My Misterious Girl {Case Closed}

cse closed

Happy Reading N Sorry For Typho ^^

***

“bagaimana pertemuanmu” tanya Donghae begitu Hyura masuk ke apartemennya. Donghae mengenakan kaos santai dan celana training sambil memegang cangkir kopi. Pria itu kembali menyesap kopinya yang masih sepertiga saat Hyura merebahkan dirinya di sofa.

Gadis itu menghela nafas panjang lalu mengendikkan bahunya asal, wajahnya terlihat lesu “molla”

Donghae ikut mendudukan dirinya disamping Hyura lalu memandang gadis itu penuh rasa ingin tau“apa yang terjadi? Apa tidak berjalan lancar?” Donghae hampir tersenyum saat menanyakan pertanyaan terakhirnya. Meskipun ia merasa pria jahat tetap saja ia senang jika pertemuan Hyura dengan Ibu Kyuhyun tidak berjalan lancar.

Hyura menoleh dan menunjukan wajah memelasnya “Donghae ssi…..”keluhnya panjang dan merebahkan kepalanya di bahu Donghae “aku tidak tau ternyata ibu mertua itu sangat mengerikan” Donghae hampir terbahak tapi ia menahannya agar tubuhnya tidak terlalu bergetar dan menyebabkan Hyura tidak nyaman di bahunya.

“memang apa yang ibu Kyuhyun lakukan?” tanya Donghae sambil menahan senyumnya.

“Entahlah, tapi tatapan dan ucapannya membuatku takut. Seolah ia mengatakan aku mencuri anaknya”

“ya! Setiap ibu pasti seperti itu, mereka ingin anak laki-lakinya mendapatkan pasangan yang terbaik”

Hyura mengangkat kepalanya cepat “apa ibumu juga seperti itu?”

Donghae mengendikkan bahunya lalu menyesap kopinya lagi “mungkin. entahlah, aku belum pernah membawa gadis manapun untuk menemuinya?” Donghae terlihat berpikir sebentar lalu menatap Hyura penuh harap “apa kau mau menemuinya? Yah, hitung-hitung kau latihan untuk bertemu ibu Kyuhyun lagi. bagaimana?”

“kurasa itu bukan ide yang buruk” sahut Hyura enteng dan membuat Donghae tersenyum lebar—sangat lebar.

“kapan aku bisa menemuinya?”

“mungkin akhir pekan ini kalau kau mau, kita akan ke mokpo”

Hyura mengangguk mengerti “arasseo”sahutnya lalu beranjak

“mau kemana lagi?”

“ada yang harus kulakukan” katanya sambil berlalu

“perlu kuantar?” tanya Donghae sambil berteriak karena Hyura pasti sudah berada di pintu depan tapi tidak ada jawaban dan hanya terdengar suara pintu tertutup membuat Donghae menggeleng pelan lalu mendesah pasrah.

***

Hyuna terpaku diambang pintu saat melihat kembarannya duduk santai di ruang kerjanya.

“hai” sapa Hyura sambil tersenyum, bisa dibilang senyum basa-basi.

Hyuna menggertakkan giginya dan menatap Hyura tajam. Gadis itu  menutup pintu dan berjalan perlahan kemudian berhenti beberapa langkah didepan Hyura. ia melipat kedua tangannya didepan dada “apa yang kau lakukan disini?” sinis Hyuna.

Hyura bangkit dan membalas tatapan Hyuna “hanya menjengukmu, saudaraku. Aku ingin memastikan kau baik-baik saja, mengingat hmm…berapa lama kita tidak bertemu?” Hyura terlihat pura-pura berpikir dan makin membuat Hyuna muak. “ah… 3 bulan, hampir 3 bulan kita tidak bertemu. Apa kau baik-baik saja?” tanya Hyura dengan nada mencemooh

“Gadis keparat” umpat Hyuna pelan. 3 bulan tidak bertemu Hyura seperti 30 tahun tidak bertemu, rasanya kosong dan sesak bagi Hyuna. Tidak bisa dipungkiri ia merasa lega bisa bertemu kembarannya hari ini. Berbeda dengan Hyura yang tidak terpengaruh dengan perpisahan, Hyuna justru bisa sakit jika terlalu lama tidak bertemu kembarannya.

 “Ya! Kenapa kau begitu? Aku benar-benar mencemaskanmu”

“omong kosong!! kau kesini untuk meminta bantuanku kan? Aku sudah mendengar semuanya dari Leeteuk Oppa”

“aishh pria tua itu tidak bisa menjaga mulutnya” gerutu Hyura

“aku bersedia membantu” ucap Hyuna tiba-tiba dan diselingi senyum penuh arti

“jinja?” tanya Hyura tidak percaya

“tapi dengan satu syarat”

“syarat? apa itu?”

“berikan kekasihmu padaku”

Hyura menatap Hyuna tidak senang “wanita jalang, apa yang ingin kau lakukan padanya? berani kau menyentuhnya aku benar-benar akan membunuhmu”

Hyuna terbahak, ia merasa telah membalikkan keadaan “bukan hanya menyentuhnya, aku bahkan sudah tidur dengannya. apa sekarang kau akan membunuhku?”

 “mwo?” langkah Hyura sedikit terhuyung dan makin membuat Hyuna diatas angin tapi sedetik kemudian Hyuna terpaku karena Hyura telah mengacungkan telapak tangannya di leher gadis itu. tidak sampai menyentuh kulit leher Hyuna tapi cukup membuat Hyuna cukup bergidik. Gadis itu tau dengan jelas bagaimana kemampuan tangan Hyura yang lebih tajam dari pisau.

“aku bisa mengeluarkan jantungmu dalam hitungan detik Park Hyuna. Jadi katakan dengan jelas apa yang kau lakukan!!!”

Hyuna menarik nafas panjang dan menelan ludah kasar “arasseo arasseo, aku berbohong. Cepat singkirkan tanganmu!!” Hyura menurunkan tangannya lalu dengan cepat Hyuna mundur dan mendesah lega. “YAK!! Apa kau belum puas melukaiku saat kau kabur dari rumah?”

“aku tidak sangaja, mian” sahut Hyura santai lalu kembali duduk

Hyuna menggeram kesal “kau hampir menusuk jantungku. Dasar idiot”

“sudah kubilang aku tidak sengaja dan aku sudah minta maaf. lalu apalagi?”

Hyuna berdecak kesal, apa itu caranya minta maaf? “kau benar-benar sombong”

“dan kau benar-benar wanita jalang”

Hyuna kembali terbahak “ aku suka julukan itu”

Hyura melirik kembarannya malas “selama 3 bulan berapa pria yang kau jatuhkan?”

“kau tidak akan bisa membayangkannya” sahut Hyuna dengan bangga. Ia duduk didepan Hyura sambil menyilangkan kakinya dengan gaya sedikit angkuh.

Hyura membuang muka, malas melihat tingkah Hyuna yang mulai berlagak jika sudah menyangkut soal pria. Hingga seusia ini pria yang dekat dengan Hyura hanya Kyuhyun dan Donghae. sedangkan Hyuna sejak kecil sudah sangat populer dikalangan pria. Meskipun memiliki wajah yang sama-sama cantik tapi Hyura tidak memiliki aura semenggoda Hyuna karena itu ia tidak terlalu populer dan lingkungan Hyura di besarkan pun tidak seperti Hyuna.

“jika kau datang kesini hanya untuk meminta bantuan, kau membuang-buang energimu Hyura-ya”

“tujuan utamaku bukan meminta bantuan, aku ingin melihat keadaanmu”

“cih, berhenti sok peduli padaku”

“terserah, tapi aku tidak berbohong”

Mereka sama-sama terdiam, sibuk dengan pikiran masing-masing. Sampai Hyuna beranjak dan mengeluarkan tabung kecil yang berisi cairan berwarna bening dari lemari yang tidak jauh dari tempat mereka duduk. “aku meneliti racun yang digunakan untuk membunuh mentri pertahanan itu. kurasa ini hampir mirip” Hyuna menyodorkan tabung tersebut dan Hyura mengambil lalu mengamatinya.

“mereka mencapurkan cairan tersebut kedalam parfumnya. Dan dalam hitungan menit racun itu mengikat pembuluh darah dan menghentikan kerja jantung. Cukup hebat untuk pemula, tapi kita lebih hebat daripada mereka” kata Hyuna Bangga

“menurutmu siapa yang bisa melakukan ini semua?” Hyura meletakan tabung racun ke meja rendah diantara dirinya dan Hyuna.

Hyuna mengendikkan bahunya “mungkin Leeteuk oppa tau. Mengingat banyak teman satu pelatihannya dari korea utara saat di Rusia”

“meskipin aku memohon dikakinya, pria tua itu tidak akan mau membantuku” dengus Hyura

“untuk kali ini aku setuju dengannya. kasus ini memang bukan urusan kita, kau hanya membahayakan dirimu sendiri”

“aku hanya ingin menebus dosa keluarga kita pada Kyuhyun. karna kakek yang membunuh ayahnya. Dan keluarganya dalam bahaya sekarang”

“apa kau tidak tau? Orang yang sampai mati ditangan pembunuh bayaran berarti ia menebar kebencian pada orang lain. Seandainya bukan kakek yang membunuhnya pasti Tuan Cho juga akan mati ditangan pembunuh bayaran lainnya. Seperti halnya paman Kyuhyun. Lalu untuk apa kau merasa bersalah?”

“bukan perasaan bersalah, tapi aku ingin melindungi Kyuhyun. nyawanya juga terancam. Karena Jaesuk benar-benar akan menghabisi semua keturunan keluarga Cho”

“kau benar-benar mencintainya yah?” tanya Hyuna kesal dan tidak percaya . “apa kau selalu menyumpal telingamu saat kakek memberikan pelajaran dasar untuk menjadi seorang pembunuh bayaran? Bisa-bisanya kau menggunakan perasaanmu, Aku tidak tau kalau otakmu sebebal itu” cemooh Hyuna.

Hyura melirik Hyuna sebal “Ya! Kau menguji intelektualitasku? Apa kau tidak takut malu? Saat keluar dari rumah aku sudah mengeluarkan semua doktrin kakek padaku. Dan aku bukan pembunuh bayaran, jangan samakan aku denganmu”

“harusnya aku yang bilang begitu. Aku dan Leeteuk oppa lah yang bukan pembunuh bayaran, tapi kau! Karena kami di didik hanya untuk melengkapimu”

 “melengkapi apanya? Justru kalian berdua yang memiliki catatan terbanyak” sergah Hyura tidak terima.

“itu karena kakek tidak membiarkanmu mengurusi ikan teri. Cih, pria tua itu benar-benar pilih kasih. Bagaimana mungkin aku yang jenius lulusan Amerika dan Leeteuk Oppa mantan pelatihan di Rusia hanya diberikan tugas untuk menghabisi sampah masyarakat. Sedangkan kau yang hanya di didik di pegunungan korea selalu di beri tugas penting”

Hyura menggelang pelan saat mendengar keluhan Saudara kembarnya. Tugas penting, sampah masyarakat atau apalah itu, yang jelas ia tidak suka mengambil nyawa orang lain siapapun dia atau seberapa jahatkah orang tersebut. “doktrin kakek sudah benar-benar melekat pada mu yah?”

“Ne?”

Hyura melihat nanar telapak tangan kirinya lalu mengepalkannya kuat-kuat “rasa yang tertinggal di tangan, jeritan kematian yang memekakkan telinga dan bau darah. Itu semua membuat ku muak. Bagaimana mungkin kau melakukannya tanpa merasakan apapun?”

Hyuna tidak menjawab, ia terlihat berpikir keras lalu mendesah pasrah “entahlah, yang jelas aku tidak pernah menyentuh targetku. Apa aku masih bisa dibilang pembunuh? Kurasa tidak”

Hyura memutar bola matanya malas. Inilah salah satu kelebihan Hyuna yang tidak bisa ia kuasai. Karena profesi gadis itu sebagai dokter Psikologi ia bisa mempermainkan keadaan jiwa seseorang hingga membuatnya gila bahkan bunuh diri “Ya! Kau membunuh mereka dengan kata-katamu dan teror yang kau ciptakan”

“aku hanya berbicara dan pikiran-pikiran mereka sendiri yang membuat imajinasi yang berlebihan. Saat aku menentukan target, aku hanya membisikkan apa yang perlu mereka lakukan tapi keputusan untuk melakukannya atau tidak itu terserah mereka” papar hyuna ringan. Ia tidak suka menjadi kambing hitam atas kematian seseorang meskipun ia terlibat didalamnya. Baginya ini hanya pekerjaan.

“harusnya kau saja yang menjadi anak kakek” dengus Hyura.

Hyuna terkikik sambil memainkan kukunya yang baru saja dihiasi 3D nail art “sayang aku tidak memiliki kemampuan sepertimu, kalau aku punya aku pasti menggunakan dengan baik”

Hyura berdecak sambil menggeleng pelan. Sepertinya Saudara kembarnya sudah terlalu dalam terjerumus. Hyura bangkit dan hendak berajalan keluar tapi baru dua langkah Hyuna sudah ada didepannya “mau kemana kau?” tanya Hyuna dengan nada tidak suka

“waahh Park Hyuna. Sejak kapan kau menguasai langkah kilat seperti itu?” tanya Hyura dengan nada sedikit kagum. Tentu saja Hyura bisa bergerak secepat itu sejak berumur 9 tahun sedangkan saudaranya yang lain hingga saat ini masih belum bisa melakukannya.

“Y..YaK! Aku bertanya kau mau kemana, untuk apa kau mengomentari kecepatanku?” Hyuna terlihat pura-pura kesal untuk menutupi rasa malunya karena terkesan terlihat pamer  saat menunjukkan kemampuan barunya.

“pulang. Tentu saja”

“pulang? Baiklah, aku antar” putus gadis itu dan berbalik berjalan lebih dulu. Hyura hanya mengendikkan bahunya asal dan mengikuti Hyuna. Gadis itu mengerutkan keningnya saat Hyuna dengan bangga memamerkan Porche Kuning yang baru didatangkan dari italia 2 hari yang lalu “bagaimana? Bagus bukan?”

“aku heran, kenapa kau sangat suka menjadi pusat perhatian” komentar Hyura asal dan langsung masuk ke dalam mobil tersebut. Tidak bisa dipungkiri kemewahan interior mobil keluaran italia tersebut membuat siapapun berdecak kagum.

Hyuna mulai menyalakan mesin mobilnya sambil terus memuji-muji kelebihan mobil barunya membuat Hyura menyalakan radio keras-keras agar bisa menghentikan ocehan saudara kembarnya yang menyebalkan.

“Ya! Untuk apa kau terus mengikutku?” Hyuna dengan setia mengikuti Hyura sampai didepan pintu apartemen Donghae.

“aku hanya ingin melihat bagaimana tempat tinggalmu”

“ini bukan rumahku. Aku hanya menumpang disini, jadi pergilah. Hus..hus”  Hyura mengayunkan tangannya mengusir Hyuna agar segera pergi

“Mwo? Menumpang? Dengan siapa kau menumpang?” bukannya pergi Hyuna malah semakin penasaran “apa kau bekerja disini? Kudengar kau jadi pelayan. Tapi.. sepertinya ini bukan apartemen yang besar” kata Hyuna sambil melihat sekeliling.

“tentu saja bukan, aku menumpang dirumah temanku. Sudahlah, sebaiknya kau pergi! aku mau masuk”

“teman? Kau punya teman? Siapa dia? Pria atau wanita?”

“apa kau tidak bisa diam dan pulang saja?” Hyura terlihat mulai kesal

“ani! Aku tidak akan pulang sampai kau mengenalkan temanmu” sahut Hyuna keras kepala.

Hyura mendengus kasar “Lee Donghae. kau mengenalnya kan? Dia temanku, puas?”

“y ye? Kau tinggal dengannya? polisi bodoh itu?” nada bicara Hyuna terdengar sangat merendahkan Donghae hingga membuat Hyura kesal tidak terima “memangnya kenapa dengannya? dia temanku dan dia mengijinkanku tinggal disini”

“tentu saja dia mengijinkanmu, dia itu menyukaimu dasar bodoh”

Hyura menautkan kedua alisnya bingung “maksudmu?”

“sekali lihat pun aku bisa tau dia itu menyukai… bukan, bahkan ia mencintaimu. Aku bisa membaca matanya. Matanya langsung berbinar saat aku menyebut namamu dan Kau!! Harus segera menyingkir dari sini!! Kulihat kau juga mulai memiliki perasaan padanya”

Hyura tertawa hambar untuk menutupi kegugupannya, saat mendengar Donghae mencintainya entah kenapa ia merasa jantungnya berdebar lebih cepat “jangan bercanda, leluconmu sama sekali tidak lucu. Perasaan apa? aku sudah punya Kyuhyun, apa kau lupa”

“aigoo~ lihatlah, bahkan kau terlihat gugup sekarang. Apa kau meragukan kemampuanku dalam membaca wajah seseorang hah?” Hyuna menyipitkan matanya seolah menyelidiki “aku jadi meragukan perasaanmu pada Kyuhyun”

“sudahlah sebaiknya kau pulang” Hyura membalikkan paksa tubuh Hyuna dan berusaha mendorongnya tapi Hyuna berpegangan pada pinggiran pintu apartemen Donghae. gadis itu bersikeras tidak akan pergi. “YAK!!! Kenapa kau sangat keras kepala Park Hyuna!!” teriak Hyura frustasi

“jawab dulu pertanyaanku, apa kau benar-benar menyukai polisi Bodoh itu?” Tanya Hyuna susah payah sambil berusaha menolehkan kepalanya kebalakang sambil menahan dorongan Hyura.

“aishhh, bukankah kau bisa membacanya di wajahku. Egghhhh peganganmu kuat sekali dasar gadis brengsek” Hyura terus berusaha mendorong bahu Hyuna agar menyingkir dari sana.

“kau menutupinya, darimana kau belajar membentengi diri seperti itu hah? Wanita sialan! Aku tidak akan menyerah, jawab dulu Pertanyaanku!!! Apa kau meyukai Lee Donghae”

“bukan urusanmu!! Cepat pergiiii!!!”

“YAKK!! JANGAN BERI…..sik” Donghae tiba-tiba membuka pintunya dan membuat Hyura maupun Hyura terdorong kebelakang bahkan hampir terjatuh “ka..kalian berdua”

“aisshhh orang ini benar-benar bodoh. YA! Kenapa kau tiba-tiba membuka pintu? Kau membuat kami hampir terjatuh!!” omel Hyuna

“mi mianhe, aku tidak tau kalau itu kalian berdua. Hyura-ya kau tidak apa-apa?” Donghae menghampiri Hyura dan mengecek keadaannya. “aku tidak apa-apa, hanya sedikit terkejut”

Hyuna mengangkat sebelah alisnya saat melihat Donghae sangat mencemaskan Hyura, padahal jelas-jelas Hyuna yang hampir terjatuh karena ia berpegangan pada gagang pintu sedangkan Hyura hanya sedikit terhuyung kebelakang “cih, opera sabun” gumam Hyuna pelan tapi masih terdengar oleh Hyura dan Donghae.

Donghae menoleh lalu kembali melihat Hyura “kau pergi menemuinya?”

Hyura mengangguk sebagai jawabannya kemudian menoleh kearah Hyuna mengisyaratkanya agar segera pergi. “sebaiknya kau pulang Hyuna-ya, ini sudah malam” Hyuna memberengut kesal mendengar Hyura mengusirnya.

“eoh pergilah ini sudah malam” tambah Donghae dan membuat Hyuna melemparkan death glare nya pada pria itu. “kita  masuk, ada yang ingin kubicarakan” Donghae menggiring Hyura agar masuk lebih dulu tapi saat ia mau menutup pintu ternyata Hyuna ikut masuk kedalam tanpa ia sadari. Kemampuan gerak cepatnya yang ia pelajari dari Hyura ternyata cukup berguna pada situasi seperti ini. “Ya, kenapa kau ikut masuk?” Hyura menoleh dan mendesah dalam saat melihat Hyuna sudah berada di dalam apartemen Donghae.

“aku ingin ke toliet” sahut Hyuna pendek sambil berlalu melewati Donghae dan Hyura menuju ke ruang tengah. Gadis itu duduk di sofa besar yang menjadi tempat tidur Donghae selama Hyura tinggal dirumahnya.

“bukankah kau mau ke toilet? Kenapa malah duduk disini? Toiletnya disebelah sana” Protes Donghae. setiap melihat Hyuna ia mengingat kejadian ciuman paksa saat di pesta dulu dan membuatnya tidak nyaman, ditambah lagi ada Hyura saat ini.

“tadi aku merasa perlu ke toilet tapi sekarang sudah tidak lagi. astaga ini aneh sekali” sahut gadis itu polos. Donghae mendengus kesal sedangkan Hyura hanya memutar bola matanya malas, ia sangat hapal sifat kekanak-kanakan saudaranya.

“kau sudah makan malam? Kalau belum aku akan memanaskan sup” tanya Donghae pada Hyura berusaha mengabaikan keberadaan Hyuna. “aigoo~ kalian terlihat seperti suami istri” sahut Hyuna  bahkan sebelum Hyura sempat membuka mulutnya. Hyura mendudukan dirinya kasar di atas sofa tepat di depan Hyuna lalu menatap saudaranya serius, sedangkan Donghae sibuk menahan senyum karena terlalu senang mendengar kata ‘suami istri’ mungkin ia mulai menyukai Hyuna—sedikit.

“sebenarnya apa tujuanmu dengan menerobos masuk kesini?” Hyura melipat kedua tangannya di depan dada.

“hanya penasaran apa yang dia bicarakan” Hyuna menunjuk Donghae dengan dagunya.

“itu sama sekali bukan urusanmu” desis Donghae tajam

“terserah, tapi mungkin aku bisa membantu” ucap Hyuna enteng sambil beranjak. “Tunggu!!” Hyuna tersenyum penuh arti saat Hyura menahannya

“apa maksudmu dengan membantu? Bukankah kau tidak akan membantu kami?”

Hyuna tersenyum dan berbalik memandang Donghae dan Hyura bergantian penuh minat “aku berubah pikiran. Setelah melihat kalian sepertinya ini cukup menarik, mengingat akhir-akhir ini hidupku sangat membosankan”

“hanya itu? kau tidak meminta imbalan?” tanya Hyura curiga.

“imbalan? Tentu saja, kau pikir aku mau membantumu secara Cuma-Cuma. Aku tidak sebaik itu Hyura-ya”

“dasar gadis licik. Apa maumu?”

“Hyura-ya….” Donghae terlihat kurang setuju dengan bantuan yang ditawarkan Hyuna.

“wae?”

“sepertinya dia tidak suka aku membantumu” komentar Hyuna sebelum Donghae sempat menjelaskan

“bu bukan begitu, tapi ini…..” donghae tidak bisa menemukan kata-kata yang tepat, tidak mungkin ia mengatakan bahwa ia tidak nyaman.

“tenang saja aku tidak akan mengganggu mu lagi” Hyuna bisa menangkap gerakan mata Donghae yang bergerak gelisah “maaf waktu itu mengerjaimu, aku hanya penasaran dengan orang-orang yang bergaul dengan Hyura, tidak ada maksud lain. Bagaimana?”

“permintaan maaf diterima” potong Hyura cepat tanpa memperdulikan Donghae “kembalilah duduk. Dan kau juga” tunjuknya pada Donghae “sampai kapan kau mau terus berdiri disana?” Hyuna kembali duduk di sofa dengan santai sedangkan Donghae mengambil posisi terjauh dari Hyuna.

“cepat katakan apa yang ingin kau bicarakan?” desak Hyura pada Donghae

“sebelumnya kau jelaskan dulu kemampuan saudara mu ini dalam keluarga kalian”

“kau menceritakan tentang keluarga kita?” desis Hyuna tidak percaya “lancang sekali kau!!”

“hei, hei, aku akan menutup mulutku. Kalian bisa mempercayaiku” Hyuna melirik Donghae sekilas “tentu saja, karena kau bodoh” gumam Hyuna pelan.

“Ya! Kau bilang apa barusan? Coba katakan sekali lagi!!”

“kalau tidak dengar ya sudah” sahut Hyuna sambil memeletkan lidahnya

“Kau…..”

“Bisa Kita mulai?” potong Hyura Keras. Dan keduanya langsung menutup mulut namun masih melemparkan tatapan kesal satu sama lain. “ pertama apa imbalan yang kau inginkan Hyuna-ya?”

“bukan sesuatu yang sulit. Setelah kasus ini selesai kembalilah kerumah, kita jalani hidup kita sebagaimana seharusnya. aku sebagai dokter Park Hyuna dan kau cucu milyarder kaya Han Hyura.”

“Hyura-ya….” panggil Donghae namun Hyura mengangkat tangannya mengisyaratkan agar pria itu diam. gadis itu berpikir sebentar sebelum menjawab “tapi aku tidak akan menjadi seperti kau dan oppa”

“tidak masalah, aku bisa membantumu berbicara pada kakek. Kurasa eomma juga akan memihakmu. Bagaimanapun juga sebenarnya orang tua kita tidak ada yang setuju anak-anaknya memiliki profesi seperti ini”

Hyura mengangguk dan tersenyum “aku akan berusaha mengeluarkan doktrin kakek dari kepalamu.”

“yah, coba saja”

Donghae sedkit berdehem untuk masuk dalam pembicaraan keluarga ini dan membuat Hyura maupun Hyuna melihat ke arahnya “ jadi siapa yang akan menjelaskan kemampuannya” tunjuknya pada Hyuna

“kau tidak menceritakan semuanya yah?” tanya Hyuna dan Hyura hanya menggeleng. “baiklah biar aku yang jelas seberapa hebat aku ini” katanya penuh semangat.

“dasar tukang pamer” dengus Hyura pelan

Hyuna membenarkan posisi duduknya menghadap Donghae dan memandang pria itu serius “latar belakang pendidikanku sangat mengesankan. Aku lulus dari Darmouth saat usia 18 tahun dengan nilai sempurna. Selama di Amerika aku belajar semua cabang ilmu yang bisa kupelajari menyerap semua pengetahuan yang bisa berguna untuk pekerjaanku nanti”

“kau yakin itu semua untuk pekerjaanmu?” potong Hyura dengan nada sedikit mengejek

Hyuna melirik saudaranya jengkel “yah, aku mempelajari semuanya untuk mengalahkanmu. Puas?”

 Hyura tersenyum kecil “lanjutkan!”

“spesialisasiku dalam organisasi keluarga ini sebagai peneliti dan Dokter. Aku meneliti obat-obatan atau racun yang berguna dan berbahaya untuk tubuh. Bahkan Terkadang aku menciptakan racun yang akan digunakan Leeteuk oppa. Aku juga merangkap sebagai Dokter medis sekaligus kejiwaan. Kemampuanku dalam membaca sifat dan karakter targetku dari bentuk wajah dan ekspresi yang ditunjukannya. Dan saat kami bekerja dalam tim posisikulah yang terpenting karna  aku yang bekerja mengumpulkan informasi. Bagaimana? Aku hebatkan” jelas Hyuna penuh kebanggaan

Donghae mengangguk dan mulut pria itu sedikit terbuka, terlalu terkejut mungkin dengan kemampuan Hyuna.

Hyuna tersenyum puas melihat reaksi Donghae “oh ya aku juga sangat pandai menyamar ataupun bermain peran ganda”

“lalu bagaimana dengan kemampuan beladirimu?” tanya Donghae penasaran

“aku bisa menggunakan senjata dan aku hanya menguasai karate dasar” kali ini nada bicaranya tidak berapi-api seperti sebelumnya. Karena ilmu beladiri hanya Hyura yang menguasainya

“lalu bagaimana dengan Leeteuk Hyung?”

“Leeteuk oppa di didik di Rusia. Ia lebih ahli dalam mengatur strategi dan pengetahuannya tentang berbagai senjata sangat baik. Dalam setiap medan dan situasi memiliki kerateristik yang berbeda tapi ia bisa menentukan senjata apa yang tepat”

“woah tidak kusangka ia sehebat itu. ia terlalu banyak bicara kupikir ia tidak bisa apa-apa”

“kurasa banyak bicara juga salah satu kelebihannya” tambah Hyura dan membuat yang lainnya tertawa. “lalu bagaimana denganmu? Kau tidak menjelaskan bagaimana latar belakang pendidikanmu” Donghae menatap Hyura penuh minat

“Hyura tidak pernah pergi kesekolah, karena ia tinggal digunung selama beberapa tahun” kata Hyuna sedikit menyayangkan.

“di gunung?”

Hyura mengangguk pelan “saat anak yang lainnya mulai memasuki play Grup aku justru harus melatih semua indra dan kekuatan fisikku di dalam hutan. Aku harus bisa melihat dalam gelap, mendengar segala sesuatu yang mendekat, mencium aroma alam, mengingat segala rasa yang pernah muncul di lidahku lalu melatih gerakan dan kecepatanku”

Hyura terlihat menerawang saat menginagt masa lalunya. Tanpa teman, tanpa orang tua dan tanpa kehidupan yang normal. Setidaknya Hyuna masih bisa merasakan belajar dalam lingkungan Normal tapi tidak dengannya. “aku mulai mempelajari apa yang Hyuna dan Leeteuk oppa pelajari saat pulang kembali kerumah. Dalam sebulan aku akan pergi beberapa kali ke Rusia, Amerika dan London”

“jadi kau mempelajari semuanya?” tanya Donghae

“hey, asal kau tau. Pengetahuan Hyura sangat mengagumkan dan diimbangi dengan ketidaktahuannya yang sama besar di bidang lain” jawab Hyuna dengan nada setengah kagum dan setengah mengejek.

“maksudmu?” tanya Donghae bingung

Hyuna melirik Hyura penuh arti lalu kembali menatap Donghae “isi kepalanya sangat aneh”

“Ya! Apa maksudmu dengan aneh?” sergah Hyura tidak terima

“tentu saja aneh. Dalam sebulan kau beberapa kali ikut kelas terbuka selama aku di Darmouth tapi hingga saat ini kau bahkan tidak tau tentang teori Copernicus ataupun komposisi tata surya”

Hyura berdecak “aku tidak sepertimu yang menyerap semua informasi kedalam otakmu. Aku hanya lebih berhati-hati dalam memilih hal-hal yang perlu dimasukkan ke dalam otakku. oleh karena itu, penting sekali untuk tidak membiarkan fakta yang tidak berguna menyingkirkan fakta yang berguna”

“tapi tata surya!”

“apa gunanya untukku?” tukas Hyura tidak sabar “kalau pun matahari mengitari bulan, itu tidak mempengaruhi hidupku”

Donghae mengerutkan keningnya. Kali ini ia setuju dengan Hyuna, karena isi kepala Hyura memang sedikit aneh “jadi kau sama sekali tidak memiliki pengetahuan tentang astronomi?”

“nol besar” jawab Hyuna sambil menggelengkan kepalanya prihatin “bukan hanya itu, sastra dan filsafat ia buta di bidang itu. Politik sangat rendah, Botani cukup bervariasi karena ia lama tinggal di gunung tapi ia tidak tau cara berkebun. Teknologi—cukup praktis tapi terbatas, Kimia—menonjol, anatomi —akurat tapi kurang sistematis. Bisa bermain biola—sedikit. Lumayan paham dengan hukum dan sangat mahir dalam berbagai cabang beladiri”

“tidak kusangka kau sangat mengagumiku” ejek Hyura “jika pengamatanmu sedetail itu seharusnya kau saja yang dididik kakek tua itu di gunung. Kupikir kau akan cepat belajar”

“sebenarnya saat kau masih digunung aku sangat membenci kakek” aku Hyuna “ia membuatku harus mencarimu di tengah hutan jika aku datang berkunjung”

Hyura tersenyum kecut “aku justru membencinya sepanjang hidupku. Aku heran denganmu dan Oppa yang sangat mengaguminya.”

Hyuna hanya hanya mengendiikan bahunya “yah seperti yang kau bilang, mungkin pemahaman yang kakek tanamkan sudah mendarah daging pada diri kami” Hyuna menyandarkan kepala ke punggung sofa, ia mulai memikirkan apa yang Hyura katakan. Apa dia baik-baik saja setelah menghilangkan nyawa orang lain? Pada kenyataannya dia memang tidak merasakan apapun. Perasaan bersalah, iba ataupun simpati, ia tidak merasakannya satu pun.

“jadi apa yang mau kau sampaikan Donghae ssi?” Hyura beralih ke Donghae.

“aku sudah membicarakannya pada Siwon tentang fakta Hong Jaesuk dan seharian ini kami mencari informasi yang bisa kami dapatkan tentang dirinya”

“lalu bagaimana hasilnya?” Hyura sediit memajukan duduknya, terlihat sangat bersemangat.

Donghae menggeleng pelan “aku belum terlalu yakin, dalam data dirinya tertulis ia lahir di panti asuhan tempat ia dibesarkan. Tapi saat kutanyakan pada petugas kebersihan yang sudah mengabdi hampir seluruh hidupnya di panti asuhan itu, Hong Jaesuk dirawat di panti asuhan tersebut sejak umur 12 tahun. Dan dia bilang, anak itu sangat unik. Karena memiliki logat yang berbeda dan sangat pintar”

“apa itu logat Korea utara?” tanya Hyuna penasaran.

“dia tidak terlalu ingat karena sudah lama sekali”

Hyura memegang dagunya seolah berpikir keras “hanya satu saksi tanpa bukti konkrit tidak akan kuat” gumamnya

“apa aku perlu turun tangan?” Hyuna tiba-tiba berdiri lalu mengibaskan rambutnya dan membuka Blazernya “aku yakin pesonaku cukup kuat” katanya penuh percaya diri

Donghae mengangkat sebelah alisnya “kau yakin?”

“jangan meremehkanku pak polisi. Wanita itu bisa sangat mematikan” katanya seperti di melodrama, terlalu hiperbola dan membuat Donghae semakin mengerutkan keningnya

Hyura tersenyum, bagian inilah yang ia sukai dari Hyuna “kuserahkan padamu”

“yeayy, kalian tinggal menunggu hasilnya” ucapnya girang dan bersemanagt. Ia merasa mendapat tangkapan besar. Bukan hanya ikan teri atau sampah masyarakat seperti tugas yang diberikan kakekknya.

“Tapi, Hyura-ya….”

“kau tidak perlu khawatir Donghae-ssi, dia bisa melakukannya dengan sangat baik” meskipun Hyura bilang begitu tapi Donghae masih belum yakin dengan keikutsertaan Hyuna.

***

Siang itu Hyura baru selesai membersihkan kamar Kyuhyun saat bel pintu berbunyi. Jino tiba-tiba saja datang dan langsung menodongkan senjata padanya. dia ingin menyingkikan Hyura untuk melindungi Kyuhyun.

“Ya! Harusnya kau berterimakasih padaku karena telah menyelamatkanmu. Apa ini balasan yang pantas kuterima Hah? Padahal aku sudah jauh-jauh terbang dari london hanya untukmu dasar otak udang” omel Hyura

Jino menautkan kedua alisnya bingung “menyelamatkan? Kau pikir aku gila? Kau datang mengancam dan menyerangku. Kau manusia bermuka dua, kau berlagak lugu didepan Kyuhyun Hyung tapi kau memiliki wajah asli seperti iblis”

“A apa kau bilang? Manusia bermukan dua? Iblis? ASTAGA, kau benar-benar tidak tau cara berterima kasih. Dan apa ini?” Hyura menunjukkan pistol yang tertuju kearahnya lalu mendengus kasar “dengar yah Cho Jino-ssi!! jika malam itu aku tidak datang kau pasti sudah terbujur kaku keesokan paginya. Karena target pertamanya adalah kau sebagai keturunan langsung Cho Mincho”

“YA!!apa yang kau bicarakan?” Jino mengerang frustasi

“dengan menyerangmu, membuat pihak mereka berpikir bahwa ada orang lain yang mengincarmu juga dan mereka hanya akan menunggu tanpa perlu bertindak. Apa kau tidak mengerti istilah mengulur waktu. Itulah yang kulakukan dasar idiot” jelas Hyura kesal

“pihak mereka? Pihak siapa maksudmu? Kau jangan coba-coba menipuku Park Hyura!!”

“orang yang telah membunuh ayahmu Bodoh! untuk apa aku menipumu. Aku yakin kau sendiri sadar ayahmu memiliki banyak musuh karena ia begitu licik saat menjadi pemimpin perusahaan”

Perlahan Jino menurunkan pistolanya dan memandang Hyura tidak percaya “si siapa kau sebenarnya? Bagaimana….. bagaimana bisa kau….”

“aku tidak mau tau seberapa banyak kau mengetahui rahasia ayahmu karena aku tidak tertarik dan sebaiknya kau simpan sendiri seumur hidupmu”

Jino tertunduk, pria itu terlihat sangat frustasi. Langkahnya sedkit terhuyung kebelakang kemudian ia menutup wajahnya denga telapak tangannya “aku bisa gila jika menyimpannya sendiri. ayahku… ayahku….” Jino mulai terisak, Hyura ingin mengahampirinya tapi ia mengurungkan niatnya. Seprtinya menjaga jarak adalah pilihan yang tepat “bagaimana…. bagaimana mungkin dia melakukan hal sekeji itu pada Samchoon…….”

“Ji Jino-ssi, kau mengetahuinya?” Hyura melebarkan matanya. Terkejut sekaligus iba.

Jino mengangkat wajahnya dan memandang Hyura terkejut “kau juga mengetahuinya? Ba bagaimana bisa?”

“karena—ayahmu yang menyewa kakekku untuk membunuh Pamanmu” sahut Hyura pelan dan tertunduk.

Jino menatap Hyura tidak percaya dan langkahnya mundur beberapa langkah kebelakang sampai punggungnya menabrak tubuh orang lain. Jino berbalik cepat dan matanya terbelalak sempurna “Hyung….”

Hyura mengangkat kepalanya cepat dan ia tidak kalah terkejut oleh Jino. Kyuhyun berdiri diambang pintu dengan tatapan penuh amarah. Ia berjalan melewati Jino mendekat ke arah Hyura  lalu menarik kerah gadis itu kasar hingga wajah mereka hanya berjarak beberapa senti, bahkan Hyura bisa merasakan deru nafas Kyuhyun yang memburu “siapa kau sebenarnya Park Hyura” tanya Kyuhyun tertahan, dadanya naik turun menandakan ia mati-matian menahan emosinya.

Hyura menarik nafas dalam dan mempertahankan ekspresi tenangnya “seperti yang kau dengar barusan, kakekku dibayar untuk membunuh ayahmu. Kau bisa mengambil kesimpulan sendiri siapa aku”

Rahang pria itu mengeras. Gadis yang ia puja membicarakan nyawa ayahmu seharga uang dengan sangat ringan. “apa kau memang seperti ini Hyura-ya?” kata Kyuhyun susah payah. Suaranya terasa tersangkut ditenggorokan, dada pria itu terasa dihujam ribuan jarum.

“ne, inilah aku. Membunuh demi uang” Hyura berbicara dengan sangat tenang tapi matanya mulai berkaca-kaca. Ia menyayangi Kyuhyun dan kenyataan ini pasti sangat menyakiti hati pria itu. Tapi sepertinya membuat Kyuhyun Membenci dirinya adalah jalan terbaik “sayang sekali malam itu aku gagal menghabisi sepupumu” lanjut Hyura dan makin membuat Kyuhyun menggeram. Jino hendak maju tapi Hyura mengisyaratkan melalui matanya agar ia tetap ditempat.

Hyura menepis tangan Kyuhyun yang masih berada di kerahnya dengan kasar lalu berjalan melewati Kyuhyun yang masih terpaku “mulai sekarang kau harus lebih berhati-hati” kata Hyura sesaat sebelum pergi.

Jino menghampri Kyuhyun dan mengguncang bahunya agar ia sadar “Hyung sebarapa banyak yang kau dengar eoh? Dia tidak jahat Hyung. Dia melindungi kita, kau salah paham”

 Kyuhyun melirik Jino Tajam “pergi Kau!!! Aku muak melihatmu” ujar Kyuhyun sebelum meninggalkan Jino.

***

Donghae masuk kedalam rumahnya dan menemukan Hyura dan Hyuna sedang santai sambil minum teh di ruang makannya. Terkadang mereka saling tertawa atau berdebat saling mengumpat. Jujur saja semenjak Hyuna sering berkunjung ia lebih banyak bisa melihat ekspresi Hyura. dan pemandangan si kembar seperti ini lebih sering terlihat  akhir-akhir ini.

“oh wasseo?” sapa Hyura, Donghae mengangguk dan menghampiri mereka berdua “Hyura-ya. Apa yang kau katakan pada Kyuhyun?”

“bukan apa-apa” Hyura membuang muka dan berdiri menuju konter dapur “kau mau minum teh?” Hyura berusaha menyibukkan diri sekaligus untuk mengalihkan pembicaraan. Hyuna dan Donghae saling berpandangan lalu mengendikkan bahunya.

“Kyuhyun terlihat kacau dan setiap hari dia mabuk-mabukkan” jelas Donghae, Hyura kembali dengan secangkir teh lalu tersenyum dan kembali duduk “ini tehmu” Donghae menghela nafas dan ikut duduk. “Hyuna-ya, beri tahu dia apa yang kau dapatkan” kata Hyura penuh semangat bahkan terlalu semangat. Hyuna melihatnya prihatin, saudaranya berusaha keras menutupi dan membohongi perasaannya.

“cepat katakan” pinta Hyura lagi

“e.eoh… besok Jaesuk akan ke Jeju untuk peresmian resort milik pemerintah. Aku dan Hyura akan kesana mengikutinya”

“jeju yah?” Donghae berpikir sebentar sebelum berkata “aku dan Siwon akan menghubungi kepolisian Jeju, dan jika memungkinkan aku juga akan kesana”

“yeah, Gotch You” kata Hyura sambil melayangkan tinjunya ke udara.

***

“bagaimana? Iri tidak?” tanya Hyuna penuh bangga saat memamerkan jet baru pribadi miliknya “30 juta dollar, imbalan dari pengedar opium di China”

“tidak sama sekali” sahut Hyura acuh dan langsung masuk ke dalam pesawat. Didalam ia langsung di peluk dan dicium oleh pria tampan yang sama sekali tidak dikenalnya. Hyura hampir saja menghancurkan rahang pria itu jika ia tidak menyebut nama Hyuna “Bogoshippo Hyuna-ya”

“Yak!! Apa yang kau lakukan? Dia kakakku” jerit Hyuna dari belakang. Pria tidak dikenal tersebut langsung melepaskan pelukannya dari tubuh Hyura.

“beritahu temanmu untuk tidak menyentuh wanita sembarangan, beruntung aku tidak mematahkan tangannya” kata Hyura sambil berlalu. Gadis itu mencari tempat senyaman mungkin untuk penerbangan singkatnya. Di jet mewah tersebut terasa sangat sepi untuk Hyura, selama perjalanan ia tidak melihat Hyuna. Mungkin gadis itu tengah bersenang-senang dengan teman prianya. Dan hanya ada 2 orang pramugari yang mondar-mandir melayaninya.

Sesaat sebelum landing, Hyuna keluar dari ruang pilot dengan wajah lelah dan berantakan. Tanpa perlu bertanya Hyura tau apa yang kembarannya lakukan di dalam sana. “maaf meninggalkanmu sendirian” katanya sambil duduk di depan Hyura dan langsung menyesap habis Orange Juice  milik Hyura yang masih tiga perempat.

“apa kau habis maraton?” ejek Hyura

Hyuna terkikik senang “yah begitulah. Bagaimana menurutmu? Apa dia tampan?”

“siapa dia? Kenapa kau mengajaknya dalam misi kita?”

“aku memanfaatkannya untuk menjalankan burung besi ini, kebetulan ia seorang pilot. Namanya Nickhun, keturunan bangasawan Thailand.  Sepertinya dia sangat serius denganku, selama ia bisa dimanfaatkan kurasa kakek akan setuju”

“kau menyukainya?”

Hyuna terbahak mendengar pertanyaan Hyura “kau membicarakan soal perasaan denganku? Kau tau dengan jelas aku tidak memiliki hal semacam itu. selama pria itu tampan, kaya dan cukup berguna dalam pekerjaan dan keluarga kita kenapa tidak?”

“kau punya, hanya saja kau belum menyadarinya”

“omong kosong, perasaan hanya akan….”

“melemahkan” potong Hyura cepat “perasaan dan hati tidak boleh digunakan selain untuk keluarga karena semua hal itu bisa menjadi kelemahan kita dan seorang profesional tidak boleh memiliki teman karena itu juga akan menjadi kelemahanmu. itu kan yang ingin kau katakan? Kata-kata kakek yang selalu menjadi dongeng pengantar tidur kita” kata Hyura sedikit mencibir.

Hyuna baru saja kan membantah tapi seorang pramugari menghampiri mereka untuk mengenakan sabuk pengaman karena mareka akan Landing.

***

Hyura melirik kembarannya jengkel saat mereka baru sampai di lobi hotel. “kau tidak bilang pengembang resort tersebut Cho Corp?”

“kalau aku bilang apa kau mau datang? Wajahmu terlihat aneh setelah pulang dari Rumah Cho Kyuhyun dan setelah itu kau tidak pernah pergi kesana malah menggangguku setiap hari di rumah sakit”

Hyura mendengus kesal dan langsung berjalan cepat menuju lift di susul oleh Hyuna “singkirkan perasaan pribadimu dan fokus pada misi ini” kata Hyuna saat mereka baru memasuki lift

“berisik”

“pesta peresmiannya akan di adakan nanti malam, biar aku yang datang kau tangani kamar Kyuhyun, Sepupunya dan Jaesuk” lanjut Hyuna tanpa mempedulikan gerutuan kembarannya.

who’s the boss?” tanya Hyura sinis.

“Donghae dan Siwon akan menyusul sore ini, mereka akan bergabung ke dalam tim pengawal Jaesuk”

Ting

Hyura langsung keluar begitu lift terbuka, entah rasanya ia ingin menyumpal mulut Hyuna yang terus mencekokinya dengan rencana mereka. Segalanya berubah saat ia melihat wajah Kyuhyun yang seperti Zombie tadi saat di hotel. Beruntung pria itu tidak melihatnya.

“Yak! Kau mendengarkanku tidak?” omel Hyuna lalu menutup pintu kamar sekeras yang ia bisa “aishhh ternyata memiliki perasaan sangat merepotkan”

Hyura membuka kopernya dan mengeluarkan semua perlatan yang dibawanya, tanpa berkomentar ia menyerahkan alat komunikasi ke tangan Hyuna. “tutup mulutmu, aku lebih handal dilapangan daripada kau”

“dasar gadis sombong keras kepala” umpat Hyuna, ia juga mulai meyiapkan berbagai alat penyadap untuk di pesta nanti, sedangkan Hyura sudah menyalakan 3 laptop yang semuanya terhubung dengan beberapa alat yang nantinya akan dia letakkan di kamar target.

“apa agenda Jeasuk hari ini?” tanya Hyura, ia mengganti bajunya dengan training lalu mengantungkan beberapa obeng ke sakunya kemudian mengencangkan tali sepatunya.

“siang acara peresmian dan malam acara jamuan lalu besok ia pagi ia kan kembali ke seoul.

“sesingkat itu? lalu bagaimana dengan Kyuhyun?”

“Kyuhyun  masih ada urusan disini sampai lusa”

“sial, dia akan menciptakan alibi lagi. sebisa mungkin tahan Jaesuk sampai lusa!!” perintah Hyura lalu keluar kamar dengan penampilan seperti orang yang akan berolah raga

 “YAK!! Bagaimana aku bisa menahannya? aishhhh” Hyuna berjalan kesana kemari sambil menggumam tidak jelas. Lebih dari 30menit ia seperti itu hingga Hyura kembali.

“dari mana kau?” tanya Hyuna heran. Hyura keluar dengan pakaian olahraga tapi kembali tanpa kerinagt sedikitpun

“dari ruang server untuk menyadap keamanan gedung, wae?”

Hyuna mengangguk mengerti “apa kau pernah mencoba cairan kimia yang memiliki daya ledak tinggi?”

“entahlah, aku tidak terlalu yakin dengan besar ledakannya. Memang apa yang kau rencanakan?” Hyura mulai mengetikkan beberapa sandi kode di laptopnya hingga muncul puluhan gambar CCTV hotel di layar laptop milknya. Ia memfokuskan CCTV yang tepat berada di depan kamar Kyuhyun, Jino dan Jaesuk.

“meledakkan bandara”

“Y YE?”

“kau menyuruhku untuk menahannya, apa yang bisa kulakukan selain memutuskan transportasinya?” erang Hyuna frustasi.

“idiot, kau bisa disangka teroris”

Hyuna mendesah dalam “ aku akan berjalan-jalan sambil memikirkannya”

Tepat sebelum matahari terbenam Donghae dan Siwon Tiba. Siwon Cukup terkejut melihat si kembar. Serupa tapi tak sama itu lah kesan pertama yang muncul di benak pria tampan tersebut. Tanpa basa basi Hyura langsung menempelkan alat komunikasai pada mereka berdua. sedangkan Hyuna telah siap dengan Gaun super seksinya yang menonjolkan tiap lekuk tubuhnya.

“kumpulkan bukti sebanyak-banyaknya dan jebloskan orang korea utara itu ke penjara” kata Siwon  berapi-api sebelum ia dan Donghae bergabung dengan tim pengaman Jaesuk.

“Kau akan ke pesta itu sendiri?” tanya Hyura yang juga bersiap akan menyelinap masuk kedalam kamar Kyuhyun, Jino dan Jaesuk.

“tentu saja, jika aku membawa pasangan akan sulit bagiku untuk menggoda pria tua itu”

“ aku percaya pada pesona” kata Hyura sambil menepuk bahu Hyuna pelan

***

Hyura baru saja akan keluar kamar saat tiba-tiba CCTV didepan kamar Kyuhyun menggelap. Sepertinya ada yang merusaknya dengan sengaja. “brengsek!” umpat gadis itu dan langsung berlari menuju kamar Kyuhyun. ia berlari melalui tangga darurat karena terlalu lama menuggu lift. “sial seharusnya Hyuna memesan kamar yang selantai dengan Kyuhyun”

Hyura mengatur nafas didepan pintu kamar Kyuhyun. Gadis itu menarik nafas dalam dan berdehem sebelum menekan bel “siapa?” sahut suara dari dalam. Hyura tersenyum miring “Babo” kata gadis itu tanpa suara. suara itu jelas-jelas bukan milik kyuhyun, tapi ia tetap menjawab panggilan dari luar menandakan orang di dalam sedang panik.

service room” jawab Hyura lantang

“kami tidak memesan apa-apa”

Hyura mengerutkan kening ‘kami?’ apa Mereka lebih dari satu orang. Pikir Hyura dalam hati. “Tuan Kyuhyun sendiri yang memesannya”

Hening , tidak ada jawaban. Hyura menempelkan telinganya di daun pintu. Tidak terdengar suara manusia hanya terdengar benda-benda bergesek dan langkah kaki. “sial terlalu samar” Hyura memejamkan mata dan memusatkan konsentrasinya untuk menajamkan indra pendengarannya. Satu, dua, dua langkah. Sepertinya dua orang , tapi langkahnya terdengar berat. Apa yang mereka angkat?

Kriieeeettttt

Hyura tersentak mendengar bunyi ngilu tersebut. Tanpa pikir panjang Hyura menakan bel dengan cepat “Cho Kyuhyun buka pintunya!!” teriak Hyura sambil menggedor daun pintu “brengsek, Cho Kyuhyun!!!” gadis itu hampir menangis membayangkan apa yang akan terjadi pada pria itu. ia merogoh sakunya dan tidak menemukan apapun “Damn” ia kembali berlari kekamar untuk mengambil ponsel dan alat komunikasi karena terlalu terburu-buru gadis itu tidak sempat membawa apapun.

Dengan tangan gemetar dan terburu-buru Hyura memasang alat komunikasi yang terhubung pada Hyuna, Siwon dan Donghae ke telinganya. “Kyuhyun, apa dia disana?” tanya Hyura dengan suara gemetar dan terengah-engah

“Sepertinya dia belum datang, hei apa yang terjadi padamu? ada apa dengan suaramu” sahut Hyuna dengan berbisik.

Hyura membuka beranda kamarnya dan memastikan tidak ada apapun yang terjatuh kebawah, tapi toh tidak terlihat apapun karena dibawah kamarnya langsung tebing curam yang menjorok ke arah laut. Tempat yang bagus sekali untuk melempar seseorang “dia..dia aku tidak tau apa yang terjadi padanya”

“Hyura-ya tenangkan dirimu” kali ini Donghae yang berbicara, pria itu sedikit memalingkan wajahnya agar tidak terlalu kentara sedang berkomunikasi dengan yang lainnya. Ia dan Siwon menyusup menjadi pengawal keamanan untuk Jaesuk.

“tetap, pada posisimu Hyura-ya. Jaesuk tidak akan kemana-mana selama aku mengawasinya” bisik Hyuna tegas. Hyura sudah tidak lagi mendengarkan perkataan mereka dan masuk kedalam lift setelah sesaat melihat rekaman CCTV.

“Park Hyura, Neo oddiga?” Hyuna hampir berteriak saat mendengar suara pintu lift terbuka. Donghae dan Siwon pun tersentak. Donghae mengepalkan tangannya kuat-kuat agar tetap berdiri disana dan tidak menyusul Hyura. “Hyura-ya jangan gegabah!!….hey kau mendengarkanku? Hyura-ya jawab aku…. Hyura-ya….. Hyura-ya………Park Hyura aku akan membunuhmu jika kau melenceng dari rencana” geram Hyuna

“brisik” Hyura melempar alat komunikasi ke lantai dan menginjaknya hingga hancur.

NGIIIIINGGGG

“ahhhh” teriak Hyuna, Siwon dan Donghae  berbarengan saat bungi dengingan panjang yeng menyakiti telinga berdengung pada alat komunikasi mereka. Beberapa orang memperhatikan Hyuna. Sedangkan Siwon dan Donghae menunduk dalam meminta maaf pada rekan setimnya. Membuat Jaesuk menoleh lalu memperhatikan Donghae dan Siwon kemudian menghampiri mereka.“apa kalian pengawal baru?” Tanya pria paruh baya tersebut. Wajahnya yang tua namun gagah menampakkan ia adalah orang yang tangguh. “aku baru pertama kali melihat kalian” kemudian ia mengamati wajah Siwon dengan seksama. “sepertinya wajahmu sangat familiar”

   Siwon menelan ludahnya kasar, keringat dingin mulai bermunculan dikeningnya. Ia pernah ikut Leeteuk menanyai Jaesuk sebagai saksi saat pembunuhan Kang Taewon. bagaimana mungkin hal seperti itu ia bisa lupa. Siwon merutuki dirinya sendiri.

“ommo, jesoanghambnida” Hyuna tiba-tiba menabrak Jaesuk dan menumpahkan Wine putih ke jas miliknya. Beberapa pengawal menghampiri Hyuna dan hendak menyingkirkan tangan gadis itu yang sibuk membersihkan jas Jeasuk tapi sebelum maju Jaesuk memberi tanda agar tidak melakukan apapun dan membiarkan Hyuna menyentuh tubuhnya.

“aku benar-benar minta maaf telah merusak pakaian anda tuan” suara Hyuna begitu nyaring seperti gemerincing lonceng persis seperti saat pesta Keluarga Park dulu. Donghae akhirnya paham dengan pesona mematikan yang dimaksud gadis itu karena Hyuna bisa mengeluarkan aura yang menggoda di saat-saat tertentu.

Donghae bisa mendengar dengan jelas Siwon menghela nafas lega. Hyuna memberikan tanda pada mereka berdua untuk mencari Hyuna lalu  melemparkan senyumannya semanis mungkin kearah pria tua itu. Donghae berjan mundur selangkah demi selangkah dengan pasti meninggalkan pasukan pengaman Jaesuk dan membiarka Siwon tetap disana untuk menjaga Hyuna. Donghae kembali Kekamar mereka dan memeriksa rekaman CCTV, terlihat Hyura berlari keluar Hotel setelah beberapa orang berkelahi di Lobi dan terjadi keributan disana, meskipun samar namun pada saat terjadi keributan terlihat 2 orang membopong tubuh Kyuhyun yang tak sadarkan diri. Donghae harus mengulang-ngulang rekaman tersebut untuk memastikan apa yang dilihatnya setelah itu baru ia memberitahu yang lainnya.

***

Hyura harus menahan Emosinya kuat-kuat agar tidak meninju orang disebelahnya. Yah setelah berpura-pura menjadi gadis lemah yang sok kuat yang mencoba melawan orang-orang yang membawa Kyuhyun dengan memukul-mukul dada mereka, akhirnya gadis itu ikut dibawa dengan tangan terikat dan mulut yng diplester. Setidaknya mereka tidak menutup matanya  dan  sebisa mungkin Hyura menghafal jalan dan melihat kegelapan disekelilingnya.

Satu pria disebelahnya dan pria satunya lagi berada didepan sebagai pengemudi, sedangkan Kyuhyun disembunyikan di bagasi. Hyura tidak tau apa yang diberikan 2 pria itu pada Kyuhyun hingga tak sadarkan diri seperti itu.

“hey, kita apakan wanita ini? Dia cukup cantik” kata pria disebelah Hyura sambil membelai wajah Hyura. gadis itu membuang muka—merasa jijik dengan sentuhan tangan pria itu.

Pria itu tertawa senang melihat penolakan Hyura, merasa mendapat mainan baru. Pria didepan ikut tersenyum dan mengerling melalui kaca spion. “tentu saja kita harus menikmatinya Yongguk-ah”—Hyura melirik sekilas. Suara ini, suara yang menyahut dari kamar Kyuhyun.

Pria yang dipanggil Yongguk kembali tertawa dan mendekatkan wajahnya ke arah Hyura. meninggalkan jarak yang hanya tinggal beberapa centi dari hidung pria itu dan sisi wajah Hyura, menghirup aroma gadis itu dalam-dalam dan menikmatinya. Hyura memejamkan mata dan mengeratkan giginya, mati-matian menahan emosi. Gadis itu sudah tidak bisa lagi memundurkan wajahnya karena terpojok di kaca mobil.

“Hyung, bagaimana kita sadarkan pria itu dulu? Kita biarkan dia melihat gadisnya kita nikmati?”

“hahaha idemu sangat bagus Yongguk-ah. Berapa banyak morfin yang kau berikan tadi? Karena kalau terlalu banyak mungkin kita harus menunda menikmati tubuh indahnya”

“tenang saja Hyung, sesuai permintaan klien yang menginginkan korban merasakan sakitnya meregang nyawa. Aku memberinya benar-benar sedikit” jelas Yongguk senang. Hyura merasakan asin di mulutnya, gadis itu menggigit lidahnya sendiri untuk menyalurkan kemarahanya setelah mendengar rencana-rencana kedua pria itu.

Mobil yang mereka tumpangi berhenti dipelataran villa yang cukup mewah. Hyura membiarkan tubuhnya di seret paksa oleh pria bernama Yongguk sedangkan pria yang satunya lagi membopong tubuh Kyuhyun. Villa yang mereka masuki benar-benar sangat mewah. Tidak mungkin tempat seperti ini milik dua cecunguk seperti mereka. Batin Hyura. gadis itu mengira tidak ada siapapun selain mereka berempat di tempat tersebut namun setelah lebih dari setengah jam duduk menunggu sambil mendengar ocehan 2 orang yang tidak berguna akhirnya muncul seseorang dari lantai atas. Hyura harus beberapa kali mengerjapkan matanya untuk memastikan apa yang ia lihat.

“aku menyuruh kalian membawa satu tapi kalian membawa ekornya juga” ucap pria itu sambil menuruni tangga melingkar dengan santai.

“maaf tuan, tapi gadis ini melihat kami saat membawanya”

Pria itu berdiri angkuh didepan Hyura sambil bersedekap “buka plesternya!”

“baik Tuan” Yongguk berdiri dan melepas plester yang membekap mulut Hyura.

“harusnya aku sudah tau seberapa banyak penyusup yang masuk ke kepolisian. Kau cukup membuatku terkejut, Opsir Kangin” kata Hyura Sinis

“kuanggap itu sebagai pujian” sahutnya bangga

“dalam data Hong Jaesuk ia tidak menikah tapi memiliki anak angkat, tidak kusangka itu adalah kau. Dia sangat pandai memasukkan anaknya ke tubuh kepolisian Korea”

“Daebak, kau bisa mengetahui informasi yang bahkan interpol tidak tau. Siapa kau sebenarnya?” Kata Kangin dengan Ekspresi terkejut yang dibuat-buat.

“siapa aku? apa itu penting? Kupikir kita berdiri dipihak yang sama sekarang—apa kau tidak merasa mengkhianati negaramu Kangin ssi?”

“negaraku?” Kangin tersenyum sinis “persetan dengan negara ini. dimana negaraku saat keluargaku kesusahan? Saat aku sendirian, kelaparan dan sekarat hah? Hanya ayahku yang berbaik hati mengulurkan tangannya. Memberikanku makan, pakaian dan tempat tinggal. Memberikan segala kemewahan yang kubutuhkan”

“kau hanya alat! Dia memberikanmu segalanya agar kau mau menjadi alatnya. Sadarlah!!”

Kangin tersenyum miring “aku tidak peduli dianggap apa, yang jelas ayahkulah penyelamat hidupku dan kuakui kau sangat berani Hyura ssi, tapi sayang kali ini aku tidak bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatkanmu, Padahal kau bisa sangat berguna. Jika kau ingin menyalahkan, salahkan saja keluarga kekasihmu ini”

Hyura mengerutkan keningnya “menyelamat? Huh, Jangan membuatku tertawa. Aku tidak butuh bantuanmu.” Balas Hyura sengit.

“wuahh, kau sangat sombong” Kangin menunduk lalu memegang dagu Hyura.

Hyura membuang muka kasar “jangan menyentuhku!!!” Kangin baru berniat memegang wajah Hyura lagi tapi terhenti karena Kyuhyun mengerang, menandakan kesadarannya berangsur-angsur mulai pulih. Kyuhyun berusaha membuka matanya meskipun kepalanya masih berputar-putar. Yang ia ingat ada yang mengetuk pintu kamarnya lalu setelah itu semuanya menggelap.

“Lihatlah! pangeran kita sudah bangun” Kata kangin sarkatis. Ia mengalih pandangannya ke Kyuhyun yang masih berusaha menyesuaikan diri. Kyuhyun merasakan sekujur tubuhnya kaku dan berusaha menggerakannya namun mustahil karena tubuhnya terikat. Ia melihat sekeliling sampai matanya tertumbuk pada Hyura yang kondisinya tidak jauh berbeda dengannya. Terikat.

“mhhhhmmmm” Kyuhyun mengerang dari balik plester mulutnya

Kangin tesenyum mencemooh “Bicaralah yang jelas tuan Cho!!” ejeknya. Kangin baru berniat melangkah tapi ia terjatuh karena Hyura memanjangkan kakinya yang masih terikat dan membuat pria berbadan besar itu tersungkur ke lantai. Hyura masih bisa mendengar umpatan Kangin sebelum ia bangkit namun usaha pria itu gagal karena kaki Hyura menahan punggung Kangin dengan kakinya lalu berdiri diatasnya.

“YAKK! Apa yang kau lakukan!!” Kangin memberontak sambil berusaha menoleh ke belakang.

“jangan bergerak!!” ancam Hyura pada dua anak buah kangin yang berniat maju “maju selangkah saja, aku akan menghancurkan tulang rusuknya”

Kangin mengerang tertahan, ia merasa sangat direndahkan dengan perlakuan Hyura, menjadikan tubuhnya sebagai pijakan. “aku bersumpah akan membalasmu!! arrggghhhh wanita murahan!!!” Kangin memberontak dibawah kaki Hyura.

“DIAM!!!” Hyura berjongkok dan berusaha melepas simpul tali di kakinya dengan tangannya yang masih terikat pula. Tidak perlu membutuhkan waktu lama hingga tali-tali itu terlepas. Hyura sedikit melebarkan kakinya, meletakkan kakinya yang lain diatas kepala Kangin dan menekan wajah pria itu kelantai “ARRGGGHHHHHH”

“lepaskan dia!!! atau aku kan menghancurkan wajah majikanmu” selang beberapa detik kedua anak buah kangin saling berpandangan bingung harus melakukan apa. “ARRGGGHHHH” Hyura semakin menekan wajah Kangin hingga kedua tangan pria itu memukul-mukul lantai menahan sakit, mungkin hidung nya sudah patah sekarang. “le..ppaaasshh” ucap pria itu susah payah. Tanpa berpikir 2 kali mereka melepas ikatan Kyuhyun dengan terburu-buru karena erangan majikan mereka sangat memekakkan telinga.

BOUGGHHH

Kyuhyun memukul pria yang baru saja melepas ikatan talinya dan menendang selangkangan Yongguk hingga pria itu tersungkur dilantai. Dengan cepat Kyuhyun melepas ikatan tali di kakinya sebelum kedua pria itu bangkit. Ia berlari ke arah Hyura dan melepaskan ikatan tali tangan gadis itu “AWAS!!!” Jerit Hyura saat melihat anak buah Kangin ingin memukul kepala Kyuhyun dengan Vas.  Kyuhyun menendang kakinya ke arah belakang tanpa menoleh dan membuat penjahat tersebut kembali tersungkur.

“cukup mengesankan” komentar Hyura

“tidak semengesankan dirimu nona Park. kajja”

“Jamkkanman!” Hyura mengikat tangan Kangin kebelakang dan memaksa pria itu berdiri. “aishhh kau berat sekali” Kangin bangkit dengan keadaan setengah sadar dan hidung mengucurkan darah. “kita membutuhkannya untuk menangkap ikan yang lebih besar” kata Hyura sebelum Kyuhyun mengajukan protes kenapa harus membawanya.

Hyura menjelaskan secara singkat kenapa ia diculik dan menjadi target pembunuhan selama mereka berusaha keluar dari villa. Tapi langkah mereka terhenti saat melihat 2 mobil sedan memasuki Villa. Lampu mobil langsung menyoroti tubuh mereka bertiga. Tubuh Hyura menegang saat melihat Hyuna dan Siwon keluar dari masing-masih mobil tersebut dengan senjata tertodong ke kepala mereka.

Jaesuk keluar dari mobil pertama di ikuti dengan pengawal pribadi setianya. Lalu Hyuna keluar dari mobil yang sama dengan pengawal lainnya yang menjaga Hyuna. Sedangkan Siwon turun dari mobil kedua dan dijaga oleh 2 pengawal lainnya.

“mian, aku lengah” kata Hyuna tertunduk, begitu pula dengan Siwon. Ia merasa malu tidak bisa menjaga Hyuna hingga tertangkap.

“rencana kalian sudah berantakan sejak awal” kata Jaesuk seperti sedang memberi kuliah. “aku menyadarinya saat polisi ini membuat keributan” tunjuknya pada Siwon. Remasan tangan Hyura pada kerah kemeja Kangin mengeras. Ia tau ini salahnya karena melenceng dari rencana mereka dan Hyuna yang tidak terlalu pandai bela diri tidak dilengkapi senjata saat itu. Kyuhyun menyadari perubahan aura di sekitar Hyura. ini pertama kalinya ia merasakan aura sedingin ini dari gadisnya dan sorot matanya pun berubah.

Hyura tersenyum miring “kau yakin menangkap orang yang benar Jaesuk ssi? Mereka adalah orang-orang yang tidak berguna. Tidak ada bedanya mati hari atau besok” kata Gadis itu dingin. Kyuhyun dan Siwon tersentak mendengar pernyataan Hyura sedangkan Hyuna tersenyum diam-diam “gadis sombong itu masih saja sombong” batin Hyuna.

Jaesuk  memperhatikan wajah Hyura dan Hyuna bergantian lalu mengerutkan keningnya bingung. Bukankah mereka kembar?…. Pria paruh baya itu mendesah dalam. “sangat tidak adil bagiku karena aku memegang dua nyawa sedangkan kau hanya satu. Nona, aku tidak tau sebenarnya apa yang kau inginkan. Aku tidak mengenalmu dan tidak memiliki urusan denganmu, aku hanya menginginkan pria disampingmu dan anakku kembali. Jika kau menyerahkan mereka aku juga akan mengembalikan teman dan saudaramu dalam keadaan utuh. Setelah itu kalian bisa pergi dan anggap hari ini tidak terjadi apa-apa”

Hyura berfikir sejenak lalu mengangguk “baiklah, kita lakukan pertukaran” Kyuhyun menoleh cepat memandang gadis itu tidak percaya. Sedangkan Hyura hanya memandang Kyuhyun dingin menyuruhnya untuk pergi ke pihak Jaesuk, lalu mendorong bahu Kangin.

Kyuhyun memejamkan matanya dan menggertakan giginya kesal. Untuk apa dia susah payah kabur jika Hyura menyerahkan dirinya semudah ini. Kyuhyun berjalan satu langkah di belakang Kangin menuju tempat Jaesuk dan dibarengi dengan Hyuna dan Siwon yang berjalan menuju tempat Hyura dan masih di bayangi senjata. Dan selama itu pula Hyuna dan Hyura tidak pernah melepaskan pandangan mata mereka satu sama lain. Seperti orang yang sedang berkomunikasi.

Dengan gerakan lambat saat Siwon, Hyuna dan Kyuhyun, Kangin berpapasan ditengah-tengah, pengawal yang mengawal Hyuna dan Siwon berbalik untuk mengawasi Kyuhyun dan Kangin. Detik itu Juga dengan gerakan Cepat Hyuna berbalik memukul tengkuk mereka berdua dan Siwon berjongkok untuk merebut senjata yang terjatuh dari kedua tangan pengawal tersebut lalu melemparkan pistol satunya kearah Hyuna.

Belum sempat Kyuhyun menengok kebelakang tapi baku tembak telah terjadi. Hyuna dan Siwon menembaki Jaesuk, namun Pria tua itu di lindungi oleh Dua pengawal  yang masih berada di sisinya. Saat itu Juga Kangin Dengan Sigap menarik Kyuhyun yang masih belum sadar akan Situasi—masuk kedalam mobil bersama Ayah dan pengawalnya.

Hyura dan yang lainnya mengejar menggunakan sembarang Mobil yang terparkir disana. “Biar aku” kata Hyura dan merebut pistol dari Siwon “kemudikan sestabil yang kau bisa” Siwon hanya menggelengkan kepalanya pelan mendengar perintah dar Hyura namun dia menjalankan tugasnya sebisa Mungkin. Hyura duduk di sebelah Siwon sedangkan Hyuna di Kursi belakang.

“berapa peluru yang kau habis kan?” tanya Hyura

“ti……ga” sahut Siwon sambil membanting stirnya karena pengawal Jaesuk menembaki mereka dari depan, membuat Tubuh Hyura dan Hyuna oleng dari kiri ke kanan. “Yakk!” protes Hyuna. “mereka menembaki ki…taaaa” Siwon kembali membanting stirnya.

Dengan mobil yang miring kekiri dan kekanan, susah payah Tubuh Hyuna Condong kedepan membuka kaca atap mobil. Ia membidik mobil Jaesuk dengan peluru pistolnya yang hanya tersisa empat. Ia baru mengeluarkan tubuhnya tapi sedetik kemudian menurunkannya lagi “wae?” tanya Hyura

“terlalu gelap, kau tidak bisa melihat apapun”

“aku saja” Hyura pindah kekursi belakang dan mengeluarkan tubuhnya. Butuh beberapa detik untuk Hyura membidik sasarannya. Maklum ia hanya menggunakan revolver biasa dan bukan sniper.

Dziiiinngggg

“Yeaahhh” Hyura mengayunkan Tinjunya setelah berhasil menembak ban belakang sebelah kanan mobil Jaesuk setelh menghabiskan semua peluru yang tersisa “bagus Hyura-ya” puji Hyuna. “Ommo” Hyura Hampir terantuk Atap mobil “CHOI SIWON!!! kemudikan dengan benar!!”

“sudah Kubilang mereka menembaki KITA…..”

“mereka menuju lapangan terbang. Bagaimana ini? Mereka akan kabur dengan Kyuhyun” kata Hyuna

“sial”

“ahh benar juga Nickhun….” Hyuna merogoh saku celana Siwon “Ya.. Ya apa yang kau lakukan?… geli…”

 Hyuna mengambil ponsel siwon dan mengetikkan beberapa angka disana “kemana pria bodoh itu?aishh… kenapa dia tidak menjawab teleponnya…..come on, pick up” Geram Hyuna.

“Tabrak mereka!” perintah Hyura

“Mwo?” Siwon menoleh sedikit kebelakang

“dengan ban seperti itu kita lebih unggul. Tabrak!!”

Siwon menarik nafas dalam sebelum menginjak gas lebih dalam dan menabrak bagian belakang mobil mereka. Karena Guncangan cukup keras membuat Kangin yang menodongkan senjatanya ke arah Kyuhyun menjatuhkan pistolnya. Saat itu juga Kyuhyun menggunakan kesempatan dengan menyikut Kangin yang ada disebelah kirinya hingga kepalanya terbentur keras kaca jendela dan menarik seatbelt sebelah kanan untuk mengunci gerakan pengawal yang disebelah kanan Kyuhyun. dan Jaesuk yang hendak berbalik Justru terbentur dasbor karena Kyuhyun menendang dan menekan Jok tempat duduk Jaesuk hingga condong kedepan.

Tangan dan kaki Kyuhyun bekerja untuk mengunci mereka. Siku kiri untuk menahan kepala Kangin dan tangan Kanan menarik Seatbelt mencekik leher pengawal di sebalah kanan dan kaki kanan untuk mendorong Jok Jaesuk. Pengawal dibalik kemudi hanya kebingungan dengan menolehkan kepalanya ke depan dan belakang. “Ma…ti…kk..kau Cho..Kyuhhh…hyun” ucap Kangin Susah payah. Tangannya menggapai-gapai tubuh Kyuhyun begitu pula pengawalnya yang disebelah kanan. Meronta-ronta kehabisan nafas karena tercekik Seatbelt.

Pengawal di sebelah kanan Kyuhyun membuka Pintu berniat bunuh diri sambil menarik Kyuhyun melompat dari mobil. “AAKKKHHHHH” Hyuna menjerit saat Siwon tidak bisa mengendalikan mobilnya dan menabrak pengawal Jaesuk Hingga melindasnya. Beruntung Kyuhyun keluar belakangan Hingga tubuhnya hanya terseret aspal. Siwon menghentikan mobilnya. Hyura keluar Cepat dan membantu Kyuhyun berdiri dan naik ke mobil.

“kau tidak apa-apa?”

Kyuhyun mengangguk “cepat kejar mereka!! mereka akan kembali ke Pyongyang dengan pesawat jet” kata Kyuhyun sambil meringis sambil menahan sakit karena tubuhnya baru saja menghantam aspal.

Tidak lama mobil mereka memasuki lapangan terbang dan Jaesuk bersama pengawal dan anaknya berlari memasuki jet pribadi mereka. Hyura dan yang lainnya mengikuti hingga persis dibawah roda pesawat tapi mereka kurang beruntung, belum sempat mereka turun roda pesawat sudah bergerak maju dan bersiap Take Off .

“Kejar!!!” jerit Hyuna dan kembali masuk kedalam mobil. Seberapa dalam Siwon menekan Gas itu tidak berpengaruh karena Roda pesawat telah terlipat dan pesawat sudah tinggal landas. Siwon menghentikan mobilnya dan memandang pesawat itu nanar peneuh penyesalan.

Hyura memukul atap Mobil “brengsek!!” Hyuna menepuk bahu Hyura pelan, begitu pula Kyuhyun, wajah penuh kekecewaan sanagt terlihat di wajahnya.

“Hyura-ya. Semuanya!!!” panggil suara familiar dari belakang mereka semua. Mereka pun menoleh. Donghae berlari sambil melambaikan tangannya, wajahnya menunjukkan kelegaan yang amat sangat “syukurlah kalian selamat. Aku takut yang kurencanakan akan sia-sia”

“YA! Kemana saja kau” omel Siwon

“hey, hey tenang dulu. aku menyiapkan kejutan untuk kalian. Kembang api terindah di langit Jeju” ucapnya bangga

“Hyung!! Ini bukan saat nya untuk bermain kembang api” keluh Kyuhyun.

“Hyuna-ya…” tiba-tiba Nickhun muncul dan berdiri dibelakang Donghae. Pria itu dan Donghae saling melempar senyum layaknya teman akrab. Sejak kapan mereka berteman?

“Hana… Deull…” Donghae dan Nickhun menghitung dengan semangat sedangkan yang lain memandangnya aneh “Set…..”

DUAAARRRR

Semua orang menoleh ke atas dan Pesawat yang Jaesuk tumpangi meledak, menyinarkan cahaya merah di langit gelap Jeju. Siapapun yang berdiri disana menatap langit kobaran api dilangit tersebut dengan pandangan tidak percaya. Sedangkan Donghae tersenyum bangga pada Dirinya sendiri.

“woaaahhh Lee Donghae. You’re The man” Ucap siwon bangga sambil mengacungkan jempolnya. Hyura berbalik dan tersenyum sangat lebar, senyum kemenangan, kelegaan dan penuh terima kasih. Kyuhyun tertawa lalu meninju pelan lengan Hyungnya kemudian memelukknya. “Gomawo Hyung”

“kau membantunya?” tanya Hyuna pada Nickhun. Dan pria itu mengangguk. Hyuna langsung menghambur ke pelukan Nickhun “Aku mencintaimu!!” Serunya lalu melumat bibir pria itu tanpa memperdulikan orang disekitar mereka. Hyura memutar bola matanya malas. Kyuhyun dan Siwon membuang muka terlalu malas untuk melihat pasangan tersebut sedangkan Donghae membelalakkan mata tidak percaya melihat pemandangan gratis tersebut. Hyuna tiba-tiba melepas ciumannya dan memandang Nickhun bingung. “tunggu dulu. kalau kau ada disini, lalu dimana pesawat jetku?” Nikchun menunjuk ke arah langit—ke arah pesawat yang meledak barusan lebih tepatnya dengan ekspresi tanpa dosa.

“MWO? Kau menghancurkan 30 juta dollarku?” Hyuna melotot ke arah Nickhun “aku akan membunuhmu jika kau tidak menggantinya”

“hey, dengarkan dulu” sela Donghae “pesawat Jet milik Jaesuk ada didalam” Tangan Donghae menunjuk ke arah belakang, tempat hangar pesawat. “kebetulan jet milik kalian mirip dan aku sengaja menukarnya agar kami bisa mendapatkan barang-barang Jaesuk yang masih tertinggal didalam sebagai barang bukti. Setelah itu kau bisa memilikinya” Jelas Donghae.

Hyuna mendesah lega, setidaknya ia mendapat ganti 30 juta Dollar miliknya. Kemudian Gadis itu menghampiri Hyura lalu merangkulnya “kaja. Kita pulang” Hyuna menggunakan tangannya yang bebas untuk mengamit Nickhun.

“tunggu” cegah Kyuhyun “apa kalian akan pergi begitu saja tanpa menjelaskan apapun? Dan Kau! Hyura-ya kau berhutang banyak penjelasan padaku. Bagaimana mungkin kau pergi begitu saja? dan bagaimana dengan ‘kita’?”

“benar kata Kyuhyun” tambah Siwon “kalian tidak bisa pergi begitu saja, kami membutuhkan laporan untuk kepolisian dan kalian akan menjadi saksi”

Hyura menatap mereka berdua bingung, ia juga memandang Donghae yang menatap nanar ke arahnya. “Hyura-ya kau sudah janji!” bisik Hyuna. Hyura mengangguk dan menarik nafas dalam sebelum mengambil keputusan “mian. Aku melakukannya secara ilegal dan kurasa aku dan saudaraku tidak akan menyelesaikannya secara resmi dikantor polisi. Itu kuserahakan padamu Siwon ssi dan Donghae ssi. Dan Untuk mu Kyuhyun-ah, terima kasih dan maaf. hanya itu yang bisa kuucapkan” Hyura menunduk dalam sebelum berbalik dan berjalanlagi bersama Hyuna dan Nickhun ke dalam hangar. Seperti janjinya pada Hyuna, gadis itu akan menjalani hidupnya sebagaimana seharusnya. Menjadi Han Hyura.

***

FIN

ga jelas? emang

ga dapet feelnya? emang *deep sigh

akhirnya otak saya sampe pada kapasitasnya. adegan actionnya saya gabungin dari beberapa film yang pernah saya tonton dan ternyata buat menuangkannya dalam bentuk tulisan susaaahhh buanged, dan ngerasa bahasa yg saya pke mbulet aj *sigh again

saya juga  mau minta maaf sama reader gegara kelamaan publishnya. pdhl ide udh mbludak tapi mw gimana, saya ga ad waktu bwd nulis cz saya baru masuk dunia kerja dan eng..ing..eng welcome to d’jungle T_T

oke sekian cuap-cuap nya, yang mau komentar, saran, kritik, request juga boleh (tp ga janji kpn menuhinnya hehehe :p) monggo ^^

Tulisan ini dipublikasikan di Fanfiction dan tag , , , , , . Tandai permalink.

133 Balasan ke My Misterious Girl {Case Closed}

  1. choiseunghyunwife berkata:

    Finally hyura ga jadi ama kyu atau hae yaaa hhihii .. Yauda jd adiill ya thor :p
    Klo ada sekuel lebih bagus klo ga juga gpp.. Ceritanya oke ko. ^^
    Actress and marriage nya sekuel lg ya chingu 🙂
    Hwaiting author ^^

  2. Ayunie CLOUDsweetJewel berkata:

    Adegan actionnya kayak nntn Mission Impossible. Kekeke… Lebih baik endingnya kayak gini, Kyu ga dapat, Dong Hae juga ga dapat, adil kan. Btw, bikin ff dong yg cast-nya Hyura-Donge’.

    • miss hoon berkata:

      Hehehe pdhl adegan actionnya Saya ambil dari film elite sama red loh (recommended film bwd yg suka action :D) hyura-donge udh ad dikepala tp msh curi” wktu buat ngetiknya 😀

  3. devi berkata:

    biar g ngerti tp keliatan keren hhehe

  4. kyaaa knpa begini,,,
    bikinin after storynya yahhh,,,
    tapi puas juga sih gag ada yg di pilih ma hyura jadi gag bakalan ada yg bertengkarr wkwkkwkw…
    ditunggu cerita lainnyaa,,,,

  5. vievie berkata:

    kcepetannnnn jd feelny g dapet

    tapi tetep bagus kq ap lagi actionny^^

  6. Shin Seo Si berkata:

    Yahh, padahal pgen kyura bersatu 🙁 mmhh.. Satuin kyura dong thor, bikin sequel… hehe maksa ya? 😀 fighting u/ cerita selanjutnya ya…

  7. mira_MM berkata:

    Jeonghoon,,selamat dtng d dunia kerja!!!^^
    yah moga2 tetep bs nulis ya wlpn sesibuk apapun..aminnn

    Btw ak suka sm actionny! bener2 idup..
    cm ak rada kaget aj jeonghoon..kupikir ini crita msh bakalan lama ending,eh ternyata cepet
    oh y stlh kyu tau hyura it siapa..ak berharap d bagian akhir cerita ad sesi atau moment d mana mrka bs ngom berdua tetapi ternyata ngga ad 🙁
    Bolehlah d buat after story atau epilog..ak pingin tau gmn perasaan kyu stlh tau hyura ternyata pembunuh bayaran..
    hehehe..sori ya klo kepanjangan komenny
    Terima ksh

  8. miss hoon berkata:

    After story to epilog msh saya pikirin sih
    Makasii loh buat masukannya ^^ buat perbaikan dikarya selanjutnya 😀 😀

  9. Fadilah umy berkata:

    Ini sdh end kah?hrus ada sequel nya?gmana hbngan kyu sm hyura?

  10. andreajeanie_ berkata:

    aaaaaaaaaaaaaaaaaa….nggak papa akungerti kok eonn kalo kerja ituu sibukk..dan aku sangat bertrimakasih buat eonn yang mau nyempetin nerusin nih ff…tapi tapi ini nanggung bangett…kalo ada waktu lanjutin yah eonn..aku bakal terus nunggu kok^^ #kedipkedip >< ohyaaa..kalo bisa kyu ama hyura dongggg….pleasee ♥♥♥♥

  11. Vidya_Sparkyu berkata:

    Sumpah eon aku bacanya gk napas,,,keren bgd,,,feelnya dpt bgd,,,tapi endingnya ngecewain,,,
    seharusnya masing2 dari mereka ada yg bersatu,,,
    harus ada squelnya ini eon,,kalau perlu squelnya enceh eon #yadong

    • miss hoon berkata:

      Waduuuhh ati” jgn mpe lupa napas
      Hehehe
      Sengaja jg sih bikin hyura Ga jd sm siapa” biar adil mksudnya
      Hehehe
      Aduuhhh klo enceh saya harus semedi dulu biar dpt inspirasi :p :p :p

  12. Eka C.Q berkata:

    akhirnya bisa baca endingnya nih..
    but…….kenpa hyuranya meninggalkan kyuhyun T_T
    Ahhh aku kira bakaln nytau tuh pasangan
    tapi ni ending benr benar gak diduga-duga.
    keterlibatan Hyuna ju8ga membuatku terkejut.
    adegan actionnya juga aku suka banget tuh..kekeke.Kerennn

  13. lalaraaaas berkata:

    keren banget thor asliii
    walau bingung bikin gambaran tentang actionnya hoho
    100 jempol buat author

  14. Diana Park berkata:

    Q kira msh tbc…tp gpp lah akhirny g sm kyu jg g sm dongek..adil lah he…ending yg terburu2 n mengenaskn bg jaesulkk, tp tetep dpt feelny…q tunggu karyamu d waktu luangmu thor..gomawo

  15. hyerisong berkata:

    ini keren banget tapi akhirnya kalo menurut aku gantung eon bikin sequel eon terus jadiin hyura sama kyuhyun aja soalnya entah kenapa aku lebih suka dia sama kyuhyun hehehe oh ya aku tau blog ini dari ff Actress and marriage aku lupa pernah komen apa gak tapi kayaknya sih pernah cuma beda id maaf ya eon kalo baca komen ini aku kayak sksd terus siders gitu maklum dulunya aku emang siders cuma udah tobat kok hehehe ditunggu karya selanjutnya ^^

    • miss hoon berkata:

      Saya jg niatnya mw bikin sequel tp Ga tw kpn *plak
      Hehehe
      Saya Ga permasalahin siders koq, itu hak reader bwd komen to Ga, tp lebih bae klo reader kasii feedback bwd author. Biar qt tau kurangnya dmna
      😀 😀 😀

  16. dwie1202 berkata:

    yaaaa…. telat bgt aku bc nya. dah selesai, seru sih tp byk yg mesti di buat jd after story. itu pun kl author nya minat. hehehe… lanjutin after story nya actress d marriage nya jg yach. gomawo

  17. Hyejin berkata:

    Wuuuuuaaaa…. Mengangkan bgt… Trus sebenernya hyura cintanya ma sapa???
    Sequel donk please… Kasian kan kyunya dianggurin.

  18. 13elieve berkata:

    Stlah tegang2 d.awal…. Tpi…. Knpa kyura ga jd????? *nangisdarah*lebay xd

    sumpah udah byangn gmana hyura ktmu ‘ibu mertua’…. Hikss

    tapi tak apalah… Soalnya ga d.jelaskn kyu nyesek /? ngganya…..
    Klo sekuel boleh banget tuh….. Crtanya seru asli….. Lanjut? *lirikkyura 😀

  19. muiiy berkata:

    thoor after story dong
    ga enak bgt akhirnya hehe, kaya ada yg kurang gitu, si kyu jadi odong banget kesannya gatau apa apa hehehe
    but, overall this one daebaak 🙂

  20. kyuwoo berkata:

    tulisannya udh lumayan rapi
    bahasany juga aku suka bngt
    tpi kok ending romance cuman gtu aja
    minta sequel boleh ? 😀

  21. niza berkata:

    Keren tuh action nya thor
    Tp kok hyura gk mlih siapa2 ya trs slma ini hyura pcrn sm kyuhyun atas dsr cma mau ngelindungi ya
    Tp ngeri loh thor aq sma genre action tp jg ska sm cerita ini

  22. chacha berkata:

    ohh.. ya ampun. aku pikir hyura bakal jadi sama kyuhyun. ternyata ngga 😀 berasa nonton action. ckck keren thorr

  23. ikha berkata:

    ,,uaaa..!!!! keren..!!! oenni sequelnya donk…!!! jeballllllll//…………….!!!!!!!!!!!!!

  24. Ssaa berkata:

    Sedikit kecewa karena akhirnya tak dimiliki (?) oleh kyu atau pun hae . Hwaaaa thor bolehkah saya sebagai reader yg terlambat memberikan komen ini alias meninggalkan jejak meminta As-nya ??????? Ya ya ya thor pleaseee . Soalnya kurang ngeh kalau hyura jadi jomblo ? Sedangkan hyuna kemungkinan sama nickhun ! Ckckc tidak adil
    Gomawo

  25. PutryELF berkata:

    Akhirnya FIN juga
    Nasib hyura sama kyu gimana.???
    Hah…
    Masih gantung + penasaran…
    Sequel dong thor

  26. jung ha in berkata:

    Kurang berkesan karena tak jelas siapa Ɣƍ di cintai hyura sebenarnya lee donghae atau cho kyuhyun???? Tp keseluruhan dr cerita ini sangat bagus…….I like it……(^_^) keren BGT ketika ada keluarga pembunuh bayaran Ɣƍ cukup tangguh dan intelektual sprti keluarga park…………. Apalagi park hyuna dan han hyura…….sungguh saudara kembar Ɣƍ kereeeeeennn…………….pengen jadi Han kyura………….

  27. Eka berkata:

    Yah..yah..yah… Kenapa Ending.a begini?? Sepereti,a butuh Sequel bgaimana selanjut.a kehidupan mereka?? Dan apa nanti.a Hyura bs bersanding dng Donghae/Kyuhyun??? Dan Hyuna bagaimana kelanjutan.aaaaaaa????

  28. Ryuky93 berkata:

    Gmn Nasib Kyu n hye??
    Sapa Yg Dipilih..
    Hehehe..

  29. khunong berkata:

    khuaaaaa… udh end ? . gak ada sequelnya tor ? hyura sama kyu gmna ?

  30. nury choi berkata:

    Gaanntttuuunnngggg. Kyu nyaa. Bggaimana TT,TTTT

  31. @WidyananW berkata:

    adegan action nya bkin deg-degan. seruu.. sequel nya dong thor 😀

  32. diahchoi berkata:

    Sequel sequel sequeeell!!!!~~ u,u

  33. entappi berkata:

    aaahhh harus ada sequelnyaaaaa.. kyuhyun di gantungin T__T seru bgt seruuuuuuww!

  34. Cho handa berkata:

    Huahhh… masa kyu gak sama hyura si thor T.T kan ada si hyuna tu buat Donghae dan Hyura buat kyuhyun .si nikhun suruh cari sendiri la hueee…. eomma author ya gak buat kyuhyun sama hyura U.U ..

    Sequel ya coba thor T.T Gak puas kalau kyu gak dapat siapa2 Ya ya ya ya ya 😀

  35. mio berkata:

    kereeeen..

  36. marcus's life berkata:

    Nyesel banget baru baca ff nya hari ini..
    Sumpah ini ff keren abis gila seru banget apalagi pas bagian actionnya, pas banget karna saya suka yg berbau action wkekek
    Pas baca bagian actionnya banyak yg mirip sama film mission impossible, jadi keinget si ganteng tom cruise *bener ga sih tulisannya? Hehe*

    Sebenernya sih kurang suka sama endingnya, padahal udah ngarep ngarep endingnya tuh si hyura sama kyu jadian terus nikah..
    Eh tapi author berkehendak lain, tapi gpp kok ini juga udah bagus banget..
    Tapi kalo author berniat bikin seq nya dan ntar di seq nya menceritakan kisah cinta kyu sama hyura saya bersedia menunggu samapai kapan pun hehe 😀
    Segini aja deh cakap cakap dari saya hehe, maaf kalo panjang banget^^

    Teruslah berkarya dan lanjutkanlah imaginasi liarmu thor^^

  37. tata berkata:

    before, mian y commentx jd 1 dpart ini

    sumpah, so exited bgt ma crita ne. brsa ge nton box office hollywood aje
    like a real scene in front of my eyes
    daebbaaaak!!

    bkin pnasarn n gemes jga.
    pliiz, bkin sequel!!! harus!! wajib!!
    #maksa

  38. yua berkata:

    wewh actionnya keren
    udah adil hyura ga milih siapa2,tp pengennya sih milih kyu aja 😀

  39. Dianaa berkata:

    Action nya keren niiiih, kasih jempol deh (y) haha
    Tapi kasian kyuhyunnya pas ending 🙁

  40. Putri Puspa Ayu berkata:

    Yak!!! Crita nya sgt menarik dan cool! Tapi… Knapa ending nya gitu??? Haisshh.. Aku butuh sequel eon!! Sequel eon~ == Kyu sm Hyura nya gmana? Ngarep nih ada klanjutan xD heheh.. Overall, keren eon! 🙂

  41. shinji berkata:

    kasihan si pria kaya n pk polisi gk dpt smua

  42. DayRyn berkata:

    wahhhh kyu atau hae oppa yg akan d pilih?

  43. peachly berkata:

    keren! alurnya dari awal keren bgt. ga kebaca. adegan action dan lain lainnya juga natural bgt kaya bukan fiksi.
    tapi endingnya….
    kasian uri kyu hehe
    semoga ada sequelnya ya hehe
    hwaiting!

  44. chs berkata:

    tegaaaaaa tega gak ada yg berhasil sama hyura
    malah hyuna nickhun. ealah

    tp overall bagus keren action nya juga mantep.
    sayang park jungso gk diikutsertakan. sayang ending nya tnp oenjelasan. sayang serba sayang

  45. arsyie layurea berkata:

    #cengo,,,,,krik krik krik,,,,
    sumpah,,,,baru prtama bca ff action!!!!dan ini,,,,,menakjubkan!!!!bnar2 kren,,,,,,ga tau msti ngomong apa lagi!!!!

  46. hyunsoo28 berkata:

    Tthhhooorr bete bgt sama endingnya, eish kenapa mesti gitu sih, nge gantung thor, nge gantung :”
    Tapi tetep seru, saya tau kok thor bkn action trs di tuangin ke bentuk kata” itu susah bgt, aku aja yg baca sempet bingung” gitu

  47. heeyeon berkata:

    endingny nanggung

  48. tiwiw berkata:

    akhirnya sungguh gak diduga , rada ngambang hehehe
    tapi keren

  49. Maulina Jelita berkata:

    wahh,, daebak,, ini fanfiction dengan genre action terbaik yang pernah aku baca,,,, (‘o’)/
    menurutku walaupun pusing baca di part sebelumnya tapi di akhir,, beeehhh,, pokoknya bagus deh, feelnya menurutku dapet dan lebih mudah dipahami,,, ya sih,, si hyura adil gag milih siapa-siapa tapi rasanya ada kurang kalo menurutku
    ini udah ada sequelnya belum sih??? kalo belum cepet gih bikin *readers pemaksa,,, sequel wajib lo thorrrr,,, I will waiting your fanfiction thorr *bener gag sih,,, KEEP WRITING (‘o’)9

  50. khajokyu berkata:

    Fellnya lumayan.pnggambaran suasananya paling daebak.mwnya sih kyura brsatu.ksihan Hyura hrus nglpasis cintanya.

  51. inggarkichulsung berkata:

    Wah endingnya begitu menegangkan, ternyata Kangin oopa itu penyusup yg berhasil msk ke kepolisian, untung jg ada Devil Triangle yg lbh mengerti ttg situasi yg sbtlnya sdg dihadapi keluarga Kyu oppa.. msh penasaran apakah Kyu oppa akan th siapa sbnrnya Hyura dan apakah mrk akan tetap mjd kekasih

  52. fransis01 berkata:

    Saeng, ada sequel nya engga?
    대박. FF nya keren banget saeng.
    ditunggu untuk ff selanjutnya. *penuh dengan penantian. hehe.
    kalau ad sequel, info ya. ak berharap banget ini ad sequel nya. karena buat ak kayaknya ending nya masih nge ngantung. Fighting Saeng !!! 힘내 !!!

  53. Huhu berkata:

    Eonni in mahh crtnya ngegntung..
    Msa hyura ame si cho sgtu doang???
    Sequel yahh XD

  54. kyuchan berkata:

    Ending’a msih aga gantung akh..

  55. tanytastic berkata:

    hehe xD mian baru komen yg ini, padahal yg sbelumnya udah aku baca juga xD tapi janji kok mau komen(v)
    ceritanya bagus eonni, ini seru banget u.u tapi masak kyuhyun sama hyura cuman gitu aja? xD lanjutin ya eonni

  56. biggom berkata:

    Yah! Authornim, masa gitu doang?!
    Kau tidak bisa mengatakan ini ending. ( ˘͡ -˘͡)
    Cerita ini belum selesai. Serius. hahaha
    Agak kurang suka bagian dimana, jaesuk sama Kangin meledak dalam pesawat. Donghae kan polisi, sabotase itu tindakan kriminal. Tapi kalo Donghae polisi bodoh, ya gimana ya, terima gak terima nih. Hehehe
    Tapi serius, ini cerita gak boleh berakhir seperti itu. Kyuhyun masih bego karna dia gak tau apa2.
    Dan perjalan asmara mereka masih ngatung.
    Come on! Ini terlalu masih banyak gantungan..
    Lanjutin lagi yah, ceritanya.. Hoon author-nim

  57. Rasty Resty berkata:

    Hyura sama siapa?? Kyuhyun? Atau Donghae?
    Ahh masih ngegantung nih.. Seru bgt bacanya menegangkan..

  58. haemi berkata:

    hemm endingnya cukup memuaskan thor
    tapi sebenarnya aku berharap hyura bisa sama kyuhyun oppa but never mind, i like your ff
    thanks author hehe

  59. @jewoon3 berkata:

    AAAA aku kira bakal ada kelanjutan hub kyu sama hyura,
    ternyata —
    UHHH sangat disayangkan

  60. Agnes Ika berkata:

    aku harap ada sedikit cerita tentanng Hyura dan Khuhyun,,
    author, Ayolah,

  61. Sangtae Gyumbul berkata:

    Huaahhh apa2an ini! ending’a ngegantung u.u
    Author knp kisah romance’a Kyu-Hyura ga ditonjolin? kurng greget jdi’a.. Hyura cenderung lbh terbuka sma Donghae dibandingin Kyuhyun kekasih’a -_-
    Sequel dong bwt Romance’a Kyuhyun-Hyura~
    Jebal

  62. shinmin berkata:

    Author Fighting!!!

  63. Tantri berkata:

    Sequel thorr sequelll ya donggggggg

  64. zio09 berkata:

    MATI GILA!! apa”an coba end kaya gini??
    bagaimana kelanjutannya Kyu n Hyura?? huwee :’(
    maaf aku langsung komen di sini, cz ceritanya lebih dari bagus n keren banget jadi gak bisa mikir mau komentar gimana.. tapi ya yang sekarang aku peertanyakan kenapa kyu gak sama hyura?? emang ketika dia menjadi Han Hyura harus tidak boleh memilih cintanya sendiri begitu? trus kyu juga mau diam aja gitu?? aaaaaaa~~ happy ending yang menyesakkan….
    tapi sukseslah cz autor terlalu sukses mengobrak-abrik mood readernya…
    salam *bow

  65. riss berkata:

    hue kenapa udah end aja?gimana hubungan kyu dan hyura?masak gantung gini? Dari awal gemes sendiri baca ff ini,keren sumpah. dan maaf baru komen disini.
    Author skuel please!

  66. Park jihyun berkata:

    ih ki gantung
    butuh sequel yaaa
    ini ff udah bagus bgtt

  67. Nurul_Evil berkata:

    hasemeleh -_- Kok gantung ceritanya? hubungan Kyuhyun sama Hyura gmna?
    Mereka jadi nikah atau engga… itu msh jadi pertanyaan… uwaaa plis need sequel thor 🙂
    Dari awak sampe end masih bikin penasarab ceritanya

  68. Kim hyun sang berkata:

    baca nie ff membuat emosi ku d aduk”, Penasaran,greget dll.
    V sayank thor ending nya masih ngegantung, btuh sequel . . .

    Aku suka ff mu n Mulai saat ini aku jd fans mu . . .:-)

  69. leeXianZhi berkata:

    thor msh gntung end nya, trus Hubngan Kyu sma Hyura kyak mna?
    sequel jebal thor , sumpeh ak ska bnget sma FF action nya Keren ..
    Daebbak thor

  70. Devil24 berkata:

    Ini ada after storynya gak?? MASA GINI AKHIRNYA?? Ayolahhhhh~~~~ cerita bagus-bagus gini sayang kalo ngegantung endingnya. Minimal kamu bikin after story yg tentang hubungan si Hyura sama Kyuhyun kek! Pas baca ‘FIN’, cuman cengo. Fin? Terus? Udah gituh? Gila butuh sequel ini~
    Padahal kupikir tadinya Hae bakal berakhir sama Hyuna loh haha xD ternyata Nickhun sepertinya yah? Tapi, ini emang FF keren >w< sukasukasuka

  71. kareryeo berkata:

    gantung bgt endingnya….

  72. deewookyu berkata:

    wwwwooooowwwww………
    deeeebbaaakkkkk…!!!
    Kyu…..kejar doooonggg!
    eeeiihhh saeng….
    kirain hyunna bakalan sm donghae…..
    sequellll nya ddoooonggg!

  73. tyasyu berkata:

    Ff nya keren bgs lg klo kash squel eon,,, pengin squel,,, eon klo bisa squel nya kyu sma hyura nya nikah kekekek~
    Itu cmn saranku ajh eon tp keseluruhan DAEBAK eon pas kyu ma hyura nya berduaan so sweet bgt pkok nya dpt bgt feel nya tp klo mau bikin squel kyu ma hyuranya bersatu ya eon…..gomawo^_^

  74. narumi berkata:

    hah…..
    masa ending’a gini doang sich gg asik nih author’a 🙁
    bking sequel dong thor n aq brharap klo hyura sma kyu hehehe
    action’a seru tpi aq agak bingung ma jaesuk pas lgi d mobil 🙂
    Author DAEBAK

  75. imym berkata:

    Need sequel

  76. entik berkata:

    Ehm keren. Aku suka jalan cerita kaya gini, peran utama tidak selalu mesti bersama.
    Kangin, aku kira dia baik, ternyata. Ehmmmmmmmm.

  77. lovey denalisa berkata:

    Ya ampun,th0r kok pinter bgt ya

  78. lovey denalisa berkata:

    sumpsh keren bgt……
    bikin lagi….masa g ada ornjelasan hubungan kyura..???

  79. dian ria berkata:

    MWOOYAAA!! ENDING NYA KYURA GTU DOANG?? setelah adegan menegangkan dri action nya dan KYURA berakhir TRAGIS
    UWAAA, AUTHOR YG BRILIANT, YG CAKEP BIKIN AFTER STORY NYA DONGGGGGG *HOPELESS
    TAPI KEREN BANGET KOK OVER ALL GUE JD KEBAWA TEGANG BACA NYA (Y) (Y)

  80. allyn berkata:

    Kenapa aku malah ngerasa sad ending?? 🙁 kyura ga bersatu?? .. buat sequel dong, yg kyura ktmu lg setelah semua berubab gt T.T
    weeh, disini kangin toh penyusupnya .. ckck
    Aku malah tertarik dg part2 pengungkapan triangle devil ya?? Dan part park family yg plg aku suka ^^

  81. Rain3126 berkata:

    Astaga author ini sungguh keren.
    Lanjut thor, bikin sequel ya, ya, ya. . . ^^

  82. Khairunnisa berkata:

    Udah? End nih? Masa cuma segitu eon? Tegaaa, mereka gimana? Blum merit ituuuu.u
    Kyuhyun nya pasrah aja? Duh, kan bukan gaya Kyu banget x3
    itu kemampuan Hyura kok kayak Sherlock? Mirip bgt, apalagi teori Copernicusnya, sma ngga paham politiknya :3
    tapi it’s okey, ide nya udah keren kok, peran cewe yg sadis tp penuh bakat begitu..
    Tp tetep pen ending yg unyu :3
    tp lupakan aja dh request ku XD
    author fightingg!! 😉

  83. DwiCloud berkata:

    kak squel dong

  84. yuu rien berkata:

    butuh squel please…

  85. misscold berkata:

    yah sayang bgt kyuhyun sama hyura ga bsa happy ending….tp scane action.a seru + bkin jantungan.

  86. inet berkata:

    ending nya gantung…trus gmn ma kyura??><
    seruuu,tp endingy gk greget…hehe..
    tp overall,keren bgt!!!ide nya keren,smuany keren…daebak authornim..^^

  87. seohyun berkata:

    wow keren banget alurnya, aku suka banget thor. wuah.. baru kali ini baca ff action tapi bisa menikmati banget.
    hehe tapi kalau boleh, 1 part lagi dong. penasaran hubungan kyuhyun sama hyura 😀

  88. syahhuny3424 berkata:

    Sumpah ff eoni kece badai.. Tapi ini agak gantung eonn.. Butuh sequel.. Tapi ntar kalau buat sequel lkuhyun aja ya eonn yang sama hyura..

  89. chingublogplace berkata:

    waaaaaa
    keren
    hahahahhaha
    tapi lebih keren lagi kalao ada sequenya hahahahah
    di tunggu karya selanjutnya ya semangat ^^

  90. I'm CLOUDS berkata:

    Pokoknya sequel, thorrrr :))))

  91. aidennishy berkata:

    Kurang sreg sama endingnya sebenarnya :3 tapi yahh emang alur cerita itu cuma penulis yg tau kan 😀 paling suka adegan pesawatnya meledak diangkasa itu 😀 bener kata nickhun, kek kembang api :p

  92. amidamaru berkata:

    Jadi yang bunuh papa jino sm kang tu jaesuk? Woah trio ini keren sekaligus kasian. Keren karena mereka brilian, tapi kasian karena harus jadi pembunuh bayaran. Coba trio deathly triangle bekerja sama dalam misi pasti keren banget

  93. Nia_cho berkata:

    Alamak susah kali mau komen.ini prcbaan ke 5 thor mdh2n masuk.

    Gila ini keren bgt thor,action’a dapet,comedy’a jg dapet kkk~ ngakak ngbyangin kelakuan’a si kembar.tp end’a gantung thor musti ada sequel’a ini mah *demo breng kyuhyun`eh.

    Bkin lg genre yg ky gni ya thor,semangat jjang

  94. Yutika berkata:

    ASTAGA… FF INI ASTAGAAA….
    WAHH… KENAPA COBA GUE BARU BACA SEKARANG… ASTAGAAA… AUTOR… KERENNN BGT NI FF…..SUMPAH… SEPETAKULER BANGET…. SQUEL DONG BUAT HUBUNGAN KYUHYUN DAN HYURA… PLEASEEEEEE…. KASIHANILAH READRS MU INI #PLAK SQUELNYA PENDEK JUGA GA APA”…. AYOLAHHH AUTOR… AUTOR KAN BAIKKK… YAA BIKIN SQUELNYA YAA… #SUPER PUPPY EYES# (kyeboar ke injek PSP Kyuhyun(?))

  95. ayumega berkata:

    mwo? ini sudah end ya??
    gimana nasib bang kyu sama hyura? ayolah kakak author pliss bikin squel ya pliis pliiiiss nanggung amat nii 🙂

  96. nia kurnianti berkata:

    wah,, endingnya nggak seharusnya gini kan
    hyuna dapat nickhun, masa hyura nggak
    sequel dong thor

  97. mierna_sakura berkata:

    ceritanya mengagumkan, tapi ini butuh lanjutan,
    bagaimana urusan cinta segitiga antara KYUHYUN HYURA DONGHAE slanjutnya, klo author berkenan untk mlanjutkan aq reques kyuhyun hyura yea!!!

  98. afifah berkata:

    Waduh ending’a ngegantung hhe tpi ttp d tunggu kok klo ada squel’a hhe 🙂

  99. niki berkata:

    Wahhh ff nya keren banget chingu,aku sampek deg-degan bacanya….
    Tapi klo bisa sequel dong chingu,suka banget deh sma ff2 kamu…

  100. Misschoii1 berkata:

    OH MY GOD !!
    Actionnya keren !
    Ngga disangka disini banyak kejutan.
    Sumpah, ini kelewat wow! DAEBAK !!
    Jadi, hyura ngga jadian sama kyuhyun atau donghae? Yaahh 🙁 sumpah ini keren!!

  101. Krysdha berkata:

    Ya ampun,,,Udah End…
    Gak’xngka Kirain Masih Ada lnjutan’x..
    Kereeeen,hRs bc berulang2 Supaya Ngerti di bgian Action’x…
    Hebat Sumpah,,Gak tau mau Coment apa lg…
    Ini bnr2 Keren…

    Eon Bolehkah Aq Minta Sequel…
    Bth Bgt kejelasan Hubungan Kyuhyun Hyura,,Trs Gmn sbenar’x Perasaan Hyura Ke dongHae…

  102. Krysdha berkata:

    Ya ampun,,,Udah End…
    Gak’xngka Kirain Masih Ada lnjutan’x..
    Kereeeen,hRs bc berulang2 Supaya Ngerti di bgian Action’x…
    Hebat Sumpah,,Gak tau mau Coment apa lg…
    Ini bnr2 Keren…

    Eon Bolehkah Aq Minta Sequel…
    Bth Bgt kejelasan Hubungan Kyuhyun Hyura,,Trs Gmn sbenar’x Perasaan Hyura Ke dongHae…Cose Hyura blm Ketemu Ama Eomma’x DongHae..

  103. citraarum96 berkata:

    Udah endbternyata…
    Gak nyangka endingnya kyak gini, bgus sih tapi aku pikir bkal ada saat dimna hyura milih kyuhyun jdi temen hidupnya…cieelah#plakk

    Tpi keseluruhan kerenn udh gak ada lgi yg perlu dikritik semuanya aku suka….yeayyy

  104. fachriayelfi berkata:

    Salam kenal,aku reader baru…
    Mnt sequelnya dong,ceritany menarik dan sngt penasaran dgn kelanjutn hubungan mereka.

  105. choicho berkata:

    ya ampun ini ff tahun 2013 dan aku baru baca:( dan kayanya ga ada harapan buat minta sequel:(
    actionnya kerada banget overall aku suka cara penjelasan teka tekinya dan semuanya nyambung:( sayang aja kalau berakhir kaya gini:(
    boleh minta sequel nya gakkk? kaka cantik:*

  106. jungie28 berkata:

    Yah kok kyuhyun sama hyura hubungan nya jadi gk jelas? Sequel dong

  107. esti yeeaahh berkata:

    aaahh endingnya T.T
    hyura gak jd sm kyu T.T
    tp tetep keren (y)

  108. sa hyun berkata:

    Sequel thor.. endingnya terlalu mengerikan buatku..

  109. sa hyun berkata:

    Sequel thor.. ending cerita ini terlalu mengerikan buatku..^^

  110. oriiigamine berkata:

    udh end?
    gitu doang?

    aaaaarghh, butuh sequel thor

  111. Babyniz137 berkata:

    Kyaaaaa! Seru banget, keren~
    Tapi sayang endingnya Kyu-hyura gak bersatu.
    Ditunggu ff selanjutnya~
    #semangat!

  112. kim vikyu_94 berkata:

    ini keren . Gak ada lanjutannya lagi yaa .hmmmm

  113. Inoenk berkata:

    Daebak…
    Sk…sk..sk

  114. Mrs.Donghae berkata:

    Huft keren bgt adegan action’a. Emg bener, adegan ky gitu susah bgt nuang’a ke bentuk tulisan.
    Tapiii….romance’a kurang nih. Setidak’a ada kejelasan soal hubungan antara Kyuhyun n Hyura.

  115. cynitiya berkata:

    end???
    lsg gmn nasib kyuhyun ama donghae???
    hanya author dan Tuhan yg tau….
    reader pun hny bs mengkhyal after storynya T_T

  116. choi sena berkata:

    excited banget baca ceritanya

  117. hana berkata:

    waaaah daebak.. keren bgt thor..
    tp sayang ga ada kepastian hyura jd sama siapa..
    kirain donghae jd sama hyuna.. hehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *