Famiglia [Part 1]

stb

Happy Reading N Sorry for Typho ^^

@Miss_Hoon

***

Aku membencinya dengan seluruh hidupku. 16 tahun lalu dia datang masuk ke dalam kehidupanku. Merusak segala kenyamanan hidupku dan juga keluargaku. Lee Donghae. Bocah laki-laki yang dibawa kakekku dari panti asuhan seminggu setelah kematian Appa. Bagaimana mungkin pria tua yang selalu kukagumi itu tiba-tiba saja datang dan mengatakan bahwa aku memiliki oppa. Anak ayahku dari wanita lain.

“Oppa?” Tanyaku bingung

“Geure Hyura-ya, mulai hari ini dia akan menjadi Oppa mu. Donghae-ah, cepat beri salam”

“Annyeonghaseo, Lee Donghae imnida. Bangaupseumnida” ucap bocah itu sambil menunuduk dalam. aku mendongak melihat wajah ibuku. Memastikan apa benar dia adalah oppaku? lalu kenapa kami memiliki marga yang berbeda? Tapi bukan jawaban yang kuperoleh justru wajah terluka ibuku yang kulihat.

Saat itu aku tidak mengerti kenapa wajah ibuku harus seperti itu? Bukankah sangat bagus jika aku memikiki oppa. Dengan begitu aku memiliki teman bermain dan kakek tidak akan terus menekanku.

Tapi seiring berjalannya waktu, akhirnya aku mengerti kenapa sikap ibuku sangat dingin padanya, memandangnya dengan tatapan tidak nyaman dan bagaimana sikap kakek yang selalu melindunginya, membuatnya menjadi prioritas utama, menjadikanku selalu yang kedua. Tentu saja Kakek mencari anak haram seperti dia bukan tanpa alasan. Sepeninggal ayahku, dia membutuhkan seorang anak laki-laki sebagai penerus. Sedangkan aku yang terlahir sebagai anak perempuan hanya sebagai pelengkap.

***

“Apa hanya ini yang bisa kau tunjukan?” Kakek melempar cd presentasi yang akan ku tunjukan pada rapat besok. Aku memandang pria tua didepanku ini dengan pandangan tidak percaya. “Harabeoji, ini……..”

“Donghae-ah, kau yang tangani proyek ini” potong kakek. Aku menatap pria tua didepanku tidak percaya kemudian membuang nafas kasar, Benar-benar tidak bisa di percaya.

“Hyura-ya, kenapa kau memberikan cd yang lama? Bukankah sudah kau perbaikinya” Donghae merangsek maju lalu memberikan cd yang bentuknya hampir sama dengan milikku. Aku memandangnya bingung. Apa yang dia lakukan?

Kakek mengambil cd yang dia berikan lalu langsung menyetelnya. Donghae sedikit menoleh ke arahku kemudian tersenyum. Cih apa-apaan dia?

Baru beberapa menit cd itu di putar tanganku langsung mengambik remot dan menekan tombol stop membuat kakek dan Donghae menatapku heran. “Itu bukan milikku” kataku dan menyerahkan remot ke dada Donghae sambik melriknya sinis sekilas kemudian beranjak dari sana tanpa memperdulikan teriakan kedua pria itu.

“Hyura-ya….Hyura-ya……” aku mempercepat langkahku. Aku bisa mendengar langkahnya semakin mendekat. Aku hampir mencapai ruanganku saat tangan itu menarik dan memaksaku berbalik.

Aku menatapnya sinis “lepaskan tanganmu”

Donghae mendesah lelah ” ada apa denganmu?”

“Kau masih bertanya ada apa?” Aku membuang nafas kasar “kau ini tolol atau apa hah? Memberikan karyamu dan mengakuinya sebagai memiliku. Kau bertingkah seperti pahlawan kesiangan”

“Siapa yang seperti pahlawan kesiangan? Itu memang karyamu, aku hanya menambahkan sedikit. Benar-benar sedikit”

“minggir!” kataku tegas dan menarik tanganku kasar lalu membuka pintu dan membantingnya di depan wajah Donghae. Aku memejamkan mata dan menyandarkan kepalaku di daun pintu lalu memerosotkan tubuhku. Menambahkanya sedikit? Cih jangan bercanda. apa dia tidak sadar tindakannya barusan sangat menghinaku.

 

“Park Hyura sadarlah!!”Eomma memegang kedua bahuku dan menatapku serius “Eomma mempertaruhkan segalanya untukmu. Kita tidak membutuhkan kakek atau anak haram itu. Eomma percaya kau dapat melakukan segalanya”

“E..eomma….” aku merengek saat merasakan ucapan ibuku seperti balok yang menimpa bahuku, setiap ucapannya bagaikan beban untukku. Tentu hal yang berat bagi anak berumur 8 tahun saat aku hanya tau cara memainkan Barbie.

“PARK HYURA!! siapa yang mengijinkanmu merengek” Eomma membentakku hingga air mataku keluar ketakutan. Hari itu pertama kalinya Eomma membentakku, Dia bukan seperti ibuku yang kukenal lemah lembut dan selalu tersenyum meskipun aku berbuat nakal.

“kenapa kau menangis? Jangan pernah tunjukan kelemahanmu dengan air mata! Seorang pemimipin yang kuat tidak akan menunjukkan kelemahannya. Kau akan memimpin Park Land suatu hari nanti. Tetaplah tersenyum meskipun masalahmu semakin berat. Jika kau ingin menangis, menangislah sendiri. Jangan pernah tunjukan kelemahanmu pada orang lain! Jangan percaya siapapun! Jangan tunjukkan siapa dirimu yang sebenarnya! Begitulah cara Park Hyura akan memimpin Park Land. Arasseo!!”

“Waeyo Eomma? kenapa aku tidak boleh menangis”aku mengusap air mataku yang mulai menggenang dan sebisa mungkin tidak menangis, seperti kata ibuku.

“Karena takdirmu bukan menjadi wanita biasa. Ayahmu mengkhianatiku, dan hanya kau satu-satunya orang yang bisa ku percaya Hyura-ya. Kau mengerti?”

Meskipun aku tidak terlalu paham apa yang Eomma katakan pada akhirnya Aku hanya mengangguk menurut.

Drrrttttt Drrttttt

Aku terlonjak saat merasakan getaran di ponselku. Sial, mimpi itu lagi. tanpa kusadari aku tertidur menyelonjor masih di daun pintu. Aku mengeluarkan ponsel dan sudut bibirku sedikit tertarik setelah melihat si penelpon.

“Eoh…” jawabku tanpa basa-basi

“aku merindukanmu” tanpa sadar aku tersenyum.

“benarkah?” sahutku pura-pura tidak percaya. Aku bangkit dan duduk di sofa kecil yang ada di ruang kerjaku.

“tentu saja, sayang. Kau sedang apa? sebentar lagi aku sampai di kantormu. Kita makan siang bersama”

Aku melirik jam. Ternyata memang sudah hampir jam makan siang. Dan selama itu aku hanya tertidur tanpa mengerjakan apapun. Astaga Park Hyura, kau benar-benar tidak berguna.

“eoh, kutunggu di lobi” kataku menyetujui sekaligus menutup obrolan singkat. Mungkin aku butuh refreshing. Beruntung aku memiliki kekasih seperti Siwon Oppa. Dalam dunia kami, Siapa yang tidak mengenal Choi Siwon. pria tampan, kaya dan terkenal dengan kemurahan hatinya. Aku dan Siwon mengenal sejak lama tapi aku tidak tau dia menyimpan perasaan lebih padaku hingga setengah tahun lalu ia berani menyatakannya. Dan aku menerimanya, karena Bagiku tidak ada ruginya menjalin hubungan dengannya.

Aku bergegas menuju toilet, setidakanya aku harus merapikan penampilanku sebelum bertemu kekasihku. Setelah sedikit memoles wajah dan lipstick wajahku terlihat lebih segar. Puas dengan penampilanku, aku menuju bilik toilet. Baru aku mengunci pintunya terdengar beberapa langkah sepatu yang mengetuk-ngetuk lantai, setidaknya ada tiga atau empat orang.

Aku menggeleng pelan saat mendengar Mereka masuk sambil tertawa cekikikan. Aku baru saja hendak membuka rokku saat salah satu dari mereka menyebut namaku.

“maksudmu, General Manager Park?” tanya suara cempreng penasaran. Alisku bertaut, apa sejak tadi mereka membicarakaku?

“tentu saja, memangnya siapa lagi cucu pemimpin perusahaan ini” sahut suara yang tak kalah cempreng dari si cempreng pertama dengan nada mengejek.

“mungkin saja kan Tuan Lee Donghae yang tampan itu” kata si cempreng pertama. Tanpa sadar aku mencibir mendengar nama anak haram itu.

“sudahlah jangan membicarakan pria itu, dia selalu membuatku patah hati” sahut si cempreng dua dengan nada sedih yang dibuat-buat. “wajahnya begitu tampan dan dingin. Dan sangat tidak tersentuh. Oh…Lee Donghaeku” lanjutnya dengan nada hiperbola yang membuatku makin mengernyit muak.

“jadi gossip itu benar?” Kali ini ada suara yang lebih tenang terkesan datar.

“tentu saja bukan gossip. Ini kenyataan. Bahkan tadi pagi GM Park tidak diikut sertakan dalam rapat” kata si cempreng dua

“aku tidak heran wanita sombong itu akan di depak dari jabatannya. Selain cucu dari pemilik perusahaan dia hanya seorang karyawan biasa. Bahkan aku ragu dengan kemampuan akademisnya” ejek suara tenang. Tanpa sadar aku mencengkram kenop pintu.

“sepertinya tontonannya semakin menarik. Baiklah aku duluan” lanjutnya lagi dan terdengar pintu terbuka dan tertutup. Siapa dia? Aku tidak tahan dengan dan langsung membuka pintu toilet dengan kasar. terlihat dua wanita didepanku terperangah sangat terkejut. Aku tidak mengenali keduanya, nama atau dari divisi mana.

“ma… ma..manage….” si cempreng pertama tergagap saat melihatku sedangkan wanita yang satu lagi yang kuyakini sebagai si cempreng kedua sudah tidak sanggup mengeluarkan suara.

“Oh jadi ini yang kalian lakukan selama jam kerja?” tanyaku sinis. “bergossip di toilet?” aku berdecak “perusahaan sangat rugi membayar orang-orang seperti kalian” belum sempat mereka membantah aku melarikan pandanganku ke sekitar toilet dan melihat ember yang berisi air kotor bekas pel-an lantai. tanpa berpikir dua kali aku meraihnya dan menyiram ke arah mereka.

“kurasa air itu bisa membersihkan pikiran dan mulut kotor kalian” lanjutku dan melempar ember tersebut kearah mereka. Tanpa menoleh, aku langsung beranjak dari sana. Melupakan hasratku untuk buang air kecil.

***

Siwon menatapku heran begitu aku masuk ke dalam mobilnya. Aku tau dia penasaran tapi ia tidak menanyakannya, maksudku belum. SIwon langsung memacu mobilnya menuju restoran favoritku.

Tanpa perlu membuka menu, Siwon memesankan makanan yang selalu ku pesan direstoran ini.

“Belum mau menceritakannya?” Tanyanya saat pelayan meninggalkan kami.

Aku menopang wajahku malas sambil menggeleng pelan “aku sedang tidak ingin membahasnya”

“Masalah perusahaan?”

Aku kembali menggeleng. Perkataan wanita tadi di toilet mengenai kemampuan akadaemisku sangat mengganggu. Dan kuakui jika dibandingkan dengan anak haram itu, dia lebih unggul dibandingkan diriku.

Aku mendesah pelan “seberapa banyak kau mengenalku?” Tanyaku tiba-tiba

Siwon mengangkat sebelah alisnya ” kenapa tiba-tiba menanyakan hal itu?”

“Apa menurutmu, aku ini tidak pintar? Apa aku sebagai anak perempuan tidak pantas sebagai pemimpin perusahaan?”

Siwon tersenyum tipis. Dia memajukan duduknya, lebih medekat ke arahku lalu menyentuh tanganku lembut. “Jadi itu yang mengganggu pikiranmu?” Ia tampak geli.

“Jawab saja” sahutku gusar

“Kau adalah wanita tercerdas yang pernah kukenal Hyura-ya. Dan soal memimpin perusahaan, bukankah sudah kubilang padamu. Lebih baik kau bekerja padaku. Kau otomatis akan menjadi pemimpin saat menikah denganku”

Aku memutar bola mataku malas. Ia selalu mengucapkan kata yang sama begitu aku menyinggung posisiku di kantor. ” dan otomatis ibuku tidak akan merestui kita”

Siwon tergelak “aku ragu tentang itu. Eomonim pasti akan sangat senang”

“Mau bertaruh?” Tantangku.

Siwon belum menjawab dan pelayan datang membawa pesanan kami. Menit-menit selanjutnya kami sibuk makan dan diselingi obrolan ringan hingga tanpa terasa waktu istirahatku habis. Sedikit malas untuk kembali ke kantor sebenarnya mengingat kejadian yang menimpaku hari ini.

***

Aku membuka pintu ruangan dan sama sekali tidak terkejut saat melihat Nammie sedang sibuk membolak-balikkan kertas di sofa dan menumpuk beberapa berkas di meja rendah didepannya.

“Dari mana saja kau?” Tanyanya tanpa mengalihkannya dari kertas-kertas sialan itu.

Aku tidak menjawabnya lalu menuju ke coffe maker. Membelakanginya “Mau kopi?” Tawarku.

Nammie mendengus. Sepertinya dia kesal “ini bukan saatnya minun kopi, Hyura-ya”

Aku menyeruput kopiku yang masih mengepul. Tidak terlalu peduli dengan protes asistanku yang cerewet itu.

“Park Hyura!” Tegurnya. Perlahan aku membalikkan badan dan menatapnya malas. Sekali lagi meneguk kopiku, dan rasa pahit langsung menjalar keseluruh rongga mulutku.

“tinggalkan saja disana. Nanti aku yang akan memeriksanya”

Nammie menutup map yang masih ia pegang dengan kasar sambil memandanngku kesal. Astaga, sebenarnya apa sih yang membuatnya begitu kesal?

“Apa yang sudah kau lakukan sampai-sampai proyek pembangunan pabrik baru kita di alihkan pada Lee Donghae? Sebenarnya kau itu mampu tidak sih?”

Rahangku mengeras begitu Nammie menyinggung soal kemampuan, mengingatkanku pada obrolan para wanita menyebalkan siang tadi di toilet.

“Apa kau menanyakan mengenai kompetensiku Han Nammie Ssi?” Tanya ku sinis. Nammie hendak membuka mulut tapi aku memotongnya “jika kau ragu tentang kinerja ku kau bisa pindah ke pihak Lee Donghae. Aku tidak akan menahan atau melarangmu”

“Kau tau bukan itu maksudku. Hyura-ya”

“Aku sedang tidak ingin berdebat. Kau tau kan pintu keluarnya dimana. Dan kau tidak perlu khawatir, semua pekerjaan itu akan selesai tepat waktu” aku melengos ke arah meja kerjaku tanpa memandangnya lagi. Menyibukkan diri dengan beberapa pekerjaan yang masih belum selesai.

Nammie mendesah berat kemudian berbalik melangkah keluar. Ia berhenti sebentar di ambang pintu sebelum benar-benar keluar. “Tadi ibumu telepon. Sebaiknya kau menghubunginya ” katanya sebelum menutup pintu.

Aku menatap ponselku lama sampak akhirnya mau tidak mau aku menekan beberapa nomor dan mendekatkannya ke telinga. Terdengar beberapa kali nada sambung sampai suara yang sangat familiar menjawabku.

“Ne Eomma, ini aku”

“Apa kau bisa menjelaskan kejadian pagi ini sayang? Karena aku mendengar kabar yang tidak mengenakkan, dan ku harap itu tidak benar”

Aku memejamkan mataku sejenak sambil mendesah pelan. Eomma bahkan tidak menanyakan kabarku Setelah hampir satu bulan kami tidak bertemu dan lebih dari seminggu aku tidak bicara dengannya.

“Park Hyura. Kau masih disana?”

“Tidak bisakah Eomma bertanya tentang kabarku? Apa masalah pekerjaan lebih penting?”

“Jangan merengek Park Hyura!! Aku tau keadaanmu baik-baik saja”

“Oh tentu saja. Karena Eomma menempatkan mata-mata di setiap sudut untuk mengawasiku” ujarku sinis.

Eomma mendesah “Hyura-ya….”

“Arasseo” potongku cepat, malas mendengar wejangan-wejangan yang kemungkinan membuatku sakit kepala sepanjang hari. “aku tidak akan membuat Eomma sampai datang kesini hanya untuk menyelesaikan masalahku. Aku akan mengatasinya”

“Bagus. Kau memang anakku” bisa kurasakan Eomma tersenyun disana tapi entah kenapa justru membuatku muak. “Kutunggu kabar baik darimu” lanjutnya lagi sebelum menutup teleponnya.

Aku melempar ponsel sembarang keatas meja kemudian mendesah berat. Secepat yang kubisa menyelesaikan beberapa pekerjaan yang tadi kutinggalkan baru setelah itu aku akan membujuk kakek tua itu.

***

Bahuku terkulai lemas saat nona Jung, sekertaris kakekku memberitahuku kakek akan di cina sampai minggu depan. Aku merutuki kebodohanku sendiri menghilangkan satu-satunya kesempatan untuk mengambil kembali proyekku. Sekarang apa yang harus kulakukan?

Haruskah aku menemuinya? Anak haram itu?

Aku melirik jam sekilas. Hampir jam pulang kantor dan di pastikan dia masih diruang kerjanya. Sepengatahuanku dia tidak akan pulang hingga larut malam. Tapi kembali kecewa saat asistannya memberitauku Donghae tidak kembali lagi setelah makan siang. Sial. Berarti aku harus menemuinya dirumah. Hal yang paling aku hindari.

Sambil menyetir aku menyusun kata-kata yang akan kuucapkan nanti saat bertemu Lee Donghae. Aku tidak pandai berbasa-basi karena itu bukan diriku. Frustasi, aku menekan kepalaku ke sandaran Jok. Astaga, aku benar-benar benci seperti ini. Tanpa terasa gerbang rumahku terbuka dan aku memakirkan mobilku di garasi. Dia sudah pulang. Aku melihat mobilnya berada paling ujung disamping mobil Eomma.

Hingga masuk ke dalam rumah, masih belum terpikirkan bagaimana caranya aku berbicara dengannya mengenai proyekku.

“Agashi, anda baru pulang? Perlu ku siapkan makanan?” Kim Ahjumah menyambutku saat aku baru menaiki tangga.

Aku menggeleng “tidak perlu. Apa Le… Maksudku, apa kau tau dimana kakakku?”

“Tuan muda sedang di ruang baca”

Aku mengangguk “kapan dia pulang?”

“sore tadi dan langsung mengurung diri di ruang baca. Bahkan tuan muda memintaku mengantar makan malamnya ke sana”

“arasseo, gomawo”

Kim Ahjumah menunduk singkat sebelum pamit. Aku meneruskan langkahku kembali kekamar. Melempar tasku sembarang dan mengganti bajuku dengan cepat. Ruang baca berada di lantai dua, tepat diantara kamarku dan kamar Eomma. Sedangkan kamarnya berada paling ujung di lorong lantai ini. Kamar paling besar yang ada dirumah ini. Cih, lihat saja bagaimana kakekku memanjakannya.

Aku mengetuk dua kali sebelum membuka pintu ruang baca. Dia sedang berdiri membelakangiku menghadap rak yang menjulang di sekeliling ruangan. Dan tangannya sedang memegang Pc tablet. Ia menoleh saat aku membuka pintu.

“Hyura-ya” Dia tersenyum tapi tidak menyentuh matanya. Tidak pernah sekalipun. Terkadang aku menganggap ia seperti sedang berakting. Tapi hingga saat ini aku belum menemukan wajah aslinya. Dia terkesan dingin dan ramah juga perhatian dalam waktu yang bersamaan. Sangat aneh bukan.

“apa aku mengganggu” tanyaku ragu

Dia menggeleng pelan “tentu saja tidak. Masuklah”

Aku menutup pintu di belakangku dan mengikutinya duduk di sofa yang ada di tengah ruangan. Dia duduk di sofa terpanjang dan aku duduk persis di hadapannya. Demi apapun ini sangat tidak nyaman. Meskipun kami hidup bersama salama 16 tahun, tapi bagiku dia adalah pria asing.

“ada yang bisa kubantu?” tanyanya ramah

Aku berdeham sebelum memulai “mengenai pembangunan pabrik baru itu, apa rencanamu?”

Dia kembali tersenyum tapi terkesan mengejek, sialan.

“jika kau mengkhawatirkan aku akan mengambil alih, kau tidak perlu cemas. Meskipun Harabeoji memintaku menanganinya tapi itu bukan kapasitasku, lagipula perencanaanmu sudah sangat matang hanya saja tidak sesuai dengan keinginan Harabeoji. Karena itu ia menolaknya”

            “lalu apa yang kau lakukan dengan perencanaanku tadi siang?”

          “aku merubahnya sedikit, sesuai dengan keinginan Harabeoji tapi tidak menghilangkan perencanaan dasarnya”

            “lancang sekali kau!”

            Donghae mendesah pelan “aku merencanakannya dengan Asistanmu. Han Nammie”

            “Mwo?” terkejut sekaligus marah, merasa telah dikhianati oleh orang kepercayaanku sendiri.

            Aku bangkit cepat dan kasar, terlalu kesal untuk melanjutkan pembicaraan ini.

“Hyura-ya. Dia tidak bermaksud buruk” aku yang sudah membelakanginya hendak melangkah ke pintu terhenti tiba-tiba.

            Aku menoleh namun tidak berbalik. Menunggunya

            “aku yang memancingnya”

            Perlahan aku membalikkan badanku dan menatapnya tidak percaya. Apa maksudnya.

            “aku benar-benar menyesal jika hal ini membuatmu marah. Tapi aku hanya ingin membantu”

            “menyesal?” ujarku sinis “memancing Asistanku dan merubah perencanaanku seenak jidatmu dan sekarang kau bilang apa? menyesal?”

            “Hyura-ya…”

            “jangan mendekat!!” kataku tertahan saat ia melangkahkan kakinya ingin mendekatiku. Aku terlalu kesal bahkan untuk berdekatan dengannya.

            “aku hanya bertindak sebagai seorang kakak. Membantu pekerjaan adiknya. Apa itu salah?”

            Aku tersenyum sinis “kakak? Jangan bercanda” aku berbalik cepat, terburu-buru meninggalkan ruang baca. Aku tidak yakin bisa menahan mualku jika terlalu lama bersama dengan anak haram itu.

            Aku membanting pintu kamarku dan menghempaskan diriku di ranjang. Masih tidak percaya, sahabat sekaligus asistanku mengkhianatiku. Oke, meskipun ia dipancing tapi bagaimana mungkin ia bisa terpancing oleh orang yang paling kubenci. Seharusnya ia tau betul tentang hal itu. Cih, padahal tadi siang dia begitu kesal padaku karena masalah proyek itu di alihkan pada Lee Donghae.

            Aku memaksa tubuhku bangun dan menoleh ke meja kerjaku, masih banyak pekerjaan yang belum kuselesaikan. Aku mengerang frustasi dan menghempaskan diriku lagi lalu menutup wajahku dengan selimut. Aku tidak yakin bisa bekerja dengan pikiran kusut seperti ini.

***

Aku menyeruput Espressoku yang kupegang di tangan kanan dan beberpa map di tangan kiri, Sambil menunggu Lift aku membaca beberapa berkas yang akan di presentasikan Divisi Project dan supplier yang bekerja sama dengan proyek pembangunan pabrik baru.

            Bunyi dentingan lift mengalihkan perhatianku, pintu lift terbuka dan segerombolan orang keluar secara bersamaan tanpa melihat dan menabrak tubuh kecilku hingga aku terhuyung kebelakang dan map yang kupegang berceceran di lantai. Aku mendengus memandangi kertas-kertas yang berserakan lalu membungkuk memungutinya satu per satu. Pagi yang sial.

            Gerakanku terhenti saat melihat sepatu pria di depanku yang langsung menyerahkan kertas-kertas yang tadi berceceran ke tanganku. Aku mendongak dan mengernyit saat melihat wajah anak haram itu.

            “pagi ini kau tidak sarapan dan hanya minum kopi. Itu sama sekali tidak membantu Hyura-ya” tegurnya. Dia meraih kedua sisi bahuku dan membantuku berdiri.

            “minggir” ujarku dingin dan langsung masuk ke dalam lift, diikuti olehnya. Donghae mendahuluiku saat hendak menekan tombol lantai tujuanku. Aku memutar bola mataku malas dan kembali membaca materi Meeting.

            Lift berdenting, aku mendongak. Baru di lantai 20 sedangkan lantai tujuanku lantai 32 dan Donghae lantai 33. Pintu terbuka, beberapa orang masuk hingga membuatku harus mundur ke belakang. Donghae berdiri persis di depanku, membelakangiku.

            Baru satu lantai pintu lift kembali terbuka. Aku mendesah berat saat beberapa orang masuk bergerombol mendesak ku hingga ke dinding lift. Tiba-tiba saja Donghae berbalik dan merentangkan kedua tangannya ke dinding di kedua sisi tubuhku. Menahan dorongan orang-orang yang berdesakan di lift.

            “apa yang kau lakukan?” desisku

            “kau bisa terhimpit Hyura-ya” ia menunduk menatapku. Dan aku membuang mukaku. Aku selalu menghindar jika harus menatap matanya. Meskipun tidak ingin mengakuinya tapi tatapan matanya begitu dalam dan sedikit membuatku takut.

           Aku bernafas lega saat lift naik beberapa lantai dan orang-orang mulai berkurang. Donghae kembali menegakkan tubuhnya membelakangku. Kemudian tubuhnya bergeser sedikit memberikanku jalan saat lift terbuka di lantai tujuanku.

            “pagi ini benar-benar sial’ batinku. Aku melangkah cepat menuju ruanganku dan menatap Nammie penuh arti di mejanya saat aku melewatinya. Seakan mengerti dia mengikutiku masuk.

            Aku meletakkan kasar map-map yang kupegeng dan melemparkan gelas kopi ke tempat sampah lalu baru berbalik menatapnya. Dia menunggu.

            “apa yang kau lakukan dengan Lee Donghae di belakangku?”

            “Dia mengatakannya padamu?” tidak ada nada terkejut di suaranya

            “apa kau bekerja sama dengannya?” tanyaku sinis

            “aku tidak bekerja sama dengan siapapun, aku hanya bekerja untuk perusahaan ini. Semuanya ku lakukan atas kepentingan perusahaan”

          “jadi memberikan perencanaanku dan membiarkannya mengutak-atik hasil kerjaku itu juga demi perusahaan?”

            Dia mengangguk mantap. Tidak ada keraguan atau penyesalan sedikit pun di wajahnya.

            Aku mendengus tidak percaya. Lalu menatapnya dingin, persetan dengan persahabatan kami “itu menjelaskan semuanya Han Nammie ssi. Kau boleh memberesakan barang-barangmu”

            Dia membelalak “Hyura-ya!”

            “lancang sekali kau memanggil namaku. Ini di kantor! Dan aku atasanmu!”

            “kau sangat kekanak-kanakkan!”

            “apa kau bilang?”

            “kau bahkan tidak melihat hasilnya. Perencanaan sempurna yang keluar dari kalian berdua. Tapi kau justru menolaknya mentah-mentah seolah itu merendahkan harga dirimu. Kau sangat kekanak-kanakan. Aku tidak heran kenapa kakekmu justru melimpahkannya pada Lee Donghae”

            Terkejut dengan penuturannya. Tapi aku tetap memasang wajah tenangku sambil kemudian tersenyum sinis “jadi sekarang kau memihaknya?”

            “Park Hyura!”

            “lalu apa hah? kau menyukainya? Anak haram itu?” kataku tidak sabar.

            Nammie mengernyit dan manatapku tidak percaya “demi tuhan Hyura-ya, dia kakakmu. Aku menghormatinya seperti aku menghormati kakek dan ibumu” kemudian tatapannya melembut “dan aku menyayangimu seperti saudariku sendiri”

            Ucapannya mengingatkanku akan hari-hari beratku dulu. Tekanan yang kuterima dari Kakek dan ibuku juga keberadaan Lee Donghae hingga masalahku dengan Siwon. Hanya Nammie tempatku mencurahkan keluh kesahku. Aku tidak tau bagaimana jadinya aku tanpanya.

            “kau tau betapa bencinya aku terhadapnya” kataku lemah

            Nammie mendesah pelan lalu mengangguk “aku tau. Tapi—kau harus melihatnya dulu Hyura-ya. Penggabungan pikiran dan kemampuan kalian begitu sempurna dalam menangani masalah perusahaan. Aku yakin perusahaan ini akan berkembang pesat dengan kepemimpinan kalian”

            “omong kosong”

            “satu melengkapi yang lainnya, karena itulah kalian bersaudara”

            “berhenti membicarakan omong kosong!”

            Nammie Hendak menyela tapi intercom ku berbunyi mengingatkanku pada Meeteing pagi ini.

          “anggap kita tidak pernah membicarakan masalah ini. Aku tidak percaya kau menyebutnya sebagai saudaraku” dengusku lalu bergegas ke ruang rapat. Sial aku terlambat.

***

Aku tidak bisa berkata apa-apa saat semua anggota rapat setuju dengan perancanaan yang telah di perbaharui oleh Donghae. Ku akui Donghae tidak berbohong, ia hanya menambah dan merubahnya sedikit, sisanya masih hasil kerja kerasku. Dan semua anggota rapat sangat menyukai hasilnya. Seperti kata Nammie. Sempurna.

            “Kau dan kakakmu sangat Hebat Hyura-ya” kata Seorang Head Divison Project padaku setelah rapat selesai. William Kim, teman kakekku berdarah korea-inggris yang telah bekerja di sini selama 20 tahun. “aku yakin Park Soha tidak akan khawatir menyerahkan PL Grup ditangan kalian”

            “kamsahamnida” kataku sambil tersenyum, kami berjalan beriringan menuju lift.

            “tapi sayang sekali Donghae tidak terlibat dalam proyek ini. Kupikir akan lebih bagus jika dia ikut menanganinya juga”

            “Oppaku memiliki banyak sekali pekerjaan”kilahku

            Dia mengangguk “yah, aku mengerti. Tapi ini adalah salah satu mega Proyek PL Grup. Kurasa kau paling mengerti jika proyek ini berhasil dan apa pengaruhnya untuk perusahaan” lanjutnya tanpa menghilangkan senyum dari wajah tua nya.

            Aku mengangguk sembari berpikir. meminta bantuannya lagi? Apa itu mungkin? Tapi melihat bagaimana hasil rapat hari ini sepertinya semua orang berharap Donghae diikut sertakan. Dan jika ini berhasil, kami bisa mendatangkan investor asing. Sangat membantu karena Kakek berencana membangun beberapa cabang di luar negeri.

            “sepertinya hanya kau yang bisa membujuk kakakmu” kata William sambil menepuk bahuku lembut. Kemudian berjalan cepat dengan menggunakan escalator yang langsung menuju lantai Khusus direksi bersama sekertarisnya.

***

Aku berjalan ragu saat pintu lift terbuka di lantai 33. Pikiranku masih berperang untuk memintanya bekerja sama atau tetap mementingkan egoku. Tapi ini demi PL grup, dan yang membuatku ragu adalah Eomma. Apa tanggapannya nanti jika Eomma tau aku bekerja sama dengan anak haram itu. Aku berbelok di lorong terakhir dan terlihat meja sekertarisnya yang kosong, sedangkan pintu ruangannya terbuka sedikit. Aku berdiri kaku di depan pintu ruangannya. Haruskah aku mengetuk?

            Aku melongok dan membuka pintunya sedikit. Dia sedang membereskan mejanya membelakangiku lalu mengambil jasnya yang tersampir di gantungan baju, memakainya dengan terburu.

            “kau mau pergi?” tanyaku spontan

            Dia menoleh terkejut. Sedetik kemudian dia tersenyum. Senyum yang sama. Senyuman dingin dan tidak menyentuh mata, Seolah bibirnya dipasang benang yang dipaksa tertarik saat melihatku. Bukan salahku kalau aku menganggapnya sedang berakting. Meskipun hal tersebut hanya dia dan tuhan yang tau.

            Dia berabalik menghadapku masih dengan tatapan terkejut “Hyura-ya. Apa yang kau lakukan disini?”

            “eh, mian. Aku masuk tanpa ijin. Tadi aku melihat—pintu terbuka…. Dan.. eh” aku mengutuk diriku sendiri yang tiba-tiba salah tingkah. “ani. Maksudku apa kau mau pergi?” aku buru-buru menguasai diriku

            “apa ada yang kau butuhkan?”

            “tidak, tidak apa. Aku bisa kembali lagi nanti” aku berbalik dan dia memanggilku membuatku menghadapnya lagi.

            “sebenarnya aku ada janji makan siang, tapi kau bisa ikut. Kita bisa membicarakanya sambil jalan”

            Aku menimbang-nimbang. Aku tidak pernah makan bersamanya selain dalam acara keluarga yang mengharuskan kami berada dalam satu meja. Bahkan saat dirumah.

            Belum sempat aku menjawab dia menarik tanganku lembut “Kajja” dan dengan bodohnya aku hanya mengikutinya tanpa membantah.

            Beberapa pasang mata melihat kami antara kagum, heran, dan takjub saat aku dan Donghae berjalan beriringan menuju Lobi. Dan ini adalah pertama kalinya bagiku berjalan berdua dengannya. Biasanya selalu ada kakek atau Eomma. Diam-diam aku melirik kearahnya. Dan wajahnya terlihat tenang dan datar.

            Donghae membukakan pintu mobilnya untukku. Kemudian ia berlari kecil mengitari mobilnya masuk ke sisi kemudi. Ia menjalankan mobilnya dalam keheningan. Aku mengerang frustasi dalam hati. Apa yang kulakukan disini? Duduk disampingnya seperti seorang adik perempuan yang akan ditraktir makan oleh kakaknya? Terdengar sangat normal tapi tidak untukku.

            “aku minta maaf” katanya tiba-tiba

            “eh?” aku menatapnya bingung, minta maaf untuk apa.

            Dia menoleh sekilas “untuk masalah semalam” lanjutnya enggan. Tapi aku tidak menangkap nada menyesal sedikitpun. Dia itu tulus tidak sih?

“O..op..” aku berdehem membersihkan tenggorokanku “Oppa, ada yang ingin kukatakan”

            Dia kembali menoleh , kali ini sedikit penasaran dan tertarik. Dia terlihat ingin bertanya lebih lanjut tapi kemudian Donghae membelokkan mobilnya ke sebuah restoran. Ternyata jarak restoran dengan kantornya tidak terlalu jauh.

            Aku mengedarkan pandanganku ke sekeliling restoran. Aku belum pernah makan di tempat ini.

            “temanku seorang pria, kuharap kau tidak keberatan”

            “Eoh gwenchana” sahutku pelan. Aku keberatan sejujurnya. Dia membuka sabuk pengamannya cepat dan membuka pintu menuju pintu restoran, kali ini dia tidak membukakan pintunya untukku.

            Donghae menungguku di pintu masuk dan membimbingku ke sebuah meja. Disana sudah menunggu seorang pria yang cukup tampan dan manis berpakaian formal. Sepertinya dia juga seorang pekerja kantoran.

            “Donghae-ah” Pria itu melambaikan tangan.

            Donghae tersenyum lepas lalu mereka berpelukan singkat. Lalu pria itu menatapku penasaran.

            “ini adikku Park Hyura. Aku yakin kau pasti mengenalnya” kata Donghae

Pria itu teresenyum lembut dan menjulurkan tangannya “Lee Sungmin imnida”

Aku menyambutnya “Park Hyura. Senang bertemu denganmu”

“aku sering mendengar namamu, tapi baru pertama kali melihat secara langsung. Mereka tidak bohong. Kau luar biasa”

     Aku pura-pura terkejut “mereka?”

     “media, tentu saja. Namamu cukup terkenal dikalangan para pengusaha muda”

     “kamsahamnida” sahutku tersipu

     Pelayan mendatangi meja kami. Dan Sungmin mempersilahkan kami duduk.

Donghae memulai obrolan mereka yang sama sekali tidak bisa kutangkap. Jadi kupustuskan untuk berkonsentrasi pada makananku. Mereka membicarakan tentang teman-teman, lalu sedikit membicarakan persolan Sungmin dengan kekasihnya yang sangat Posesive. Aku diam-diam tersenyum mendengar percakapan mereka, ternyata para pria juga suka bergossip membicarakan pasanagnnya.

Dan untuk pertama kalinya aku bisa melihat wajah Donghae terlihat rilex. Dan ia tersenyum juga tertawa lepas. Sangat berbeda saat tersenyum padaku.

“apa kami membuatmu bosan. Hyura-ssi?” Tanya Sungmin tiba-tiba

Aku mendongak dan kedua pria itu menatapku, menunggu.

“eh? Aniyo. Gwenchanayo” aku meneguk air di gelasku. Ku rasa aku sudah cukup kenyang. Kulihat makanan di piring Donghae dan Sungmin juga sudah habis tak bersisa. Sepertinya aku membutuhkan waktu paling lama untuk menghabiskan makananku.

“oh ya, hampir saja aku Lupa” Donghae melirikku sekilas seakan pertanyaan Sungmin barusan menyadarkannya bahwa ada aku di sampingnya sejak tadi.

“perusahaan kami akan membangun pabrik baru untuk bidang otomotif. Dan Hyura yang memimpin proyek tersebut. Kuharap kau bisa membantunya”

Sungmin mengangguk. Donghae menoleh kearahku “Sungmin memiliki perusahaan konstruksi, Dan perusahaannya cukup memenuhi syarat dalam proyek ini” Jelas Donghae.

“apa kau sudah menunjuk perushaan Konstruksi mana yang akan kau ajak kerja sama?”

Aku menggeleng

“Bagus” sahutnya senang lalu tersenyum pada Sungmin

“akan ku bantu sebisaku”

“Oppa, apa kau tidak mau ikut membantuku?” pintaku ragu

Donghae sedikit terkejut mendengar permintaanku. “kau yakin?” tanyanya dengan nada kebingungan

“Benar Donghae-ah, kenapa kau tidak ikut membantu adikmu?”

Donghae melihatku dan Sungmin bergantian, dia masih sedikit terkejut dan kebingungan dengan jawabannya sendiri “hmm, sepertinya kau bisa menanganinya dengan baik Hyura-ya”

“ayolah..” bujuk Sungmin lagi

Donghae mendesah pelan “akan kupikirkan” sahut nya akhirnya.

“kami akan menunggu kabar baik dari mu. Benarkan Hyura ssi?”

Aku mengangguk. Aku sendiri terkejut. Hari ini aku begitu penurut dan sedikit berbicara. Sebaliknya, aku melihat Donghae terus-terusan berbicara seolah ia tidak pernah kehabisan bahan pembicaraan.

“kau sudah selesai?” Tanya Donghae

Aku kembali mengangguk

“saatnya kembali. Sungmin-ah, aku dan Hyura harus kembali ke kantor”

“Eoh, pergilah. Aku masih harus bertemu seseorang disini” sahut Sungmin ramah.

Donghae bangkit terlebih dahulu kemudian aku mengikutinya. Aku berbalik cepat tanpa melihat hingga aku menabrak seseorang. Wajahku membentur dada seseorang. Aku mendongak.

Honey!!” serunya terkejut juga senang

“Siwon Oppa?” begitu juga denganku.

“Hyura ssi?” Sungmin menegurku dari belakang. Dia sudah berdiri menatapku was-was.

“bukan apa-apa. Ini kekasihku” jelasku. Sungmin mengangguk dan badannya kembali rilex.

“apa yang kau lakukan disini?” Tanya Siwon sambil melirik Sungmin curiga. Lalu kulihat Donghae yang sudah di pintu masuk berjalan kembali ke arahku.

“Aku…” belum sempat aku menjawab tiba-tiba saja tubuh Donghae menghalangiku. Ia berdiri diantara aku dan Siwon. Apa-apaan dia?

“Maaf tuan. Ada urusan apa kau dengan adikku?” suara Donghae tiba-tiba terdengar tegas dan mengintimidasi. Apa dia sedang bemain peran sebagai seorang kakak yang baik? Menggelikan.

“adik?” Siwon mengangkat sebelah alisnya.

Aku menoleh dan Sungmin sudah berdiri di sampingku. Apa-apaan ini?

Aku mendorong tubuh Donghae ke samping dan berdiri di sisi Siwon. Lalu Donghae melihat tindakanku bingung.

“Oppa. Ini Siwon Kekasihku. Choi Siwon”

Muka Donghae terlihat malu. Tentu saja aku belum pernah mengenalkan Siwon kepada anggota keluargaku. Hanya Nammie yang tau. Begitu pun dengan Siwon. Dia belum pernah membawaku bertemu dengan keluarganya.

Siwon melihatku heran dan bercampur geli “Oppa?”

“maaf sepertinya aku sudah salah sangka. Aku Lee Donghae. Kakak Hyura” Donghae menunduk singkat meminta maaf sekaligus memperkenalkan diri. “Dan ini Sungmin. Teman ku” lanjutnya memperkenalkan Sungmin. Sungmin menunduk sekilas.

Siwon tertawa kecil, bisa dibilang tawa mengejek. Aku mengerutkan dahi ku heran.

“apa ada yang lucu Siwon ssi?” Tanya Donghae, tak kalah bingung denganku.

“jadi kau benar-benar Lee Donghae?” Siwon tidak bisa menyembunyikan nada gelinya “anak haram itu?”

“Siwon Oppa!” tegurku

“waeyo? Bukankah kau selalu memanggilnya begitu. Sangat lucu mendengarmu memanggilnya ‘Oppa’”

Wajah Donghae menegang dan rahangnya mengeras. Menatap Siwon penuh amarah. Begitupun dengan Sungmin yang tidak senang mendenarnya. Gawat.

Tiba-tiba Donghae menarik kerah kemeja Siwon “jaga bicaramu” desisnya

“wow. Apa-apaan ini? Lepaskan aku sekarang! Atau aku bisa menuntutmu”

“Okey” sahut Donghae melepaskan Siwon dengan mendorongnya Hingga Siwon terjungkal menabrak meja lain yang masih penuh dengan makanan. Kemeja Siwon kotor oleh makanan yang tumpah. Dan Orang-orang mulai menyingkir dan bergerombol di belakang. Berbisik-bisik dan ketakutan. Beberapa pegawai restoran juga ikut menonton dan tidak berani mendekat. Bagus, sekarang kami jadi tontonan gratis.

“Brengsek!” hardik Siwon, dia bangun dan langsung meninju Donghae keras hingga tubuhnya terhuyung namun ditahan oleh Sungmin. Donghae mengusap kasar darah di sudut bibirnya lalu menerjang Siwon. Menarik lagi kerahnya lalu memukulnya dua kali. Siwon hampir terjatuh namun ia menarik Donghae ikut terjatuh bersamanya dan mereka bergulat di lantai

“Oppa! Hentikan!!” jeritku

“Hyura! Tetap ditempatmu!” Sungmin memperingatkanku. Dia mendekatiku dan memegang kedua bahuku, menarikku menjauh. Aku berontak “apa yang kau lakukan? Pisahkan mereka!” aku mendorng Sungmin ke belakang, melepaskan pengangannya di bahuku kasar.

“LEE DONGHAE CHOI SIWON!! HENTIKAN” jeritku frustasi. Mereka tidak mendengarkan dan masih saling memukul. Nekat. Aku merangsek maju dan mendorong Donghae yang berada di atas tubuh Siwon. Aku mendorongnya sekuat tenagaku dan tiba-tiba saja aku merasakan nyeri parah di bagian kiri kepalaku hingga telingaku berdenging. Keseimbanganku hilang dan tercium bau anyir lalu aku ambruk.

HONEY” aku masih bisa mendengar teriakan Siwon dan suara Sungmin memanggil-manggil namaku. Tapi dimana Donghae? Apa dia tidak mengkhawatirkanku?

Lantai di bawahku berubah hangat, sepertinya ada yang mengangkat tubuhku. Kupaksakan membuka kelopak mataku. Melawan kegelapan yang menekan-nekan kedalam nyeri di kepalaku. Kulihat wajah Siwon yang sudah babak belur menatapku penuh Khawatir. Matanya berair. Aku tidak apa-apa. Rasanya aku ingin mengatakan hal itu tapi tidak ada satupun suara yang keluar seolah pita suaraku hilang.

“maafkan aku Hyura-ya. Kumohon tetap sadar. Honey, aku benar-benar minta maaf” Suara permintaan maaf Siwon terus terngiang di kepalaku sampai kurasakan tubuhku melayang terangkat dan samar-samar aku melihat kakak tiriku. Ia membeku ditempatnya. Tempat yang sama saat aku mendorongnya tadi. Wajahnya kosong dan ketakutan. Kenapa dia?

***

Aku terbangun dan bau menyengat khas rumah sakit langsung menyeruak di penciumanku. Aku ingin bangun tapi nyeri hebat menyerang sisi kepalaku membuatk harus tetap berbaring. Aku sedikit menoleh sambil menahan Nyeri yang menyerang saat kepalaku bergerak. Sebuah kepala yang kuyakini kekasihku terbaring di sisi ranjang. Ia menggenggam tanganku erat.

Aku mengangkat tanganku yang lain, yang masih tertancap jarum infuse untuk membelai kepalanya. Kepala Siwon bergerak perlahan lalu terbangun cepat saat menyadari tanganku di atas kepalanya.

“Hyura-ya” serunya “honey, kau sudah sadar. Bagaimana perasaanmu? Apa yang kau rasakan eoh?” Tanyanya bertubi-tubi

Aku tersenyum tipis “aku baik-baik saja. Sepertinya kau yang harus dikhawatirkan” kataku mencoba bergurau tapi sepertinya tidak berhasil. Wajah tampan pacarku penuh dengan lebam meskipun sepertinya sudah diobati. Dan semakin buruk dengan ekspresi muramnya.

Dia tertunduk “aku tidak akan memaafkan diriku sendiri jika terjadi sesuatu padamu. Aku yang memukulmu Hyura-ya. Aku menyesal. aku benar-benar minta maaf. Kumohon Maafkan aku. Aku tidak sengaja. Aku benar-benar……” suaranya terputus dan dia semakin tertunduk.

“Oppa…..” aku menyentuh tangannya.

“aku mencoba melawan kakakmu yang menyebalkan itu. Aku tidak suka dikalahkan apalagi di depanmu. Aku meraih apapun yang bisa kuraih, aku mengambil botol merica kayu sialan itu dan kau bergerak tiba-tiba mendorongnya. Sedangkan aku sudah mengayunkan kayu itu sekuat tenaga. Saat kusadar kau sudah tergeletak bersimbah darah. Kupikir saat itu aku membunuhmu Hyura-ya” dia menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

“oppa aku tidak apa-apa. Jangan terlalu menyalahkan dirimu sendiri”

Dia membuka wajahnya lalu menggeleng, masih belum mau menatapku “jangan katakan kau tidak apa-apa” ujarnya frustasi “aku terlalu ceroboh dengan mulut sialanku ini. Aku benar-benar muak dengan diriku sendiri”

“aku tidak apa-apa. Dan jangan berlebihan Choi siwon” dia mendongak menatapku. Matanya memerah dan berair. Aku tidak suka melihatnya seperti itu.

Aku mendesah pelan “sekarang aku disini. Bersamamu. Tidakkah itu cukup? Kenapa kau justru menyiksa dirimu sendiri?”

“Karena aku memang pantas mendapatkannya”

“Geumanhe!” tukasku tidak sabar

“Hyura-ya” katanya lelah

“berhenti menyalahkan dirimu sendiri. Aku disini karena perbuatanku sendiri. Dan kuharap kita melupakan kejadian ini”

“arasseo. Aku minta maaf” desahnya

“berhenti meminta maaf” kataku mulai kesal. Dia mengangguk sambil tertunduk.

“bagaimana keadaanmu?” tanyaku mengalihkan topic

“aku tidak apa-apa. Hanya beberapa lebam. Beberapa hari juga sembuh”

“tentu kau harus sembuh. Aku tidak suka mempunyai pacar yang jelek”

Dia tertawa kecil. Akhirnya dia tertawa. “apa aku harus mendaftar ke klinik dermatologys?”

“mungkin itu diperlukan?” godaku “ karena kau belum termasuk tipe idealku”

Dahinya mengernyit “bagian mana dari diriku yang tidak sesuai dengan tipe idealmu?”

Rasanya aku ingin tertawa keras mendengar pertanyaannya. Dia menganggapnya terlalu serius “mungkin kau harus merubah wajahmu seperti Orlando bloom, baru kau sesuai dengan tipe idealku”

“eiyy….” Dia memberungut dan aku tertawa.

***

Siwon pulang sebentar untuk barganti pakaian dan Dia meminta ijin untuk ke kantor sebentar. Sementara Nammie baru saja memberitauku, dia yang akan mengurus segalanya di kantor selama aku masih di rumah sakit. Aku juga melarangnya untuk membaritaukan Kakek dan ibuku. Aku tidak ingin mereka mengetahui pertengkaran Siwon dengan Donghae. Itu bisa menjelekkan nama Siwon. Oh ya ngomong-ngomong soal Donghae, aku tidak melihatnya datang menjengukku dan aku terlalu gengsi untuk bertanya pada Nammie. Lagipula apa yang kuharapkan dari Dia.

Dokter baru saja mengganti perban di kepalaku. Katanya lukaku tidak terlalu besar jadi tidak terlalu banyak mendapat jahitan. Jika aku merasa lebih baik, besok aku sudah boleh pulang. Sangat melegakan, mengingat aku tidak suka berada disini.

Merasa bosan, aku turun dari ranjangku. Meskipun kepalaku masih sedikit berdenyut tapi terus-terusan berada dikamar inap membuat kepalaku makin sakit. Jadi kuputuskan untuk berjalan-jalan sebentar.

Aku membuka pintu dan aku langsung melihat seorang gadis kecil yang terduduk di kursi tunggu persis di dapan kamarku. Melihat baju yang dikenakannya sepertinya dia juga seorang pasien disini. Dia juga membawa kantong infuse yang tergantung ditiang di sebelahnya.

Dia nyengir saat melihatku dan aku tersenyum kecil membalasnya. Aku hendak berjalan tapi dia mengajakku berbicara dengan suara kekanak-kanakkannya.

“eonni seperti putri tidur”

“eh?” aku menoleh menatapnya bingung

Dia kembali nyengir “aku sedang menjagamu” sahutnya dengan nada bangga yang tidak bisa disembunyikan. “aku selalu menjaga yang di sayangi pangeranku”

Aku semakin tidak mengerti apa yang di ocehkan bocah ini.

“begitu juga dengan eonni-nya-eonni yang disebelah sana” dia mengarahkan telunjukknya ke arah koridor di belakangku. Aku mengikuti telunjuknya dan tidak melihat apapun selain beberapa orang yang berlalu lalang.

Aku berusaha tersenyum “gadis kecil aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan. Tapi jika kau bosan kau bisa mencari teman sebayamu. Kau bisa bertanya pada suster dimana bangsal anak-anak”

Aku kembali melangkah dan bocah itu memmanggilku lagi. Aku mendesah pelan.

“Eonni tidak boleh pergi. Pangeranku bilang, aku harus menjagamu selama dia pergi”

Aku memutar bola mataku malas “lalu apa pangeranmu pergi dengan kuda putihnya?” Tanyaku sedikit sinis, mulai kesal dengan gangguan anak kecil ini. “mungkin sebaiknya kau pergi mengejarnya sebelum dia lari menjauh dan mencari wanita lain”

Dia sedikit terkesiap dengan ucapanku kemudian menatapku tidak suka. “bukan kuda putih tapi mobil berwarna putih” sahutnya ketus. Oke, dia mulai kesal. “dan pangeranku pasti akan datang karena Eonni dan Eonni-nya-Eonni berada disini”

Aku memejamkan mataku sebentar lalu mendekatinya dan berjongkok di depannya membuat tinggi kami sejajar .”dengar, aku tidak peduli dengan Eonni, Eonni-nya-Eonni yang kau maksud atau bahkan pangeranmu karena aku tidak mengerti. Dan Please—pergilah, jangan menggangguku” Dia masih menatapku. “apa kau tau ini?” aku menunjuk perban di kepalaku, dia mengangguk. Bagus. “bisa semakin sakit jika kau terus menggangguku”

Di tertunduk sambil mengaitkan jari-jarinya. Sepertinya dia menyesal.

“bangunlah nak, akan kuantar kau ke kamarmu”

Tanpa berbicara dia bangkit dan mendorong tiang infusnya. Aku mengikutinya. Kami berjalan hingga ujung koridor dan berbelok dua kali sampai ia berhenti.

“apa kamarmu disini?” aku menunjuk satu-satunya pintu yang ada didekat kami. Tapi sedikit aneh karena aku tidak melihat anak lainnya. Biasanya pasien anak dan dewasa selalu di pisah.

Dia menggeleng lalu mendongak melihatku “Eonni tidak ingin melihat Eonni-nya-Eonni?”

Aku mendengus “Tidak! Aku tidak ingin melihat siapapun. Anak nakal, sekarang tunjukan dimana kamarku! Dan jika kau membawaku ketempat yang tidak seharusnya kupastikan kau dalam masalah” ancamku.

Aku berbalik dan terhenti saat bocah itu tiba-tiba membuka pintu kamar inap di sampingku. Sial, anak ini benar-benar menguji kesabaranku. Aku menoleh pada pintu yang sekarang terbuka lebar di depanku. Anak nakal itu masih di sampingku, aku meliriknya jengkel.

Seorang wanita muda yang umurnya kira-kira beberapa tahun di atasku menoleh pada kami. Dia terduduk diranjangnya. Matanya menatap kami berdua intens namun aku bisa melihat pandangannya terlihat kosong.

“siapa?” tanyanya serak

“Eonni, ini aku” sahut anak kecil di sampingku

Wanita itu tersenyum “ Minji-ya”

Bocah itu berlari ke dalam dan mengahampiri wanita itu. Mereka tersenyum senang dan berpelukan singkat. Lalu apa yang kulakukan disini? Berdiri kaku di ambang pintu kamar orang lain yang bahkan tidak kukenal. Ini semua gara-gara anak nakal itu.

Tubuhku terkesiap saat wanita itu menoleh ke arahku. “itukah kau. Kyuhyun-ah?”

Aku mengernyit. Kyuhyun? Siapa? Apa dia tidak bisa melihatku?

“aniyo eonni. Dia bukan pangeran. Dia Dongsaengmu satunya lagi” sahut anak bernama Minji. “Eonni kemarilah, jangan berdiri di sana terus”

Aku menimbang-nimbang apa aku harus masuk atau pergi saja. Tapi sangat tidak sopan jika aku pergi begitu saja setelah mengganggu orang lain. Meskipun ragu akhirnya kuputuskan untuk mendekat, mendorong tiang infusku masuk. Aku tidak menutup pintu di belakangku dan hanya maju beberapa langkah. Menjauh sebisa mungkin.

Wanita itu sedikit terkejut namun tidak menghilangkan senyum di wajah pucatnya “apa kau Hyura?” tanyanya lembut.

Dahiku berkerut. Bagaimana dia tau namaku? “n..ne. annyeonghasseo” sapaku kaku.

“suaramu terdengar jauh. Mendekatlah” pintanya lembut. Dia benar-benar tidak bisa melihatku. Menjelaskan kenapa matanya begitu kosong.

Aku mendekat. Berdiri di samping Minji di sisi ranjang. Penasaran bagaimana dia bisa mengenalku, dan satu lagi. Siapa Kyuhyun?

“akhirnya kau datang. Sudah lama sekali aku ingin bertemu denganmu. Meskipun aku tidak bisa melihatmu tapi aku yakin, kau pasti sangat cantik seperti yang selalu Kyuhyun ceritakan”

Aku benar-benar tidak mengerti. Apa ada yang bisa menjelaskannya padaku. Jeritku dalam hati.

“Eonni, aku yang membawanya kemari” ujar Minji bangga. “aku bahkan terus menunggu di depan kamarnya sampai Hyura Eonni terbangun”

“benarkah?” wanita itu tampak terkejut “kau menginap disini? Apa kau sakit?” tanyanya cemas.

Ya ampun rasanya aku bisa pingsan karena kebingungan. Siapa dia sampai-sampai mencemaskanku.

“ne Eonni. Hyura Eonni memiliki perban dikepalanya”

“Ya ampun. Apa yang terjadi padamu Hyura-ya?”

Aku hendak menjawab tapi bocah itu memotongku lagi

“Pangeranku yang mencelakainya” jawab minji sedih. Wanita itu terkejut menatapku “karena itu aku ikut menjaga Hyura Eonni untuk membantu pangeranku menebus kesalahannya” lanjut bocah itu.

“Ya Tuhan. Apa yang Kyuhyun lakukan padamu?”

Aku tergagap. Astaga dia salah paham. “ a aniyo. Ini hanya kecelakaan. Dan bukan orang yang bernama Kyuhyun yang mencelakaiku” kemudian aku melirik kesal pada bocah itu. “hey anak kecil! Apa kau tidak bisa menutup mulutmu?”

“kau dengar Eonni? Hyura Eonni sangat kasar. Bahkan tadi dia mengancamku”

“Ya!!” desisku pada minji

Wanita itu tertawa kecil “persis seperti yang Kyuhyun ceritakan” gumamnya. Lalu wajahnya berubah sendu “aku benar-benar berharap bisa keluar dari sini dan hidup bersama kalian. Menyenangkan rasanya mengetahui aku memiliki adik perempuan sepertimu”

Aku mengernyit. Adik perempuan? Siapa? Aku?

“Eonni kau jangan lupa, sebentar lagi aku juga akan menjadi adikmu. Setelah aku sembuh dan dewasa. Aku akan menikah dengan pangeranku. Setelah itu aku kan tinggal bersama Eonni dan akan merawatmu” Minji berjinjit menjangkau pinngang wanita itu lalu memeluknya penuh sayang.

“mwoya?” gumamku pelan. Bisakah ada yang menyelamatkanku? Aku orang asing yang tiba-tiba saja terlibat pembicaran keluarga yang tidak kumengerti.

Wanita itu tersenyum lalu menepuk bahu Minji lembut. Dia kembali menoleh padaku. “jadi, apa kau mau menceritakan apa yang terjadi padamu sampai kau dibawa kesini?” nadanya terdengar tegas. Benar-benar seperti seorang kakak yang mengintrogasi adiknya.

Aku ragu sesaat “hmm, ada sedikit salah paham. Dan memicu pertengkaran kekasihku dengan kakak tiriku. Aku sedikit terkena imbasnya” tanpa sadar aku mengusap perbanku.

“apa lukamu parah?”

“tidak, tentu saja tidak. Hanya beberapa jahitan di kepalaku”

Dia mengangguk, “Syukurlah jika kau tidak terluka parah. apa Kyuhyun sudah meminta maaf padamu?” wanita itu mendesah pelan “padahal dia jarang terpancing emosinya. Dan sepertinya salah paham ini harus segera di selesaikan” katanya serius.

Aku hendak menyela dan bertanya kenapa Orang yang bernama Kyuhyun itu harus meminta maaf padanya. Tapi suster masuk dan mengatakan waktunya wanita itu minum obat dan istirahat. Demi kesopanan aku dan minji keluar berpamitan. Dan wanita itu memintaku untuk datang lagi. Meskipun aku tidak janji tapi kau mengiyakannya.

“siapa Kyuhyun itu?” tanyaku pada minji yang jalan terdiam di sampingku

“Cho Kyuhyun. Dia itu pangeranku” sahutnya dengan nada memuja saat menyebutkan namanya.

“tapi aku tidak mengenal pangeranmu” kataku dingin

“Eonni!! Kau sangat jahat” tiba-tiba Minji berteriak padaku. Dia berhenti dan menatapku marah

“Hey! Apa masalahmu?” aku tidak terima di teriaki bocah nakal ini.

“pangeranku tidak tidur semalaman hanya untuk menunggui dan menjagamu. Lalu dia memintaku menggantikannya sebentar saat dia pergi. Meskipun kau marah padanya karena dia yang mencelakaimu tapi kau tidak boleh mengatakan hal seperti itu. Pangeranku mencoba menebus kesalahannya” bocah itu mulai terisak. Ya ampun aku benci mendengar suara anak kecil yang menangis.

“Ya!! Kenapa kau menangis?”

“karena Eonni begitu jahat pada Pangeranku” sahutnya masih terisak

“hey, aku tidak melakukan apa-apa pada pangeranmu itu”

“tapi tadi kau bilang kau tidak mengenalnya padahal pangeranku begitu baik padamu”

“aku memang tidak mengenalnya” bentakku tidak sabar “Pangeranmu atau siapapun itu. Aku juga tidak mengenalmu atau wanita tadi. Kita hanya sesama pasien di rumah sakit ini yang tidak sengaja bertemu. Mengerti!! Dan jangan menggangguku lagi dengan pangeran khayalanmu itu!”

Minja bukan lagi terisak tapi mulai menangis dengan suara lumayan keras. Beberapa orang yang melintas melihatku seperti penjahat kelas berat yang membuat anak kecil menangis.

“Eonni benar-benar jahat” katanya tidak jelas di sela tangisnya.

Aku mengusap wajahku kasar. Menyesal keputusanku untuk keluar dari kamar dan bertemu setan kecil ini. Sabar Hyura-ya, kau harus sabar.

Aku berjongkok mensejajarkan tubuh kami. Entah untuk yang keberapa kali aku menghela nafas. “oke. Aku minta maaf. Aku tau aku memang jahat. Sekarang berhentilah menangis dan usap air matamu. Kita bicarakan ini sebagai sesama wanita”

Dia menatapku dari balik bulu matanya yang basah. Ia mengusap mata dan hidungnya dengan ujung lengan baju rumah sakitnya, lalu baru mengangguk.

“kemarilah” kataku menggiringnya sedikit menepi agar tidak menghalangi jalan. Lalu mencari kursi terdekat. Aku tidak yakin akan terus berjongkok untuk berbicara dengannya.

“sekarang katakan siapa namamu” perintahku selembut dan sesabar mungkin

“Minji. Kim minji” sahutnya masih sedikit sesungukan.

“aku Park Hyura”

“aku tau” sahutnya dengan nada bangga lagi

Aku menaikkan alisku “benarkah? Dari mana kau tau?”

“karena aku sering mendengar pangeran ku bercerita tentangmu pada Ahra Eonni”

“Ahra Eonni?”

Minji mengangguk “Cho Ahra”

“Cho Kyuhyun. Cho Ahra” gumamku pelan sambil mengangguk mengerti. “apa wanita tadi yang bernama Cho Ahra?”

Minji kembali mengangguk. Jadi mereka bersaudara. Aku jadi teringat hubunganku dengan Donghae. Kami bersaudara tiri tapi dia tidak pernah mau menggunakan nama keluarga kami. Dia tetap menggunakan marga ibunya. Membuat ibuku semakin membencinya karena mengingatkan pengkhianatan ayahku. Berbeda sekali dengan kedua saudara ini yang sepertinya saling menyayangi.

“jadi. Kau akan menikah dengan pangeranmu?” tanyaku mencoba topic yang lebih menghibur. Anak ini sangat suka berkhayal.

Dia mengangguk antusias dan mukanya kembali berseri. Menghilangkan bahwa beberapa menit yang lalu ia baru saja mempermalukanku dengan tangisannya.

“aku juga memiliki seorang pangeran”

“benarkah?” matanya berbinar. dia tertarik

“tentu saja. Dan pangeranku sangat tampan”

Dahinya berkerut tidak setuju.

“mau melihatnya?” tawarku

Dia mengangguk antusia

Aku mengeluarkan ponselku dari saku cardigan yang melapisi seragam rumah sakit yang kukenakan. Lalu membuka gallery ponselku yang memuat fotoku dengan Siwon. Dan dengan bangga aku menunjukka foto kekasihku.

“bagaimana? Sangat tampan bukan?”

Dia melihatnya dengan seksama selama beberapa menit lalu mencibir. Sial.

“pangeranku jauh lebih tampan” ejeknya.

Dia mengeluarkan sebuah foto lama dari saku baju rumah sakitnya. Terlihat seorang anak kecil yang kuyakini itu adalah Minji sedang tersenyum digendong oleh seorang pria. Mataku terbelalak saat melihat pria itu. Lee Donghae?

“i..ini..?” aku tidak bisa melanjutkan ucapanku

“geurom. Pangeranku jauh lebih tampan dari pangeranmu. Aku selalu membawa fotonya sebagai jimat” jawabnya senang diiringi tawa cekikikan.

Aku merebut foto dari tangan Minji. Minji cukup terkejut dengan tindakanku yang tiba-tiba tapi dia membiarkannya. Aku menatap foto itu dengan seksama. Mataku tidak mungkin salah. Dia benar-benar Lee Donghae. Kakak tiriku yang hidup bersamaku selama 16 tahun terakhir.

“si..siapa kau bilang tadi?” tanyaku masih terkejut

“Pangeranku. Kyuhyun Oppa”

Tidak mungkin.

***

TBC

Hai…hai… saya bawa ff dengan cerita baru, semoga kalian suka juga ^^

beda dari FF sebelumnya, ini cerita udah kebayang sampe ending waktu saya mulai nulis. mungkin cuma beberapa part soalnya saya juga males panjang” takut readernya bosen juga.  ^^

like always, saya ngucapin makasii buad reader-reader tercintaku :* :*

monggo silakan di komen jika berkenan ^^

Tulisan ini dipublikasikan di Fanfiction dan tag , , , , . Tandai permalink.

166 Balasan ke Famiglia [Part 1]

  1. mutia_indah98^^ berkata:

    come back again*^^*

  2. Menarik dan bikin penasaran…
    sebenarnya lee dong hae itu siapa??? knp minji mengenalnya dgn nma cho kyuhyun???/ masih sangat misterius..
    lalu di mna donghae jk dy nunggu hyura di rumah skit padahal siwon jg ada di sn…??? sembunyi2kh…???
    msih bnyak hal yang belum terungkap….
    di tunggu kelanjutannya…
    keep writing… ^_^ 🙂

  3. Hilma berkata:

    wah, ceritanya seru…
    ditunggu kelanjutannya chingu… ^^

  4. Ayunie CLOUDsweetJEWEL berkata:

    Aku bingung, sumpah. Koq bisa fotonya Dong Hae tapi Minji bilang namanya Kyu Hyun. Kyu Hyun menyamar jadi Dong Hae, atau Dong Hae menyamar jadi Kyu Hyun??? Terus, yang hidup ma keluarga Park itu Dong Hae atau Kyu Hyun??? Bingung >_<

  5. hankyusung berkata:

    Eonnni q bingung ma yg dikatan minji ko haek dibilang kyu
    Trus disini hyura coupleny ma siapa? Siwon kh? Atau bisa saja part selanjutny ada kejutan lainny?
    Pokokny waiting deh ma ffmu
    Figthing

  6. mutia_indah98^^ berkata:

    kyuhyun?donghae,,minji bilang itu kyuhyun? tp sebenernya donghae apa kebalikannya?,nugu nugu?,sebenernya siapa yang diomongin minji itu? masih bingung sm part awalnya,,ditunggu kelanjutannya,,#hwaiting

  7. istiariindah berkata:

    oeeni seru bikin penasaran cepat y lanjut nya mksh oenni

  8. Rasty Resty berkata:

    WhuaA MASIH bingung.. Ini visual yg jd Kyuhyun itu Donghae atau Kyuhyun ya? Biar bisa ngerti klo yg jd Donghae itu Kyuhyun atau Kyuhyun yg jd Donghae…

    Jangan” sbenernya mreka bukan sodara.. Atau malah sodaraan..
    Ahh bingung agh

  9. nisi haryanti berkata:

    Maksd nya apa donghae dan kyu itu satu orang?atau jng2 mereka kembar.. menarik. Di tggu next part nya

  10. vanny berkata:

    aduh malah jadi bingung nih haha..
    antara lee and cho??
    lanjut thor hehe

  11. Cho handa berkata:

    Aku pikir aku yg kebalik baca ehhh ternyata pas tmn aku baca juga dia bilng ff ya misterius.
    berarti emng ff ya yg blom jelas ini siapa ini siapa wkwkwkwk…
    habisnya tu minji fotonya hae di panggil kyuhyun, terus dr awal kyu blom ada muncul sama sekali tiba2 dia muncul punya kakak yg lg sakit.
    nah yg jaga hyura di RS kan siwon knpa minji bilng kyuhyun -_’^ apa kyuhyun sejenis makhluk halus -_-

    Misterius nih ffnya semisterius mukanya kyuhyun bhahahaha…

    apa pun ff kamu pasti aku tungguin deh kakak author ^^

  12. cinoCHOKYUlat berkata:

    aduhh~ bingung sama dbag akhirny..
    knp tbtb bwa nama kyu?
    jd donghae itu asliny kyu ? kok bisa? knp?
    huaaa~ bingunggggg…
    part slanjutny dtunggu..

  13. biggom berkata:

    Ini masih terlalu misterius. Donghae = Kyuhyun. How can? Sejarahnya gimana ini kkkk
    Dan konflik Hyura sama emaknya, apa serius? Jadi jalan cerita yang cukup besar disini?
    Dan si Sungmin tau gak itu si Kyuhyun..

    Lanjutannya jangan lama lama yaa..

  14. choi hyeri berkata:

    lee donghae atau cho kyuhyun? bingung bingung…

  15. uchie vitria berkata:

    agak bingungin dikit sich jadi sebenarnya kyuhyun ma donghae ini siapa kenapa jadi begitu dan dimana donghae yang asli kalo disini itu kyuhyun
    hyura nich labil banget emosian tapi mungkin ini karna tekanan eommanya yang pengen hyura jadi sempurna dan berambisi keren keren nich ceritanya lanjut dech chingu

  16. inggarkichulsung berkata:

    Koc bs anak kecil itu Minji menganggap kata tiri nya Hyura sbg Kyu oppa pdhl jelas2 donghae oppa dan ia jg takut kalau nantinya krn kejadian ini Siwon oppa tdk bs diterima kakeknya sbg cucu menantu dan dianggap baik, ditunggu kelanjutannya chingu

  17. syalala berkata:

    wahaaaaa masih belom kebaca nih jalan ceritanya gimana, lee donghae? cho kyuhyun? maksutnya apaaaa aku ga ngerti hahaha ditunggu selalu ff2nyaaa keep writing and fighting!!

  18. kyukyupil berkata:

    Cerita yg penuh teka-teki. Kenapa kyuhyun jd donghae atau donghae yg jd kyuhyun? Ah molla~ yg pasti ditunggu kelanjutannya

  19. adelcho berkata:

    Masih bingung dg crritanya

  20. Nurul Lailia berkata:

    Sumpaaaahhh aku penasaran banget ma next part nya… kok bisa ya Kyuhyun jadi Donghae???
    Next nya jangan lama lama ya eon… please ^^

  21. hanhan berkata:

    Bingung thor… Sbener nya lee donghae tuh siapa? Apa lee donghae tuh kyuhun oppa? Bingung.. Byk teka teki thor..

  22. aayu berkata:

    Huaaaah, commentnya kgak masuk -,-“. Dari awal pnasaran kapan kyuhyunnya muncul, ternyata eh ternyata akhir yg tak terduga. Sbenernya minji ama ahra itu siapa ya ? Trus ko jadi ada kyuhyun ? Knapa donghaenya jdi kyuhyun ? Trus ahra ama minji sakit apa ? Apa donghae pura” jdi kyuhyun d depan minji ama ahra ? Trus knapa donghae ga brani ngeliat mata hyura ? Sayangkah ? Hehehe, ahh unnie daebak ff-nya, pnasaran ama next chapternya. Dtungguuuu yaaaaaaa :*

  23. abrian berkata:

    Wahhh cerita baruuu, penasarannnn lee dobghae dn kyu satu orang. . . Ni real atau ada yg lagi mimpi. . . Asuhh ini knpa ya. . . Ada apa sbnrnya, siapa kyu siapa dobghae. . .karakter yoeja nyq bgs keras.tpp agak.sdkt kasar ya. . ,pnsrn alur ff ini akan.seperti apa, di tunggu slalu lnjutannya

  24. Angel_Cho berkata:

    Eonni aku bingung..
    Sebenernya Donghae ama Kyuhyun itu gimana ??
    Ko minji bilang Donghae itu Kyuhyun?
    Truss klo iya donghae ama kyuhyun itu satu orang, kenapa dia mau ngelakuin itu?

    Dan tadi kan ada ahra, jadi bner donk klo Donghae itu adalaj Kyuhyun?

    Ahhh penasaran eonni
    Aku tunggu next part nyaa ^^
    Keep fighting ^^

  25. gaemgyu88 berkata:

    Autornim sumpah aq g ngerti cho kyuhyun tapi D’fotonya kok donghae trs adik cho ahra…..

  26. Mrs Choi berkata:

    mwo! cho kyuhyun? spechles,gw udah nunggu kapan kira” kyuhyunnya muncul eh ternyata dari awal Kyu yg berperan jadi donghae wow! ko bisa jadi selama ini? trus donghae aslinya mana?

  27. Aristyana berkata:

    Siapa kyuhyun siapa donghae?? Bingung..tp keterlaluan bgt itu masa manggil ‘anak haram’
    donghae oppa.. 🙂

  28. mira_MM berkata:

    bingung..jd hae it ad hubungan apa sm kyu?
    apa hae ad rasa sm ahra trus dia pura2 jd kyu atau gmn? mumet
    td hae kykny agak syok pas ngeliat hyura terluka..mgkn ad trauma masa lalu?
    haduhhh…d tgg part sljtny jeonghoon..

  29. iiz leekim berkata:

    Apa sebener’y donghae itu bukan saudara tiri hyura?penasaran knp dia disebut kyuhyun jg sama minji?

  30. Hikari berkata:

    cerita baru lagi. tapi q masih gak begitu paham dengan ceritanya. awalnya ngira kyuhyun pengagum rahasia hyura tp fto yg dliat hyura justru donghae. dtunggu lanjutn y

  31. hyunsoo28 berkata:

    Aduh eon, part pertama aja udh misterius bgt ini ff nya
    Bnyk tanda tanya nih di dlm pikiran
    Di lanjut pleaseeeee

  32. sparkyura berkata:

    jadi kyuhyun sama donge satu orang? aaaaa aku mau part 2!!!

  33. jose berkata:

    donghae – kyuhyun ? mungkinkah roh dalam tubuh donghae adalah kyuhyun? kayak love is cinta gitu. haha
    ah masih belum ngerti
    ditunggu next partnya

  34. hartini berkata:

    Mwoya ??? Jdi donghae itu siapa ?? Kok minji tau nya kalau itu kyuhyun ?? Well aku g suka kalau hyura pasangan sama siwon hyura itu milik kyuhyun . Tpi kok kyuhyun disini berwujud donghae , trus donghae itu kk nya hyura.
    Penasaran bnget eonni, wow ff yg punya jalan crita yg beda bnget .sulit ditebak pula .keren 🙂
    Yg aku suka baca di ff ini itu cast nya ga terlalu banyak jdi aku gmpang inget nya, selalu punya cerita yg menarik, setiap ff nya pasti selalu pnjang, penulisan nya rapih jdi aku baca nya jga enak.
    Semangat terus yahh eonni buat lnjutin semua ff nya 😀
    Fighting (^_^)/

  35. Shekyu berkata:

    Apa2an ni??
    Dtg2 lgsg dgn 3 ff, tak cium br tw rs! 😀
    ditunggu kelanjutanny!
    Tetap semangat!
    ^^

  36. cheesy berkata:

    Agak bingunggg. But still! You’re the best.

  37. lilinovalina berkata:

    keder saya hahaha tapiii pasti menarik,,,,
    selalu menunggu ff mu eoniiii
    reader baru hehe

  38. Selfi berkata:

    Masih bingung nih krn baru part 1, msh bnyk teka teki yg blm trungkap. Gmn bisa si Donghae jd Kyu?? Wah, agak susah aku bayngin cmpurn wajah kduanya.. wkwkwkwk..ditunggu lnjutnnya ^^..

  39. widya berkata:

    wah penasaran ni siapa sebenarya donghae…..

  40. amoy berkata:

    Aduuuh jadi bingung…donghae dan kyu itu orang yg sama?…kok bs?..

  41. ayu berkata:

    Bingung.
    Masih bingung sama tokoh donghae sama kyuhyun ini sebenernya siapa? Kalau donghae itu kyuhyun kenapa marganya cho dan punya nuna segala, jadi marga cho itu dari siapa???
    Dan yg nungguin hyura semalaman itu donghae kah kyuhyun kah atau siwon kah????
    Masih banyak fakta yg masih tersembunyi, so ditunggu next part nya yaa aithornim 🙂

  42. kareryeo berkata:

    ntar deh. aku bingung dg jln ceritanya. klo donghae itu sbnarnya kyuhyun… trus donghae yg sbnarnya kmna (?) atau kyu meranin peran donghae (?) pasti ad misteri ni…

  43. hah? lee donghae=chokyuhyun?penasaran…ak tadi udah bayangin lee donghae beneran jadi kakak tiri hyura. baca ulang deh..biar paham.lanjuttt

  44. lia aprilia berkata:

    Masih ga ngertiiiii ditunggu kelanjutannya aja deh ~~

  45. ShinHyeRim berkata:

    aku bingung thor

    ChoKyu Oppa dan Donghae Oppa 1 orang gitu?
    kayaknya …

    Donghae Oppa udah meninggal dan ChoKyu Oppa menggantikan posisi Donghae ya?
    hahahaha
    tebak²an jadinya

  46. lee khom berkata:

    cerita’a menarik bgt…. dn bikin pensaran… yg kyuhyun siapa ?? donghae or siwon ??
    ahh molla bingung

  47. allyn berkata:

    mwoya?? sumpaah bikin penasaran deh .. siapa cho kyuhyun? apa lee donghae itu cho kyuhyun?
    sumpaah awalnya ga ngira banget.. cuman baca ikutin cerita.. but, itu mau tbc nyisain tanda tanya gede..
    next part ditungu… 😉

  48. nadia berkata:

    aigoooo aku binguuuung ㅠㅠ
    jadi visualnya kyuhyun apa dongek….
    aku mesti bayangin sapa dooong… ㅜ..ㅜ

  49. Shinta1097 berkata:

    Itu siapa? Hae apa kyu
    minji bilang kyu tapi kata hyura hae
    saya bingung
    di tunggu kelanjutan aja deh 😀

  50. hara980120 berkata:

    Sebenarnya siapa yang selama ini jadi kakak tirinya hyura… Aaah~ penasaran… Next ditunggu banget 😀

  51. kyuhyunistielf berkata:

    Daebakkkkk…….dua ff yg lain jug bikin nagih, nih ada yg baru beda bgt kg ceritanya….kayaknya si donghae tu temenan sm KyuKyu trus donghaek suka sm cho ara, g tau Kyuhyun nya pergi kemana & utk sementara donghae gantiin Kyuhyun #sotoy…….pokoknya thor cepet ya next chapternya…..,jngn kayak kemaren nungguin mp lumutan..hi..hi..hi….tp g sia2 nungguin FF nya ok banget…..

  52. entik berkata:

    Di kira pengeran bermobil putuhhya siwon, soalnya kan yg nemenin selama d rs. Siwon!
    Jadi sebenr nya siapa yg jadi siapa?
    Hae yg jadi kyu buat ahra
    Apa kyu yg jadi hae buat hyura.
    Next sist ini bikin penasaran.

  53. zio09 berkata:

    haaaaaa~
    allright! aku bingung main cast.nya ini kyu atau hae, dan lebih tepatnya visualisasinya kyu atau hae…. tapi aku yakin itu kyu *walaupun salah, tp aq tetep berpihak pd kyu* karna kan pertama pangeran yang jauh lebih tampan dari siwon itu kyuhyun *yakin sangat* dan oke, kalo hyura gk mau kyu, lempar aja ke minji…
    yg kedua, waktu adu tonjok sama siwon di restoran itu lebih cocok sama kyu, kalo hae, gk mungkin dong, dia kan kecil, pasti langsung kalah #dibunuh fishy… n right, komenku melantur..
    pertanyaan utamanya, kenapa dia -entah hae atau kyu- di kenal dg nama yg beda?
    sepertinya ini rumit dan pastinya seru, jadi di tunggu kelanjutannya.. papai *bow

  54. cristine berkata:

    awalnya bgus, tp trkhr2 kok jd bngung?!
    lnjut thor
    hwaiting!

  55. Nur aisah berkata:

    Aku mah bingung, yg hyura di rumah sakit, donghae atau kyu.

  56. loveydenalisa berkata:

    Y amun eonni,q agung d0nghae kyuhyun maksudnya apa?
    Q bgung bgt. Pake sangat.

  57. chip13t berkata:

    Bagussss ceritanya, tapi bingung part akhir kyu~donghae,….????? Apa yg jd kakak tirinya hyura slma 16th itu kyuhyun ato sebaliknya??? Donghae yg jadi kyuhyun,???? Unniiii,….. Butuh part 2 secepatnyaaaaa 😀
    Semangattt,…..!!!

  58. cho berkata:

    uohhh ff apalagi ini authornim ???
    aish jinjja makin cinta (?) sama authornim>< ff nya bagus bagus ㅜ ㅜ cmn sayangnya harus bersabar buat nunggu next part nya ㅜ ㅜ

  59. Eni berkata:

    Next part.. Next part..
    Penasaran banget thor.. Knpa lee donghae?? Knp cho kyuhyun ??

  60. Yuni berkata:

    Astaga aku bingung yg dimaksud d crita kyuhyun atau donghae. Aku hrap sih kyuhyun.
    Next .di lnjutin biar gak pnsaran n’ bingung

  61. Hoam berkata:

    Crtnya mnrik tpi msi krng ngrti hehe 😀
    smga next part sgr d publish ya eonni :))

  62. Erlany Saskia berkata:

    Masih belum bisa ngelurusin benang kusut disini, belum bisa nebak apa permasalahan mereka aaa

  63. Widya Choi berkata:

    Waduh q makin penasaran am ceritany? Sbnrny cp kakak tiriny hyura? Lee donghae n cho kyuhyun. Ap mrk org yg sm? Tp knp namany berbeda..? Ayo d next thor,,

  64. anitarottur berkata:

    ketika q harus bingung…
    itu pangeran… kyu atau donghae si…??
    lanjut ya kak..

  65. nofi berkata:

    Ff ini bener bener buat aku penasaran eonn maksudnya ituh apa sih donghae kyuhyun mereka apa dan cho ahra dia kenapa dan hyura maksudnya kenapa apa hubungannya aku bener bener bingung nih wajib di lanjutin eonn , next eonn fighting nulisnya 🙂

  66. zaazaalee berkata:

    Satu kata saja, PENASARAN..!
    diriku benar sangat penasaran, ayo ditunggu update selanjutnya.. jangan lama-lama ya author yang baik hati dan suka gotong-royong, kkkkkk~

    tiada kesan tanpa jejak,
    Nyonya Dongek!

  67. iis berkata:

    izin baca..

  68. BabyBoo berkata:

    Duuhhh muter otak bacanyaaaaa nextnext penasaran sama tekateki tentang para pangeran itu hahaha

  69. mira juwita berkata:

    kyuhyun donghae kyuhyun donghae kyuhyun donghae

  70. EkaShfly berkata:

    Waduh? Ini ternyta rumit sekali aku kira td kyuhyun itu choi siwon tp kenp harus donghae, sbenarny siapa mereka semua?? #keep writting

  71. niza berkata:

    wahhghg cerita yg sangat berbeda dari biasanya
    sebenarnya siapa yg jdi siapa sihhhhhh
    pnsaran akutttttttt sayanya

  72. Khairunissa berkata:

    Sulit banget tuk menebaknya, beda banget ama yang lain bikin penasarannnn…

  73. tiwiw berkata:

    sumpah penasaran banget ini ceritanya
    hubungan donghae ama kyuhyun??

  74. cametcline berkata:

    Confuesing ….

  75. shinmin berkata:

    Ff satu ini bikin penasaran abis

  76. amanda_pratiwi berkata:

    lee donghae , cho kyuhyun ? w bingung , penasaran kok bsa kayak gitu >.<

  77. azizahminoz93 berkata:

    ya ampuun.. eoni.. jdi sbnerny siapa kakak ny hyura hae/kyu.. pusiing.. 🙁
    *mgkn efek baca tengah mlm jd kurag fokus.. mian eoni..

  78. ririeh berkata:

    Aku masih penasaran sama ceritanya soalnya aku masih bingung…kkkkk tapi ttp kok keren di tunggu next chapternya

  79. lindachoore berkata:

    Wah daebakk.. Walaupun msh blom ngerti siapa itu kyuhyun? Ato dia sebeneryna donghae yg nyamar jd kyuhyun? Ahh bingung.. Lanjut ke part 2 ajah deh.. 🙂

  80. destiyandini berkata:

    Waaaaah thor ceritanya bagus banget banyak tanda tanyanya susah di tebak. Sebenernya kaka nya hyura yang asli ituu siapa? Waah pokoknya keren banget deeh thor. Cepet cepet di lanjut ya thor ceritanya

  81. dessykim berkata:

    Shock sangat sprt hyura….klo lee donghae kyuhyun trus maksudnya kyu jadi donghae apa???

  82. Zoe berkata:

    Kenapa anak itu menyebut Donghae sebagai Kyuhyun. Dan kemana Kyuhyun yang sebenarnya.

  83. ninepisces berkata:

    lahh walaahh… itu gmn mksudnya jg cb?? bingung!!!!
    ahh loncat lngsung ke next part!!!

  84. inet berkata:

    bingung…kl lee donghae itu kyu,trus yg mana yg bnran kyu??yang donghae oppa jg yg mana???*geleng-geleng kpala*
    kereeeeeennnnnnn!!!suka bgt ma jalan ceritanya..n bkin penasaran tingkat dewa!!!^^

  85. dian012408 berkata:

    Ini bikin bingung. Jadi lee donghae itu kyuhyun. Knpa kyuhyun nyamar jadi lee donghae? Kyuhyun bener2 saudara tiri hyura kah atau cuma nyamar aja? Ahh molla

  86. akyuikha berkata:

    annyeong…new reader. ijin baca ya… tp serius di sini aku msh bingung… jd lee donghae = Cho Kyuhyun ? trus visualisasi nya pake yg mn ?

  87. niul berkata:

    Haloo eoni saya reader baru hehe ^^
    Mau izin baca” ff disini, dan ini ff pertama yg aku baca dan wow sungguh bikin penasaran, knp donghae jadi kyuhyun? Aku baca dari awal bayangin donghae dan pas terakhir berasa kaget karna ada penyebutan kyuhyun
    lanjut baca dulu ya eoni :))

  88. taemfallin berkata:

    waaah kayak misteri aja ya 🙂
    kok kyuhyun itu donghae????
    sebenarnya apa yang terjadi???

  89. SusiAnjarSparkyu berkata:

    Kalau kyuhyun itu donghae trus donghaenya mana…siapa kyuhyin n donghae…bener2 penasaran bgt…

  90. kyukyukyuniw berkata:

    Ahhh aku masih bingung antara lee donghae, cho kyuhyun dan cho ahra

  91. syahhuny3424 berkata:

    baca ni ff bikin emosi jiwa sumpah.. penasaran..

  92. Ntan berkata:

    Bingung. Sebenernya yang jadi kakaknya hyura itu donghae atau kyuhyun?

  93. vievieevie berkata:

    baruu bacan yg ini padahal sering liat..hiii…
    jdii siapa sebenarnya lee dongha??donghae pura2 jadi kyuhyunn.. ahh penasaraann….

  94. fyu berkata:

    anyeong aq new reader, izin bc ya thor….
    aq msih bingung syp donghae trus syp kyuhyun, bingung. tp crita aq suka. bkin pnsrn

  95. sakura berkata:

    binggung nih,, itu kyuhyun ap donghae kok 2 nmne,,aneh
    hmm ada sesuatu nih, trus siapa jg it cho ahra ????????

  96. mio berkata:

    Membuatku sangat bingung. Kyu n Hae

  97. Nia_cho berkata:

    Hai aku reader bru thor.uwah ni ff keren sampai2 aku ga ngerti hehe maklum kan msh part awal.tp ini pnuh dgn teka teki.ak lanjt dl biar ngerti ya,ijin bc

  98. dwi berkata:

    Kq bisa gtu… wah aq tambah pusing nieh…
    Aq baru pertama kali bc nie ff padahal udh mli dlu di publish cz aq nunggu yg rache smpi lumutan kkkkk jd bc yg belom adja….
    Cerita membingungkan, jd penasaran
    Cush.. lanjut part 2…

  99. Kim Heena berkata:

    wuih komentar ke 100..haha *bangga
    eumm menarik bgt, teka-tekinya..apa mungkin mereka kembar atau memang sengaja menyembunyikan identitas selama ini??

  100. chicyaceskyu berkata:

    Huah, sy jg suka ff inii. Dr awal bc, udh tebak dan nunggu2 kyu kpn mnculnya tp pas prckpn ahra hyura yg mngatakan kyu ngecelakain hyura , gue lngsung schock dan brpkir ‘jngn bilng lee donghae itu si kyu’ haduh, dr awal sy bc, ad yg lain dr pendeskripsian donghae. Dan buat aku mkir, jngn bilng donghae suka sm hyura dan dia bukn kk tiri asli si hyura, tp gak kpkiran si hae itu kyu. Haduh, tau gni gue ngehayatin dlm2 bc tntg si hae dr awal. Soalnya yg trekam dlm khayalan, kk tiri hyura itu visualisasinya si hae. Dan aku mlh sibuk nebak2 nnti kyu mnculnya dngn koflik ap. Hoho. Eonni hbaat. Sy suka bngt idenya.

  101. nia kurnianti berkata:

    aku nggak ngerti,,
    donghae siapa?? kyuhyun siapa??
    anak kecil itu bilang dnghae kyuhyun,,
    eh,, nggak tau lah

  102. Myeaa berkata:

    sebenarnya kakak hyura itu donghae atau kyuhyun? seru ihh 😀

  103. windy3288 berkata:

    cho kyuhyun atau lee donghae hhuuaaaa ini bikin penasaran banget

  104. siti nss berkata:

    jadi mereka berdua kembr atau gmana

  105. Rithaa16 berkata:

    Sebenernya aku bingung banget nih pangeran makssnya gmn,

  106. nisa11 berkata:

    aku gk ngerti jalan ceritanya

  107. RechaCho berkata:

    Aa.. bingung tadi pas baca, tapi agak sedikit ngerti lah tentang kaitannya Dongek sama Kyu, walaupun sekarang jg masih bingung xD /apaansih/ bingungnya dalam artian lain :))

  108. Krysdha berkata:

    Agak Sedikit bingung di Bgian2 Akhir’x…
    Tp,,Ju2r Yg awal2 itu,,Aq gak sbr bgt Nung2uin Kpn Kyu Muncul’x..Gak tau knp,,Kirain yg bkalan jd pacar’x Hyura itu si Kyu,,Eh ter’xta bkn…

  109. KyuRa berkata:

    Hah? Jdi si dongie ama embul itu orng yg sma ? Oh my god trus siapa sbnarnya embul itu? Trus ktanya ahra adlah saudaranya brrti mereka bertiga saudara beneran dong? *Bingung >.<
    #very nice !

  110. naila berkata:

    jadi kakanya tiri hyura itu donghae apa kyuhyun ahhh penasaarann

  111. just fia berkata:

    Ohhh…. Donghae adalah kyu? kok bisa… Apa jangan2 sebenernya kyu make nama donghae? trus jangan2 donghar yg asli udah ga ada… Tapi hubungan kyu sama hyunra apa???…Hua pensaran tingkat dewa nih.. Musti cepet baca part selanjutnya

  112. enfa anah berkata:

    rada“ ga mudeng sama cerita ini, mungkin bru part 1 jadi g paham, tapi bkin penasaran

    oh ea sama kenal aq readers bru 🙂

  113. liyahseull berkata:

    Jangan kan hyura -_- aku juga bingung setengah mati

  114. oriiigamine berkata:

    apa donghae sebenernya suka sm hyura makanya dy bersikap begitu?

    aduh, jd pusing. donghae? kyuhyun? ada apa dibalik ini semua?

  115. dewi berkata:

    kenapa minji menyebut donghae dengan kyuhyun.lanjut ya

  116. rahmi berkata:

    daebak.
    emang kyu itu hae ya????
    jd bingung jdnya,,,

  117. Han Cemunung berkata:

    donghae dan kyu ada apa sebenarnya??
    kenapa minji nyebut hae sebagai kyu.
    ahjhjklkkk…bikin penasaran aja nich!!
    izin baca next part nya yaaaaa….

  118. Latuf berkata:

    wauuu…ini c minji kecil” centil bngt yh wkwk
    itu gimnh ceritanya. .kyuhyun jdi leedonghae. ..achh pnsarn kisah selnjutnya
    itu ahra buta kh min…

  119. susi anty berkata:

    bagus ceritanya tp masih bingung donghae kyuhyun?

  120. myungie berkata:

    hallo,,,
    aku baru baca,, dan, KEREN abiissss…
    awalnya mengalir aja,,,eeehh,,,trus jadi bingung, tentang donghae-kyuhyun,,
    aaah,,keren,,,ceritanya nggak ketebak.. 🙂
    izin baca lanjutannya yaa.. 🙂

  121. Mrs.Donghae berkata:

    Seperti biasa, penuh misteri… aku suka! Kaget pas baca t’akhirnya. Jdi selama ini Kyuhyun nyamar jdi Donghae? Trus Donghae yg asli kmana? Knp Kyuhyun harus nyamar jdi Donghae?
    Scene fav-ku adalah sewaktu di dlm lift n saat adegan di restoran. Keren!
    Ijin tuk lanjut ya…

  122. ricassie berkata:

    Ahhhh aq bingung donghae yg mna kyu yg mna…. trus yg mukul hyura bkannya siwon?

  123. Babynam berkata:

    Anyong aku readers barumu. Hehe ijin baca dari awal ya dan meninggalkan jejak dikolom komentar.
    Keren abis,tadinya aku kira Kyu itu adalah Siwon tapi hasilnya melenceng,ternyata itu adalah Hae! ck..bener bener tak terduga, oke ijin next~><

  124. LEA berkata:

    bingung deh…cho kyuhyun-lee donghae-cho kyuhyun
    yg bner mana sih
    atau yg saat ini jdi kakaknya hyura itu emang kyuhyun ganti.in donghae yg lgi wamil #plakk

  125. mitarashi8899 berkata:

    Aku suka ff nya. Coz bikin aku agak bingung kkk… Aku penasaran , ada apa sebenernya

  126. blue94 berkata:

    kasian hyunra pasti tertekan banget. dan wow ada apa sebenernya chokyuhyun leedonghae?

  127. nana berkata:

    lee donghae & cho kyuhyun itu satu atau gimana? q jadi pusinh mikirin itu, penasaran ma kelanjutannya

  128. minkijaeteuk berkata:

    annyeong salam kenal ijin baca ya???
    cerita y bikin penasaran n part ini bikin binggung Knp tiba2 ada kyuhyun yg kenal hyura padahal kyuhyun blm muncul ketemu hyunra….
    n tau2 Hyunra dikagetin sama foto Kyuhyun kakak tiri y Lee Donghae = Cho kyuhyun,, ADA APA INI????
    pa kyuhyun nyamar selama 16 tahun ini n bukan donghae dia….
    bikin pusing tapi seru….

  129. nisa11 berkata:

    kaka maaf aku hampir lupa sama cerita ini,jadi ya aku baca ulang hehe..

  130. nurifajrinar berkata:

    huwaaa sukaaa ffnya panjang dan haehaenya misterius gimana.. gtu. dia kepribadian ganda ya eon?

  131. Han hyo jin berkata:

    Anyeong aku reader baru salam kenal:)

  132. Hyerim berkata:

    Aku bingung sumpah hahah
    Kyuhyun donghae siwon? Sebenarnya siapa sosok donghae itu dan siapa kyuhyun?

  133. Deborah sally berkata:

    Donghae -> Kyuhyun. Apa maksudnya?

  134. apriliayanti berkata:

    Ff nya misshoon selalu daebak..pertama baca ff ini dah langsung suka ceritanya, antimainstream. Gk sabar baca part berikutnya..

  135. evipuspitasari berkata:

    Bingung fto nya lee donghae tp ko nama nya cho kyuhyun

  136. Ping-balik: REKOMENDASI FANFICTION | evilkyu0203

  137. ellalibra berkata:

    Haii eon q reader baru salam kenal ,,,,ijin bc eon,,, q penasaran sm mistery keluarga hyura ?? Knp ank kcl itu bilang kl lee donghae adl kyuhyun ??

  138. Dhewull berkata:

    Dri awal crita ff nya Bgus.. Kasihan Hyura hrus dipaksa Mikirin perusahaan..

    Lee donghae adalah Kyuhyun yg bner ajah.. jdi kyuhyun anak Haram??

  139. nabilauma berkata:

    hai kak, aku readers baru. salam kenal.

    di part awal ini agak membingungkan tapi ceritanya menarik.
    kasian sama donghae yg selama 16 tahun dibenci hyura sama ibunya.
    tapi sebenernya siapa donghae & kyuhyun? makin penasaran, lanjut baca ah 😀

  140. choi sena berkata:

    dibagian part akhir membuat bingung
    bagaimana bisa donghae dan khyuhyun ??? ah.. lanjutkan baca ke part selanjutnya dulu

  141. kimjongbrother berkata:

    hai aku reader baru. Salam kenal ^^
    Aku suka sama ceritanya, jadi donghae itu kyuhyun? Trus kenapa dia punya nama lain kayak gitu??

  142. leebee berkata:

    halloo…. Sapa dulu ya, Aq pendatang baru di blogs ini tpi aq prnah baca karya kamu d flyingnc…. aq suka bgt ma krya kamu…. Ijin baca ya…. Critanya seru…. Gk busa nyapa d beranda aq…. Hiihihihi… Kemarin aq nyapa d blogs kamu yg lama ternyata udh d tutup n pindah rumah….. Bolehkan aq baca2 karya kamu… ?

  143. nha_onk berkata:

    masih blm ngerti
    hehehe
    aku mau lnjut bca

  144. yoongdictasticgorjes berkata:

    Ff nya emg agak misterius yg baca hrus teliti bgt nih tpi disitulah poin nya bkin raider jdi pnsaran..

  145. Goldilocks berkata:

    T-tunggu! Kok aku merinding sih bacanya…
    Aku emang sempet nyari-nyari Kyuhyun tadi. Kok dia gak muncul-muncul? Sampe akhirnya Minji yang muncul dan itu bikin aku bingung.. Serius bingun! Bener-bener bingung~

    Waktu Minji bilang ‘Eonni-nya Eonni’ aku pikir si Hyura punya kakak kandung yang kepisah lama gitu sampe dia nyebut Kyuhyun jadi pangerannya. Nah disitu aku pikir si Siwon itu Kyuhyun. Jadi… Kyuhyun nyamar, ganti nama gitu. Apalagi Minji bilang kalo pangerannya itu yg nyebabin Hyura celaka dan nungguin Hyura sepanjang malam… jadi aku mikirnya ya Siwon itu Kyuhyun.

    Tapi….. ternyata Donghae itu Kyuhyun. Hah. Aku masih belum nangkep ide cerita kamu Miss. Masih bingung. Jadi, sebenernya Tuan Park itu punya selingkuhan gak? Aku gak yakin kalo ‘Donghae’ emang beneran anak haram 🙁

  146. gyusso88 berkata:

    aahh… apa lah daya… lagi baper banget sama kyuhyun-hyura… so, dari beberapa hari yg lalu aku ubek2 ff lama. dari dont remember me, actreess and marriage, baca ulang novel fou/rache, sampe baca famiglia lagi… huwaaa… kenapa mereka berasa real???

  147. Sung hye jin berkata:

    Wahattt maksudnya donghae itu kyuhyun waittt eh tp seru ini f baru part 1 udh bnkin poenasaran an bnyak teka-tekinya

  148. Rithaaa16 berkata:

    Haii kak aku pembaca baru disini:) ijin baca ffnya ya:)
    Loh,kok bisa sama pangeran nya anak kecil itu sama donghae ya?penasaran nih

  149. LeeHyun berkata:

    Kyaaaaaa!!!! qu bingung bayangin cast pria’nya, Kyu yg nyamar jd Hae atau malah sebaliknya???

  150. guikyulee berkata:

    Jadi pangerannya minji siapa? Kyuhyun atau donghae? Lanjut baca aja daripada penasaran

  151. Elvvvvv berkata:

    Hai eonni aku reader baru disni. Ijin baca ff mu ya.
    Haduh aku masi bingung. Awal2 si ngerti tp makin belakang malah gangerti. Drtd aku emg nunggu kyu nya mana ga nongol2.
    Itu kyuhyun kok jd donghae? Bingung. Bener2 gakepikiran sm skalu mksdnya. Kok bisaa? -_-

  152. esakodok berkata:

    mulai bertanta tanya..jd cho kyuhyun menyamar jd lee dinghae? trs dinghae sendiri itu siapa? kenapa dia menyamar? wkwkwk..penasarannn buanget

  153. G berkata:

    Omo aku pusing, pangeran? Donghee? Kyuhyun? Uwaa daebakkn serunihh

  154. Nurlaely D berkata:

    Wahhh jdi Lee Donghae itu Kyuhyun??? Ada apa ya sbnrnya??

  155. missluck berkata:

    Wow penasaran nie..
    Donghae=Kyuhyun
    Kyuhyun=Donghae
    Nie gmn cerita’a smp2 dua nama di satu orang.
    Jd bingung jg mau manggil sp.
    Jangan bilang low dia menipu keluarga Hyera.

  156. Widya Choi berkata:

    Q udah bca ff ini. Tp y q bc lg. Krn q suka karya2mu mk ny q bc ulang lg. Walaupn bc ulang tp crtany g pnh ngbosanin. Y lumyn lah unk mlepas rindu am krya2 mu ☺☺☺. Bhrap dirimu c4 comeback n kmbli nulis krya yg keren2 lg.

    Wehhh kykny si hyura udh mulai mnyadari klo si donghae itu kyuhyun y….

  157. Widya Choi berkata:

    Q udah bca ff ini. Tp y q bc lg. Krn q suka karya2mu mk ny q bc ulang lg. Walaupn bc ulang tp crtany g pnh ngbosanin. Y lumyn lah unk mlepas rindu am krya2 mu ☺☺☺. Bhrap dirimu c4 comeback n kmbli nulis krya yg keren2 lg.

    Wehhh kykny si hyura udh mulai mnyadari klo si donghae itu kyuhyun y…..
    Si hyura pst shock bgt tu y..

  158. Widya Choi berkata:

    Q udah bca ff ini. Tp y q bc lg. Krn q suka karya2mu mk ny q bc ulang lg. Walaupn bc ulang tp crtany g pnh ngbosanin. Y lumyn lah unk mlepas rindu am krya2 mu ☺☺☺. Bhrap dirimu c4 comeback n kmbli nulis krya yg keren2 lg.

    Wehhh kykny si hyura udh mulai mnyadari klo si donghae itu kyuhyun y…..
    Si hyura pst shock bgt tu y…

  159. alviegyu berkata:

    UAAAAA ceritanya menarik bikin penasaran><
    Ini bingungggg apa si Gyu yang nyamar jadi Hae atau Hae yang jadi Gyu-_-
    Okelah otw part 2 kkk~

    Btw, intro dulu. New reader imnidaaa, bangapta kkk

  160. husna berkata:

    banyak bgt teka tekinya
    masak iya hyura punya kakak berarti ayah hyura udah berhubungan sama wanita lain sebelum nikah sama ibunya hyura dong
    banyak bgt raedernya ya
    wah hebat

  161. husna berkata:

    daebaaaaaaaaakkkkk
    ffnya seru dan bikin penasaran habis
    banyak bgt teka tekinya
    pangeran??? mungkin yg sebenarnya donghae itu kyu ya???
    aaaahhhhh aku penasaran bgt

  162. Secret Account berkata:

    Tulisannya baguss.. Tapi aku masih belum paham gimana ceritanyaaa

  163. Park ni young berkata:

    Aku koq jadi bingung sebenarnya kakak tirinya tuh donghae apa kyuhyun

  164. Vivirakim_94 berkata:

    Aku baca ini ulang. Ntah kenapa kangen banget sama ff ini

  165. windy_cho berkata:

    hallo aku reader baru…
    izin baca ya hehehe
    gumawo

  166. debiyamustika berkata:

    lee donghae ??
    kyuhyun??

    awal yang membingungkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *