My Brother's Girl [part 4]

cats

Happy Reading N Sorry For Typho ^^

***

Dengan penerangan lampu seadanya Kyuhyun duduk termenung sambil meneguk sekaleng bir di ruang makan rumah kakeknya. Pikirannya sibuk memikirkan hubungan kakak sepupunya dan gadis yang ia sukai, lalu ditambah lagi dengan Chaerin. Seharusnya hal ini memang bukan urusannya, tapi karena permintaan gadis itu, Kyuhyun tidak bisa bilang tidak.

“Apa yang kau lakukan disini gelap-gelap” Donghae memandanginya heran.

“Bukan urusanmu” sahut Kyuhyun ketus. Melihat kakak sepupunya, ia jadi kesal sendiri, teringat kejadian di laboratorium.

“Cih, dia pikir aku peduli” gerutunya pelan. Donghae membuka kulkas dan meneguk air langsung dari botolnya kemudian menutup pintu kulkas sekeras yang ia bisa hingga membuat Kyuhyun mendongak.

Donghae hendak melengos pergi saat Kyuhyun menyindirnya lagi “kalau mau kabur sebaiknya pergi ke tempat yang tidak mudah ditemukan” Kyuhyun tersenyum sinis “cara mu mencari perhatian sungguh kekanak-kanakan”

Donghae berbalik menatap Kyuhyun kesal “apa kau bilang cari perhatian? Kekanak-kanakan?”

“Ahh mian, aku lupa. Sekarang kau masih sangat muda. Mungkin tidak mengerti hal seperti ini” lanjut Kyuhyun lagi makin membuat Donghae kesal.

“YA! Cho Kyuhyun!”

“wae? Apa ucapanku ada yang salah?” Tanya Kyuhyun menantang “pergi tanpa pamit dan membuat semua orang kebingungan huh, sungguh kekanak-kanakan”

Donghae memandang Kyuhyun sengit namun sedetik kemudian tersenyum mengejek “aku belajar darimu. Bukankah cara seperti ini yang selalu kau gunakan untuk menarik perhatian harabeoji. Kaburdari rumah”

“ani. Aku tidak pernah berniat mencari perhatian harabeoji. Tapi kau”

Donghae mengerutkan keningnya bingung

“Kau pikir aku iri karna harabeoji lebih menyayangimu? Kau salah Hyung. Justru aku kasihan melihatmu. Kau tumbuh tanpa orang tua dan hanya dibesarkan oleh seorang kakek dan bibi yang bahkan tidak menganggapmu” kata Kyuhyun dengan nada prihatin.

Donghae mengepalkan tangannya. Tidak suka mendengar ucapan Kyuhyun. “Diam kau!!” geramnya.

“Berhentilah berberpura-pura. Kau bukan seperti Lee Donghae yang kukenal”

Donghae tersenyum mencemooh ” Lee Donghae yang kenal? Memang seberapa jauh kau mengenalku?”

“jadilah seperti Lee Donghae yang selalu membenciku, tidak menatapku atau bahkan berbicara padaku meskipun hanya untuk mengejekku. Dengan begitu justru memudahkanku menghadapimu”

Donghae terdiam cukup lama. Perasaannya pada Kyuhyun tidak serendah itu.

“Aku tidak pernah membencimu. Bahkan dalam ingatanku sekarang aku tidak pernah membencimu Kyuhyun-ah”

Kyuhyun sedikit tertegun mendengarnya, pria itu bisa merasakan kesungguhan dari setiap ucapan kakak sepupunya. Tapi entah kenapa Kyuhyun justru tidak menyukainya. Seperti yang ia katakan. Akan lebih mudah jika Donghae membencinya.

“Apa kau lupa? Aku bahkan memberikanmu Gundam yang sangat kusayangi” lanjut Donghae.

” kalau begitu, apa kau bisa memberikan orang yang kau sayangi padaku?”

“Mwo?” Donghae mengerutkan keningnya dalam

Kyuhyun berdiri dan mendekati Donghae. Sedikit menyingkap sedikit kaos bagian bawah. Terlihat luka bekas jahitan di pinggang Donghae. Memastikan perkataan Hyura. Donghae hanya menatap heran apayang dilakukan adik sepupunya.

“Kapan kau dapatkan jahitan ini?”

Donghae membuka kaosnya sedikit dan mamandangi luka itu. Ia sendiri bingung kapan dan bagaiamana ia mendapatkannya. “Entahlah. Aku tidak ingat. Apa ini operasi usus buntu?”

“Menurutmu?”

“Aku rasa bukan. Lalu? Tidak mungkin ginjalkan”

“Kau bisa memeriksakannya sendiri dirumah sakit” sahut kyuhyun acuh dan berlalu. Meninggalkan Donghae yang masih kebingungan.

***

Donghae terpekur melihat catatan medis dirinya. Tidak ada penjelasan apapun tentang pendonoran yang ia lakukan. Dimana, kapan dan kepada siapa.

“Kau yakin aku Tidak melakukan operasinya disini?” Tanya Donghae

Eunhyuk menggeleng “Aku bahkan tidak tau kau mendonorkan ginjalmu. Kenapa tidak mencoba bertanya pada Seosangnim”

“tidak perlu, aku akan mencari taunya sendiri. Kalau begitu aku pergi”

“mau ikut denganku?” Tawar Eunhyuk sesaat sebelum Donghae bangkit. “hari ini aku ada operasi. Ikutlah denganku, mungkin bisa mengembalikan pengetahuanmu”

Donghae berpikir sebentar sebelum akhirnya mengangguk setuju “arasseo”

Sepanjang siang hingga sore Donghae terus membuntuti Eunhyuk hingga jam kerja temannya itu habis. Mengamati setiap details tindakan Eunhyuk. Samar-samar Donghae bisa menebak tindakan apa yang harus ia lakukan pada pasiennya. Dan saat Eunhyuk melontakan beberapa pertanyaan pria itu bisa menjawab dengan lugas meskipun Donghae sendiri tidak percaya ia telah menjadi dokter specialist. Ia bisa menjadi dokter tanpa bersusah payah . Pikirnya.

            Sesekali Donghae bertemu Kyuhyun di koridor rumah sakit, mereka hanya menatap tanpa saling menyapa. seperti orang asing. Donghae teringat percakapan mereka semalam, kembali menjadi Lee Donghae yang mengabaikannya, namun Donghae bahkan tidak mengingat ia pernah mengabaikan Kyuhyun. Meskipun sejak kecil mereka selalu bersaing dalam hal apapun tapi di dalam hati Donghae, ia begitu menyayangi Kyuhyun. Satu-satunya orang yang bisa ia ajak bicara di rumah kakeknya.

            “Eunhyuk-ah, apa dulu aku selalu mengabaikan Kyuhyuh?” Tanya Donghae, mereka pergi ke kedai kopi dekat rumah sakit selepas Eunhyuk bekerja.

            “kenapa tiba-tiba menanyakannya?” Eunhyuk meyesap Machiatonya yang masih mengepul. “memang kau lupa masa kecilmu juga?”

            Donghae memegang dagunya berpikir, mengingat-ingat bagaimana masa kecilnya dengan Kyuhyun, kemudian ia menggeleng pelan “aku tidak terlalu mengingatnya. terlalu samar”

Eunhyuk menatap Donghae serius “aneh sekali. kau juga lupa masa kecilmu?”

“entahlah, tapi aku….” Donghae tidak bisa melanjutkan kalimatnya. ia sendiri bingung bagaimana mengatakannya. Kepalanya saat ini seperti benang kusut yang sulit diuraikan, ia tidak bisa menemukan ujung benang tersebut, semakin dipikirkan malah semakin kusut. “AKH….” Donghae memegangi kepalanya.

“gwenchana?” Tanya Eunhyuk Khawatir “jangan dipaksakan jika kau memang tidak mengingatnya. kau hanya butuh waktu Donghae-ah”

Donghae mendesah pasrah “apa aku ini bukan kakak yang baik?” gumamnya pelan, lebih bertanya pada dirinya sendiri

“Sejujurnya aku tidak begitu paham hubunganmu dengan Kyuhyun. tapi sejak aku mengenalmu semasa kuliah kalian memang jarang berbicara, tapi aku tidak pernah menganggap hubungan kalian buruk. karna pada dasarnya kau dan Kyuhyun sama-sama tidak terlalu suka berbicara”

“aku? tidak suka berbicara?” Tanya Donghae balik sedikit tidak percaya “tapi aku tidak merasa begitu. aneh”

            Eunhyuk mengangguk kecil “yeah, kuakui kau sedikit¾berbeda”

            “seberapa banyak?” Donghae memajukan posisi duduknya.

            “aku tidak terlalu yakin kau benar-benar berubah atau ini hanya efek dari amnesiamu”

            “apa menurutmu ini bagus? perubahanku?”

            Eunhyuk menganggkat bahunya “aku tidak tau”

            Donghae menghela nafas panjang dan memundurkan tubuhnya, bersandar di punggung kursi “ucapanmu samasekali tidak menjawab pertanyaanku” gerutunya.

            “Ya! kenapa tidak kau tanyakan langsung saja pada adikmu itu”

            “Kyuhyun memintaku menjaga jarak dengannya. meskipun ia tidak mengatakannya dengan jelas tapi kata-katanya menyiratkan seperti itu” sahut Donghae lesu namun tiba-tiba wajahnya berubah kesal “Ya! apa itu masuk akal? ia menyuruhku menjaga jarak dengannya. kakak sepupunya sendiri. Aisshhh anak itu benar-benar…. apa kau tau apa yang ia katakan padaku ‘Berhentilah berberpura-pura. Kau bukan seperti Lee Donghae yang kukenal’ “ Donghae memberatkan suaranya mencoba meniru gaya Kyuhyun berbicara sambil mengerutkan alisnya agar terlihat serius namun justru terlihat Konyol.

            Eunhyuk tertawa melihatnya membuat Donghae melirik jengkel “apa ada yang lucu?”

            “Ani, kau memang berbeda” sahutnya masih diiringi kekehan ringannya. Eunhyuk berdehem dan berusaha menghentikan tawanya saat Donghae memelototinya.

“arasseo arasseo”

“apa nya yang berbeda?” tuntut Donghae

“kau yang sekarang lebih Ekspresif. aku tidak tau ini bagus atau tidak tapi aku menyukaimu yang sekarang”

“jadi maksudmu dulu aku tidak seekspresif sekarang?”

“yah bisa di bilang begitu. kau tipe orang yang sangat serius. seperti yang kubilang tadi, kau bahkan jarang berbicara. sepanjang hari kau hanya berdiam diri di perpustakaan membaca buku tebal atau di ruang baca rumah sakit membaca kasus-kasus kedokteran dan selalu diiringi music Clasic” ujar Eunhyuk sedikit perihatin dengan hidup temannya yang begitu membosankan.

“aku suka music classic?” satu lagi kenyataan tentang dirinya yang cukup mengejutkan

“eoh, kulihat semua koleksi cd mu music clasik. kalau tidak salah kuingat kau pernah bilang, jika tidak menjadi dokter mungkin kau akan menjadi pianis seperti ibumu” wajah Donghae berubah seketika saat Eunhyuk menyebut ‘ibu’

“pianis yah?” gumam Donghae sendu kemudian tersenyum miris “aku bahkan tidak ingat pernah mengatakannya, tapi aku ingat kenapa aku menjadi seperti itu. sepanjang hari menghabiskan waktu diperpustakaan, mati-matian belajar untuk masuk universitas kedokteran terbaik lalu menjadi dokter yang hebat. itu semua adalah syarat yang Harabeoji berikan jika aku ingin bertemu Eomma. apa aku sudah menjadi dokter hebat?”

“huh?” Eunhyuk tidak tau harus menjawab apa, ia sadar telah salah bicara

“kau sendiri yang mengatakan bahwa aku adalah salah satu dokter terbaik di rumah sakit. dengan begitu aku bisa menagih janjiku”

“andwe” sergah Eunhyuk cepat

“wae?”

“bukan, maksudku kau masih belum ingat semuanya, bagaimana kau bisa disebut dokter hebat saat kau masih menjadi pasien”

Donghae mengangguk setuju “kalau begitu bantu aku agar ingatanku kembali”

“semua butuh Proses Donghae-ah, begitu juga dengan tubuhmu. kau hanya membutuhkan waktu”

***

“masih memperhatikannya?”Chaerin mengikuti arah pandang Kyuhyun. Hyura terlihat anggun dengan gaun putih gading dibalik baby grand pianonya di Klub Jazz.

“hmm” gumam Kyuhyun tanpa menoleh. Dagunya menumpu pada tangannya yang terlipat diatas pegar pembatas lantai dua, tempat khusus para tamu vip.

Chaerin berdecak “kau ini pria atau apa? hanya memperhatikan gadis yang disukai tanpa bertindak?”

“jangan banyak bicara jika kau tidak tau apa-apa” sahutnya masih tidak mau menatap Chaerin

“bagaimana aku bisa tau jika kau tidak memberitauku” sungut Chaerin. Kyuhyun hanya meliriknya malas dan kembali melanjutkankegiatannya memperhatikan Hyura. sementara Chaerin mengambil ponselnya dan sibuk dengan benda kecil canggih tersebut. sibuk dengan kegiatan masing-masing. jika orang lain melihat mungkin mereka seperti sepasang kekasih yang sedang bertengkar.

“kami berhubungan lagi. aku dan Donghae” kata Chaerin tiba-tiba. Kyuhyun kembali meliriknya sekilas, terlihat tidak terlalu berminat. tentu saja pria itu sudah mengetahuinya. “aku merasa sedikit¾aneh.” gadis itu tertawa kecil namun tidak ada humor sama sekali didalamnya.

“wae?” Tanya Kyuhyun malas

“aku tidak tau bagaimana mengatakannya, tapi¾aku tidak terlalu yakin dengan perasaanku” Kyuhyun menoleh, akhirnya ada topic yang mengalihkan perhatiannya. ia menatap Chaerin penuh Tanya. “bahkan dulu saat kami bersama pun aku tidak yakin dengan perasaanku. karena itu, saat sepupuku memintaku pergi bersamanya aku tidak ragu atau memikirkan bagaimana hubungan kami seperti apa”

“kau tidak menyukainya?” tebak Kyuhyun

“ani, geugo anigo. aku sangat menyayangi Donghae tapi….. aku tidak memiliki perasaan special melebihi perasaanku padamu”

Kyuhyun mengerutkan keningnya, semakin tidak mengerti. Chaerin menatap Kyuhyun sendu “dulu aku pernah menyukaimu” Kyuhyun sedikit tersentak mendengarnya, Chaerin tersenyum kecil “jangan khawatir, itu sudah lama sekali”

“kenapa tidak pernah mengatakannya?”

“wae? kau menyayangkannya?” Tanya Chaerin sedikit meledek “apa jangan-jangan dulu kau juga menyukaiku?”

Kyuhyun menoyor kepala Chaerin pelan “mimpi saja kau”

Chaerin tergelak “tentu saja wanita serampangan sepertiku sama sekali bukan tipemu. lihat gadis itu” Chaerin menunjuk Hyura dengan dagunya “gadis cantik, lembut seperti malaikat tipe wanita baik-baik sangat jauh berbeda denganku”

Kyuhyun menggeleng pelan “kau salah. dia sama sekali bukan tipeku. justru aku tidak menyukai gadis seperti itu. setidaknya seorang wanita harus memiliki sedikit jiwa pemberontak atau setidaknya ia tau cara bersenang-senang. tapi sepertinya hatiku bukan milikku sendiri, seandainya saja aku bisa mengontrol hatiku mungkin menyukaimu jauh lebih masuk akal ketimbang jatuh cinta padanya”

Chaerin menatap Kyuhyun dalam lebih pada ke prihatin, wajah Kyuhyun terlihat lesu saat mengatakannya.

“hey ada apa denganmu? kau sama sekali bukan seperti Kyuhyun yang kukenal, kalah sebelum berperang sama sekali bukan Cho Kyuhyun”

Kyuhyun tersenyum miris “aku hanya sedang berusaha menjadi adik dan cucu yang baik untuk keluargaku” pria itu menenggak Soju langsung dari botolnya sampai Chaerin merebut paksa Botol soju yang masih bertengger dibibir Kyuhyun

“Ya! sebenarnya ada apa? kau ada masalah? aku ini temanmu, kau bisa membaginya untukku”

“tapi sayangnya aku tidak mau membaginya” Kata Kyuhyun kemudian beranjak meninggalkan Chaerin yang masih kebingungan.

***

 

Langkah Hyura terhenti di pintu masuk saat melihat sepatu pria di depan pintu apartemennya. Dahinya berkerut bingung, perlahan ia membuka sepatunya sendiri kemudian berjalan perlahan. “nuguseyo?” ucapnya pelan, tangannya meraba-raba dinding hingga mencapai pajangan kaca dan mengambilnya. “si..siapa? apa ada orang?” Hyura hampir mencapai ruang tengah saat jantungnya berdetak lebih cepat, cukup takut mengingat ia seorang wanita yang tinggal sendirian.

Hyura menghembuskan nafas lega saat tidak melihat siapapun di ruang tengah, kemudian kembali waspada dan memanjangkan kepalanya ke arah ruang makan dan dapur namun nihil, tidak ada seorang pun disana. mata Hyura memandangi pintu kamarnya. hanya tinggal ruangan itu saja yang tersisa di apartemen kecil ini. Hyura mendekati pintu kamarnya dan dengan sangat perlahan ia memutar kenop pintu. matanya sibuk menjelajahi setiap sudut ruangan namun lagi-lagi ia tidak menemukan siapapun.

“apa yang kau lakukan”

“ASTAGA” Hyura terlonjak dan hampir menjatuhkan pajangan kaca yang masih di pegangnya. gadis itu berbalik dan menemukan Kyuhyun sedang berdiri di ambang pintu kamar mandi sambil menatapnya bingung

“YA! kau mengagetkanku”

Kyuhyun berjalan santai sambil mengeringkan rambutnya yang basah. sepertinya pria itu habis mandi. “lagipula apa yang kau lakukan? berjalan mengendap-endap seperti maling” Kyuhyun mengangkat alisnya melihat tangan Hyura yang masih memeluk erat pajangan kaca. “kau sangat menyukai pajangan itu? ambillah!” Kyuhyun melempar handuk ke atas sofa kemudian duduk di atasnya

“Kyuhyun ssi seharusnya kau memberitauku kalau mau datang”

“wae? ini kan rumahku”

“aku tau. tapi kau membuatku terkejut dengan kedatanganmu yang tiba-tiba. kukira ada penyusup yang masuk”

Kyuhyun tersenyum miring “penyusup? kau terlalu banyak menonton drama. keamanan di gedung ini sangat canggih lagipula yang tau kode apartemen ini bukan hanya kau, seharusnya kau memikirkan hal itu sebelum menyimpulkannya”

“mian” Hyura menggigit bibirnya, menyadari betapa bodoh dirinya. “ah keunde, apa yang membawamu kesini? apa ada sesuatu yang terjadi dengan Donghae Oppa?”

Kyuhyun memutar bola matanya malas. Donghae lagi, batinnya. “apa harus ada sesuatu dulu baru aku boleh datang ke rumahku?” Tanya Kyuhyun sinis

“bukan itu maksudku” sergah Hyura cepat “hanya saja……sudahlah kau disini saja, aku keluar dulu” Hyura baru berjalan dua langkah saat Kyuhyun menahan lengannya dan memaksa tubuhnya berbalik.

“kenapa? kau tidak nyaman berada disini denganku?”

“aniya. kenapa kau bertanya begitu?”

“jika kau tidak nyaman katakan saja! tidak perlu pergi keluar” kata Kyuhyun semakin sinis

Hyura mengerutkan keningya bingung melihat sikap Kyuhyun. “Kyuhyun ssi, Neo Waegurae? apa aku melakukan kesalahan? jika karena kau marah karena aku menuduhmu sebagai penyusup aku minta maaf, tentu saja ini rumahmu dan kau bebas keluar masuk kapan saja”

Kyuhyun melepaskan pegangan tangannya di lengan Hyura lalu medengus kemudian berbalik memunggungi gadis itu “malam ini aku tidur disini. kau mau tidur dimana terserah”

“Arasseo” sahut Hyura pasrah lalu berbalik meninggalkan kamar Kyuhyun. Gadis itu terduduk di sofa ruang tengah sambil memandangi pintu kamar Kyuhyun “dia sedikit aneh” gumamnya pelan. gadis itu memandangi sofa yang tengah ia duduki. sepertinya tidur di sofa bukan ide yang buruk.

keesokan paginya Hyura terbangun dalam keadaan bingung, seingatnya semalam ia tertidur di sofa tapi sekarang ia terbaring di ranjang empuk kamar Kyuhyun. “Kenapa aku disini?” Ujarnya heran. Gadis itu turun dari ranjang hendak mencari Kyuhyun masih sedikit kebingungan dengan suasana apartemen begitu hening.

“Kyuhyun ssi?” Hyura membuka pintu kamar kemudian melongok ke ruang tamu dan dapur tapi nihil. “Apa dia sudah pergi?” Gumamnya kemudian menganggkat bahunya dan berbalik hendak masuk kamar mandi tapi kemudian gerakan tangan Hyura terhenti saat akan memutar kenop pintu kamar mandi, terdengar samar-samar suara seseorang sedang bersenandung. “Kyuhyun ssi, kau didalam?”

“Wae” sahut suara berat khas kyuhyun dari dalam kamar mandi. Tanpa sadar Hyura tersenyum “syukurlah kau masih disini, kukira kau sudah pergi”

“Mwo?”

“Tidak, bukan apa-apa. Cepatlah keluar akan kusiapkan sarapan”

Tidak ada jawaban lagi dari dalam dan Hyura memutuskam ke dapur untuk menyiapkan sarapan. Tidak ada yang istimewa dari sarapan pagi ini hanya sedikit berbeda. Ini pertama kalinya Kyuhyun dan Hyura makan berduaan.

“Semalam kau memindahkan ku?” Tanya Hyura saat Kyuhyun hendak menarik kursi lalu mendudukinya sedangkan gadis itu baru saja menganggkat sup dan meletakkannya dimeja. Hyura membuka tutup wadah sup membuat asap menegepul dari dalamnya hingga menguarkan aroma yang sanggup memebuat siapapun meneteska air liurnya.

“Hmm” sahutnya tidak peduli atau bisa dibilang pura-pura tidak peduli. Kyuhyun menyuapkan 1 sendok penuh nasi ke mulutnya. Pagi ini penampilan Hyura jauh dari kata cantik. Ia hanya mengenakan sweater lusuh yang kebesaran yang dipadukan dengan rok sepanjang betis berwarna kelabu Dibalut aproan bermotif kotak-kotak. Selain itu rambutnya hanya digelung asal terkesan berantakan, wajahnya pun polos tanpa make up dan justru berkeringat setelah berperang di dapur Kyuhyun. Namun bagi pria itu penampilan Hyura pagi ini sangat sempurna. Tidak salah ia memutuskan mampir ke apartemennya, bahkan Kyuhyn bisa melihat wajah Hyura sedang tidur.

“Wae?”

“…..” Kyuhyun tetap melanjutkan makannya

“Kyuhyun ssi?”

“Apa kau tidak lihat aku sedang makan?” Sahutnya ketus

“Aku kan hanya bertanya” ujar Hyura pelan atau lebih menggerutu pada dirinya sendiri. Tanpa bertanya lagi Hyura mengambil sumpitnya dan fokus pada kudapannya pagi ini. Tidak ada lagi suara selain bunyi alat makan yang saling beradu.

“Hari ini luangkan waktumu. kau akan bertemu dengan seseorang” kata Kyuhyun tiba-tiba sesaat setelah menyelesaikan sarapannya.

“Ne?” Hyura menganggkat wajahnya lalu menatap Kyuhyun bingung

“Bukankah kau sendiri yang memintanya tempo hari? Membantu menjadi wanita yang di sukai Donghae Hyung”

Hyura yang mengerti arah pembicaraan Kyuhyun kemudian mengangguk sekilas dan meletakkan sumpitnya. Memilih mengakhiri acara makannya.

“Tapi aku tidak akan membantumu secara cuma-cuma”

Hyura mengerutkan alisnya sedikit lalu kembali mengangguk “arasseo. Tapi mungkin aku akan membayarnya perlahan, kau tau penghasilanku sebagai pianist di klub jazz tidak terlalu besar”

“apa sekarang aku terlihat seperti sedang meminta uang padamu?” tanyanya sedikit tersinggung.

“Ye?”

Kyuhyun mendengus kasar “apa aku terlihat seperti orang yang kekurangan uang hah?”

“A ani. Bukan itu maksudku. Tentu kau tidak kekurangan uang hanya saja…aku tidak tau harus membayrmu dengan apa”

“Aku yang akan menentukan kau harus memberiku apa!”

“Arasseo” sahut Hyura patuh

Tidak lama setelah mereka menyelesaikan sarapan, seseorang yang ditunggu-tunggu muncul.

“Aku tidak menyangka hubungan kalian ternyata sudah sejauh ini” komentar Heechul begitu Hyura membukakan pintu untuknya.

“Ye?”

“Sejak kapan kau dan Kyuhyun tinggal bersama?”

“Aniyo. Kau salah paham” sergah Hyura cepat

“Ya! Ahjusi, jangan berpikiran yang tidak-tidak” Kyuhyun muncul tiba-tiba dari arah dapur. Heechul tersenyum tipis lalu menghampirinya dan saling meninju satu sama lain. Seperti sapaan khas para pria.

Dengan santai Heechul mendudukan dirinya di sofa tanpa perlu di minta kemudian di ikuti Kyuhyun sedangkan Hyura kembali ke dapur membersihkan sisa sarapan mereka dan membuatkan minuman untuk Heechul.

“Kudengar dari sungmin tiap malam kau datang ke klub, kenapa tidak pernah menyapa kami?”

“Aku hanya tidak ingin mengganggu kalian yang sedang bekerja”

“Cih, alasan apa itu” cibir Heechul “ngomong-ngomong apa yang kau butuhkan sampai memintaku kesini”

Kyuhyun memajukan duduknya “apa kau bisa membantu Hyura?” Kyuhyun memutar telunjuknya mengitari wajahnya sendiri memberi isyarat Sambil menatap Heechul penuh harap.

Heechul mengerutkan keningnya tidak mengerti.

Kyuhyun mendesah pelan “maksudku seperti ini…….” Kyuhyun menepuk-nepuk pipinya seolah sedang memakai bedak.

“Ya! Bicara yang jelas!” Tukas Heechul tidak sabar

“Aisshhh” Kyuhyun menggaruk kepalanya gusar “make over, kau tau make over kan?”

Heechul menatap Kyuhun semakin tidak mengerti “maksudmu gadis itu?: Heechul menunjuk dapur dengan dagunya. Kyuhyun mengangguk.

Heechul mengangguk namun sedetik kemudian mengangkat wajah lalu memandang Kyuhun tidak percaya “Ya! Kau ini pria atau bukan? Kenapa memperlakukan seorang gadis seperti ini? Jika kau tidak menyukainya apa adanya sebaiknya kau lepaskan saja. Apa kau tidak tau selembut apa hati gadis itu. Hah?”

“Ya ya ya, jangan menuduhku yang tidak-tidak. Bahkan jika Hyura hanya menggunakan pakaian pengemis aku akan tetap me…….” Kyuhyun menggigit bibirnya sendiri saat ia hampir mengungkapkan perasaannya sendiri. “Ani, maksudku aku ingin membuat Hyura lebih terlihat menarik dimata seseorang”

“Siapa?”

“Donghae. Lee Donghae”

“Bukankah dia kakak sepupumu. Dokter hebat yang selalu kakekmu banggakan”

“Eoh” sahut Kyuhyun malas

Heechul menggaruk kepalanya yang tidal gatal “tunggu, bisa kau jelaskan situasi yang sebenarnya? Bukankah Hyura itu kekasihmu? Kenapa kau ingin membuatnya terlihat menarik di mata kakakmu? Apa kakakmu itu tidak menyetujui hubungan kalian?”

“Berhentilah menebak-nebak. Dia bukan kekasihku dan ia menyukai kakakku, aku hanya ingin membantunya” ucapan terakhir Kyuhyun terdengar miris bahkan di telinganya sendiri.

Heechul menyipitkan matanya, ragu dengan pernyataan Kyuhyun. Ia bisa melihat tatapan mata Kyuhyun berbeda saat melihat Hyura. “kau….yakin?”

Kyuhyun mengangguk lemah

“Arasseo” sahut Heechul tak kalah pelan

***

Hyura mengikuti langkah Heechul memasuki toko satu ke toko yang lainnya. Bergerak patuh saat pria itu memebrikan instruksi untuk mencoba beberapa pakaian model terbaru di semua butik yang mereka kunjungi. Gadis itu berdiri di belakang Heechul saat pria itu memberikan kartu pada kasir untuk membayar belanjaan Hyura. Tepatnya ini sudah butik ke enam.

Hyura menyentuh ujung kemeja Heechul dan memandangnya cemas begitu pria itu menoleh “wae?”

“Kurasa ini sudah sangat berlebihan” Hyura menunjukkan kantong-kantong belanjaannya yang ia sendiri kerepotan membawanya. “lagipula harga satu potong baju disini hampir sama dengan gajiku satu bulan. mungkin aku membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membayarmu”

Heechul menoyor pelan kepala gadis itu ” Ya, kau pikir aku sebaik itu, membelikan mu barang-barang seperti ini”

Hyura mengerutkan keningnya bingung

“Silahkan tuan” ujar kasir di belakang Heechul memberikan kartu dan paper bag terakhir yang menjadi buruan mereka.

“Kamshamida” ujar pria itu dan mengambil kartu serta paper bag yang kemudian ia berikan pada Hyura. Lalu dengan santainya pria itu mengalungkan lengannya ke leher Hyura, mengajak gadis itu berjalan keluar.

“kau tau, sebenarnya saat ini kau mempunyai peri baik hati yang akan mengubahmu menjadi seorang cinderlela”

Hyura menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Heechul “maksudmu” Tanya nya polos

“yah seorang peri yang akan membantumu bertemu dengan seorang pangeran. bagaimana? keren bukan?”

Hyura bergeming dan tetap menatap Heechul dengan pandangan yang sama. pasalnya jawaban pria itu sama sekali tidak menjawab pertanyaannya. Heechul mendesah pelan “Kyuhyun tidak akan setengah-setengah dalam membantu orang, kau sangat beruntung dai mau membantumu. dengan apa kau membalasnya kau harus pikirkan sendiri” ujarnya kemudian melenggang berjalan duluan menuju mobil. setelah ini tujuan mereka adalah toko kecantikan untuk melengkapi perlengkapan make up Hyura.

Heechul menggeleng prihatin saat mengetahui pelembab tangan saja Hyura tidak memilikinya. mereka baru saja kembali ke apartemen Kyuhyun dan membongkar barang bawaan Hyura yang semuanya ketinggalan jaman. “Aigoo~ selera berpakain mu sama seperti nenekku ckckck. apa kau benar-benar seorang pianist? kenapa kau sama sekali tidak menjaga keindahan tanganmu? lihat!” Heechul membolak-balik telapak tangan Hyura yang tampak kering “mana ada tangan seorang pianist seperti ini”

“aku menjaganya. setiap mencuci piring dan baju aku selalu menggunakan sarung tangan” bela Hyura

“YA! setidaknya kau harus menggunakan pelembab tangan. Astaga meskipun kau bukan dari kota tapi produk perawatan kulit dari pulau Jeju sangat terkenal di Korea, masa seperti itu saja kau tidak tau. seharusnya kau memanfaatkan hal itu karena kau berasal dari sana”

Hyura tertunduk memberengut. apa hubungannya produk perawatan kulit dengan asal-usulnya. batin gadis itu. “arasseo” hanya itu yang Hyura katakan.

Heechul mengambil sebuah paper bag yang paling berat diantara yang lainnya “aku akan mengajari cara menggunakan ini semua” pria itu mengeluarkan satu persatu isi paper bag tersebut ke atas meja rendah didepan mereka lalu mengelompokkannya sesuai pemakaiannya.

“yang ini kau gunakan di pagi hari” Heechul menggeser berbagai macam jenis perawatan kulit mulai yang berbentuk cup, tube, hingga yang berbotol besar dalam sekali pemakaian. Hyura menatap mereka semua ngeri. berapa lama yang harus ia habiskan hanya untuk menggunakan semua krim itu?

“semuanya? hanya untuk pagi hari?” tanyanya tidak percaya

“tentu. dan yang ini kau gunakan saat ingin keluar rumah, berhubung sekarang sudah musim gugur kau harus menjaga kelembapan kulitmu dan ini yang terakhir kau gunakan sebelum tidur. bagaimana? mudahkan?”

Hyura mengangkat sudut bibirnya kaku, tidak tau harus menjawab apa.

“tidak perlu khawatir aku akan memberitaumu urutan pemakaiannya dan cara menggunakannya. oh ya satu lagi, sebaiknya kau singkirkan barang-barangmu yang ketinggalan jaman itu. mulai sekarang kau harus mengikuti instruksiku dalam berpakaian. karena aku dan Kyuhyun tidak membantumu setengah-setengah jadi kuharap kau pun begitu. arasseo!”

Hyura mengangguk patuh “ne arasseo”

***

Kyuhyun melirik malas saat melihat Donghae memasuki Klub Jazz bersama dengan Chaerin. Saat ini pria itu memilih duduk persis di depan panggung sambil menikmati Wine nya sebelum Live music di mulai. sedangkan Donghae memilih duduk di bar sambil menyapa Sungmin dan membiarkan Chaerin mangambil tempat di lantai dua tempat dia dan Kyuhyun biasa menghabiskan waktu.

“Donghae-ah, Wahh ini seperti kejutan” dengan wajah Sumringah Sungmin menghampiri Donghae sambil mengacungkan tinjunya kemudian dibalas oleh Donghae.

“bagaimana kabarmu Hyung?”

“tidak pernah sebaik ini” sahutnya bersemangat “kau mau minum apa? biar aku yang traktir”

Donghae tersenyum “apapun yang kau sajikan”

“baiklah, akan kuracikan minuman terbaik disini” ujar Sungmin kemudian mencampur beberapa minuman dan mengocoknya dalam sebuah gelas perak sebelum di tuangkan ke dalam gelas Kristal yang akan ia sajikan untuk Donghae.

“apa yang membawamu kesini?” Sungmin menyodorkan minuman buatannya dan langsung di sesap oleh Donghae. Sungmin memang Tidak pernah mengecewakan, ia tau selera Donghae sejak dulu.

“hanya melepas penat dan bisa dibilang ini kencan” Donghae menoleh ke lantai dua kemudian melambaikan tangannya ke arah Chaerin dan di balas senyuman oleh gadis itu.

Sungmin mengikuti arah pandang Donghae lalu ikut tersenyum “Wooo Lee Donghae” Seru Sungmin. Donghae tertawa malu-malu sambil kembali menyesap minumannya. di saat yang bersamaan Hyura dan yang lainnya sudah menempati posisi masing-masing.

“bukankah itu Hyura?” Donghae memperhatikan Hyura dengan seksama memastikan penglihatannya.

“eoh, dia pianist baru yang di bawa Kyuhyun” sahut Sungmin sembari meracikkan minuman untuk pengunjung lainnya. namun gerakannya terhenti saat melihat tingkah aneh Donghae. Pria itu turun dari Kursi tinggi dan berjalan perlahan ke arah panggung tanpa melepaskan pandangannya sedikitpun dari Hyura yang tengah berkonsentrasi pada permainan pianonya.

“Donghae-ah” panggil Sungmin namun tidak di gubris olehnya.

Kyuhyun yang melihat Donghae melewatinya ikut berdiri saat kakak sepupunya bertingkah aneh. begitupun dengan Chaerin yang memandang Donghae heran. Pria itu berhenti tepat di depan panggung sambil terus menatap Hyura dalam dan penuh arti.

“Hyura-ya” panggilnya lirih. Meskipun bising oleh suara music namun gadis itu masih bisa mendengar namanya. Hyura menghentikan permainannya lalu menoleh cukup terkejut melihat Donghae di bawah panggung persis di sisinya.

“Hyura ssi” tegur Ryeowook pelan saat music piano tidak terdengar lagi begitu pun dengan Heechul yang memelototi gadis itu namun Hyura tidak menanggapi mereka berdua dan hanya menatap Donghae

“Donghae Oppa”

“Park Hyura” panggil Donghae lagi tak kalah pelan dengan sebelumnya, kemudian pria itu tersenyum lega seperti menemukan sesuatu “bangapta”

 ***

TBC

 

hai..hai… readerku tersayang *lambai-lambaikemudianditimpukreader

hehehehe

masih inget sama FF ini?

ini ff yg udh terbengkalai berbulan-bulan gegara di salip sama fou and Rache.

yang udh nagih-nagih rache part 4 ditunggu yah, masih dalam pengerjaan. trus aku juga mw bilang makasii bgd bwd reader yang udah baca, like sama ninggalin komen. aku ga tau klo tulisan amburadul plus berantakan aku banyak yg suka ngerasa seneng bgd. Aku ga bisa bales satu-satu tapi semua komen kalian aku baca koq, and makin semngat bwd nulis JJ

Jeongmal Gomayo #deepbow bareng Hae 🙂

Tulisan ini dipublikasikan di Fanfiction dan tag , , , , . Tandai permalink.

99 Balasan ke My Brother's Girl [part 4]

  1. hankyusung berkata:

    Hwaaa eon
    Q jadi lupa ma jln ceritanya
    Wkwkwk
    Eon q nungguin rache part 4ny
    Kapan eon bikin sequelny actres & marriage ?
    Q nunggguin pas hyura hamil trus gangguin kyu nyidam ini itu
    Eon q tunggu ff mu yg selanjutny
    Figthing
    Jangan bosen post ff yg keren2 karya dirimu yah

  2. sparkyura berkata:

    apa? apa? kenapa tiba-tiba donghae bilang “bangapta”? apa ia inget sesuatu? apa dia udah nemu penyebab dia operasi? aaaa kakaaaak aku penasaraaaan hueeee TT…TT
    waktu ff ini keluar, aku mesti baca dulu part sebelumnya biar ngeh, abis udah rada lupa sih. penuh sama fou dan rache yg kyuhyunnya asdfghjkl
    etapi di sini dia jadi manis lagi… aaa kesemsem deui abdi lah-_-”
    tetep nulis ya kak, semoga idenya lancar jaya plus waktu dan moodnya mendukung. selamat menulis!:D

  3. mira_MM berkata:

    haalllooo…
    wah..part 4 klr..hore…
    nampakny donghae dh mulai sdkt inget tu d bagian akhr..
    kykny hubungan hae n hyura lbh dlm dr yg terlihat ya,bkn hny krn hae dh ngasih hyura satu ginjalnya. pasti ad something yg dalem.
    wah kyu perjuanganmu berat nak..hahhaha

    d tgg rache part 4nya..actress and marriage jg…

  4. Cho handa berkata:

    Wehhh kyuhyun udh kelihatan bngt kalau cemburu hae deket sama hyura.
    hampir jga dia keceplosan di depan heechul, kan bisa gaswat kalau heechul tau.pasti kyu bakal di ledek heechul habis habisan.
    padahal dr gelagat ya aja udh bisa di tebak kalau kyu itu suka sama hyura.
    dr nada bicaranya yg suka emosi kalau hyura bahas hae atau cara kyu yg suka mandangin hyura dengan sorot mata tajam tp teduh.

    tp gk tau jg ni hae knpa bilng bangapta sama hyura.
    apa dia ngerasa ngenali hyura.
    Ahhhh besok mood ya kyu bisa buruk seburuk buruknya karena lihat hae yg nyamperin hyura.
    kyu itu pencemburu berat tp gengsi mengakuinya kkkkkkk…..

    setatus hae hyura yg blom jelas ini yg susah buat nentuin kyu kedepannya harus gmna. si hae ya aja deket sama chaerin tp si hyura gmna donk

  5. k7smille berkata:

    akhirnya trlanjutkan jg hehehe
    thanks thor 🙂

  6. shinmin berkata:

    TBC kau membuatku sedih hiks hiks. *lebey
    aku suka karakter hyura yang polos. Dan karakter kyu yang keliatan dewasa.
    Semoga ingatan donghae ga cepet pulih walapun di paragraf terakhir fanfict ini ada tanda tanda kalau donghae uda mulai pulih. Mungkin kalau orang ketiga antara kyura bakal tambah seru [selain donghae dan chaerin]. Sorry cuma iseng.
    Ya udah deh segitu dulu komentarnya. Aku tunggu fanfict karya Hoon-ssi selanjutnya.
    Author Fighting!!

  7. EkaShfly berkata:

    Duuuh author-nim kasian sekali nich FF kau abaikan berbulan2 unting g jamuran.. Kasihan nasib kyuhyun yg hny jadi peri penolong huhuh.. Tapi apakah Donghae mengenali hyura sperti sebelum diia amnesia??? D,tunggu part selanjut.a bikin penasaran pake bangeeet #keep writing 🙂

  8. Yi Hyun Kim berkata:

    Eonniiiiiiiiiiiiiiiii!!!!
    Udal lumutan deh nungguin ni part, untung jah sekarang udah liburan jadinya bisa ngubek” ahjussi Google sepuasnya tanpa diomelin nae Eomma #curcol ni part dibaca bkin galon amat yah rasanya, tpi tetep jjang, ditunggu Next partnya Eon, aza aza fighting 🙂
    Gomawo
    Annyeong 😄

  9. hinata berkata:

    Makin menaarik z ni crt, d tunggu next part

  10. aeRi berkata:

    waduh lg seru2nya knpa harus tbc, sbenernya knp itu donghae, apa dia ingat? Kyknya gk mgkin. Ah kyu merana disini, ya sekali kali dia hrs jd yg menderita. Suka bgt ama karakter kyu dingin dan gak peduli, bkin gregetan.

  11. Nofi berkata:

    ff yang di tunggu aaaa akhirnya lanjut juga,
    rache di lanjut juga ya eonn,
    fighting eonn nulisnya 😀

  12. zio09 berkata:

    gak kebayang seberapa cintanya donghae ke hyura waktu belum lupa ingatan…smp merelakan ginjalnya itu. atagaa~~
    Bahkan jika Hyura hanya menggunakan pakaian pengemis aku akan tetap me… me apa kyu?? menyukainya atau mencintainya??
    dan ya ya yaaaKK! ada apa ini? donghae mulai ngingat hyura?? maldo andwae!! oh tidak tidak tidak bagaimana dengan kyuhyunku sayang??

  13. nathya berkata:

    Huahhhh eonnie ini ff udh lama bangetttt-_-
    Tapi tetep seru n penasaran sama cerita selanjutnya:D
    Rache part 4 publish secepatnya ya eonn:D
    Dah gak sabarrrrrrrr .. Hehe

  14. Erlany Saskia berkata:

    Keren,semakin penuh dengan teka-teki>.<

  15. Selfi berkata:

    Apa mungkin Donghae inget sama Hyura?? Smoga aja Donghae nggak lupa sama Hyura sepenuhnya, ksihan Hyura klo Donghae ngelupain dia. Tp ksihan Kyu jg, kalo Donghae inget sama Hyura. Tuh kan aku jadi galau mikir lanjutannya.. Butuh next partnya nih thor supaya nggak galau lg… ^^

  16. tiwiw berkata:

    donghae inget ama hyura? lebih seneng hyura ama kyuhyun
    ditunggu kelanjutannya , sama rache 4 ^^

  17. Camet^p% berkata:

    Wah miss hoon kangen banget ama ff ini
    Tetap semangat ya buat ff kamu nya

  18. ismaini berkata:

    Anyeong.. Salam kenal thor saya reader baru…

  19. adelcho berkata:

    apa donghae udah ingat semuanya???

  20. babycho30 berkata:

    Pkoknya hyura sma cho aja ya eonni whehe maksa bingit niih yasudem deh sbg reader mah hanya bsa menunggu 😀

  21. Ayunie CLOUDsweetJewel berkata:

    Aigo, disini kebanyakan Sparkyu jadi pasti lebih dukung KyuRa 🙁 . Padahal pengorbanannya Dong Hae untuk Hyura itu besar banget, kesannya sangat tidak adil jika pada akhirnya Hyura ma Kyu Hyun.

  22. tyascemond berkata:

    Authooor it’s daebak!! Arayo?? 😀
    Next ya thor…
    Sama ffmu yg lainnya jga.. Aja aja! Keep writing thor 🙂

  23. ratnafamel berkata:

    keren thor ceritanya bikin penasaran ditunggu nextnya ^^

  24. syalala berkata:

    aku masih bingung sama jalan cerita ini jujur deh, donghae hyura kenapa kyuhyun chaerin kenapa bingung hahaha lanjut lanjuttttt thorrrr fightingg nulisnya hihi

  25. amoy berkata:

    Donghae…reaksimu mengejutkan

  26. hyunjiwon berkata:

    Saking lamana jd lupa.
    mesti baca ulang part sblumna.
    Next part na jgn lama2 y?
    Oh y rache na jg….

  27. Hoam berkata:

    Huaa snngnya stlh skian lma mnunggu akhirnya d publish jga hehe XD
    eonni tmbh seru dn bkin pnsrn, smg nextnya cpt d publish lgi yah :))

  28. Maulina Jelita berkata:

    aduh ini ff udah lumayan lama sampek aku ngulangin baca per~part nya it’s ok gag masalah yang penting rache nya lancar-lancar aja
    ya ampun aku kira dongek inget lagi sama mbak hyura tenyata cuma ngomong “bangapta” #apa ini coba,,, buat si epil selamat berjuang dapetin cintamu jangan kalah sebelum perang
    buat author,,, gila epep lu thorr bukan epep biasa (#kayak lagunya afgan aja) epep mu seperti bukan cerita fiksi,, ceritamu mengalir begitu aja kayak cerita real fiction,, jangan lupa dilanjut ya ni epep apalagi si rache favorit aku,, sequelnya actres & mirrage juga jangan lupa di next,, aduh mian komenku kepanjangan,,, sekian,, wassalam

  29. muiiy berkata:

    hahaha lanjut juga ff ini. duh evilkyu jd angel nih ceritanya? hmm lanjut thor lanjut >.<

  30. hartini berkata:

    Mmm … hyura’yaa lupakan donghae dan mulai lah mencintai kyuhyun, arraso ?!
    Hehehe 😀 , tpi apa nanti donghae akan balik lgi ingatan’y ?! Trus nasib kyuhyun bgaimna ?? Wahh, cinta mereka benar² rumitt . Part selanjut’y ditunggu yah thorr^^
    Gomawo, fighting (^_^)/

  31. Kyuvi berkata:

    Sedikit lupa cerita nyaa heheh

  32. devi berkata:

    berhubung ni ff yg dinanti jd msh ingat alurnya,

  33. aayu berkata:

    Huadeh, tanggung bnget itu langsung tbc,,,*gigit” kuku… Di chap ini bnyak yg 3/4 ya, hehe.. Next chap ya unnie, pnasaran,, hehe

  34. aayu berkata:

    Eh iya 1 lagi, ff yg misterious girl ada sequelnya ga unnie ?

  35. Khairunissa berkata:

    Kenapa harus ada tulisan ‘TBC’ padahal lagi seru-serunya

  36. Dianaa berkata:

    Huwaa kangen bgt sama ff ini hehehe

  37. honneyhae berkata:

    saya tunggu lanjutan keduanya, rache dan ff ini..love ya!!

  38. Hana Arum berkata:

    Waahh suka bget thor sama critany,, kyu baik deh hihihi.. Smga cpet d lnjutt 🙂

  39. Shekyu berkata:

    Huaaaaa kacian kyuppa ku..
    Haeppa spertiny dah mulai ingat!!
    Hiks ;(
    kyuppa tenang aj msh ad aku yg setia brsama mu..
    Aku hrp endingny nanti, kyuppa dan hyura bersatu..
    Ya ya ya chingu 😉
    chingu, jgn lama2 dong dlanjut.. Pnasaran tingkat dewa nech!! 😉

  40. jiyeoung berkata:

    annyeong aku reader baru hihi slam kenal ya thor ^^
    thooooooorrr, demi Tuhan ya thor ini aku bisa ngerasain gmn nyeseknya 🙁 next thoorr jgn lama2 hihi
    yg Rache jg yaa thorrr wkwkwk gomawo ^^

  41. tyachu berkata:

    Ah… makin greget deh >.< complicated, serba salah. pengennya hyura sama kyuhyun aja tapi situasi kyuhyun yg serba salah sebagai adik dan cucu.. konfliknya makin brasa deh.. ga sabar nunggu kelanjutannya berharap di next chapternya ada skinship antara kyuhyun dan hyura yang bikin hyura sadar klo dia "kesetrum" sama kyuhyun hhaha

    suka sama karakternya chaerin yg sampe saat ini terasa 'netral' ga menaruh perasaan apapun sama kyuhyun, pure friendship. dan pastinya ga berharap akan ada lebih dari itu.

    gasabar gasabar gasabar next chap eon..!
    eon fighting and keep writing!!

  42. kyuhyunistielf berkata:

    Authorrrrr…….aku bom kamu nanti kalo Kyuhyun & Hyura kamu pisahin,rutin donx post ni FF, penasRan tingkat akut nih sm alur ceritanya…….di tunggu jg Rache nya, actress and married jg sekuelnya donx…kanhen KyuRa sweet moment nih….,perasaan akhir2 ni authkr demen banget nyiksa Upil…kkkk

  43. baby choi berkata:

    Wweehhhh muncul jga ini ff XD lol…doohhh dongek msh amnesia yahhh trs tdi ngapain,panggl2 hyura…cho kyuhyun siap2 patah hati kah??? Kekeke

  44. fitosyin berkata:

    annyeong author~nim?aku reader baru..sumpah suka sama alur nya yg selow tapi ngena,aku juga suka karakter Kyu disini,lembut banget cara Kyu mencintai Hyura,dia ga maksain perasaanya sama Hyura,daebak athor!!! two thumbs up!! 😀
    sangat tidak sabar menunggu kelanjutannya,:D

  45. Dekyu berkata:

    ya ampun jadi donghae udah inget sma hyura…bukannya dy masih suka sma caherin ko dy bisa inget sma hyura

  46. azry203 berkata:

    Ayo Cho keluarkan kejantananmu tnggl bilang suka ma hyura apa susahnya ce..

  47. Rasty Resty berkata:

    Bingung dlunya Hyura ada apa sama Donghae…
    Kasian Kyunya yg rela sakit hati demi melihat Donghae dan Hyura bersatu…
    Ini Hyura beneran sama sekali ga da rasa sama Kyu ya? Ahh masa ga ada,, atau belom aja kali ya

  48. azizah_kyubie^^ berkata:

    aiiissh; jinjjaa !! ikan amis.. kau rusak suasana aja.. masa hyura udh bilang gtu kau hnya bilang. “bangapta”.. jjjeeeng *plak.. bneran bikin ngkak.. wwkwkwkwk..
    kirain km udh ingat smuanya.. kk~

  49. azizah_kyubie^^ berkata:

    aiiissh; jinjjaa !! ikan amis.. kau rusak suasana aja.. masa hyura udh bilang gtu kau hnya bilang. “bangapta”.. jjjeeeng *plak.. bneran bikin ngkak.. wwkwkwkwk..
    kirain km udh ingat smuanya.. kk~

  50. YeKyuwifeRAsya berkata:

    Ah kenapa tbc disaat kayak gni?
    Iya ini ff udah lama bnget aku ampek lpa pas bca awal part tdi, tapi keren ff yg slalu aku tungguin next partx jangan lama” yah thor? 😀

  51. Park jihyun berkata:

    aaa sukaaa 🙂
    bingung nih aku setuju kyuhyun sma hyura tpi setuju juga sama donghae heaaa

  52. choi hyeri berkata:

    wahh… bagus ff nya thor penasaran gimana lanjutannya, .

  53. songhae21 berkata:

    Hyura sm kyu aja… kasian kalo kyu hrs patah hati.
    Jng lama2 Thor ngepostnya U.U

  54. secret berkata:

    Sama hal nya seperti komen saya di ff Rache. Saya masih menunggu kelanjutan part ini ^^
    Tetap semangat 🙂

  55. secret berkata:

    Sama hal nya seperti komen saya di ff Rache. Saya masih menunggu kelanjutan part ini ^^
    Tetap semangat 🙂 `

  56. choi hyeri berkata:

    thor kapan nih lanjutannya FF ini dipost udah penasaran ……..

  57. Chokyu berkata:

    Akhirnya update 😀 nunggu lama bgt 🙁 huhuhu… Semoga next nya cpt ya

  58. choi hyeri berkata:

    thor kapan lanjutan FF ini publish?

  59. choi hyeri berkata:

    gak sabar nunggu FF ini publish thor cepetan ya thor ^^

  60. uchie vitria berkata:

    annyeong…
    ffmu keren keren chingu tapi kok blm dilanjut lagi penasaran ma kelanjutannya
    salam kenal

  61. Kapin berkata:

    Akhirnya dilanjut >< ah please banget posting secepatnya chapter selanjutnya, penasaran banget T.T duh kyu, sakit hatinya berasa banget disini ._.

  62. EsaKodok berkata:

    q blm bc part depannya…tp please buat kyu bahagia juga…hikhikhik

  63. anggia berkata:

    kren thor,,pi agak kesel donghae amnesia dan balik pacaran sama chaerin…
    part 4 bikin penasaran,
    ditunggu thor..
    hwaittigg!!!

  64. entik berkata:

    Hae mulai ingt sama hyura.
    Jgn lama2 ya sist kelanjutannya.

  65. lovey denalisa berkata:

    ayodong lanjutin…..
    nd buat ricge juga dua ff yg part 5 di tunggu

  66. karina berkata:

    donghae nya ingat hyura kah ??? gmana kyu nyaa
    aaah suka bgt ff nya …

  67. allyn berkata:

    mwo? cuma gitu? apa yg ngajarin piano ibu hae ya? aduuh gasabar hae bisa balik ingatannya..
    tapi entah kenapa aku miris banget tiap liat sisinya kyuhyun 🙁 hua author-ssi kenapa kau buat kyu menderitaa.. #ditimpuk
    geli sendiri bayangin cho praktekin depan hechul kkk~

  68. alpermata berkata:

    *meninggalkan jejak cinta nyonya Dongek*

  69. virahaera8694 berkata:

    kyaaaaaaaas aku pengen hyura sm kyuhyun titik

  70. Caca berkata:

    Omo kasian bgt my prince kyuhyun hahhhhhhhh yakkk jd agk sbel m donghae nih >_<

  71. ninepisces berkata:

    aq jg mw punya peri kyk kyu!!!!!! kyu msti sabar sgt itu….. btw donghae ngpain blg terima kasih??
    ahhh lanjuuut!!!!!

  72. syahhuny3424 berkata:

    sudah ingatkah donghae?

  73. estell berkata:

    Harus ma kyuhyun ya thor, jgn ma donghae..hehehe

  74. aidennishy berkata:

    kyuhyun :’ dia bahkan terlalu baik sampai rela melepaskan cinta pertamanya demi kakak sepupunya :’ wae geure?? 😮 kenapa donghae tiba-tiba berjalan ke panggung, dan berekspresi seperti itu?? 😮

  75. Nia_cho berkata:

    Haah ada apah ini?donghae’a ingatkah??oow trus gmana kyu’a,?

  76. nia kurnianti berkata:

    donghae udah ingat kah,, atau dia cuna terpesona

  77. chicyaceskyu berkata:

    Omonaa, trnyata chaerin suka kyu. Jd nnti gmn donghaenya? Apkh mrekaa bakal putus? Trus dia sm sp? Hadeh, gw udh klewat ngarep sih hyura sm kyu. Wkwk. Aduh, miris bngt liat mreka ber-4. Sm2 kshn lht mreka. Dan kyu, psti nyesek bngt hrus jd mak comblang buat orng yg dia suka. Moment heechul gw suka bngt. Kehadirannya bkin gue ngakak mulu. Dan hell, ad ap dngn endingnya itu? Donghae knp? Hadeh, minute chaerin sm kyu ad d stu lg>< sbnrnya ad ap dngn donghae dan hyuraaa

  78. Gaem lee berkata:

    whoooo…
    megap – megap nie….
    apa donghae dah inget ma hyura, kasihan kyu harus kembali patah hati.

  79. Krysdha berkata:

    Seperti’x DongHae udah mulai Ingat deh siapa itu Hyura..??

  80. septinahandayani berkata:

    akankah donghae udah ingat sama hyura ? semoga hyura sama kyuhyun aja , haha

  81. darkchocolate27 berkata:

    Aissss terpesona ya hae ama hyura muncul dong perasaan sukanya lagi, aigoo.. aku lebih stuju ama hae aja wkwk

  82. kim vikyu_94 berkata:

    loh loh .. Donghae sudah ingatkah ?? Ya ampun , sebenarnya gimana hubungan Donghae dan Hyura. Aku kira cuma cinta sepihak Hyura, tapi sepertinya bukan 🙁
    arrghh gemes

  83. Latuf berkata:

    Huahhh bang hae inget hyura
    gimnh itu…achh cho kyu jangn blng minta imbln klo hyura jdi kekasih nya

  84. angelcho8888 berkata:

    Wah donghae inget hyura kah??jd makin penasaran ne…

  85. puputzaroh berkata:

    Donghae udah mulai ingat?atau menyapa?huaaaa penasaran

  86. sa hyun berkata:

    ohoo… kenapa donghae kayak begitu? apa dia udah ingat sesuatu??
    author lanjutin ya ff ini? soalnya penasaran bgtt..

  87. huft berkata:

    kyu sepertinya emang suka bgt ama hyura…

    eonnie semangat ya nulisnya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *