kayaknya sih kyu udah mulai suka deh ama hyura tpi dia masih gengsi

  190. Vivirakim_94 berkata:

    Aku suka kyu yang gini. Muncul nakalnya. Muncul brengseknya

  191. windy_cho berkata:

    hoh… apa yg terjadi ckckck…
    makin seru aja ni

  192. ilianakim berkata:

    Ayeonggg…..
    Aku reader baru, salam kenal….
    Ceritanya bagus… , ceritanya beda sama yg lain, konfliknya seru..
    Aku engga tau harus komen apa, pokoknya bagus
    Fighting eooniii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *