actress and marriage [part 3]

Judul Cerita : actress and marriage
Author           : Jeonghoon20180
Main cast       : Cho Kyuhyun, park hyura(Oc),
Other Cast      : Lee donghae, han nammie (Oc), Han Chaerin, Cho Jino
Genre               : romance
Length             : chapter

pic 2

Hyura pov
Kini aku dan Donghae duduk berhadapan di lobi hotel. Beruntung saat ini pengunjung hotel tidak ramai, sekalinya ada orang lain pun mereka adalah orang asing dan tidak memperhatikan kami. Restoran tempat Kyuhyun makan siang pun memiliki pintu utama yang berbeda dengan lobi hotel, jadi kemungkinan mereka menemukan kami juga sangatlah kecil .
Aku buru-buru menutupi punggung tanganku dengan tangan satunya lagi saat Mata Donghae memandangi cincin yang tersemat dijari manisku. Tapi tidak lama kemudian ia tersenyum simpul saat melihat silver Bracelet pemberiannya masih bertengger dipergelangan tanganku.
Aku diam, dia diam. kami berdua sama-sama terdiam tenggelam dalam pikiran masing-masing. Entah apa yang ia pikirkan.
Sejak dulu Donghae memang selalu membuat jantungku berdetak lebih keras tapi saat ini entah kenapa rasanya berbeda, ada perasaan tidak nyaman. Bukankah aku sangat merindukannya? Menunggunya? Bahkan aku berusaha menjadi bersinar agar ia bisa melihatku. seharusnya aku memuaskan mataku untuk melihatnya dan melepas kerinduanku. Tapi jangankan untuk melihatnya, duduk dihadapannya pun membuatku tidak nyaman. Entahlah—aku sendiri tidak tau apa yang terjadi pada tubuhku saat ini.
“bagaimana kabarmu?” Tanyanya memulai
“aku? Aku baik-baik saja, bagaimana denganmu?” tanyaku setenang mungkin.
“kau, terlihat—Berbeda hyura-ya” bukannya menjawab pertanyaanku dia malah memperhatikan penampilanku. Tentu saja aku berbeda, dulu aku hanya gadis miskin dan biasa yang tidak pernah memperhatikan penampilan. Tapi sekarang, karena profesiku, aku harus memperhatikan penampilanku dari ujung rambut sampai ujung kaki. Aku hanya tersenyum simpul menanggapi ucapannya.
“hyura-ya, apa kau sudah menikah?” tanyanya hati-hati,
“ yakkk!!!! Park hyura” belum sempat aku menjawabnya terdengar suara yang kukenal memanggilku dengan kasar, tanpa menoleh pun aku tau pemilik suara itu, siapa lagi kalau bukan Cho Kyuhyun. “isshhhh” gerutuku kesal
“WAE?” jawabku tak kalah kasar dengannya, saat ia sudah didekatku
“aku mencarimu kemana-mana, kau meninggalkan tas dan ponselmu, aku bahkan dikira maniak gara-gara memasuki setiap toilet wanita” katanya marah-marah.
“Cho Kyuhyun ssi” panggil Donghae dan mengalihkan perhatian Kyuhyun
“Donghae ssi?—kalian?” Tanya Kyuhyun terkejut dan memandangi kami berdua bergantian.
“kalian saling kenal?” tanyaku juga,
“lalu kalian berdua?” kali ini Donghae yang bertanya, tampak sekali kebingungan diwajahnya
“berhubung tadi aku sudah mengenalkannya pada yeojachingumu, akan lebih baik jika aku juga mengenalkanya padamu—Donghae ssi kenalkan ini tunanganku Park Hyura. Hyura-ya. Tuan Lee Donghae ini adalah rekan bisnisku sekaligus namjachingunya Chaerin”. Jelas Kyuhyun. “tapi sepertinya percuma aku mengenalkan kalian, sepertinya kalian sudah mengenal satu sama lain” lanjutnya lagi.
Penjelasan Kyuhyun tadi sudah menjawab pertanyaan Donghae tentang cincin yang aku pakai. Dan ternyata Donghae pun juga sudah mempunyai Chaerin.
“dan bagaimana kalian bisa saling mengenal?” Tanya Kyuhyun penasaran
“ dulu aku adalah hoobaenya, iya kan Donghae Senpai?” sahutku
“n ne, kami dulu satu sekolah saat SMA”
“oh begitu,— tapi maaf Donghae ssi, aku harus mengganggu acara reuni kalian, karena kami masih ada urusan”
“aniya, gwenchana,” jawab Donghae
“kalau begitu kami duluan” kata Kyuhyun dan sedikit menundukkan kepalanya “kajja hyura-ya, kita sudah ditunggu” lanjutnya lagi dan berjalan didepanku. Mau tidak mau pun aku mengikutinya
“kau berhutang penjelasan padaku” kata Donghae dan otomatis aku menghentikan langkahku sejenak tapi kemudian aku melanjutkan langkahku menyusul Kyuhyun.
***
“kau tidak puas dengan gaun pengantinnya? Jika kau tidak suka aku bisa mencarikan perancang lain” kata Kyuhyun saat di perjalanan sepulang dari fitting baju pengantin.
“aniya, gwenchana. Lagipula ini bukan pernikahan sungguhan” jawabku santai.
Tidak ada percakapan atau perdebatan lagi diantara kami, hening—itulah yang terjadi saat ini. Tubuhku, pikiranku dan perasaanku semuanya kacau. Otakku memutar kembali kejadian dimana aku dan Donghae bertemu tadi di hotel.
Aku merindukan Donghae setiap hari seperti orang gila. Tapi saat bertemu dengannya perasaan itu menguap begitu saja dan Bahkan ada perasaan tidak nyaman ketika aku bersamanya dan tertangkap mata oleh Kyuhyun. Terlebih lagi setelah mengetahui Donghae sudah mempunyai yeojachingu yang tak lain teman Kyuhyun. Rasanya dunia sempit sekali.
“kau tidak mau turun?” Kyuhyun membuyarkan lamunanku, aku tidak menyadari ternyata kami sudah sampai dari tadi. Dan aku hanya duduk melamun seperti orang bodoh? Tanpa menjawab atau memandangnya Aku pun bergegas turun.
“tunggu” kata Kyuhyun sebelum aku membuka pintu mobilnya, dan dia mengambil sesuatu dari jok belakang. “ini ambilah!! Aku tidak tau kau suka apa jadi kubelikan semua” Kyuhyun menyodorkan paper bag yang cukup besar padaku, aku hanya menatap paper bag itu dengan bingung seolah menuntut penjelasan lebih.“ishh ini ambillah!!” kyuhyun meraih tanganku dan menaruh paper bag itu disana. “tadi saat makan siang kau sama sekali tidak menyentuh makananmu” jelasnya singkat.
Aku mengerutkan keningku dalam. tidak mengerti dengan prilakunya, aku tidak biasa diperhatikan oleh Kyuhyun. Karena biasanya dia selalu memberiku perintah dan seenaknya sendiri. “YA!! kenapa menatapku terus? Cepat turun!!!! Aku harus pergi” katanya ketus, ini baru Cho Kyuhyun yang kukenal.
“arasso Cho Kyuhyun ssi” sahutku sisnis dan beranjak dari mobilnya, tidak lupa membawa bungkusan yang diberikan olehnya
~
Kudapati rumahku sepi dan sepertinya tidak ada orang. Leeteuk oppa pasti bekerja tapi kemana eomma? aku mencoba menghubungi eomma tapi tidak diangkat-angkat. Hal itu membuatku semakin cemas, dan kuputuskan untuk menelpon Leeteuk oppa
“yeoboseo” jawab Leeteuk oppa
“oppa, kau tau eomma ada di mana? Aku sudah berkali-kali menghubunginya tapi tidak di angkat” kataku cemas
“mungkin dia sibuk di toko”
“Di toko? Toko siapa?”
“iya tentu saja toko kita”
“aku tidak mengerti maksudmu, aku tidak merasa kita punya toko, aku kan belum memberikannya”
“toko itu pemberian dari tunanganmu, memangnya kau tidak tau?”
“mwo?tunanganku? maksudmu Cho Kyuhyun?”
“iya memangnya siapa lagi tunanganmu? Sudahlah aku sibuk, kita bicara lagi dirumah” katanya menyudahi pembicaraan
“yak oppa, oppa— isshhhhh” gerutuku.
***
“eomma kau sedang apa?” tanyaku dan memeluknya dari belakang,
“hyura-ya lepaskan, aku sedang membuatkan sushi untukmu”
“jinja? Wah aku kangen dengan sushi buatan eomma” kataku dan langsung menyomot sushi yang sudah jadi. “hmmmmm, mashita” ucapku dengan mulut penuh sushi
“kau sudah rapi, apa hari ini ada schedule?” Tanya eomma yang masih berkutat dengan sushinya, entah ingin buat pesta atau apa, tapi kulihat eomma membuatnya banyak sekali.
“ada jadwal dadakan, aku juga tidak tau ada apa, aku lupa menanyakannya pada nammie padahal seharusnya aku masih dapat jatah libur” keluhku
“eomma kudengar Kyuhyun memberimu sebuah toko? Lalu kenapa kau menerimanya? Kukira kau tidak menyukainya” tanyaku
“lebih tepatnya swalayan, siapa bilang eomma tidak menyukainya? Dia baik, sopan dan cukup tampan. Sejujurnya eomma bersyukur kau mendapatkan calon suami seperti dia, keluarganya pun sangat baik dan tidak memandang rendah kita.”
“tapi eomma………….”

Ting tong ting tong
“Pasti nammie” pikirku. Padahal aku Belum sempat mendebat pendapat ibuku, dia sudah keburu datang. “sebenarnya hari ini ada jadwal apa? Bukankah harusnya kita libur?” tanyaku setelah membukakan pintu untuk nammie
“hanya meeting biasa. sepertinya Cho corp melakukan kerjasama dengan salah satu department store, dan department store itu menginginkan brand ambassador Cho corp menjadi model utamanya.” jelas nammie
“ benarkah? memangnya mereka tidak mempunyai model?”
“entahlah aku juga tidak terlalu jelas, tadi sajangnim hanya menjelaskan lewat telepon, katanya kita harus menadatangani kontrak baru karena dua perusahaan yang baru bergabung itu menginginkan mu menjadi model utamanya” Aku mengangguk mengerti mendengar penjelasan nammie,
“apa berarti kalian akan bertemu dengan Kyuhyun?” Tanya eomma tiba-tiba,
“sejak kapan eomma mendengar pembicaraan kami?”
“sepertinya sih begitu” jawab nammie tanpa menghiraukan pertanyaanku
“kalau begitu berikan ini padanya” eomma menyerahkan dua kotak makanan padaku “yang ini berikan pada Kyuhyun dan yang satunya berikan pada oppamu”
“lalu untukku mana? Kenapa hanya untuk Kyuhyun dan Leeteuk oppa?”
“tadikan kau sudah makan banyak, jadi tidak perlu bekal. Sudahlah eomma harus berganti sip menjaga toko. Eomma pergi dulu eo” eomma memelukku singkat dan melesat keluar rumah.
Nammie terkekeh melihat tingkah ibuku.“hei, sepertinya ahjuma menyukai tunanganmu” ledeknya
“jangan meledekku” ucapku sinis, sambil menyerahkan kotak makanan padanya, lalu meninggalkannya tanpa mempedulikan teriakannya dibelakangku
***
Aku dan nammie tiba di sebuah department store terbesar di seoul, sudah ada staf dari department store tersebut yang menyambut kami. “annyonghaseo park hyura ssi, han nammie ssi. Kenalkan aku adalah asisten sekaligus sekertaris direktur COEX department store. Kim Ryewook imnida” sambut seorang pria kurus pendek begitu aku dan nammie memasuki Coex.
“annyonghaseo” kataku berbarengan dengan nammie
“mari ikuti saya, anda sudah ditunggu oleh sajangnim” katanya sambil berjalan di depan. Aku dan nammie hanya mengikutinya.
“bukankah itu Soo ae?” tunjukku pada sebuah banner foto berukuran sangat besar yang menjulang tinggi dari lantai bawah hingga keatas tepat di tengah-tengah department store tersebut.
“hmm, benar juga. Jika mereka sudah punya Soo ae, kenapa mereka tetap memintamu menjadi model utama?”
“apa mungkin ini permintaan Cho corp?” aku berasumsi sendiri
“bisa jadi, karena kudengar Perusahaan Kyuhyun berinvestasi cukup besar disini” bisik nammie
“anda diminta menjadi model utama karena usulan sajangnim, menurutnya itu akan lebih menonjolkan produk dari Cho corporate. Selain itu kami tidak memperpanjang kontrak dengan Soo ae. Fotonya masih terpajang karena kami belum mencopotnya” pria bernama Kim Ryewook itu menjelaskan panjang lebar. Saat kami sudah di lift. Kemudian dia menekan angka 9. Ternyata sejak tadi dia mendengarkanku dan nammie
“oh begitu” kataku mengerti.
~
“park hyura ssi silahkan masuk, dan nammie ssi silahkan anda keruangan saya”
“mwoya? Kenapa pertemuannya dilakukan diruangan yang berbeda?” protesku
“ Han nammie ssi harus membaca dan mempelajari kontrak yang akan diajukan, dan kontrak tersebut ada diruangan saya sedangkan sajangnim ingin berdiskusi dengan anda sebagai brand ambassador mengenai konsep Cho corporate dengan konsep Coex department store untuk musim depan”
“bukankah aku juga harus mempelajari kontraknya? Dan mana Cho Kyuhyun sajangnim? Apa dia tidak datang?” tanyaku bertubi-tubi, aku tidak puas dengan penjelasannya
“saya yakin Han nammie ssi pasti akan mengambil keputusan yang baik sebagai menager anda, hal ini juga dilakukan untuk menghemat waktu, karena itu pertemuannya diadakan terpisah. Cho Kyuhyun sajangnim berpesan dia tidak akan datang, beliau mempercayakannya kepada anda berdua”
“tenang saja aku tidak akan lama, setelah selesai aku akan menyusulmu” kata nammie menenangkanku. Aku pun mengangguk lemah
“silahkan Han nammie ssi” Ryewook memberikan nammie jalan dan meninggalkan ku sendirian didepan ruangan direktur Coex
Aku menghirup napas dalam-dalam sebelum mengetuk pintu ruangan direktur,
Tok tok tok
“masuk!” perintah orang dari dalam.
Aku memasuki ruangan itu perlahan. Tampaklah seorang pria yang tengah berdiri memunggungiku menghadap ke jendela yang besar. Aku merasa familiar dengan bentuk tubuhnya, aku berjalan mendekat untuk memastikan dugaanku.
“oppa” kataku mencoba memanggilnya, pria itu pun berbalik dengan senyum lembutnya yang amat kukenal
“sudah kuduga, dari sudut mana pun kau pasti mengenaliku” katanya sambil mendekat dan langsung memelukku erat “bogoshipoeyo hyura-ya” kurasakan hidungnya berada di leherku menghirup aroma tubuhku dalam-dalam. Sedangkan aku hanya mematung tanpa membalas pelukannya, tidak tau apa yang harus kulakukan.
“wae? Apa aku sudah tidak boleh memelukmu?” Tanya Donghae dan melepaskan pelukannya “maaf kalau begitu, aku tidak bisa menahan perasaanku. Aku lupa kau sudah bertunangan dengan orang lain”
“oppa, sebenarnya apa maksud mu?”
“sudah kubilang kau berhutang penjelasan padaku, karena itu aku membuatmu datang kesini dan memisahkanmu dari managermu”
“mwo?” tanyaku tak percaya,
“duduklah !” Donghae membimbingku kesalah satu sofa yang ada diruangannya dan ia memposisikan dirinya disampingku sambil tetap menggenggam tanganku erat.
“apa yang harus ku jelaskan padamu oppa?setelah ibumu mendatangiku dan keluargaku kemudian Kau pergi meninggalkanku begitu saja. Kau membuatku seperti orang gila mencari mu kesana kemari dan setelah 4 tahun kau menghilang tiba-tiba kau datang meminta penjelasan?” kata-kataku semuanya keluar begitu saja. Unek-unek yang selama Ini tertahan akhirnya keluar juga.
“ibuku?” Donghae manaikkan sebelah alisnya “ Dan apa katamu? aku yang meninggalkanmu? Bukankah kau yang tidak datang saat upacara kelulusan? aku juga mencari mu hyura-ya, Aku pergi kerumahmu tapi rumahmu kosong”
“ne. ibumu mendatangiku dan keluargaku beberapa hari sebelum upacara kelulusan. Dan ia mengirim ku dan keluargaku ke paris”
“ke paris?” Tanyanya lagi keheranan “ceritakan semuanya!” desaknya
“ibumu datang kerumahku beberapa hari sebelum upacara kelulusan, dia memberikanku sebuah—emm bisa dibilang sebuah tantangan” aku menatap Donghae sebentar untuk menilai ekspresinya. Tapi wajahnya tidak menunjukan apa-apa
“lanjutkan!”
“ibumu bilang—buatlah dirimu dan keluargamu pantas bersanding dengan keluarga Lee. Kemudian aku di berikan beasiswa untuk sekolah modeling ke paris selama 1 tahun dan keluargaku ikut menemaniku selama 1 bulan. Awalnya aku ingin memberi tahumu sebelum keberangkatanku, tapi ibumu melarang dan dia bilang dia sendiri yang akan memberi tahumu. Apa ibumu tidak memberi tau mu?”
Donghae menggeleng lemah “eomma—dia tidak bilang apa-apa padaku” katanya pelan berupa bisikan
“sebenarnya aku juga sudah menebaknya. karena tidak mungkin selama 1 tahun kau tidak menghubungiku. Setelah pulang dari paris kudapati rumahmu sudah ada penghuni baru”
“ne seminggu setelah kelulusanku, appa, eomma dan Donghwa hyung pulang kekorea. Sedangkan aku melanjutkan sekolahku ke Newyork” terangnya. “mianhe hyura-ya” ucapnya lirih sambil memelukku erat “maafkan ibuku dan keluargaku” kali ini aku membalas pelukannya.
“tidak ada yang perlu dimaafkan oppa. Aku tidak akan bisa seperti ini jika bukan karena ibumu” kataku masih dalam pelukannya.
“jadi? apa kau masih mau kembali padaku? Aku masih mencintaimu—sangat” Donghae melepas pelukannya dan menatapku intens. Bisa kulihat keseriusan di matanya.
“a a aku……” kataku bingung tidak tau harus bilang apa
“apa hatimu sudah berubah? Kau mencintai Kyuhyun?” tanyanya hati-hati. Aku tidak tau harus menjawab apa. aku bisa memastikan perasaanku sendiri, aku tidak mungkin mencintai Kyuhyun. tapi entah kenapa berduaan dan berpelukan dengan Donghae oppa seperti ini membuatku merasa bersalah padanya. Aku merasa telah mengkhianati kesepakatan yang kami buat. dan aku juga tidak tau apa perasaanku padanya masih sama seperti dulu.
Tak bisa kupungkiri Aku memang sangat bersyukur bisa bertemu dengannya kembali dan akhirnya aku mengetahui penyebab kami berpisah. Tapi aku ragu kami bisa kembali seperti dulu. Karena kondisi saat ini sangat berbeda dengan dulu.
Aku menggeleng pelan dan kulihat Donghae tersenyum simpul.
“aku tau kau pasti menjaga hatimu, dan terimakasih kau masih memakainya” katanya sambil mengelus pelan Silver Bracelet pemberiannya. “dan kuharap kau akan segera melepas ini” tunjuknya pada cincin pertunanganku. aku hanya menunduk memandangi kedua tanganku. Benda mana yang akan kulepas—gelang?atau cincin?
“tapi oppa, bagaimana dengan yeojachingu mu?”
“maksudmu chaerin?? dia bukan yeojachinguku. Dia yang mengaku-ngaku tapi aku tidak pernah beranggapan begitu—kami dijodohkan sejak kecil sebelum aku pindah ke jepang ”
***

“hyura-ya” kurasakan ada yang menepuk pundakku. Saat aku berdiri didepan lift menunggu pintu lift terbuka. Aku pun menoleh.
“oh, Jino-ya”
“kau melamun? Padahal sejak tadi aku terus memanggilmu”
“mianhe, aku tidak mendengarnya”
“gwenchana” jawabnya sambil tersenyum “ apa ada yang mengganggu pikiranmu? Aku bisa menjadi pendengar yang baik jika kau mau berbagi padaku”
“aniya, gwenchana” tolakku halus
“apa karena pernikahan? bukannya lusa kau akan menikah? Bagaimana persiapannya?” aku tersentak mendengar pertanyaan Jino. benarkah lusa aku akan menikah? aku merasa waktu berjalan cepat sekali.
“molla, semuanya eomonim yang mengurus” jawabku acuh, pintu lift terbuka, aku masuk dan diikuti oleh Jino.
“kau mau ke lantai berapa?” tanyanya dan kemudian dia menekan angka 18,
“aku mau ke lantai 21”
“kau ingin bertemu Hyung? Tapi kulihat tadi dia keluar bersama chaerin, mungkin untuk makan siang”
“jinja? Dengan chaerin?” aku bertanya memastikan, dan Jino mengangguk
“kau bawa apa? bekal makanan? Untuk Kyuhyun Hyung?” tunjuknya pada tas bekal yang kubawa
Aku menggeleng, “aniya ini untuk Leeteuk oppa dan—” Aku berpikir sebentar
“untukmu, ini untuk mu Jino-ya” jawabku akhirnya. Tidak masalahkan jika kuberikan pada Jino, toh Kyuhyun sudah makan siang dengan sahabat wanitanya itu. Pria itu memang menyebalkan, padahal ibuku sudah susah-susah membuatkan bekal untuknya.
“benarkah ini untukku?” Tanya Jino, terlihat sekali dia sangat gembira “bagaimana kalau kita makan bersama-sama saja, dengan Leeteuk hyung juga?” usulnya
“nice idea”
~
sepanjang siang ini kuhabiskan bersama Leeteuk oppa dan Jino. Kami bertiga makan siang diatap gedung Cho corp
“apa kalian tau mengenai Coex department store?” tanyaku saat mereka berdua mulai menyantap bekal makan siang
“aku hanya tau sebatas kami melakukan kerja sama saja” jawab Leeteuk oppa asal. Selama ini dia hanya bekerja di bidang perbankan wajar saja dia tidak mengerti mengenai perusahaan-perusahaan besar.
“Coex department store adalah anak perusahaan dari grup Han. Mereka sudah memiliki cabang di jepang dan korea. Tapi kudengar mereka ingin berdiri sendiri dan memisahkankan diri dari grup han. dengan menembus pasar china, Taiwan dan hongkong. tapi itu tidak mudah, mereka kekurangan investor dan Cho corporate bersedia menjadi investor untuk mereka dengan syarat produk kami menjadi produk utama di Coex.” Jelas Jino “ Menurutku kerja sama ini tidak terlalu menguntungkan perusahaan, tanpa Coex pun produk kita sudah terkenal di asia.” Lanjutnya lagi
“benarkah? kalau begitu kenapa kalian mau bekerja sama dengan mereka?” tanyaku lagi
“entahlah, Semua itu Kyuhyun Hyung yang memutuskannya. Padahal itu bukan investasi yang bernilai kecil” Jino menggelengkan kepalanya, seolah tidak mengerti apa yang telah dilakukan saudara tirinya itu.
“mungkinkah ada unsur nepotisme disini?” Leeteuk oppa menimpali
“seandainya mereka masih bergabung dengan grup han aku tidak heran jika ada nepotisme, karena Hyung dan chaerin sangat dekat tapi saat ini—”
“tunggu” kataku memotong ucapan Jino “chaerin? maksudmu Han chaerin? jadi dia anak dari pemilik grup han?”
“yah dia putri ketiga dari pemilik grup han, hyura-ya kau mengenalnya?”
“ne, aku mengenalnya. Kyuhyun pernah mengenalkan kami”
“tunggu, tunggu—siapa itu Han chaerin?” Tanya Leeteuk oppa polos
“Chaerin adalah teman Kyuhyun Hyung sejak kecil, Hyung juga sangat menyayanginya. awalnya kukira mereka saling menyukai tapi tidak lama setelah eomma dan appa menikah. Hyung memutuskan untuk tinggal bersama neneknya di jepang dan melanjut sekolahnya di sana. tidak lama hanya setengah tahun karena appa menyuruhnya kembali. Tapi setelah ia kembali giliran Chaerin yang pergi untuk melanjutkan studynya di newyork. Setelah itu mereka tidak pernah berhubungan lagi”
“oh iya, kalian juga saling mengenal saat Hyung tinggal di jepang kan? Dan kalian sudah menjalin hubungan selama 2 tahun. Aku tau dari majalah gossip yang kubaca” ucap Jino malu-malu
“Uhuukk uhuukk uhuukkk” Leeteuk oppa tiba-tiba terbatuk-batuk setelah mendengar kisahku dan Kyuhyun
“hyung gwenchana?” Tanya Jino sambil menepuk-nepuk punggung Leeteuk oppa dan memberikannya minum.
“aku baik-baik saja—Jino-ya sebaiknya kita kembali, jam makan siang sudah habis” ajak Leeteuk oppa
“araso. hyura-ya sushinya sangat enak, sampaikan rasa terima kasihku pada ibumu”
“ne akan kusampaikan”
“oh ya, kalau kau ingin bertemu Kyuhyun Hyung mungkin dia sudah kembali” aku hanya tersenyum simpul dan mengangguk.
***
Aku mengetuk-ngetuk dinding lift menimbang-nimbang akan pergi atau tidak untuk menemui Kyuhyun.
Pergi, tidak, pergi, tidak, pergi, tidak, pergi.
“sedang apa kau disini?” aku tersentak mendengar suara yang menegurku. Ternyata pintu lift terbuka dan Kyuhyun sudah berdiri tepat di depanku.
“a a ani” jawabku bingung. Aku masih kaget karena kemunculannya yang tiba-tiba.
“ck, ikut aku!!!” Kyuhyun menarik paksa tanganku memasuki ruangannya otomatis membuat mata karyawan lain menatap kami heran.
“ada urusan apa kau disini?” Tanya Kyuhyun tajam setelah kami berada diruangannya.
“aku hanya makan siang dengan Leeteuk oppa, wae?”
“makan siang?” Kyuhyun menaikkan satu alisnya “hanya itu?” Tanyanya lagi mengantisipasi
“ani, aku juga ingin bertemu denganmu ada yang ingin kubicarakan”
“apa? Katakan padaku apa yang ingin kau bicarakan” tantangnya. Aku tidak mengerti apa yang terjadi padanya. Nada bicaranya ketus dan kasar padaku. Padahal aku tidak merasa melakukan kesalahan padanya.
“aku—aku ingin membicarakan kembali masalah pernikahan kita”
“ kurasa tidak ada yang perlu dibicarakan lagi soal pernikahan. Lusa kita menikah dan semua persiapan hampir beres. lalu apalagi masalahnya?”
“mungkin penikahan—ani, maksudku…” aku bingung cara menyampaikanya pada Kyuhyun “hmmmm, bagaimana kalau kita…. kita batalkan saja pernikahan itu?” kataku akhirnya
Kyuhyun tersenyum mengejek atau bisa di bilang menyeringai “aku tau kau pasti akan mengatakan hal ini” Aku mengernyitkan dahi mendengar kata-katanya, apa maksudnya dia sudah tau.
“wahhh Park Hyura ssi kau benar-benar hebat setelah kau mendapatkan semuanya lalu dengan mudah kau membatalkan pernikahan yang sudah di depan mata. akhirnya kau menampakkan wajah aslimu”
“a apa? Wajah asliku?”
“aku tidak menyangka kau benar-benar licik” katanya sinis
“ya! Cho Kyuhyun jaga bicaramu” kataku tidak kalah tajam dengannya
“wae? Apa ucapanku salah?. setelah mendapatkan apa yang kau inginkan lalu kau membatalkan kesepakatan kita. Itu sama saja kau hanya memperalatku”
Aku memandangnya tak percaya, bagaimana dia bisa bepikir seperti itu.
Kyuhyun berjalan perlahan mendekatiku memangkas jarak diantara kami, “jangan harap aku akan mudah melepaskanmu” bisiknya tepat di telingaku dan mengecup pipi ku sekilas.
Kyuhyun melewatiku hendak keluar “ oh ya satu lagi, jika ibumu memberikan sesuatu padaku jangan kau berikan pada orang lain lagi” lanjutnya lagi lalu benar-benar meninggalkanku sendirian diruangannya
Salah, ini salah. Bukan ini maksudku ingin membatalkan pernikahan.
“Kyuhyun ssi, Cho Kyuhyun” panggilku Dan mengejarnya Sebelum dia jauh. Aku ingin menjelaskannya agar Ia tidak salah paham
“agashi apa Kau lihat direktur Cho pergi kemana?” tanyaku pada sekertarisnya yang mejanya tidak jauh dari ruangan Kyuhyun.
“aku tidak tau beliau kemana, tapi tadi kulihat tuan lee naik lift turun ke bawah” jelas nya
“araso. Kamsahamnida”
Aku mencari Kyuhyun ke lantai bawah hingga ke loby tapi hasilnya nihil. Aku mencoba menghubunginya tapi dia tidak ingin menerima panggilan ku.
To : Cho Kyuhyun
Aku bisa jelaskan semuanya
Tolong angkat telponku.

From: Cho Kyuhyun
Sampai ketemu di altar
***

Author pov
“pernikahan sudah didepan mata, semua persiapan hampir selesai dan undangan pun sudah disebar—kau hanya akan menghancurkan dirimu sendiri jika berniat membatalkannya” kata nammie memperingati hyura.
Sepulang dari Cho corp hyura sengaja berkunjung ke apartemen nammie dan menceritakan pertemuannya dengan Donghae serta pertengkarannya dengan Kyuhyun.
Hyura tertunduk lesu mendengar ucapan nammie. Apa yang dikatakan nammie sepenuhnya benar, dan bukan hanya itu, hyura bisa saja melukai nyonya Cho dan ibunya sendiri yang sudah berusaha menyiapkan pernikahannya.
“lalu bagaimana dengan Donghae?” Tanya hyura
“selesaikan dulu urusanmu dengan Kyuhyun baru kau pikirkan Donghae—kurasa itu jalan terbaik untuk saat ini. Kau harus menyelesaikan apa yang sudah kau mulai”
Hyura pun mengangguk setuju “gomawo nammie-ah, ternyata aku memang tidak bisa tanpamu” kata hyura sambil kemudian memeluk nammie. Nammie pun membalas pelukan Hyura dan menepuk-nepuk pelan punggung Hyura sambil tersenyum simpul.

TBC

Tulisan ini dipublikasikan di Fanfiction dan tag , , , , . Tandai permalink.

57 Balasan ke actress and marriage [part 3]

  1. ninepisces berkata:

    wahh ternyata donghae masaih suka ma hyura…
    kyu kug tw klo hyura bw bekal bwt dy tp malah dikasihin ma jino??
    btw kyu itu kug rasa”nya suka ma hyura yahh?? kyknya…
    okee lanjuuut!!!!!

  2. choi yeon woo berkata:

    hayoo..galau tuh hyuranya..

  3. hyunsoo28 berkata:

    Ga tau knp yah, ga setuju rasanya kalo hyura balikan sm hae, gimana gitu, rasanya udh cucok sm kyuhyun, walaupun yah kyuhyun gitu, ngeselin, rese, trs brantem mulu kerjaannya

  4. F_Hae berkata:

    Ffnya okeeee, next

  5. aisyahyesung berkata:

    wah jangan dibatalin dong pernikahannya

  6. arselli_ berkata:

    ga suka deh klo hyura sama hae.. jino juga ga niat mau ngerebut hyura dari kyu kan?:|

  7. shinmin berkata:

    Aku gak tau kok bisa seseru ini ya ceritanya. Emang bener fanfict Hoon-ssi selalu asik dan menghibur.
    Author Fighting!

  8. Kyuvi berkata:

    Ternyata donghae masih sayaang sama hyura
    tapi aku gak suka klo donghae balik sama hyura lgii

  9. hyuninyeseong berkata:

    ish apa maksudnya membatalkan pernikahan? Yak! Hyura eonni….

  10. deewookyu berkata:

    sepertinyaaaaaa…..
    Kyu mulai polinginlop neehhhh….

  11. aina fitria berkata:

    Hmmmm
    seenaknya ajja maen batalin,hahahaha(biar hae oppa buat aku aja gt,wkwkwkwkwk)…

  12. dian012408 berkata:

    wah semakin menarik. hyura udah mulai menyukai kyuhyun kah? aku harap gitu. aku harap kyuhyun juga mulai suka sama hyura

  13. mayang berkata:

    Emng iya seh kl di batalin pasti jatoh nya hye ra manfaatin kyu doank -_-
    aishh hye ra gg sadar apa kl dya udda mulai suka am kyu -_-
    ahh confused bgt neh ff >.<
    tp suka suka :*

  14. lovey denalisa berkata:

    q bingung ma kyuhyun….dy kok serba tau

  15. allyn berkata:

    Hyura jg siih.. main janji aja sama hae.. lebih baik nikah sama kyu 😉 apa kyu tau hubungan hyura n hae?? Chaerin ky.a gacuma tmen deh hoho
    Aish next ajalah..

  16. cloudkyute berkata:

    Kereeeeeeennnnnnn, udah itu aja komen nya 😀

  17. alviaaputri berkata:

    hyura plin plan nih, jelas dong kyu pasti ngira hyura cuma manfaatin dia
    ayolah hyura aku yakin kamu udh gak cinta sama dong hae
    jebal pernikahan harus tetap berlangsung
    oke aku mau lanjut baca ^^

  18. soyu berkata:

    hyura galau akut nihhh

  19. chunchan berkata:

    complicated buat hyura,,,
    ky’nya hyura gak cinta lagi deh ama donghae,,dy cuma terjebak dlam masa lalu,,,,
    angkat jempol ama kyu [(kyu apa author?) #pllaakk digampar author]
    enak aja hyura,uda capek2 n ngehabisin banyak waktu,tenaga n biaya,,mau ngebatalin gitu aja,,,

  20. nandakyu berkata:

    Baca lanjutannya ahh…

  21. bettybabybap berkata:

    Issshhhhh! Hyura egois -,-
    BETTY.

  22. Caca berkata:

    Yakk jd sebel ma sikap hyura yg plin plan

  23. misscold berkata:

    complicated bgt ya….#hugKyu

  24. chieva_chiezchua berkata:

    hyura labil, hehe
    trus kyu bisa tau darimana ya!! lok hyura bawain dza bekal…
    kyu g terima lok hyura mau batalin pernikahanx… jelas bnget dia g mau kehilangan hyura…

  25. Lee kyuhee berkata:

    Mau komen apa bingung,,,

  26. zie hun berkata:

    harusnya hyura gx usah goyah ama donghae.
    udah nikah aja sma kyuhyun.

  27. VynnaELF berkata:

    Ah andwe! Donghae ngajak balik? Trus gimana prnikahan nya? Pkoknya gk boleh batal!

  28. YummyJ berkata:

    Kyuhyun salah paham itu

    Nikah
    kgk sabar gua

    gua cment di part 2 tp kgk bisa

  29. aidennishy berkata:

    donghae sampe’ segitunya demi pengen tau penjelasan dari hyura :3 andai saja, donghae tau lebih cepat apa yg terjadi pada hyura :3 wahh, kyu salah sangka nih, padahal niatnya hyura kan bukan kayak gitu :3

  30. nayy berkata:

    Masih ketemu typo….
    Dan aku gk suka donghae balikan sama hyura

  31. parksoora berkata:

    ish donghae ganggu aja deh 😉
    donghae sama chaerin aja
    hyura itu uda punyanya kyuhyun
    donghae….jgn nakal ya
    hihihi #plak

  32. tyasyunita97 berkata:

    hyura kok jdi plin plan sih -_-

  33. Lia puspita berkata:

    Hyura galau deh kalo d suruh pilih antara kyu sama donghae,gmna ngga bingung dua”nya sama” ganteng,hhee….

  34. hankims_ais berkata:

    Hyura plinplan..

    Ck! Dah tau hyura dah gga ada rasa buat hae tpi mssih aja ngeyakinin diri klo dy msih punya rasa wat hae..

    Kyu dah ada rasa tuh buat hyura,, ciee..

  35. fitri tari berkata:

    kok hyura jd plin plan sih,,pa krna khdran donghae y..??

  36. ChoHyura96 berkata:

    Wkwk
    Aku kalo jd Hyura jg galooon banget pasti #lebay
    Ihh Kyu nyebelin swear tp ttp so sweet dimataku xD
    Ayoo unni semangat buat ngepublish Rache part 10 /pasti ujungnya tetap ini XD/
    Hihihihi
    Maap yaa un aku cerewet banget, abis penasaran bingo ama Rache,

  37. nia kurnianti berkata:

    hyura sama kyu aja
    kyu sebenarnya suka atau sekedar memoeralat hyura

  38. Ping-balik: REKOMENDASI KYUHYUN’S FANFICTION | evilkyu0203

  39. anhy hyunkey berkata:

    aduh hyura kenapa jadi plinplan begini… nah si kyun uda ada rasa yah ma hyura

  40. nurhayati3105 berkata:

    walah galau galau kalau jadi hyura, mau pilih yang mana mana ?
    Oke cuss ke part 4

  41. Fahmi "kashira" cho berkata:

    ikhhhh maksudnya donghae apa sih.. mau ngerusak hubungan bukan, setelah keluarga hyura di rendahkan oleh orangtua donghae..

  42. Maya Sherlita berkata:

    Akhirnya terjawab juga rasa penasaranku tentang siapa donghae hehehe….
    Please hyura jangan lepas cincin nya kayaknya kyuhyun udah mulai suka sama kamu tuh. Kok kyuhyun bisa tau ya kalau bekal yang seharusnya diberikan ke dia malah diberikan ke jino??

  43. starhyejin6 berkata:

    rada kesel juga sma kyuhyun -_- tapi Chaeri sdikit bikin penasaran pdahal udah tau klo dia pasti perannya antagonis

  44. jungie28 berkata:

    Chapter ini mulai seru. Gak suka yura kalo deket-deket sama donghae.

  45. oriiigamine berkata:

    kynya kyu tau deh klo jino ketemu sm hyura makany kyu marah.

    aku berharap jino jd adik kyu yg baik, bukan sepertu apa yg dikira kyu selama ini krn aku takut jino bakalan ikut campur memeperkeruh hubungan kyu dan hyura

  46. kyuyang berkata:

    di part ini entah aku harus dukung siapa hae oppa atw kyu oppa nado mollasoyo

  47. alviegyu berkata:

    Wah, kayanya Kyuhyun udah mulai suka nih! XD

  48. just fia berkata:

    Aku kasian sama kyu… jino itu anak dari ibu tiri nya ya… Kok kayaknya jino bukan orang baik ya, mungkin dia sengaja bilang kl kyu udah makan siang padahal belum… dam sepertinya ada sesuatu yg memicu kyu benci sama jino, mungkin dulu mereka pernah terlibat cinta segi tiga… pacarnya kyu.direbut jino mungkin. makanya dia selalu marah kl tau hyura jalan sama jino..

  49. wonkyu87 berkata:

    Hmm mkn rumit crtanya. Hae dtg dsaat yg gak tepat. Hyura jga jgn trllu cpt memutskan, kan bsa aj prsaanya slma ini sma hae hnya krna pngen nunjkin sma kel hae klo dy bsa bersinar dan dpndng mampu buat bersma hae.

  50. Tatik berkata:

    Bner kta kyu hyura itu plinplan.
    Stlh bertmu dngn hae dia mau mmbtlkAn prnkhanya,tnpa memkirkn akibtnya,,,

  51. example6865 berkata:

    Kayak nya jino suka deh sma hyura

  52. choi sena berkata:

    kyuhyun sangat bossy dan egois. selalu.

  53. nha_onk berkata:

    eihhhhh hyura hrus nya jgn bodoh
    jls2 kluarga donghae gk suka sma kmu ngapain msh brharap
    isshhhh
    udh trima aja apa yg d dpan mata
    siapa tau kamu akan lbh bahagia

  54. puputzaroh berkata:

    Wahhh hyura galau nih,emmhh mnurut aku jgn dibatalin pernikahannya.
    Itu akan buat ibu hyura sama nyonya cho kecewa

  55. Widyaa berkata:

    Lahh masalahnya jdi ribet ginii,smoga ajaa jadi nikah sama kyu…

  56. Park ni young berkata:

    Makin rumit masalah nya. O ternyata donghae masih suka sama hyura, kok kyuhyun marah sama hyura apa jgn2 dia mulai suka ma hyura y??

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *