actress and marriage [part 2]

Judul Cerita : actress and marriage
Author : Jeonghoon20180
Main cast : Cho Kyuhyun, park hyura(Oc),
Other Cast : Lee donghae, han nammie (Oc), Han Chaerin, Cho Jino
Genre : romance
Length : chapter

Happy reading ^^
*warning Typho bertebaran

Incheon Airport 10.30 am
Aku dan nammie menunggu ibu dan kakakku di pintu kedatangan luar negeri.Tidak lupa aku mengenakan topi dan kacamata sebagai penyamaran.
“OMMA!” teriakku pada saat aku melihat wanita paruh baya yang sangat ku kenal. Aku pun berlari mengahampiri dan memeluknya “eomma neomu bogoshippo”
“eheemm. apa kau melupakan ku? Kenapa kau hanya memanggil eomma saja?” suara seorang pria menginterupsi ku dan otomatis aku langsung menoleh dan tersenyum minta maaf padanya. “hehehe mianhe oppa,” aku memeluk Leeteuk oppa, ia pun membalas pelukanku
“bogoshippo uri dongsaeng”
“nado bogoshippo oppa”
“ehem, annyonghaseo ahjuma,oppa olaenmannieyo” ucap nammie.
“wahh nammi-ah kau makin cantik saja” puji Leeteuk oppa. “gomawoyo oppa” balas nammie sambil tersenyum malu-malu, sejak dulu nammie memang penggemar Leeteuk oppa.
“kajja kita lanjutkan ngobrolnya dirumah, dan aku akan menunjukan rumah baru kita” ajak ku pada mereka
“sepertinya aku saja yang mengantar ahjuma dan oppa, kau harus kekantor karna tadi sajangnim bilang dia ingin bicara padamu” jelas nammie
“jeongmallyo? Ne araso, kalau begitu aku akan menemui kalian dirumah” aku pun pergi dan memacu mobilku ke kantor agensi. Aku penasaran kenapa tiba-tiba sajangnim ingin berbicara padaku. Padahal beberapa hari lalu ia melarangku datang kekantor karena banyak wartawan yang menunggu didepan gedung agensi.
***
“chukkae hyura-ya” ucap Shindong sajangnim tiba-tiba dan langsung menjabat tanganku begitu aku sampai di ruangannya. “eh? selamat untuk apa?” tanyaku bingung
“selamat kau akan menikah, kau ini kenapa tidak bilang?? tadi tuan Cho dan pengacaranya datang dan menjelaskan semuanya”
“ehh? jinja??” tanyaku tak percaya, ternyata pria itu bertindak secepat ini. “Lalu selain pernikahan apa mereka membicarakan tentang karir ku?”Tanya ku lagi penasaran
“tentu saja, kau tidak perlu cemas dengan masalah video itu, karena pengacara keluarga Cho akan menjelaskan kesalahpahaman video itu kepada public dan mencari siapa yang mengunggahnya ke internet. Kau juga tidak perlu keluar dari love sea, mulai besok kau akan mulai syuting lagi—hhhhhh karena masalah video itu proses syuting sempat terhenti beberapa hari sepertinya kalian harus bekerja keras agar tepat waktu pada saat premier film.” Jelasnya panjang lebar
“arasseo, lalu bagaimana dengan cf yang membatalkan kontraknya denganku?”
“ yah memang ada perusahaan yang membatalkan kontraknya dengan mu, tapi kau tidak perlu khawatir karena Cho Corporation sudah memutuskan untuk menjadikanmu brand ambassador perusahaannya”
“y—ye? ” aku cukup terkejut mendengarnya, Cho Kyuhyun benar-benar membuktikan ucapannya.
“iya tentu saja, dan kudengar presdirnya sendiri yang memilih mu”
“abeonim?” tanyaku lagi semakin tak percaya
“eo—kau ini kenapa? Bukankah dia calon mertua mu? Wajar saja dia memilih mu” sepertinya sajangnim sedikit heran dengan sikapku yang terlalu terkejut, karena sejuurnya aku memang kaget.
“a aniya, kalau begitu aku permisi dulu” ucapku sambil membungkuk sedikit dan pergi
“jamkkanman hyura-ya, nammie ssi akan mengatur ulang schedule mu, dan besok kau sudah mulai bekerja lagi” katanya sebelum aku menutup pintu. “ne araso” jawabku singkat. Tanpa menoleh kebelakang lagi aku bergegas menuju suatu tempat.
***
Aku memasuki sebuah gedung megah yang menjulang tinggi, yah disini lah aku—di perusahaan fashion Cho coorporate, “ maaf ada yang bisa saya bantu” Tanya seorang wanita muda yang sedang berdiri dibalik meja resepsionis
“ahh ne, aku ingin bertemu dengan tuan Cho Kyuhyun”
“apa anda sudah membuat janji?” Tanyanya lagi
“Park Hyura-ya” belum sempat aku menjawab pertanyaan resepsionis tiba-tiba ada seseorang yang memanggil ku dari belakang, aku pun menoleh mencari sumber suara. “ahh ne abeonim, annyonghaseyo” sapaku langsung dan memberi hormat begitu melihat orang yang memanggilku.“kebetulan kau kemari, ada yang ingin kubicarakan, ayo ke ruanganku” ajak nya. Tanpa membantah aku pun mengikuti langkah pria yang akan menjadi ayah mertuaku ini.
Ruang kerja aboenim simple namun tetap ada sentuhan elegan, terlihat dari deretan sofa yang besar dan mewah. “duduk lah” perintahnya. Sebelum duduk dia menghampiri meja kerjanya dan mengangkat telpon.”panggil direktur Cho, dan siapkan minuman” perintahnya pada orang diseberang telpon,
“oh ya kau ada urusan apa datang kesini?” Tanya abeonim sambil kemudian dia duduk dihadapanku. “ani, aku hanya ingin bertemu dengan kyuhyun” sahutku sedikit canggung, berada disini dan hanya berdua dengan aboenim membuatku tidak nyaman.
“kalian ini—memang benar-benar pasangan yang sedang dimabuk cinta” ucapnya sambil tertawa ringan, tanpa sadar aku menarik sudut bibirku kaku, mencoba membalas senyumannya. Pasti saat ini wajahku sangat aneh karna tersenyum seperti orang bodoh, lagi pula siapa yang dimabuk cinta?” ucap ku dalam hati
Tok tok tok
“masuk lah Kyuhyun-ah” ucap aboenim. Tidak perlu menunggu lama kyuhyun pun masuk dan terlihat sekali ia terkejut melihat keberadaanku. “ada apa?” Tanya Kyuhyun padaku tanpa suara, aku hanya mengendikkan bahuku, ketika ia sudah duduk disebelah ku
“begini, aku memanggil kalian karena ada yang ingin kubicarakan” ucap aboenim, dan raut wajahnya pun berubah menjadi serius. “ lusa aku ingin mengadakan acara pertunangan untuk kalian berdua, telinga ku jengah mendengar berita-berita miring itu”
“lusa??”tanyaku dan Kyuhyun berbarengan
“ne, lusa, eomma mu sudah menyiapkan segalanya, aku juga mengundang beberapa pers untuk meliput acara pertunangan kalian,sekaligus untuk menyingkirkan berita miring tentang kalian”
***
Author pov
terlihat seorang pria tampan yang baru saja keluar dari pintu kedatangan luar negri di Bandara Incheon. Ia mengirup nafas dalam-dalam merasakan udara musim gugur di Negara tersebut. Ini pertama kalinya bagi pria itu menginjakkan kakinya kembali di Negara asalnya. karena sejak sekolah menengah ia dan orang tuanya pindah kejepang setelah itu pun ia melanjutkan sekolahnya di new York.
“Lee Donghae!!” panggil sebuah suara yang sangat familiar di telinganya. Pria yang dipanggil Donghae itu pun menoleh. “Ya Lee Hyukjae” sahutnya dengan senyum lebar dan kedua pria tersebut langsung berpelukan diiringi dengan tawa gembira. “kajja, imo sudah menunggu” ajak hyukjae dan tak melepaskan senyum di wajahnya.

***
“YA Park Hyura!!!! Jangan gila!!! Tunangan apa? ” semprot nammie begitu hyura tiba dirumahnya. Beruntung ibu dan kakaknya tidak didekat mereka.
“heyy, pelankan suaramu,nanti eomma dan oppa akan mendengarnya” hyura sedikit berbisik kemudian menarik teman sekaligus managernya itu ke kamarnya. “akan ku jelaskan semuanya dan kumohon kau mengerti’
Gadis itu menjelaskan segala yang terjadi antara ia, Kyuhyun dan keluarga Cho. Setelah mendengar penjelasan hyura, nammie hanya menatap gadis itu dengan tatapan yang sulit di artikan. “lalu apa kau akan bilang apa pada ahjuma dan Leeteuk oppa?” Tanya nammie setelah berhasil menguasai dirinya.
“tentu saja aku hanya bilang aku akan menikah”
“Mereka tidak akan percaya, apalagi kalau mereka tau skandal yang menimpamu dengan Kyuhyun, mereka pasti akan semakin curiga dengan pernikahan dadakan mu ini”
“ itu urusanku, aku akan membuat mereka percaya”
“terserah, tapi jika terjadi sesuatu aku tidak akan membantumu, dan aku tidak mau terlibat”
“asal kau tidak menyulitkanku itu saja sudah cukup untukku”
~
“nammie-ah kenapa kau tidak tinggal bersama kami saja daripada kau harus tinggal sendiri” tawar Nyonya Park pada nammie saat mereka minum teh bersama selepas makan malam.
“gwenchanayo ahjumah, lagipula apartemen ku dekat dengan kantor agency”
“tapi bukannya kau selalu bersama hyura?” kali ini Leeteuk yang bertanya
“anniyo— meskipun hyura tidak ada jadwal tapi aku tetap harus bekerja di kantor” jelas nammie singkat
“kau pasti lelah, terimaksih kau sudah menemani dan menjaga hyura”
“cheonmanneyo ahjumah”
“oh ya eomma aku akan membukakan toko untuk mu” kata hyura memulai “tapi maafkan aku, karena sepertinya aku tidak bisa melakukannya dalam waktu dekat ini, mungkin mulai sekarang aku akan sangat sibuk” tambahnya lagi. kemudian Nyonya Park mengelus rambut hyura lembut sambil tersenyum “gwenchana hyura-ya, eomma masih ingin bersantai dan belum mau bekerja”
“geure, aku juga belum ingin mencari kerja, aku masih jalan-jalan menikmati indahnya seoul” sambung Leeteuk
Hyura berpikir sejenak sebelum kembali berbicara “ hmmm sebenarnya ada yang ingin ku katakan” hyura menundukkuan wajahnya sambil meremas keuda jari-jarinya. Ia bingung harus mulai darimana. Sedangkan kakak dan ibunya pun memandang hyura penasaran dengan apa yang akan dikatakan gadis itu. dan nammie memandangi hyura dengan cemas “ lusa, aku akan bertunangan” akhirnya hyura langsung mengatakan maksudnya.
“APA???” ucap Nyonya Park dan Leeteuk berbarengan. Sepengetahuan mereka Selama ini hyura tidak pernah menjalin hubungan dengan siapapun selain Donghae. dan hubungan mereka sudah berakhir 4 tahun lalu. jadi hal yang wajar jika kakak dan ibunya terdengar sangat terkejut
“be—bertunangan?? kenapa tiba-tiba kau ingin bertunangan? Dan dengan siapa?” Tanya Leeteuk bertubi-tubi. Sedangkan Nyonya Park masih memandangi Hyura tak percaya dengan apa yang baru saja putrinya katakan
“ini tidak tiba-tiba. aku juga sudah memikirkannya dengan matang. aku—aku mencintai calon tunanganku” hyura mengucapkan kalimat terakhirnya dengan susah payah
Leeteuk dan eommanya hanya saling berpandangan dan nammie hanya meneguk teh nya seolah tidak peduli dengan ucapan hyura.
***
Pagi-pagi sekali Nammie dan hyura harus berangkat ke busan untuk melanjutkan Syuting film yang sempat tertunda karena masalah skandal tersebut. Kali ini mereka mengambil gambar dengan latar pantai Busan.
Dan dini hari mereka baru kembali ke seoul, setelah itu pun hyura harus mulai melaksanakan tugasnya sebagai Brand Ambasador Cho Corp. dari pagi hingga sore ia melakukan Photo Shoot untuk koleksi musim dingin. Bahkan ia hanya memejamkan matanya saat perjalanan busan-seoul.
Dan sekarang. Gadis itu sedang memandang pantulan dirinya dengan pandangan kosong. semuanya terlihat sempurna, tatanan rambut, make up bahkan gaun satin putih yang Nyonya Cho berikan padanya sangat sempurna. Namun entah mengapa ia merasa ada yang mengganjal di hatinya.
Flashback
Tok~ tok~ Tok
“boleh aku masuk” Tanya Leeteuk, ia menyembulkan puncak kepalanya dipintu kamar hyura.
“masuklah oppa” sahut hyura dan ia meletakan majalah fashion yang sedang di bacanya. Setelah mendapat persetujuan hyura, Leeteuuk pun masung dan duduk di tepi ranjang milik adiknya. Kemudian menatap hyura intens. “siapa dia?” Tanya nya langsung
“siapa apanya?” tanya gadis itu balik pura-pura tidak mengerti. Padahal ia tau betul kemana arah pembicaraan ini.
“jangan pura-pura tidak mengerti, aku yakin kau paham dengan maksud pertanyaanku” kata Leeteuk tajam. Dan hyura sedikit mengkeret dipandangi galak oleh kakak laki-lakinya itu.
“oppa, bukankah tadi aku sudah menjelaskannya padamu dan eomma, dia adalah Cho Kyuhyun pewaris dari ………..”
“aku tidak peduli dengan latar belakang pria bernama Cho— siapa tadi namanya?”
“Cho Kyuhyun, oppa. Namanya Cho Kyuhyun”
“yah apalah itu namanya” katanya sambil mengibaskan tangannya seolah tak peduli “jadi siapa dia yang membuat mu tiba-tiba ingin bertunangan?” Tanya nya lagi
“oppa, sudah ku bilang dia Cho Kyuhyun” sahut hyura mulai kesal.
“bisa tidak kau berhenti menyebut namanya?” ucap Leeteuk geram “yang ingin kutahu, siapa dia sampai membuat scandal dengan mu? Apa dia mengancammu? Sekali lihat pun aku tau dia bukan siapa-siapa dimatamu dan kau tidak mencintainya” ucap Leeteuk dengan satu tarikan nafas. Dan hyura langsung terperanjat mendengar penuturan kakaknya, ia tidak menyangka bahwa Leeteuk akan mengetahui apa yang terjadi dengan dirinya disini.
“kenapa? Kau kaget? Kau pikir aku tidak memperhatikan adik ku sendiri? Aku tidak sebodoh itu hyura-ya” kata Leeteuk sinis “aku bukan eomma yang selalu percaya pada apa yang kau katakan” lanjutnya lagi.
Hyura hanya diam dan tertunduk mendengar setiap ucapan oppanya. Tak tau lagi harus menjawab apa. Sulit rasanya membohongi anggota keluargamu sendiri yang jelas-jelas menyayangimu. “aku— aku akan baik-baik saja’ sahut hyura lirih dan masih tertunduk
“maksudmu baik-baik saja??? Kau benar-benar akan melanjutkan ini semua?’ tanyanya tak percaya “jangan katakan kau akan menikahinya” katanya lagi penuh dengan penekanan. Dan Hyura hanya mengangguk lemah
“demi tuhan hyura-ya, sebenarnya apa yang dia lakukan padamu? Hingga kau rela mengabaikan hatimu sendiri?? kau tidak mencintainya. dan apakah seenteng itukah kau memandang sebuah pernikahan? Kau tau pernikahan adalah sesuatu yang sacral, yang hanya terjadi sekali dalam seumur hidup” ucapan Leeteuk sarat akan emosi
“apa aku salah jika aku mempertahankan reputasi dan karirku oppa?? Kyuhyun hanya membantuku, jadi jangan salahkan dia” Leeteuk menggeleng lemah seolah tak percaya dengan apa yang barusan ia dengar.“kau menjual hatimu sendiri hyura-ya, bagaimana kau akan mejalani sebuah pernikahan tanpa adanya perasaan?”
“aku menyukainya dan aku akan belajar mencintainya” rasanya hyura ingin sekali mengunci mulutnya agar tidak mengucapkan kata-kata cinta lagi untuk kyuhyun. karna ia tau itu adalah kebohongan besar.
“hyura-ya—kau bukan orang yang ambisius?? Sebegitu pentingkah menjadi selebritis?” tanya Leeteuk Lirih
“ ne, sangat penting” Hyura menjawab dengan tegas “ jika aku tidak bisa menjadi secemerlang bintang bagaimana dia bisa melihatku? Jika aku tidak bisa meninggikan derajat keluarga kita—“ Kalimatnya terputus di situ. Tenggorokan gadis itu terasa kering dan pandangannya menjadi kabur karena mata teduh miliknya sudah berkaca-kaca. “—maka mereka akan merendahkan kita lagi” lanjut hyura lemah
hyura mencoba menguatkan dirinya tapi tetap saja tenggorokannya tercekak. Airmata yang mati-matian ia tahan pun meleleh dengan sendirinya. Leeteuk langsung merengkuh tubuh hyura kedalam pelukannya. Gadis itu menangis sesungukan di kakak laki-lakinya.
“aku mengerti perasaanmu dan aku minta maaf atas ketidakberdayaanku saat itu , karena keadaan kita membuat mu terpisah dengan orang yang penting bagimu , tapi aku juga tidak bisa melakukan pembenaran atas tindakanmu saat ini hyura-ya“ katanya lembut dan mengusap air mata hyura
“oppa, aku tidak pernah menyalahkan mu atau siapapun. Tapi kumohon untuk kali ini saja kau percaya padaku. Aku tidak memintamu mendukungku, aku hanya ingin kau mempercayaiku” ucap hyura masih dalam pelukan kakaknya. “oppa kumohon kali Ini saja percaya pada ku” pintanya sekali lagi. leeteuk melepaskan pelukannya dan menatap hyura sejenak kemudian mendesah dalam. “baiklah aku mengerti, tapi ingat aku akan mengawasimu” katanya sedikit mengancam.
“ne”
”tidurlah besok kau akan sibuk” sambungnya, kemudian mengecup puncak kepala hyura singkat dan meninggalkan kamar adiknya
Flashback End
“ kau sudah siap?” sebuah suara menginterupsi lamunan hyura. gadis itu pun menoleh kebelakang dan terlihat Kyuhyun sudah berada diambang pintu, gadis itu memandanginya sebentar kemudian mengangguk.
***
Hyura Pov
Tepuk tangan pun bergemuruh dan Semua pandangan mata teralih pada kami ketika aku dan Kyuhyun memasuki sebuah ballroom di salah satu hotel termewah diseoul. Riuh tepuk tangan para tamu undangan kembali terdengar saat kami bertukar cincin. Selanjutnya ibu dan kakakku bergantian memelukku. disusul Shindong sajangnim memberikanku ucapan selamat. “ku harap kau tidak menyesalinya, aku hanya ingin yang terbaik untukmu” ucap nammie ketika memelukku, aku hanya melemparkan senyum kaku padanya.
Sebenarnya aku masih ingin berlama-lama dengan mereka, tapi Ny dan Tuan Cho menarikku kesana kemari untuk diperkenalkan kepada kolega mereka. Sedangkan Cho Kyuhyun aku tak tau dia dimana dan aku juga tidak berminat mencarinya.
Dan yang paling menyiksaku adalah aku harus terus tersenyum dan menjawab pertanyaan – pertanyaan bodoh para wartawan.Pertanyaan mereka seputar kejadian malam itu dimana aku dan Kyuhyun terekam kamera cctv, aku menjelaskan itu hanya salah paham dan memaparkan seada-adanya, kemudian mereka juga bertanya bagaimana perasaanku menjadi tunangan dari Kyuhyun.
Sebenarnya aku ingin menjawab tidak ada yang istimewa menjadi tunangannya bahkan tidak ada perasaan bahagia sedikitpun tapi tidak mungkin aku menjawab seperti itu kan? Alhasil aku hanya berimprovisasi sebisaku. —Muak? Tentu saja aku muak dengan semua kebohongan ini. Tapi ini baru awal dan masih banyak yang harus kulalui
“hhuuhhh” aku menghela nafas panjang, sejenak aku berniat menenggak segelas wine. “andwe, aku tidak boleh mabuk lagi”pikirku, lagipula setelah ini aku masih ada jadwal. Dan akhirnya aku memutuskan untuk keluar sebentar mencari udara segar. Aku mendudukan diriku di bangku panjang dekat kolam renang dibelakang hotel.
~
“boleh aku duduk disini?” Tanya seorang pria tiba-tiba sambil menunjuk tempat kosong disebelah ku. Dia langsung duduk disebelah ku begitu aku mengangguk sebagai jawaban. Aku memperhatikan wajah pria yang duduk disebelahku, aku tidak tau dia siapa, aku juga tidak mengenalnya tapi entah mengapa aku merasa wajahnya sangat familiar.
“apa kau ingin melubangi wajahku dengan tatapanmu itu?” ucapnya sambil tertawa ringan. Aku buru-buru memalingkan wajahku, menyembunyikan rasa Malu ku, seperti seorang maling yang ketahuan mencuri T_T
“je—joesonghabnida” ucapku sambil sedikit menunduk dan masih belum berani menatap wajahnya
“aniya, gwenchana, aku hanya bercanda” ucapnya lagi dan masih ada tawa didalam ucapannya. Aku mengangkat wajahku untuk melihatnya lagi dan kulihat ia sedang tersenyum manis kearahku, aigoo~ ternyata Namja ini memiliki wajah dan senyuman yang sangat manis.
“bukankah kau bintang utama dari acara ini? Kenapa kau malah disini?” tanyanya sekaligus memulai pembicaraan. “kau sendiri kenapa disini?” Tanya ku balik
“aku yang bertanya duluan kenapa kau jadi balik bertanya padaku?”katanya dengan senyum yang tetap mengembang diwajahnya, ya ampun kenapa pria ini suka sekali tersenyum?? Dan kuakui senyumnya sangat menawan. “aku hanya tidak terlalu suka pesta atau keramaian” lanjutnya
“ahhh begitu rupanya. kau pasti tamu undangan di acara pertunangan ku” tebak ku
“ yah itu salah satunya, tapi yang lebih tepat aku adalah calon adik iparmu” ujarnya santai
“ apa? adik ipar?” tanyaku bingung
“ahh, sepertinya aku memang belum memperkenalkan diri, aku Jino. Cho Jino”
“aaaaa ternyata kau Cho Jino, pantas saja aku merasa pernah melihatmu”
“jeongmalyo? Kau pernah melihatku? Eodi?” Tanyanya terkejut
“a ani, sebenarnya bukan secara langsung, aku melihatmu difoto keluarga Cho” jelasku
“oh jadi kau sudah berkunjung kerumah kami” gumamnya pelan. Tapi masih bisa kudengar. Kami terdiam sesaat.
“hyura-ya” terdengar suara yang sangat familiar memanggilku, aku mendapati nammie berdiri tidak jauh dari tempat dudukku, ia melambaikan tangannya mengisyaratkan agar aku menghampirinya.
“sepertinya aku harus kembali kedalam, pesta tidak akan seru tanpa bintang utamanya” ujarku mencoba berkelakar
‘hyura ssi” panggil Jino ketika aku beranjak dari tempat duduk kami. Aku pun menoleh “ne?”
“senang berkenalan dengan mu dan—selamat datang dikeluarga Cho” ucapnya tulus, pastinya dengan senyum manis terkembang diwajahnya. “gomawo” jawabku dan membalas senyumnya
***
Author Pov
“Kyuhyun oppa” panggil sebuah suara lembut. Merasa namanya di panggil kyuhyun pun menolehkan kepalanya dan mencari sumber suara. “Han Chaerin?” kyuhyun membelalakkan matanya terkejut, mendapati teman masa kecilnya datang ke acara pertunangannya. Pasalnya mereka sudah lama sekali tidak bertemu. Dan yang cukup mengejutkan karena dia datang menjadi pasangan dari rekan bisnisnya. Lee Donghae. yah baru saja kemarin mereka bertemu dengan wacana penanaman modal di perusahaan milik keluarga Lee.
“Selamat atas pertunangan anda Tuan Cho” donghae menyalami kyuhyun tulus. dan kyuhyun tersenyum sambil membalas uluran tangan donghae. “Gomawo. Wahh tidak kusangka kalian saling mengenal” ujar kyuhyun pada Chaerin dan Donghae. gadis yang bernama Chaerin pun tersenyum malu-malu, tapi tidak dengan Donghae. wajahnya tetap datar.
“Ne oppa, sebentar lagi kami pasti menyusulmu” sahut Chaerin riang. Gadis itu memanjangkan lehernya menoleh ke segala penjuru seperti mencari seseorang. “oppa, mana tunanganmu? Kau tidak ingin mengenalkannya pada kami?”
“sayang sekali, kalian sedikit terlambat. Ia baru saja pergi karena masih ada schedule. mungkin lain kali aku akan mengenalkannya pada kalian.”
“wah sepertinya kami kurang beruntung, lain kali kau harus mengenalkanya pada kami oppa”
“pasti” janji Kyuhyun
***
Hyura Pov
“hyura-ya ireona” kudengar ada yang memanggil dan mengguncang tubuhku, dengan berat hati aku pun membuka mata. “ehh, kita sudah sampai?” tanyaku pada nammie, malam ini aku masih ada schedule untuk rekaman acara talk show disalah satu stasiun tv swasta.
“ne, kita hanya punya waktu 30 menit, kajja” nammie terburu-buru turun dari mobil dan membawa beberapa perlengkapan syutingku. Dan aku mencoba menghapal script yang baru kudapat dari PDnim
“nammie-ah aku gugup sekali” ucapku sesaat sebelum masuk studio, nammie pun menggenggam tangan ku untuk menyemangatiku. “tenang saja, kau sudah membaca script nya kan? Lagipula ini bukan acara live, Aku yakin mereka tidak akan menyulitkanmu, lakukan saja seperti biasa, araso?”
“ne” jawabku singkat, tapi tetap saja aku gugup, ini pertama kalinya aku muncul di tv nasional korea. Biasanya aku hanya berjalan di catwalk, photoshot, guest star di radio dan aku baru memulai karir aktingku di film love sea.
~
Aku menggeliat pelan ketika ada yang membuka tirai kamar, membuat sinar matahari menyilaukan mataku“hyura-ya ireona”
“eomma—Aku masih sangat ngantuk, aku baru pulang pukul 4 pagi tadi” ucapku setengah sadar
“tapi ini sudah pukul 11 siang, kau mau tidur sampai kapan?” ucap eomma lalu menyibak selimut yang membungkus diriku. “ eomma sudah menyiapkan makanan, cepat mandi dan turun kebawah” perintahnya kemudian meninggalkan kamarku.
Drrrttttt Drrrtttt
“yeoboseo—”
“kau baru bangun? Suara mu serak sekali” ucap orang disebarang sana, aku menjauhkan ponsel dari telingaku guna melihat si penelpon. Nama Cho Kyuhyun terpampang di layar ponselku
“ck ada apa pagi-pagi menelpon ku” tanyaku to the point
“kau bilang ini pagi??dengar yah nona selebritis, ini sudah hampir jam makan siang” jawabnya mencemoohku
“terserah, ada apa cepat katakana!” tanyaku ketus,
“ orang tua ku ingin bertemu dengan mu, mereka mengajakmu makan malam, hari ini kau tidak ada schedule kan”
“bukannya kemarin baru bertemu, kenapa sekarang mau ketemu lagi?” protesku
“ahh molla, pokok nya nanti kujemput” klikk dan sambungan pun terputus.
“Ya!! Cho kyuhyun!!” percuma aku memanggil namanya, karena ia sudah memutuskan sambungan teleponku. Aishhhh
***
Aku mulai menyantap makan malam ku di kediaman keluarga lee. Saat ini semua anggota keluarga Cho berkumpul. Menurut Kyuhyun hal ini sangat jarang sekali terjadi. karena mereka biasanya sibuk dengan urusan masing-masing. Dan untuk pertama kalinya pula aku melihat bagaimana keadaan keluarga ini sebenarnya. Dilihat dari luar keluarga ini tampak sempurna. Namun jika lebih diperhatikan akan sangat terlihat ketidak harmonisan antara kyuhyun dan Jino.
Karena sejak aku tiba disini mereka tidak menyapa satu sama lain. Selain itu Kyuhyun juga hanya sedikit menundukan kepalanya ketika bertemu dengan eomonim tanpa melihatnya. Meskipun dia bukan ibu kandungnya tapi menurutku kelakuannya sangat tidak sopan.
Saat ini Jino juga sedikit berbeda, terakhir kali aku melihatnya ia adalah orang yang suka sekali tersenyum dan memberikan kesan sebagai seorang pria yang hangat. Tapi sekarang dia dingin sekali. Jangankan tersenyum menyapa atau bicara padaku saja tidak.
“Kyuhyun-ah, hyura-ya sebenarnya kami ingin membicarakan masalah pernikahan kalian” ucap aboenim memulai dan memandangi kami berdua serius. “tapi aboenim, bukankah kemarin kami baru bertunangan?” ucapku keberatan, sejujurnya aku belum siap dan takut menikah.
“kalian ini bagaimana? Waktu itu kalian bersikeras untuk menikah, kenapa sekarang berubah? Kalian ini plin plan sekali” aku pun tertunduk mendengar ucapan aboenim, karena ada nada marah didalam ucapannya. Aku merasakan ada yang menendang kaki ku, Kyuhyun menatapku dengan tatapan seolah-olah mengatakan “diamlah!!”
“bukan begitu appa, maksud kami, kami belum menyiapkan apapun untuk pernikahan kami” kata Kyuhyun membelaku.
“kalian tidak perlu repot mengurusi persiapan penikahan, aku tau kalian sibuk, maaf jika aku lancang mendahului kalian, tapi aku sudah berbicara dengan ibu mu hyura-ya tentang pernikahan kalian. Biar aku dan ibumu yang menyiapkannya” jelas eomonim
“benar kata eomma mu, kami sudah berdiskusi dengan keluarga mu mengenai pernikahan kalian” kata aboenim “kami juga sudah menentukan hari baik untuk penikahan kalian” lanjutnya
Aku hanya pasrah menerima keputusan orang tua Kyuhyun. Dan kelihatannya Kyuhyun pun tidak keberatan. Malah mungkin baginya makin cepat makin bagus, karena semakin cepat pernikahan ini diadakan makin cepat pula Cho Corp jatuh ketangannya.
“aku sudah selesai” ucap Jino tiba-tiba kemudian beranjak dari meja makan.
“aku juga” disusul oleh aboenim “Kyuhyun-ah kutunggu di perpustakaan” perintah aboenim
“ne appa”
~
Setelah membantu ahjuma membereskan sisa makan malam, aku bingung harus melakukan apa disini. Semuanya kembali pada kesibukan masing-masing. Eomonim sedang sibuk ditelpon, Kyuhyuh dan aboenim sedang diperpustakaan sedangkan jino, aku tidak tau dia dimana.
To : Cho Kyuhyuh
Masih lama? Aku ingin pulang!!!
Aku lelah

From: Cho Kyuhyuh
Tunggulah sebentar lagi
Istirahat dulu dikamarku!!

To : Cho Kyuhyuh
Kamar mu dimana?

From: Cho Kyuhyuh
Pintu kedua setelah tangga.

Sesuai dengan instruksi Kyuhyun, aku mencari kamarnya dipintu kedua setelah tangga. Ketika aku memutar kenop kamarnya, tiba-tiba Jino keluar dari kamar sebelah. “ommo, kau mengagetkanku” ujarku terkejut
“mianhe” jawabnya singkat kemudian berlalu melewatiku
“Jino ssi” panggilku setelah ia beberapa langkah melewatiku
Ia menolehkan kepalanya dan menatapku datar “ne?”
“gwenchana yo?” tanyaku sedikit meyelidik
“ne gwenchana, waeyo?”
“ aniya, kupikir kau sakit, karena kau sedikit berbeda malam ini” jawabku terus terang, kulihat dia seperti sedang berpikir “kau akan menginap dikamar kyuhyun hyung?” Tanya nya lagi
“ani, aku hanya sedikit lelah, tapi Kyuhyun masih ada urusan dengan aboenim” jelasku
“bagaimana kalau aku saja yang mengantarmu?” tawarnya
“jinja?? Apa tidak merepotkan?” Tanyaku lagi, dan akhirnya dia tersenyum, tanpa ijinku kemudian ia menggandeng tanganku “ tentu saja tidak“ sahutnya dan ia kembali mengembangkan senyumnya.
Setelah pamitan dengan eomonim, Jino memacu mobilnya meninggalkan kediaman keluarga Cho
To : Cho Kyuhyun
Aku pulang dengan Jino
Tolong sampaikan salamku pada aboenim

From : Cho Kyuhyun
Terserah

Dahiku berkerut melihat pesan balasan dari kyuhyun “aishhh, mwoya ige?” gerutuku, apa dia itu tidak bisa memberikan kata-kata yang manis sedikit saja. Misalnya “ iya akan aku sampaikan atau hati-hati dijalan”. Sepertinya aku terlalu banyak berharap padanya.
“ada apa?” Tanya Jino, sepertinya ia mendengar gerutuanku
“ahh, bukan apa-apa, aku hanya mengabari Kyuhyun”
“ dia pasti marah” tebaknya,
“ wahhh kenapa kau bisa tau?”
“dia akan selalu marah jika barang miliknya kusentuh”
“ apa aku ini barang?” aku cukup tersinggung dengan perumpamaan yang ia gunakan, lagipula aku ini bukan milik siapa-siapa
“a ani bukan itu maksudku, kau kan tunangannya, ia pasti marah jika aku yang mengantarmu pulang—apa sebaiknya kita kembali lagi? Aku tidak ingin kau kena masalah” tanyanya lagi memastikan
“gwenchana, aku juga tidak peduli dia marah atau tidak” jelasku, jino pun tertawa kecil mendengar ucapan ku
“apa ada yang lucu? Kenapa kau tertawa?” tanyaku bingung.karena menurutku tidak ada yang lucu sama sekali.
“tidak ada, aku hanya ingin tertawa saja” jawabnya dan masih dengan senyum yang mengembang diwajahnya.
***
“saranghae”
“nado saranghae” kataku pada changmin kemudian changmin memelukku dengan erat.
“oke cut” teriak sutradara, aku pun melepas pelukanku
“kamsahamnida….kamsahamnida” aku dan changmin membungkuk dan mengucapkan terima kasih pada semua kru yang terlibat dalam pembuatan film. yah Changmin adalah lawan mainku dalam film Love Sea
“hyura ssi, changmin ssi kalian telah bekerja keras” kata sutradara sambil menepuk bahuku dan bahu changmin. “kamsahamnida” ucapku bebarengan dengan changmin
Hari ini hari terakhirku syuting film, malam nanti semua orang yang terlibat dalam pembuatan film akan mengadakan pesta perayaan, namun sayang sekali aku tidak bisa ikut karena malam ini juga aku harus terbang ke cina untuk berpartisipasi dalam Beijing fashion week selama 3 hari setelah itu pun aku masih harus ke hongkong untuk menjalani photoshot sebuah majalah fashion edisi asia.
“aarrrggghhhhh aku lelah” kataku sambil melempar heels 12senti. Jadwalku disini sangat padat, bahkan aku tidak sempat jalan-jalan menikmati suasana hongkong. dan besok aku harus segera kembali ke seoul untuk mempromosikan film ku yang sebentar lagi akan premier.
“bisa tidak kau berhenti menggerutu?” ucap nammie saat keluar dari kamar mandi, aku tidak mempedulikan ucapannya dan merebahkan diriku diatas kasur. Kemudian nammie melemparkan ponsel ke arahku, aku pun memandangnya bingung
“hubungi tunanganmu, sejak tadi siang dia terus mengerecokiku” jawab nammie akhirnya. Cho Kyuhyun? Ya ampun, Bahkan aku lupa tentang dirinya, sudah lebih dari 2 minggu kami tidak saling menghubungi. Aku menekan beberapa angka kemudian memencet icon gagang telephone berwarna hijau.
“yeoboseo” jawab orang diseberang sana
“jagi-ya kau tidak merindukanku?”kataku dengan suara imut yang dibuat-buat untuk menggodanya, bahkan aku sendiri jijik mendengarnya. “yak Park Hyura bicara apa kau??” terdengar sekali dia kesal dengan ucapanku
“ommo ternyata tunangan ku ini dingin sekali”
“jika kau menelpon hanya untuk ini aku akan menutupnya” ancamnya
“hahaha kau ini serius sekali tuan Cho? Aku hanya mencoba mencairkan suasana” kilahku. “jadi?” tanyaku menggantung
“jadi apa?”
“jadi untuk apa kau sejak siang mengganggu managerku?”
“ohh itu, aku ingin tau kapan kau pulang?”
“wahh tidak kusangka ternyata kau benar-benar merindukanku” kataku pura-pura takjub
“tidak bisakah kau hanya menjawab pertanyaanku saja?” katanya tidak sabar
“ne araso araso, besok pagi aku akan pulang, wae?”
“kalau begitu aku akan menjemputmu, sampai ketemu besok” klikkk dia memutuskan sambungan begitu saja.
“ya! Cho Kyuhyun” teriakku. Percuma saja aku berteriak dia juga tidak akan mendengarnya. Selalu saja seperti itu apa memang dia tidak tau etika menelpon. Dasar aneh. Kalau dia hanya ingin tanya kapan aku pulang kenapa tidak langsung saja bertanya pada Nammie, kenapa harus menungguku.
***
Pagi ini aku kembali kekorea, dan benar saja—setibanya di incheon Kyuhyun sudah menungguku di pintu kedatangan. Aku pulang bersamanya sedangkan nammie pulang bersama kru yang lainnya.
“kemarin Leeteuk hyung sudah mulai bekerja di perusahaanku, dia menjadi rekan Jino” kata Kyuhyun dengan pandangan yang masih fokus pada jalanan sementara tangannya mengendalikan setir.
“aku tau, Jino sudah memberi tahuku” jawabku, tanpa memandangnya
“Kalian saling berhubungan?” Tanya kyuhyun, entah untuk alasan apa, terdengar nada tidak suka dalam suaranya.
“bahasamu aneh sekali. Berhubungan apa? Aku dan jino hanya berteman. lagipula dia juga akan menjadi adik iparku” selama ini memang aku dan jino sering berkomunikasi lewat ponsel. Kepribadiannya yang riang membuatku nyaman untuk sekedar berbicara atau bercerita padanya. Selain itu mungkin karena kami seumuran jadi dia lebih bisa memahamiku.
“cih kau ini lucu sekali. Berteman??” tanyanya dengan nada mengejek, seolah berteman dengan adiknya itu hal yang memalukan “jangan bercanda” lanjutnya lagi masih dengan nada mengejek. Aku mengerutkan keningku mendengar perkataan kyuhyun. “Ya! apa masalahmu?” tanyaku akhirnya
“tidak ada” sahutnya ringan kemudian tertawa kecil “berteman” ulanginya lagi masih diiringi tawa. Aku makin tidak mengerti dengan sikapnya. Apa ada yang lucu? Kenapa dia terus tertawa. Tapi entah kenapa aku tidak suka melihat tawanya. Terlihat seperti err iblis. “Ya! Apa yang kau tertawakan? Apanya yang lucu?”
“sudah kubilang tidak ada. Kenapa kau bertanya terus? Apa otakmu berhenti berfungsi hah?” sahutnya dengan setengah berteriak
“Ya! kenapa kau marah?” tanyaku bingung dengan perubahan emosinya yang tiba-tiba. Barusan dia tertawa tapi setelah itu dia malah berteriak padaku. Dasar aneh.
“aku hanya bertanya kenapa kau menuduhku marah?” tanyanya lagi dan tak kalah keras dari ucapan sebelumnya
“kenapa kau terus berteriak padaku?” balasku tak mau kalah, Tapi tiba-tiba saja Kyuhyun menghentikan mobilnya. Dan membuat ban mobilnya berdecit
“kenapa berhenti? Apa kau ingin menurunkanku?” tantangku
“kalau sudah tau kenapa tanya? Cepat turun!! Kau membuang waktuku”
Aku mendengus kesal mendengar ucapannya. dengan kasar ku lepas seatbelt yang membelit diriku dan membanting pintu audy hitamnya. Kemudian mobil itu pun melesat meninggalkanku.
Aku baru menyadari ternyata kyuhyun menurunkanku di jalan tol. Disini pasti sulit mencari taxi apalagi bis yang tidak mungkin akan berhenti dijalan tol. Dan yang paling parah tas, ponsel dan dompetku semuanya tertinggal dimobil pria sialan itu. Kalau tau begini aku tidak akan pernah mau dijemput olehnya. Arrrrgggghhhhhhhh pria itu membuatku gila.
Mau tidak mau aku harus berjalan kaki. Aku pun menutupi separuh mukaku dengan syal yang kugunakan. Aku tidak mengambil resiko menyetop mobil dijalan tol ini, aku takut terlihat orang dan terjadi gossip yang tidak mengenakan lagi. Bisa saja mereka akan membuat artikel yang berjudul “artis pendatang baru park hyura terlantar di jalan tol” Hal itu akan membuatku jadi bahan tertawaan.
Aku tidak menyadari sudah seberapa jauh aku berjalan, kakiku sakit sekali jadi kuputuskan untuk bertelanjang kaki dan menjinjing heels 9senti milikku. Sepanjang jalan aku terus mengutuk namja sialan itu. Aku bersumpah akan membalas perlakuannya padaku. Awas kau Cho Kyuhyun.
Tidak lama kemudian mobil audy hitam berhenti di depanku. Aku hanya memandang sinis mobil itu. “naiklah” perintah orang didalam mobil itu melalui kaca yang terbuka, sejujurnya aku lelah dan kakiku sakit tapi harga diriku melarang untuk menerima tawarannya. Aku bergeming Dan berjalan meninggalkannya. Apa dia pikir aku ini mudah ditindas.
“kubilang masuk!!!” katanya sambil menarik tanganku paksa Dan mendudukanku dijok penumpang. Aku menatapnya dengan tatapan penuh kebencian. “jangan memelototiku seperti itu, aku sudah berbaik hati menjemputmu lagi” ujarnya santai tanpa melihatku tetap focus pada jalanan.
“mwo? Berbaik hati?” aku sudah tidak tahan dengannya. “ kyaaaaaaaaaaaaa kau brengsek Cho Kyuhyun, mati kau!!!!” racauku tidak jelas, mencekik lehernya dan memukul-mukulnya dengan heels yang masih ku pegang.
“yak yakk lepaskan kau bisa membunuhku” ucapnya sambil berusaha melepaskan tanganku yang mencekik nya. “kubilang LEPASKAN” bentaknya lagi dan menghempaskan tanganku. Dengan kasar dia menghentikan mobilnya dan membuat kepalaku terbentur dashboard. karena sejak naik mobilnya tadi aku tidak memikirkan memakai seatbelt lagi, yang kupikirkan hanyalah membunuh pria brengsek ini.
“awww appo” kataku meringis menahan sakit dan mengusap-usap keningku.
“hyura-ya gwenchana?” kyuhyun berusaha memegang bahuku, tapi aku menepisnya.
“JANGAN SENTUH AKU, huuuaaaaaaaaaaaa Cho Kyuhyun kau brengsek” aku menangis dan berteriak sambil memukul-mukulnya lagi
“yakkk geumanhegeumanhe. appo” katanya menangkis pukulanku dan menahan pergelangan tanganku. kemudian dia memelukku sehingga membuat tubuhku dibawah kuasanya.
“mianhe. uljimaapa sangat sakit? Sini kulihat” Kyuhyun menyibak poniku dan mengusap lembut memar di keningku. “uljimaMemarnya juga tidak terlalu parah” katanya lagi sambil mengusap lembut air mataku.
“aku menangis bukan karena ini, tapi aku kesal dengan mu” kataku sebal dan mengusap sisa air mataku dengan punggung tangan. “mianheAku juga tidak bermaksud membentak atau meninggalkanmu dijalanan. mianhe hyura-ya, Akuaku hanya tidak suka Jino masuk dalam pembicaraan kita” kyuhyun sedikit tertunduk saat mengucapkan kalimat terakhirnya.
“wae?? Apa kau sebegitu membencinya?” sejujurnya aku juga penasaran kenapa Kyuhyun begitu tidak menyukai adik tirinya itu,
“ne, aku sangat membencinya. Tidak hanya dikantor tapi disetiap pertemuan semua orang membicarakan dan membanding-bandingkannya denganku. Bahkan disaat denganmu pun dia masih bisa masuk diantara kita”
“hanya itu alasanmu membencinya? bukankah kedudukanmu di perusahaan juga lebih tinggi darinya lalu apa yang kau khawatirkan?”
“kau salah, justru bukan orang lain yang sering membanding-bandingkanku dengannya, tapi appa sendiri yang sering membicarakannya. Dia mencapai posisi sebagai manager pemasaran dengan usahanya sendiri. Sedangkan posisiku adalah pemberian dari appa. Tanpa kusadari ternyata appa membiarkan Jino merintis karirnya dari bawah untuk membentuk karakter kepemimpinan di perusahaan untuk menggantikan appa”
“ jadi maksudmu— sejak awal aboenim sudah menjadikannya pewaris Cho Corporate? Dan bukan dirimu?” tanyaku tak percaya. Dan Kyuhyun mengangguk lemah.
“tapi appa berjanji padaku jika aku lebih dulu memiliki pendamping maka tanpa syarat semua saham dan kedudukan appa akan jatuh ketanganku tapi dengan catatan dia menyukai calon pendampingku”
“jadi itu alasanmu ingin menikah denganku?”
“tentu saja, kan sudah kubilang aku ini bukan orang yang tanpa perhitunganmu” ucapnya bangga dan mulai menyalakan mesin mobil kemudian menjalankannya lagi. Kami terdiam, terlarut dalam pikiran masing-masing. Sampai ia kembali membuka suaranya. “persiapan pernikahan kita hampir membuatku gila. Kau tau” ujarnya frustasi
“maksudmu?” Tanya ku bingung,
“kita belum fitting baju pengantin, ibuku dan ibumu terus-terusan mengerecokiku dengan persiapan pernikahan ini, bahkan tempo hari ibumu menelponku ketika aku sedang rapat hanya untuk menanyakan aku ingin undangan dengan harga berapa” kata kyuhyun kesal. Dan Aku menahan senyumku agar tidak tertawa, aku tau sekali bagaimana cerewetnya ibuku jika mengenai masalah harga atau uang.
aku berdeham
“jadi, sekarang kita akan fitting baju pengantin?”
“tadinya begitu, tapi kurasa saat ini tidak mungkin” aku mengikuti arah pandangan mata kyuhyun yang memperhatikan tubuh bagian bawahku. Ternyata penampilanku sangat kacau. Stoking yang kukenakan robek dibeberapa bagian dan telapak kaki banyak luka lecet serta cat kuku kakiku juga rusak. Tampangku tak kalah kusutnya dengan penampilanku, keningku memar dan mataku sembab karena menangis.
“lalu sekarang bagaimana?” tanyaku
“kita ke apartemen ku saja, kau bisa beristirahat disana. ibumu bisa membunuhku jika melihat putrinya pulang dengan keadaan seperti ini”. Aku pun menyetujui usul kyuhyun, benar apa katanya. Ibuku bisa histeris melihat putrinya pulang dari luar negri dengan tampang awut-awutan seperti ini
“kau bisa jalan?” kyuhyun membantuku turun begitu sampai di parkiran basement apartemen miliknya. Aku meringis menahan nyeri di kakiku saat mencoba berjalan sendiri. melihat itu kyuhyun memapahku dan tangan satunya membawa barang bawaanku. Ia terlihat kepayahan membawa barang bawaanku.
“apa perlu membawa koperku juga?itu merepotkan, kenapa tidak ditinggalkan saja dimobilmu”
“kau perlu baju ganti dan aku tidak punya baju wanita dilemariku”
***
Setelah aku membersihkan diri, kyuhyun mengompres keningku agar tidak bengkak dan mengoleskan krim untuk menhilangkan memarnya. Selain itu dia juga memberikan anti septic pada kakiku yang lecet. Kuakui dia memperlakukanku dengan baik namun hal itu dia lakukan untuk menebus kesalahannya padaku.
~
Aku mengerjapkan mataku dan meregangkan tubuhku. Tubuhku sakit semua karena tidur di sofa. Aku melipat selimut yang membungkus diriku, mungkin Kyuhyun yang menyelimutiku. “kau sudah bangun?” Kyuhyun muncul dari arah dapur sambil membawa cangkir dan tangan satunya lagi dimasukan ke saku celananya. Dia sudah berganti pakaian dengan hanya menggunakan kaos oblong dan celana training.
“hmmmm, bisa antarkan aku pulang?”
“ baiklah lagi pula memarmu sudah mendingan, mudah-mudahan besok sudah hilang sepenuhnya.” Katanya menyesap sisa kopi yang ada ditangannya “aku sudah menghubungi managermu, katanya kau mendapat libur 2 hari, dan besok kita harus fitting baju pernikahan.”lanjutnya lagi dan Aku hanya mengagguk mengerti.
***
“aku sudah membuat janji dengan pemilik butiknya kita akan kesana setelah makan siang” kata Kyuhyun, kemudian mobilnya memasuki pelataran sebuah hotel bintang 6 di seoul. “mau apa kita kesini?” tanyaku bingung. Apa sekarang sedang trend fiting baju pengantin dilakukan di hotel?.
“ aku ada janji makan siang dengan seseorang” katanya sambil membuka pintu mobil “kau tidak mau turun?” tanyanya sambil membungkukkan badan mensejajarkan tubuhnya dengan pintu mobil yang masih terbuka
“apa aku harus ikut?”
“terserah sih,kalau kau mau tinggal dimobil, toh aku juga tidak peduli jika kau kelaparan” jawabnya santai.
“ck selalu saja seenaknya”gerutuku
~
”hyura ssi kenalkan ini teman baikku Han Chaerin. chaerin-ah kenalkan ini tunanganku ” kata Kyuhyun mengenalkanku pada temannya ketika kami sampai dimeja restoran. Disana sudah menunggu seorang yeoja cantik berpakaian formal dengan blazer dan rok diatas lututnya sehingga memamerkan kaki jenjangnya yang putih mulus. Yeoja tersebut menggunakan nametag di dadanya yang bertuliskan Han Chaerin. mungkin dia salah satu pegawai di hotel ini.
“park hyura” kataku memperkenalkan diri dan mengulurkan tangan
“Han Chaerin, senang berkenalan denganmu” jawabnya dan membalas uluran tanganku. “wahhh oppa calon istrimu sangat cantik, tapi…….” Katanya menimbang-nimbang sambil melihatku dari atas sampai kebawah, apa yang wanita ini lakukan? Apa dia menilai penampilanku?
“tapi apa?” tanyaku tidak terima dengan sikapnya itu
“tapi sepertinya kau sangat familiar, apa kita pernah bertemu sebelumnya?”
“maaf tapi baru hari ini aku bertemu dengan mu, tapi mungkin kau pernah melihatku di tv atau dimajalah-majalah fashion” tentu saja wajahku familiar, memangnya dia tidak tau aku ini artis.
“hmmmm, entahlah aku juga tidak terlalu yakin” katanya dan masih berfikir “sudahlah lupakan lagipula tidak penting” lanjutnya
~
“bagaimana pekerjaan barumu?” Tanya Kyuhyun memulai percakapan setelah pesanan kami dihidangkan. “yahh begitulah, appa ku benar-benar kejam, hanya memberikan jabatan manager restoran ini padaku, padahal aku ingin mengelola hotelnya” dengus chaerin
“bukankah itu bagus, kau jadi bisa belajar dari bawah” kata Kyuhyun setengah tertawa
“aniyo, aku ingin sepertimu oppa. ahhh kenapa appa tidak seperti ahjushi yang langsung memberikan jabatan direktur pada anaknya — oh ya oppa, bagaimana kerja samamu dengan namjachingu ku?
“kami sudah menandatangani kontrak kerja sama dan sebentar lagi produk perusahaanku akan masuk ke department store miliknya”
“syukurlah kalau semunya berjalan lancar” gadis itu mendesah lega dan tersenyum simpul
“mana dia apa dia tidak bergabung dengan kita hari ini?
“entahlah dia hanya bilang akan datang kalau sempat, tapi jam makan siang hampir habis mungkin dia tidak akan datang” tiba-tiba saja raut wajah chaerin terlihat kecewa
“aku ingin ke toilet” kataku tiba-tiba berdiri mengagetkan mereka yang sedang asik ngobrol. Tanpa melihat reaksi mereka aku langsung beranjak dari meja. Meskipun aku tidak peduli dan tidak mengerti apa yang mereka bicarakan tapi mereka berbicara seolah-olah aku ini tidak ada.
“ishhhh apa mereka tidak bisa membicarakan hal yang aku mengerti?” gerutuku sendiri
BRUUKKKKK
“joesonghabnidajoesonghabnida” ucapku buru-buru meminta maaf dan membungkuk dalam-dalam. Aku hanya menatap ke lantai,aku tidak berani wajahnya. Karena aku yang salah tidak memperhatikan jalanku gara-gara terus menggerutu kesal dengan kelakuan Kyuhyun dan temannya.
“gwenchana” jawabnya singkat dan berlalu meninggalkanku.
Tubuhku menegang mendengarnya, meskipun Hanya satu kata yang orang itu ucapkan, tapi sumpah demi apapun aku tidak akan pernah lupa dengan pemilik suara ini. Aku tetap berdiri ditempatku semula tanpa membalikkan badan “oppadonghae oppa” kataku pelan dan mungkin masih terdengar olehnya karena jarak kami belum terlalu jauh
“ne? apa kau memanggilku”? tanyanya, aku pun membalikan tubuhku dan menemukan sosoknya disana. Sosok yang selama ini menjadi tokoh utama dalam setiap mimpi-mimpiku.Sama halnya dengan diriku, kulihat matanya membesar karena terkejut.
“hhyura-ya”

Tulisan ini dipublikasikan di Fanfiction dan tag , , , , . Tandai permalink.

68 Balasan ke actress and marriage [part 2]

  1. Alfi cho berkata:

    Kyuhyun emang jadi super nyebelin kalo udah ada nama Jino. Apalagi pas di jalan tol itu. Tapi dia perhatian banget, juga lembut. Aaa.. Senangnya.. Eh, Donghae!

  2. ninepisces berkata:

    jino itu adik tiri kyu??
    bener” pertengkaran keluarga yg rumit… kasian kyu…
    nahh lohh ketemu donghae… gmn slanjutnya??
    oke next part!!!

  3. nayy berkata:

    Jino itu bkn adik kndungx kyu ya..,..???

  4. Qheart Wonn berkata:

    Annyeong~
    New reader. Seneng bisa nemu blog yg cast utamanya my suami *re; kyuhyun* hehehehe
    Aku udh baca actress an marriage part 1. Mian baru coment di part 2 ini #bow

    Di part dua ini aku merasa alurnya agak trllu cpt dn antara kyuhyun dn hyura sprti kurang kemistri. Secara mrka knn bru knal dn itu pun krna skandal. Tp penyampainnya masuk si… tp over all ak ska. Mian ya thor, gak brmksd apa2. Cma mau nypein pndpt ak aja..

    Lat’s read next part

  5. choi yeon woo berkata:

    ah. .masalah mulai datang nih. .

  6. DayRyn berkata:

    makin seru

  7. hyunsoo28 berkata:

    Akhirnya akhirnya ketemu juga sm donghae, udh penasaran bgt knp dulu mreka pisah, knp donghae ga nyari hyuraaaaaa

  8. Cho Ester berkata:

    satu kata buat FF ini : Daebak!!!

  9. aisyahyesung berkata:

    wah gmna jadinya tu ketemu sama orang yg disayang

  10. arselli_ berkata:

    wahhh seruuuu. donghae itu kyknya ga suka sama chaerin yaa…

  11. shinmin berkata:

    Sedikit mirip sama the heirs. Cuma hubungan kyuhyun sama jino.
    Akankah jadi kisah cinta segi empat. Berlanjut ke part selanjutnya.
    Author Fighting!!

  12. Kyuvi berkata:

    Makin seru nih hyura udah ketemu ama donghae..

  13. hyuninyeseong berkata:

    omo omo.. Konflik nya beneran aku suka eonni~

  14. aina fitria berkata:

    Oowwww
    donghae itu mantan’a hyura????
    knp mereka berpisah?

  15. dian012408 berkata:

    parah banget kyuhyun ninggalin hyura di jalan ckck. akhirnya hyura sama donghae ketemu juga. penasaran knpa mereka dulu bisa putus.

  16. mayang berkata:

    Donghae muncul 😮
    udda gg sabar liat kyu hye ra jatuh cinta >.<

  17. lovey denalisa berkata:

    Wah hyura dah ketemu d0nghae gimana ni?

  18. lovey denalisa berkata:

    Wah hyura dah ketemu d0nghae gimana ni? kyuhyyun perhatian juga

  19. allyn berkata:

    kyuhyun tetep aja pemaksa semaunya sendiri ckckck tapi malah kelihatan manisnya sama hyura
    iwow.. hae sama hyura bertemu.. tapi kenapa pas mereka udah punya jalan masing2? u.u permainan takdir oleh author 😀 kekeke #ditimpuk

  20. cloudkyute berkata:

    kyaaaaa author keren bgt deh aslii, sifat dingin sma evil nya kyu bnr bnr tergambrkan dngn jlas haha
    Bsa bkin aku senyum snyum sndri bca ff ini kkkkk

  21. awaliyah1023 berkata:

    hyura udah ketemu sma donghae otthoke???? gimana pernikahan dia sama kyuhyun :'(

  22. alviaaputri berkata:

    dong hae datang gimana pernikahan hyura sma kyuhyun ???
    aku suka ide ceritanya meskipun ada typo hehe ^^v

  23. soyu berkata:

    ommo hyura udh ketemu sama donghae.. gimana kelanjutan.a?

  24. chunchan berkata:

    qpikir kyu bakal sangat2 nyebelin am hyura,,,trnyata gak,,,malah sebaliknya,,,,

    wahh ud ktmu donghae,,,,bakal gmn tuh?

  25. anandaayu212 berkata:

    Kyuhyun belum ada perasaankah dgn Hyunra?
    Kadang sifatnya melembut klo dgn Hyunra

    Hyunra ketemu dgn Donghae gmn nasibnya Kyu nanti?

  26. bettybabybap berkata:

    Lanjuuuuuuuut
    penasaran banget!
    BETTY.

  27. misscold berkata:

    mereka dh ketmu,posisi kyu mulai terancam nih #kekeke

  28. lovey denalisa berkata:

    Walau pun udah pernah baca dah tau endingnya kaya apa tetep aja penasaran

  29. Lee kyuhee berkata:

    Ternyata aq dah pernah baca waktu masih sekolah tp cuma part 5 kalo gak salah

  30. kyukyukyuniw berkata:

    Wow hyura ketemu donghae

  31. VynnaELF berkata:

    Wah, konflik nya komplex bgt…
    Jinjja! Daebak!

  32. YummyJ berkata:

    Doh Smtheballad 😀
    Jino tuh caem
    tpi masiH CAEM an Kyuhyun

    Ketemu
    hyura doNgHAE

    menanti Kyu hyura Saling punya rasa cinta antar Mereka >.<

  33. aidennishy berkata:

    Ugh, kyu bener-bener benci sama Jino ternyata 😮 sampe’-sampe’ hyura juga ga boleh ngomongin tentang Jino 😐 apa dengan pernikahan benih-benih cinta mereka akan tumbuh 😮 waduhh, hyura ketemu donghae. Trus gimana dong 😮

  34. nayy berkata:

    Donghae dtng konflik pun dmulai…

  35. parksoora berkata:

    mwo???
    itu itu maksudnya apa..
    mereka sama” saling kenal
    jangan sampe nnti ada cinta segi 4

  36. tyasyunita97 berkata:

    wah hyura ma donghae dah ketemu:)
    kya’a bakalan jd cinta segiempat deh…….-_-

  37. Yoon Hyemi berkata:

    Jadi disini ceritanya jino tuh adik tirinya kyuhyun ya???
    Anak dri eomma tiri dan appanya??
    Alasan utamanya apa sampai benci jino?
    Gak mungkin krn itu aja kan???
    Donghae dlu putus sm hyura knapa ya?
    Pasti salah paham deh.

  38. hankims_ais berkata:

    Oow mereka ketemu,,, gimana dgn chaerin yaa..

    Kyak’a cinta sepihak antara hae-rin..

    Next..

  39. ChoHyura96 berkata:

    Wkwk
    Kyuhyun menyebalkan banget ya, sampe pas td Hyura mukulin Kyu aku jd ikut gemes pengen mukul jg,
    Trus Jino karakternya aku suka disini,
    Dan td Hyura ketemu Hae, whats going on? hihihi
    Lanjut baca next part => /wussh/

  40. nia kurnianti berkata:

    apa disini yang punya pihak ke 3 itu hyura,,
    whoa,, kalau gitu berarti ni beda dari biasanya
    biasanyakan kyu yg punya cewe lain
    kyu disini kayaknya juga sayang sama hyura

  41. Ping-balik: REKOMENDASI KYUHYUN’S FANFICTION | evilkyu0203

  42. anhy hyunkey berkata:

    kyun nyebellin banget sih dan hyura ma donghae uda ketemu bakalan gimana nihhh

  43. nurhayati3105 berkata:

    ada apa sih sama hubungan kyuhyun dan jino ? kok pada dingin satu sama lain.
    hhaduh itu hyura ketemu sama donghae awas nanti clob, kwkwkw.
    Oke miss ke part 3.

  44. nurhayati3105 berkata:

    ada apa sih sama hubungan kyuhyun dan jino ? kok pada dingin satu sama lain.
    hhaduh itu hyura ketemu sama donghae awas nanti clbk loh, kwkwkw.
    Oke miss ke part 3.

  45. nurhayati3105 berkata:

    ada apa sih sama hubungan kyuhyun dan jino ? kok pada dingin satu sama lain.
    hhaduh itu hyura ketemu sama donghae awas nanti clbk loh, kwkwkw.
    Oke cuss ke part 3.

  46. Fahmi "kashira" cho berkata:

    donghae kanapa?
    dia gak inget sama hyura apa hyura nya aja kegeeran.. kyuhyunnya kenal saa donghae.. donghaenya juga punya tunangan lagi.. han caerin itu siapa kyuhyun, temen baikkah, moga aja… tapi gelagatnya agak aneh..

  47. Maya Sherlita berkata:

    Kyuhyun romantis banget sih sama hyura….. so sweet
    Jadi karna masalah itu kyuhyun benci banget sama jino, kasihan hyura ditinggal di jalan tol sendirian hahaha
    Arghh donghae muncul disaat yang gak tepat nih, disaat kyuhyun mulai romantis-romantisnya sama hyura donghae muncul

  48. starhyejin6 berkata:

    haduhh donghae .. cinta segiempat ini namanya

  49. jungie28 berkata:

    Apa jino adik tiri kyuhyun? Masak iya adik kandung tapi sampe benci hanya karna di banding-bandingkan

  50. oriiigamine berkata:

    mereka ketemu, bakalan ada masalah baru lg.

  51. kyuyang berkata:

    aaahhh kyu so sweet bgt si tpi ngeselinnya lebih dominan heh

  52. alviegyu berkata:

    Nah, donghae sama hyura udah ktemu gmana ya kelanjutannya?XD

  53. Tata berkata:

    Huehehehe donghae muncul, masalah datang. . Um jino itu adik tiri nya kyu, apa cuma lain ibu?
    Chaerin juga masalah baru.
    Kyu nggak punya wanita masa lalu ya? Hahaha

  54. just fia berkata:

    wah.. jangan2 donghae di jodohin sama chaerin… trus gimana reaksi mereka ya kl tau ternyata mereka masing masing udah ga sendiri..

  55. Wahhh ceritanya seru banget, penasaran apakah jino adik tiri atau kandung kyuhyun kok di banding2kan

  56. niewchubby berkata:

    Eh,ketemu juga ma donghae oppa…
    V aq penasaran ma cho jino, knpa sikapnxa berubah² ea….

  57. wonkyu87 berkata:

    Jgn2 itu donghae? Knp kyu gak ska juno, knpa jga cho appa lbh memilih jino memulai smuanya dri awl tpi tdk dgn kyu?

  58. Tatik berkata:

    Jdi kyu tdk akur dengn jino.kyu kyak cmbru hyura dket jino.
    Bhyaaa hyura ktmu donghae…

  59. ElvaZavier berkata:

    Nah loh … hyura ketemu mantan. 😀
    Knp kyu gak suka sama jino, apa dia adik tiri ?

  60. example6865 berkata:

    Hyura sudah ketemu sma donghae ,,, penasaran gmna cerita selanjutnya

  61. Jung Hyo Won berkata:

    jino adik tiri nya ya, kenapa ayah kyuhyun kayak itu sama anaknya dia memberikan jabatab yang lebih tinggi sama kyuhyun yang pada akhirnya jino yang jadi pewaris, nggak masuk akal cuma nikah jalan satu satunya bagi kyuhyun

  62. choi sena berkata:

    love sea ? kaya dramanya park hae jin (gpp lah, dipinjam mungkin sama miss hoon judulnya)

    apakah sebaik kyuhyun semua pria yg tiba tiba mengajak nikah? kurasa tidak #efekBaper

  63. nha_onk berkata:

    semoga chaerin n donghae bukan penghambat utama hubungan mereka yahh

  64. puputzaroh berkata:

    Mungkin chaerin prnah lihat fotonya hyura di dompetnya donghae hyura sama donghae masih saling mencintai kan?

  65. Widyaa berkata:

    Wahhh… udh seneng bgt kyu perhatian sama hyura ternyata cmn rasa bersalah doang 🙁
    Trs hyura ketemu donghae lagii…

  66. Park ni young berkata:

    O ternyata donghae mantannya hyura. Wah hyura ketemu dgn donghae gimana reaksi mereka berdua

  67. noebita berkata:

    Kyu udah ada rasa ke hyura kah? Sampai segitu marahnya. Hae masa lalunya hyura pa gimana. Di part ini alurnya kenapa cepet banget

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *