You're My Only One [Sequel Don't Remember Me]

3087541177_1_3_bBAD7SzV

Happy Reading N Sorry For Typho ^^

***

Keramaian orang yang berlalu lalang, kebisingan suara-suara benda maupun manusia tidak membuat gadis itu terganggu. Hyura seperti sedang berada di dunianya sendiri, bagi gadis itu waktu seakan berhenti. Potongan-potongan puzle kehidupan seolah kembali dengan sendirinya seperti magnet yang menarik-narik.

Hyura membekap mulutnya sendiri menahan mual diperutnya karean ia merasa kepalanya seolah terus berputar, memberikan gambaran-gambaran yang tidak ia pahami kemudian bergumul menjadi satu membludak di otaknya “Agashi..agashi..” seorang wanita muda berpakaian serba putih yang sudah sangat terlihat apa pekerjaannya—menepuk pundak Hyura pelan.

Hyura mendongak dengan pandangan lemah “tolong sebutkan nama dan keluarga yang bisa kami hubungi” kata wanita itu lagi. Hyura terdiam sesaat lalu menggeleng lemah “aku tidak punya keluarga” sahut Hyura pelan

“atau mungkin kerabat terdekat yang bisa kami hubungi. Sepertinya anda membutuhkan perawatan yang lebih intensive”

“Aniyo, gwenchana” Hyura berusaha bangkit sambil menopang tubuhnya pada tembok.

“agashi….” Suster tersebut berusaha mencegah Hyura tapi gadis itu bersikeras untuk segera menyingkir dari sana.

Dengan tertatih dan tangannya yang tidak lepas dari dinding Hyura menyusuri lorong rumah sakit, meskipun sesekali tubuhnya ditabrak oleh beberapa orang yang terlihat sangat panik. Yah siang ini Unit Gawat Darurat Seoul Medical Center terlihat sangat sibuk. Pasalnya beberapa jam yang lalu baru saja terjadi kecelakaan beruntun, dan taxi yang Hyura tumpangi menjadi salah satu korbannya. Gadis itu cukup beruntung karena tidak mengalami luka yang terlalu parah, hanya sedikit benturan di kepala dan luka-luka kecil di bagian lengan juga kakinya.

Hyura sedikit menoleh kebelakang saat mendengar raungan memilukan dari seorang ahjumah beserta anaknya. Mungkin salah satu keluarganya ada yang menjadi korban kecelakaan tersebut. Hyura menarik nafas dalam sebelum kembali berjalan tapi langkahnya terhenti saat sekelebat bayangan jeritan ibunya saat kecelakaan 4 tahun lalu yang sangat mirip dengan suara Ahjumah itu. Hyura membekap mulutnya lagi, bukan hanya sakit di kepalanya tapi perutnya juga serasa diaduk-aduk membuat telinganya berdenging dan mualnya menjadi-jadi.

Gadis itu menarik nafas lega setelah bisa menghirup udara segar. sekeluarnya dari rumah sakit hanya satu tempat yang terpikir olehnya saat itu. Hyura berjalan ke halte bus dengan langkah yang masih kepayahan. Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sampai di dua buah gundukan tanah yang saat ini ditatap nanar oleh gadis itu. mungkin beberapa tahun belakangan ini saat mengunjungi makam orang tuanya, ia tidak terlalu merasakan apa yang namanya kehilangan. Karena saat itu ia bahkan tidak bisa mengingat wajah kedua orang tuanya.

Tapi kali ini berbeda, kecelakaan yang merenggut nyawa orang tuanya seakan baru saja terjadi kemarin. Memori kecelakaan itu tergambar dengan jelas dikepalanya saat ini. Malam itu canda tawa bahagia terganti dengan jeritan menakutkan hanya dalam waktu sepersekian detik . ia bisa melihat dengan jelas bagaimana tubuh kedua orang tuanya memuncratkan darah ke wajahnya saat Truk menghantam mobil yang mereka tumpangi dan saat Tubuh Donghae menindihnya untuk melindungi tubuh gadis itu dari himpitan badan mobil.

Mata gadis itu berkaca-kaca lalu Tubuhnya merosot begitu saja mengingat semua kejadian itu. dadanya sesak dan seakan tenggorokannya tersumbat bongkahan batu. “Eomma….. Eomma…” Hyura menangis tersedu-sedu didepan makam ayah dan ibunya. Tangan gadis itu mencengkram rumput yang tumbuh diatas makam ibunya. Kepalanya tertunduk membiarkan air matanya jatuh ke tanah “Appa…. Eomma mianhe….. Jeongmal mianhe…” Hyura memukul dadanya yang masih sesak, berharap dengan begitu bisa sedikit melegakan tapi pada kenyataanya hal tersebut tidak berguna sama sekali.

“Eomma, aku bukan anak yang berbakti. Eommaaa… Appaaa maafkan aku, ini semua salahku. Maafkan aku…..” kepala Hyura semakin tertunduk, hidungnya hampir mencium tanah dan tubuhnya bergetar hebat menahan isak tangis.

***

Matahari sudah terbenam dan langit kota Seoul mulai menggelap. Kyuhyun berjalan mondar-mandir di ruang tamu rumahnya sambil memegang ponsel. Sesekali matanya melihat ke pintu masuk dan ke arah ponselnya. Umpatan kesal tidak jarang keluar dari mulut pria tinggi itu. ia telah menghubungi semua nomer yang memungkinkan di datangi Hyura tapi semuanya nihil. Bahkan Kyuhyun hampir membentak ibunya karena membiarkan Hyura pergi sendirian.

Kyuhyun berniat menyemprot orang yang baru saja membuka pintu rumahnya tapi ia membatalkan niatnya saat melihat Hyura dengan penampilan yang jauh dari kata baik-baik saja. dengan baju yang sobek dan kotor di beberapa bagian, perban di keningnya serta beberapa luka memar dan lecet di sekujur tubuh gadis itu, selain wajahnya menampakkan kelelahan yang amat sangat dan matanya yang memerah juga sembab. Penampilan Hyura benar-benar mengerikan.

“Hyura-ya, apa yang terjadi?” tanya Kyuhyun panik. Sedangkan yang ditanya hanya diam seribu bahasa, terlalu lelah mungkin. tanpa menunggu Kyuhyun langsung menggiring Hyura ke kamar mereka. Membersihkan tubuh gadis itu dan menggantikan bajunya. Kyuhyun tidak bertanya apa-apa lagi saat Hyura tidur meringkuk membelakanginya. Matanya terus mengawasi punggung Hyura.  Lalu dengan perlahan ia mengangkat kepala Hyura, menggantikan lengannya sebagai bantal. Memeluk gadis itu posesif dari belakang.

“Jalja, Nae sarang” bisik Kyuhyun lalu mengecup puncak kepala Hyura dan ikut memejamkan mata. Tanpa ia ketahui Hyura membuka matanya dan melirik Kebelakang dengan tatapan dingin sebelum gadis itu kembali memejamkan matanya.

Keesokan paginya, Hyura bangun tanpa Kyuhyun di sampingnya. Ia berjalan keluar kamar dan menemukan tunangannya sedang sibuk menata meja dengan wajah di tekuk. Hyura bersandar di dinding sambil bersedekap. Sedangkan Kyuhyun sedikit melirik tanpa menoleh ke arah Hyura. “masih belum mau memberi tau ku, apa yang terjadi kemarin?” tanya Kyuhyun tanpa menoleh, ia masih sibuk menata piring, serbet dan lauk untuk sarapan.

“Kyu…. kita batalkan saja pernikahan ini” gerakan tangan Kyuhyun terhenti di udara saat mendengar Hyura membuka suara. ia mengangkat wajahnya lalu menatap Hyura tenang. Kyuhyun tertawa hambar “sepertinya aku baru mendengar soal pembatalan pernikahan?”

Hyura diam sambil memandang Kyuhyun Serius. Tawa Kyuhyun menghilang lalu membalas tatapan Hyura, bukan hanya serius tapi amarah lebih mendominasi wajahnya saat ini “aku sedang tidak ingin bercanda Hyura-ya”

“kau tau aku tidak sedang bercanda”

Kyuhyun melempar gelas yang tengah dipegangnya hingga menimbulkan suara benturan kaca yang memekakkan telinga. Sedangkan Hyura hanya menutup matanya saat Kyuhyun melakukan hal tersebut.  Rahang pria itu mengeras dan menatap Hyura penuh amarah tapi sedetik kemudian Kyuhyun memejamkan matanya lalu menarik nafas dalam berusaha menahan amarahnya. Kyuhyun membuka mata, Wajahnya terlihat tenang namun dingin. Kemudian pria itu berjalan mendekati Hyura dan memegang kedua pipi gadis itu lalu tersenyum “ bersiaplah, sebentar lagi kita terlambat” katanya lalu mengecup singkat bibir Hyura sebelum beranjak.

“Kyuhyun-ah” panggil Hyura saat Kyuhyun baru berjalan 2 langkah.

“anggap kita tidak pernah membicarakan hal ini” sahut Pria itu dingin.

“Cho Kyuhyun!” Kyuhyun tidak memperdulikannya dan melanjutkan langkahnya. “aku ingat semuanya” langkah Kyuhyun terhenti. Hyura berbalik perlahan menatap punggung Kyuhyun. “aku ingat semuanya, Kyuhyun-ah” ulang Hyura. Kyuhyun berbalik perlahan dan menatap Hyura tak percaya. “k kau….”

“sulit bagiku untuk menghadapimu setelah aku mengingat semuanya. Apalagi untuk menikah” Hyura menggeleng pelan “karena aku masih mencintainya” sambung Hyura lirih.

Jantung Kyuhyun seperti tertusuk pisau mendengar pengakuan Hyura, dadanya seperti tertimpa batu besar “Geotjimal!!” ucap pria itu dengan suara bergetar, ujung mata Kyuhyun sedikit berair, tapi pria itu mati-matian menahan air matanya agar tidak jatuh.

“aku tidak bohong”

“kau mana boleh begini terhadapku, pernikahan kita lusa Hyura-ya, LUSA!!”

“aku akan menjelaskan semuanya pada orang tuamu”

“kau pikir semudah itu hah?” geram Kyuhyun. “Apa dengan membatalkan pernikahan orang tua dan tunanganmu akan bangkit dari kubur? Kau hanya membuat keadaan semakin rumit. Kau tau!!”

“bukan aku yang memulainya, tapi KAU!!  kau yang lebih dulu menghancurkan keluargaku!!”

“Kau tau dengan jelas bukan aku pelakunya!!” sahut Kyuhyun keras, ia tidak terima selalu disalahkan dalam kecelakaan tersebut.

“tapi kau yang menipuku, menjauhkanku dari tunanganku”

Kyuhyun menggeram parah saat Hyura mengungkit tunangannya yang telah tiada, Kyuhyun merangsek maju lalu mendorong Hyura ke dinding dan memerangkap tubuhnya “berhenti membicarakan tunanganmu yang sudah mati itu!” geram Kyuhyun, nafasnya memburu, kilat marah nampak jelas dimata Kyuhyun dan cukup membuat Hyura bergidik.

“tapi kenyataannya aku masih menci………..”

“ARRGGGHHH…..” Hyura terlonjak, Kyuhyun meninju dinding di samping kepala Hyura sebelum Hyura sempat menyelesaikan kalimatnya. Kyuhyun menegakkan tubuhnya dan sedikit menjauh dari tubuh Hyura, membiarkan darah yang mengalir ditangannya menetes kelantai.

“YA! Apa yang kau lakukan hah? Kenapa melukai tanganmu sendiri? apa kau bodoh?”

Kyuhyun tidak menghiraukan omelan Hyura dan berbalik memunggungi gadis itu “pergilah” katanya pelan

“Mwo?”

“Pergilah, sebelum aku berubah pikiran dan mengurungmu lagi disini”

Hening

Hyura maupun Kyuhyun tidak beranjak dari tempatnya hingga beberapa menit sampai Hyura mengangguk mengerti “Arasseo” Hyura kembali kekamarnya dan mengepak semua barang-barang miliknya.

***

Nyaman rasanya berada ditempat yang sangat familiar, setidaknya begitu bagi Hyura selama 20 tahun terakhir ini. Ia kembali kerumah orang tuanya, setelah direnovasi rumah tersebut di rawat oleh pelayan Keluarga Cho. Tapi setelah Hyura tinggal disana maka ia sendiri yang akan merawat rumahnya. Dan setelah keluar dari rumah Kyuhyun, Hyura lebih memilih untuk menjaga jarak dari Keluarga mantan Calon suaminya.

“aku sudah menghubungi pengacara keluargamu. Dia yang akan mengurus asuransi dan aset-aset ayahmu di perusahaan tempat bekerjanya dulu” jelas Sungmin sambil mencoba meluruskan letak figura di dinding ruang tamu rumah Hyura. gadis itu meminta bantuan Sungmin untuk menata ulang rumahnya.

“Gomawo Oppa” sahut Hyura sambil lalu. gadis itu sedang sibuk membuat makan siang untuk mereka.

“kau yakin dengan pembatalan pernikahan?” Sungmin meletakan palu di kotak perkakas setelah membantu Hyura memasang beberapa figura foto keluarganya. Sedangkan gadis itu masih berkutat di konter dapur.

Hyura mendesah malas, semalam ia telah membicarakan hal yang sama dengan Sungmin melalui telepon, apa perlu dibahas lagi? “eoh, dan bisakah Oppa jangan menanyakan hal yang sama berulang-ulang?” Hyura meletakkan spatulanya lalu menghidangkan pasta buatannya ke meja makan.

Sungmin menarik bangku lalu mendudukinya “apa keputusanmu tidak bisa kau pikirkan lagi?” Sungmin menatap Hyura penuh harap.

Hyura melepas Aproannya lalu bersandar di Konter dapur dan menatap Sungmin Heran “Wae? Bukankah kau tidak menyukai Kyuhyun?”

Sungmin mengangguk setuju “benar. Aku sangat tidak menyukainya. Tapi, kau harus berpikiran realistis, Kau Tau. Donghae sudah meninggal begitu juga dengan orang tua mu. Terlepas dari masalah hati, Kau butuh seseorang untuk bersandar dan menjagamu. Dan Kyuhyun juga keluarganya menjanjikan hal tersebut”

“bagaimana denganmu? Apa Oppa tidak bisa menjagaku?”

“tentu saja aku bisa. Tapi aku bukan Kyuhyun yang selalu ada disampingmu selama 24 jam. Sedangkan pria itu bisa saja menerjang api meskipun hanya untuk menemuimu” walaupun tidak terlalu mengenal Kyuhyun tapi Sungmin bisa melihat seberapa besar perasaan pria itu terhadap Hyura meskipun dengan sekali lihat. “apa kau tidak mencintainya lagi?”

Hyura diam dan tertunduk, gadis itu bermain-main dengan kakinya menggambar pola-pola tertentu di lantai “aku—aku sendiri tidak memahami perasaanku” sahut gadis itu pelan. Hyura mengangkat wajahnya lalu memandang keluar jendela “setidaknya aku harus meyakini diriku sendiri dengan siapa aku harus menghabiskan sisa hidupku, membesarkan anak-anak, melewati masa sulit, membaca buku berdua, berbagi mimpi dan cita-cita. Tapi jika orang tersebut telah membohongimu demi keegoisannya yang dinamakan cinta dan ikut andil dalam kehancuran kebahagiaanmu” Hyura menoleh kearah Sungmin, menatap Pria itu langsung ke manik matanya  “Apa aku masih perlu menerimanya?”

“Hyura-ya…..”

“Oppa, Kau tidak akan pernah memahami posisiku. Mencintai 2 orang dalam waktu yang berasamaan, apa itu mungkin?” Hyura tersenyum miris lalu menggeleng pelan. “Saat kyuhyun menyentuhku, wajah Donghae yang terlintas dan saat aku tidak bisa bertemu Kyuhyun, aku benar-benar merindukannya” desah Hyura frustasi

Sungmin mendesah pelan, ia bangkit dan menghampiri Hyura lalu memegang bahu gadis itu “mian, aku sama sekali tidak memahami situasi yang kau rasakan. Tapi, untuk kali ini saja. Bisakah kau pertimbangkan lagi eoh? Lanjutkan hidupmu sedangkan kenanganmu bersama Donghae bisa kau simpan untuk hatimu sendiri”

Hyura diam sebentar sebelum akhirnya mengangguk lemah “aku butuh waktu”

Sungmin tersenyum tipis lalu ikut mengangguk “baiklah, sekarang waktunya kita makan”

***

Hyura membuka pintu setelah bel pintu rumahnya berbunyi beberapa kali. Nampak sosok wanita cantik dengan pakaian Modis. Wanita itu tersenyum lega dan memeluk singkat Hyura “E..eonni wasseo?” kata Hyura akhirnya setelah mematung beberapa saat.

“eoh, apa kau tidak mempersilahkan ku masuk?”

 “n ne, tentu saja” Hyura menyingkirkan badannya untuk memeberikan jalan pada Ahra. Dengan santainya Ahra duduk di ruang tamu sambil melihat sekeliling. Ruang tamu Rumah Hyura terlihat sangat nyaman, dengan cat dinding berwarna krem soft dan figura foto serta lukisan di setiap dindingnya. Ada foto keluarga gadis itu dan foto gadis itu sendiri semasa sekolah. Tapi ada satu foto yang sedikit mengganggu mata Ahra yaitu foto Donghae dan Hyura  di figura kecil di nakas meja dekat sofa yang ia duduki. Meskipun kecil tapi tetap saja sedikit mengganggu.

Hyura meletakkan gelas minuman dingin untuknya dan Ahra sebelum ikut mendudukkan dirinya. Ahra mendengus kasar “ kau membuatku jauh-jauh datang dari Austria dan hanya memberikan ini?” tunjukknya pada minuman yang Hyura berikan tapi belum sempat Hyura menjawab, Ahra sudah menyesap habis minumannya membuat Hyura mengangkat sebelah alisnya.

“kapan Eonni sampai?” tanya Hyura basa-basi. Tentu saja ia tidak bodoh sampai harus bertanya kenapa Ahra pulang ke korea di pertengahan semester seperti ini.

“kemarin” sahut Ahra singkat. Kemudian ia mengaduk tasnya mencari sesuatau lalu meletakkannya di meja dan mendorongnya ke arah Hyura. Hyura mengamati sebentar benda persegi panjang tersebut yang dilengkapi pita dan tinta emas “I ini…..” Hyura mengambil Undangan yang diberikan Ahra agar ia bisa melihat dengan lebih jelas

“Kyuhyun di jodohkan” sahut Ahra. Pegangan tangan Hyura di undangan tersebut hampir terlepas saat mendengar hal tersebut.

“be benarkah?” tanya Hyura tercekat. Entah harus sedih atau senang mendengar berita ini. karena dengan begitu Hyura benar-benar terlepas dari Kyuhyun. namun pada kenyataannya hatinya begitu sakit mendengar hal itu dan ada perasaan tidak rela.

Ahra sedikit mencondongkan tubuhnya dan memandang Hyura lekat “kau benar-benar akan melepaskannya begitu saja?” tanya Ahra dengan nada tidak percaya “apa kau sudah tidak memiliki perasaan apapun pada adikku eoh? Kau tidak mencintainya?”

Hyura tidak menjawab. Wajahnya tertunduk memandangi kertas undangan yang menampakkan nama Kyuhyun dan nama seorang wanita yang belum pernah ia dengar sebelumnya.

“Hyura-ya!”

“aku… aku tidak tau”

Ahra mendengus kasar. sangat tidak percaya dengan apa yang didengarnya. Tentu saja Hyura berbohong. Hatinya tidak akan berubah semudah itu. Kyuhyun tetap menjadi yang pertama dihatinya. Tapi ada perasaan bersalah pada Donghae dan kedua orang tuanya jika ia terus bersama Kyuhyun. dan alasan utama Hyura meninggalkan Kyuhyun karena ia belum sepenuhnya memaafkan perbuatan pria itu padanya dan keluarganya.

Ahra tiba-tiba berdiri dan mengambil tasnya. Hyura mendongak menatap Ahra Bingung. “pernikahannya seminggu lagi. kau mau datang atau tidak terserah padamu” kata Ahra sebelum melenggang keluar, meninggalkan Hyura yang mematung bersamaan dengan pikirannya yang kalut.

***

“Oppa, olaenmannieyo” Hyura tersenyum tipis sambil memandangi nisan Donghae. “mau mendengar ceritaku?” Hyura berjalan ke sisi makam dan duduk bersimpuh sambil menyandarkan kepalanya di gundukan tanah. Gadis itu menghela nafas panjang sebelum berbicara “Oppa, kau ingat, saat pertama kali mengajakku ke Mokpo? Waktu itu Appa memarahiku karena tidak ikut ujian masuk Universitas dan aku memintamu membawaku lari dari rumah “ Hyura tersenyum kecil mengingat hal tersebut “tapi saat itu aku hanya murid Sekolahan dan kau juga hanya mahasiswa, baru sehari kita sudah kehabisan uang. Benar-benar ceroboh bukan?”

Hyura menarik nafas panjang lalu menghembuskannya. Mata gadis itu sedikit berair “aku merindukanmu—sangat. Aku bahkan tidak peranh membayangkan kita akan berakhir seperti ini, Saat aku mengingatmu dan perasaanku padamu kembali, tapi saat itu juga ada orang lain yang mengisi hatiku. Dan lebih parahnya lagi perasaanku padanya lebih dalam” Hyura mengambil jeda sebentar “aku yakin jika seandainya ia datang diantara kita perasaanku padanya pun akan tetap sama. Aku menyadarinya saat—saat aku melepaskannya” Hyura menengadahkan kepalanya dan mengerjapkan matanya cepat, menahan laju air asin yang sudah berdesakan dipelupuk mata gadis itu.

“Kyuh…” Hyura menggigit bibirnya saat kelepasan menyebutkan nama pria itu. “maksudku ‘dia’ apa kau benar-benar mengenalnya? Kudengar kau berteman sekaligus bersaing dengannya semasa sekolah menengah. Karna selama 4 tahun aku hidup dengannya  pun aku masih tidak bisa memahamai jalan pikirannya” Hyura menekuk lutut kemudian memeluknya. “setelah apa yang dilakukannya, aku masih saja merindukan orang itu” Hyura kembali menghela nafas panjang “tapi… saat aku bersamanya bayangan kecelakaan dan wajahmu selalu terlintas dan membuatku langsung membencinya. Apa itu tandanya Oppa tidak rela jika aku bersama dengannya?”

“Donghae tidak mungkin begitu Hyura-ya” otomatis Hyura mendongak mencari sumber suara.

“Oppa!”

Sungmin berjongkok mensejajarkan dengan tubuh Hyura “apa yang kau lakukan disini hmm?”

“Aniya, hanya merindukan Donghae Oppa” Hyura menegakkan duduknya.

Sungmin tersenyum lalu mengangguk mengerti “berapa lama kau disini?” Sungmin menggenggam tangan Hyura yang memutih kedinginan lalu menggosok-gosokannya. Sungmin menggeleng heran “kenapa kau seperti ini Hyura-ya? yang kau rindukan itu Kyuhyun tapi kenapa justru datang ke makam Donghae” Sungmin sedikit kesal melihat prilaku Hyura yang terus-terusan membohongi perasaannya. Hati Gadis itu masih belum menerima perasaannya sendiri karena terlalu membebani pikirannya dengan masa lalu.

“antarkan aku pulang saja. Aku sangat lelah” sahut Hyura kemudian melepas pegangan tangan Sungmin dan berdiri berjalan meninggalkan Sungmin dibelakang. Sungmin hanya bisa mendesah lelah lalu ikut bangkit berjalan di belakang Hyura keluar dari kompleks pemakaman.

Sepanjang perjalanan Hyura tidak bicara sedikitpun. Tatapan gadis hanya terpaku keluar jendela. Sungmin tau dengan jelas Hyura tidak dalam keadaan baik-baik saja. karena siang ini ia juga mendapatkan undangan pernikahan Kyuhyun. Sungmin baru saja ingin membuka mulut tapi tiba-tiba Hyura memintanya untuk menghentikan mobil. “aku turun disini saja”

“wae?”

“aku ingin berjalan kaki” sahut Hyura dan langsung membuka seatbelt serta pintu mobil dengan cepat sebelum Sungmin sempat mencegahnya. “Hyura-ya” Sungmin mengeluarkan kepalanya melalui jendela. Hyura menoleh. “hubungi aku kalau sudah tiba di rumah” katanya lagi dan hanya dibalas anggukan singkat oleh Hyura.

Langkah gadis itu terhenti di sebuah Coffee Shop. Melihat kedalam melalui kaca jendela. Ia teringat hari-harinya saat membantu Nyonya Cho Di KonaBeans. Ia ingin melangkahkan kakinya masuk kedalam tapi ia kembali teringat beberapa hari ini ia tidak begitu menyukai bau kopi. Dia sendiri tidak tau kenapa, Dan Hyura memutuskan untuk kembali berjalan pulang. Baru beberapa langkah ia berjalan kakinya kembali terhenti saat papan nama sebuah toko obat. Hyura berpikir cukup lama sebelum akhirnya memasuki toko tersebut.

***

Tangan gadis itu bergetar saat melihat tanda dua garis merah dibenda tipis panjang yang ia pegang saat ini. bukan hanya satu tapi ia sudah mencoba enam buah lainnya. Inilah jawaban kenapa tiba-tiba gadis itu menjadi lebih cepat lelah, emosional, mudah marah. Menangis dan tidak menyukai bau kopi.

“selamat Nyonya Park, kandungan anda sudah memasuki usia lima minggu” kata Dokter Kang dengan senyum bahagia. karena merasa tidak yakin dengan testpack yang ia gunakan akhirnya gadis itu memutuskan untuk memeriksakan langsung ke dokter kandungan.

Hyura tersenyum canggung mendengar penjelasan dari Dokter Kang. “K Kamsahamnida Uisa nim. tapi kenapa aku tidak pernah merasa mual-mual atau Morning sick seperti yang dialami ibu hamil?”

“setiap Kondisi Ibu hamil memang berbeda-beda, tergantung dari si ibu dan Janin” jelas Dokter Kang “. Dan saya sarankan untuk sangat menjaga kondisi anda. Jangan sampai terlalu lelah dan stress”

“ne algeuseumnida Uisa Nim”

“ini hasil pemeriksaan anda” Hyura menerima amplop putih dengan ragu namun Akhirnya ia tetap harus mengambilnya.

“sekali lagi terima kasih Dok” ucap Hyura sambil sedikit menunduk sebelum beranjak.

~

Sebelum pulang kerumah Hyura mampir ke supermarket. Ia merasa perlu mengubah pola makannya, mengingat ada nyawa lain didalam tubuh gadis itu. setelah tau dia hamil, banyak rencana yang sudah terlintas dipikirannya. Gadis itu tidak akan pernah berpikiran untuk menggugurkannya meskipun ia hamil tanpa menikah. Sudah cukup ia kehilangan orang-orang yang disayanginya dan mungkin tuhan memberikan gantinya dalam bentuk seperti ini. Dan gadis itu memutuskan untuk membesarkan anaknya sendiri.

Uang asuransi orangtuanya dan beberapa asset keluarga masih mampu membiayai hidupnya dan calon anaknya selama beberapa tahun kedepan dan setelah itu Hyura baru akan memikirkan bagaimana selanjutnya. Yang jelas saat ini ia ingin menikmati masa-masa kehamilan pertamanya.

Sungmin mengerutkan alisnya bingung melihat meja makan penuh dengan makanan mewah. Tiba-tiba saja Hyura menghubunginya dan mengajaknya makan malam dirumah gadis itu. dan yang makin membuat Sungmin Bingung, Hyura terus-terusan tersenyum padahal kemarin ia seperti orang yang mau menyusul Donghae.

“apa ada berita yang kulewatkan?”

Hyura tersenyum penuh arti “duduklah dulu, setelah makan aku akan memberitau mu” Sungmin menuruti perintah Hyura meskipun matanya tidak lepas dari gadis itu, gelagat Hyura membuat perasaannya tidak enak.

“Oppa, kau tidak makan? Apa masakannya tidak enak?” tanya Hyura bingung saat ia menyadari Sungmin terus menatapnya tanpa menyentuh makanan yang ia hidangkan.

“bisa beritau aku sekarang? Kau membuatku takut Hyura-ya”

“apa aku membuatmu takut?” Hyura menautkan kedua alisnya semakin bingung

Sungmin mengangguk ngeri

Hyura sedikit berdecak. Ia menuangkan air kegelas Sungmin dan untuknya juga “kau ini aneh sekali. padahal aku sudah membuatkanmu makanan enak dan aku juga punya berita gembira. Lalu apa yang membuatmu takut?”

 “karena ini bukan saatnya untuk perayaan, sedangkan kau harus menghadapi pernikahan mantan tunanganmu”

Hyura mendengus kasar lalu meletakkan sumpitnya “Oppa!! Neo Jinja. kau membuat selera makanku hilang”

“karna itu, cepat beritau aku, apa yang ingin kau sampaikan?”

Hyura melirik Sungmin sebal, pria itu benar-benar tidak bisa diajak kerja sama. Padahal Hyura mengadakan acara perayaan agar seolah-olah kabar kehamilannya benar-benar sesuatu hal yang ditunggu-tunggu . melupakan kenyataan bahwa anaknya kelak tidak memiliki ayah. Meskipun membohongi diri sendiri tapi ini cara yang Hyura gunakan untuk menggurangi beban pikiran dan stressnya. Setidaknya hal ini ia lakukan untuk anaknya juga.

Hyura bangkit dari duduk lalu menyerahkan amplop hasil pemeriksaannya pada Sungmin “kau sangat tidak sabaran padahal aku ingin memberi tau mu dengan lebih dramatisir” omel gadis itu sambil bersedekap.

Sungmin menerutkan keningnya saat melihat logo Seoul Medical Center, dengan cepat ia membuka amplop tersebut dan membacanya perlahan. Ia tidak terlalu mengerti apa yang tertulis disana. Tapi jantungnya bedegup lebih cepat saat matanya menangkap tulisan Urine Pregnancy Test dan tercentang pada tanda positif. “i..ini…..”

Hyura tersenyum lebar “chukkae, sebentar lagi kau akan menjadi Samchoon”

Sungmin menatap Hyura tidak percaya “Hyura-ya ini tidak benar. Kau harus memberi tau Kyuhyun”

Senyum di wajah Hyura hilang seketika saat Sungmin menyebut nama Kyuhyun “wae? Kenapa aku harus memberi tau nya? Ini anakku”

“dia berhak tau Hyura-ya! Kau tidak boleh seperti ini”

“Oppa!! Ini anakku dan hanya aku yang berhak atas dirinya” Bentak Hyura

Sungmin berdiri dengan kasar bahkan hampir membuat Kursi yang di dudukinya terjungkal. Pria itu tidak bisa mengerti pola pikir Hyura sama sekali. “setidaknya pikirkanlah anakmu! Apa kau akan membiarkannya tumbuh tanpa seorang ayah Hah? Bagaimana pandangan orang-orang terhadap dirinya nanti”

“aku yang akan menjadi ayah sekaligus ibu untuknya” balas Hyura tak mau kalah

“kau tidak akan bisa Park Hyura. Dan membesarkan anak seorang diri bukan sesuatu yang mudah” sahut Sungmin tak kalah sengit “jika kau tidak mau memberi taunya, biar aku yang menemuinya”

“Jika kau melakukan hal itu kupastikan kau tidak akan pernah bertemu denganku lagi” Ancam Hyura.

“Mwo?” Sungmin menatap Hyura tidak percaya kemudian mendengus kasar “aku benar-benar tidak mengerti jalan pikiranmu. kau membiarkan Kyuhyun menikahi wanita lain sedangkan kau masih mencintainya dan aku yakin dia juga begitu” desah Sungmin frusasi

“kau pikir ini hanya soal cinta?”

“lalu apa? jangan gunakan Donghae atau kecelakaan itu sebagai alasanmu. Donghae sudah meninggal Hyura-ya, begitu juga dengan orang tuamu. Sadarlah!!”

“Oppa!!!” air mata Hyura mulai menggenang.

Sungmin mendesah Lelah “aku hanya tidak ingin hidupmu semakin sulit” Pria itu merendahkan suaranya. “jangan biarkan kenangan buruk itu mengalahkanmu Hyura-ya”

“bukankan sudah kubilang, aku butuh waktu” sahutnya serak

“berapa lama hah? sampai anakmu lahir? Atau bahkan sampai Kyuhyun punya anak dari wanita lain?” pertanyaan Sungmin membuat dada Hyura semakin sesak. Membayangkan Kyuhyun menyentuh wanita lain seperti menyentuh dirinya membuat dadanya nyeri dan kepalanya berdenging. Apalagi membayangkan pria itu akan memiliki anak dengan perempuan lain? Membayangkannya saja membuat Hyura tidak bisa bernafas.

Sungmin mendekati Hyura, memegang lembut kedua sisi bahu gadis itu. “pikirkanlah lagi, setidaknya jika bukan untukmu lakukanlah untuk anakmu” Sungmin mengusap kepala Hyura sebelum pergi meninggalkan gadis itu.

***

Rintik hujan menemani Hyura malam itu sebagai pengantar tidurnya, tapi hingga tengah malam gadis itu tidak bisa memejamkan matanya sedikit pun. Kata-kata sungmin terus terngiang di telinganya selain itu entah kenapa ia menginginkan selimut yang ada dikamar Kyuhyun.

“ayolah Park Hyura, selimut ini juga tidak ada bedanya”  erang gadis itu frustasi. Apa ini yang disebut ngidam?

Hyura terbangun lalu mengusap wajahnya kasar sambil mendengus kesal. Ia melirik jam kecil di nakas samping tempat tidurnya. Hampir pukul 2 tapi matanya tidak kunjung terpejam padahal tubuhnya lelah dan mengantuk. Gadis itu bangkit menuju beranda, menyingkap sedikit tirai melihat hujan dan gelap yang menjadi satu. Bukan pemandangan yang indah memang tapi ada sesuatu yang gadis itu tangkap. Dibawah guyuran hujan Seseorang berdiri didepan pagar rumahnya. Hyura sedikit menyipitkan matanya lalu berbalik dengan cepat begitu menayadari siapa orang itu.

Mata dingin itu menatap lurus seseorang yang mendekat sambil membawa payung. Setelah lebih dari dua minggu gadis itu pergi meninggalkannya akhirnya ia bisa melihatnya lagi. padahal setelah kepergian gadis itu Kyuhyun setiap malam datang kesini dan pergi sebelum matahari terbit. Berbeda dengan malam-malam sebelumnya, biasanya pria itu akan menunggu di mobil dan tertidur disana. Tapi malam ini rasa rindu sudah membuncah di dadanya, bahkan rasanya ia bisa mati seketika saking ingin melihat wajah Hyura.

Kyuhyun menarik sudut bibirnya tipis saat Hyura berdiri didepannya. Gadis itu berdiri sambil memayungi Kyuhyun. “akhirnya kau keluar juga putri tidur” kata Kyuhyun serak lalu ambruk ke bahu Hyura.

“Ya!! YA!! Mwohaneungeoya!!” Hyura menggoyangkan bahunya kasar tapi yang ada Hyura hampir jatuh ke tanah karena menopang tubuh Kyuhyun. Hyura melepas payungnya lalu dengan sekuat tenaga ia memapah tubuh Kyuhyun ke tempat terdekat. Rasanya ia tidak sanggup jika harus membawa pria itu ke kamar.

Hyura menjatuhkan tubuh Kyuhyun di sofa ruang tamu. Tubuh pria itu sepenuhnya basah begitu pula dengan dirinya. Hyura menggeleng pelan lalu berdecak “ lihatlah Cho Kyuhyun setelah pergi darimu pun kau masih menyusahkanku” tapi sedetik kemudian Hyura tersenyum tipis. Sangat melegakan melihatnya lagi dan bohong jika ia tidak senang melihat Kyuhyun mengunjunginya, meskipun dengan cara tidak normal.

Hyura kembali membawa selimut tebal setelah berganti baju. Ia melepaskan semua pakaian Kyuhyun yang basah lalu memasukkannya ke mesin cuci. Sambil menunggu cuciannya, Hyura duduk di lantai sambil mengamati Kyuhyun yang terlelap. Tangan gadis itu terangkat, dengan ragu Hyura menyentuh lingkaran hitam dibawah mata Kyuhyun dengan telunjuknya. “berapa lama kau tidak tidur hmm?” gumam Hyura. Gadis itu menekuk lutut lalu memeluknya, menjadikannya sebagai tumpuan kepalanya. Mencari posisi ternyaman untuk menikmati wajah pria itu selagi sempat. Sampai ia terlelap hingga ke alam bawah sadarnya.

Kyuhyun menggeliat pelan saat menyadari kehangatan melingkupinya. Padahal beberapa jam yang lalu ia hampir mati kedinganan. Memilih hujan-hujanan saat musim gugur memang prilaku orang bodoh. Tapi ia tidak merasa bodoh jika dengan begitu ia bisa melihat Hyura, bahkan ia bisa melakukan hal paling tolol agar bisa terus melihat gadisnya lagi.

Saat membuka matanya hal pertama yang ia sadari adalah ini bukan tempat yang familiar. Matanya mencari-cari hingga ia menemukan foto keluarga Hyura. lalu Kyuhyun menoleh dan menemukan gadis itu tertidur dengan posisi yang mengancam sakit pinggang permanen. Kyuhyun hendak bangkit namun gerakannya terhenti saat menyadari ia tidak menggunakan sehelai pakaianpun, hanya selimut tebal yang menutupi tubuh polosnya. Kyuhyun tersenyum tipis “kau memang sangat pandai mengeksplorasi tubuhku”

Kyuhyun mengeratkan selimutnya lalu mendekati Hyura, namun lagi-lagi implusnya menangkap sesuatu. Ia menoleh kesamping dan melihat foto Hyura dan Donghae di nakas meja. Kyuhyun mendengus lalu menutup figura kecil itu kasar “sangat merusak pemandangan” komentarnya sebelum mengangkat Hyura ke kamarnya.

 Dengan sangat perlahan Kyuhyun membaringkan Hyura di tempat tidur, berusaha agar gadis itu tidak terbangun. Ia melihat sekeliling kamar Hyura, melihat dekorasi kamar gadis itu yang didominasi dengan warna soft Purple. Meskipun Kamar Hyura tidak sebesar kamar mereka di rumah Kyuhyun tapi pria itu betah berlama-lam disana, selain ada Hyura kamar itu juga menguarkan aroma tubuh gadis itu. aroma yang selalu menjadi favorit Kyuhyun.

Kyuhyun mengelus pelan kepala Hyura lalu tangannya turun ke pipi gadis itu. wajah Hyura terlihat lebih pucat dari biasanya. Kyuhyun menundukkan wajahnya lalu mencium kening Hyura lalu pipi dan akhirnya mendaratkan bibirnya di bibir lembut gadis itu. “Aegi-ya” Gumam Hyura disela-sela bibir Kyuhyun lalu menggeliat pelan. Alis pria itu berkerut mendengar suara Hyura. barusan dia bilang apa? aku tidak salah dengar kan?

Kyuhyun tidak sebodoh itu sampai harus membangunkan Hyura dan bertanya apa maksud ucapannya barusan. Dia bangkit dengan cepat dan mencari sesuatu di tempat sampah dan di kamar mandi untuk membuktikan dugaannya. Hidup bersama dengan gadis itu selama bertahun-tahun membuatnya hafal dengan siklus bulanannya. Karena beberapa hari sebelum pergi dari rumah Hyura mengeluh tentang periodnya yang tak kunjung datang.

“mungkin kau hamil honey” goda Kyuhyun dan hanya di balas pelototan oleh gadis itu.

Kyuhyun mengerang Frustasi saat tidak menemukan apapun. Ia yakin sudah memeriksa semua tempat sampah dirumah ini, begitu juga dengan toiletnya hingga langkahnya terhenti saat melewati meja makan. Ia mengambil amplop  yang tergelatak disana, jantungnya bedegup kencang saat membuka amplop tersebut. Tangannya terjatuh begitu saja ke sisi tubuhnya begitu membaca isinya. Yah dugaannya kali ini sangat tepat. Gadis itu tengah mengandung dan dipastikan 100% itu adalah anaknya. Kyuhyun menyeringai seperti mendapatkan kuncinya kembali.

***

Hyura terbangun cepat begitu menyadari matahari sudah meninggi. Astaga kenapa aku bisa terlelap begini. gerutu gadis itu dalam hati. Ia sedikit terlonjak saat mengingat bagaiamana ia bertemu Kyuhyun semalam. Kepalanya menoleh kesana-kemari saat menyadari ia tidak tertidur di ruang tamu melainkan dikamarnya sendiri.

morning Honey

Hyura mengerutkan keningnya heran. Pria itu sudah memakai pakainnya yang semalam. “kenapa belum pergi?” tanya Hyura dingin. Ia berjalan mendekat lalu berhenti saat mencium aroma kopi yang membuat perutnya serasa diaduk-aduk. Ia mundur perlahan lalu berhenti saat aroma tersebut sedikit menghilang. Dan hal itu tidak luput dari perhatian Kyuhyun

 “setelah sarapan aku akan pulang”

“kalau begitu silahkan nikmati sarapanmu” sahut Hyura dan berbalik tidak peduli.

“aku tidak akan pergi jika kau tidak menemaniku” Langkah gadis itu terhenti lalu menatap Kyuhyun bosan. “kemarilah” Kyuhyun mengisyaratkan agar Hyura lebih mendekat.

Hyura tidak bergeming, jika ia mendekat ia pasti akan mual dan Kyuhyun akan bertanya-tanya dan ia tidak mau hal itu terjadi. Gadis itu sibuk dengan pikirannya sendiri sampai ia melihat ujung sendal lain bertemu dengan kakinya. Hyura mengangkat wajahnya dan melihat Kyuhyun sedang menatapnya lembut. Hyura berdoa dalam hati agar Kyuhyun tidak menatapnya seperti itu karena tanpa sadar ia bisa saja menghambur kepelukan pria itu dan meluapkan perasaan rindunya.

“setidaknya minumlah susumu” Ujar Kyuhyun lembut lalu menyerahkan segelas susu putih untuk Hyura. susu ibu hamil lebih tepatnya.

Hyura menerimanya lalu meminumnya dengan ragu. Baru beberapa teguk gadis itu mendongak dan menatap Kyuhyun tak percaya. Bagiamana bisa Kyuhyun membuatkannya susu ibu hamil? Apa dia sudah tau?

“k kau?…..”

Kyuhyun menyeringai lalu mengeluarkan amplop putih dari saku celananya. Hyura menyipitkan matanya ke arah amplop tersebut lalu menatap Kyuhyun garang. Lancang sekali dia. Geram Hyura.

“aku akan menyerahkan ini pada Eomma dan Appa”

“Mwo? ANDWE” Hyura hendak merebut kembali amplop tersebut namun gerakan tangan Kyuhyun lebih cepat darinya.

“pernikahan kita sudah diundur lebih dari 2 minggu dan aku sudah tidak bisa mentolerirnnya lebih lama lagi”

“pernikahan kita?” tanya Hyura sinis “bukankah kau sudah merencanakan pernikahan lainnya?”

Kyuhyun mengerutkan keningya bingung “pernikahan lainnya?”

“eoh, bagaimana pengantin wanitanya? Apa dia cantik?” tanya Hyura semakin sinis

Sedangkan Kyuhyun semakin bingung kemana arah pembicaraan Hyura “kau ini bicara apa? jangan mengalihkan pembicaraan Park Hyura!!”

“aku membicarakan pernikahanmu! Dasar idiot” Tukas Hyura tidak sabar

“kau ini bodoh atau apa hah? Pernikahanku? Kau tau dengan jelas aku tidak akan mau menikah selain denganmu” sahut Kyuhyun tak kalah kesal.

“lalu undangan itu…….” Hyura menggigit bibirnya saat menyadari bahwa ini adalah akal-akalan Ahra. Gadis itu memejamkan matanya lalu membuang nafas kasar. Sial. Padahal ia merasa merana berhari-hari karena undangan pernikahannya sendiri sebenarnya, dan Ahra hanya mengganti nama mempelai wanitanya. Hyura membuka mata lalu menatap Kyuhyun kesal. Ia merasa dibohongi, ternyata selain Kyuhyun, Ahra pun pandai menipu “kau dan kakakmu sama-sama brengsek dan penipu” semprot Hyura lalu berbalik berjalan cepat.

“Hyura-ya” dengan langkah yang lebih panjang Kyuhyun menangakp lengan Hyura dan memaksa tubuh gadis itu berbalik. Wajah gadis itu telah basah oleh air mata yang mengalir di kedua pipinya. Hyura merasa kesal sekaligus lega. Kesal pada dirinya sendiri yang terlalu mudah dibohongi dan lega ternyata Kyuhyun tidak akan menikahi siapa-siapa selain dirinya.

“waeyo? apa Ahra Noona Melakukan sesuatu?” tanya Kyuhyun sambil mengusap air mata Hyura deangan ibu jarinya,

Hyura menggeleng dan masih memberengut

“lalu?”

“bukan apa-apa”

Kyuhyun sedikit berdecak “masih tidak mau memberitauku? Apa aku harus bertanya pada Noona?” Hyura bukannya tidak mau cerita tapi pasti Kyuhyun akan menertawakan kebodohannya karena percaya begitu saja hanya karena sebuah undangan.

“kau tidak pergi bekerja?” tanya Hyura berusaha mengalihkan pembicaraan

“hari ini tidak. Kita pergi kerumah orang tuaku dan memberikan kabar ini hmm?”

“Shireo”

“waeyo?” keluh Kyuhyun.

“aku belum mau menikah denganmu” ujar Hyura santai

Kyuhyun mendengus kasar “mau atau tidak aku tidak peduli. Mungkin dulu aku peduli tapi tidak sekarang. Aku akan memastikan anakku mendapatkan apa yang seharusnya ia dapatkan!” kata Kyuhyun tegas. “Ayah dan Ibunya. Oh ya, saat aku tidak ada Eomma atau pelayan dirumahku yang akan merawatmu dan satu lagi kau tidak boleh terlalu banyak melakukan aktivitas dan jangan terlalu lelah”

Hyura memandang Kyuhyun bosan “kau memang Cho Kyuhyun si otoriter” sindir Hyura

“gomawo atas pujiannya Nyonya Cho!”  sahut Kyuhyun tidak peduli

***

Sungmin membantu Hyura masuk kedalam mobil. Hari ini mereka kembali mengunjungi Donghae. “perjalanan Seoul-Mokpo tidak dekat Hyura-ya, kau jangan terlalu sering mengunjungi Donghae apalagi saat kondisi mu seperti ini” ujar Sungmin saat mobilnya baru saja meninggalkan kompleks pemakaman.

“aku merindukannya Oppa”desah Hyura sambil menyandarkan kepalanya ke jok mobil, Mencoba mencari posisi ternyaman. “setidaknya dengan mengunjunginya bisa menguranginya—sedikit”

“apa Kyuhyun tau?” Sungmin melirik sedikit ke arah Hyura

Hyura mengendikkan bahunya “mungkin iya mungkin juga tidak. Entahlah. Biasanya Dia selalu tau apa yang kukerjakan diluar rumah”

“benarkah?” tanya Sungmin sedikit takjub “apa dia punya mata-mata?”

“mungkin” sahut Hyura tidak peduli

Mereka terdiam sesaat, sibuk dengan pikiran masing-masing.

“kau bahagia?” Tanya Sungmin pelan nyaris berbisik

Hyura menoleh ke arah jalanan, barisan pohon yang terlihat berlari-lari lalu meninggalkannya. “bohong jika aku bilang aku tidak bahagia. Hidupku terasa sempurna saat Kyuhyun dan anak ini datang” Hyura tersenyum tipis sambil mengelus perutnya yang masih rata “Tapi…… aku merasa masih ada yang kosong dalam diriku, seperti ada yang hilang. Kemudian aku menyadari, segalanya akan terasa lengkap saat aku bisa bertemu mengunjungi Donghae Oppa”

Sungmin tersenyum simpul “baguslah kau tidak melupakannya”

Hyura menoleh ke arah Sungmin dan membalas senyumannya “Never Oppa”

~

Mata Gadis itu terpejam saat Sungmin menghentikan mobilnya didepan rumah Hyura. Sungmin menoleh saat Kyuhyun keluar rumah dan Pria itu pun turun menghampiri Kyuhyun “Hyura tertidur” hanya itu yang Sungmin Ucapkan. Kyuhyun mengangguk mengerti lalu menggendong Hyura perlahan. “ada yang ingin kutanyakan” kata Kyuhyun pelan sebelum Sungmin beranjak masuk ke mobilnya.

Kyuhyun menghampiri Sungmin setelah menidurkan Hyura. pria itu masih setia berdiri di samping mobilnya. “kenapa tidak masuk?”

“tidak apa, aku masih ada urusan” Sahut sungmin singkat “jadi, apa yang ingin kau ketahui?”

“apa dia bertemu Donghae lagi?”

Sungmin mengangguk

Kyuhyun mendesah lelah “dia masih belum mau menikah denganku sedangkan perutnya akan terus membesar” Kyuhyun tidak tau harus membicarakan hal ini pada siapa dan sepertinya Sungmin orang cukup memahami Hyura,  “dan orang tuaku sangat mencemaskan kami” lanjutnya lagi

“jangan memaksanya, dia masih butuh waktu untuk berdamai dengan ingatannya”

“tapi sampai kapan?”

“apa kau sebegitu inginnya mengikat Hyura dalam pernikahan?”

Kyuhyun berpikir sebentar sebelum menjawab. Sebenarnya tidak perlu mengikat, asal gadis itu disampingnya itu sudah cukup tapi dia hanya takut Hyura kembali meninggalkannya. “aku… hanya tidak ingin dia meninggalkanku lagi”

“itu tidak akan terjadi” ujar Sungmin meyakinkan “dia membutuhkanmu, kau dan bayinya adalah kebahagiaannya”

“benarkah?” mata Kyuhyun berbinar mendengar hal itu.

Sungmin mengangguk “sekali-kali kau temanilah dia mengunjungi Donghae. maka segalanya akan lengkap untuk Hyura”

Kyuhyun mengerutkan keningnya, sedikit tidak setuju dengan usul Sungmin. Bukannya tidak mau, ia hanya takut akan menyeret Hyura pulang saat gadis itu memberikan kata-kata manisnya untuk pria lain di depan matanya sendiri. dan itu bisa membuat Kyuhyun semakin tidak menyukai Donghae.

“astaga, kau cemburu dengan orang yang sudah tiada?” cibir Sungmin begitu menyadari ekspresi Kyuhyun. “cih, pantas Hyura selalu memintaku mengantarnya”

“arasseo arasseo, aku akan mencobanya” sahut Kyuhyun tidak ikhlas

Sungmin tertawa kecil lalu menepuk pelan bahu Kyuhyun “Gud Luck Cho Kyuhyun” Ucapnya sebelum pergi.

***

Hyura menggeliat pelan lalu mengerjapkan matanya perlahan. Gadis itu menoleh saat merasakan hembusan nafas di pipinya. Kyuhyun terlelap dengan mulut sedikit terbuka membuat Hyura tersenyum gemas melihat gaya tunangannya ini.

“Kyu..” panggil Hyura sambil mengelus pipi Kyuhyun “Kyuhyun-ah”

“Hmmm” sahutnya dengan mata masih terpejam.

“aku ingin minum teh melati buatanmu”  ujar Hyura manja

“apa harus sekarang?” Kyuhyun membuka matanya perlahan lalu menguap. Ia sedikit melirik jam di nakas yang baru menunjukkan jam 3 pagi.

“ani” Hyura tersenyum sambil menggeleng pelan “temani aku”

Kyuhyun mengucek matanya “temani apa Hyura-ya?” lalu pria itu kembali memejamkan matanya, ia tidak kuat menahan kantuk.

 “aku sudah tidak mengantuk, temani aku. Kau jangan tidur” rengek Hyura sambil menepuk-nepuk pelan pipi Kyuhyun.

“tapi aku mengantuk dan besok aku bekerja”

“Pleaseee” Hyura membuat suaranya semanis mungkin tapi Kyuhyun tetap tidak membuka matanya. Seolah ada lem yang menempel di kedua kelopak mata Kyuhyun.

“Hyura-ya….” Keluh Kyuhyun

Hyura memberengut lalu berpikir keras agar Kyuhyun mau menemaninya “Kyu….”

“Hmmm”

“aku mau menikah dengan mu”

Otomatis mata Kyuhyun langsung terbuka sempurna dan menatap Hyura tidak percaya. “barusan kau bilang apa?”

“aku mau minum teh melati buatanmu”

Kyuhyun menyipit “eyy bukan yang itu”

“aku hanya bilang itu” sahut Hyura berbohong

Kyuhyun merapatkan selimutnya lalu mengeratkan pelukannya di pinggang Hyura dan  kembali memejamkan matanya “yasudah, mungkin aku salah dengar”

Hyura berdecak kesal Kyuhyun malah kembali memejamkan matanya. Gadis itu menangkup pipi Kyuhyun lalu mencium bibirnya dan melumatnya perlahan. Namun Kyuhyun tak kunjung membalas ciumannya dan tetap tertidur. Hyura tidak menyerah, tangan gadis itu menelusup ke balik kaos Kyuhyun dan meraba dadanya. Ia mendengar Kyuhyun sedikit mengerang dalam tidurnya saat Hyura memainkan niplenya membuat gadis itu sedikit tersenyum. Dia tidak akan tahan. Pikir gadis itu.

Hyura semakin merapatkan tubuhnya dan Kyuhyun, tidak menyisakan jarak sedikitpun. Gadis itu juga masih setia melumat Bibir Kyuhyun meskipun pria itu tidak membalasnya. Tangannya sedikit turun masuk kedalam celana Kyuhyun dan meraba kejantanan milik pria itu yang belum tegak sempurna. Mengurutnya perlahan lalu “Damn Park Hyura” Kyuhyun langsung menjauhkan dirinya dan Hyura tertawa puas melihat ekspresi Kyuhyun.

“Arasseo arasseo, kau mau teh melati? Akan kubuatkan”

“aniya” Hyura menahan lengan Kyuhyun yang mau beranjak dari ranjang “temani aku saja”

Kyuhyun mendesah lelah “temani apa Hyura-ya? sebaiknya kau tidur, tidak baik ibu hamil begadang”  ia kembali merebahkan dirinya lalu menarik Hyura ke dadanya sambil merapatkan selimut. “kalau begitu temani aku sampai mengantuk” pinta Hyura manja.

“eoh”

“ceritakan dongeng sebelum tidur” Hyura memainkan jari telunjuknya diatas dada Kyuhyun

“pada jaman dahulu kala hiduplah…….”

“kau pikir aku anak kecil?” protes Hyura.

“lalu kau mau aku bercerita apa?” Keluh Kyuhyun dengan mata setengah mengantuk

Hyura mengigit bibirnya sedikit ragu “bagaimana dulu kau dan Donghae Oppa bisa berteman” Hyura bisa merasakan tubuh Kyuhyun sedikit menegang.

“kami tidak pernah berteman” sahut Kyuhyun Dingin. Hyura mengangkat wajahnya lalu mensejajarkannya dengan Kyuhyun. ia ingin melihat ekspresi pria itu.

“tapi Sungmin Oppa bilang…..”

“Hyura-ya, bisakah kita tidur saja?” Potong Kyuhyun lalu menoleh menatap Hyura.

“kau tau, aku masih menci……”

“aku tau” potong Kyuhyun cepat tidak ingin Hyura melanjutkan kalimatnya. Kyuhyun memalingkan wajahnya lalu memejamkan mata

“tapi aku lebih mencintaimu”

“aku juga tau” sahutnya lagi. Hyura mendesah pelan lalu berbalik, memutuskan untuk menghentikan pembicaraan ini. Kyuhyun menoleh memandangi punggung Hyura yang bergerak teratur. Tapi pria itu tau Hyura tidak tidur. Kyuhyun memiringkan tubuhnya memeluk Hyura dari belakang berbisik pelan di telinga gadis itu “nado saranghae”

Kyuhyun membuka matanya menimbang-nimbang apakah harus menceritakannya?

“aku melihatmu sebelum dia melihatmu” ujar Kyuhyun pelan. Hyura mencoba berbalik tapi Kyuhyun memeluknya erat “dengarkan dulu sampai selesai” Pinta Kyuhyun lembut dan Hyura menurutinya. “aku membencinya karena ia selalu tersenyum, semua orang menyukainya padahal otaknya sangat bodoh”  Hyura mengerutkan keninganya dan sedikit melirik “banyak wanita yang mengejarnya tapi kenapa dia justru memilihmu? Yah tentu saja karena dia sangat bodoh”

“YA!! Cho Kyuhyun kau…..”

“aku ingat saat pertama kali melihatmu” Hyura membatalkan niatnya untuk membalas ucapan Kyuhyun. lebih penasaran dengan apa yang selanjutnya akan pria ini katakan. “aku melihatmu menangis di perpustakaan kota sambil memeluk buku ujian. kau tau, kau sangat jelek” Hyura memutar otaknya. Menangis? Di perpustakaan kota?—

“lalu aku menertawakanmu dan membicarakannya dengan teman-temanku. Tapi aku lupa diantara kami selalu ada malaikat dan iblis. Tentu saja dialah malaikatnya” Kyuhyun tertawa sinis  “dan akhirnya terjadilah pertemuan dramatisir antara kau dan dia.” Kyuhyun sedikit melonggarkan pelukannya dan membiarkan Hyura memutar tubuhnya.

Hyura menatap Kyuhyun dalam “waktu itu Donghae oppa….”

“dia memberikan sapu tangannya untukmu kan?”

Hyura mengangguk pelan

“ aku membawa mu pergi dari tempat kecelakaan bukan tanpa maksud Hyura-ya” Kyuhyun sedikit menerawang mengingat kejadian 4 tahun lalu yang sebenarnya tidak mau ia ungkit sama sekali, tapi toh Hyura sudah mengingatnya dan bersikap terbuka rasanya lebih baik daripada terus menyimpannya. “aku ingin kau selamat. Hanya itu”

“Kyuhyun-ah”

“aku menyesal tidak bisa menyelamatkan Donghae Hyung saat itu, tapi tanganku hanya dua dan hanya bisa membawamu. Aku tidak bisa menunggu ambulans yang tidak tau kapan datangnya, aku…..”

“sstttt” Hyura meletakkan telunjuknya di bibir Kyuhyun. “aku tau, Gomawo telah menyelamatkanku” Hyura mengalungkan tangannya ke leher Kyuhyun lalu mengecup bibirnya singkat. “Nice Story

“kau mengantuk?”

Hyura mengangguk “sedikit”

“tidur?” Hyura kembali mengangguk dan mengeratkan pelukannya.

“aku mau menikah denganmu” kata Hyura dan Kyuhyun langsung menjauhkan wajahnya menatap Hyura “benarkah?”

“dengan satu syarat”

Dahi Kyuhyun berkerut “syarat apa?”

“lamar aku di depan Donghae Oppa”

Kyuhyun mendesah pasrah lalu menggeleng tidak percaya “wahh Lee Donghae kau benar-benar hebat, bahkan setelah tiadapun aku masih harus mengalahkanmu”

 “Yaaa…”

“Arasseo, aku menerima syaratmu” sahut Kyuhyun kemudian tersenyum mengecup kening Hyura dalam. Bahkan didalam alam bawah sadarnya Pria itu memutar otaknya untuk mempersiapkan dirinya melamar tunangannya di depan makam rivalnya.

END

setelah sekian lama ga apdet akhirnya saya cuma bisa ngasii ini… *sigh

mudah”n blog ini masih keurus ditengah” kesibukan saya di dunia nyata dan smoga readernya juga ga pada kabur hehehe

okeeyyy ditunggu komennya :* :*

Tulisan ini dipublikasikan di Fanfiction dan tag , , , . Tandai permalink.

134 Balasan ke You're My Only One [Sequel Don't Remember Me]

  1. niza berkata:

    Chukkae hyura yg skrg sdng hamil smga persalinannya lancar
    Emang ya hyura itu ga bisa jauh2 dari kyuhyun
    Sebenci apapun hyura sma kyuhyun psti msh terselip perasaan cinta utk kyuhyun
    Untung kyuhyun lngsng paham saat hyura nyebut2 kt2 aegi
    Wahhhh daebak kyuhyun tau aja siklus bulanan hyura hehehe
    Semangat thor buat kesibukannya di dunia nyata dan dunia maya

  2. misskyu95 berkata:

    wahhhh debaek chingu …
    aku suka ceritanya…
    lanjut dong sequlnya ceritanya nanggung chingu seharusnya adegan kyuhyun ngelamar hyura di ceritain juga 🙂
    tapi keseluruhanya bagus kok 😀

  3. andreajeanie_ berkata:

    ayeyeyyyy…setelah berbulan2 akhirnya keluar sequel jugaaaa….aaahh aku suka ff iniii^^ nice story…pokoknya keep writing and i always support you >< jean imnida 14 y.o

  4. Jungessica16 berkata:

    ihhi.. baguus bgt ceritanyaaa ^^
    suka banget sama pasangan inii.. squel lg squel lg haha 😀
    di tunggu karya yg lainnya ya thor ^^

  5. vievie berkata:

    eoh???ini sequelny y???

    mantap deh^^

  6. Eka berkata:

    Huaaa akhir.a Sequel muncul jg, meskipun mnyedihkan tp ttp Baguuus.. Like it 😀
    d.tnggu karya2 selanjut.a, masih dg Kyuhyun sbgai aktor.a 🙂

  7. Rasty Resty berkata:

    Keren nih,,
    Aq kasian sm kyu,, td wktu hyura lbh mlih ninggalin dy,,tp akhirnya tetep aja dy blik ke kyu,,
    Hahah happy ending lg deh,, kukira bkal smpe nikahnya,,
    Ehh adegan yg trakhir td sedikit nyerempet ya,, aq kira ada lanjutannya,,ternyata,,hahahah

  8. Shin Seo Si berkata:

    Hahahh… Nice story thor (hehe ngopi hyura :D)

    awalnya agak bingung sih koq ada kata2 hyura yg blg dia ga punya keluarga. Aku sampe memastikan judul dan gambarnya lagi deh, dan ternya mmg sequel don’t remember mi koq, xixixi 😀

    akhirnya terjawab semua segala hal yg msh mengganjal di episode sebelumnya.

    Tapi aku rada bingung thor setelah tadi baca ulang yg don’t remember me, perasaan ku dulu pas aku baca itu ceritanya cuma sampe bagian hyura ninggalin kyuhyun terus eomma kyuhyun jemput hyura di mokpo dan blg ke hyura kalo kyuhyun lagi butuh hyiura, tapi koq tadi pas aku baca ulang ceritanya lebih panjang sih?

    Aku jadi bingung deh ;(

    apa kah saya seorg yg tdk tuntas membaca wktu itu?

    Atau author yg nambahin ceritanya??

    Tapi aku yakin koq aku baca sampe selesai wktu itu 🙁

    ahh, never mind lahh.. Yg penting dah kelar semua 🙂

    SEMANGAT eonni 😀

  9. cho inhyeong berkata:

    owwww…
    aku suka endingnya..

  10. prahezty berkata:

    nice story thor 😀
    ending yg bahagia .
    chukae hyura ma kyu yg mau punya aegy .

  11. Ryuky93 berkata:

    Nice Story..
    Suka Alur n Pengambarannya,,Karakter Msg2 Jg Suka.. Seperti Biasanya,,Suka..

  12. 13elieve berkata:

    Kirain ff ni ga da sequel’a… Hehehh nanggung thor smpe nikah kek atw pas acra lamaran’a… Seru tuh….
    Tpi mnrt q alur’a agak kcptn… Kurang pas lah…
    Tp q ttp suka kok…

    Keep fight n write ya~ 😉

  13. abrian berkata:

    Dehhh hyura. . Jinak2merpati. . . Gak mau tp. . Mash bisa cemburu. . . Biasa wanita. . . Gomawo author untk sequelnya

  14. akhirnya bisa balikan lagi ama kyu,,
    tag kirain bakalan ama sungmin tapi ternyata balik ama kyu,,,
    yah walaupun awalnya kyu posesif bnget tp setelah tau cerita sesungguhnya jadi tau gmna persaan kyu yg gag mau kehilangan hyura

  15. deenachoi berkata:

    daebak
    love the end of story

  16. song hyera berkata:

    perfect story! need sequel lagi nuh, hahaha gimana bisa mereka nikah lagi

  17. idid berkata:

    gak ada adegan encenya thor? bagus cuma ngegantung endingnya, sequel lagi ya thor~ keep writing !:)

  18. choiseunghyunwife berkata:

    Woaaaaaaaaa chingu, benerr2 suka ama pasangan kyu-ra omooonaaaaaaa >.< Ngebayangin kyu nya aja jd delusi sendirii.. Wkwkwkwkw :p

    Terus bikin karya2 yg lainnya yaa chingu 😉
    Hwaiting 🙂

  19. tyafeya berkata:

    sequel lg dunkz

  20. TRizy berkata:

    seneng,…. seneng…. seneng,,,,, bgt akhirnya ff ini ada sequelnya …. meski belum baca,, tapi dari judulnya,,, pasti keren bgt kisahnya,,,, gomawo author dah bikin sequelnya,,,, setelah aku setiap hari buka blog ini #kagaknanya ,,,,, kekekke

  21. Camet^ berkata:

    Nice story thor

  22. Fadilah umy berkata:

    Wah keren,cpet lnjut y author

  23. sparkyura berkata:

    aku seneng akhirnya hyura mau nikah juga sama kyu. dia mengalahkan ketakutan ajan kenangan dan perasaannya sendiri demi kyuhyun dan kyu…. love you banget! nice story kak, semoga semuanya lancar yg nyata maupun maya 🙂

  24. hinata berkata:

    Pas bca awalnya bikin nyesep ampir nangis eh pas bca akhirnya senyum2 sendiri
    🙂
    D tunggu crt lainnya
    😛
    Semangat author
    😛

  25. missLEE berkata:

    Annyeong…
    Reader baru, udh baca ff yg laen, mian baru bsa komen dsni,gegara sinyal error.kkkkk
    cerita semua ff mu bagus thor,suka bgt sma jln cerita’y…
    keren dan teratur..
    mudah2n author mah berniat buat sequel ff ini lg.hahaha

  26. Esa Kodok berkata:

    akhrinya lengkaplah prasaan hyura yg kosong…hahahaha…ahr knapa selalu evil y

  27. muiiy berkata:

    hey, kangen banget sm ffmu, keren haha seperti biasanya. walaupun aku lebih suka dont remember me, soalnya ceritanya penuh kejutan alias ga ketebak 🙂 trus melihat komen komen sebelumnya, menurut aku jangan dibikin sequel lagi, ending nya udah pas banget ini hehe.
    kalo boleh request sih maunya sequel mysterious girl dong thor :p endingnya jadi sama kyu gitu :p *lempardonghaejauhjauh* ahahaha #peace^^

  28. TRizy berkata:

    Miss HOON….. nich ff belum kelar ne??? so aku mau minta sequelnya lagi…. kisahkan ttg married lifenya KYU-Ra,,,, okkk …. ditunggu

  29. maria berkata:

    nice story need sequel

  30. skyd91 berkata:

    aku baru jja baca don’t remember me di funwithff, en langsung meluncur kesini mw liat uda ada sequel.y apa blm en trnyata… woahh~ sequel.y keren… hehe
    Uda nebak pasti undangan pernikahan yg dikasih ahra itu bohong, en bnr…haha
    Kyuhyun setia bgt, pengorbanan.y yg selalu tiap mlm dtg ke rmh kemudian plg menjelang pagi, itu bikin aku trharu, en gag sia2 sampe akhir.y kyuhyun tau kl hyura hamil… :’)

    Buat sequel lg ya, apalagi pngen liat(?) Wajah kyu yg ngelamar hyura di dpn makam donghae…hehe

  31. yuki berkata:

    tmbh seru. .daebau bnget thor

  32. Robinxhinkyuarchibald berkata:

    Sequelllll.. Gntung pdhl pnsran kyu ikhlas ga yah nglmar hyura ddepan mkam donghae..
    Pi sng deh akhir’a hyura hamil nak’a kyu jga, n si kyu mkin oevrprotektif deh ma hyura.. Pi syg dsni kyu n hyura blum mrried.. Please author bkin seq lgi crta tntg kyu married trus nak’a lhir..
    Pleaseee sequel ya.. Fighting

  33. entapi berkata:

    daebak banget alur ceritanya bener2 gabisa di tebak! paraaaaaahhhh seru bgtaa

  34. dyaswid berkata:

    kyaaaa akhir nya ada squekl nya pertama2 menguras emosi sich tp happy ending aku suka bingitt
    gomawo thor

  35. Cho handa berkata:

    Rival yg berat bagi kyuhyun si donghae wkwkwk… enth knpa lucu aja pas hyunra minta di lamar di hadapan donghae dan kyu bilng bahkan hae udh tiada pun masih aja harus di kalahkan.hanya demi park hyura seorang Cho Kyuhyun rival dengan org yg udh gk ada wkwwk.. hebat hyura bisa buat si Dingin ChoKyu bertekuk lutut 😀

  36. nie p.nie berkata:

    kalo mau d buat film ostnya yg dapet lagu bbb “putus nyambung” hehe
    gregetan sumpah ma hyura kesannya plinplan, udah tau hamil tp ga mau d nikahin, walau ujungnya mau sih. tp sumpah bkin gregetan.

  37. nayy berkata:

    waaa nice story

  38. Aleyna_cho berkata:

    Suka banget ma couple atu ini.. Sequel nya ye eonni.. /modus

  39. Aristyana berkata:

    Eumm..jadi begitu*plaakk
    suka2 karakter over protective kyu oppa
    ^^evilmanis..kkk

  40. YoonRa berkata:

    Kerenn niih, semoga ada lanjutannya hehe 😀
    Married life mungkin (?)
    Habisnya bagus sih T^T
    pengen ada lanjutannyaa…

  41. TRizy berkata:

    ayo donk,,, ff ini dilanjutkan,,,, Kyu kan belum nikah ma HYura,,, belum ngelamar depan rivalnya juga,,,, so,,,, ditunggu sequel ke 2 dr ff ini,,,,,

  42. wiwied_chan berkata:

    aigo.. bener-bener deh rumit masa lalu hyura.. ada sequel lagi nda chingu?
    aku ingin ada lanjutanny chingu.. penasaran nih.

  43. Eunrim berkata:

    Keren thor. Aku suka pergulatan batinnya hyura pas bingung sama perasaannya. Dan akhirnya kyuhyun sama hyura rujuk jg. Sequel lagi thor, yg ini masih nggantung. Penasaran gimana kyuhyun mau nglamar hyura di depan makam donghae.

  44. novanofriani berkata:

    Aishh daebakk. Problem sma klimaks nya passss prok prok prok

  45. Dianaa berkata:

    Aa gila keren banget ffnyaaaa 🙂

  46. balabala berkata:

    kyu nya jadi sabar bgt wkwkwk 😀

  47. kapin berkata:

    Alur ceritanya pas terus suka sama bahasa yang dipake:3 feel nya juga dapet banget >< favorite!

  48. abel berkata:

    critanya seru and kocak, aplgi kyu ama rivalny mskpun udh tiada ttep ajh bikin kesel kyu..poor kyu

  49. DayRyn berkata:

    kyaaaaa nice story….. lanjutkan thor ^^

  50. Eun_ berkata:

    sweet suka banget ceritanya

  51. Maulina Jelita berkata:

    Sequel lagi,,,,!!! sequel lagi,,,!!! sequel lagi,,!!!
    aku suka ceritanya kyuhyun oppa yang sangat super protektiv sama otoriter banget but itu salah satu bukti sangat cintanya sama hyura,,, dan yang paling ngakak itu pas kyuhyun oppa meratapi nasib, dia masih rivalan sama donghae oppa yang udah meninggal
    DAEBAKKK THOR!!!!!

  52. inggarkichulsung berkata:

    So sweet story, akhirnya Hyura menerima Kyu oppa kembali apalagi skrg mrk akan pny anak.. Stlh banyak pertimbangan, meskipun Hyura smpt membatalkan pernikahan mrk akhirnya mrk akan bersatu dlm ikatan pernikahan.. Sungmin oppa bijak bgt, daebak

  53. kyutlia99 berkata:

    Ya Tuhaannn.. Ini romantis sekali! xD suka karakter2nya. Umm.. KyuHyun, love youu♥!! Happy birthday, Cho! xD *nyimpang

  54. hyunsoo28 berkata:

    Wwaahhhh author, holla aku reader baru nemu wp ini dr blog nckoreanff
    Aku udh baca cerita awalnya, abs itu iseng main ke sini, berharap nemuin sesuatu yg menarik hati, eh ketemu sekuel nya, ih wwwooowww
    Seneng banget rasanya, seperti biasa yah, selalu dan selalu bagusss ceritanya, biarpun ga ada nc nya #plak wkwkkw tp gpp lah, ini aja udh bgs bgt

  55. magnaelover berkata:

    Sequel lagi dong >.<
    Gemes sama hyura-nya yang ga bisa berfikir jernih …
    Semoga baby nya keluar dengan selamat.

  56. Aozora_sky berkata:

    terima kasih author udah mau membuat sekuelnya …
    ff nya bagus banget

  57. leenawon berkata:

    Ahh..
    I like this, cerita dan konfliknya sangat rapi dan ga ribet..
    So sweet, cinta mereka tak terkalahkan, walau Kyu gampang emosi tp dia ga pernah nyerah..

  58. Choi_Nura berkata:

    Cocwite bgt

  59. neezhaa berkata:

    Doeng..doeng..
    Aku suka bnget..^^

  60. Deviteuk berkata:

    Trnyata kyuhyun duluan yg suka sama hyura yah..
    Jodoh emang ga kemana yah XD

  61. laililala berkata:

    wahhhhh suka bangett gue! sequell lahh~ masih belum nikahhh nanti anaknya kyu gadapet akte kelahirannn kasian kaan. mangaaaat thorr

  62. Dewanty_airen berkata:

    baru baca . langsung sukaa. .
    daebak.

  63. heeyeon berkata:

    hua ini bagus… pengen minta sequel lagi… tapi entah lah authornya ngasig gak??

  64. F_Hae berkata:

    Aku sukaaaaaaaaaa 🙂

  65. maulid.diyah berkata:

    Wah happy ending .. .
    Aku suka banget ama alur ceritanya…
    Sequel lagi dong thor

  66. novanofriani berkata:

    Paling seneng sm crta squel ini. Daeebak. Klo bisa lanjutin lg dong thor

  67. lee khom berkata:

    kwrennnnn bgtttt

  68. tiwiw berkata:

    baca sequelnya jugaaa
    jadi gitu cerita kyu ama donghae , terjawab sudah rasa penasarannya

  69. Aya parkyu berkata:

    hoho,,,keren bngt seq ya…q bru bca muter2 ksna ksto,,,,akhir y blik jga ksni k hti Kyu Oppa,,!!,,keren knpa sllu kena truz k hati perasaan,,,,bnr2 kren
    ,,bngt…

  70. Cho Chanchan berkata:

    Daebakkk,,
    squelnya ya tor

  71. Kodok berkata:

    Q udah pernah bc niii
    Malah ff mu ni kamu publish d wp sebelah dulu kanny
    Hahahaha
    Q suka endibgnyaa
    Damai semua

  72. hankyusung berkata:

    Cie lee donghae tetap di hati dan takkan pernah terhapus
    Sweety sweety sweety you
    ringan dan mengesankan
    yg pergi jgn pernah dilupakan tapi harus dikenang
    dan tetap melanjutkan hidup dgn pengganti yg lain
    love it eon

  73. Huhu berkata:

    Eonii…
    Sequel lgi dong smpe mrka punya baby

  74. Xian Miya berkata:

    sweet story, akhirnya pas bagian awal dibuat sebel
    tapi berujung manis . Aku kira kyu bener mau d jodohin ehh ternyata, hhahhha author hebat bikin perasaan pas baca campur aduk . Keep writing author
    oiyaaa aku reader baru, nemu blognya juga baru
    salam kenal

  75. arselli_ berkata:

    endingnya pun mereka blm nikah. huhu tapi gapapa lahm intinya udh pada baikan semua♡

  76. dian012408 berkata:

    wahh akhirnya hyura mau nikah sama kyuhyun. seneng waktu tau hyura hamil.

  77. ayu.y berkata:

    ckckck
    disaat donghae gg ad pun msh tetep jd saingn kyuhyun..
    ceritanya bagus

  78. Yuni berkata:

    Rache part 4. Ditunggu!!!

  79. shinmin berkata:

    Happy Ending…
    Thanks author.
    Author Fighting!

  80. Marsceill berkata:

    Halo thor saya nyasar lagi ni . Padahal tadi dah numpang² lot thor tapi emang jodoh.a di sini jadi saya singah dulu di kdiaman author ga papa kan . Kalo ni ff awal awal rada bingung mungkin gegara belum baca ff awal.a tapi tetep emosi.a dapet banget pemilihan kata.a jga menurut aku enak banget gada typo yang bergentayangan . Poko.a daebak dah . Buat karakter di ni ff suka banget ma karakter.a si kyu trus ahra.a jga walau cma setetes nongol.a trus sungmin gi mana ya ah poko.a selalu suka ama karakter min di ff mana pun *sejauh ini tapi rada kesel ama hyura.a tapi it’s ok . Ah banyak bicara ya thor ok cukup sekian kalau begtu . sampai ketemu lagi thor *bow 🙂

  81. meyameylan berkata:

    dulu pernah baca ff remember me di salah satu fp tp kepotong dan tiba” pny niatan buat search di google eh mlh nemu srkalian sequelnya, nice ff ^^

  82. butuh sequel! Aq mau tau kehidupan kyura after weddingnya *kepo hehehe
    Aq salut banget sama mingppa, dia masih bisa maafin kyuhyun dan bisa bersikap bijak, DAEBAKKK!!! Sweeeeettttt story banget d(^o^) good job and keep writing thorrr #fighting (9^o^)9

  83. sakura berkata:

    .keren
    .sequel lagi dong author hehe

  84. Nice story.
    Terharu banget sama ceritanya 🙁

  85. lovey denalisa berkata:

    Aku suukkaaaa..buat sequelnya lg.
    q suka sikap ot0riter kyuhyun dan penurutnyd hyura dg cinta pastinya.:-D

  86. Sakura berkata:

    Romantis bgt
    kyuhyun cinta mati ma hyura, sampai mw mlakukan apapun untuk hyura salut deh keren….

  87. allyn berkata:

    tuh kaan, aku tau ahra hanya ngerjain doang, komplotan sama sungmin pula ckck 😀
    belum sampe nikah sih.. tapi aku ngerasa baca marriage life masa ^^ mereka manis banget.. bertengkar juga kaya pasutri yg lagi marahan 😉
    cho protective bgt.. tapi aku malah suka.. keliatan bgt cintanya ..
    cieee yg mau jadi apaa #timpukCho 😛

  88. cloudkyute berkata:

    Waaaaaw keren bgt bgt bgt, awal awal nya nyesek, tngh tngh nya bkin trharu, akhr nya bikin reader snyum snyum sndiri kkkkkk
    pngen squel lagi dnk, mreka mnikah gtu, trus pnya anak, trus knflik knflik rmh tngga kyanya seru *bnyak mau nya 😀
    Poko nya FF ini daebaaaaaaak…

  89. dongrim berkata:

    aku agak lupa sih cerita awalnya, tapi udah inget dikit, mau ditambah lagi ceritanya boleh kok

  90. tri murni berkata:

    suka bnget dheh cara kyu cerita sama hyura soal dia sama donghae. :-*

  91. chieva_chiezchua berkata:

    aq tau ini udh terlalu lama aq baru nemuin sequel ff ini, hehe
    dan ternyta setelah ktmu aq sungguh nyesel kenapa g dari dlu2 aja nemuin wep eonni …. *readers kurang peka
    swquelx sweet bnget eon… makin sweet kalau anakx sampai lahir.. . hehe tp aq g mksa minta sequel lgu kog eon… aq tau urusan eonno lebih bnyak di dunia nyta g cuma ngurus wep ini aja, selalu dtunggu update trbarux.. fighting eon…. 🙂

  92. whitedear berkata:

    OMG, sempat shock waktu Hyura ingat semuanya dan menolak nikah dengan Kyuhyun oppa.. Dan juga moment yang lucu dan mrnyedihkan itu waktu Hyura dikasih Ahra eonnie undangan pernikahan Kyuhyun, malah dia nggak sadar kalau itu undangannya sendiri, cuman diganti nama saja. Dan moment yg terakhir waktu Kyuhyun oppa memilih salah satu yg ditolong antara Donghae oppa atau Hyura..

    Semangat untuk nulis fanfictionnya eonnie.. bagus dan menyentuh kok ceritanya 😀

  93. VynnaELF berkata:

    Ok bgt deh ceritanya..
    Akhirnya hyura mau juga nikah ma Kyu..
    Demi aegi nya jg kan..
    Sukaaaaa…!!

  94. dongrim berkata:

    udah berkali2 baca tetep keren

  95. Audhi berkata:

    Daebakk..aku suka bngt sma critany..bikin sequelny lg donk thor..jebalyo. .

  96. Yoon Hyemi berkata:

    Sweeeett bangeeeeeettt….
    Ternyata kyuhyun gak salah apa”..
    Hyura beruntung banget dicintai 2 pria sekaligus.
    Dan cara mencintai mereka berbeda” pengungkapannya…
    Sequel hyura punya anak gak ada nih???

  97. Dhiana berkata:

    Eonni…. Bgus bgt critanya, memenuhi syarat krna happy end, tp msih butuh sequel nih….
    Pngen tau kyu nglamar hyura’a…. Epilog pun jd deh,,, yg pnting ada lamaran, nikan, ngidamnya hyura, trus detik2 lahir nya si kecil… Haha kpnjangan ya kalo epilog… Brrti emg hrus sequel nih eonni… 😉
    keep writing..

  98. ChoHyura96 berkata:

    Annyeong unni 🙂
    Aku readers baru, sebenarnya aku tau wp unni gara2 baca ff unni yang dipost di blog sebelah,
    Dan swear jatuh cinta banget dg ceritanya, sweet banget deh pokonya 😀
    Berharap ada sekuel atau after story jg gpp, #wks hihihi

  99. nia kurnianti berkata:

    apakah aku tega sama author kalau minta sequel lagi?? hahaha
    author ini keren walau ada adegan dewasanya
    kyu hebat bisa tahan digoda hyura
    padahal sebelum sebelumnya kyu suka sekali seperti itu

    kirain beneran kyu bakalan nikah sama ccewe lain,rupanya ahra bohong,,,

  100. Yulia dewy berkata:

    Lamaran itu biasanya romantis,, lah ini seremin.. Lamaran di makam ckck hyura kau aneh toh haha.. Tp aku salut ma hyura dia tdk mlupakan hae dn smpai ia mau menikah pun hae msh bisa menyaksikan lamaran itu.. Aku terharu, T_T dn sedih juga teringat kata2 sungmin “donghae menunggu mu slama 4 tahun, dn dia bisa pergi dgn tenang saat kau kembali padanya” *maaf kalo kata2nya salah tp sbgian bsar bgt2 kn 😀 * pas inget kata2 itu jujur nyesek dn jadi sdih juga kalo inget hae..
    Bgus tor ff nya, sukses trus yh 😀

  101. AssaElf berkata:

    Sempet bingung past baca bagian awal ..
    Ternyata hyura kecelakaan lagi trus inget masa lalu.a kirain bakal beda cerita … 🙂
    kalo yg don’t remember me udah pernah baca jdi ak langsung baca yg ini 😀
    bagus onni apa lgy ps kyu nungguin hyura didepan rumah smbil ujan2an sweet :p
    entah knp suka sma karakter kyu yg overprotektif suka maksa dan cool keren lah pokok.a 😀

  102. yusnitaa berkata:

    ouuuwwww aku tersentuh sama ceritanya. pelan tapi pasti alurnya. ceritanya juga rapi dan yang pasti gak membingungkan. huh aku suka banget sama ceritamu.. feelnya.. aduhhduhh aku merinding iya nangis iya senyum juga gulung2 juga iya.. DAN aku udah ngidam baca ff yang kayak begini tuh udah dari dulu dan baru ketemu sekarang. maksudnya yang bener komplit dalam artian bahasa ffnya bagus. selain itu kata per katanya dirangkai dengan indahnya jadi buat pembaca ikut ngerasain perasaan Hyura. Kyuhyun juga. jadi INTINYA Aku suka dan mulai ngefans nih sama kamu *kkkk
    kapan2 update lagi yaa!! Fighting!!

  103. esti yeeaahh berkata:

    hohoho 😮
    Ini ff keren ><

  104. Shinherin berkata:

    Awal sedih tapi lama kelamaan happy.
    Berarti ahra cuman ngerjain kyuhyun doang ya.
    Parahh . Haha.
    Iblis dan malaikat, kyuhyun dan donghae #lol
    Goodjob thorr

  105. kim vikyu_94 berkata:

    hehe kagum sama Kyu , dia mau ngerti Hyura yang gak bisa lepas dari masa lalunya bahkan setiap Hyura bilang dia masih cinta sama si ikan 🙂 .. Di Don’t remember me rada gak suka sama sikap dia yang terlalu protektif dan egois, jadi ngerasa dia cuma terobsesi bukan cinta sama Hyura. Tapi disini dia membuktikan kalo dia beneran cinta Hyura. Kyu berhak dapat happy ending ! *apaan* 😀

  106. angelcho8888 berkata:

    Keren critanya..wah ternyata kyu lebih dulu ska ma hyura…

  107. nina berkata:

    Haiii..
    Aku readers baru..
    Pernah baca ff don’t remember wp lain atau dmna gitu kau lupa ahha miaan..
    Dan td iseng nyari nyari author miss_hoon
    Dan nemu ini…
    “Nice Story” sperti yg hyura bilang ff ini nice and sweet story..
    Suka sama alur dan gaya penulisannya..

    Karna aku bru nemu wp ini aku izin baca ff yg lainnya ya, gomawo..^^

  108. Han Cemunung berkata:

    Pas awal baca squelnya dag dig dug takut sad ending*LoL# apalagi pas hyura ngebatalin pernikahan yang udah didepan mata dan ada gampar nenggemparkan kyu mau nikah karena perjodohan, sempet curiga juga ci seorang cho kyuhyun yang cinta mati ama hyura mau nikah apalagi karena perjodohan. Tersentuh sama kyu yang ujan-ujanan nemuin hyura,yang sebelumnya dia tidur diemperen toko pas ditinggal hyura dan sekarang…?? Dengan cara kyu ngebiarin hyura pergi itu membuktikan kalo dia nggak egois tapi ngebiarin hyura menyendiri buat nentuin perasaan hyura yang butuh waktu buat semuanya.*ngomong apa gw jg g pham#
    Hyura wanita yang hebat salut dech, disaat dia udah ada cinta baru tapi dia masih inget ama cinta lamanya. Suka sama krakter kyu yang overprotektif dan karakter hyura sebagai wanita yang tegar.
    Ayooo kyu siapin sesuatu yang romantis buat ngelamar hyura,walaupun tempatnya menyeramkan di pemakaman, tapi seorang cho kyuhyun nggak bakal takut ama yang gituan, kalopun ada setan satu Rt bakal lari terbirit-birit pas tahu ada raja iblis tamVan datang…kkkk
    Ingatkan akan ada scene membahagiakan nan mengharu biru sampai baby cho lahir*plak# mian eonni biasa manusia nggak pernah merasa puad.
    Semangat terus buat karya-karya dan.kita semua nggak bakalan kabur malah setia menanti.
    Fighting…!!!

  109. gyusso88 berkata:

    jeng jeng… aku baca ini lagi.. wkakakakakaka…

  110. siti nss berkata:

    keren hyura akhrnya mau nikah sama kyu 😀
    prok prok

  111. Neytiri berkata:

    Huaaaaahhhhh….
    Terjawab sudah semua teka teki di DRM..
    Nggak nyangka sedalam itu kyu mencintai hyura…
    Daebaaaakkk.. ^^

  112. jjkglitter berkata:

    Hi thor! new reader nih hehe …
    TBH, ff don’t remember me itu ff favorit saya lohhh
    sequelnya juga seru daebak lah pokoknyaa
    izin obrak abrik blog ini yaa thor

  113. Lina damay berkata:

    suka,,,,,,banget sama cerita ini,,,,,dan kenapa baru nemu blogna,,hiks. suka sama karakter kyuhyun.bener2 pria idaman..tpi.thor enak bgt jadi hyura ya,,selain kyuhyun dia masih gaet lee donghae…ughhh direbutin dua cowok kece…bikin iri…tpi please ama Cho kyuhyun aja ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *