My Mysterious girl [Triangle Devil]

Judul Cerita     :  My Mysterious girl [Triangle Devil]

Author            : Jeonghoon20180

Cast                 :  Cho Kyuhyun, Lee Donghae, Lee Hyukjae, Leeteuk, Jung Yunho, Choi     Siwon, Lee Taemin, Choi Minho, Kangin, Cho Jino, Park hyura(Oc),

Genre              : Angst AU

mysterius girl

Warning!!!

Saya ga kasih point of view nya disini, jadi baca baik-baik kira-kira Povnya punya siapa^^

Happy Reading ^^

***

aku menginjak pedal gas ku dalam-dalam. Sesekali melirik jam digital yang ada di dashboard mobilku. Hari ini sebisa mungkin aku menyelesaikan berkas-berkas sialan itu. hari masih terang mungkin dia masih bekerja. Pikirku. Entah kenapa memikirkannya masih berada dirumahku membuatku senang. Astaga ada apa dengan mu Cho Kyuhyun.

Gadis itu. aku bertemu dengannya 5 hari yang lalu. Hari itu aku merasa sangat lelah setelah pihak yang berwajib mengintrogasiku lebih dar 8 jam dan aku memilih pulang lebih cepat dari biasanya. Saat aku membuka pintu ia tengah berdiri di ruang tengah rumahku sambil memegang vacumcleaner. Dengan penampilan jauh dari kata anggun, karena ia hanya menggunakan celana longgar dan kaos oblong kebesaran dibalut dengan aproan berwarna hijau tosca dan rambutnya hanya digelung asal, tapi ia tampak bersinar di mataku. Ia terlihat sangat terkejut melihatku yang sudah berdiri di pintu masuk sambil memperhatikannya.

“a anyonghasseo, Park Hyura imnida” ucapnya terburu-buru sambil menunduk dalam, mungkin ia benar-benar terkejut melihat ku. matanya sesekali melirik jam dinding yang ada di arah jam 3 darinya. Mungkin dia bingung melihatku dirumah pada jam segini. “jadi kau pembantu baru?” tanyaku datar

“ne, Nyonya Cho yang mempekerjakanku” sahutnya masih belum mau menatapku. Aku menelisik penampilannya yang menurutku agak janggal. Gadis ini, meskipun tidak berpakaian bagus tapi ia terlalu cantik untuk dijadikan seorang pembantu. Selain itu ia terlihat seperti orang yang terpelajar.

“kalau begitu lanjutkan pekerjaanmu” kataku dan beranjak ke kamar.

“ta tapi maaf tuan” panggilnya dan aku menghentikan langkahku kemudian berbalik ke arahnya

“aku belum membereskan kamar anda, saya kira anda akan pulang larut” katanya dengan nada bersalah.

Aku mendesah berat, padahal aku sangat lelah dan butuh berbaring tapi aku tidak suka melihat kamarku berantakan “baiklah aku di ruang kerja saja. dan jangan ganggu aku!”

“ne tuan” sahutnya patuh.

Selama aku di ruang kerja, aku sama sekali tidak mendengar bunyi apapun. Benar-benar sunyi. Mungkin jika aku tidak melihatnya tadi, aku akan menganggap aku hanya sendirian. Dan tanpa sadar aku tertidur dengan posisi kepala di letakkan dimeja. Alhasil aku terbangun dengan tubuh sakit semua. Begitu aku keluar ruang kerja, rumah ku sudah terliaht jauh lebih baik dari sebelumnya dan beberapa masakan sederhana sudah terhidang di atas meja makan. Yang paling membuatku terkejut ia juga meletakkan aspirin dan obat penghilang rasa nyeri dan pegal. Apa dia mengintipku saat aku tertidur tadi?  Aku menengok ke kiri dan ke kanan namun hasilnya nihil, sepertinya dia sudah pergi.

Di hari lain aku melihatnya tengah membereskan beberapa botol yang biasa ibuku letakkan di bawah konter dapur.

“detergen ini tidak baik untuk kesehatan anda tuan, selain itu wadahnya juga tidak aman. Jadi lebih baik diletakkan di luar rumah saja”  sahutnya saat aku protes karena ia memindahkan barang tanpa izinku. Tapi kemudian aku menutup mulutku rapat-rapat begitu ia menjelaskan alasannya. Bukankah itu menunjukan ia orang berpendidikan. Bagaimana ia tau zat-zat berbahaya yang terkandung dalam sebuah detergen? Bahkan aku tidak mengerti sama sekali tentang hal itu.

Hari-hari berikutnya banyak hal yang membuatku makin penasaran dengannya.  kemarin aku pulang lebih larut dari biasanya tapi ia masih berada di rumahku. Ia kembali meminta maaf karena ia datang terlambat karena ada urusan jadi pekerjaannya belum selesai. Aku memergokinya tengah menatap serius layar televisi yang menyiarkan berita malam tentang suatu kasus pembunuhan tapi tangannya tetap terampil memotong buah tanpa teriris pisau. Apa tangannya punya mata?.

“aku tidak pernah pergi kesekolah” sahutnya datar saat aku menanyakan riwayat pendidikannya.

Tanpa sadar aku sudah sampai di garasi rumahku. Dan seperti biasanya rumahku terlihat sepi seperti tidak ada penghuni. Tapi aku yakin ia masih di dalam mengingat ini masih siang.

Drrttd drrrttt

“yeoboseyo” sahutku sebelum keluar dari mobil

“Kyuhyun-ah. Kau dimana? Kenapa tidak ada dikantor?” tanya Donghae Hyung

“oh aku dirumah. Wae?”

“tsk kau ini. Aku mencarimu kemana-mana, baiklah aku akan kerumahmu”

“memangnya ada apa Hyung? Apa ada berita terbaru?” tanyaku penasaran. Donghae Hyung adalah sahabat sekaligus anggota penyidik kepolisian pusat korea selatan. Saat ini dia tengah menyelidiki kasus terbunuhnya pamanku yang sudah kuanggap sebagai ayahku sendiri.

“nanti kuceritakan, tidak leluasa bicara di telepon”

“arasseo” kataku sebelum menutup sambungan telepon. kemudian bergegas keluar dari mobil dan masuk ke dalam rumah.

“aku pulang” hening dan tidak ada jawaban. Apa dia sudah pulang? Aku hampir menjelajahi seluruh rumah dan hampir putus asa saat tidak menemukan sosoknya. Tanpa sadar aku menarik bibirku tipis saat melihatnya tengah berdiri memunggungiku sambil memegang cairan pembersih di kamar mandi belakang. Baru saja aku hendak berjalan menghampirinya tapi tiba-tiba tubuhku menegang saat aku melihatnya menenggak cairan pembersih tersebut. Mataku melebar dan mulutku menganga lebar. Tapi tidak lama ia memasukkan jarinya ke mulut dan memuntahkan cairan yang baru saja ia telan. Apa baru saja ia mau mencoba bunuh diri?

“rasanya tidak begitu buruk” katanya dengan suara yang cukup berbeda. Kali ini suaranya lebih lantang seperti lonceng yang berdenting dan mengalun sangat indah. Biasanya ia berbicara padaku dengan suara lembut dan penuh kepatuhan.

Tubuhnya bergerak dan dengan cepat aku menyembunyikan diriku di balik tembok sebelum ia melihatku. Aku seperti melihat orang yang berbeda. Aku berjalan kembali ke ruang depan agar ia tidak terlalu curiga. Entah kenapa aku jadi semakin penasaran dengan gadis itu.

Aku sedikit berdeham sebelum mengeluarkan suara “hmmm, Hyura-ya” Teriakku lantang.

“ne tuan. Anda sudah pulang?” aku menilisik penampilannya. Tidak ada yang berubah. Ia terlihat baik-baik saja padahal dia baru saja  menelan dan memuntahkan cairan pembersih.

“hmmm, hari ini bisakah kau pulang lebih malam? Temanku akan datang dan tolong buatkan kami makan malam”

Ia menggigit bibir bawahnya terlihat ragu “kenapa? Kau tidak bisa? Apa kau punya urusan penting” tanyaku menyelidik

Ia menggeleng cepat “bukan itu, tapi aku hanya bisa memasak makanan sederhana”

“tidak apa. Sebisa mu saja” kataku dan beranjak. Tapi aku berniat mengetes pengetahuannya lagi. “oh ya, bisakah kau bereskan buku-buku di perpustakaan? Tolong urutkan sesuai abjad dan sesuai jenisnya”

“ne  algeuseumnida”

***

“siapa dia?” tanya Donghae Hyung saat masuk ke rumah ku dan melihat Hyura yang membukakan pintu untuknya.

“pelayan baru. Ibuku yang mempekerjakannya” aku mempersilahkannya duduk kemudian mengambil sofa terdekat dengannya.

Ia mengerutkan keningnya dan menoleh kearah tubuh Hyura menghilang lalu menatapku tidak percaya “kau yakin? Dia tidak pantas menjadi seorang pelayan” katanya setengah berbisik. Mungkin berjaga-jaga agar gadis itu tidak mendengar.

Aku mengendikkan bahuku asal “aku juga tidak mengerti. Aku belum sempat bertanya pada ibuku”

Donghae Hyung mendekatkan kepalanya kearahku “kau harus berhati-hati, wajahnya terlalu pintar untuk ukuran seorang pelayan” bisiknya lagi. Aku mengangguk setuju, bagaimanapun juga aku tidak tau asal-usul gadis itu dan saat ini keluargaku tengah dalam krisis kepercayaan. Aku tidak boleh mempercayai siapapun. Mengingat ayah dan pamanku sudah menjadi korbannya. Mungkin setelah itu giliranku.

“oh ya apa yang ingin kau sampaikan?” tanyaku mengingatkan tujuan utamanya mencariku

“tadi kami mengadakan rapat gabungan dan membentuk tim penyelidikan yang baru. Kepala kepolisian Pusat Park Jungso yang membuatnya. Saat rapat tadi pagi kami sepertinya bisa menduga siapa di balik kasus pembunuhan ayah dan pamanmu. Sepertinya mereka orang yang sama namun dengan motif berbeda”

“maksudmu?”

“dilihat dari gejalanya semuanya sama. mereka pembunuh profesional. Bersih dan tanpa jejak selain itu alarm, cctv, dan security gedung tidak berfungsi dalam waktu yang bersamaan. Bukankah itu aneh untuk 2 kasus yang berbeda, meskipun dalam kasus paman mu jauh lebih sadis daripada ayahmu. Sepertinya pelaku punya dendam yang mendalam padanya”

“tapi tidakkah itu aneh? Kasus ayah dan pamanku waktunya terpaut sangat jauh. Pamanku terbunuh saat kasus ayah sudah resmi di tutup”

“kami juga tidak mengerti hal itu. tapi kami bisa memastikan pelakunya orang yang sama. Hanya mereka yang bisa melakukan pembunuhan seprofesional itu. Triangle Devil. Yah hanya mereka yang bisa melakukannya” kata donghae mantap

“silahkan tuan minumannya” tiba-tiba Hyura muncul dan memberikan 2 gelas cangkir teh. Ia meletakkannya masing-masing di depanku dan di depan Donghae Hyung. Kulihat Donghae Hyung sama sekali tidak melepas tatapannya dari Hyura sedikitpun sampai ia menghilang.

“kau menyukainya?” tanyaku  dan ia menoleh kearahku cepat. Tatapannya lebih seperti orang yang sedang kagum daripada curiga. Bukankah dia memintaku untuk berhati-hati dengannya? dasar aneh. Entah kenapa aku jadi kesal.

“kau bercanda? Aku hanya heran dengan pelayanmu itu. ia seperti hantu, aku bahkan tidak mendengar langkahnya tapi tiba-tiba ia sudah didepanku, bukankah itu aneh?”

“sudahlah jangan membahasnya, bukankah kita sedang membahas Triangle Devil?”

“oh iya kau benar. Apa yang kau tau tentang mereka?” Donghae Hyung mengangkat cangkir tehnya. Dia sedikit mencium aromanya dulu baru menyesapnya sedikit. Apa dia takut diracuni?

Triangle Devil maksudmu?” Donghae Hyung mengangguk “tidak terlalu banyak. Yang kutau mereka 3 bersaudara pembunuh bayaran yang terkenal. Jika memang benar mereka pelakunya maka kalian tidak akan bisa apa-apa”

Dia menatapku tidak terima “enak saja. kami pihak kepolisian pasti menangkap mereka!” katanya bersungguh-sungguh. Dia ini hanya mengandalkan semangat yang tidak diimbangi dengan kemampuan otaknya. Aku sedikit prihatin, bagaimana bisa Hyungku yang bodoh ini lulus ujian kepolisian.

“sekarang katakan padaku! Apa kalian pernah memecahkan satu kasus yang melibatkan Triangle Devil” kataku meremehkan

“meskipun belum tapi Choi Siwon hampir menangkap salah satu dari mereka. Dia juga sempat berkelahi dengan mereka” katanya bangga.

“hanya berkelahi dan hampir menangkap apa yang perlu dibanggakan. Lagipula kudengar setelah bertemu para pembunuh bayaran itu ia terbaring dirumah sakit selama hampir sebulan” kataku mencibir

“Ya! setidaknya itu bisa menjadi panduan kami dan kami menjadi tidak terlalu buta. Kami bisa menyusun strategi apa untuk menghadapi mereka”

“memangnya Strategi apa yang kalian siapkan?” tanyaku penasaran

“kami masih belum memikirkannya hehehe” ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal

“sudah kuduga” sahutku malas

“hey, tapi kau harus mendengar ini mungkin kau bisa menganalisanya lebih baik dariku”

“mwo?”

“tadi pagi saat rapat Siwon menceritakan kronologis saat ia bertemu pembunuh bayaran itu. dia bilang, ia berkelahi dengan seorang pria dan wajah pria tersebut terlihat sangat familiar meskipun ia tidak tau kapan dan dimana ia melihatnya. Selain itu ilmu bela diri pria tersebut tidak terlalu baik, Siwon hampir mengalahkannya karena dia pemegang sabuk hitam Taekwondo. Tapi tidak lama seorang wanita datang dan membantu pria tersebut. Siwon melawan 2 orang sekaligus jadi wajar saja dia kalah”

“apa wanita itu juga termasuk Triangle devil? Kalau iya berarti mereka berdua bersaudara?”

“kemungkinan itu sangat besar, tapi tidak ada yang bisa memastikannya. Saat Siwon keluar dari rumah sakit ia di bawa tim penyidik untuk membuat sketsa wajah mereka tapi ia bilang ia tidak mengingat sama sekali, tiba-tiba bayangan wajah mereka hilang dan yang dia tau hanya pria yang berkelahi dengannya terlihat familar”

Aku mendesah dan menyandarkan kepalaku ke punggung sofa “penjelasannya sama sekali tidak membantu”

“Ya! Tapi…..”

“permisi Tuan, apa anda tidak ingin makan malam?” kata Hyura tiba-tiba dan membuatku dan Donghae Hyung sedikit terlonjak. Benar kata Donghae Hyung, gadis ini seperti hantu. Datang dan pergi tanpa suara.

Aku melirik ke arah jam dinding dan ternyata sudah jam 8 lewat. Astaga pembicaraan serius ini ternyata memakan banyak waktu “ne Hyung sebaiknya kita makan dulu”

“tidak perlu kyu, sebaiknya aku pulang. Aku bisa kemalaman nanti” katanya sembari bangkit. Aku ikut berdiri dan mengantarnya sampai pintu depan. Aku kembali masuk dan mendapati Hyura tangah bersiap untuk pulang. Ia menyelempangkan tas bututnya dan sedikit membersihkan noda yang ada di bahunya. Mungkin noda yang ia dapat saat memasak tadi.

“mau pulang sekarang?” tanyaku

“ne tuan, aku juga bisa kemalaman”

“bisakah kau temani aku makan malam dulu baru pulang? Aku yakin kau memasak dengan jumlah lebih banyak dari biasanya”

“ta..tapi nanti…..”

“aku yang akan mengantarmu” tanpa menunggu persetujuannya aku menariknya keruang makan dan mendudukannya di meja makan. Kemudian aku mengambil posisi tepat disebrangnya. Dia terlihat tidak nyaman dengan duduknya.

“makanlah! Apa kau perlu mengambilkannya juga untukmu” kataku sedikit  menggoda saat melihatnya diam saja

“ye? Ah ne..”katanya masih dengan nada gugup

“makanlah dengan nyaman” kataku lagi. Ia benar-benar menyiapkan makanan sederhana dan dengan rasa sederhana pula tapi masih bisa dimakan. Sepertinya kemampuan memasaknya tidak terlalu baik. Tapi aku menyadari hidangan yang tersedia terlalu sempurna tanpa sayuran. Apa ibuku yang mengatakannya?

“bagaimana kau bisa tau aku tidak menyukai sayuran?” tanyaku heran

“mudah saja. aku melihat vitamin pelengkap gizi dikamar anda jadi kupikir anda tidak suka sayur. Ditambah lagi kulit anda yang sedikit kering dan berjerawat” jelasnya. Mungkin untuk alasan pertama aku bisa menerimanya tapi kenapa dia harus menyinggung wajahku.

“jadi kau memperhatikan wajahku?” kataku dengan nada pura-pura marah. Sebenranya aku cukup senang ia memperhatikanku sampai sedetail itu.

“bu bukan begitu maksudku tuan” sahutnya agak tergagap “a aku…”

“sudahlah aku hanya bercanda”

Dia mendesah lega. Dan tanpa sadar aku aku menarik bibirku tipis. Dia terlihat lugu dan misterius di saat yang bersamaan. “Hyura-ya, bagaimana ibuku bisa bertemu denganmu?” aku benar-benar tidak bisa menyembunyikan rasa penasaranku.

Ia meletakkan sumpitnya dan meneguk air kemudian menatapku dengan mata coklatnya yang jernih “beliau menemukanku di tempat penyaluran. Saat itu aku sangat beruntung karena sebenarnya aku baru mendaftar disana dan langsung mendapat pekerjaan”

Aku menopang daguku dengan kedua tangan “kenapa kau mau jadi pelayan? Kau cukup cantik, kau bisa saja menjadi model atau artis”

Dia tersipu dan tersenyum malu-malu “model atau artis tidak pernah terbayangkan olehku dan hanya pekerjaan ini yang bisa kulakukan”

“kenapa kau tidak bersekolah? Sepertinya kau cukup pintar”

“aku malas dan tidak suka belajar” sahutnya sedikit malu

“lalu bagaimana dengan orang tuamu?”

“tuan, apa anda sangat penasaran dengan hidup saya?” tanyanya polos

Aku menegakkan tubuhku dan mengusap tengkukku “ah maaf sepertinya aku terlalu ikut campur. Ayo, kuantar pulang” aku berdiri dan jalan terlebih dahulu. Dan ia juga mengikutiku.

Rumah gadis ini tidak terlalu jauh dari rumahku. Hanya 15 menit dengan menggunakan mobil. “rumahmu yang mana?” tanyaku sambil melihat sekeliling

“diatas sana” katanya sambil menunjuk ke atap. Rumah kecil yang ada di atap rumah orang lain. Aku mengaguk mengerti.

“kalau begitu terima kasih atas makan malam dan tumpangannya. Selamat malam tuan” ia kembali menunduk dalam kemudian beringsut keluar.

Drrrttt Drrrtttt

Eomma Calling

“ne omma” sahutku

“Kyu besok jam makan siang luangkan waktumu!”

Aku mengerutkan keningku “kencan buta lagi?” tanyaku dengan nada merengek

“Kali ini seorang anak profesor dari jepang. Kakeknya memiliki universitas swasta di China dan dia juga cukup cantik. Eomma sudah melihat fotonya”

“eommaa…..” protesku

“Yak!!! Sampai kapan kau terus menolak? Kau pewaris Cho Corporate dan kau butuh pendamping!!”

“aku sudah memiliki calonku sendiri” belaku

“benarkah?” tanpa melihat pun aku bisa membayangkan bagaimana wajah ibuku sekarang “kalau begitu secepatnya bawa menemuiku”

“tidak bisa secepat itu eomma, dia bisa takut kalau tiba-tiba aku memintanya menikah”

“kenapa harus takut? Saharusnya dia yang takut kalau kau tidak menikahinya. Apa jangan-jangan kau membohongiku agar besok tidak perlu datang ke kencan buta yang sudah kuatur”

Sial. Kenapa eomma bisa tau? “te tentu saja tidak. Tapi kami baru memulai hubungan kami dan kami masih membutuhkan waktu. Tapi secepatnya aku akan bawa dia untuk menemui eomma”

“baiklah, untuk  kali ini aku percaya. Dan jika kau bohong aku tidak lagi menyuruhmu untuk pergi kencan buta tapi aku akan langsung menikahkanmu arra!!”

Aku sedikit bergidik ngeri mendengar ancaman ibuku “n ne arraseo eomma”

***

Aku sangat tercengang saat melihat perpustakaanku. Buku-buku koleksi milikku sebagian besar berbahasa asing dan gadis itu bisa mengaturnya sesuai kategori. Aku semakin yakin dia bukan gadis biasa. Seorang pelayan yang tidak pernah pergi ke sekolah tapi mengerti beberapa bahasa asing. Kecuali jika ia memang pernah tinggal di beberapa Negara tersebut, tapi sepertinya kemungkinan seperti itu kecil sekali.

Aku merogoh sakuku dan menelpon seseorang yang langsung terpikirkan olehku

“Hyung kau benar” kataku langsung saat dia menjawab panggilanku

“hah? Benar apanya?”

“dia terlalu pintar untuk ukuran seorang pelayan”

“maksudmu pelayan barumu itu? sekali lihat pun semua orang tau. Dia lebih pantas menjadi seorang putri ketimbang pelayan” dengus Donghae Hyung

“apa berlebihan kalau aku menyelidikinya?”

“kurasa tidak. Dia termasuk orang yang patut dicurigai, mungkin saja dia berniat mencelakaimu”

“tapi kurasa dia tidak berniat begitu. Dia bisa melakukannya sejak awal kalau dia mau”

“tetap saja kau harus berhati-hati, aku akan menyuruh anak buahku untuk mengawasi pelayan mu itu. oh ya besok datanglah ke kantor pusat dengan sepupumu, Leeteuk Hyung mau bertemu dengan mu”

“ne arasseo, gomawo Hyung”

***

Kantor Pusat Kepolisian Seoul

09.00 AM

Kyuhyun turun dari marchedes benznya bersama Hyura. Pagi-pagi sekali ia mendatangi rumah Hyura dan meminta gadis itu untuk menemaninya ke kantor pusat kepolisian Seoul dengan iming-iming uang lembur dan hari ini dia di bebas tugaskan dari pekerjaan rumah tangga. Otomatis tanpa berpikir panjang gadis itu mengiyakannya. Sejujurnya ia juga muak setiap hari harus membersihkan rumah Kyuhyun yang besar.

“Hyung. Kau sudah datang” panggil seorang pria muda yang terlihat lebih Muda dari Kyuhyun.

Kyuhyun dan Hyura menoleh ke arah sumber suara “oh Jino-ya, sudah lama menunggu”

Pria bernama Jino menggeleng dan kemudian tersenyum saat melihat Hyura “siapa dia?”

Kyuhyun mengikuti arah pandang jino “oh, kenalkan ini Park Hyura. Dia bekerja di rumahku. Hyura-ya ini Jino sepupuku” Kyuhyun mengenalkan mereka berdua

“annyonghasseo, Park Hyura imnida. bangaupsemnida” Hyura memberi salam dan menunduk dalam.

“n ne annyongaseo” Jino sedikit risih dengan sikap Hyura yang terlalu formal padanya. “Hyung sebaiknya kita langsung masuk kedalam, sepertinya kita sudah ditunggu” Kyuhyun mengangguk dan menyuruh Hyura menunggunya di luar sedangkan dia dan Jino masuk kedalam ruang rapat.

~

“Kyuhyun ssi, Jino ssi senang sekali kalian berdua bisa hadir disini. Silahkan ambil tempat duduk” Leeteuk selaku kepala Kepolisian pusat menyapa mereka dan memulai agenda pertemuan mereka pagi ini.

Tanpa menunggu lagi Kyuhyun dan Jino mengambil posisi di baris ke dua dari depan di ruang rapat yang lebih mirip ruang perkuliahan tersebut karena susunan bangkunya semakin ke atas semakin meninggi. Di seberang barisan sebelah kanan Kyuhyun sudah ada Donghae dan teman seperjuangannya Lee Hyukjae. Dan di baris ketiga ada Lee taemin dan Choi Minho,  junior Donghae. Sedangkan dibaris paling depan Choi Siwon sudah bertengger disana bersama Kangin dan 2 orang pria lainnya. Yang 1 orang asing dan satunya lagi orang asia. Tapi Kyuhyun tidak mengenali mereka berdua.

Tidak lama mereka duduk tiba-tiba lampu padam dan proyektor menyala “baiklah karena sudah lengkap kita mulai saja” kata Leeteuk memulai “tuan Jung silahkan maju ke depan, perkenalkan diri anda” kata Leeteuk pada orang yang ada di barisan depan.

“perkenalkan nama saya Jung Yunho.  Saya adalah perwakilan korea untuk CIA, semalam terjadi lagi kasus pembunuhan dan korbannya adalah Kang Taewo yang tidak lain adalah menteri pertahanan Korea Selatan” Yunho menekan remot dan menampilkan kondisi mayat Kang Taewo. Dan tiba-tiba suasana menjadi sedikit gaduh. Meskipun mereka semua bukan penakut tapi melihat keadaan jenasah Kang Taewo membuat siapapun bergidik melihatnya.

Kondisi Kang Taewo sangat mengenaskan. Sosoknya telentang tidak bergerak di sebuah ruangan yang mirip kamar hotel dengan mata kosong menatap lagit-lagit yang telah berubah warna. Tangannya mengepal dan lengannya membentang sementara kakinya saling mangait, seakan perjuangannya melawan keatian sangatlah hebat. Wajahnya yang kaku memancarkan ekspresi ngeri dan kebencian yang di kombinasikan dengan hidung mengembang dan rahang kaku, menyebabkan mayat tersebut lebih mirip kera.

 “beliau di ketahui mempunyai hubungan baik dengan Cho Mincho, mantan Pemimpin Cho Corporate yang baru saja terbunuh beberapa hari lalu. Mungkin setelah ini Bisa saja anggota keluarga Cho lainnya yang akan menjadi Korban” jelas Yunho lagi. Mendengar hal tersebut bulu kuduk Jino tiba-tiba saja meremang. Sedangkan Kyuhyun mengepalkan tangannya kuat-kuat.

“Kang taewo terbunuh saat menghadiri peringatan ulang tahun angkatan laut militer Korea. Ia meninggal karena racun yang sangat ganas, racun tersebut bisa membunuh seperempat orang yang ada distasiun metro. Bahan dasar racunnya hanya bisa di dapatkan dari tumbuhan di kaki gunung himalaya atau di pegunungan nepal”

“apa pembunuhnya masih orang yang sama?” tanya Siwon

“dilihat dari semua gejalanya sepertinya ia. Security gedung, cctv dan alarm tidak berfungsi dalam waktu yang bersamaan dan dalam jangka waktu tertentu.” Yunho kembali menekan remot dan kini tampil 3 siluet hitam yang saling berdampingan. Siluet pertama seorang pria dan sisanya seperti wanita karena rambutnya yang menjuntai panjang. Dibawah siluet tersebut tercetak Triangle Devil.

Yunho memindahkan slide lagi dan terlihat siluet seorang pria “siluet ini dibuat dari beberapa kesaksian anggotaku yang pernah bertemu dengan mereka. Dan ini hasil pengamatanku selama 3 tahun aku di CIA tentang mereka. Orang pertama adalah seorang pria yang kemungkinan kakak tertua. Dia adalah otak dari segala pergerakan Triangle devil, kemampuannya dalam bela diri tidak terlalu menonjol tapi ia sangat pandai mengamati dan menganalisis situasi. Dia lebih pandai menggunakan senjata bisa dibilang dia adalah sniper handal. Kemungkinan besar dia pernah dididik di akademi milter Amerika atau rusia”

 “dan yang kedua adalah seorang wanita, sama seperti kakaknya ia lebih sering menggunakan senjata karena kemampuan bela dirinya standar tapi ia adalah seorang ilmuwan jenius sekaligus doktor Jiwa lulusan luar negri. Ada beberapa kasus bunuh diri yang sebenarnya disebabkan oleh gadis ini. Dan kemungkinan besar dialah pembunuh Kang Taewo karena hanya  dia yang bisa menciptakan racun semacam itu”

Yunho mengganti slide terakhir “dan yang terakhir juga seorang wanita. Berbeda dengn kedua kakaknya yang di didik di luar negri, gadis ini belajar membunuh melalui alam. Ia dididik di pedalaman hutan korea. Ia bisa menyatu dengan alam dan semua inderanya setajam hewan. Diantara mereka bertiga hanya dia yang paling mahir dalam berkelahi karena itu ia sering ada di barisan depan. Gadis ini jarang sekali menggunakan senjata sepertinya ia hanya menggunakan tangannya. Kalian ingat kasus pembunuhan preman jalanan akhir tahun lalu? Preman itu meninggal dengan dada yang terkoyak karena jantung preman tersebut tergeletak diluar. Gadis ini sangat mengerikan”

Lampu menyala dan membuat mereka semua menghela nafas lega. Mendengar penuturan yunho sepertinya sangat mustahil menangkap sekelompok penjahat seperti itu.

“apa mereka selalu baraksi bertiga?” kali ini minho yang betanya

“tidak, justru mereka jarang sekali melakukannya bersama. Mereka lebih sering bekerja individual atau hanya berdua” sahut yunho dan Minho langsung mencatatnya di buku agenda kepolisian miliknya

“bagaimana kalau kita menyamar menjadi klien mereka?” Donghae dengan polosnya memberikan saran

Yunho tersenyum tipis “mereka tidak sebodoh itu, mereka sangat pemilih dalam mengerjakan tugasnya. Bahkan dalam setahun mereka bisa saja tidak menerima pekerjaan sama sekali. Karena itu nama mereka sering tenggelam”

“mereka hanya alat, bukankah kita seharusnya menangkap yang menyewa jasa mereka?” Taemin membuka suaranya

“justru dengan menangkap mereka kita bisa mengunakan kesaksian mereka untuk menangkap siapa-siapa saja yang pernah menggunakan jasa mereka”

“aku siap menjadi umpan” kata Kyuhyun tiba-tiba dan membuat semua orang melihatnya

“YA! Apa yang kau katakan?” Donghae memelototinya tapi tidak dihiraukan oleh kyuhyun. “kemungkinan besar target selanjutnya adalah aku, karena aku pemimpin Cho Corporate saat ini”

“Hyung…” Jino memandang kakak sepupunya dengan pandagan tidak percaya

“kau yakin Kyuhyun ssi?” tanya Leeteuk dan Pria itu mengangguk mantap.

Leeteuk memandang Yunho meminta pendapat “saranmu cukup bagus tapi itu terlalu beresiko” kata yunho

“aku siap dengan segala resikonya, aku juga bisa menjaga diriku sendiri” sergah Kyuhyun

Yunho terlihat berpikir sebentar “baiklah jika kau bersikeras, tapi harus ada yang mengawasimu. Kami tidakmungkin membiarkanmu berkeliaran tanpa perlindungan”

“aku setuju” sahut Kyuhyun

“baiklah Taemin dan Minho kalian bergantian menjaga Kyuhyun” perintah Leeteuk. Dan dengan Sigap Taemin dan Minho mengangkat tangannya keatas memberi hormat “siap laksanakan”

Leeteuk tersenyum melihat antusias anak buahnya kemudian ia mengakhiri rapat dan mempersilahkan mereka untuk keluar.

***

“aku tidak terlalu menyukai usulmu” kata Jino saat mereka berjalan beriringan dari ruang rapat.

“aku bisa menjaga diriku sendiri” sahut Kyuhyun dingin sembari memanjangkan lehernya mencari Hyura. Gadis itu tidak ada di tempat terakhir mereka berpisah.

Drrrtttt drrrttt Drrrttt

“Ne Yuri-ah “ Kyuhyun menjawab teleponnya seiringan dengan Jino yang mengangkat tangannya dan Kyuhyun mengangguk mempersilahkan Jino pergi terlebih dahulu.

“sajangnim Tuan Philip sudah menunggu anda sejak tadi. Apa anda masih lama?”

“bukankah sudah kubilang untuk re-schedule?” sergah Kyuhyun dengan nada sedikit kesal. Ia tidak suka diburu waktu

“jesoanghabnida sajangnim. tapi Tuan Philip akan kembai ke Belanda siang ini”

“aiiissshhh kenapa baru bilang” Kyuhyun langsung menutup teleponnya kasar. Dan berjalan cepat menuju parkiran. ternyata Hyura menunggu Kyuhyun di samping mobilnya “kenapa disini?” tanya Kyuhyun

“aku bosan jadi aku berjalan-jalan dan menunggu Tuan disini” sahutnya.

“Kyu kau mau pulang?” panggil donghae. ia terlihat bersama rekannya Lee Hyukjae menuju mobil Donghae.

“eo, Hyung kau mau pergi? Bisa aku minta tolong untuk antarkan Hyura?” Pinta Kyuhyun dan Donghae maupun Hyura menatap Kyuhyun bingung.

“aku harus kembali ke kantor karena ada urusan mendesak” jelasnya menjawab kebingungan 2 orang tersebut

Donghae mengangguk “baiklah, eunhyuk-ah Kau pergi duluan saja. nanti aku menyusul”

“ okee” sahut nya ringan dan berjalan menuju mobilnya sendiri

“Hyura-ya mianhe, aku tidak bisa mengantarmu” kata Kyuhyun dengan nada menyesal

“aniyo Gwenchana. Sebenarnya aku bisa pulang naik bis”

“tunggu aku dulu di rumah. Nanti aku yang mengantarmu pulang” kata Kyuhyun kemudian beralih ke Donghae “Hyung tolong antarkan Hyura ke rumahku”

“arasseo”

~

Selama perjalanan mata Donghae sesekali mencuri pandang ke arah Hyura. Pria itu t ak kalah penasaranya dengan gadis ini.

Ehem. Donghae berdehem untuk membersihkan kerongkongannya “kau suka musik apa?” tanya Donghae dan mulai menyalakan radio. Keheningan diantara mereka membuatnya frustasi.

Tiba-tiba saja Hyura menyentuh tangan Donghae yang tengah memutar chanel radio. “ke kenapa?” tanya Donghae Gugup. Ia sangat terkejut dengan sikap Hyura.

“tidakkah kau menyadarinya?” tanya Hyura dengan wajah serius. Sepertinya Donghae langsung menangkap maksud Hyura. ia melihat kaca spion atas yang ada di hadapannya. Dan wajahnya juga berubah menjadi serius “ada 2 “ sahut Donghae

“3, satunya tepat di sampingmu” Donghae pun langsung menoleh ke samping dan mendapati mobil yang berjalan sejajar dengan mobilnya.

“apa mobilmu ikut asuransi?” tanya Hyura

“kau mau apa?” tanya Donghae waspada.

“meloloskan diri. Tentu saja. ada 3 mobil dan kemungkinannya 1 mobil berisi 3-5 orang. Kau tidak mungkin melawan mereka sendiriankan?” Donghae menatap gadis itu tidak percaya sekaligus kesal karena memandang rendah dirinya. Bagaimanapun juga ia adalah polisi dan gadis disampingnya ini hanyalah seorang pelayan meskipun ia sepertinya bukan pelayan biasa.

“pertahankan kecepatan dan ke tengah sedikit!” suara Hyura tiba-tiba berubah menjadi berwibawa dan Donghae merasa cukup aneh dengan situasi ini. Meskipun ia agak meragukannya toh ia tetap mengikuti perintah Hyura.

Hyura berkali-kali menatap spion kanan dan kiri secara bergantian dengan mata tajam. Kemudian ia mengencangkan sabuk pengaman miliknya dan Donghae. “siap?” tanya Hyura dan Donghae mengangguk mantap “kita buka bersamaan” Donghae mengangguk lagi.

“sekarang” pekik Hyura dan bersamaan dengan itu Donghae menginjak rem dalam-dalam dan membuka pintu mobilnya secara bersamaan membuat mobil yang mengikuti mereka menabrak pintu sisi kanan kiri mobil Donghae.

Hyura dan Donghae berpegangan erat pada sabuk pengamannya saat mobil mereka berguncang karena tabrakan. Karena hal itu juga beberapa mobil dibelakang mereka ikut menabrak. Dan terjadilah tabrakan beruntun. 2 mobil yang mengikuti mereka terguling beberapa meter karena rem mendadak dan menabrak pintu mobil Donghae. sedangkan mobil yang satu lagi sudah jauh di depan.

“Ya! Palli” Hyura menyadarkan Donghae yang masih terkejut karena guncangan barusan. Mereka dengan cepat melebas seatbelt dan berlari tanpa menghiraukan kekacauan yang mereka timbulkan.

Mereka kearah gang-gang kecil dan sebisa mungkin berlari sejauh yang mereka bisa. Karena masih ada satu mobil yang mungkin masih mengejar mereka di belakang.

“hah hah hah” Donghae merunduk sambil memegang lututnya kelelahan. “tungguuhh hah hah sebentar. Biarkan aku ambil nafas dulu”

“tsk, lemah” gadis itu berdecak pelan

Donghae menatap Hyura kesal. Apa barusan seorang wanita mengatainya pria lemah? Ini benar-benar menjatuhkan harga dirinya sebagai pria sekaligus polisi. “barusan kau bilang apa?”

Hyura baru saja mau buka mulut kemudian mereka mendengar bunyi desingan peluru yang menyambar tempat mereka berpijak “aisshhhh” Donghae langsung menarik Hyura dan kembali berlari.

Dorrr Dorrr Dorrrr

Mereka di hujani peluru dari arah belakang “brengsek “umpat Donghae

“3 hah hah…” kata gadis itu di sela kegiatan mereka meloloskan diri

“mwohh?” nafas Donghae sudah tersengal

“mereka ada 3 orang….. kesini” Hyura menarik tangan Donghae untuk berbelok ke arah kiri “akkhhhh……” bersamaan dengan itu bahu Donghae sebelah kanan tertembus peluru, darah segar merembes melalui kemeja biru langit miliknya dan otomatis Hyura menghentikan pelariannya.

 “Akkhh” Donghae meringis sambil memegangi bahunya. Mata Hyura berkeliaran dengan cepat mencari tempat untuk bersembunyi. Sial, tidak ada tempat untuk bersembunyi, mereka berada di sebuah gang dekat rumah-rumah penduduk. Ia berharap ada mobil atau sejenis untuk menutupi tubuh mereka. Karena  Ia tidak mungkin memaksa Donghae untuk terus berlari. Pria ini bisa mati kehabisan darah. Ia juga tidak bisa melawan mereka dengan tangan kosong, bagaimanapun juga kecepatannya tidak bisa mengalahkan kecepatan peluru.

Dengan mengambil resiko Hyura menyenderkan Donghae  di dinding dekat tiang listrik kemudian menutup tubuh Donghae dengan  tong sampah. Hanya ada 1 tong sampah yang bisa menutupi tubuh Donghae itu pun hanya sebagian.

“merunduk” perintah Hyura dan menekan kepala Donghae untuk merunduk serendah mungkin agar tubuhnya bisa tersembunyi sempurna. “Ya! Kau mau apa?” tanya Donghae dengan suara tertahan saat melihat Gadis itu tidak ikut bersembunyi dengannya dan malah  berdiri dengan santai di depan Donghae. Hyura meletakkan jari telunjuknya di depan mulutnya menandakan agar Donghae berhenti bersuara.

Gadis itu merapatkan tubuhnya dan berdiri di sisi dinding yang lain disebrang Donghae dan memejamkan matanya menghitung langkah para pengejer tersebut. 4 3 2 1, ia menghitung dalam hati dan dalam sekejap salah satu penjahat sudah tersungkur di tanah karena Hyura merentangkan kakinya dan membuat penjahat tersebut tersangkut kaki Hyura.

Dengan Cepat Hyura mengambil senjata yang terlempar dari penjahat yang terjatuh tersebut dan langsung menodongkannya ke kepala orang itu otomatis pria tersebut mengangkat kedua tangannya seolah menyerah. Dan 2 orang sisanya langsung berhenti berlari namun tetap menodong kan senjata mereka ke arah Hyura. Donghae hanya melongo melihat tindakan Hyura. ketepatan gerakannya sangat akurat. Batin pria itu

“berdiri!!” perintah Hyura dingin. Dan Pria tersebut berdiri perlahan, sebelum pria tersebut berdiri sempurna Hyura menarik tubuh pria tersebut dengan kasar hingga berbalik kemudian Hyura mengalungkan tangan lainnya di leher pria tersebut dan tangan satunya tetap memegang senjata yang mengarah ke kepala pria itu.

“suruh mereka membuang senjata mereka” perintah Hyura lagi. Pria yang kini di tangan Hyura memberikan isyarat pada kedua temannya agar menuruti Hyura. Kedua pria tersebut saling berpandangan sesaat sebelum  melemparkan senjata Mereka kehadapan Hyura. dengan cepat Gadis menembaki senjata tersebut hingga tak terbentuk dan menghabiskan peluru pistol yang tengah ia pegang. Kemudian memukul tengkuk pria yang ada didepannya hingga tak sadarkan diri lalu melempar pistol tersebut ke wajah salah seorang di depannya dengan keras dan menimbulkan efek yang sama. Pria yang masih berdiri tegak pun tiba-tiba tersungkur karena tanpa pria itu sadari Hyura sudah berdiri di belakangnya dan memukul tengkuknya juga.

Hyura berjalan dengan cepat ke arah Donghae, membantu pria itu berdiri dan memapahnya ke jalan besar untuk menyetop taksi. Pria ini harus segera di bawa ke rumah sakit. Donghae tidak bisa berkata apa-apa pada gadis yang saat ini memapahnya. Gadis ini benar-benar bukan gadis  biasa.

Memukau dan mengerikan di saat yang bersamaan. Pikir Donghae. bagaimana mungkin seorang gadis melawan 3 pria bertubuh besar sendirian? Dan yang membuat donghae bergidik adalah aksi terakhirnya. Bahkan donghae tidak melihat gerakan gadis itu, tapi tiba-tiba ia sudah berdiri di belakang pria kedua yang ada  di sebrang nya dan menjatuhkannya hanya dengan satu pukulan yang terlihat ringan.

“siapa mereka?” Tanya Hyura saat mereka sudah berada di taksi. Hyura mengeluarkan sapu tangannya dan mengikat luka Donghae.

“sepertinya salah satu bandar narkoba yang pernah ku jebloskan ke penjara. akhhhh… pelan sedikit” ringis Donghae

“kau dalam masalah Tuan, sepertinya mereka belum berhenti sampai mereka menghabisimu” Hyura mengatakannya dengan nada terlewat santai membuat Donghae kesal sekaligus ngeri. Seolah nyawanya tidak berharga.

“Ya! Kenapa kau bicara begitu?”

“memangnya aku bicara apa?” Tanya Hyura polos dan membuat Donghae menggeram tertahan.

“Ya! Kau ini sebenarnya siapa? Kau gadis menakutkan!!!”

“mwo?? Aku sudah menyelamatkanmu tuan, tapi kenapa kau bilang aku gadis menakutkan?” Hyura menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya dan terisak.

“H hey.. k kau menangis?” Donghae menyentuh pundak Hyura pelan dengan tangannya yang tidak terluka. Ia terlihat kebingungan melihat seorang gadis menangis di depannya. “a aku tidak bermaksud begitu. Sungguh”

Hyura mengangkat kepalanya dan memandang Donghae dengan senyum khas anak kecil “benarkah?” tanyanya dengan mata berbinar dan penuh harap. Tidak ada raut kesedihan samasekali ataupun air mata di wajah gadis itu. dan hal tersebut membuat Donghae mengerutkan keningnya dalam.

“Kau berpura-pura?” tanya Donghae tidak percaya

“aniya, aku benar-benar sedih saat tuan mengatakan aku ini gadis menakutkan” sahutnya dengan nada manja. Donghae menoleh dengan cepat ke arah jendela disampingnya. Matanya mengerjap cepat dan menggeleng pelan seolah menyadarkan dirinya sendiri. Kenapa tiba-tiba saja dadanya berdebar 2 kali lipat?

***

Donghae duduk menerawang menatap langit-langit kamar rawat inapnya. Kejadian hari ini membuatnya otaknya bekerja 2 kali lipat. Yah gadis itu, Park Hyura bisa memikirkan strategi yang mungkin kemungkinan berhasilnya hanya 50% tapi ia bisa melakukannya. Langkah, gerakan, kecepatan dan ketepatan gadis itu sangat sempurna. Bahkan ia bisa menebak dengan tepat berapa orang yang mengejar mereka hanya dengan mendengar langkah kaki. Kemampuan seperti itu tidak bisa didapatkan tanpa latihan Khusus. Astaga Cho Kyuhyun, dari mana kau mendapatkan pelayan seperti itu?

 Gadis itu terus memenuhi pikirannya dengan pertanyaan-pertanyaan yang bagaimanapun ia pikirkan ia tidak menemukan jawabannya “akhhh” donghae mengacak rambutnya frustasi

“Tuan, aku sudah menghubungi Tuan Kyuhyun dan kau juga sudah diobati jadi sebaiknya aku pulang” kata Hyura yang entah sejak kapan sudah ada dikamarnya

Donghae menatap Hyura dengan wajah terkejut “se sejak kapan kau disini?”

“kau tidak mendengarku masuk?” tanya Hyura dan disambut dengan gelengan Donghae.

Belum sempat Hyura menjawab tiba-tiba pintu kamar tersebut terbuka lebar dan menampakan rekan satu tim Donghae. pria terlihat itu terengah-engah, mungkin ia berlari untuk mencapai ruangan Donghae “apa yang terjadi?” tanyanya dengan nada panik dan cemas

“oh kau datang?… Bukan masalah besar. Hanya teror kacangan untuk seorang polisi seperti kita” Kata Donghae penuh bangga

Eunhyuk berjalan masuk dan Hyura mundur perlahan, gadis itu berniat pergi. “kajima!!” Kata Donghae dengan nada sedikit memerintah. Eunhyuk sedikit menoleh kearah Hyura dan menatap Donghae bergantian. “Eunhyuk-ah, bisa kau tinggalkan kami sebentar?

“e eoh arasseo” meskipun terlihat agak bingung dengan situasi yang terjadi tapi ia menuruti permintaan rekannya itu.

Sepeninggal Eunhyuk, Donghae tidak melepas tatapannya sedikit pun dari Hyura, sedangkan gadis itu menatap teman majikannya dengan pandangan bingung “ada apa lagi tuan?”

“kau. Siapa kau sebenarnya?”

“kau tidak mengenalku?” tanya Hyura bingung

“jangan pura-pura bodoh. Seorang gadis biasa tidak mungkin bisa melakukan hal seperti tadi” kali ini Donghae benar-benar serius. Hyura mengepalkan tangannya begitu ia mengerti maksud pertanyaan Donghae.

“aku menyelamatkanmu. Tidak bisakah kau hanya berterimakasih dan melupakannya?” nada suara Hyura kembali seperti saat menghadapi penjahat-penjahat tadi dingin dan tegas. Apa ini karakter asli gadis ini atau justru saat inilah ia memakai topengnya? Hanya tuhan dan dia sendiri yang tau.

 “aku bisa saja menceritakan kejadian hari ini pada Kyuhyun dan detik itu juga kau akan kehilangan pekerjaanmu” ancam Donghae

Hyura mendesah kasar “aku butuh pekerjaanku sebagaimana kau juga membutuhkannya. Aku tidak akan menyulitkanmu asal kau juga tidak menyulitkanku” ia mulai betah bekerja dengan Kyuhyun. hanya bekerja setengah hari tapi ia bisa mendapatkan upah penuh satu hari.

Donghae mengangkat ponselnya “hanya perlu menekan satu tombol maka besok kau tidak perlu datang lagi ke rumah Kyuhyun”

“Chakkamman” kata Hyura cepat dan membuat Donghae menarik sudut bibirnya sedikit karena merasa menang.

“bagaimana kalau kita bertaruh?” tantang Hyura

“bertaruh?”

Hyura mengangguk antusias “jika kau bisa mengetahui siapa aku, maka aku akan segera pergi dari hadapan kalian dan tidak akan pernah muncul lagi. Atau kalau kau mau aku bisa membantu penyelidikanmu. Tapi kalau tidak, jangan pernah mengganggu pekerjaanku!!! Bagaimana?”

Donghae terlihat berpikir sebentar dan menatap Hyura curiga “bagaimana aku bisa mempercayaimu?”

“aku orang yang memegang janji. Kau tidak perlu Khawatir” kata Hyura penuh percaya diri

Dengan kemampuan seperti yang ia lihat tadi tentu saja gadis ini sangat berguna baginya dan juga pihak kepolisian tapi bagaimana dengan Kyuhyun? “kau tidak akan mencelakakan Kyuhyun kan?”

Hyura terkekeh “dia majikanku dan dia juga yang membayarku, bagaimana mungkin aku mencelakakannya”

Donghae mendesah lega mendengarnya “baiklah jika aku menang kau harus membantu kami pihak kepolisian untuk menangkap Triangle Devil

Hyura tertawa terbahak mendengar permintaan Donghae “apa ada yang lucu?” tanya Donghae ketus. Ia merasa tidak ada yang lucu dalam ucapannya.

Triangle Devil?” tanya Hyura dengan nada mencemooh “kalian harus belajar 10 tahun lagi sebelum menghadapi mereka”

Donghae menatap Hyura Kesal, ia tidak terima dengan pernyataan gadis itu “apa katamu?”

Perlahan tapi pasti, Hyura mendekatkan wajahnya ke wajah Donghae hingga jarak mereka hanya terpaut beberapa senti, bahkan Donghae bisa mencium aroma yang menguar dari tubuh gadis itu. “kuberi satu rahasia” kata Hyura berbisik dan memandang Donghae seduktive. Gadis itu tidak tau tindakannya bisa memberikan efek besar bagi tubuh Donghae. Jantung pria itu berdetak lebih cepat dan rasanya oksigen disekitar pria itu menipis, rasanya sangat sesak.

“orang yang cukup dekat denganmu adalah salah satu dari mereka”kata Hyura cepat dan dengan cepat pula juga gadis itu menegakkan badannya dan menghilang dari hadapan Donghae. meniggalkan pria tersebut dalam keadaan bingung sekaligus terkejut.

TBC

 mian klo feelnya masih agak kurang., saya kurang bakat bikin ff model beginia tp tetep nekat hahaha :p

apa ada yang bisa nebak Hyura siapa? Terus kira-kira Hyura bakal sama siapa yah?

Tulisan ini dipublikasikan di Fanfiction dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

71 Balasan ke My Mysterious girl [Triangle Devil]

  1. devi berkata:

    mungkin komplotan triangle devil,tp g tau juga soalny g bunuh kyu,,, cepetin lanjutin penasaran

  2. busettt ada yah` cewek sehebat ituu,,,
    klau yura jd triangel devil tdk mungkin tapi aq malah condongnya hyura jd pelindung kyu,,
    tapi ini bener* menarik,,,,
    cepet dilanjut yaahhh….

  3. Henif Daru Utami berkata:

    Ada dua kemungkinan, Hyura itu anggota Triangle Devil atau di malah Pelindung Kyu, itu menurutku.
    Tapi kenapa saya nebaknya dia malah condong jadi pelindung-nya Kyu ya?
    Tapi gatau juga sih, secara Hyura juga misterius kayak gitu 😮
    Dan lagi, dia bekerja sbg pembantu tapi dia jago beladiri juga pintar lagi, Hyura juga bilang kalau salah satu anggotanya Triangle adalah salah satu orang terdekat Donghae?
    Hah…beneran?
    Ditunggu next-nya ya thor, bikin penasaran deh 😀

  4. Kim Dana berkata:

    Aaaa ini bener bener penuh misteri , lah secara hyura orangnya penuh dengan misteri heheheh , tapi sih thor aku berharap hyura yg jadi pelindung kyu , kalau jadi anggota atau kaki tangan dari salah satu triangle devil sih agak gimana gitu kesanya heheheh tapi semoga bukan dia .
    Nah loh hyura bilang kalau salah satu anggota triangle devil adalah orng terdekat donghae hmmm misteri , masalahnya kenapa ia tahu berati ada seluk beluk nih antara hyura dan triangle devil . Ditunggu kelanjutanya

  5. niza berkata:

    Omo ada ya cwe sepntr dan sehebat hyura
    apa bnr hyura adalh slh 1 triangle devil
    klo emng bnr knp hyura gk bnuh kyuhyun
    trs knp lg donghae dag dig dug klo deket hyura
    apkh donghae jth cnta sm hyura
    woahhhh bnran pnsran
    cius thor
    jgn lm2 ya thor next partnya

  6. Alfi cho berkata:

    Cewek itu bener bener misterius. Kenapa dia minum cairan itu? Kok dia bs dateng tanpa kedengeran suara? Dia juga keren banget pas ngelawan org jahat. Siapa jg ya yg mau dijodohin sama Kyuhyun? Penasaran. Adegan mobil itu keren banget. Aku tunggu lanjutannya ya

  7. dwie1202paturusi berkata:

    daebak… keren. senang baget di suguhin cerita model gini. jd bertanya2 dan penasaran nya tingkat dewa. sy no comment krn tau kwalitas author pasti akan ngembangkan alur ceritanya jd semakin menarik d berliku2. Cuman nunggu next nya boleh dech aga lama *maksud lho?*

  8. ninepisces berkata:

    hyura bener” misteri!!!! gile… punya kemampuan kyk gto malah jd pembantu… anehh…
    yahh lanjuuut daaaaaah!!!!!!!!!

  9. minrakyu berkata:

    waw aku suka banget ceritanya..
    bener2 penuh misteri..
    aku kira hyunra ntu salah satu komplotan triangle devil..
    tapi kalo ia masa dia berani bilang ke donghae kalo salah satu komplotan mereka ada di deket donghae..

    ah penasaran nie,,
    dan juga ntu hae mulai suka ya sama hyunra???

  10. Ayunie CLOUDsweetJewel berkata:

    Whoaaaaaaah, excited banget ma ni ff.
    Sempat curiga klo Hyura itu anggota Triangle Devil yang bungsu (?) tapi gak tau juga siCh, bingung.
    Salah satunya itu teman dekat DongHae, apakah HyukJae?? Andweee, suami aku tuh *Plakk *Abaikan

    Author, Hyura ma DongHae ajj ya. Feel-ya lebih dapet ma couple ini kalo menurut aku. Kocak^^

  11. 13elieve berkata:

    Kyaa….Nugu??? *mikir keras*plak
    benar” bkin penasaran…. >,<
    alurnya keren… Penggambaran ceritany jg daebak… Aplg pas bag hyura-donghae… Wihh tegang…. (y)
    next part d.tunggu thor…. Juga yg actress and marriage nya~~ ^^

  12. mery berkata:

    psti slah dri triangle devil ny psti hyura.

  13. vievie berkata:

    muatafffffffff

    hyura t anggota triangle devil kn????
    penasaran

    d tunggu next part^^
    mian g bsa komen panjang

  14. arin batsu berkata:

    Behh apaan nih ff ? Aku kira oneshoot eh taunya chapter haha..
    Kyknya hyura sma kyuhyun deh. Soalnya cast pertamanya kyuhyun trus judulnya lagi kyknya ke kekhyuhyun haha *abaikan xD

  15. mira_MM berkata:

    Waduh!! hyura itu siapa??
    minum cairan pembersih, ktanya ga pernah skolah tp bs ngurutin buku kyu dgn bener, bs bergerak n segesit itu?????
    siapakah dia..hmmm
    oke..ak baca part slnjtny dl hahahaha

  16. amanda berkata:

    syp ? apa hyura kah anggota Triangle Devil ?
    ahkkk bkin pnsaran 😀

  17. fazriyah berkata:

    Kalau emang bener Hyura anggota Triangle Devil – pasti akan lebih seru lagi haha 😀

  18. tiwi berkata:

    hyura kau bnr2 jenius.. hehhee

  19. Diana Park berkata:

    MWoooo…berarti beneran nyawa kyu terancam??
    Msh byk tekateki..n kykny seru bgt…kira2 d phk siapa hyura??
    Pakah dia CIA ato FBI yg brtugas mengawal kyu?? Ato slh satu triangle devil..ato bs jd kyu slh 1 devil n hyura brtugas menyelidiki…
    Da klmt yg luu ‘ yang menyebabkn mayatny spt kera’ he…mengenaskn bgt tu p menteri he..

  20. kyuwoo berkata:

    puyeng plus penasaran bnget
    penggambaran hyura yg misterius dapet bnget
    sempet mikir apa hyura kakak kedua triangle devil?
    trus apa orng yg dimaksut hyura tu kakak pertama yg f
    dibilang siwon familiar?
    ah molla
    nice ff sukses bkin penasaran
    hope author lancar nerusin ff ini 😀
    oh ya annyeong andita imnida 94 lines

  21. chacha berkata:

    ahhh… deg degan bacanya thor. entahlah aku bingung siapa hyura. bisa jadi dia pelindung kyuhyun bisa juga bukan.. berasa nonton film action 😀

  22. Eka berkata:

    Huaaaah jgn2 Park HYURA SALAH SEORANG dri Triangle Devil?? Tpi u/k ap dia bekerja d.tempat Kyuhyun?? Apakah dia akan mencelakai Kyuhyun??? Lanjuuut…
    #penasaran 😀

  23. khunong berkata:

    wooooaa hyura kereeennnn.. siapa ya yg di mksd sma hyur a?

  24. entapi berkata:

    aku baca dulu komen di akhir!! ini seru bgt misterius hahha

  25. Cho handa berkata:

    ahhh thor takut gue kyu di bunuh hyura. atau hyura ya baik mau ngelindungi kyuhyun . aduh beneran takut aku hyura ya jahat -,-

  26. shinji berkata:

    dripda bgung mending lgsung bca ,next part

  27. choi yeon woo berkata:

    hyura salah satu anggota triangle devil?

  28. chs berkata:

    ngulang baca ff actress n marriage eeeeh nemu ff ini dan blm pernah baca
    baguuuuuuuus. action nya kerasa, gk brlebihan lg
    mudah2an hyura bukan anggota triangle devil.
    kasian jodoh kyu terhambat (?)
    apalagi hae udah berdebar2 aja hatinya. makin seret jodohnya kyu deh x_x

  29. ami_ulfae berkata:

    ff action yg kereen..
    misterius…
    merinding…
    n mengerikan…
    takuuuut….
    #ma’af bru komen…
    #bru nemuin blogny..

  30. hyunsoo28 berkata:

    Iiiiihhh part 1 aja bikin penasaran abis, gimana sm part selanjutnya,
    Thor hyura ga msk golongan triangel devil kan
    Adddduuuhhhh

  31. jengqish berkata:

    Weh si hyura misterius pisan

  32. Hera berkata:

    Mungkin hyura salah satu komplotan triangel devil, soalnya dia agak mencurigakan ..

  33. Maulina Jelita berkata:

    Wah itu triangel devilnya pasti si hyura sama leeteuk oppa,, tapi kenapa malah hyura lindungi kyuhyun ya???
    misterius banget ni ff

  34. khajokyu berkata:

    Temanya bgus.q jga slalu ska ma ff yg genrenya action.pa lgi d pranin ma youja.lumayan kok thor,gk gaje.

  35. inggarkichulsung berkata:

    Penasaran Hyura itu siapa kayaknyz kemampuannya banyak dan bkn hny skdr pelayan biasa, clue nya jg buat penasaran Donghae oppa kalau slh satu anggota devil triangle adl org terdekatnya.. smg Hyura itu memang org baik yg bs melindungi Kyu oppa dan teman2nya

  36. kyuchan berkata:

    Mendebarkan..

  37. WonKyu_ELF berkata:

    Huuuuaaaa, sukaaaaa *_* hyura pst slh satu dr mereka kkkk

  38. haemi berkata:

    siapa??? Siwon kali ya salah satu dari triangel devil? Atau eunhyuk haha

  39. yuni berkata:

    Hyunra bener2 misterius banget …..
    Dia yg bakalan ngecelakain kyuhyun apa yang ngelindungin kyuhyun ??
    Penasaran -_-”

  40. Mitarashi8899 berkata:

    Daebak.. Great.. Sugoi and everything what it.. Suka suka suka bgt sm ceritanya.. Feel dr action nya dpt bgt.. Aku smp shock wkt bc scen hyura minum cairan pembersih. Kirain mw bunuh diri krn pts asa krn hdpnya.. Ternyata!! Just taster :-[
    Aku penasaran pgn bc kelanjutannya.. Pkk nya crt na daebak dh.. I love it 🙂

  41. shinmin berkata:

    Sebelum baca part selanjutnya. Kalo boleh nebak yang dimaksud hyura tadi park jungsoo. Menurutku hyura juga termasuk. Fanfictnya keren Hoon-ssi.
    Author Fighting.

  42. Nurul_Evil berkata:

    penasaran luar biasa baca nya >< assyyeem…. aku gak bisa nebak sama sekali jalan cerita nya 😀

  43. kareryeo berkata:

    aku suka ff action mistery. mendebarkan. sensasi yg bkin seneng.

  44. entik berkata:

    Siapa anggota yang pura2 jadi jahat.?
    Hyura dia apa tim khusus kepolisian?

  45. lovey denalisa berkata:

    Hyura,leetuk nd gak tau sapa tu namanya angg0ta penjahat itu kah?

  46. hyuninyeseong berkata:

    huh? Gila ini saya deg deg an baca nya u.u

  47. allyn berkata:

    mwo?? ya!! bener2 mysterius si hyura.. dia mengaku ga pernah berpendidikan dan juga instingnya setajam hewan.. aish apakah dia bontotnya triangle devil.. itu dari logikaku.. aish molla
    cerita detective action..tegang ffiuuh .. but joha ^^

  48. indah23 berkata:

    Sumpah hyura keren banget >_<
    Hyura tau tentang triangle devil,, tambah penasaran??

  49. Khairunnisa berkata:

    Ceritanya unyu :3
    karakter Hyura jg keren disini, aku suka xD
    dia anggota itu jg kayaknya, dia sma Kyuhyun deeh, pokoknya sama Kyu aja yaa x3
    fighting eon, aku mo bca lanjutannya lg xD

  50. DwiCloud berkata:

    mungkinkah hyura salah satu anggota triangel devil

  51. misscold berkata:

    konflik.a ngeri tapi bkin penasaran….

  52. inet berkata:

    wahhhh…keren…mendebarkan..
    hyura slh satu dr triangle evil kah??kyu dlm bahaya dg…??

  53. syahhuny3424 berkata:

    Hua hua hua gigit jari.. Penasaran sumpah..

  54. aidennishy berkata:

    hyura salah satu dari triangle devil 😮 kalo menurutku sih, dia yg paling bungsu *kalo bener triangle devil adalah 3 bersaudara sihh 😀

  55. amidamaru berkata:

    Aku membaca ini sambil menunggu Rache sm famiglia.. Ternyata ceritanya seru. Pasti Hyura yang bungsu. Tapi kenapa jadi pelayan nya kyuhyun dan apa misinya ya

  56. Nia_cho berkata:

    Ga yakin klo hyura slh stu dr 3angeldevil….benar2 gadis misterius.tp ky’a dia orang baik,next dl ya

  57. HyunWoo berkata:

    ak gak.bisa nebak.. saat baca ff ini rasanya… aku berada dalam sebuah film.actiion korea sepwrti Ghost atw your soundret2 it : -D
    seru…
    buangets… gambaran yang ada diotakku..
    hnya.gelap…..
    hiii ngeri…
    ak.baca la.jutannya ya… god job.. 😉

  58. chicyaceskyu berkata:

    Omegat, eonni gak bkan bkin ff model gni? Ini malah keren bngt eonniiii.. Dr awal bc smpe akhir, benar2 menegangkan. Sy dpt bngt feelnya. Dan smuanya misterius bngt. Sy gak bs sm skli nebak. Aku rs hyura itu baik tp akn kah ia trmsk triangle devil? Klo memang ia triangle devile, buknkh sharusnya ia ingn mncelakakan kyu mngingat ayah dan paman kyu di bunuh sm triangle devil? Intinya hyura bukn orng biasa tp motif ap sbnrnya yg ia miliki hingga bkerja dngn kyu? Ia ingn melindungi kyu kah? Dan mslh detergen itu, gak mgkn racun kan? :3 huuh.. Dan apkh triangle devil adlh orng jahat sprti yg di critakan? ._. Huaaah.. In ff keren bngt eonni. Favorit sy d sni.

  59. nia kurnianti berkata:

    yang ketemu hyura duluan kyuhyun jadi sama kyuhyun aja deh,,
    kayaknya hyura bukan penjahat, agen rahasia mungkin
    kirain kyuhyun juga polisi

  60. Misschoii1 berkata:

    Oh my God!
    Si hyura gesit banget.
    Pembantu ? Itu hanya kedok. Kayaknya dia triangle devil yang ketiga deh.

  61. Krysdha berkata:

    Eya,,,Aq penasaran bgt ama Crita’x…Sumpah Feel’x itu loh,,Dpt bgt…

  62. citraarum96 berkata:

    Hai kak aku reader baru disini, salam kenal:)

    Hyura… apa dia salah satu triangle devil? kalu iya knpa dia mlah bernia bantu donghae? Apa hyura sbenernya berniat mencelakakan kyuhyun?

    Menegangkan… kyaknya donghae ada rasa deh sma hyura,..kkk

  63. jungie28 berkata:

    Penasaran, sebenernya hyura itu siapa

  64. esti yeeaahh berkata:

    kyaknya hyura ini salah satu triangle devil —

  65. oriiigamine berkata:

    apa yura triangel devil?
    omo, sereeemm

  66. kim vikyu_94 berkata:

    bagus . Apa Hyura juga termasuk triangle devil ? Dan yang dimaksud salah satu orang yang terdekat dengan mereka itu Leeteuk ?

  67. Inoenk berkata:

    Wewww hyura keren bgd.
    Ky’a dy mank bner anggota triangel devil

  68. apriliayanti berkata:

    Haloo..sy new reader. Awalnya penasaran sama novel fou yg iklankan di blog sebelah, akhirnya sy nemu blog author..kereeen2 bgt cerita nya. Izin baca ya author…baru baca oneshootnya sih tp sy udah bs ambil kesimpulan kl cerita author antimainstrem, daebakkk..keep writing thor

  69. Mrs.Donghae berkata:

    Cerita’a keren.
    Hmm…mungkin Hyura itu anggota Triangle Devil yg pling muda krn dia bs bela diri, sesuai sm ciri2 yg tdi dibahas di kepolisian.

    Nanti’a Hyura jadian sm yg mn nih?

  70. LeeHyun berkata:

    Salah satu tmen donghae triangel devil??? Siapa?? Eunhyuk??? Siwon??? Ahh bingung .. .
    Hyura ama Kyu kn??? Harus!!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *