Actress And Marriage [Crush Honeymoon]

*Warning

saya ga kasih Point Of View nya. jadi baca baik-baik Pov nya punya siapa 😀

Happy Reading And Sorry For Typho ^^

***

Catwalk dan sorotan lampu serta kamera bukanlah hal yang baru bagi Hyura. ia pernah menjadi bintang dan menjadi sorotan puluhan bahkan ratusan pasang mata penikmat Fashion. Tapi kali ini ia berada di posisi yang berbeda. Gadis itu duduk dengan manis di kursi VVIP sambil menikmati para model melenggak lenggokkan tubuhnya di catwalk. Acara peragaan busana musim semi di Milan yang diikuti oleh beberapa desaigner Italia tak mungkin dilewatkan oleh pasangan ini. Karna Selain menemani Hyura, Kyuhyun juga datang sebagai wakil Cho Corp untuk acara tersebut.

Hyura Park, is that U?” Hyura dan Kyuhyun menoleh. Terlihat wanita asing keturunan asia dengan rambut coklat terang menatap Hyura dengan berbinar. Merasa tidak salah, wanita tersebut langsung memeluk Hyura antusias. “Oh Really. Long time no see Dear. Neomu Bogoshippo” katanya lagi dengan logat Korea yang sedikit aneh.

“April?” Tanya Hyura tak kalah terkejut “April Kim?”

“Eoh, geurom”

Hyura tersenyum antusias dan membalas pelukan wanita tersebut. “Nado Bogoshippo” April melepas pelukannya dan tersenyum girang. Tidak menyangka bisa bertemu lagi dengan teman seperjuangannya dulu saat sekolah model.

So How’s Korea?” Tanya April dengan nada menggoda

“kau bahkan tidak bisa membayangkannya” sahut Hyura penuh bangga.

“Huuuuuuuu…..” April menaikkan satu alisnya merasa sangat tertarik dengan cerita dibalik kalimat Hyura.

“ehmmmm” Kyuhyun berdeham untuk mendapatkan perhatian dan otomatis kedua wanita itu menoleh. Hyura yang sedikit merasa bersalah kerena melupakan Kyuhyun kemudian ia  menggenggam tangan Kyuhyun lalu menariknya mendekat. “April, ini Kyuhyun Suamiku dan Kyuhyun ini April temanku dulu saat di paris” Hyura memperkenalkan mereka berdua.

“Hi, Cho Kyuhyun” Kyuhyun mengulurkan tangannya dan disambut oleh April “April. nice to meet you”

“jadi… inikah pria yang selalu kau bicarakan itu? wow first love” April sedikit menyenggol bahu Hyura dengan maksud sedikit menggoda. Sedangkan Hyura hanya tersenyum canggung lalu menoleh Ke arah Kyuhyun yang menunjukkan mimik tidak suka dengan pembicaraan ini. Jelas saja Kyuhyun menyadari siapa yang dimaksud April.

“hey, apa yang kau lakukan disini?” tanya Hyura mencoba mengalihkan pembicaraan.

“aku diundang oleh Mathew, Well kau taukan dia terus mengejarku untuk jadi modelnya” sahut April dengan nada malas. “lalu kau?” tanya April balik.

Hyura tersenyum “kami sedang bulan madu dan iseng mampir kesini”

“Oh Dear, i can’t Believe you married now” kata April dengan nada sedikit menyayangkan karena menurutnya Hyura masih muda untuk menikah lagipula pernikahan juga sangat menghambat perkembangan karir gadis itu “but, congratulation for your wedding

“Gomawo”

By the way I saw your movie. That was great. Tidak kusangka kau menjadi seorang aktris sekarang? Kemajuan yang sangat baik”

Hyura tersenyum simpul lalu menggeleng “saat ini aku hanya seorang mahasiswi”

April mengerutkan keningnya bingung “maksudmu?”

“aku pensiun” sahut Hyura sedikit malu

WHAT? Are You serious”

Hyura mengangguk

But why?

Hey, i’m married now

April mengangguk namun masih dengan mimik wajah menyayangkan “Yeah, Your first love really strong. I’m proud of you” April masih menganggap Kyuhyun adalah cinta petama Hyura.

“ehemn, Maaf memotong acara reuni kalian tapi, kami harus pergi” potong Kyuhyun diiringi senyum basa-basi. “ayo….” Kyuhyun menarik tangan Hyura menjauh.

“Hey, Jakkaman” April mengejar Hyura dan Kyuhyun lalu memberikan kartu namanya pada Hyura “call me okay!” Hyura menganguk lalu berjalan menjauh. Sedangkan April mengerutkan keningnya dalam sambil melihat pasangan itu menjauh “its weird, He’s not like…..” Wajah April berubah seketika saat mengingat sesuatu. Yah diingatan April, Hyura tidak pernah sekalipun menyebut nama Kyuhyun “so, he’s another guy?

***

“temanmu sangat cerewet” komentar Kyuhyun begitu masuk kemobil.

Hyura tertawa ringan “begitulah April”

Kyuhyun memutar tubuhnya menghadap Hyura. menatap gadis itu penuh selidik “apa dulu kau selalu menyebut mantan pacarmu?

“aniya. Aku hanya pernah menyebutnya sekali saat aku menolak ajakan April untuk berjalan-jalan dengan pria-pria bermata biru. Dan sejak saat itu April selalu menyindirku sebagai  ‘si gadis setia’”

Kyuhyun mendengus kasar. Tentu saja kesetiaan istrinya ini terhadap mantan pacarnya sangat tidak diragukan. Bahkan setelah 4 tahun terpisah Hyura masih menunggu dan mencarinya. Tapi bagaimana kesetiaan Hyura terhadap Kyuhyun? mengingat mereka belum terlalu lama saling mengenal.

“Wae? Kau cemburu?” Goda Hyura

“Mimpi saja kau” sahut Kyuhyun ketus lalu memerintahkan Sopir untuk lebih cepat sampai ke hotel.

***

Pemandangan langit Milan saat senja memang sesuatu yang sangat sayang untuk di lewatkan. Begitu pula yang dilakukan gadis itu, gadis berperawakan tinggi dan langsing yang sangat tidak diragukan bahwa ia adalah mantan seorang model. Angin sore yang menyejukkan menerbangkan rambut coklat sepunggungnya. Sosoknya yang berdiri di latari langit jingga kemerahan Milan terlihat sangat sempurna .

Gadis itu tengah berceloteh ria dengan seseorang di sambungan selulernya. Terkadang ia menggumam, mengerang bahkan terkekeh hingga terbahak. Semua ekspresinya keluar hanya dengan berbicara di telepon. Tanpa ia sadari ada mata yang sesekali meliriknya dengan tatapan jengkel.

Cho Kyuhyun menggerutu panjang lebar saat istrinya sudah hampir lebih dari 20 menit meninggalkannya hanya untuk berbicara dengan mantan kekasihnya. Pria itu terduduk di sofa yang berhadapan langsung dengan tv flat screen yang ada di kamar hotel. Untuk kesekian kalinya ia mendengus berat. Mengganti chanel-chanel tv dengan kecepatan statis. Toh itu tidak berpengaruh, semua acara di tv berbahasa italia yang ia sendiri kurang paham.

“Memangnya dia pikir sambungan internasional tidak mahal? Dan bukankah ini perselingkuhan secara terang-terangan? Bagaimana mungkin dengan santainya dia mengangkat telepon dari cinta pertamanya di depan suaminya sendiri? Cih… ” gerutu Kyuhyun dalam hati

“kau belum mandi?” tanya Hyura dan membuat Kyuhyun berhenti dengan makiannya yang tidak ia lontarkan.

“belum” sahutnya malas tanpa menoleh ke arah Hyura.

Hyura memutar bola matanya dan mendesah pelan. Gadis itu merasakan perubahan emosi dalam sikap dan perkataan Kyuhyun. ia berpikir suaminya masih kesal karena masalah semalam.

“kalau begitu aku duluan” sahut gadis itu pelan. Dan Kyuhyun baru menoleh saat tubuh Hyura tertelan di pintu Kamar mandi.

Kyuhyun  mendengus kesal kemudian membanting remote Tv ke sofa. Dengan sekali gerakan dia bangkit mengambil ponsel milik Hyura yang tergeletak di atas tempat tidur. ia mengecek seluruh panggilan masuk dan keluar sekaligus pesan yang terdapat di ponsel istrinya. Tidak biasanya Kyuhyun begini. ia selalu percaya apa yang Hyura lakukan di luar rumah. bahkan dulu saat masih kuliah kedokteran Hyura lebih sering meneriman panggilan dari seniornya tapi Kyuhyun tidak pernah bersikap seperti ini.

Tapi hari ini berbeda. Hyura terlihat begitu ceria dan langsung bersemangat saat melihat nama Donghae terpampang di layar ponselnya. Bukankah itu berlebihan? Entah rindu atau apa, yang jelas Kyuhyun sangat tidak suka melihatnya.

“Eomonim, Eomonim, Nammie, Eomonin, Eomma, Nammie, Leeteuk Hyung, Nammie, Ji..Jino? untuk apa bocah itu menelpon Hyura?” Gumam Kyuhyun saat memeriksa semua panggilan Hyura. Kyuhyun baru berniat melanjutkan kegiatannya tapi ponsel Hyura kembali bergetar. Tanda panggilan masuk.

Kang Uisa Nim

Calling

“Kang Uisa Nim? Siapa dia?…… Yeoboseyo” jawab Kyuhyun

“jesoanghamnida. Apa benar ini ponsel milik Nyonya Park Hyura?” tanya suara berat orang di sebrang.

“benar ini milik Hyura, tapi dia sedang mandi”

“kalau begitu sekarang saya bi….”

“aku Cho Kyuhyun, suaminya. Ada keperluan apa menelpon istriku?” potong Kyuhyun cepat dengan nada yang bisa dibilang kurang sopan.

“oh anda Tuan Cho. Senang bisa bicara dengan anda, aku….”

“bisa kau katakan dengan cepat apa keperluanmu menelpon istriku? apa kau tidak tau ini sambungan internasional?”

“ah maaf, aku hanya ingin menitipkan pesan pada Nyonya Hyura untuk berhenti mengkonsumsi pil yang berwarna Kuning saat sedang datang bulan karena itu bisa mempengaruhi hormonnya” jelasnya

“pil? Apa maksudmu dengan pil? Istriku sakit?” tanya Kyuhyun sedikit terkejut sekaligus panik. Hyura tidak pernah mengeluh ia sakit dan dirinya terlihat sehat bugar.

“astaga, anda tidak tau?” tanpa melihat pun Kyuhyun bisa menebak Dokter itu tidak kalah terkejutnya dengan Kyuhyun “istri anda mengkonsumsi pil pencegah kehamilan dan obat penenang”

“a apa kau bilang? Pencegah kehamilan? Dan Obat penenang?” tanya Kyuhyun tidak percaya. Hyura terlihat normal dan tidak seperti orang yang gelisah sehingga membutuhkan obat penenang. Selain itu obat pil pencegah kehamilan yang ia konsumsi, seharusnya Hyura mendiskusikan hal ini terlebih dulu dengan Kyuhyun “bisa kau bicara lebih jelas dok!!” desak Kyuhyun

“begini, sebenarnya istri anda mengalami trauma pasca keguguran. Ia mengalami trauma fisik dan psikis. Biasanya setelah berhubungan intim istri anda menjadi sedikit gelisah, karena itu aku  memberinya obat penenang. Tapi sudah kuanjurkan untuk tidak terlalu sering mengkonsumsinya. Dan pil untuk pencegah kehamilan, sepertinya istri anda belum siap untuk hamil lagi. jadi kusarankan kalian mendiskusikannya lebih lanjut”

“aku mengerti. Terima kasih atas penjelasannya” kata Kyuhyun mengakhiri.

***

Kyuhyun menatap tajam Hyura yang baru saja keluar dari kamar mandi sedangkan gadis itu masih sibuk mengeringkan rambutnya dengan handuk.

“apa ada yang salah?” tanya Hyura saat menyadari tatapan dingin Kyuhyun.

“ani” sahutnya dingin. Kyuhyun kembali ke sofa dan melanjutkan kegiatannya menonton TV sedangkan Hyura hanya mengendikkan bahunya asal kemudian ia membongkar tas kecil yang selalu ia bawa kemana-mana, gadis itu terlihat panik saat tidak menemukan benda yang dicarinya.

“mencari ini?” tanya Kyuhyun sambil menunjukan sebuah tabung obat kecil. Hyura sedikit tersentak tapi sedetik kemudian ia berhasil mengembalikan ekspresinya.

“eoh” sahut Hyura sedikit terbata. ia berjalan menghampiri Kyuhyun dan berniat mengambil obat miliknya tapi dengan sigap Kyuhyun menutup tangannya dan menyimpan tabung tersebut dalam genggamannya hingga tangan Hyura hanya menggapai udara. Hyura menatap Kyuhyun bingung sedangkan pria itu tetap memasang ekspresi dinginnya.

“sejak kapan kau meminum obat semacam ini?”

“i..itu. sejak….” bola mata gadis itu bergerak gelisah, pikirannya sibuk mencari alasan dan bagaimana menjelaskannya pada Kyuhyun. Haruskah ia mengatakan semuanya lalu menghancurkan harapan-harapan keluarganya dan keluarga Kyuhyun mengenai keturunan.

“barusan Kang Uisangnim menelponmu” mendengar hal tersebut ekspresi Hyura terlihat pasrah. Tidak perlu menjelaskan apa-apa karena sudah dipastikan Kyuhyun telah mengetahui semuanya.”apa yang dia katakan? A…apa dia membicarakan soal……”

“Kenapa? kenapa kau tidak pernah membicarakannya padaku?” Kyuhyun Menghembuskan nafas kasar  “Bukankah aku suamimu? Apa menurutmu aku ini hanya pajangan?”

“kau tau bukan itu maksudku” sergah Hyura cepat

“lalu apa?” nada suara Kyuhyun meninggi 1 oktaf. Pria itu tidak habis pikir, bagaimana mungkin istrinya menyembunyikan hal semacam ini. Baginya hal seperti ini harus didiskusikan karena menyangkut keadaan rumah tangga mereka.

“a..aku, aku hanya tidak ingin menghancurkan harapan orang tuamu. Setiap saat mereka selalu membicarakan keturunan. Apa kau tidak tau bagaimana tertekannya aku?” tanya Hyura dengan suara bergetar.

“tapi dengan kau bersikap seperti ini, kau justru memberikan mereka harapan kosong. Setidaknya kau bisa mengatakannya padaku. Aku ingin kita menanggungnya bersama, apa kau tidak bisa mempercayaiku?” Kyuhyun terlihat sangat kecewa dengan sikap Hyura.

“kau tidak akan mengerti” sahut gadis itu pelan

Kyuhyun mendengus kasar “bagaimana mungkin aku bisa mengerti kalau kau tidak mau membicarakannya padaku hah?”

“tidak cukupkah aku mencintaimu?”

Kyuhyun menutup matanya sejenak kemudian menarik nafas dalam dan menghembuskannya kasar “kau menjelaskan segalanya Hyura-ya” Kyuhyun melempar tabung obat Hyura kemudian berbalik meninggalkan gadis itu.

Hyura menutup matanya saat mendengar Kyuhyun membanting pintu kamar mereka. Gadis itu merosot sepeninggal suaminya. Bukan, bukannya ia tidak mempercayai Kyuhyun, gadis itu hanya belum siap mengatakan kondisinya pada Kyuhyun.

***

Aku berjalan-jalan di taman kota yang tidak jauh dari hotel. Mungkin karena belum terlalu malam masih banyak orang yang duduk-duduk dibangku taman. Ada pasangan yang asik bercumbu, orang tua dengan anaknya atau pemusik jalanan.

Aku duduk di salah satu bangku taman dan menikmati musik Akordion yang dimainkan pemusik jalanan. Setidaknya disini aku bisa sedikit menjernihkan pikiranku. Marah. Tentu saja aku marah pada Hyura. seolah-olah ini hanya mengenai dirinya. ia bahkan tidak mengatakan apa-apa padaku mengenai trauma yang ia alami dan menanggungnya sendiri. aku merasa kesal pada diriku sendiri merasa tidak berguna. Aku juga tidak terlalu peduli soal keturunan. Teringat ucapan dan ekspresi teman Hyura kemari soal karir Istriku, kupikir dia ada benarnya juga. Hyura masih muda untuk menikah apalagi punya anak. Aku jadi merasa terlalu mengikatnya, mengambil masa muda dan membuatnya menyerah pada karirnya. Apa aku suami yang buruk?

Aku mengeluarkan ponsel ingin menghubungi seseorang, tapi siapa? Chaerin? Aku menggeleng dan membatalkan niatku. Menceritakannya sama saja membuka aib rumah tanggaku.

Aku merasakan angin berhembus semakin dingin lalu aku mengangkat wajahku melihat sekitar. Pengunjung taman ini semakin sedikit, hanya tinggal beberapa pasangan. Bahkan aku tidak sadar pemusik jalanannya sudah tidak ada. Kapan mereka pergi?

Aku melirik jam. Sepertinya aku terlalu lama meninggalkan Hyura dan memutuskan kembali ke hotel.

Aku membuka pintu perlahan dan menemukan Hyura tengah tidur meringkuk di sofa. Apa dia menungguku. Aku menghamprinya lalu mengamati wajahnya sebentar. Matanya terlihat sembab. Mungkin habis menangis. Aku mengangkatnya sepelan mungkin berusaha tidak mengusik tidurnya lalu membaringkan tubuhnya di tempat tidur dan menyelimutinya. Sedangkan aku hanya terduduk disampingnya sambil menyandarkan punggungku di kepala ranjang sambil bersedekap.

Aku menengadahkan kepalaku melihat langit-langit kamar kami. Aku tidak bisa tidur, terlalu banyak yang kupikirkan. Hey, seharusnya ini menjadi acara bulan madu kami yang menyenangkan, bukannya malah terjebak dalam situasi seperti ini. Sejujurnya aku terbang kemari juga dengan membawa harapan-harapan orang tua kami. Berharap sepulangnya dari sini memberikan mereka kabar baik tapi nyatanya….. aku mengurut keningku perlahan. Sial, gara-gara pergi ke acara Fashion Show  kemarin aku semakin menyadari peluang Hyura untuk maju sangat besar. Kalau saja ia masih fokus dalam dunia modeling kurasa tidak menutup kemungkinan ia bisa seperti April. Pantas saja dulu Shindong sangat berat melepaskannya.

Kurasakan Hyura menggeliat lalu perlahan membuka matanya. Ia menoleh ke arahku. “kau sudah pulang?” tanyanya serak.

“Hmm”

Dia bangun lalu duduk dihadapanku. wajahnya tertunduk. “maaf. aku yang salah. Maafkan aku” katanya pelan

Aku memerosotkan diriku hingga berbaring lalu menariknya hingga berbaring disebelahku. “sudah malam. Sebaiknya tidur” aku menyelimutinya lalu mengecup kening Hyura ringan kemudian tidur membelakanginya. Kurasakan ia menggeser posisi tidurnya dan menyandarkan kepalanya di punggungku. “jaljayo Kyuhyun-ah” bisiknya pelan.

***

Paginya aku melihat Kyuhyun tengah berbicara dengan salah satu petugas Hotel saat aku menyiapkan sarapan yang baru saja di bawa pelayan Hotel. Aku tidak terlalu menangkap pembicaraan mereka tapi sepertinya aku bisa menebak, mungkin Kyuhyun membatalkan Tour keliling Milan yang ditawarkan hotel ini. Wajar saja dia membatalkannya. Moodnya belum membaik setelah pertengkaran kami kemarin. Aku juga belum berani untuk membahasnya lagi.

“ada apa?” tanyaku pura-pura tidak tau, saat ia berjalan menghampiriku.

“tidak ada hanya sedikit merubah rencana” ia  menarik kursi lalu duduk. Aku ikut duduk di sampingnya lalu mulai mengolesi roti dengan selai stroberry kesukaan suamiku.

“rencana?”

Dia mengangguk singkat dan menyesap kopinya “selagi di Milan, kau bisa wisata belanja kan, kau juga bisa mengajak temanmu yang kemarin” Kyuhyun mengambil rotinya yang baru kuletakkkan di piring lalu melahapnya.

“lalu kau?” tanyaku bingung

“setidaknya kau butuh waktu bersama teman wanitamu bukan? Girl’s time”

“lalu kau?” ulangku tidak sabar

“aku akan tinggal di hotel. Ada pekerjaan yang harus kuurus, baru saja Jino menghubungiku”

“kalau begitu aku akan menemanimu”

“pergilah, kau akan bosan jika hanya tinggal di hotel” katanya lagi tanpa mengalihkan perhatianya. Aku menatapnya dalam, mungkin hanya alasan klise dan aku merasa ia sedang tidak nyaman jika bersama denganku. Merasa di perhatikan Kyuhyun mengangkat dagunya membalas tatapanku kemudian ia mendesah pelan “aku janji hanya hari ini. Besok aku akan menemanimu. Ada beberapa urusan perusahaan yang bener-benar mendesak” aku terdiam sebentar sebelum mengangguk pelan.

***

April mendesah berat melihat sikapku yang ogah-ogahan saat berbelanja di butik Mathew. Berhubung pria itu tergila-gila dengan April, ia memberikan semuanya Cuma-Cuma untuk kami berdua. bukankah aku seharusnya merasa senang bisa mendapatkan barang-barang dengan harga selangit dengan gratis. Tapi sayangnya moodku sedang tidak baik hari ini.

“Oh ayolah, sejak tadi kau cemberut terus” keluhnya. April mengambil posisi di sampingku sedangkan ia masih menggunakan gaun keluaran terbaru dari butik ini. “apa tidak ada yang kau sukai disini? Kalau begitu kita ke Milano saja, disana ada butik langgananku. Oh Thanks” ucapnya saat ada salah satu pelayan butik memberikan kami minuman dan dia langsung menyesapnya hingga separuh. Sepertinya mencoba-coba baju cukup membuatnya haus.

“aku hanya sedang malas”

“waeyo?”

Aku tersenyum tipis lalu menggeleng pelan “tidak apa-apa. kau sudah selesai? Aku mau pulang”

“Pulang?” tanya nya tidak percaya. Aku mengangguk. “Oh Hyura, kau bahkan tidak mencoba satu jenis pakaian disini dan barusan kau bilan apa? pulang?”

“sejak aku masuk kesini aku sudah menjatuhkan pilihan lagipula aku membelinya bukan untukku tapi untuk keluarga dan temanku di korea” jelasku.lalu bangkit dan mengambil beberapa baju lalu membawanya ke kasir. Setidaknya aku kembali dengan bungkusan dan tidak membuat Kyuhyun bertanya-tanya.

Where are you going?” April berteriak begitu aku mengambil bungkusan belanjaan dan berjalan ke pintu keluar. Aku hanya melambaikan tanganku tanpa menoleh. Sepulang dari butik  Aku memutuskan untuk duduk di coffeshop pinggir jalan dekat hotel. Akan terlihat aneh jika seorang wanita berbelanja memakan waktu sebentar.

Aku melirik jam menghitung perbedaan waktu Taipei dan Milan. Mungkin disana hampir menjelang malam mengingat disini masih siang. Aku mengeluarkan ponsel dan menekan beberapa angka disana.

Hello” sahutnya.

Aku tersenyum lega “oppa!”

“Eoh Hyura-ya” tanpa melihatpun aku juga yakin kini ia sedang tersenyum seperti biasanya. “apa ada masalah? Tidak biasanya kau menghubungiku duluan?”

“Ya.. memangnya harus ada masalah baru aku boleh menghubungimu” kataku pura-pura kesal. Padahal aku menelponnya karena memang ada yang ingin kutanyakan.

“tentu saja tidak. Tapi aku senang kau menelponku lebih dulu. Hey bagaimana Milan? Kemarin kau tidak menceritakan apapun padaku saat aku menelponmu”

“biasa saja, kupikir Jepang lebih bagus” sahutku malas. Dia diam sejenak, mungkin agak heran dengan pernyataanku. Siapapun pasti lebih memilih Eropa ketimbang Jepang. Tentu  saja jika dalam keadaan normal aku akan sangat senang disini mengingat Milan adalah salah satu kota Mode. Tapi bertengkar dengan Kyuhyun membuat segalanya yang ada disini terlihat tidak menarik.

“wae? kau tidak betah disana?”

“sedikit”

“apa yang membuatmu tidak betah? Hmm aneh kalau sedang liburan tapi tidak betah, biasanya orang lain terlalu asik berlibut bahkan sampai tidak mau pulang” katanya bingung.

“apa itu yang kau alami dulu saat bulan madu dengan Chaerin?”

“yah begitulah. Setidaknya selama aku berbulan madu aku bisa melupakan masalah pekerjaan”

Aku mendengus kasar “tapi Kyuhyun tidak pernah melupakan perusahaannya, bahkan ia bekerja saat kami liburan”

Donghae Oppa terbahak “jadi ini alasanmu menelponku? Karena Kyuhyun lebih mencintai pekerjaannya?”

“enak saja, dia tidak seperti itu” sahutku tidak setuju. Kyuhyun akan mementingkan kepentingan keluarganya lebih dulu ketimbang pekerjaan tapi kali ini dia seperti sedang menghindariku.

“Lalu apa?” Tanyanya penasaran

“hanya saja….hmm ada pekerjaan yang benar-benar mendesak” aku mengulang perkataan Kyuhyun.

“Hmm begitu yah, mungkin jika benar-benar mendesak aku juga akan begitu” sahutnya menyetujui “dan sebagai istri kau harus mengerti posisinya”

“tentu saja aku mengerti”

“Siapa Oppa?” aku mendengar suara Chaerin “Oh ini Hyura” Donghae Oppa menjawab Chaerin.

“Apa aku mengganggu?”

“tidak, tentu saja tidak” sahutnya cepat “aku akan bicara diluar, kau istirahatlah” Suara Donghae Oppa terdengar menjauh saat berbicara dengan Chaerin.

“kau yakin? Aku merasa tidak enak dengan Chaerin, harusnya kau menemaninya”

“tidak apa, dia lebih mengerti. Kau tau, istriku itu lebih dewasa ketimbang Suamimu” ujarnya dengan nada mengejek.

Aku tertawa ringan, tentu saja ucapannya sangat tepat untuk hal itu. “oh ya, apa kau sudah tau jenis kelamin anak kalian?” kemarin Donghae Oppa bercerita Chaerin sudah memasuki masa kehamilan 5 bulan.

“belum, lagipula aku lebih menyukai kejutan”

“Oppa….” aku sedikit ragu menanyakan maksudku

“hmmm”

“bagaimana perasaanmu saat kau mengetahui Chaerin sedang mengandung?”

“kenapa tiba-tiba menanyakan hal ini?” tanyanya sedikit bingung.

“hanya ingin tau”

“hmm bagaimana ya? Agak sulit dijelaskan, Rasanya benar-benar tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Kau merasa seperti telah menggenggam dunia dan isinya. Sangat luar biasa” jelasnya berapi-api. Tanpa sadar aku menoleh memandangi Hotel tempat kami menginap. Apa Kyuhyun juga akan begitu?

“sebahagia itu?” tanyaku pelan

“tentu saja, aku bahkan sangat menikmati masa-masa kehamilan Chaerin. Meskipun agak merepotkan tapi aku menyukainya” suara Donghae Oppa terdengar sangat bahagia.

“begitu yah” sahutku lemah

“sebenarnya ada apa? tidak biasanya kau bertanya seperti itu”

“aku…. sebenarnya aku….” ucapanku terhenti saat melihat sebuah cangkir kopi mendarat di mejaku. Otomatis aku mendongak dan Kyuhyun sudah berdiri disana.

“Oppa, nanti kuhubungi lagi” tanpa menunggu jawaban Donghae Oppa aku memutuskan sambungan lalu memasukkan ponselku ke dalam tas.

“K Kyuhyun-ah” suaraku sedikit tercekat, mungkin karena terlalu terkejut. Ia menarik bangku lalu duduk dihadapanku. ia menatapku tajam.

“bukankah aku menyuruhmu pergi berbelanja? Kenapa malah disini?” tanya nya dingin

“acara berbelanjaku sudah selesai” aku menunjukkan kantung-kantung Paper bag di sebelahku, ia menatap kantung belanjaanku dengan tatapan Curiga lalu  kembali memandangku

Ia menyentuh pinggiran gelas Kopiku. Aku menelan ludah kasar, ia pasti merasakan kopi ku sudah dingin. “berapa lama kau disini? Aku sudah melihatmu sejak sejam yang lalu dari atas” aku merutuki diriku sendiri karena memilih CoffeShop di depan Hotel karena jaraknya yang dekat. Tanpa mempertimbangkan Kyuhyun bisa saja melihatku dari kamar kami.

“aku hanya lelah berjalan kaki dan ingin duduk sebentar. Tidak kusangka sudah selama itu” sahutku kaku.

Ia menyipitkan matanya “kau yakin karena lelah? bukan karena ingin menelpon seseorang?” tanyanya dengan nada menyindir.

Aku menautkan kedua alisku “maksudmu?”

Kyuhyun tersenyum sinis “bukankah barusan kau sedang menelpon seseorang? Siapa dia? Sampai kau harus mematikannya begitu aku datang”

“aku hanya menelpon Donghae Oppa. Tentu saja aku mematikannya, kau mengejutkanku”

Kyuhyun menaikkan satu alisnya “benarkah? Atau memang kau tidak ingin aku mendengarkan pembicaraan kalian?”

“sebenarnya apa maksudmu?”

“apa pembicaraan kalian yang kemarin belum cukup?” aku semakin mengerutkan keningku. Apa-apaan dia? “apa yang kau bicarakan padanya? membahas masa lalu? Tentang kenangan kalian?” Ucap Kyuhyun semakin sinis

“Cho Kyuhyun!!!”

“ahh…. mungkin bukan kenangan tapi masa depan”

“Ya! Kau ini bicara apa?” hardikku. aku kesal dia menuduhku yang tidak-tidak

Dia kembali menyunggingkan senyum mengejeknya “kenapa kau marah? Kalau tidak benar seharusnya kau tidak perlu marah. Jadi benar yah, kalian membicarakan masa depan”

Aku mendengus kasar “percuma bicara denganmu!” aku mengambil kantung belanjaanku dan bersiap pergi. sedangkan Kyuhyun dengan santai meminum kopinya, tapi aku bisa melihat jelas kilat marah di matanya. Cih, bukankah seharusnya aku yang marah. Sudah tidak menemaniku sekarang malah menuduhku yang tidak-tidak.

“besok kita pulang” katanya tiba-tiba saat aku mau melangkah. Aku hanya meliriknya sekilas lalu kembali berjalan.

***

Aku memandangi Kyuhyun yang sejak tadi mondar-mandir membereskan barang-barangnya dan memasukkan ke koper sambil menelpon. Mungkin Yuri atau Jino. karena ia hanya membicarakan pekerjaan. Semalaman ia tidak berbicara padaku, seperti malam sebelumnya ia tidur memunggungiku. aku juga tidak berusaha memperbaikinya, sejujurnya aku masih kesal karna kejadian di kedai kopi kemarin. Enak saja menuduhku yang tidak-tidak. Ternyata Ucapan Donghae Oppa memang tidak salah, dia sama sekali tidak dewasa. Bahkan Chaerin yang sedang hamil saja bisa memakluminya.

Aku memandangi jalanan kota Milan selama perjalanan ke bandara sedangkan Kyuhyun masih sibuk dengan Ponselnya. Acara bulan madu kami berantakan, seharusnya setelah milan kami masih akan ke Madrid, Paris, dan Yunani. Orang tuaku dan Orang tua Kyuhyun pasti bertanya-tanya kenapa kami pulang lebih cepat. Jelas saja, karena kami merencanakan liburan selama 2 minggu tapi baru 5 hari sudah pulang.

Aku memandang Kyuhyun tidak percaya saat ia meninggalkanku begitu saja ketika aku menurunkan barang-barang kami dari taksi. Seorang petugas bandara sampai menawarkanku mendorong troli karena barang bawaan kami yang lumayan banyak. Kyuhyun menoleh kesal ke arahku karena aku berjalan sangat lambat. Dan aku tidak memperdulikannya. Ia berjalan cepat ke arahku lalu menarik tangan ku kasar dari troli “kenapa kau yang membawanya? Bukankah ada petugas bandara” omelnya, aku menatapnya kesal sekaligus tidak percaya. Hey, kenapa jadi dia yang marah-marah?

sir, please take this” Kyuhyun memanggil salah satu petugas pembawa barang yang tidak jauh dari kami. Lalu menarikku masuk ke tempat pemeriksaan tiket dan passport. Ia berjalan terlalu cepat membuatku harus setengah berlari untuk mengimbanginya. Kami masuk pesawat 3 menit sebelum lepas landas.

Aku memegangi pergelangan tanganku yang memerah karena cengkaraman Kyuhyun tadi. Aku tidak mengeluarkan suara sedikitpun semenjak kami meninggalkan Hotel. Sejujurnya aku ingin menangis. Apalagi saat ia memarahi di bandara tadi, meskipun orang lain tidak mengerti apa yang Kyuhyun katakan tapi mereka bisa menebaknya dari nada bicaranya yang meninggi. Dan Aku memilih memejamkan mataku dalam perjalanan panjang ini.

***

Karena terlalu kesal aku tidak memperhatikan kemana tujuan kami, lagi pula bukan aku yang memegang tiket tapi Kyuhyun. aku sangat yakin dengan pengetahuanku dan ini bukan di Incheon. “ini…..”

“baru sadar?” kata Kyuhyun dengan nada mengejek. Meskipun masih kesal akhirnya aku tersenyum Juga. Yah dia membawaku pulang ke kampung halaman. Jepang. Aku sangat merindukan negara ini. Aku merapatkan jaket tipisku begitu keluar dari bandara. Musim apapun di Hokkaido selalu dingin. Begitulah keadaan pulau paling utara di negara ini.

Kyuhyun menyampirkan Coat tebal di bahuku sedangkan dia sudah siap dengan baju hangatnya. Ia menyetop Taxi dan membawaku ke Hotel. Selama perjalanan mataku terus menatap jalanan salju di Hokkaido. Padahal seharusnya sudah masuk ke musim semi tapi patung-patug es sebesar manusia masih menghiasi pinggiran jalan kota. Ini pertama kalinya aku menginjakkan kakiku disini. Dulu sekolahku pernah mengadakan perjalan wisata ke Hokkaido tapi karena aku tidak punya uang apa boleh buat.

“kenapa tiba-tiba membawaku ke Jepang?”

“kenapa? Kau tidak suka?” nada bicaranya masih ketus. Menyebalkan. Aku tidak menyahut dan hanya mendesah pelan. Percuma jika kulanjutkan mungkin kami akan bertengkar lagi. setelah lebih dari 30 menit, aku dan Kyuhyun tiba di Resort Ski yang aku tidak tau kapan dia memesannya.

Selagi Kyuhyun sibuk di meja Receptionist, aku berjalan ke arah kaca besar yang menunjukkan pemandangan hamparan salju putih yang digunakan untuk berski. Apa dia akan mengajakku bermain ski? Astaga, memegang peralatan ski saja aku belum pernah.

“mau sampai kapan disitu?” aku menoleh dan mendapati Kyuhyun menatap ku kesal lalu berbalik berjalan mendahuluiku. Aku mendengus kasar melihat sikapnya. Sabar Hyura-ya… sabar.

Aku membereskan barang-barang kami sedangkan Kyuhyun langsung masuk ke dalam kamar mandi. Aku memandangi Kyuhyun heran saat dia baru keluar dari kamar mandi dengan pakaian rapi dan lengkap dengan Jasnya. “mau kemana?” tanyaku. Dia berjalan ke arah cermin untuk memasang dasi “aku ada pertemuan dengan investor dari Jepang. Kau makan malam sendiri saja” jelasnya tanpa memandangku. Aku berdiri beberapa langkah di belakangnya lalu menatapnya tidak percaya melalui cermin. “jadi ini alasanmu membawaku ke Hokkaido? Karena pekerjaan?”

Kyuhyun mengerutkan keningnya lalu berbalik menatapku “kau benar-benar merusak bulan madu kita” Ujarku kesal.

“bulan madu?” dia tersenyum sinis “apa mengkonsumsi obat penenang dan menghabiskan berjam-jam di telpon dengan mantan pacar itu yang kau sebut dengan bulan madu? Kau membuatku seperti pecundang, kau tau”

Aku tidak percaya Kyuhyun mengatakan hal seperti itu. dia keterlaluan. “kau tau dengan jelas alasan aku meminum obat itu. dan bagaimana bisa kau membawa-bawa orang lain dalam masalah ini hah? kami hanya menjaga komunikasi dan berbicara sekedarnya. Kenapa kau tidak bisa berpikiran lebih terbuka?”

“yah tentu saja kau harus menjaga komunikasi dengan mantan pacarmu sedangkan tidak denganku. Bahkan kau bisa mengkonsumsi obat-obatan seperti itu tanpa memberi tauku. Kau bilang kau tertekan karena tuntutan orang tuaku, apa kau juga membagi keluh kesahmu dengannya eoh?”

“Cho Kyuhyun!! kau keterlaluan!” air mataku mulai menggenang. Aku benci seperti ini. “berhenti menuduhku yang tidak-tidak”

“aku hanya mengatakan apa yang kulihat Hyura-ya”

Aku mengerutkan keningku menahan tangis “kalau begitu percayailah dengan apa yang kau lihat!!” aku beranjak keluar kamar lalu menutup pintu sekeras yang kubisa. Air mataku pun mengalir begitu saja. aku mengusapnya dengan kasar. Semakin kesal karena tidak bisa menghentikan laju air asin sialan ini.

Aku hanya berjalan-jalan mengelilingi Resort tanpa arah dan tujuan. Tubuhku juga mulai mengigil kedinganan karena aku keluar kamar tanpa baju hangat. Hanya Sweater tipis yang membalut tubuhku. Hari hampir gelap, aku tidak tau Kyuhyun mengadakan pertemuan itu di mana dan sampai kapan. Apa dia sudah kembali?

Perutku lapar tapi aku tidak memiliki selera makan. Aku juga belum mau kembali ke kamar dan mengahadapi Kyuhyun. Ku putuskan untuk mengambil beberapa Brosur Wisata di meja Receptionist lalu duduk di sisi pojok Lobi yang dekat perapian menghangatkan badan. Lalu Membaca berbagai Brosur penawaran wisata yang ditawarkan pihak penginapan. Mataku berbinar saat membaca masih tersisa satu festival salju yang akan diadakan akhir minggu ini. tapi kemudian mendesah pasrah begitu mengingat tidak mungkin Kyuhyun mau pergi kesana. Memikirkan pertengkaran kami membuatku pusing.

“eeto, Sumimasen. Hyura-Chan desuka?” aku menoleh dan menemukan dua orang gadis remaja tengah menatapku penasaran.

Aku mengangguk kaku “h.hai”

Mereka berdua tersenyum senang “Yokatta ne.Watashitachi wa Hyura-chan No fansu desu”

“ee, Doumo” sahutku terkejut sekaligus senang. Siapa sangka akan bertemu penggemarku disini, mengingat sudah lama aku tidak memiliki aktivitas di Jepang. Salah satu dari mereka merogoh tas lalu menyodorkan Notes Kecil dan spidol ke arahku sambil tersenyum mau-malu. “hai” aku menerima lalu menggoreskan tanda tanganku disana. berapa lama aku tidak melakukan ini?

“onamae wa?” tanyaku

“Yumi. Yumi Honda” aku mengangguk mengerti lalu menulis nama Yumi Honda dengan tulisan kanjiku yang berantakan di samping tanda tanganku lalu kembali menyerahkan Notes milik gadis itu.

Mereka memandangi tanda Tanganku sebentar lalu tersenyum senang “Arigatou Hyura-Chan” ucapnya lalu menunduk dalam.

“Doumo” sahutku balas menunduk. Aku masih tersenyum sampai tubuh mereka menghilang.  aku meraba saku Sweater dan tidak menemukan apa-apa disana. sial, aku lupa bawa ponsel. Padahal aku ingin menghubungi Nammie. Menceritakan kejadian barusan padanya. ternyata aku masih cukup dikenal. Rasanya menyenangkan.

Aku mengaduk bara api di perapian, sedikit bermain sebenarnya. Menghilangkan kebosanan dengan hanya duduk termenung. Entah berapa lama aku melakukan hal itu sampai kusadari lampu utama di Receptionis padam dan hanya tersisa lampu-lampu kecil disetiap sudut Lobi. Aku melirik jam dan ternyata sudah lebih dari jam 10 malam. Astaga  aku seperti anak autis yang berjam-jam mengaduk-aduk bara api. Benar-benar menyedihkan. Aku memutuskan untuk kembali ke kamar. Badanku sedikit pegal karena duduk terlalu lama.

Aku membuka pintu kamar perlahan, mengendap-endap. Rasanya lucu bersikap seperti maling di kamarku sendiri. tapi aku belum siap bertemu Kyuhyun. suasana hatiku belum membaik, aku yakin dia juga begitu. Aku mendesah lega saat tidak menemukannya dikamar. Tapi tunggu, kemana dia selarut ini belum pulang?

***

Aku menggeliat pelan saat merasakan sinar matahari menerpa wajahku. Hal pertama yang kurasakan, badanku begitu pegal dan kaku. Aku terbangun cepat begitu menyadarinya. Aku tertidur disofa saat mengunggu Kyuhyun. otomatis aku menoleh ke arah ranjang. Dahiku berkerut melihat ranjang kami masih serapi kemarin. Dia tidak pulang. Apa dia memesan kamar lain? Tapi rasanya tidak mungkin. semarah apapun atau seberapa parah kami bertengkar dia tidak akan meninggalkanku sendiran. Lagi pula kopernya juga masih disini. Apa jangan-jangan terjadi sesuatu padanya. haruskah aku menghubunginya? Baiklah aku harus membuang gengsiku jauh-jauh, yang terpenting saat ini aku tau dimana Kyuhyun. aku sangat mencemaskannya.

Aku baru saja berniat mengambil ponsel tiba-tiba pintu di belakangku terbuka. Kyuhyun  berjalan dengan sempoyongan. Penampilannya berantakan. Rambutnya acak-acakan begitu pula dengan kemejanya yang kusut. Dia melewatiku begitu saja lalu merebahkan tubuhnya di kasur.

“dari mana kau?” tanyaku dingin.

“….”

“Kyuhyun-ah”

“…”

“Ya!! Aku sedang bicara padamu”

“…”

“Cho Kyuhyun!!!”

Ia terbangun cepat dan membentakku “apa kau tidak bisa diam?”

Aku membuang muka dan menghembuskan nafas kasar. Rasanya sangat tidak percaya. Aku begitu mencemaskannya tapi lihatlah apa yang pria ini lakukan. Apa kami harus kembali bertengkar pagi-pagi begini. “lakukan sesukamu” sahutku sinis dan berbalik.

“Hyura-ya” panggilnya lemah. Aku berhenti namun tidak berbalik. “kemarilah” pintanya sedikit melembut. Aku memutar tubuhku mengahadapnya “wae?” tanyaku masih dengan nada tidak bersahabat. Kyuhyun mengusap wajahnya sambil mendesah dalam. Melihatnya begitu membuatku semakin kesal, bukan hanya dia yang merasa frustasi dengan keadaan seperti ini, akupun merasakan hal yang sama.

Kyuhyun tidak menjawab melainkan menatapku dalam. “kau mencemaskanku?”

Tentu saja bodoh. Rasanya aku ingin berteriak seperti itu. tapi lagi-lagi gengsi mengalahkanku. Aku tidak menjawab dan balik menatapnya. Sedikit berdeham membersihkan tenggorokanku “dari mana saja kau?” tanyaku tanpa memperdulikan pertanyaannya. Kyuhyun tidak menjawab dan masih menatapku, matanya terlihat lelah dan sayu. Aku mendekat lalu mendudukan tubuhku diranjang persis menghadapnya.

“kenapa semalam tidak pulang?” tanyaku sedikit melembut.

Ia menunduk terlihat berpikir sebentar lalu menatapku lagi “semalam aku terlalu banyak berpikir, tanpa sadar aku ketiduran dimobil” sahutnya pelan hampir berbisik.

“apa yang kau pikirkan?”

“memikirkan kita. kau dan aku”

“kita?” tanyaku penasaran

Dia mengangguk pelan “beberapa hari ini aku merasa begitu marah padamu” katanya sedikit enggan.

“Nado” sahutku terus terang

“kau tau? Kau sangat menyebalkan!” sungutnya

“dan kau mengesalkan”

Kami saling memandang dan terdiam sebentar lalu tertawa kecil bersama-sama. Kyuhyun tersenyum lalu megusap rambutku pelan. “lain kali jangan terlalu lama menghubungi ‘temanmu itu’ dan meninggalkanku”

“lain kali kau jangan berpikiran buruk tentangku. Bukankah sudah kujelaskan bagaimana hubungan kami. Lagipula dia juga sudah menikah dan sebentar lagi akan memiliki anak”

“lain kali kau harus membicarakan segalanya padaku. Menceritakan apa yang ada dipikiran dan hatimu. Aku ingin kau mempercayaiku dan menjadikanku sebagai tempatmu berkeluh kesah. Jangan memendamnya atau malah menceritakannya pada orang lain! Arasseo!!” kali ini nada suara Kyuhyun sedikit mengancam.

“Arraseo tuan Cho” sahutku patuh. Kyuhyun tersenyum lalu merngkuh tubuhku ke dadanya. Ia meletakkan kepalanya di leherku. Menghirup aroma tubuhku dalam-dalam “aku sangat merindukanmu” bisiknya pelan. Aku lega ternyata perasaannya sama denganku. Sejujurnya aku juga merindukannya. Bertengkar membuat segalanya tidak menyenangkan.

“Mian, aku menggagalkan acara bulan madu kita di Eropa” Kyuhyun melepaskan pelukannya lalu memandangku meminta maaf.

Aku menggeleng diiringi senyum tulusku “Gwenchana, kita bisa meneruskannya disini”

Kyuhyun mengerutkan keningnya tidak setuju “kau yakin? Kita bisa langsung ke Madrid setelah urusanku disini selesai. Sesuai rencana”

“aniya. Aku lebih suka di jepang” kataku sedikit manja dan menyandarkan kepalaku di dadanya. Kyuhyun mengelus punggungku pelan. “baiklah, kita lakukan sesuai keinginanmu” aku pun mengangguk setuju. Seakan teringat sesuatu, aku menjauhkan wajahku menatapnya. “dan…soal obat itu” aku menggigit bibirku ragu “hmm pil pencegah kehamilan. Aku akan mencoba berhenti mengkonsumsinya”

“jangan paksakan dirimu jika memang belum siap. Aku bisa mengerti. Lagipula ini pernikahan kita, jangan dengarkan perkataan orang tuaku atau ibumu”

“aku… aku hanya takut” kataku lemah dan tertunduk. Kyuhyun menyentuh daguku lembut dan mengangkatnya. Memaksaku untuk memandangnya “katakan padaku, apa yang kau takutkan? Hmm?”

“a aku takut tidak bisa menjaganya lagi” sahutku lirih

Kyuhyun mendesah dalam lalu memelukku erat “kita, Hyura-ya. Kita berdua akan menjaganya” Ucap Kyuhyun  bersungguh-sungguh.  “keadaan kita saat itu dan sekarang sangat berbeda. Aku yakin kali ini kita tidak akan kehilangannya lagi” sambung Kyuhyun meyakinkan. Tentu, mungkin saat ini aku tidak sebodoh dulu sampai tidak menyadari kalau aku sedang hamil. Tapi tetap saja perasaan ragu dan takut tetap ada.

“tapi kudengar mengkonsumsi pil pencegah kehamilan tidak baik untuk rahim” Gumam Kyuhyun. aku menjauhkan wajahku menatapnya bingung “dari mana kau tau?”

“aku membacanya di internet. Apa lebih baik aku memakai pengaman?” tanyanya polos membuatku ingin tertawa. “kau yakin?” tanyaku sedikit menggoda. Kyuhyun terlihat berpikir keras “entahlah, aku belum pernah mencobanya”

“mau mencobanya?” tawarku semakin menggodanya. “kita bisa membelinya di Convention Store di dekat sini”

“Kau yakin?” tanyanya ragu

“tentu, kenapa tidak? Aku juga belum pernah menggunakan pengaman. Mungkin rasanya sedikit berbeda” Kyuhyun mengernyitkan dahinya tidak setuju. Ia terlihat tidak terlalu menyukai ideku.

“lebih baik kau bertanya pada doktermu. Apa pil itu berbahaya atau tidak” kata Kyuhyun akhirnya setelah terdiam beberapa saat. Aku terbahak mendengarnya. Kyuhyun memandangku heran “ada yang lucu?”

“Ya, Cho Kyuhyun. aku sudah berkonsultasi dengan Kang Uisanim. Obat yang ku minum sangat aman selama dalam dosis yang dianjurkan. Lagipula kau pikir aku tega memintamu menggunakan pengaman” dia sedikit memberengut sedangkan aku masih berusaha menahan senyum.

“tapi…” aku meraba kerah kemejanya lalu memandang seduktif “apa kau mau mencobanya?” godaku. Kyuhyun menghentikan tanganku yang masih dikerahnya lalu meletakkannya di pinggangnya “dengan pengaman? Cih, jangan harap” cibirnya lalu langsung melumat bibirku. Tangannya merengkuh pinggangku sedangkan tangannya yang bebas menekan tengkukku memperdalam ciuman kami. Kyuhyun melakukannya tetap dengan cara yang lembut namun menuntut. Aku bisa merasakan Kerinduan di dalamnya. Tentu saja terkahir kali kami berciuman saat di Venice.

Drrrrtt Drrrrt Drrrrttt

Aku mendorong dada Kyuhyun melepas tautan bibir kami secara paksa begitu merasakan ranjangku bergetar. Kyuhyun mendengus kesal lalu mengambil ponselku dan menjawabnya. “Ya!!” protesku.

“Wae?” jawabnya. Kyuhyun meraih tanganku yang mencoba merebut ponsel, lalu kembali meletakkannya di pinggangnya.

“…..”

“kami sedang sibuk. Nanti saja kau menelpon lagi” Kyuhyun langsung mematikan sambungan telepon dan melemparnya sembarang. Ia menyipitkan matanya menatapku sinis “Lihatkan. Dia menelponmu lagi. sebeneranya apa sih yang kalian bicarakan?” nadanya bicaranya sedikit ketus.

“jangan mulai lagi”

Dia mendesah lelah “karena itu. beritau aku apa yang kalian bicarakan eoh”

“hanya pembicaraan biasa. Seperti obrolan dengan teman. Kau tau”

“teman?” Kyuhyun tersenyum mencemooh “jangan bercanda. Dia bahkan sudah menikah”

“Kyuhyun-ah. Bagiku Donghae Oppa dan Leeteuk Oppa tidak ada bedanya. Bukankah aku sudah menjelaskannya padamu berulang kali”

“kau mana bisa menyamakannya Hyura-ya. Dia mantan pacarmu sedangkan Leeteuk Hyung kakak kandungmu. Lagipula apa kau harus selalu melapor padanya. sedang apa, dimana dan bersama siapa hah? Cih, kau bahkan tidak pernah begitu dengan Leeteuk Hyung ataupun aku”

“Cho Kyuhyun!”

“lain kali saat menerima telpon darinya jangan pernah menjauh dariku!!!” ancamnya lalu bangkit hendak pergi.

“kau mau kemana?” Kyuhyun berhenti namun tidak menoleh. Belum sempat ia menjawab dengan cepat aku ikut berdiri lalu memeluknya dari belakang. Aku tidak ingin perang dingin lagi seperti kemarin. Itu membuatku tersiksa. “aku masih merindukanmu” kataku pelan. Kyuhyun melepas tanganku di pinggangnya lalu berbalik. Dia mengecup keningku dalam “aku lebih merindukanmu” Kyuhyun kembali memelukku.

“Donghae oppa hanya sedang kebingungan menghadapi Chaerin yang sedang hamil muda. Ia butuh teman bicara. Donghae oppa tidak mungkin bertanya pada ibunya kerena mereka tidak dekat. begitupun denganku yang ingin tau perkembangan kehamilan Chaerin. Aku begitu penasaran dengan apa yang ia dan Chaerin rasakan. Kerena setidaknya kita juga pasti akan mengalaminya” jelasku masih di dalam pelukannya.

“aku mengerti” bisik Kyuhyun ditelingaku.

“Hyura-ya” Kyuhyun melepas pelukannya lalu mamandangku serius.

“hmm?”

“kau mau berkarir lagi?”

“Ne? Ke kenapa tiba-tiba kau menanyakan hal ini?” tanyaku bingung

“tidak apa. Hanya saja…. aku tidak bisa melupakan ekspresimu saat di Milan kemarin. Bukan pada apa yang dipamerkan tetapi siapa yang memamerkanya. Tatapanmu. Aku bisa melihat kau sedikit iri dengan mereka”

“aniyo. Aku tidak akan bekerja lagi. aku hanya ada untukmu. Seluruh waktuku hanya untukmu dan kita. aku juga sudah berjanji pada Aboenim” aku bisa merasakan kegetiran dalam ucapanku sendiri. kenapa aku seperti ini? bukankah ini sudah keputusanku? Tapi tidak bisa kupungkiri. Hatiku terlonjak senang saat bertemu penggemarku kemarin. Aigoo~ Park Hyura, kau sangat tidak Konsisten.

Kyuhyun menyisir rambutku lembut dengan jemarinya “sudah kubilang jangan mendengarkan orangtuaku atau ibumu. Ini pernikahan kita. lakukanlah apa yang ingin kau lakukan, sejak awal aku tidak pernah melarangmu berkarir sayang” perkataan Kyuhyun seperti membawa angin segar untukku. Kembali ke dunia Showbiz terdengar menggiurkan sekaligus mengerikan. Seperti kata Nammie, aku menikmati pekerjaanku. namun membayangkan scandal yang dulu sempat menimpaku hingga aku kehilangan janinku membuatku harus berfikir ulang.

“jangan terlalu serius dipikirkan. Pertimbangkanlah hmm” aku mengangguk setuju. “mau mandi?” tawarnya dan aku kembali mengangguk.

***

Aku mengerjapkan mataku saat merasakan cacing-cacing diperutku berulah minta diberi makan. Tentu saja aku kelaparan. Semalam aku tidak sempat makan karena berkelahi dengan Kyuhyun dan aku melewatkan sarapan juga makan siang untuk berbaikan dengannya. “kau sudah bangun?” tanya Kyuhyun serak.

“hhmmm” gumamku lalu menggeliat pelan.  “kapan kau bangun?”

“belum lama. Perutmu terus berbunyi” ujarnya sambil menahan senyum.

Aku mendengus “gara-gara siapa aku jadi kelaparan begini?”

Dia tertawa kecil “Mianhe. tapi aku begitu menginginkannya, kau tau” Kyuhyun mengecup bahu telanjangku. “Kyu, jangan mulai” erangku saat merasakan ciumannya mulai merambah ke leherku.

“tidak akan. Aku tau kau lelah” ia terbangun lalu mengangkat telepon di nakas meja sebelah ranjang kami dan memesan layanan kamar. Kyuhyun mengambil Pc tablet dari laci nakas, ia menyandarkan punggungnya pada kepala ranjang sembari menaikkan selimutnya hingga ke pinggang. Lalu dengan lincah jemarinya menari diatasnya, matanya pun terlihat sangat serius. Membuatku penasaran apa yang dikerjakannya.

Aku ikut terbangun dan mengintip ke arah benda tipis tersebut. Kyuhyun menoleh sambil tersenyum “kemarilah”ia melingkarkan tangannya disekitar leherku sambil membantuku memakai selimut untuk menutupi dadaku  lalu kembali memainkan Pc tabletnya.

“apa yang kau kerjakan?”

“melihat balasan Email dari Jino. kemarin aku mengirmkan hasil Meet Up dengan Investor” jelasnya tanpa menoleh. Dia terlihat sangat serius. Tidak perlu menunggu lama hingga bel Pintu menginterupsi konsetarasinya. Aku hendak bangkit tapi dia menahan tubuhku. “aku saja” Kyuhyun dengan terburu memakai celananya dan membukakan pintu. Ia terlihat kesulitan mendorong Troli makanan ke samping ranjang.

“kenapa tidak menyuruh pelayan saja?” Aku menggeser dudukku hingga ke pinggir.

“dan membiarkannya melihat istriku hanya terbalut selimut? Enak saja” aku hanya memutar bola mataku malas dan mulai menyantap kudapan di hadapanku dengan lahap.

“pelan-pelan Hyura-ya” Kyuhyun mengusap nasi yang masih tersisa di sudut bibirku.

“Kyu…”

“hmmm”

“aku ingin ke festival salju di akhir pekan ini. festival terkhir sebelum salju mencair”

“akhir pekan?” ulangnya. Aku mengangguk. “tapi kalau kita disini sampai akhir pekan, kita akan kehabisan waktu Hyura-ya. apa kau tidak mau mengelilingi Jepang eoh? Tokyo, Kyoto, osaka? Semua kota-kota besar itu?”

Aku menunduk berpikir. Yang dikatakan Kyuhyun tidak salah. Kami bisa saja kehabisan waktu.” Tapi aku ingin sekali melihatnya, eothokae?”

“begini saja. kau putuskan ingin kemana setalah ini dan saat akhir pekan kita akan kembali kesini. Tapi hanya untuk melihat festival. Bagaimana?” aku mengangguk antusias.

***

Aku hanya menatap bosan ke arah Kyuhyun yang sedang pamer kemampuannya. Ia sedang berSnow Boarding ria bersama papan seluncur. “dasar tukang pamer” Ia berjalan menghampiriku dengan nafas memburu. Terlihat kelelahan. “ayolah, masa kau hanya duduk disini saja”

“aku tidak bisa”

“aku akan mengajarimu”

“Shireo”

“ah Waeyo” keluhnya lalu ikut terduduk di sampingku sambil memangku Boardnya.

“aku bosan. Lebih baik aku kembali ke kamar” aku bangkit dan Kyuhyun manahan tanganku. Dia mendesah lelah. menyerah membujukku bermain olah raga salju. “Baiklah-baiklah aku akan menurutimu Madam”

Aku tersenyum penuh kemenangan dan menariknya kembali kekamar. Membereskan semua barang kami dan pindah penginapan. Selagi di Hokaido aku bersikeras ingin ke Hakodate, menikmati pemandian air panasnya yang terkenal.

“bukankah kita pernah ke pamandian air panas?” Grutu Kyuhyun saat di perjalanan. Kyuhyun menyewa supir dan mobil Hotel untuk mengantar kami ke Hakodate. “tapi itu di Hakone Kyu. Sekarang kita berada di pulau yang berbeda”

“apa bedanya? Pemandian air panas rasanya akan tetap sama”

“disini dingin dan pemandian Air panas itulah yang terbaik”

Kyuhyun tidak menyahut lalu mendesah dalam. Ia menarikku mendekat “ini tidak gratis!!kau tau”  ujarnya memperingatkan

***

Niatku untuk menikmati pemandian air panas dengan nyaman rasanya sangt mustahil. Entah dia balas dendam atau apa. yang jelas ia selalu menyerangku seperti saat ini. Kyuhyun terus mengecupi leherku. Membuat banyak tanda disana, tidak peduli dengan campuran belerang yang membasahi tubuhku. Well ini memang tidak gratis. Aku harus menurutinya selama berada di sini.

Aku meremas rambut basahnya menahan gejolak yang ia berikan padaku. Menggigit bibirku menahan desahan yang mungkin akan membuatnya semakin bersemangat. Sejujurnya aku kurang suka melakukan hal ini di tempat terbuka. karena saat ini kami masih di kolam pemandian air panas. Meskipun Privat, tapi tetap saja terbuka.

“kyuh..ahh.. se sebaikanya kita masuk”

“Wae?” bisiknya sambil menjilati telingaku dan terkadang mengigit-gigitnya.

“disinih…dingin” Kyuhyun tidak mendengarkanku. Ia malah sedikit menaikkan tubuhku. Semakin membuat tubuhku bagian atasku kedinginan Mengekspos dadaku yang tadinya terbenam di dalam air. Kemudian ia menjilatinya, bermain dengan puncak dadaku dan meremas bagian lainnya. “ahhh Kyuhhh….” aku kembali meremas rambutnya “disinih…benar-benar dingin ahh…” ia menghentikan aktivitasnya dan menurunkan tubuhku kembali. Membenamkan tubuhku ke dalam air hingga sebatas leher “aku akan menghangatkan mu hmmm” ujarnya sebelum melumat bibirku kasar dan sedikit bernafsu.

Ia terus melumat bibirku dan aku membalasnya. Membuat ciuman kami semakin dalam. Lidahnya menerobos masuk kedalam mulutku, bermain-main dengan lidahku dan langit-langit mulutku. Kurasakan tangannya tetap aktif meremas dadaku di dalam air. “Kyu, kita pindah eoh” pintaku lagi saat ia melepas ciumannya.

“waeyo? aku suka disini” ujarnya menggoda masih sambil memimilin atau bahkan menarik-narik kecil puncak dadaku  sedangkan aku hanya bisa menggigit bibir manahannya.

“Kyuhyun-ah” kali ini lebih memelas. Ia mendesah, sepertinya ia tidak akan tega. “kau selalu menang Hyura-ya”keluhnya. Lalu mengangkat tubuhku masuk kekamar melanjutkan aktivitas kami.

~

“berapa banyak pil yang sudah kau konsumsi?” tanyanya dengan tubuh setengah berbaring sambil memainkan rambutku. Sedangkan aku terbaring sambil menutup mata.

“entahlah, aku tidak menghitunganya” sahutku asal. Aku terlalu lelah untuk berpikir.

“kau memperhatikan dosisnya kan?”

“hmm”

“masih meminum obat penenangmu?” aku menggeleng

“kau masih gelisah setelah malakukannya denganku?” tanyanya lagi. aku kembali menggeleng.

“kau mengantuk?”

“ani”

“lelah?”

“tentu saja” Kudengar ia tertawa kecil

“sayangnya kau harus membayar biaya perjalanan dari Sapporo ke Hakodate Nyonya Cho” aku membuka mataku lalu meliriknya sebal. Ia kembali terkekeh “aku bercanda. Tidurlah” ucap nya lembut dan menngecup keningku dalam. “aku mencintaimu” bisiknya lagi sebelum aku menutup mata. Membawanya hingga ke alam bawah sadarku

***

FIN

akhirnya saya bikin FF Actress and Marriaege lagi hahaha

ceritanya maksa ya? emang

ga dapet feelnya? emang

tp saya nekat buat nge post *ketawa setan.

tapi mudah-mudahan masih bisa dicerna sama reader dengan FF absurd ini ^^

 

Tulisan ini dipublikasikan di Fanfiction dan tag , , . Tandai permalink.

181 Balasan ke Actress And Marriage [Crush Honeymoon]

  1. Ayunie CLOUDsweetJewel berkata:

    Untung ya konfliknya tidak berkepanjangan. Aku kira mereka bakal bertengkar hebat. Tapi tapi tapi, itu adegan di pemandian air panas kenapa pendek banget. Kentang. Wkwkwk..

  2. haekyura berkata:

    Kyaaaaa~ puaass setelah kangen liat pasangan satu ini akhirnya author baik hati buat ff mereka lg hihi. Daebak lah pokoknya dan aku jg mau tunggu sampai hyura ‘hamil’ semoga ada sequel lg ya chingu ^^

  3. dwie1202paturusi berkata:

    nga nyangka ada postingan bonus nya. thx. kl masih ada tetap nunggu, masa cherin aja yg hamil hyura nga.

  4. Hyejin berkata:

    huaaaaa…… so sweeet kyura….. untung pertengkaranya gak lama….. kangen sama couple ini… semoga ada sequel lagi lagi dan lagi ampe mereka punya anak…. huh pkonya gak bosen deh sama ff ini…. keep writing eon…. Fighting!!!!!

  5. Yuni berkata:

    Trus kapan hamil punya anak ea klo bulan madu terus hihihihihi pengen tau gmn reakksi cho kuhuyun tau hyra hamil dan yidam…

  6. mira_MM berkata:

    waaahhhh…d saat mati lampu untung km ngepost ni fanfic jeonghoon..hahahaha
    syukurlah mrka berantemnya ga lama2 bgt ya..

    tp sayang jg hyura ga mau pny ank skrg..ya ya..
    wajarlah klo trauma..
    btw chaerin dh hamil aja..

    sip d tgg karya sljtny.. ^^

  7. tyafeya berkata:

    suka suka sukaaaaa

  8. entappi berkata:

    aaaaaaahhhhh sweet bgt cho kyuhyuuuunnnn aku gakuat huhuhu seru ihhh harus teru berlanjut hahhaha fightinggg

  9. krisaddelyn berkata:

    yey! Pasangan favorit

  10. idid berkata:

    oh ya ampun romantisnya >\< sequel lagi thor~ keep writing!!

  11. Bagus koq thor, ceritanya ringan meskipun begitu feel konfliknya lumayan ngena juga. Yahh lanjutkanlah. Yg my brother’s girlfrien ya kalo ga slah judulnya?? Itu lanjut dong.. 😀

  12. Jungessica16 berkata:

    lanjut thor ahha,, suka bgt sama couple inii, squel lagi squel lagu ^^

  13. Robinxhinkyuarchibald berkata:

    Kyuu klo marah mnyeramkan… Pi untg sii mslh’a bsa slesai dgn baik2.. Miss hoon bkin hyura hamil dund.. Wktu itu hyura hamil kan kyu ga tw.. Pnsran ma sft kyu klo tw hyura hamil trus gmna skap kyu klo dah pnya baby..
    Dtggu ff actress n marriage slnjt’a.. Fighting

  14. nurul berkata:

    Huaaaaaaa betapa senang’a trnyata ada kelanjutan’a lagiiiiii….
    Makin sosweat aja kyuhyunn…
    Huaaa jadi terharu…
    Lanjutt ya onnie..
    :* :* :* ({})

  15. marion berkata:

    Hai hai saya reader baru,,,,
    Thanks bgt buat author yg uda buatkan sequel lanjutannya suka banget sm ff ini, ijin baca-baca ff yg lain ya hihihi….

  16. Fadilah umy berkata:

    Hohoho bgus kok thor,ada lnjutannya lg kan?

  17. ninepisces berkata:

    kyu nakutin… untung hyura bs sabar…
    baguuusss!!!!
    ditunggu sequel yg lain yahh…

  18. Alfi cho berkata:

    kangen banget sama kisah mereka emang. kalo urusan sama Kyuhyunyg curigaan + ngambekan emang ribet ya. tapi cinta sih ya, mau gimana lagi? Kyuhyun akhirnya introspeksi diri. seneng deh mereka baikan dan semakin mesra. aku doain bisa dapet baby ya 😉 dilanjut ya.xixixixi

  19. Cho handa berkata:

    Ihhh ahjussi kyu kalau bayaran tiap liburan gitu aku jamin Hyura cepat hamil hahaha…

    Part di pemandian air panas itu yg super Buar Gerahhh… ahhh… ulang lagi ulang lagi XD

    Bagus padahal thor crtanya. aku suka si lihat kyu cemburu gitu,terus suka lihat dia balas dendam dengan cara yg beda dari yg lain hahaa…

  20. mira_MM berkata:

    Jeonghoon..ak baru kepikiran sesuatu nih..
    hmm..andaikata,,ini andaikata lho..km pingin ngelanjutin ini FF mgkn km bs ngelanjutin crita hyura yg balik jd artis. secara td km menjabarkan hyura galau sm omongannya sendiri pas kyu bilang dy ksh izin hyura jd artis lg. secara judul ff mu kn actress n marriage..
    jd mksdku km bs deh tu ngebangin crita ketika hyura mutusin balik jd artis lg plus soal ank itu.
    yah gitu deh kira2 hehehe
    btw My Mysterious Girl ga ada sekuel?

    • miss hoon berkata:

      Yupz makasii sarannya
      Nanti aku pikirin N kembangin ^^
      Bwd my mysterious girl nya saya Ga janji loh
      Cz menurut saya endingnya udh pas kaya gtu
      Hehehe

  21. Camet^p% berkata:

    Nga bosen nih baca actress and marriage nih
    Bagus thor

  22. trichelsea berkata:

    akhirnya keluar kagi couple ini.. ahh,, kangen berat sama couple ini.. kangen sekangen kangennya kangen.. hahah.. 😀
    sering” dibikin bonus ff soal couple ini ya., jangan bosen.. hehe.. fighting!!

  23. vievie berkata:

    hooo..ad sequelny lg

    sperti biasa msalh kecil bsa jd besar untuk pasangan ini but mereka bsa ngatasin dg baik^^

  24. amber berkata:

    Wah gomawo authoe sdh bersedia menuangkan ide menulis ff ini lagi. . . Suka bngt sama pasangan ini dn cerita kehidupan mrka. . . Bkn lg dong smpai hyura pnya keluarga kecil dng kyu

  25. abrian berkata:

    Keunggulan ff ini terletak di konflic yg muncul dlm pernikahan mereka, walauoun mereka bertengkar mereka selalu pnya cara untuk intopeksi diri, dn saling meminta maaf dn belajar sesuatu, sk gambaran karakter hyira yg di buat penulis, wanuta muda yg seharusnya penuh dngn ambisi, to di gmbrkan dewasa dan senantiasa memahami posisi dia sbgai seorang istri, jk ingin melanjutkan cerita pasangan ini, mungkin bs buat hyora back again as actres dn jd seorang ibu, kmudia konflicnya bs diambil dr situ, wanita muda dngn karir yg gemilang dan di hadaokan dngn kewajibanya sbgai ibu dan ustri. . Sekedar saran . . Tp untuk ide cerita di part kalu ini idenya briliant bkn hyora sdkt galau dn kyu dng skp arogan dan overprotectivenya. . . Dn cintanya buat hyura bkn part ini jd sangat sangat menarik. . . Gomawo untk idenya

  26. Eka berkata:

    Kyaaaa KyuRa couple balik lagi..
    Jadi penasaran, dg lanjutan..a
    heheh…berarti ini sebelum KyuRa punya anak eah?? Kpan nich FF yglain d.lanjut??? #KeepWriting!! 😀

  27. Risya-Arfe berkata:

    wah… bonus ya…
    kasian bgt hyura sampe berbekas gitu pasca kegugurannya..

    aku mau baca kalo mau dilNjutin loh-
    sampe chaHae punya aegy atau kyura-nya… 😀

  28. Diana park berkata:

    Awalny msh meraba2,mereview cerita kmrn akhrny dpt jg..kyu cemburuan bgt sih…trims y thor, ni bagai oase he..

  29. choiseunghyunwife berkata:

    Cerita couple ini keren chingu, gtau knp slalu suka ama couple ini hhihi :p
    Tp kurang puas sebelum hyura nya hamill :p
    Tp okee ko, ff mu emg slalu oke ^^
    Terusin terus ffnya yaa chingu, hwaitinggg ^^ 😀

  30. Esa Kodok berkata:

    q kira hbs ini mrk pny baby. tp masalah yg diangkat q suka. bnr2 real critanya n g maksa

  31. mio berkata:

    Thor, lanjut donk.. Hhehehe..

  32. mizfy berkata:

    Ƌk̶̲̥̅̊υ̲̣̥ tunggu sequel berikutnya..

  33. sikyuh berkata:

    hadduuh gemes bngeeet ma ni couple ^^
    konfliknya bkim gregeet >.<
    #ittu smpet2nya ada part nc..pdahal nungguin..wkkkkkk (otak yadong)

  34. deenachoi berkata:

    ih syerem waktu kyu marah pas tau hyura consume obt, takut” untung cpt baikan

  35. ldyesungkim berkata:

    konfliknya cukup sih thor menurutku apalagi tempet-tempat honeymoon nya hehe bikin hyura hamil dong thor biar kegilaan couple ini terus berlanjut ^^

  36. sparkyura berkata:

    aaaaa akhirnya ada ff pelepas kerinduan wkwk aku sukaaaa tapi ya itu kyuhyun gabisa nyembunyiin emosinya seruuuuuu

  37. pertengkaran yang aneh dan cara baikannya pun aneh pula ni mereka berdua saling suka tpi cara berfikir mereka kayag anak kecill,,,
    tpi anehnya malah aq ketawa gara* tingkah mereka berdua,,
    pengen liat hyura ama kyu punya bayi lanjutin ampe pnya anak dong,,,

  38. Nisa berkata:

    Ditunggu after story yg selanjutnya 🙂

  39. hinata berkata:

    Wkt bc judulnya dh ada firasat bakal ribut2, eh bener v untung g berkepanjangan.
    D tunggu moment mereka lainnya
    😛

  40. ChoCho berkata:

    teruslah membuat pasangan ini berantem, baikan, dan berakhir romantis
    saya bukan emak Kyuhyun, tapi denger mereka akur lagi jadi ikut seneng. kikikik*ketawa nggak jelas*
    jangan bosen bikin ep ep pasangan ini..
    good job
    love it!!

  41. Caemayyasmine Yeojaexo berkata:

    Keren,,thor .typo’a gak ada kok,oh ya kenalin reader baru .caema imnida

  42. jangrihyun berkata:

    waaah… aku penggemar actress and mariage-mu miss hoon. lanjutkan lagi aja. bagus kok. dan aku g bosan sama kisah mereka^^

  43. myeon myeon berkata:

    Hallo, hai, annyeong 😀
    Ini pertama kalinya aku berkunjung ke blog ini, dan langsung disuguhin ff ini, aku emang baca di blog ff funwithfaanfiction dari awal sampe after story nya,tadinya mau iseng sapa tau ada ff lainnya, soalnya aku suka sama bahasa author yg dipake di setiap ff nya, simpel tapi tetep ngena, heheh
    Ada sekuelnya lagi kah? Okedeh, aku mau ikut nunggu lanjutannya boleh?
    Eh ya, salam kenal 🙂

  44. kyurang berkata:

    Sayang banget pas di eropa malah berantem .. Cepet hamil doong

  45. dewi asrianti berkata:

    Waaah aku baru baca ff eonnie sekrang nih…. Maklum baru uas *curhat. Seru eon. Gasabar nih nunggu sequel saat ada baby cho aaaaaaah. Hyura cepet punya baby cho ya wkwkwwkw

  46. Hanami berkata:

    Keren q ska konflik nya

  47. Kang yoora berkata:

    Annyeong aku reader baru ,lg nyari” ff yg brgenre married dan castnya si kyuhyun ,gak tau nya nyasar ke sini 😀 , tapi aku kagak nyesel ,sumveh “V” ,ff mu keren2 thor , ahhh aku izin obrak-abrik blog mu ya 😀

  48. astrihasan90 berkata:

    aaaaaaah envi banget ama hyuraaaa 🙂
    Ini squelnya keren baanget 🙂

  49. mrs.park berkata:

    annyeong^^
    author aku NR 🙂
    lg search ff kyu eh terdampar disini(?) tapi bener2 gak nyesel ,ffmu sepertinya bagus2 ,izin ubek-ubek(?) blog mu yaa 🙂

  50. marly berkata:

    Dapet kok feel nya… 🙂
    Itu sih kyu cemburuan amiitt..pdhl kan donghae oppa ud nikah dan bentar lg mau pnya anak..
    Tp syukur deh kyu sama hyura baikan lagiii..^^
    Kapan nih mereka pnya bayi?? Semoga ada lanjutan nya lagi yahhh.. *ngareep

  51. nayy berkata:

    Sepertinya ini masih gantung,,,, bikin sequel lagi dong 😀

  52. muiiy berkata:

    haha cerita ini ga ada abisnya, selalu sukaaa, actress and marriage itu favorite aku thor *_* hihi, ditunggu ff lainnya 🙂

  53. imk berkata:

    kkkk.. nda papa thor
    asik ny xD
    buat lgi sequel ny ne thor 😀

  54. shin minrin berkata:

    Eonn ayo yg semangattt biki nya… Bikin squel ƪäǥȉ…. Hehhe… Cerita nya seru bgt.. 😀

  55. niza berkata:

    Ahirnya Actress and marriage dengan tema lain di publish
    Kyuhyun lucu deh cemburunya, pdhalkan hyura cuma ngomong biasa aja ya wlopn hyura jg slh krna mnum pil pencegah kehamilan tnp ngmng sma kyuhyun
    Ayo kyu smngat bbikin hyura hamil,
    Gimana ya reaksi kyuhyun st nnti hyura ngasih tau kalo dia hamil
    Hyura ngidam apa ya ntr
    Trs Kyu bakalan over protective gk yah
    Ff nya bagus banget kq thor, ditunggu actress and marriage dgn tema berbeda laiNnya

  56. DewiChaki berkata:

    Ad typo dkit thor 😀 akhirx ad sequel lg ^^ kecewa sih trnyta hyura ngonsumsi pil pncegah hmil U.U sequel lgi dong :3

  57. tiwi berkata:

    kayaknya ff ini masih membutuhkan sequel deh. hahahaha

  58. syihyun88 berkata:

    bgus bgus ;D

    kalo ada next squel malah lbih bgus hahaha (ketawa setan breng kyu)
    semangat buat author

  59. prahezty berkata:

    sequel.sequel, sequel .
    hehehehe .

  60. GaemGyu berkata:

    Dapet kok thor feelnya,ngefeel malah.aku suka bngt sama ini actress and marriage

  61. Aristyana berkata:

    Hosh..childish tapi pengertian
    kyu oppaaaa^^

  62. kaniss berkata:

    annyeong (bow)
    saya new readers disini,mian baru komen di part yang ini soalnya sibuk baca ff yang actress and marriage nya,hehhe

    keren deh ff nya,bikin penasaran aja jadi pengen baca yang lain.

    keep writting author
    semangat!!!

  63. yua berkata:

    ditunggu cerita berikutnya 😀

  64. dinnur berkata:

    annyeong aku baca ff actress and marriage di FWFF
    suka bgt waktu tahu ada lanjutannta lagi, buatin lagi ya cerita tentang couple ini

  65. kyuyulwon berkata:

    Kreeeennn….bkin sequel lg ..yg happy gitu ..hyura hamil

  66. Sequel lagi sampai mereka punya anak haha
    jangan kalah sama ikan ihiw
    nice ff

  67. Rhuky93 berkata:

    hahhahahahahaa.. suka.. lucu n emoi sendiri,,bisa ngotak atik perasaan,,bagu seperti biasanya..

  68. Laila_sani berkata:

    Need sequel, bikin Hyura hamil dan ngidam aneh-aneh…hahahaa xD
    hwaiting thor 9^_^)9

  69. nurul hidayah berkata:

    semangat thor bikin sequel nya 😀 aku suka banget sama ff ini hehe

  70. Kokaihi berkata:

    Ini msih btuh sequel. . .d tnggu lnjutan’a. . .fighting

  71. wiwied_chan berkata:

    wah.. seneng deh ada sequel ff ini lagi. ^^
    semangat yah, chingu. 🙂
    oh ya kok aku buka blog funwithfanfiction ny nda bisa ya, chingu?

  72. dwieisna berkata:

    Kayaknya harus ada lanjutan lagi nih thor #evilsmirk

  73. Eunrim berkata:

    Aku masih pengen sequel lagi thor. Masih membekas e ff actress and marriage.

  74. hyekyu berkata:

    wahh akhirnya ada lanjutannya juga..pertengkaran mereka bikin gregetan,dan Tuan Cho yang tampan itu sangat mesum -_-

  75. maria berkata:

    sweet need sequel 🙂

  76. fazriyah berkata:

    Aku baru bacaaa 🙁 dan baru berkunjung lagi..
    selalu ada konflik diantara mereka , walau mereka lg bulan madu hahaha..
    Tadi aku liat ada ff baru.. Mau baca ah, haha:D

  77. prileyy berkata:

    ini masih belum end author.
    ending nya pokoknya harus bener2 jelas dan happy ending. biarpun saya agak ga rela kalau seorang evil kayak kyuhyun yg dosanya kebanyakan itu hidup bahagia

  78. meytakyu berkata:

    annyeong, aq reader baru d sini, salam kenal y eonni. Cerita seru banget, kalau ada sequel nya lagi pasti makin seru deh..:-) d tunggu y eonni buat sequelnya. Fighting!

  79. dian pertiwi berkata:

    ini kren kog eon. daenak.
    bkin as nya lgi ya eon ditunggu.
    fighting eon..

  80. khunong berkata:

    kereennnn tor.. sebenernya bete juga sama hyura.. tp untung deh akhirnya baikan.. sequelnya lg dong torr

  81. Dianaa berkata:

    Daebakk aku dapet banget kok feelnya eon.. Kyu nya lucuu, dia cemburuan banget haha

  82. Chariztha berkata:

    yahhh min… kira in part ne kyu hyura mpe pny aegi. .. 🙁

  83. choi yeon woo berkata:

    ah kyu cemburunya mengerikan,sampe ngediemin. ..tpi tetep seru

  84. novanofriani berkata:

    Lagi baca ulang. Dan sama, mau mintak squel squelnya lg kkk tpi kek nya lbh pantes di blg after story deh. Yah thor yah

  85. EsaKodok berkata:

    bener2 q setuju ma reader yg lain..mau mnta sequel lagi
    hahahahah
    tp bener y
    kalo sudah berumah tangga semuanya berubah
    aku tny temen2 ku apa enak semua hal yg dulu bebas kita lakukan sekarang dibatasi >?
    mereka blg la;o semuanya diniati dengan iklhas dan karena semua semuanya terasa menyenangka

  86. raysa pellman berkata:

    nice ff:)

  87. Lhala maulida berkata:

    Again again. me always waitting your ff next part kyura moment . Hua lagi daebak ga terlalu hot jangan lama lama

  88. hyunsoo28 berkata:

    Ternyata ini mini series gitu yah thor, yaaahh harusnya aku baca dr awal dong :”
    Iiihh bgs bgt sih, bacanya bkn perasaan campur aduk, ga karuan

  89. YeKyuwife berkata:

    Bagus thor aku suka cuman aku bingung ada beberapa dialog yg gak ada Pov nya.. jadi bingung itu dialog nya sapa dan hal kayak gith bikin feelnya ngilang, terus tanda baca nya juga perhatikan.
    tapi terlepas dari semuanya ff ini keren kok aku ska banget.. keep writing thor

  90. arsyie layurea berkata:

    akh,,,ini benar2 pembahasan tntang masalah kluarga,,,komunikasi memang penting!!!!!!akh,,,,apa author sudah berkeluarga,,,,???
    kalo saya sudah,,,,saya juga sudah punya anak.dia permpuan,,,dan apa kau tau???rasanya aq masih bermimpi memiliki malaikat kcilku,,,apa lagi saat melihanya tersenyum/mnangis,,,seolah mimpi q bnar2 terwujud!!!!

  91. maulid.diyah berkata:

    Eon sequelnya lagi dong, kalo bisa sampek kyuhyun punya anak..

  92. lee khom berkata:

    bgs kok.. meski sering berantem kkkk

  93. tiwiw berkata:

    akhirnya nemu juga lanjutan ff actress and marriage
    kyknya yg ini masih butuh sequelnya deh
    suka ama alur ceritanya ^^
    kalau bisa bikin cerita sampe hyura nya hamil, bikin kyu kelimpungan karena hyura ngidam yg aneh2 hheee

  94. uchapucca berkata:

    maaf thor bru koment, keasyikn bacanya.. kerent bget ceritanya, sequel lg donkk..

  95. uchapucca berkata:

    masukn buat thor, lnutn sequelnya hyura hamil smpi ngelahirin donk…
    n MBG.nya secepatnya d publis next partnya

  96. Huhu berkata:

    Snng dehh sma crtnya, aku ska eonni…
    In msi ad sequelnya kan eon?? XD

  97. Cho Raya berkata:

    .bagus bener bener baguss
    pokoknya suka lahhhhh

  98. Rasty Resty berkata:

    Aq lupa udh pernah komen dsini apa blm.. Yg jelas aq udh bc actress and marriage di sujuff dan bc ulang lg disini plus after storynya.. Hehehe dan rasanya puas bgt udh bs bc lg..
    Klo ga salah awalnya maincastnya donghae ya?? Tp bagus sih jadi Kyu soalnya karakaternya cocok sm Kyuhyun bgt.. Feelnya Kyuhyun sekali..

  99. arselli_ berkata:

    ini keren loh… dilanjut lagi dong T^T please….. sayang klo cuma sampe sini aja. at least,sampe mreka pnya anak gitu

  100. shinmin berkata:

    Dari cerita awal feelnya uda berasa banget. Bener nener beruntung bisa ketemu sama blog Hoon-ssi.
    Gomawo Hoon-ssi.
    Author Fighting!!

  101. Tantri berkata:

    Bikin sequell lagi thor hehe sumpah keren bangett !!

  102. lily berkata:

    Asdfghjk… romantiiiss… bener dah baca nih ff dri part awal smp akhir cuma 1 kata romantisss… mskipun ada beberapa konflik atau apapun.. gk tau kenapa rasanya tetep romantisss….
    daebakkk thorr!!! ^^

  103. Lj berkata:

    wow.. hyura aku juga ikut kecewa kayak kyuhyun hahaha siapa yang gak kesel kalau nggak dipercayain padahal orang terdekat hahaha

  104. fishygirls berkata:

    Sequel lagi dong thor sampe hyura hamil kkkkk~udh terlanjur cinta sm ff ini :* smg di kasih sequel lagi .-.

  105. hyuninyeseong berkata:

    haaah suka banget karakter cho kyu! Yaah walaupun rada jengkel, dia gampang marah gitu ck

  106. dayu oka berkata:

    waktu hamilnya belum kak

  107. vievieevie berkata:

    sukaa…romantiisss bgt ..
    konfliknya masuk akal…
    sequel lagii chinggu… puppy eyes..

  108. aina fitria berkata:

    Bikin sequelnya lagi dong chingu
    sampai hyura’a punya anak…

  109. Jizah berkata:

    Sequelnya dong thor,, walaupun udah baca berkali-kali tettapi tetap pengen baca lagi
    pliss buat sequel lagi thor sampai mereka punya anak

  110. dian012408 berkata:

    astaga, suka banget sama cara mereka menyelesaikan masalahnya. jinjja, mereka romantis banget.

  111. mayang berkata:

    Gila aq baca ff nie dr pagi sampe sore dan sampe hp ku lowbet 😮
    ceritanya bener” seru sampe gg rela bwt selesain baca.a^^
    pokok.a aq menyukai nya sangat suka >.<

  112. RinnaCS berkata:

    huaa daebak thor , keren , romantis bgt , sequelnya lgi dong hehe 🙂

  113. Keren athournim..
    Sequelnya romantis. Bikin sequel lagi yoww.. Haha

  114. Liu Han xian berkata:

    Thor,, nambah sequel.a hyo?
    Ciamik cerita.a nih 😉
    Kayak.a seru kalo sequel.a nyeritain masa-masa Hyura hamil dan ngidam. Tapi, yang ngidam.a Kyuhyun bukan Hyura. 😀

  115. akim03 berkata:

    jujur thor aku sebenernya gak suka sama ff nc tapi entah kenapa ff ini tuh beda sama yang lainnya lebih mentingin alur ketimbang ncnya, ditunggu squelnya ya thor 🙂

  116. Vivian berkata:

    Yaampun aku suka banget ceritanya.. Buat lgi thor yang daebak trs klo bsa sampe 10part mungkin lebih hahaha xD sumpah thor ini ff yg daebak yg pernah diiriku baca TT^TT buat yg lebih daebak trs partnya banyak + sequel + part tambahan dong thor *aduhgila :v sumpah thor daebakkk!

  117. Vivian berkata:

    Yaampun aku suka banget ceritanya.. Buat lgi thor yang daebak trs klo bsa sampe 10part mungkin lebih hahaha xD sumpah thor ini ff yg daebak yg pernah diiriku baca TT^TT buat yg lebih daebak trs partnya banyak + sequel + part tambahan dong thor *aduhgila :v sumpah thor daebakkk!daebak bngtzzz

  118. lovey denalisa berkata:

    ada jelanjutannya gg..??? q suju merreka di ff ini

  119. iea berkata:

    aku kira hyura g tertekan dgn keguguran anak pertamany..g twny dia sampe harus minum obat penenang..tp untung dia bisa sembuh..

  120. novanofriani berkata:

    Eonni tambah squel lagi doooong

  121. risna wati berkata:

    ciye2 lagi honeymoon

  122. allyn berkata:

    ini ga maksa.. sumpah keren beneran ..
    aaa kalo buatin yg lain actress n marriage jg gpp ko author-ssi 😉 sampe hyura hamil, kyura punya anak, juga 😉
    kyura nih bner2 kaya anak kecil yg lg labil2nya.. masalah kecil dibuat marahan kkk tapi aku suka baikannya #plakk
    weh.. haerin mau jd ortu nih.. kyura harus ikutin jejaknya nih..
    dan sepertinya hyura emang anggep hae sebagai oppanya dr dulu.. tp cho selalu aja cembokur kkk~
    ditunggu ya cerita lain actress n marriagenya .. <3

  123. hana kristina berkata:

    Sukaaaaa sekali dengan pasangan ini!!!
    Semakin hari semakin mesra aja pasangan ini. Gak nyangka kalo donghae udah nikah dan mau punya anak. Tuan Cho jangan mau kalah sama pria kampungan pendek tapi tampan itu!! Haha 🙂 ditunggu after story yg lain ya kalo ada hehe :p

  124. ranti berkata:

    AAAAAAA SUKA BANGETTTTT

  125. seokyunnie23 berkata:

    sequel berlanjut seru lohhhh…. jd buatlah lagi sebanyak2 nya…. kekkekekekkekekek #ketawasetan plak

  126. alviaaputri berkata:

    sequelnya sweet ^^
    aku malah pengen liat hyura hamil dan ngidam kayaknya seru deh liat kyu kelabakan hihi

  127. Mingkyu berkata:

    lagi thor lagiiiii…..
    sequel lagi thoooor ketagihan nih 😮
    sukaaaaaa

  128. Lulu berkata:

    Seru ffnya thor wkwk tapi kirain endingnya ntar kyuhyun sama hyura punya anak

  129. Femilda nengsih berkata:

    Kak pas hamil dong biar makin seru

  130. Lee kyuhee berkata:

    Swit swit lah buat kyura

  131. Sila berkata:

    Kyaaaaaa thorrr gak bisa bilang apa2
    ffmu baguss banget 😀

    mian aku komen di part akhir XD
    harus ada seque nih,, sedikit kecewa sama hyura yang gak mau hamil lagi,, 🙁
    gak rame kalo blm ada little Cho 😀

  132. VynnaELF berkata:

    Omo kyu ganas amat! Wah, donghae duluan tuh yg bkal jadi ayah, ayo kyu! Fighting!

  133. dongrim berkata:

    wah ternyata msh ada lanjutan toh, untung aku jalan2 jadi ikutan bc d, wu….bermain sedikit di ruangan terbuka, tapi tetep lanjutannya di kamar, ayo dong buat lagi pas mereka dpt kabar bahagia, lanjut

  134. aidennishy berkata:

    hyura pasti punya alasan yg kuat buat ngelakuin itu kyuhyun :’ bener kan, dia itu takut kelak janinnya bakal ilang (lagi) :’ haahh, smoga abis ini pertengkaran mereka yg biasa-biasa aja dehh, yg ga mengandung unsur lama-lama

  135. oliph kholipah berkata:

    Hahahahahah.. dari part 1 sampe yg terakhir ini kerennnnnnn.. sukaaa bangett sama ff ini.. lucu, tegang, kesel, sakit hati, enghhh, nc’a aduhhhhh kacau.. hahahahhaha 😀 tapi masih gantung ceritanya kaa. Buat sampe ceritanya mereka punya baby dong kaa. Truss chaerinnya gak ada kisahnyaa yya ka ?

  136. kyura8891 berkata:

    aku kangen sama couple di FF ini huweeee..:( pengen tau pas mereka udah punya anak nanti..:3

  137. Yoon Hyemi berkata:

    hyura belom hamil lagi.. Jadi belom selesai dong..
    Hahahaha.

  138. hankims_ais berkata:

    Ugh puanass,,

    Part Ini maksa thorr absurd#ditendangauthor

    Mian..

    Next sequel’a blom ada lgi ya thorr??

  139. Lia puspita berkata:

    Konflik nya seru dan kyuhyun nya juga sweet banget deh,jadi pengen liat pasangan ini punya anak deh.
    Aahhh i need sequel nya lagi thor

  140. ChoHyura96 berkata:

    Wkwk
    Aigooo NC 17 kah ini?
    Keren unni, aku uda pernah baca NC21 buatan unni dan weh itu bagus banget
    Jadi kalo mau buat sekuel lagi, dikasih enceh21 sekali-kali kagak napa2 kog unn :v
    Peace love and gaul (?) wks #Readers Yadong Koplak
    Akhirnya bener-bener selesai buat baca ff ini,
    Bela2in dijalan pas mau sekolah baca, mau tidur baca dan bangun tidur pun jg langsung baca
    Akhir kata saya mau mengucapkan terimaksih banyak buat unni yang telah ngebuat ff keren ini yang telah menemani saeng #Jinjaa Lebay Akut
    Wkwkwk /ketawa setan/
    Hihihi
    Keep writing ditunggu ff lainnya 😀 #re : Rache part 10
    Maap kan ane yang cerewetnya masa ampun ya unn 🙂
    Tunggu komenan saya yang mengganggu di ff lainnya! Nantikanlah :v
    Byebye
    #author : geleng2 kepala
    Hihihi

  141. Yutika berkata:

    Kapan ya Kyu punya baby dari Hyura ???
    (*¯︶¯*) squel lagi bisa kelesss… he he he

  142. nia kurnianti berkata:

    thor,, ini bakalan lanjut lagi nggak,,??
    aku benar benar berharap cerita mereka punya anak,,
    bagaimana kyu direpotin karna nurutin ngidam istrinya,,,,

    ngebayangin anak mereka yang lucu,,heheh
    ok,, author,, semangat nulisnya

  143. Ping-balik: REKOMENDASI KYUHYUN’S FANFICTION | evilkyu0203

  144. Fahmi "kashira" cho berkata:

    aku tidak menyakngka hyura mengonsumsi fi pencegah kehamilan,
    huufff berharap akan cepat dapat baby,,, kenapa sih hyura…

    eonni pokoknya sequel lagi smpai hyura dn kyuhyun dapat babynya, di tunggu yahhh ,,,, hehe

  145. Ky berkata:

    ah mereka walaupun sering bertengkar tapi langsung berbaikan suka

  146. jungie28 berkata:

    Aku pengen denger berita kalo hyura hamil trus sampe melahirkan. Di tunggu next sequel nya yaa kalo bisa

  147. Babyniz137 berkata:

    Verry nice dan akan tambah bagus lagi kalo ada sequel lagi haha~
    Perasaan setiap niz komen, pasti ujung2 minta sequel hehe~ maklum y reader baru,baca ngebut dan cuma sempet komen dipart akhir yg dibaca *sorry

  148. nambah squel donk,, keren bgt soalnya
    romantisnya minta ampun

  149. alviegyu berkata:

    Oke, awalnya ada konflik dan akhirnya ada konflik juga diranjang(?) XD

  150. just fia berkata:

    akhirnya happy ending walaupun jalan yg mereka lalui ga selalu mulus.. ga nyangka kl hyura bisa sampe kena trauma begitu… ga setuju sama sikap hyura yg nutupin semu yah walaupun itu untuk kebaikan bersama… tapi namanya rumah tangga maksud baik ga bicara sama pasangan biar mereka ga khawatir malah bikin salah faham…. suatu hubungan itu yg mendasari nya adalah komunikasi dan kepercayaan..

  151. Tatik berkata:

    Msihhhhh aja suka bertengkar.. Hihiiihiii

  152. Jung Hyo Won berkata:

    hahahah, kyuhyun kekanak kanakan banget kalo marah lucu. mereka marahan terus ya hahaha, kyuhyun takut banget kehilangan hyura. pada hal aku pikir endingnya hyura hamil lagi tapi ternyata nggak, nggak apa lah

  153. leebee berkata:

    Kalau ada sequel atau part lainnya…. Aq tunggu dgn stia…. Aq pingin moment hyura hamil n kyuhyun kbingungan dgn cra ngidamnya hyura…Hahaha… Selalu seprti biasa tulisan miss hoon manis bgt… Sampai aq bacanya brbunga2 sndiri…

  154. choi sena berkata:

    feel nya dapet utk peran hyura
    sangat menjengkelkan dan egois

  155. Park ni young berkata:

    Aq kira ending nya sampai mereka punya anak ternyata nggak, walaupun begitu tetep keren koq ceritanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *